<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Kecamatan Ijen &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kecamatan-ijen/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Jul 2021 14:45:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Kecamatan Ijen &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kota Malang Siapkan Isolasi Terpusat per Kecamatan</title>
		<link>https://memontum.com/kota-malang-siapkan-isolasi-terpusat-per-kecamatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2021 14:45:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Isolasi Terpusat]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Ijen]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=149079</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Setelah sempat tidak tertarik untuk membuat isolasi terpusat (Isoter) di tiap kecamatan, Wali Kota Malang, Sutiaji, akhirnya menyetujui rencana pembuatan tersebut. Langkah cepat itu akan dilakukan, dengan menggerakkan perangkat di masing-masing kecamatan untuk mensurvei lokasi strategis dan melakukan komunikasi dengan berbagai pihak. Hal tersebut, diungkap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Setelah sempat tidak tertarik untuk membuat isolasi terpusat (Isoter) di tiap kecamatan, Wali Kota Malang, Sutiaji, akhirnya menyetujui rencana pembuatan tersebut. Langkah cepat itu akan dilakukan, dengan menggerakkan perangkat di masing-masing kecamatan untuk mensurvei lokasi strategis dan melakukan komunikasi dengan berbagai pihak.</p>



<p>Hal tersebut, diungkap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif, Selasa (27/07) tadi, seusai mengikuti Rakor Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Kecamatan Sukun dan Kecamatan Kedungkandang di Gazebo Balai Kota.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bi-malang-sebut-lonjakan-harga-emas-dorong-inflasi-di-februari-2026">BI Malang Sebut Lonjakan Harga Emas Dorong Inflasi di Februari 2026</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Saat itu Pak Wali agak keberatan karena perihal tenaga kesehatan (nakes) dan belum dilakukan komunikasi, sekarang kan sudah. Beberapa perguruan tinggi yang memiliki Fakultas Kedokteran, Prodi Perawatan, maupun Prodi Kebidanan mau terlibat,&#8221; ujar dr Husnul.</p>



<p>Namun untuk berapa banyak nakes yang akan direkrut, pihaknya masih belum bisa memastikan. Pasalnya, harus menunggu lokasi isoter yang sudah siap.</p>



<p>&#8220;Untuk saat ini baru Kecamatan Klojen, Sukun, dan Kedungkandang yang mengusulkan lokasi Isoter. Kecamatan Lowokwaru dan Blimbing belum,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Dijelaskan pria yang sempat menjabat sebagai Dirut RSUD Kota Malang itu, masing-masing Camat beserta perangkat telah melakukan survei lokasi. Sehingga tinggal merinci apa saja yang masih diperlukan untuk operasional Isoter di tiap kecamatan.</p>



<p>&#8220;Contoh kemarin di Kecamatan Klojen itu Pak Camat sudah mengusulkan SMKN 3 dan SMKN 2. Artinya secara sarana prasarana sudah memenuhi syarat, tinggal nanti komunikasi dengan pihak Provinsi Jawa Timur,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Selain itu, jika Isoter menggunakan bangunan yang dekat dengan rumah warga, hal itu perlu adanya komunikasi. Mengingat kondisi psikososial yang memang harus menjadi pertimbangan.</p>



<p>&#8220;Hal tewrsebut menjadi tugas Rt, Rw, Camat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Puskesmas turut di dalamnya. Guna memberikan edukasi untuk tempat Isoter, jika itu terjadi,&#8221; imbuh dr Husnul.</p>



