<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>kopi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kopi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 08 Jul 2023 12:57:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>kopi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Meriahkan Krida Fest 2023, Bupati Jember Petik Kopi Merah Varietas Milo Robusta</title>
		<link>https://memontum.com/meriahkan-krida-fest-2023-bupati-jember-petik-kopi-merah-varietas-milo-robusta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Jul 2023 05:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[fest]]></category>
		<category><![CDATA[kopi]]></category>
		<category><![CDATA[krida]]></category>
		<category><![CDATA[merah,]]></category>
		<category><![CDATA[meriahkan]]></category>
		<category><![CDATA[milo]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[petik]]></category>
		<category><![CDATA[robusta]]></category>
		<category><![CDATA[Varietas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192717</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Jember, menggelar Krida Fest 2023 dalam rangka merayakan Hari Krida Pertanian Ke 51 tahun 2023. Salah satu rangkaian acara Krida Fest kali ini, yaitu Petik Kopi Merah di Desa Pace, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember. Bupati Jember, H Hendy Siswanto, dalam acara itu terjun langsung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Jember, menggelar Krida Fest 2023 dalam rangka merayakan Hari Krida Pertanian Ke 51 tahun 2023. Salah satu rangkaian acara Krida Fest kali ini, yaitu Petik Kopi Merah di Desa Pace, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember.</p>



<p>Bupati Jember, H Hendy Siswanto, dalam acara itu terjun langsung ke kebun warga di Desa Pace. Dirinya bahkan memetik langsung Kopi Varietas Milo Robusta di kebun kopi milik H Hasan.</p>



<p>&#8220;Kopi Milo Robusta Desa Pace ini luar biasa. Kali ini, kita bersama-sama panen kopi yang selanjutnya akan digiling di Pabrik Pengggilingan Sumberwadung PDP Kahyangan Jember,” kata Bupati Hendy dalam sambutan pelaksanaan panen kopi, Jumat (07/07/2023) tadi.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Bupati Hendy juga menggelar sarasehan bersama para petani kopi anggota Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sukamaju Desa Pace. Dirinya juga langsung menyerap aspirasi para petani lokal.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam pertemuan itu, ujarnya, ada dua poin penting yang dikeluhkan para petani kopi. Pertama, soal stabilitas harga jual kopi. Kedua, yaitu mengenai alat-alat pengolahan terbaru untuk perkebunan kopi.</p>



<p>Bupati Hendy di kesempatan itu juga langsung memerintahkan Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Jember, Imam Sudarmaji dan Direktur PDP Kahyangan, Sofyan Tsauri, untuk menjalin sinergi aktif dan menyediakan dukungan yang dibutuhkan oleh petani kopi di Pace tahun ini. “Jika anggaran mencukupi, saya meminta Kepala Dinas untuk membeli peralatan yang diperlukan oleh petani kopi di Pace,” tambah Bupati Hendy.</p>



<p>Sementara itu, Kadis TPHP, Imam Sudarmaji, mengatakan bahwa peringatan Hari Krida Pertanian Ke 51 di Jember, dikemas dalam beberapa acara. Mulai dari Parade Barista dan pameran produk pertanian yang berlokasi di Alun-Alun Jember.</p>



<p>&#8220;Khusus untuk di Pace, Bupati Hendy kami undang untuk petik Kopi Merah sekaligus memberikan secara simbolis bantuan bibit kopi sebanyak 200 ribu bibit,&#8221; katanya.</p>



<p>Bersama jajaran Forkopimda, diantaranya Dandim 0824, Letkol Inf Rahmat Cahyo Dinarso, pimpinan PDP Kahyangan dan sejumlah OPD serta anggota DPRD Jember, Bupati juga menyempatkan diri mencicipi kopi lanang yang disediakan oleh panitia. &#8220;Kopi Jember rasanya tidak kalah sama kopi-kopi internasional,” jelasnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192717</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dukung Kemajuan Pertanian, Pemkab Jember Hadirkan Krida Fest 2023 dengan Sajian 5 Ribu Seduhan Kopi</title>
		<link>https://memontum.com/dukung-kemajuan-pertanian-pemkab-jember-hadirkan-krida-fest-2023-dengan-sajian-5-ribu-seduhan-kopi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Jul 2023 17:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[dukung]]></category>
		<category><![CDATA[fest]]></category>
		<category><![CDATA[hadirkan]]></category>
		<category><![CDATA[kemajuan]]></category>
		<category><![CDATA[kopi]]></category>
		<category><![CDATA[krida]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[ribu]]></category>
		<category><![CDATA[sajian]]></category>
		<category><![CDATA[seduhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192713</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Salah satu rangkaian Krida Fest 2023 Kabupaten Jember, juga menghadirkan Parade Barista yang digelar terbuka di Alun-alun Jember, Jumat (07/07/2023) malam. Dalam pelaksanaan itu, ratusan Barista andal asal Kabupaten Jember, menunjukkan kebolehan dalam acara itu. Bahkan, sejumlah Barista menyajikan sekitar 5 ribu gelas kopi, yang dapat dinikmati pengunjung secara gratis. Bupati Jember, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Salah satu rangkaian Krida Fest 2023 Kabupaten Jember, juga menghadirkan Parade Barista yang digelar terbuka di Alun-alun Jember, Jumat (07/07/2023) malam. Dalam pelaksanaan itu, ratusan Barista andal asal Kabupaten Jember, menunjukkan kebolehan dalam acara itu.</p>



