<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Kreatif dan Inovatif &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kreatif-dan-inovatif/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Jan 2023 08:29:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Kreatif dan Inovatif &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Berkah Imlek 2023, Pengrajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Pesanan hingga Itali</title>
		<link>https://memontum.com/berkah-imlek-2023-pengrajin-lampion-di-kota-malang-kebanjiran-pesanan-hingga-itali</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Jan 2023 05:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Imlek]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kreatif dan Inovatif]]></category>
		<category><![CDATA[kreatif masyarakat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=181601</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menjelang Hari Raya Imlek, pengrajin lampion di Jalan Gang Juanda RT08 RW01, Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, kebanjiran pesanan. Tidak tanggung-tanggung, di tahun ini pesanan yang diterima meningkat hampir 80 persen. Pemilik usaha lampion, Ahmad Syamsudin, menyampaikan jika pesanan tersebut telah diterimanya sejak dua bulan yang lalu. Untuk produksi lampion [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menjelang Hari Raya Imlek, pengrajin lampion di Jalan Gang Juanda RT08 RW01, Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, kebanjiran pesanan. Tidak tanggung-tanggung, di tahun ini pesanan yang diterima meningkat hampir 80 persen.</p>



<p>Pemilik usaha lampion, Ahmad Syamsudin, menyampaikan jika pesanan tersebut telah diterimanya sejak dua bulan yang lalu. Untuk produksi lampion perhari sendiri, dirinya biasa menyelesaikan 15 hingga 20 biji lampion.</p>



<p>“Mulai dua bulan kemarin banyak pesanan yang masuk. Jumlahnya, hampir mencapai 5 ribu biji. Bahkan, sampai 30 Januari 2023 ini, pesanan sudah full bocked. Sementara untuk penyelesaian pemesanan, satu biji lampion bisa selesai sampai satu jam. Sehingga, untuk perharinya pembuatan bisa antara 15 sampai 20 biji lampion,” ujar Ahmad, saat dikonfirmasi Selasa (17/01/2022) tadi.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Dikatakan Ahmad, jika momen Imlek seperti ini, menjadi masa panen baginya untuk meraih keuntungan besar. Tentu saja, dengan meningkatnya pesanan tersebut dirinya sangat bersyukur. Apalagi, setelah dua tahun merasakan pandemi Covid-19.</p>



<p>“Alhamdulillah, ini mengalami peningkatan. Omzetnya juga alhamdulillah, yang penting tetap disyukuri saja,” katanya.</p>



<p>Dijelaskannya, untuk jenis lampion yang diterima, sangat beragam dan bervariasi. Namun, kebanyakan untuk di tahun ini yakni berbentuk kelinci. Sebab, imlek tahun ini disebut sebagai tahun Kelinci Air.</p>



<p>“Yang paling ramai pemesanan lampion bentuk kelinci. Biasanya, itu tergantung dari shio perayaan tahun ini. Kemudian, ada bentuk bola dan bentuk lampion kapsul,” paparnya.</p>



<p>Untuk harga lampion, ujar Ahmad, juga sangat beragam. Yakni, mulai dari Rp 25 ribu hingga jutaan per lampion. Tentunya, itu juga menyesuaikan bentuk dan ukuran dari pesanan lampion yang diinginkan. Kemudian, untuk pemasaran produksi lampionnya sendiri sudah banyak dikirimkan ke berbagai daerah di Indonesia bahkan luar negeri.</p>



<p>“Untuk pemesanan pengiriman, juga merata. Seperti ke luar kota hingga ke luar negeri. Bahkan, kemarin ke Italia hampir 2500 lampion. Kemudian ada juga permintaan dari Jakarta, hampir 1.500 an,” lanjutnya.</p>



<p>Berkah Imlek sendiri, papar Ahmad, pastinya bukan milik dirinya seorang. Karena, untuk bisa merampungkan sejumlah pemesanan, dirinya melibatkan tetangga rumah. Bahkan, sedikitnya hingga empat orang, yang harus dilibatkan untuk merampungkan sejumlah pemesanan. Karenanya, dirinya pun berharap berkah ini akan kembali diperolehnya di tahun depan.</p>