<p>Ia menegaskan bahwasanya saat ini diperlukan tempat isolasi yang terpusat. &#8220;Semuanya Isoter, isolasi terpusat, artinya terpusat di situ penanganannya dan pemantauannya. Sehingga lebih mudah dan ini mencegah adanya penyebaran di masyarakat,&#8221; urai dr Husnul. <strong>(mus/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">149079</post-id>	</item>
		<item>
		<title>KP3 Minta Pengiriman Pupuk Bersubsidi Dibuka Lagi</title>
		<link>https://memontum.com/kp3-minta-pengiriman-pupuk-bersubsidi-dibuka-lagi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Sep 2020 14:37:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Ijen]]></category>
		<category><![CDATA[KP3]]></category>
		<category><![CDATA[Pupuk Subsidi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=123489</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Persoalan pupuk bersubsidi masih menjadi problem utama bagi petani. Karena pemerintah membuat kebijakan pengurangan quota pupuk bersubsidi hingga 50%. Atas kebijakan ini petani mengaku sangat dirugikan. Sekretaris Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida (KP3) Kabupaten Bondowoso, Ir. Aris menjelaskan, dalam Rapat Koordinator (Rakor) KPPP dengan distributor pupuk, mengusulkan, agar pengiriman pupuk bersubsidi ke [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bondowoso</strong> &#8211; Persoalan pupuk bersubsidi masih menjadi problem utama bagi petani. Karena pemerintah membuat kebijakan pengurangan quota pupuk bersubsidi hingga 50%. Atas kebijakan ini petani mengaku sangat dirugikan.</p>
<p>Sekretaris Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida (KP3) Kabupaten Bondowoso, Ir. Aris menjelaskan, dalam Rapat Koordinator (Rakor) KPPP dengan distributor pupuk, mengusulkan, agar pengiriman pupuk bersubsidi ke Kecamatan Ijen dibuka Kembali. “Dalam Rakor KPPP dengan Distributor Pupuk, kami mengusulkan agar petani di Kecamatan Ijen juga diberi hak untuk menikmati pupuk bersubsidi,” kata Aris pada Memo X kemarin.</p>
<p>Kepala Bagian (Kabag Perekonomian) Setkab Bondowoso ini menambahkan, warga Kecamatan Ijen termasuk warga Bondowoso. Jadi petani Ijen juga berhak mendapat pelayanan yang sama dengan petani di Kecamatan lain.</p>
<p>Dihubungi terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Bondowoso, H. Ahmad Dhafir, S.Ap mengatakan, tidak ada alasan yuridis yang bisa dijadikan dasar hukum, untuk menghentikan pengiriman pupuk bersubsidi ke Kecamatan Ijen. “Kalau pengiriman pupuk bersubsidi ke Kecamatan Ijen di stop, ini namanya diskriminasi. Saya sependapat dengan Kabag Perekonomian, pengiriman pupuk bersubsidi ke Kecamatan Ijen di buka Kembali. Agar produksi pertanian bisa normal lagi,” kata Dhafir, sapaannya. <strong>(sam)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">123489</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Medco Cahaya Geothermal Pastikan Semburan Uap Sumur Bor Ijen Terkendali</title>
		<link>https://memontum.com/medco-cahaya-geothermal-pastikan-semburan-uap-sumur-bor-ijen-terkendali</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2020 06:52:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Ijen]]></category>
		<category><![CDATA[PT Medco]]></category>