<p>Bahkan, sejumlah Barista menyajikan sekitar 5 ribu gelas kopi, yang dapat dinikmati pengunjung secara gratis. Bupati Jember, Hendy Siswanto, di acara itu juga hadir dan mengunjungi serta menyapa para Barista. Termasuk, menyicipi seduhan kopi hasil dari sejumlah racikan.</p>



<p>Bupati Hendy dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa Kabupaten Jember, memiliki lahan pertanian seluas 86 ribu hektare atau terluas ketiga se Indonesia. Karenanya, Pemkab Jember mendukung penuh kemajuan di sektor pertanian.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Pemkab Jember mendukung penuh kemajuan sektor pertanian. Untuk itu, kami mempunyai dua misi besar. Yaitu, wes wayahe (sudah waktunya, red) Jember mandiri pupuk dan wes wayahe (sudah waktunya, red) Jember mandiri pangan,” kata Bupati Hendy Siswanto.</p>



<p>Untuk mendukung misi tersebut, ujarnya, Bupati juga akan membangun pabrik pupuk milik daerah. Di samping itu, juga dukungan lainnya kepada para petani.</p>



<p>Selain itu, lanjut Bupati Hendy, pihaknya juga meminta agar seluruh pihak saling bersinergi dalam memajukan sektor pertanian di Kabupaten Jember. &#8220;Tokoh-tokoh pertanian, perkebunan, perikanan, akademisi, pengusaha, petani, Gapoktan harus saling berkolaborasi. Lalu, bersatu, bersinergi dan harus ada akselerasi dalam memajukan sektor pertanian di Kabupaten Jember,” lanjut Bupati Hendy.</p>



<p>Dirinya juga mengajak kepada seluruh pihak, ungkapnya, untuk menunjukkan kepada dunia bahwa pertanian di Jember sangat kuat dan hebat. Untuk diketahui, Krida Fest 2023 Kabupaten Jember merupakan rangkaian berbagai acara yang digelar Pemkab Jember, dalam rangka memeriahkan Hari Krida Pertanian Ke-51 tahun 2023. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192713</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Launching Kawasan Perdesaan Arjuna, Gubernur Khofifah Minta Kopi Bumiaji Masuk Communal Branding</title>
		<link>https://memontum.com/launching-kawasan-perdesaan-arjuna-gubernur-khofifah-minta-kopi-bumiaji-masuk-communal-branding</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Jun 2023 06:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[arjuna,]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Branding]]></category>
		<category><![CDATA[Bumiaji]]></category>
		<category><![CDATA[communal]]></category>
		<category><![CDATA[gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan]]></category>
		<category><![CDATA[Khofifah]]></category>
		<category><![CDATA[kopi]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[launching]]></category>
		<category><![CDATA[masuk]]></category>
		<category><![CDATA[minta]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[perdesaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190880</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meminta agar produk hasil panenan kopi di wilayah Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, disiapkan untuk masuk Communal Branding. Hal itu, disampaikan Gubernur Khofifah saat Launching Kawasan Perdesaan Agroforestri Lereng Gunung Arjuna, Rabu (14/06/2023) tadi. Bersama Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, Gubernur Khofifah optimis produksi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://memontum.com">Memontum </a>Kota Batu</strong> &#8211; Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meminta agar produk hasil panenan kopi di wilayah Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, disiapkan untuk masuk Communal Branding. Hal itu, disampaikan Gubernur Khofifah saat Launching Kawasan Perdesaan Agroforestri Lereng Gunung Arjuna, Rabu (14/06/2023) tadi.</p>



<p>Bersama Pj Wali <a href="https://kotabatu.memontum.com">Kota Batu</a>, Aries Agung Paewai, Gubernur Khofifah optimis produksi kopi di wilayah Bumiaji, bisa semakin meningkat kualitasnya. Prosesi pelaksanaan kegiatan itu, juga dihadiri OPD Provinsi Jawa Timur, OPD Kota Batu, Kepala Perhutani, Forkopimda serta lembaga masyarakat hutan di Coban Talun, Kota Batu.</p>