<p>&#8220;Kalau tahun kemarin, itukan Covid-19. Jadi, tidak ada aktifitas sama sekali. Alhamdulillah di tahun ini, semoga trennya nanti bisa terus meningkat hingga ke tahun-tahun berikutnya” imbuh Ahmad. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">181601</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rangsang ASN Berinovasi dan Kreatif, Bappeda Situbondo Gelar Bimtek IGA</title>
		<link>https://memontum.com/rangsang-asn-berinovasi-dan-kreatif-bappeda-situbondo-gelar-bimtek-iga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Jun 2022 13:39:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[ASN]]></category>
		<category><![CDATA[Bappeda]]></category>
		<category><![CDATA[Bappeda Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bimtek]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Kreatif dan Inovatif]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=170906</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Pemerintah Daerah Situbondo melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Sosialisasi dan Bimtek Teknis Simulasi Aplikasi Innovation Goverment Award (IGA) 2022 di Aula Graha Wiyata Praja Pemkab Situbondo, Kamis (16/06/2022) tadi. Pelaksanaan yang melibatkan 103 peserta dari perangkat daerah dan koordinator wilayah itu, dimaksudkan agar peserta paham pemanfaatan teknologi berbasis digital sampai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Pemerintah Daerah Situbondo melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Sosialisasi dan Bimtek Teknis Simulasi Aplikasi Innovation Goverment Award (IGA) 2022 di Aula Graha Wiyata Praja Pemkab Situbondo, Kamis (16/06/2022) tadi. Pelaksanaan yang melibatkan 103 peserta dari perangkat daerah dan koordinator wilayah itu, dimaksudkan agar peserta paham pemanfaatan teknologi berbasis digital sampai ke tingkat desa.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Kepala Bappeda Situbondo, Sugiono, mengatakan bahwa dasar pelaksanaan diadakannya Bimtek adalah mengacu pada peraturan Mendagri 104 tahun 2018 tentang penilaian DID. Adapun sasaran pelaksanaan, yakni merangsang ASN dan perangkat daerah dalam menghasilkan inovasi secara berkelanjutan. Disamping, menciptakan gairah untuk berkompetisi bagi perangkat daerah secara kreatif dan inovatif serta mendorong terciptanya penerapan good goverment.</p>



<p>&#8220;Kami harap, seluruh peserta bisa mengikuti kegiatan ini hingga akhir. Sehingga, ide-ide kreatif dan inovatif dalam peningkatan kinerja, bisa muncul dan terjadi,&#8221; ujarnya. <strong>(her/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">170906</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mengintip Resep Nasi Kuning ala Ibu Rumah Tangga di Trenggalek</title>
		<link>https://memontum.com/mengintip-resep-nasi-kuning-ala-ibu-rumah-tangga-di-trenggalek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 May 2022 05:56:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Kreatif dan Inovatif]]></category>
		<category><![CDATA[kreatif masyarakat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=169561</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Siapa yang tak kenal nasi kuning. Nasi kuning merupakan salah satu makanan khas Indonesia, yang berbahan dasar selain dari beras yang dimasak, juga ada kunyit serta santan dan rempah-rempah. Tambahan bumbu-bumbu dan santan inilah, yang membuat nasi kuning memiliki rasa yang lebih gurih ketimbang nasi putih. Memontum.com yang berkesempatan mengintip proses pembuatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Siapa yang tak kenal nasi kuning. Nasi kuning merupakan salah satu makanan khas Indonesia, yang berbahan dasar selain dari beras yang dimasak, juga ada kunyit serta santan dan rempah-rempah. Tambahan bumbu-bumbu dan santan inilah, yang membuat nasi kuning memiliki rasa yang lebih gurih ketimbang nasi putih.</p>



<p>Memontum.com yang berkesempatan mengintip proses pembuatan nasi kuning di dapur milik Siska (37) warga Kelurahan Kelutan, Kabupaten Trenggalek, pun mencoba mengetahui lebih dalam. &#8220;Kalau nasi kuning, itu hampir sama dengan nasi gurih lain. Hanya saja, untuk pewarnanya adalah memakai kunyit. Jadi, untuk bahan-bahannya ada beras, santan, daun jeruk, daun salam, daun pandan, serai, kunyit, jahe, garam dan penyedap rasa,&#8221; kata Siska saat dikonfirmasi, Selasa (24/05/2022) siang.</p>