		<category><![CDATA[Sumur Bor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/113106-medco-cahaya-geothermal-pastikan-semburan-uap-sumur-bor-ijen-terkendali</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; PT Medco Cahaya Geothermal (MCG) memastikan semburan aliran uap yang menyebabkan kepulan asap putih disertai suara gemuruh yang sempat membuat kepanikan warga sekitar dekat pengeboran sumur IJN 6-1 proyek PLTP Ijen di kecamatan Ijen Bondowoso Jawa Timur pada hari Minggu (26/4/2020) lalu sudah dapat dikendalikan. Ibnu Nurzaman Corporate Secretary PT.Medco Power Indonesia [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bondowoso </strong>&#8211; PT Medco Cahaya Geothermal (MCG) memastikan semburan aliran uap yang menyebabkan kepulan asap putih disertai suara gemuruh yang sempat membuat kepanikan warga sekitar dekat pengeboran sumur IJN 6-1 proyek PLTP Ijen di kecamatan Ijen Bondowoso Jawa Timur pada hari Minggu (26/4/2020) lalu sudah dapat dikendalikan.</p>
<p>Ibnu Nurzaman Corporate Secretary PT.Medco Power Indonesia mengungkapkan semburan aliran uap yang menyebabkan kepulan asap putih disertai suara gemuruh berhasil dikendalikan pada pukul 10.00 wib.pagi waktu setempat, Senin (27/4/2020).</p>
<p><div id="attachment_113107" style="width: 860px" class="wp-caption alignright"><img aria-describedby="caption-attachment-113107" decoding="async" class="size-full wp-image-113107" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Medco-Cahaya-Geothermal-Pastikan-Semburan-Uap-Sumur-Bor-Ijen-Terkendali.jpg?resize=740%2C392&#038;ssl=1" alt="Medco Cahaya Geothermal Kendalikan Aliran Uap Sumur Bor Belawan.(foto dok.PLN)" width="740" height="392" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Medco-Cahaya-Geothermal-Pastikan-Semburan-Uap-Sumur-Bor-Ijen-Terkendali.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Medco-Cahaya-Geothermal-Pastikan-Semburan-Uap-Sumur-Bor-Ijen-Terkendali.jpg?resize=300%2C159&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Medco-Cahaya-Geothermal-Pastikan-Semburan-Uap-Sumur-Bor-Ijen-Terkendali.jpg?resize=768%2C407&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Medco-Cahaya-Geothermal-Pastikan-Semburan-Uap-Sumur-Bor-Ijen-Terkendali.jpg?resize=600%2C318&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Medco-Cahaya-Geothermal-Pastikan-Semburan-Uap-Sumur-Bor-Ijen-Terkendali.jpg?resize=200%2C106&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-113107" class="wp-caption-text">Medco Cahaya Geothermal Kendalikan Aliran Uap Sumur Bor Belawan.(foto dok.PLN)</p></div></p>
<p>Pada pukul 10.00 pagi tadi, aliran uap ke permukaan telah berhasil dihentikan dan tidak ditemukan adanya gas berbahaya.</p>
<p>&#8220;Saat ini, MCG melakukan proses stabilisasi sumur untuk memastikan operasi pengeboran dapat kembali dilanjutkan,&#8221; ujar Ibnu dalam keterangan resmi yang dikirim ke e-mail memontum.com.</p>
<p>Ibnu menambahkan, pihaknya berkomitmen untuk melaksanakan aktivitas operasi, dengan selalu memperhatikan aspek keselamatan, kesehatan kerja, dan kelestarian lingkungan hidup.</p>
<p><strong>BACA :</strong> <a href="https://bondowoso.memontum.com/1243-sumur-pt-medco-bergemuruh-warga-panik" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Sumur PT Medco Bergemuruh, Warga Panik</a></p>
<p>Ibnu Nurzaman juga menyampaikan Sementara, koordinasi dengan Institusi Pemerintahan terkait, pemerintah daerah setempat terus dilaksanakan untuk memastikan suasana kondusif bagi masyarakat sekitar.</p>
<p>“Untuk itu, kami mengucapkan terimakasih atas dukungan semua pihak dalam tindakan penanganan ini,” pungkas Ibnu Nurzaman selaku Corporate Secretary, Medco Power Indonesia. <strong>(dul/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">113106</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sumur PT Medco Bergemuruh, Warga Panik</title>
		<link>https://memontum.com/sumur-pt-medco-bergemuruh-warga-panik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Apr 2020 14:09:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Ijen]]></category>