<p>Gubernur Khofifah secara rinci menyampaikan bahwa Program Communal Branding merupakan salah satu pesan yang disampaikan saat kampanye beberapa tahun yang lalu. Dan, salah satu Communal Branding yang sudah dibangun yaitu Kopi Kare di Madiun, Kopi Wonosalam di Jombang serta Kopi Bondowoso.</p>



<p>&#8220;Setelah saya ketahui, sebenarnya tanaman kopi yang ada di Bumiaji, sejak zaman Belanda bahwa masyarakat sudah panen dua tahun sekali. Maka, menurut saya sekarang sudah mulai disiapkan. Jadi, kalau masuk Communal Branding itu menjadi sangat penting karena kebutuhan pasar ekspor besar,&#8221; terangnya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Mengapa diperlukan Communal Branding, ujar Khofifah, karena untuk bisa memenuhi pasar ekspor terkadang antara kuantiti dan kontinyuiti tersebut kurang bisa memenuhi. Maka, Communal Branding menjadi bagian penting selain dari kebutuhan secara kuantiti dan kontineuniti ini bisa dipenuhi. Maka, kualitas kontrol juga harus bisa dilakukan.</p>



<p>&#8220;Kawasan perdesaan daerah Kota Batu ini adalah yang ke 17 dari 150 desa. Dan, kawasan Agroforestri Kopi Gunung Arjuna ini menjadi bagian yang bisa menambah dari penguatan. Tidak hanya produksi kopi, tetapi bagaimana vegetasi alam bisa kita bangun bersama saat yang sama pendapatan bisa ditambahkan,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sementara itu, Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, mengatakan dari kawasan perdesaan Agroforestri Kopi Lereng Gunung Arjuna ini diharapkan dapat memanfaatkan kawasan hutan desa. Dimana, kawasan perdesaan Agroforestri kopi ini terdapat di empat desa. Diantaranya, Desa Tulungrejo sekitar 500 hektar, Sumbergondo sekitar 500 hektar, Bulukerto sekitar 300 hektar dan Giripurno sekitar 400 hektar.</p>



<p>&#8220;Dalam pelaksanaan Agroforestri ini ada tahapan pertama dan kedua dalam proses mengkonversi terhadap lahan-lahan yang sudah kita siapkan dengan Perhutani,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sedangkan, tegasnya, mengapa kawasan perdesaan Agroforestri Kopi Lereng Gunung Arjuna ini&nbsp; dilaksanakan. Hal Itu sesuai dengan apa yang diharapkan gubernur dengan programnya yang merupakan bentuk masyarakat memanfaatkan lahan yang baik.</p>



<p>&#8220;Konsep hutan lestari, kita harapkan masyarakat ikut bertanggungjawab dan masyarakat ikut bersama mengolahnya. Sehingga, ikut mempertahankan hutan-hutan yang kita harapkan bisa produktif namun tetap terjaga lingkungannya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sekedar diketahui, bahwa Communal Branding yakni satu merek mulai pengembangan, pemasaran, promosi hingga pembukaan pasarnya bisa dibantu pemerintah. Sehingga, banyak dimanfaatkan oleh banyak pelaku usaha.&nbsp;<strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190880</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Petik Kopi di Lereng Argopuro, Bupati Situbondo Ajak Petani Kurangi Ketergantungan Pupuk Urea</title>
		<link>https://memontum.com/petik-kopi-di-lereng-argopuro-bupati-situbondo-ajak-petani-kurangi-ketergantungan-pupuk-urea</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Jun 2023 08:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[bupati situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[kopi]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<category><![CDATA[Petik Kopi]]></category>
		<category><![CDATA[Pupuk]]></category>
		<category><![CDATA[Pupuk Urea]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190137</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Bupati Situbondo, Karna Suswandi, menghadiri acara Petik Kopi di Lereng Gunung Argopuro, Desa Baderan, Kecamatan Sumbermalang, Minggu (04/06/2023) tadi. Dalam kegiatan itu, bupati yang akrab disapa Bung Karna, mengajak para petani kopi yang tergabung dalam Paguyuban Petani Kopi Argopuro Sumber Makmur untuk mengurangi ketergantungan kepada Pupuk Urea. Sebab, penggunaan pupuk urea dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Bupati Situbondo, Karna Suswandi, menghadiri acara Petik Kopi di Lereng Gunung Argopuro, Desa Baderan, Kecamatan Sumbermalang, Minggu (04/06/2023) tadi. Dalam kegiatan itu, bupati yang akrab disapa Bung Karna, mengajak para petani kopi yang tergabung dalam Paguyuban Petani Kopi Argopuro Sumber Makmur untuk mengurangi ketergantungan kepada Pupuk Urea. Sebab, penggunaan pupuk urea dengan intensitas yang rutin, bisa mempengaruhi kualitas kopi.</p>