<p>Untuk proses pembuatannya, pertama-tama beras dicuci sampai bersih. Sebelumnya, siapkan santan dan masukkan semua rempah-rempah atau bahan yang sudah disebutkan di atas.</p>



<p>Tunggu santan sampai mendidih, kemudian masukkan beras yang sudah dicuci bersih. Dan masak sampai air menyusut.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Selanjutnya, nasi dalam bentuk karon (setengah matang) ini dikukus sekitar 40 sampai 45 menit. Atau, sampai nasi matang sempurna,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Umumnya, ada beberapa sayur dan lauk pendamping nasi kuning ini. Diantaranya orek tahu atau tempe, mie atau bihun, serundeng, ayam goreng, perkedel kentang hingga telur dadar atau telur balado.</p>



<p>Nasi kuning ini adalah salah satu hidangan yang terkenal akan cita rasa yang lezat dan juga isian yang lengkap. &#8220;Karena rasanya yang enak dan cocok di lidah semua orang, nasi kuning ini bisa menjadi pilihan menu untuk sarapan maupun makan siang,&#8221; ucap Siska.</p>



<p>Ibu dua anak ini juga mengaku, sering menerima pesanan nasi kuning baik berupa tumpengan atau box. Untuk harga yang dibandrol pun, cukup ramah di kantong.</p>



<p>Nasi kuning berbentuk tumpeng lengkap dengan sayur, lauk dan lalapan dibandrol dengan harga mulai dari Rp 200 ribu hingga 300 ribu. Sedangkan nasi kuning dalam box, dipasarkan seharga Rp 20 ribu hingga 30 ribu.</p>



<p>&#8220;Harga itu tergantung jenis lauk dan sayurnya. Kita sesuaikan saja harganya dengan permintaan pembeli. Jadi, pembeli mau request sayur atau lauk apa, akan kita layani,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Siska menambahkan, keahlian memasaknya ini diturunkan oleh ibunya. Sebelumnya, sang ibu juga memiliki bisnis catering dengan banyak pelanggan.</p>



<p>Namun, mengingat pandemi Covid-19 yang terjadi beberapa tahun terakhir, membuat usahanya itu tutup untuk sementara waktu. &#8220;Karena sekarang saya tinggal bersama suami, saya memilih mengembangkan usaha itu. Hitung-hitung bisa buat nambah penghasilan di samping jadi ibu rumah tangga,&#8221; papar Siska.</p>



<p>Atas kerja kerasnya, saat ini wanita berhijab ini sudah memiliki pelanggan setia. Nasi kuning buatannya itu, banyak dicari untuk melengkapi berbagai acara. Salah satunya acara ulang tahun ataupun selamatan.<strong> (mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">169561</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wakil Bupati Malang Berharap RPU Puncak Kesatriyan 388 Semakin Kreatif dan Inovativ</title>
		<link>https://memontum.com/wakil-bupati-malang-berharap-rpu-puncak-kesatriyan-388-semakin-kreatif-dan-inovativ</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Feb 2022 05:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Kreatif dan Inovatif]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Bupati Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=163076</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Sebagai bagian dari Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), semoga Radio Pancar Ulang (RPU) Puncak Kesatriyan 388 semakin kreatif dan inovatif. Harapan tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Malang, H Didik Gatot Subroto, ketika menghadiri acara Bakti Sosial Santunan Yatim Piatu dalam rangka HUT ke 8 RPU Puncak Kesatriyan 388 pada Minggu (06/02/2022) pagi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Sebagai bagian dari Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), semoga Radio Pancar Ulang (RPU) Puncak Kesatriyan 388 semakin kreatif dan inovatif. Harapan tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Malang, H Didik Gatot Subroto, ketika menghadiri acara Bakti Sosial Santunan Yatim Piatu dalam rangka HUT ke 8 RPU Puncak Kesatriyan 388 pada Minggu (06/02/2022) pagi di Rest Area Lumba-Lumba, Desa Talok, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.</p>