		<category><![CDATA[PT Medco]]></category>
		<category><![CDATA[Sumur Bor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/113003-sumur-pt-medco-bergemuruh-warga-panik</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Warga Sekitar dekat sumur bor PT Medco Power Indonesia di daerah kawah wurung Kecamatan Ijen Bondowoso Jawa timur dibuat panik lantaran terdengar suara gemuruh dan disertai semburan asap putih mengepul, Minggu (26/4/2020) pagi. Semburan asap terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Sehingga menyebabkan masyarakat setempat panik. Menurut salah satu perangkat Desa Sempol yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bondowoso</strong> &#8211; Warga Sekitar dekat sumur bor PT Medco Power Indonesia di daerah kawah wurung Kecamatan Ijen Bondowoso Jawa timur dibuat panik lantaran terdengar suara gemuruh dan disertai semburan asap putih mengepul, Minggu (26/4/2020) pagi. Semburan asap terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Sehingga menyebabkan masyarakat setempat panik.</p>
<p>Menurut salah satu perangkat Desa Sempol yang tidak mau disebut namanya, awalnya terdengar suara gemuruh diiringi dengan kepulan asap dan bau gas tak sedap. Setelah diselidiki, diketahui titik suara berasal dari sumur bor PT Medco di daerah Kawah Wurung yang tak jauh dari desa Sempol.</p>
<p><video controls="controls" width="750" height="400"><source src="https://bondowoso.memontum.com/wp-content/uploads/sites/38/2020/04/VID-20200426-WA0163.mp4" type="video/mp4" /></video></p>
<p>Suara gemuruh dan asap putih juga terlihat jelas oleh warga dusun curah macan desa Kalianyar kecamatan Ijen. Sehingga membuat masyarakat berhamburan keluar rumah dan mengevakuasi diri ke Pos 2 PTPN Kebun Blawan (Posko Checkpoint Covid-19) Kalipait.</p>
<p>Sementara itu, General Manager PT Medco Bondowoso, Wisnu Subroto membenarkan adanya kejadian bahwa memang terjadi semburan asap dan itu merupakan sesuatu yang normal karena sedang dalam proses pengeboran untuk pencarian uap panas bumi.</p>
<p>&#8220;Semburan uap itu dalam proses pengeboran sesuatu yang normal terjadi. Memang biasanya kita mitigasi dengan alat pengeboran namanya blow out preventer (BOP), untuk memastikan supaya tidak ada semburan uap yang keluar,&#8221; ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan selulernya.</p>
<p>Ia menerangkan kalau asap yang keluar itu bukan kebocoran gas, akan tetapi lebih tepatnya adalah semburan uap.</p>
<p>&#8220;Semburan uap itu terjadi tadi pagi sekitar pukul 09.10 menit, sekarang sedang kita atasi, kita juga menganalisa semburannya karena apa dan kita lagi proses menutup semburan tersebut,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Pihaknya telah mengambil langkah yang sudah dilakukan, hari ini lagi mereview kejadiannya dan sekarang lagi di monitor karena dikhawatirkan selain semburan uap mungkin ada gas-gas lain yang keluar.</p>
<p>&#8220;Setelah kita cek ternyata tidak ada. Jadi yang keluar itu dari semburan uap saja. Indikasi semburan tersebut bukan kejadian diluar normal, jadi memang sesuatu yang biasa terjadi di proses pengeboran panas bumi sebetulnya,&#8221; paparnya.</p>
<p>General manager PT Medco itu mengaku, jika tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, hanya orang-orang yang kepentingan saja untuk memperbaiki semburan tersebut di dalam lokasi, yang lainnya sudah ada di luar lapangan.</p>
<p>&#8220;Mudah-mudahan sore ini perbaikan sudah bisa selesai,&#8221; harapnya.</p>