<p>&#8220;Kalau menggunakan pupuk urea, maka kualitas dan harganya bisa kurang bagus. Karena, pupuk urea itu hanya menghijaukan daun. Gunakan pupuk organik saja dan NPK, insyaallah buahnya semakin lebat dengan kualitas yang unggul,” kata Bupati Karna.</p>



<p>Sebagai tindak lanjut tersebut, Bupati Situbondo juga meminta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertangan) Situbondo, agar segera memberikan pelatihan pembuatan Pupuk Bokashi melalui PPL yang ada di Kecamatan Sumbermalang. “Bahannya mudah dicari, diantaranya kotoran sapi yang biasa banyak di rumah-rumah. Insyaallah, ini akan segera kita realisasikan,” tambahnya.</p>



<p>Mantan Kadis PUPR Bondowoso ini juga meminta kepada para petani kopi di Kecamatan Sumbermalang, untuk fokus menanam satu jenis kopi. Dengan begitu, hasil yang diperoleh bisa maksimal.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Saya lihat tadi, kopi yang ditanam ada jenis Arabika dan Robusta. Sehingga, itu nantinya bisa kurang bagus. Fokus saja kepada salah satu jenis kopi, kalau Arabika ya Arabika semua dan kalau Robusta ya Robusta semua. Pohon kopi, itu juga jangan terlalu tinggi, karena buahnya tidak akan maksimal. Ranting-ranting yang tidak produktif itu juga harus dipotong,” tegasnya.</p>



<p>Ketua Paguyuban Petani Kopi Argopuro Sumber Makmur, Joko Santoso, menyampaikan bahwa dalam satu hektare lahan kopi mampu menghasilkan 20 hingga 25 ton kopi basah. “Rendemen kopi kita ini sudah tidak kalah dengan daerah lain. Dengan daerah Kayumas, ini sudah tidak kalah,” ucapnya.</p>



<p>Di tempat yang sama, Founder Argopuro Walida, Ahmad Muhlisin, menerangkan bahwa di Kecamatan Sumbermalang ada sekitar 460 petani kopi yang tergabung dalam Paguyuban Petani Kopi Argopuro Sumber Makmur. “Rata-rata kepemilikan lahan perorang itu satu hingga satu setengah hektare,” bebernya.</p>



<p>Pria yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Situbondo, ini mengungkapkan harga kopi Arabika di Kecamatan Sumbermalang mencapai Rp 15 ribu per kilogram untuk kopi basah. “Kalau untuk Robusta, itu Rp 8 ribu perkilogram kopi basah. Alhamdulillah, itu sudah naik semua,” tambahnya. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190137</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Petani Songgoriti Sukses Kembangkan Kopi hingga Hasilkan Ratusan Juta</title>
		<link>https://memontum.com/petani-songgoriti-sukses-kembangkan-kopi-hingga-hasilkan-ratusan-juta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Jun 2023 07:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kopi]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[Songgoriti]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190012</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Salah satu petani kopi di Songgoriti, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan/Kota Batu, mampu menghasilkan ratusan juta rupiah. Itu setelah, usahanya mengembangkan kopi, berbuah manis. Saat itu, harga kopi yang kian hari kian naik, memberikan sisi positif berbeda. Termasuk, dengan kian banyaknya cafe dan tumbuh menjamur di setiap wilayah. Seorang petani kopi, Oktavian Dwi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum <a href="https://kotabatu.memontum.com">Kota Batu</a></strong> &#8211; Salah satu petani kopi di Songgoriti, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan/Kota Batu, mampu menghasilkan ratusan juta rupiah. Itu setelah, usahanya mengembangkan kopi, berbuah manis.</p>



<p>Saat itu, harga kopi yang kian hari kian naik, memberikan sisi positif berbeda. Termasuk, dengan kian banyaknya cafe dan tumbuh menjamur di setiap wilayah.</p>



<p>Seorang petani kopi, Oktavian Dwi Suhermanto, mengatakan jika pengembangan tanaman kopi miliknya hanya memanfaatkan pupuk kandang. Jadi, terbilang sangat murah dalam pemeliharaan. Apalagi jika menggunakan pupuk kimia, seperti untuk petani kopi masih bisa mendapatkan pupuk subsidi. Hal ini, berbeda dengan tanaman sayur dan buah, yang tidak mendapatkan jatah pupuk subsidi.</p>



