<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Keagamaan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/keagamaan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Apr 2026 09:10:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Keagamaan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Program Bunga Desaku, Pemkab Jember Uraikan Komitmen Perkuat Perlindungan Sosial Masyarakat Keagamaan</title>
		<link>https://memontum.com/program-bunga-desaku-pemkab-jember-uraikan-komitmen-perkuat-perlindungan-sosial-masyarakat-keagamaan</link>
					<comments>https://memontum.com/program-bunga-desaku-pemkab-jember-uraikan-komitmen-perkuat-perlindungan-sosial-masyarakat-keagamaan#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 09:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[desaku]]></category>
		<category><![CDATA[Keagamaan]]></category>
		<category><![CDATA[komitmen]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[perkuat]]></category>
		<category><![CDATA[perlindungan]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[uraikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231552</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pemerintah Kabupaten Jember melalui agenda strategis Program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desaku), secara resmi memperkuat kebijakan perlindungan sosial bagi elemen masyarakat keagamaan. Hal itu, disampaikan Bupati Jember, Muhammad Fawait, dalam kunjungan kerja pelaksanaan Program Bunga Desaku di Kantor Desa Mumbulsari, Selasa (07/04/2026) tadi. Gus Fawait-sapaan Bupati Jember, memaparkan bahwa kerangka kebijakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Jember melalui agenda strategis Program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desaku), secara resmi memperkuat kebijakan perlindungan sosial bagi elemen masyarakat keagamaan. Hal itu, disampaikan Bupati Jember, Muhammad Fawait, dalam kunjungan kerja pelaksanaan Program Bunga Desaku di Kantor Desa Mumbulsari, Selasa (07/04/2026) tadi.</p>



<p>Gus Fawait-sapaan Bupati Jember, memaparkan bahwa kerangka kebijakan integratif yang menggabungkan perlindungan ketenagakerjaan dengan jaminan akses pendidikan tinggi bagi putra-putri guru ngaji dan ketua pengajian. Secara formal, kebijakan ini berpijak pada upaya peningkatan kesejahteraan yang terukur.</p>



<p>Dijelaskan Bupati Fawait, bahwa Pemkab Jember telah melakukan sinkronisasi data guru ngaji guna memastikan mereka terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan. Langkah ini, merupakan bentuk mitigasi risiko sosial ekonomi.</p>



<p>Apabila peserta mengalami musibah yang mengakibatkan kehilangan sumber nafkah utama, lanjutnya, maka pemerintah melalui mekanisme jaminan sosial akan memberikan santunan yang memadai. Termasuk, keberlanjutan beasiswa bagi ahli waris yang masih berada dalam usia sekolah.</p>



<p>&#8220;Integrasi antara BPJS Ketenagakerjaan dan pemberian beasiswa merupakan instrumen kebijakan kami untuk menjamin stabilitas ekonomi keluarga penggerak pendidikan agama. Kami memastikan bahwa aspek pendidikan anak-anak mereka tetap terproteksi secara sistemik hingga tingkat perguruan tinggi,&#8221; kata Gus Fawait, saat menyapa unsur Muspika dan tokoh masyarakat Mumbulsari.</p>



<p>Lebih lanjut Bupati Fawait merinci, alokasi anggaran beasiswa tahun anggaran 2026, yang memiliki fokus pada afirmasi ekonomi. Tercatat, ada sebanyak 2.391 individu telah ditetapkan sebagai penerima manfaat dalam kategori ini.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Struktur bantuan finansial yang diberikan, mencakup subsidi Uang Kuliah Tunggal (UKT) atau SPP senilai Rp 5 juta pertahun akademik, serta tunjangan biaya hidup senilai Rp 6 juta pertahun (dialokasikan Rp 500 ribu per bulan). Sementara total bantuan yang diberikan, ada sebesar Rp 11 juta pertahun dan diharapkan mampu mereduksi beban finansial mahasiswa secara signifikan.</p>



<p>Dalam kesempatan tersebut, Gus Fawait juga mengumumkan perluasan kategori beasiswa yang lebih inklusif. Terdapat penambahan kategori beasiswa bagi para santri serta beasiswa kekhususan untuk putra-putri ketua pengajian.</p>