<p>Mengenai warga yang resah, pihaknya mengatakan mungkin karena ini pertama kali terjadi di daerah Sempol sehingga masyarakat agak kaget.</p>
<p>&#8220;Kita upayakan beberapa pendekatan kepada masyarakat lagi, teman-teman kami juga dari eksternal sudah mulai komunikasi dengan masyarakat agar tidak terjadi keresahan,&#8221; katanya.</p>
<p>Untuk saat ini pihaknya hanya pemberitahuan saja kepada masyarakat, bahwa kegiatan pengeboran panas bumi tujuannya adalah mencari uap panas bumi bukan gas.</p>
<p>Memang proses pengeboran nya terkadang ada beberapa aktivitas yang terjadi, salah satunya yakni semburan uap karena Ini bagian proses normal pengeboran yang biasa terjadi.</p>
<p>&#8220;Jadi tidak perlu panik yang berlebihan, mungkin barangkali kita belum pernah sosialisasi secara detail mengenai semburan uap, barangkali itu yang perlu kita tingkatkan, tapi rasanya sudah pernah, hanya mungkin karena belum kejadian masyarakat jadi panik,&#8221; pungkasnya.<strong> (dul/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		<enclosure url="https://bondowoso.memontum.com/wp-content/uploads/sites/38/2020/04/VID-20200426-WA0163.mp4" length="4627574" type="video/mp4" />

		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">113003</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Bondowoso Hentikan Distribusi Pupuk Bersubsidi ke Kecamatan Ijen</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-bondowoso-hentikan-distribusi-pupuk-bersubsidi-ke-kecamatan-ijen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Apr 2020 12:56:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Ijen]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[pupuk bersubsidi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/111900-pemkab-bondowoso-hentikan-distribusi-pupuk-bersubsidi-ke-kecamatan-ijen</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso terpaksa menghentikan sementara distribusi pupuk bersubsidi ke Kecamatan Ijen. Pasalnya, luasan lahan masing-masing petani di kawasan tersebut masih belum diketahui secara pasti. &#8220;Nah, yang belum dikerjakan oleh Perhutani itu adalah masing-masing orang berapa lahannya. Ketentuannya, masing-masing orang maksimal adalah 2 hektar, dan itu harus KTP di desa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bondowoso</strong> &#8211; Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso terpaksa menghentikan sementara distribusi pupuk bersubsidi ke Kecamatan Ijen. Pasalnya, luasan lahan masing-masing petani di kawasan tersebut masih belum diketahui secara pasti.</p>
<p>&#8220;Nah, yang belum dikerjakan oleh Perhutani itu adalah masing-masing orang berapa lahannya. Ketentuannya, masing-masing orang maksimal adalah 2 hektar, dan itu harus KTP di desa itu. Sampai saat ini belum ada datanya. Sebelum ini ada keputusan, saya tidak akan pernah berani kirim pupuk ke Ijen,&#8221; demikian dituturkan oleh Sekretaris Daerah Syaifullah, usai memimpin rapat membahas pupuk di Aula Dinas Pertanian Bondowoso, Senin (13/4/2020).</p>
<p>Ia menuturkan terkait pupuk bersubsidi di kawasan Kecamatan Ijen itu, sebenarnya diperbolehkan. Apabila digunakan untuk pertanian yang memanfaatkan sela-sela pohon dan dikelola oleh masyarakat. Namun, jika tanaman tersebut milik perhutani tak diperbolehkan menggunakan pupuk bersubsidi.</p>
<p>Luasan inilah yang sampai saat ini masih belum diketahui. Karena itu, Perhutani meminta waktu dua hingga tiga bulan untuk melakukan pendataan.</p>
<p>Diketahui luasan lahan yang dikelola oleh sekitar 400 petani, yakni sekitar 1.367 hektar yang disiapkan. Berdasarkan RDKK tahun 2020, Kecamatan Ijen memperoleh jatah pupuk bersubsidi sekitar 213 ton pupuk Urea, 69 ton SP-36, 282 ton ZA, dan 297 ton NPK dan 63 ton organik.</p>