<p>&#8220;Petabi atau pertanian kopi, ini sebenarnya menjanjikan masa depan. Apalagi, pola perawatan begitu mudah dan murah, jika dibandingkan jenis tanaman sayur dan buah-buahan,&#8221; terangnya, saat ditemui di lokasi perkebunan kopi di Songgoriti, Jumat (02/06/2023) tadi.</p>



<p>Untuk perkembangan kopi, ujarnya, tentu sangat menjanjikan. Karena, seiring perkembangan industri, maka sekarang banyak menjamur cafe-cafe yang sajiannya tidak lepas dari kopi. Inilah, yang membuat peningkatan harga jual kopi semakin tinggi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>“Kalau dahulu, kita tahunya cuma kopi pahit di kasih gula. Nah, sekarang ini ada berbagai metode dalam menyeduh kopi. Dari yang manual hingga menggunakan alat. Contohnya, dalam membuat minuman latte, kebanyakan barista menggunakan mesin kopi, dalam menghasilkan kopinya,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Secara teknik penanaman kopi, jelasnya, dalam satu hektar lahan miliknya, bila ditanami kopi jenis Robusta diambil jarak sekitar 2&#215;2 meter dengan kebutuhan bibit tanaman sebanyak 2500 biji. Sementara, dari hasil perawatan menggunakan pupuk kandang, ternyata setiap pohon menghasilkan 5 kg kopi glondongan atau kopi belum dikupas. Dan, selama setahun perpohonnya menghasilkan 12 ton kopi glondongan.</p>



<p>&#8220;Harga kopi glondongan sebelumnya Rp 6 sampai 7 ribu. Saat ini, naik menjadi Rp 8 sampai 10 ribu. Maka, kalau dihitung dengan mengkalikan, maka perolehan pendapatan dari kopi sebesar Rp 100 sampai 125 juta. Jelas, di sini sebenarnya petani kopi secara umum mendapatkan untung karena harga kopi naik,&#8221; paparnya.&nbsp;<strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190012</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gelar Pertemuan dengan Pelaku Ekraf Kopi Bondowoso, Menparekraf Dorong Kopi Khas Miliki Nilai Tambah dan Dikenal Dunia</title>
		<link>https://memontum.com/gelar-pertemuan-dengan-pelaku-ekraf-kopi-bondowoso-menparekraf-dorong-kopi-khas-miliki-nilai-tambah-dan-dikenal-dunia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Jan 2023 09:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Ekraf]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[kopi]]></category>
		<category><![CDATA[Menparekraf]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=181531</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, mendorong kopi khas Kabupaten Bondowoso, untuk memiliki nilai tambah agar semakin dikenal di pasar dunia. Hal itu disampaikan Menparekraf Sandiaga Uno, saat menggelar Pertemuan Pelaku Ekraf Pengusaha Kopi di salah satu tempat di Bondowoso, Minggu (15/01/2023) tadi. Menurutnya, ada beberapa aspek agar komoditas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Bondowoso</strong> &#8211; Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, mendorong kopi khas Kabupaten Bondowoso, untuk memiliki nilai tambah agar semakin dikenal di pasar dunia. Hal itu disampaikan Menparekraf Sandiaga Uno, saat menggelar Pertemuan Pelaku Ekraf Pengusaha Kopi di salah satu tempat di Bondowoso, Minggu (15/01/2023) tadi.</p>



<p>Menurutnya, ada beberapa aspek agar komoditas kopi Bondowoso yang sudah diekspor, memiliki nilai tambah. &#8220;Yang pertama, aspek kopi dari hulu harus terdigitalisasi. Artinya, harus menggunakan aplikasi, sehingga para milenial ini tertarik pada aspek sustainability atau keberlanjutan lingkungan. Berarti pertanian dan perkebunan kopi ke depan, harus mengedepankan aspek-aspek keberlanjutan seperti menggunakan pupuk organik dan lainnya,” kata Sandiaga Uno.</p>



<p>Kemudian, kata Sandiaga, teknik dan cara roasting harus lebih diperhatikan. Kemudian ketiga, aspek kesehatan. Terbukti, kopi sangat baik bagi kesehatan jika dikonsumsi secara tepat dan terukur.</p>



<p>“Oleh karena itu, tiga pilar utama yang akan kita lakukan saat pendampingan, inkubasi bersama Pemkab Bondowoso. Kita harapkan, milenial ini siap siaga menerima estafet dari para petani. Komoditas kopi memiliki nilai tambah untuk membuka lapangan kerja seluas-luasnya,” ujarnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>Kemudian, tambahnya, ada ide untuk Kopi Bondowoso agar semakin terkenal yaitu dari branding dan pemasaran. Terlebih, Bondowoso adalah salah satu penghasil kopi berkualitas tinggi di Tanah Air. Perkebunan kopi seluas sekitar 11 ribu hektare itu terletak di lereng Pegunungan Ijen dan Gunung Raung.</p>