<p>Kebijakan ini, ujarnya, bersifat terbuka, dimana para calon penerima manfaat dapat menempuh pendidikan di berbagai institusi pendidikan tinggi di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di lembaga pendidikan berbasis pesantren. &#8220;Syarat administratif utama adalah status kelulusan pada proses seleksi masuk perguruan tinggi yang bersangkutan,&#8221; urainya.</p>



<p>Implementasi program ini, sejalan dengan visi strategis Pemerintah Kabupaten Jember untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Dengan memberikan kepastian pendidikan bagi keluarga guru ngaji, pemerintah daerah berupaya menciptakan mobilitas vertikal melalui jalur pendidikan formal.</p>



<p>Program ini, diharapkan dapat menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan indeks literasi serta kualitas intelektual masyarakat Jember di masa depan. Selain itu, Gus Fawait juga berharap agar seluruh aparatur desa dapat membantu mensosialisasikan program ini agar tepat sasaran dan memberikan dampak optimal.</p>



<p>Dalam program Bunga Desaku di Mumbulsari, pelaksanaan ditutup dengan sesi dialog formal. Di mana, Bupati Fawait mendengarkan aspirasi mengenai teknis pelaksanaan beasiswa di lapangan, guna memastikan transparansi dan akuntabilitas penyaluran bantuan di masa mendatang. <strong>(rio/gie/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/program-bunga-desaku-pemkab-jember-uraikan-komitmen-perkuat-perlindungan-sosial-masyarakat-keagamaan/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231552</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pimpin Apel Jelang Libur Lebaran, Sekda Budiar Tekankan Kolaborasi Jaga Keamanan Hari Besar Keagamaan</title>
		<link>https://memontum.com/pimpin-apel-jelang-libur-lebaran-sekda-budiar-tekankan-kolaborasi-jaga-keamanan-hari-besar-keagamaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2026 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[budiar]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[Keagamaan]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[pimpin]]></category>
		<category><![CDATA[tekankan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231058</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Budiar Anwar, menekankan pentingnya memperkuat sinergi dan koordinasi antar perangkat daerah dalam menjaga serta memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Hari Raya Nyepi dan Hari Raya Idul Fitri. Hal ini disampaikan Sekda Budiar, saat memimpin Apel Pagi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang di Halaman Pendopo Agung Kabupaten [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Budiar Anwar, menekankan pentingnya memperkuat sinergi dan koordinasi antar perangkat daerah dalam menjaga serta memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Hari Raya Nyepi dan Hari Raya Idul Fitri. Hal ini disampaikan Sekda Budiar, saat memimpin Apel Pagi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang di Halaman Pendopo Agung Kabupaten Malang, Senin (16/03/2026) tadi.</p>



<p>Dalam sambutannya, Sekda Budiar juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang, atas dedikasi dan kesiapsiagaan dalam menjalankan tugas. Khususnya, dalam menghadapi momentum Hari Besar Keagamaan Nasional pada Maret 2026 ini.</p>



<p>“Apel pagi ini digelar agar seluruh elemen di lingkup Pemerintah Kabupaten Malang memiliki kesamaan visi dan misi dalam mendukung terwujudnya keamanan dan ketertiban masyarakat dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 serta Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah/2026 Masehi,” kata Sekda Budiar.</p>



<p>Menurutnya, keterlibatan seluruh ASN sangat penting untuk mendukung kelancaran pelaksanaan hari besar keagamaan nasional melalui kegiatan pengamanan yang humanis serta tetap mengedepankan pelayanan kepada masyarakat. &#8220;Pelayanan tanpa mengesampingkan faktor keamanan sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar, tertib dan aman,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sekda Budiar juga mengungkapkan, bahwa upaya preventif seperti ini telah dilaksanakan setiap tahun melalui kerja sama dan kolaborasi dengan jajaran TNI dan Polri serta melibatkan berbagai elemen masyarakat. Termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat dan organisasi kemasyarakatan.</p>