<p>&#8220;Jumlah 213 itu berdasarkan luasan. Jadi umpamanya yang dimiliki masyarakat 2 hektar, ini belum tentu 2 hektar yang di RDKK. Karena masih harus ada tanaman-tanaman yang memang milik perhutani. Kalau milik Perhutani tak boleh pakai pupuk bersubsidi,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Adapun permintaan waktu tiga bulan untuk pendataan, kata Syaifullah, diambil karena memang prosesnya harus ada verifikasi. Mengingat, hal ini merupakan SK Menteri, untuk itu prosesnya sangat ketat.</p>
<p>&#8220;Kenapa kok tiga bulan? Karena harus ada verifikasi dari timnya menteri, yang harus turun. Dan informasinya sangat ketat,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ditanya perihal masih adanya keluhan mahalnya pupuk, Sekda Syaifullah menerangkan, langkanya lupuk inj terjadi karena ada pengurangan. Kemudian, juga ditengarai ada penjualan di atas harga dan ke luar daerah.</p>
<p>&#8220;Saya mendorong penegak hukum betul-betul tegas terhadap ini. Saya mendukung langkah-langkah Polres, karena harus diberikan terapi betik agar tak memainkan,&#8221;ujarnya.</p>
<p>Di sisi lain, pihaknya juga merencanakan perubahan RDKK tahun 2020 karena adanya tambahan jatah sekitar 20 persen pupuk bersubsidi.</p>
<p>Di Bondowoso sendiri, kata Sekda Syaifullah, mendapat jatah sekitar 21ribu ton pupuk bersubsidi. Dengan rincian pengurangan 50 persen dari jatah tahun lalu, menjadi 18 ribu ton. Ditambah dengan revisi RDKK sekitar 2.800 ton. Adapun harga sebagaimana HET untuk urea bersubsidi yakni Rp 1.800 per kilogram.<strong>(dul/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">111900</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Bondowoso Komunikasikan Rencana Relokasi Terdampak Banjir Kecamatan Ijen dengan KPH Perhutani</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-bondowoso-komunikasikan-rencana-relokasi-terdampak-banjir-kecamatan-ijen-dengan-kph-perhutani</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2020 09:19:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Ijen]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[relokasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=108763</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Pemerintah Kabupaten Bondowoso menggelar rapat bersama dengan Kepala Perhutani Kelompok Pemangku Hutan (KPH) Bondowoso tentang rencana relokasi warga yang berada di lokasi terdampak banjir di kecamatan Ijen Selasa (17/3/2020) di ruang peringgitan Pendopo Bupati Bondowoso. Menurut Bupati yang disampaikan melalui Wakil Bupati Irwan Bachtiar Rahmat, menerangkan, bahwa ada sekitar 37 rumah warga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bondowoso</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Bondowoso menggelar rapat bersama dengan Kepala Perhutani Kelompok Pemangku Hutan (KPH) Bondowoso tentang rencana relokasi warga yang berada di lokasi terdampak banjir di kecamatan Ijen Selasa (17/3/2020) di ruang peringgitan Pendopo Bupati Bondowoso.</p>
<p>Menurut Bupati yang disampaikan melalui Wakil Bupati Irwan Bachtiar Rahmat, menerangkan, bahwa ada sekitar 37 rumah warga yang akan relokasi. Hanya saja, perlu dilakukan pendataan.</p>
<p>&#8220;Ini sudah dalam pendataan dan sudah kita ajukan ke Provinsi Jawa Timur ,&#8221; Kata Wabup.Irwan Bactiar Rahmad mewakili Bupati.</p>
<p>Ia melanjutkan telah disepakati bersama untuk relokasi rumah warga terdampak banjir, akan dilakukan di petak 103.</p>
<p>&#8220;Dan ini masih diproses ke Gubernur, surat sudah masuk kesana. Dan lahan ini milik perhutani,&#8221;ungkapnya.</p>