<p>Acara tersebut juga dihadiri oleh anggota DPRD Kabupaten Malang, Dra Hj Tutik Yunarni, Pembina Yayasan Raden Bagus selaku tuan rumah, H Sucipto, Muspika Turen, serta pengurus dan anggota RPU Puncak Kesatriyan 388.</p>



<p>Mengawali sambutannya, Wabup Didik Gatot Subroto menyampaikan selamat ulang tahun kepada RPU Puncak Kesatriyan 388. &#8220;Semoga di usia ke 8 tahun ini, semua yang tergabung RPU Puncak Kesatriyan 388 diberikan nikmat sehat, kekuatan dan semangat dalam rangka terus mengabdikan diri untuk kepentingan sosial utamanya bagi masyarakat di Kabupaten Malang,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Terkait kegiatan bakti sosial ini, Wakil Bupati Malang juga&nbsp; menilai bahwa berbagi untuk sesama merupakan suatu kewajiban karena hal tersebut sesuai dengan perintah Allah SWT yang tertulis di Al Qur&#8217;an. Maka dengan memberikan perlindungan dan menyalurkan sebagian harta untuk anak-anak yatim piatu, diharapkan Allah SWT akan melipatgandakan rezeki dan memberikan kebarokahan.</p>



<p>Lebih lanjut Wakil Bupati Malang juga memberikan apresiasi kepada RPU Puncak Kesatriyan 388 yang selalu menyelenggarakan kegiatan-kegiatan positif. Satu diantaranya adalah ikut berkontribusi membantu pemerintah untuk menyebarluaskan informasi kepada khalayak banyak.</p>



<p>Seperti pada saat terjadinya bencana, maka RPU Puncak Kesatriyan 388 memberikan informasi pada masyarakat dan menindaklanjutinya melalui kegiatan-kegiatan riil seperti bakti sosial dan penyaluran bantuan kemanusiaan.</p>



<p>&#8220;RPU Puncak Kesatriyan 388 harus lebih energik dan inovatif. Ke depannya tidak hanya untuk menjalin silaturahmi dan kepentingan sosial saja, tetapi harus bisa mandiri. Kemandirian RPU Puncak Kesatriyan 388 tergantung pada kreatifitas anggotanya,&#8221; ucap Wakil Bupati Malang.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Meskipun saat ini komunikasi sudah didominasi oleh smartphone, sambung Wakil Bupati Malang, media RPU ini juga dapat dipergunakan untuk sarana promosi usaha dan UKM masyarakat. Sehingga apabila dapat dimanfaatkan dengan maksimal, dapat mendatangkan penghasilan tambahan bagi penggunanya.</p>



<p>Selain itu media ini juga dapat digunakan untuk kepentingan sosial lainnya seperti membantu Babinsa dalam menjaga keamanan di lingkungan sekitar. Sehingga disaat ada informasi-informasi tertentu bisa tersampaikan lintas daerah. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Malang menyambut baik kegiatan RPU Puncak Kesatriyan 388 ini dan diharapkan nantinya dapat menjalin kerja sama dengan Dinas Kominfo Kabupaten Malang.</p>



<p>Terakhir, H Didik Gatot Subroto menyampaikan bahwa di Indonesia telah terjadi ledakan luar biasa dari varian baru Covid-19, Omicron. Sementara itu di Kabupaten Malang dalam satu minggu terakhir ini, terjadi kenaikan hampir 150 kasus dan per hari ini mencapai hampir 370 kasus.</p>



<p>&#8220;Untuk itu tetap jaga kesehatan dan terapkan protokol kesehatan. RPU Puncak Kesatriyan 388 dapat ikut berperan membantu menyebarkan update informasi kasus Covid-19 lintas daerah. Maka edukasi-edukasi ini harus dilakukan dengan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Malang,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Acara bakti sosial dalam rangka HUT ke 8 RPU Puncak Kesatriyan 388 ini dibuka dengan pemberian santunan kepada anak yatim piatu secara bergantian oleh Wakil Bupati Malang, Pembina Yayasan Raden Bagus, serta Ketua RPU Puncak Kesatriyan 388.</p>