<p>&#8220;Ini sangat penting karena menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan semata, tetapi juga merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat,&#8221; tegasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk memastikan kegiatan pengamanan dapat berjalan optimal, Sekda Budiar mengajak seluruh pihak untuk melakukan kesiapan sejak dini, baik secara internal maupun lintas sektor dengan berbagai pihak terkait. &#8220;Setiap perangkat daerah diharapkan dapat mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing sehingga pelaksanaan tugas di lapangan dapat berjalan tanpa kendala berarti,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Selain itu, Sekda Budiar juga menekankan pentingnya peningkatan koordinasi serta pertukaran informasi antar instansi, baik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang, jajaran TNI/Polri, aparat keamanan maupun unsur masyarakat. Informasi yang diperoleh diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai dasar dalam menentukan langkah-langkah preventif dan antisipatif guna mengatasi berbagai potensi permasalahan di lapangan.</p>



<p>Pada kesempatan itu, Sekda Budiar juga mengingatkan agar seluruh perangkat daerah turut melakukan langkah antisipasi terhadap berbagai potensi yang biasanya muncul menjelang Hari Raya Idul Fitri. Diantaranya, memastikan ketersediaan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) agar tetap aman di masyarakat.</p>



<p>&#8220;Kami meminta jajaran terkait untuk mengantisipasi meningkatnya arus mudik yang diperkirakan akan mulai terjadi dalam waktu dekat. Koordinasi dengan berbagai pihak perlu terus ditingkatkan guna memastikan kelancaran lalu lintas serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik,&#8221; paparnya.</p>



<p>Tidak hanya itu, Sekda Budiar juga menekankan pentingnya kesiapan sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Malang, yang diprediksi akan mengalami peningkatan kunjungan wisatawan selama masa libur panjang. Oleh karena itu, kesiapan infrastruktur, pengamanan, serta pelayanan kepada wisatawan perlu menjadi perhatian bersama agar aktivitas pariwisata tetap berjalan tertib, aman dan kondusif.</p>



<p>&#8220;Dengan adanya kesiapan serta koordinasi yang baik dari seluruh pihak, Pemerintah Kabupaten Malang berharap perayaan Hari Raya Nyepi dan Hari Raya Idul Fitri tahun 2026 dapat berlangsung dengan aman, tertib, serta memberikan rasa nyaman bagi seluruh masyarakat,&#8221; tambahnya. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231058</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jelang Hari Besar Keagamaan Nasional 2025, Diskopindag Lumajang Gelar Operasi Pasar</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-hari-besar-keagamaan-nasional-2025-diskopindag-lumajang-gelar-operasi-pasar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Feb 2025 05:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[diskopindag]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[Keagamaan]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219577</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional 2025, Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) menggelar operasi pasar untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan bagi masyarakat. Kegiatan ini, akan berlangsung di beberapa balai kelurahan mulai 24 Februari hingga 5 Maret 2025. Sementara dalam pelaksanaan, Diskopindag akan menyediakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional 2025, Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) menggelar operasi pasar untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan bagi masyarakat.</p>



<p>Kegiatan ini, akan berlangsung di beberapa balai kelurahan mulai 24 Februari hingga 5 Maret 2025. Sementara dalam pelaksanaan, Diskopindag akan menyediakan bahan pokok seperti minyak goreng Minyakita dan beras berbagai jenis dengan harga lebih terjangkau dibanding harga pasaran.</p>



<p>Kepala Bidang Perdagangan dan Metrologi Legal Diskopindag Kabupaten Lumajang, Dadang Arifin Prestiawan, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga stabil di tengah potensi lonjakan menjelang perayaan hari besar keagamaan. &#8220;Operasi pasar ini adalah langkah konkret Pemkab Lumajang dalam memastikan ketersediaan dan keterjangkauan bahan pokok bagi masyarakat. Kami ingin membantu menekan inflasi serta memberikan akses harga pangan yang lebih terjangkau bagi warga,&#8221; kata Dadang, Senin (24/02/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam operasi pasar ini, lanjutnya, harga Minyakita ditawarkan hanya Rp 14.500 perbotol. Sedangkan harga beras premium Cendrawasih Nagayana dan Nagayana Ungu, berkisar antara Rp 38 ribu hingga Rp 66 ribu perkemasan, tergantung beratnya.</p>