<p>Dilanjutkan oleh Irwan Bactiar Rahmad bahwa orang-orang yang akan menempati relokasi tersebut adalah warga yang bebas dari perambah hutan yang selama ini merusak hutan. Karena itu, dalam proses screening, pihaknya akan melibatkan Kepolisian setempat.</p>
<p>&#8221; Jangan sampai mereka kita relokasi. Menempati lahan, kita nanti disalahkan melindungi para perusak lahan,&#8221; Tambahnya.</p>
<p>Adapun, untuk SD Negeri 1 Sempol yang juga menjadi langganan terdampak banjir, kata Wabup Irwan, direncanakan akan direlokasi di lahan PTP.</p>
<p>&#8220;Karena tidak mungkin berjauhan di petak 103 milik perhutani,&#8221;jelasnya.</p>
<p>Sementara itu, Agus Sarwedi Kepala KPH Bondowoso, mengatakan, direncanakan bahwa relokasi akan dilakukan di lahan Perhutani. &#8220;Tadi cuma sekitar 7.000 meter persegi,&#8221; pungkasnya<strong> (dul/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">108763</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kapolres Erick Frendriz Tinjau Langsung Lokasi Terdampak Banjir Di Kecamatan Ijen</title>
		<link>https://memontum.com/kapolres-erick-frendriz-tinjau-langsung-lokasi-terdampak-banjir-di-kecamatan-ijen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Mar 2020 03:39:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Bandang]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Ijen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/108545-kapolres-erick-frendriz-tinjau-langsung-lokasi-terdampak-banjir-di-kecamatan-ijen</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Kapolres Bondowoso AKBP Erick Frendriz terjun langsung tinjau Desa Sempol dan Desa Kalisat Kecamatan Ijen Kabupaten Bondowoso Jawa Timur yang Sabtu (14/3/2020) sore diterjang kembali banjir disertai lumpur. 2(dua) Desa tersebut bukan kali pertama terdampak banjir, namun sebelumnya sudah porak poranda oleh banjir yang sama. Untuk membantu warga terdampak banjir dan mengantisipasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bondowoso </strong>&#8211; Kapolres Bondowoso AKBP Erick Frendriz terjun langsung tinjau Desa Sempol dan Desa Kalisat Kecamatan Ijen Kabupaten Bondowoso Jawa Timur yang Sabtu (14/3/2020) sore diterjang kembali banjir disertai lumpur. 2(dua) Desa tersebut bukan kali pertama terdampak banjir, namun sebelumnya sudah porak poranda oleh banjir yang sama.</p>
<p>Untuk membantu warga terdampak banjir dan mengantisipasi hal yang tidak diinginkan ,Kapolres Bondowoso bersama Tim siaga Polres terjun langsung.</p>
<p>Kapolres Erick juga mendatangi beberapa rumah warga dan fasilitas umum yang jebol akibat banjir yang yang disertai lumpur itu.</p>
<p>Mantan Satrekoba Polda Metro Jaya mengemukakan bahwa banjir diakibatkan karena hujan lebat yang terjadi di Desa Jampit, Kecamatan Ijen. Sehingga air yang turun melewati Desa Sempol dan Desa Kalisat meluap ke pemukiman warga.</p>
<p>&#8220;Ini akibat hujan deras sehingga airnya jadi meluap ke pemukiman warga,&#8221;kata Kapolres ke sejumlah awak media.</p>
<p><strong>BACA :</strong> <a href="https://bondowoso.memontum.com/1101-lagi-banjir-bandang-terjang-kecamatan-ijen-bondowoso" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Lagi, Banjir Bandang Terjang Kecamatan Ijen Bondowoso</a></p>
<p>Menurut Kapolres banjir mulai surut ,kendati demikian akibat banjir masih banyak lumpur memenuhi rumah -rumah penduduk.</p>
<p>Sejauh ini, Polres bersama TNI, BPBD dan seluruh pihak melakukan mapping, pendataan kerugian, hingga melakukan evakuasi prioritas.<strong> (Dul/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">108545</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lagi, Banjir Bandang Terjang Kecamatan Ijen Bondowoso</title>