<p>“Karena sebelumnya sudah (ekspor) adalah Kopi Argopuro dan Kopi Java Ijen Raung, brand itu nanti bisa ditambah Produce by Bondowoso, karena media sosialnya sudah ada, ini menjadi kesepakatan pelaku kopi di sini untuk peningkatan promosi,” ujarnya.</p>



<p>Kopi di Indonesia, papar Sandiaga Uno, termasuk jajaran kopi terbaik di dunia. Dan tercatat, jumlah ekspor kopi Indonesia menduduki peringkat nomor 4 di dunia karena produksinya sekitar 600 kg hingga 700 kg per hektare. Padahal potensi produksi kopi di Indonesia bisa mencapai 1,5 atau bahkan bisa tembus 3 ton per hektare.</p>



<p>“Ini butuh kreativitas inovasi yang terinspirasi dari penikmat kopi, barista, hingga para milenial sebagai lini terdepan,” kata Sandiaga.</p>



<p>Turut hadir mendampingi Menparekraf Sandiaga dalam kesempatan tersebut, Direktur Wisata Pertemuan, Insentif, Konvensi dan Pameran Kemenparekraf, Masruroh. <strong>(kom/par/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">181531</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Usung Konsep Vintage dan Semi Industrial, Kopiria Khas Samarinda Hadir di Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/usung-konsep-vintage-dan-semi-industrial-kopiria-khas-samarinda-hadir-di-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Dec 2022 13:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Cafe]]></category>
		<category><![CDATA[Kedai Kopi]]></category>
		<category><![CDATA[kopi]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=180690</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Maraknya gerai kopi di Kota Malang, tidak mematahkan semangat owner Kopiria, untuk terus berkembang. Buktinya, meski kini sudah memiliki puluhan outlet yang tersebar di Kalimantan Timur dan Jawa Timur, namun Kota Malang tetap dijadikan salah satu pangsa pasarnya. Untuk di Kota Malang sendiri, Kopiria berlokasikan di Jalan Panglima Sudirman No 17, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Maraknya gerai kopi di Kota Malang, tidak mematahkan semangat owner Kopiria, untuk terus berkembang. Buktinya, meski kini sudah memiliki puluhan outlet yang tersebar di Kalimantan Timur dan Jawa Timur, namun Kota Malang tetap dijadikan salah satu pangsa pasarnya.</p>



<p>Untuk di Kota Malang sendiri, Kopiria berlokasikan di Jalan Panglima Sudirman No 17, Kesatrian, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Dengan mengusung konsep vintage dan semi industrial, Kopiria disuguhkan kepada konsumennya.</p>



<p>“Kalau dari Kopiria sendiri, ini cabang yang ke 32. Yang mana, 30 outlet diantaranya ada di Kalimantan, tepatnya di Samarinda. Kalau di Jawa Timur, ini cabang yang ke 2. Dimana sebelumnya, pertama ada di Blitar,” kata salah satu Owner Kopiria Cabang Malang, Ayuni Andriana, saat melakukan konferensi pers dengan media, Rabu (28/12/2022) sore.</p>



<p>Dikatakannya, jika tempat dari Kopiria sendiri terbagi menjadi 4 bagian. Yakni bagian depan, teras, dalam dan samping. Tentunya, di masing-masing bagian memiliki konsep yang berbeda. Seperti halnya, di outdoor mengusung konsep semi industrial, sedangkan indoor mengusung konsep vintage.</p>



<p>“Kebetulan kalau yang di sini, kita dapat tempat yang memang vintage banget. Jadi, itu saya pertahankan. Yang indoor ini vintage, yang outdoor itu semi modern, seperti industrial gitu,” ujarnya.</p>



<p>Kemudian, tambahnya, yang menjadi ciri khas dari Kopiria sendiri, yakni makanan dan minuman yang disajikan. Sebab, masih mendapat sentuhan khas dari Samarinda. Seperti, singkong goreng yang disandingkan dengan sambal bawang dan menu makanan berat yaitu nasi bakar cakalang.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>“Kopiria inikan asal Samarinda. Kalau dari makanannya, kita ada singkong goreng yang dipadukan denga sambal bawang. Jadi, itukan saya rasa jarang di Malang. Terus kalau makanan beratnya, kita ada nasi bakar cakalang dan itu pedas banget. Tetapi, sejauh ini banyak yang suka,” jelasnya.</p>