<p>Melalui momen itu, dinas berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan datang sesuai jadwal di kelurahan masing-masing. Adapun syarat pembelian, dibatasi maksimal 2 pcs peritem, serta disarankan untuk membawa uang pas guna memperlancar transaksi.</p>



<p>Dengan adanya operasi pasar ini, dinas juga berharap masyarakat Lumajang dapat lebih mudah mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Sehingga, perayaan hari besar keagamaan dapat berlangsung dengan lebih tenang dan sejahtera. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219577</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perdalam Ilmu Agama, Rutan Kelas IIB Trenggalek Gelar Moderasi Keagamaan</title>
		<link>https://memontum.com/perdalam-ilmu-agama-rutan-kelas-iib-trenggalek-gelar-moderasi-keagamaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Jun 2024 06:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Keagamaan]]></category>
		<category><![CDATA[moderasi]]></category>
		<category><![CDATA[perdalam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210565</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Perkuat pemahaman agama yang toleran dan menjunjung tinggi nilai kebhinekaan di dalam Lembaga Pemasyarakatan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Trenggalek, Kanwil Kemenkumham Jatim menggelar kegiatan moderasi beragama. Dalam kesempatan itu, Rutan Kelas IIB Trenggalek turut mengundang berbagai pihak. Diantaranya, Kementerian Agama Kabupaten Trenggalek, Badan Musyawarah Antar Gereja (Bamag) dan warga binaan. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Perkuat pemahaman agama yang toleran dan menjunjung tinggi nilai kebhinekaan di dalam Lembaga Pemasyarakatan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Trenggalek, Kanwil Kemenkumham Jatim menggelar kegiatan moderasi beragama. Dalam kesempatan itu, Rutan Kelas IIB Trenggalek turut mengundang berbagai pihak. Diantaranya, Kementerian Agama Kabupaten Trenggalek, Badan Musyawarah Antar Gereja (Bamag) dan warga binaan.</p>



<p>Bertempat di Halaman Rutan, kegiatan tersebut berjalan penuh khidmat. Dalam kesempatan itu, Kemenag Kabupaten Trenggalek menyampaikan materi-materi yang menekankan pentingnya memahami dan menghargai perbedaan keyakinan serta membangun sikap saling menghormati antar umat beragama.</p>



<p>Tidak hanya itu, pembimbing dari Bamag pun turut memberikan wawasan agama menyuarakan pesan perdamaian dan toleransi. Serta memberikan panduan bagi warga binaan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.</p>



<p>Kepala Rutan Kelas IIB Trenggalek, I Kadek Dedy Wirawan Arintama, menyatakan bahwa kegiatan moderasi beragama ini menjadi bagian dari upaya rutin lembaga pemasyarakatan dalam memberikan pendidikan agama yang seimbang dan berperspektif inklusif kepada warga binaan. &#8220;Kami berkomitmen untuk terus mendorong warga binaan agar memiliki pemahaman agama yang toleran dan mampu menjalani kehidupan sosial yang harmonis,&#8221; kata I Kadek Dedy Wirawan Arintama, Selasa (11/06/2024) tadi.</p>



<p>Yang membuat kegiatan ini benar-benar berkesan, ujarnya, adalah penampilan musik yang menghentak hati dari warga binaan. Dalam penutupan acara, warga binaan dari berbagai latar belakang agama, termasuk Nasrani dan Muslim, bersatu dalam sebuah kolaborasi musikal yang memukau.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Mereka menyajikan lagu &#8216;Kebyar-Kebyar&#8217; dengan penuh semangat, menciptakan momen yang penuh kebahagiaan dan kebersamaan,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Penampilan ini, tidak hanya menunjukkan bakat musikal yang luar biasa dari warga binaan. Tetapi, juga menggambarkan bahwa harmoni antar umat beragama dapat dicapai melalui kesatuan dalam keberagaman.</p>



<p>&#8220;Kolaborasi mereka dalam menyanyikan lagu yang bernuansa nasionalis ini, menjadi simbol kesatuan. Mengingatkan kita bahwa di dalam setiap orang terdapat potensi untuk menjalin kedamaian dan persatuan,&#8221; kata I Kadek.</p>