<p>Kemudian acara dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng tasyakuran HUT ke 8 RPU Puncak Kesatriyan 388. Ketua RPU Puncak Kesatriyan 388, Elly Sih Andreas menyampaikan bahwa RPU Puncak Kesatriyan 388 selama ini aktif pada kegiatan sosial dan keamanan, di mana anggotanya berasal tidak hanya dari Kabupaten Malang, tetapi juga dari Lumajang hingga Blitar. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">163076</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dispar Jember Berharap Pelaku Pariwisata Buat Terobosan Baru</title>
		<link>https://memontum.com/disparjember-berharap-pelaku-pariwisata-buat-terobosan-baru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Nov 2020 14:29:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dispar]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten jember]]></category>
		<category><![CDATA[Kreatif dan Inovatif]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=128370</guid>

					<description><![CDATA[Selain Harus Kreatif dan Inovatif Memontum Jember &#8211; Selama masih Covid 19, pelaku pariwisata atau pengelola destinasi wisata di Kabupaten Jember, diharapkan bisa lebih kreatif dan inovatif, dalam menggeliatkan sektor tersebut. Masalahnya, masa pandemi ini tidak dapat diprediksi, kapan bakal rampung atau tuntasnya. Sehingga, perlu terobosan baru yang harus dan perlu dilakukan pelaku usaha. Demikian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Selain Harus Kreatif dan Inovatif</strong></p>
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Selama masih Covid 19, pelaku pariwisata atau pengelola destinasi wisata di Kabupaten Jember, diharapkan bisa lebih kreatif dan inovatif, dalam menggeliatkan sektor tersebut.</p>
<p>Masalahnya, masa pandemi ini tidak dapat diprediksi, kapan bakal rampung atau tuntasnya. Sehingga, perlu terobosan baru yang harus dan perlu dilakukan pelaku usaha.</p>
<p>Demikian yang diharapkan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Jember, Arif Cahyono. Hal itu disampaikan, seiring tidak adanya kewenangan dinas, dalam mengatur atau melarang pelaku usaha, untuk menghentikan atau meneruskan sejumlah tempat wisata, untuk membuka atau tutup selama pandemi. Sebaliknya, hanya bersifat pembinaan dengan tetap mewanti-wanti penerapan protokol kesehatan secara bagus.</p>
<p>&#8220;Dinas Pariwisata tidak memiliki kewenangan melakukan pelarangan. Apalagi, sampai meminta pelaku wisata. Justru yang bisa dilakukan kini, adalah menghimbau agar mereka membuat terobosan-terobosan baru,&#8221; katanya.</p>
<p>Domain yang lebih maksimal, tambahnya, mendata dan melakukan pembinaan. Sekaligus, membantu promosi tempat-tempat wisata yang ada di Kabupaten Jember.</p>
<p>&#8220;Dinas Pariwisata sifatnya lebih kepada promosi atau mengenalkan tempat wisata kepada pengunjung atau masyarakat secara luas. Itupun, setelah kami mendapat tembusan surat ijin dari Dinas PTSP,&#8221; paparnya.</p>
<p>Diterangkan, sejumlah tempat wisata di Kabupaten Jember, sesuai data di Dinas Pariwisata yang memiliki Obyek Daya Tarik Wisata (OTDW) berjumlah sekitar 80. Sedangkan untuk hotel, berjumlah sekitar 55 dengan kapasitas kamar berjumlah sekitar 2000.</p>
<p>Sementara itu, selama masa pandemi Covid 19, pengelola pariwisata di Kecamatan Ambulu, Suto Wijaya (50), mengakui bahwa kondisi pariwisata tengah lesu. Seperti kunjungan wisatawan ke Teluk Love, pun terdampak dan sepi.</p>
<p>&#8220;Kondisi seperti sekarang, semua harus paham. Kita pun, harus melakukan inovasi dengan menawarkan menu-menu yang lebih variatif kepada pengunjung. Disamping, memberikan pemahaman kepada mitra kerja hingga karyawan,&#8221; katanya seraya sambil ikut sosialisasi kepada pengunjung dan menyediakan standart protokol kesehatan<strong>. (bud/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">128370</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