<p>Sedangkan untuk minuman kopi yang disajikan, urainya, juga memiliki ciri khas yang berbeda. Yakni, dari segi penggunaan bahan racikan dan cara olahan, seperti kopi yang digunakan dilakukan pendinginan hingga 8 jam.</p>



<p>“Kalau bedanya dari gula arennya. Dari olahan kopinya juga beda. Kita pakai coldbrew, yang dimana pengolahan kopinya kita dinginkan di suhu es sampai 8 jam. Baru disajikan sama aren,” ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan, terkait dengan harga minuman dan makanan yang diperjualbelikan, yakni mulai Rp 10 ribu hingga Rp 20 ribu. Tentu, itu sangat relatif murah dan standart di kalangan anak muda.</p>



<p>“Dari harganya relatif murah. Makanan berat mulai dari Rp 18 ribu hingga 20 ribu. Kalau minuman, mulai Rp 10 ribu. Untuk rasa ciri khas, saya menyarankan agar pengunjung coba saja datang langsung, biar bisa menilai sendiri. Karena dari segi rasa dan harga, menu kami bisa diadu,” tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Marcomm Kopiria, Amie, menyampaikan jika Kopiria memiliki filosofi tersendiri. Yakni, ketika para customer yang datang memiliki masalah hingga merasa penat, kemudian menyedu Kopiria, diharapkan bisa mengembalikan mood dan harinya kembali ceria.</p>



<p>Sebagai informasi, Kopiria nantinya akan dilaunching pada tanggal 31 Desember 2022, mendatang. Tepat di perayaan malam pergantian tahun 2023. Untuk jam operasional Kopiria, yakni mulai dari pukul 10.00 WIB hingga 24.00 WIB. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">180690</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Maksimalkan Potensi Kopi Lumajang, Mahameru Coffe Story Jadi Jembatan Kolaborasi Pemkab dan UMKM Pegiat Kopi</title>
		<link>https://memontum.com/maksimalkan-potensi-kopi-lumajang-mahameru-coffe-story-jadi-jembatan-kolaborasi-pemkab-dan-umkm-pegiat-kopi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Dec 2022 05:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[coffe story]]></category>
		<category><![CDATA[kopi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=180147</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang berkolaborasi dengan sejumlah pegiat Kopi di Kabupaten Lumajang, menyelenggarakan Mahameru Coffe Story. Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari itu, dilaksanakan di Alun-alun Barat Lumajang, mulai Sabtu (17/12/2022) hingga Minggu (18/12/2022) tadi. Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, yang hadir dalam kesempatan itu mengajak seluruh pegiat Kopi di Kabupaten Lumajang, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang berkolaborasi dengan sejumlah pegiat Kopi di Kabupaten Lumajang, menyelenggarakan Mahameru Coffe Story. Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari itu, dilaksanakan di Alun-alun Barat Lumajang, mulai Sabtu (17/12/2022) hingga Minggu (18/12/2022) tadi.</p>



<p>Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, yang hadir dalam kesempatan itu mengajak seluruh pegiat Kopi di Kabupaten Lumajang, untuk terus membangun semangat dalam memperkenalkan potensi Kopi Lumajang ke luar daerah. Salah satunya, melalui kegiatan festival Kopi atau bahkan event lainnya.</p>



<p>&#8220;Kopi itu sudah komoditas dunia. Semua mengenal kopi dan saya berkeinginan untuk semua, ayo kita bangun secara keberlanjutan dari teman-teman pegiat kopi,&#8221; terang Cak Thoriq-sapaan Bupati Lumajang.</p>



<p>Baca Juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>Cak Thoriq dalam kesempatan itu menyampaikan, agar dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah, para pegiat kopi juga turut berpartisipasi. &#8220;Siapkan even selama setahun ke depan. Jadi, tahun depan konsep even harus jelas. Semua UMKM pegiat kopi harus jadi bagian dari event itu,&#8221; terangnya.</p>



<p>Ditambahkannya, sebagai salah satu daerah penghasil kopi berkualitas di Indonesia, sudah seharusnya Lumajang bisa menyuguhkan seduhan kopi yang memiliki cita rasa khas. Untuk itu, Cak Thoriq berharap para pegiat kopi bisa saling mendukung baik antar pegiat kopi ataupun menjadi supporting system pemerintah daerah dalam menjadikan kopi sebagai komoditas andalan Kabupaten Lumajang.</p>