<p>Seperti yang terlihat di lokasi, partisipasi aktif dari warga binaan juga menjadi sorotan utama dalam acara tersebut. Mereka secara antusias mengikuti berbagai diskusi dan mendengarkan dengan seksama materi yang disampaikan oleh para nara sumber.</p>



<p>Tidak hanya sebagai pendengar, beberapa diantara mereka juga turut aktif bertanya dan berdiskusi, menunjukkan keseriusan mereka dalam memperdalam pemahaman agama dan kebhinekaan.</p>



<p>&#8220;Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap semakin banyak warga binaan yang mampu menjadi agen perdamaian dan toleransi di masyarakat setelah mereka menjalani masa hukuman dan kembali ke kehidupan yang lebih produktif dan bermakna,&#8221; tambahnya. <strong>(mil/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210565</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pulang Kegiatan Keagamaan, Seorang Tetangga di Probolinggo Ditikam hingga Meregang Nyawa</title>
		<link>https://memontum.com/pulang-kegiatan-keagamaan-seorang-tetangga-di-probolinggo-ditikam-hingga-meregang-nyawa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Oct 2023 16:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[ditikam]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[Keagamaan]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[meregang]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[pulang]]></category>
		<category><![CDATA[seorang]]></category>
		<category><![CDATA[tetangga,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=199515</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Tosari (59) warga Dusun Pendo, Desa Liprak Kidul, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, menjadi sasaran penusukan hingga mengakibatkan korban meninggal dunia, Senin (09/10/2023) malam. Tragisnya, kejadian tragis itu dialami korban seusai pulang dari kegiatan keagamaan dan diduga dilakukan oleh tetangga sendiri, yakni Holili Abdianto (23). Akibat peristiwa itu, korban sempat dievakuasi menggunakan mobil [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Tosari (59) warga Dusun Pendo, Desa Liprak Kidul, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, menjadi sasaran penusukan hingga mengakibatkan korban meninggal dunia, Senin (09/10/2023) malam. Tragisnya, kejadian tragis itu dialami korban seusai pulang dari kegiatan keagamaan dan diduga dilakukan oleh tetangga sendiri, yakni Holili Abdianto (23).</p>



<p>Akibat peristiwa itu, korban sempat dievakuasi menggunakan mobil patroli Polsek Banyuanyar ke RSUD Waluyojati Kraksaan. Hanya saja, akibat luka serius membuat nyawa korban tidak berhasil ditolong.</p>



<p>Kepala Dusun Pendo, Desa Liprak Kidul, Nur Hasan, mengatakan bahwa kejadian berlangsung sekitar pukul 19.00 WIB. Korban saat itu baru pulang dan tiba-tiba ditikam oleh pelaku.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-4-3 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Pulang Kegiatan Keagamaan, Seorang Tetangga di Probolinggo Ditikam hingga Meregang Nyawa" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/R4jKYiRKWqA?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>&#8220;Awalnya korban dicegat. Lalu, pelaku langsung menusuk korban di bagian belakang. Meski sudah ditusuk pakai pisau, korban memang sempat melarikan diri. Tetapi karena mungkin banyak kehilangan darah, ketika sampai di puskesmas Banyuanyar, korban sudah meninggal dunia,&#8221; katanya.</p>



<p>Sementara itu, keponakan korban, Zainal Abidin, mengatakan bahwa saat itu korban dan pelaku seorang diri. Saat kejadian, sebenarnya korban hendak sampai di rumahnya.</p>



<p>&#8220;Korban sebenarnya hendak sampai di rumah. Namun, terjadi peristiwa itu. Korban sempat mencoba kabur, namun jatuh akibat luka tikaman. Akibatnya, korban ditikam lagi,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara itu ipar korban, Sarupi (52), mengatakan bahwa dirinya sempat melerai keduanya setelah korban sempat tersungkur. Hanya saja, usahanya tidak bisa menyelamatkan nyawa korban.</p>



<p>&#8220;Saya sempat berusaha melerai. Namun, korban sudah dalam kondisi luka,&#8221; paparnya.</p>