		<link>https://memontum.com/lagi-banjir-bandang-terjang-kecamatan-ijen-bondowoso</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Mar 2020 10:39:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Bandang]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Ijen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/108500-lagi-banjir-bandang-terjang-kecamatan-ijen-bondowoso</guid>

					<description><![CDATA[Memontum, Bondowoso &#8211; Belum selesai pengerjaan rehabilitasi pembangunan terdampak banjir bandang Kecamatan Ijen sebulan lalu, kini Kecamatan Ijen Bondowoso Jawa Timur kembali diterjang banjir bandang yang lebih parah, Sabtu (14/3/2020) sore atau sekitar pukul 15.00. Banjir bandang disertai lumpur tersebut, kembali menerjang rumah-rumah warga, dan sejumlah fasilitas umum. Bahkan banjir bandang tersebut juga menggenangi jalan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum, Bondowoso</strong> &#8211; Belum selesai pengerjaan rehabilitasi pembangunan terdampak banjir bandang Kecamatan Ijen sebulan lalu, kini Kecamatan Ijen Bondowoso Jawa Timur kembali diterjang banjir bandang yang lebih parah, Sabtu (14/3/2020) sore atau sekitar pukul 15.00.</p>
<p>Banjir bandang disertai lumpur tersebut, kembali menerjang rumah-rumah warga, dan sejumlah fasilitas umum. Bahkan banjir bandang tersebut juga menggenangi jalan umum.</p>
<p><video controls="controls" width="750" height="333"><source src="https://bondowoso.memontum.com/wp-content/uploads/sites/38/2020/03/VID-20200314-WA0068.mp4" type="video/mp4" /></video></p>
<p>Kini banjir yang menerjang kecamatan Ijen tersebut, tersebar di media sosial dan WhatsApp. Banyak potongan kayu dan lumpur terhanyut banjir tampak dalam video yang dikirim warga setempat.</p>
<p>Salah satu perangkat Desa Sempol Ida membenarkan bahwa Ijen kembali diterjang banjir. “Iya betul, sekarang ini banjir lebih parah lagi menerjang rumah-rumah penduduk, namun tidak ada korban jiwa, ” katanya singkat melalui pesan WhatsApp.</p>
<p><video controls="controls" width="750" height="333"><source src="https://bondowoso.memontum.com/wp-content/uploads/sites/38/2020/03/VID-20200314-WA0070.mp4" type="video/mp4" /></video></p>
<p>Menurutnya tetap 2 desa yang terdampak bencana tersebut. Yakni Desa Sempol dan Kalisat. Sementara dia sendiri belum bisa memastikan kondisi warganya, karena banjir masih berlangsung.</p>
<p>“Tetap (Sempol dan Desa Kalisat). Belum tau (kondisi warga), masih berlangsung ini,” ucapnya singkat.</p>
<p><video controls="controls" width="750" height="333"><source src="https://bondowoso.memontum.com/wp-content/uploads/sites/38/2020/03/VID-20200314-WA0071.mp4" type="video/mp4" /></video></p>
<p>Banjir bandang di Kecamatan Kecamatan Ijen sudah terjadi dua kali selama 2020. Akibat banjir yang terjadi pada 29 Januari kemarin, 214 rumah terendam lumpur dan sebanyak 856 orang mengungsi. <strong>(Dul/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		<enclosure url="https://bondowoso.memontum.com/wp-content/uploads/sites/38/2020/03/VID-20200314-WA0068.mp4" length="5325212" type="video/mp4" />
<enclosure url="https://bondowoso.memontum.com/wp-content/uploads/sites/38/2020/03/VID-20200314-WA0070.mp4" length="3616845" type="video/mp4" />
<enclosure url="https://bondowoso.memontum.com/wp-content/uploads/sites/38/2020/03/VID-20200314-WA0071.mp4" length="4861102" type="video/mp4" />

		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">108500</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