<p>&#8220;Semua komoditas bisa menjadi supporting system semua event pemerintah. Semua potensi, termasuk kopi, harus kita optimalkan potensinya agar menjadi sebagai jati diri kita,&#8221; paparnya. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">180147</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sarasehan Ngopi E Jombang Tingkatkan Produktivitas Perkopian di Kabupaten Jombang</title>
		<link>https://memontum.com/sarasehan-ngopi-e-jombang-tingkatkan-produktivitas-perkopian-di-kabupaten-jombang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Dec 2022 05:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten jombang]]></category>
		<category><![CDATA[kopi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=179426</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Jombang, menyelenggarakan sarasehan bertajuk &#8216;Ngopi E Jombang&#8217; (Ngobrol Kopi Excelsa Jombang) dan Gebyar Expo Kopi Jombang. Kegiatan tersebut, digelar di salah satu hotel di kawasan Kabupaten Jombang dan dihadiri langsung oleh Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Jombang, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Jombang, menyelenggarakan sarasehan bertajuk &#8216;Ngopi E Jombang&#8217; (Ngobrol Kopi Excelsa Jombang) dan Gebyar Expo Kopi Jombang. Kegiatan tersebut, digelar di salah satu hotel di kawasan Kabupaten Jombang dan dihadiri langsung oleh Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Jombang, Hari Oetomo, Kepala OPD, Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Jombang dan nara sumber dari Puslitkoka Jember, Minggu (04/12/2022) tadi.</p>



<p>Pelaksanaan sendiri, diikuti oleh peserta dari IKM penggiat kopi, anggota Asosiasi Kopi Wonosalam, pemilik kedai kopi, warung kopi, petani kopi, pengurus Koperasi Kopi Wonosalam dan penyuluh pertanian. Melalui event ini, diharapkan bisa meningkatkan produktivitas perkopian di Kabupaten Jombang.</p>



<p>Pasca panen kopi, khususnya kopi jenis Excelsa, diharapkan terjadi diskusi antar penggiat kopi guna mendapatkan suatu informasi dan ide serta inspirasi yang terbaru serta mempromosikan Kopi Wonosalam.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab, yang baru saja mengikuti Temu Bisnis atau Misi Dagang bersama rombongan Gubernur Jawa Timur di Kairo &#8211; Mesir, menyambut positif kegiatan sarasehan dengan tema Ngopi E Jombang dan Gebyar Expo Kopi Jombang.</p>



<p>&#8220;Saat ini, Mesir telah import kopi dan teh dari Indonesia, khususnya Jawa Timur. Tanggal 26 Oktober lalu telah dikirim 200 ton kopi communal branding dari tiga daerah yaitu Madiun, Jombang, Bondowoso, termasuk Jember. Di Mesir sendiri, sudah ada ahli kopi untuk menentukan kopi premium dan biasa,&#8221; terang Bupati Jombang.</p>



<p>Ditambahkannya, harus ada langkah nyata untuk mengembangkan kopi ini secara baik. Sebab, ini merupakan sebuah tantangan bagi Pemerintah Kabupaten Jombang bersama masyarakat petani, untuk meningkatkan komoditi kopi yang berkualitas. Semua Dinas dan pegiat kopi juga harus berkolaborasi mulai dari pembibitan hingga pemasaran kopi.</p>



<p>Bupati Jombang juga meminta agar potensi yang dimiliki Kabupaten Jombang, yakni Perkebunan Panglungan Wonosalam, dapat memanfaatkan peluang. Serta, melaksanakan secara kolaborasi dengan baik.</p>



<p>Kadis Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Jombang, Hari Oetomo, menyampaikan bahwa kegiatan Ngopi E Jombang dan Gebyar Expo Kopi Jombang, ini diharapkan mampu mengenalkan Kopi Excelsa Jombang ke masyarakat luas. &#8220;Sarasehan ini adalah pertemuan yang diselenggarakan untuk mendengarkan pendapat dan informasi dari para ahli mengenai peningkatan kualitas pasca panen kopi khususnya kopi Jenis Excelsa,&#8221; jelasnya, Senin (05/12/2022) tadi.</p>



<p>Dirinya juga menjelaskan, bahwa pihaknya juga telah beberapa kali memberikan fasilitasi dalam hal bantuan alat maupun promosi bagi IKM Kopi Wonosalam. &#8220;Yakni berupa pelatihan dan bantuan alat roasting kopi senilai Rp 120 juta dan Huler Kopi senilai Rp 30 juta di tahun anggaran 2022 serta promosi ditingkat lokal berupa Expo Kopi tahun anggaran 2019 dan 2020, di tingkat regional berupa Festival Kopi Jawa Timur di tahun 2019 dan 2021 maupun di tingkat nasional berupa Festival Kopi Nusantara di Jakarta pada tahun 2019,&#8221; ujarnya.<strong> (azl/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">179426</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