<p>Akibat peristiwa itu, petugas kepolisian dari Polsek Banyuanyar dan Satreskrim Polsek Probolinggo, turun ke lokasi kejadian. Sementara pelaku, diamankan warga dan diserahkan ke Polsek.&nbsp;<strong>(nun/pix/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">199515</post-id>	</item>
		<item>
		<title>220 WBP Rutan Situbondo Dapat Remisi Keagamaan</title>
		<link>https://memontum.com/220-wbp-rutan-situbondo-dapat-remisi-keagamaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Apr 2023 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Raya Idul Fitri]]></category>
		<category><![CDATA[Keagamaan]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[WBP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=187320</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo&#8211; Sebanyak 220 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Situbondo, mendapat Remisi Keagamaan di Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriyah, Sabtu (22/04/2023) tadi. Remisi itu diberikan, setelah sejumlah WBP memenuhi persyaratan yang sudah ditentukan. Kepala Rutan Situbondo, Rudi Kristiawan, mengatakan bahwa untuk mendapatkan Remisi, WBP harus memenuhi persyaratan sesuai dengan aturan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong>&#8211; Sebanyak 220 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Situbondo, mendapat Remisi Keagamaan di Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriyah, Sabtu (22/04/2023) tadi. Remisi itu diberikan, setelah sejumlah WBP memenuhi persyaratan yang sudah ditentukan.</p>



<p>Kepala Rutan Situbondo, Rudi Kristiawan, mengatakan bahwa untuk mendapatkan Remisi, WBP harus memenuhi persyaratan sesuai dengan aturan yang telah di tentukan. &#8220;Untuk mendapat remisi, WBP harus melalui dua persyaratan. Yakni, syarat subtantif diantaranya wajib berkelakukan baik, tidak sedang menjalani disiplin, minimal telah menjalani masa tahanan selama enam bulan serta memiliki hukum tetap atau inkrah,” katanya.</p>



<p>Rudi Kristiawan juga mengatakan, pemberian remisi kepada sebanyak 220 orang, memiliki perincian sebagai berikut. Yakni, remisi 15 hari kepada 56 WBP, remisi 1 bulan untuk 158 WBP, remisi satu bulan sampai dengan satu bulan setengah sebanyak 5 WBP, remisi 2 bulan sebanyak 1 WBP dan langsung bebas 1 WBP.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/armada-minim-dlh-kota-malang-tambah-satu-truk-sampah-arm-roll-dari-apbd-2026">Armada Minim, DLH Kota Malang Tambah Satu Truk Sampah Arm Roll dari APBD 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/eratkan-silaturahmi-dan-kuatkan-integritas-advokat-dpc-peradi-malang-gelar-halal-bihalal">Eratkan Silaturahmi dan Kuatkan Integritas Advokat, DPC Peradi Malang Gelar Halal Bihalal</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/15-petugas-bakal-dampingi-1-203-cjh-kota-malang">15 Petugas Bakal Dampingi 1.203 CJH Kota Malang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diskopindag-kota-malang-targetkan-pasar-bunulrejo-raih-status-sni-pada-2026">Diskopindag Kota Malang Targetkan Pasar Bunulrejo Raih Status SNI pada 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-malang-sampaikan-doa-untuk-kelancaran-ibadah-calon-jamaah-haji-pemkab-malang">Bupati Malang Sampaikan Doa untuk Kelancaran Ibadah Calon Jamaah Haji Pemkab Malang</a></li>
</ul>


<p>“Sebelum penyerahan berkas remisi, seluruh WBP melaksanakan Salat Idul Fitri dilanjutkan dengan saling bermaafan dan makan ketupat lebaran bersama, layaknya merayakan Idul Fitri di rumah,” ujarnya.</p>



<p>Rudi juga menjelaskan, pemberian remisi itu berdasarkan Keputusan Presiden No. 174 Tahun 1999 tentang Pemberian Remisi, Peraturan Pemerintah N0.28 Tahun 2006 tentang Syarat dan Tatacara Pelaksanaan Hak Integrasi WBP, Permenkumham No. 3 tahun 2018 tentang Syarat dan Tata Cara Pemberian Remisi dan Hak Integrasi WBP lainnya dan Undang Undang Nomor 22 tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. <strong>(her/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">187320</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
