<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Krisis Air Bersih &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/krisis-air-bersih/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 25 Mar 2023 14:21:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Krisis Air Bersih &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Hadiri Panen Raya di Jember, Moeldoko Sampaikan Ancaman Krisis Air untuk Petani</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-panen-raya-di-jember-moeldoko-sampaikan-ancaman-krisis-air-untuk-petani</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Mar 2023 12:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Staf Kepresidenan]]></category>
		<category><![CDATA[krisis air]]></category>
		<category><![CDATA[Krisis Air Bersih]]></category>
		<category><![CDATA[moeldoko]]></category>
		<category><![CDATA[Panen Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=185658</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko, menghadiri panen raya padi di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Jember, Jumat (24/03/2023) tadi. Dalam kesempatan tersebut, Moeldoko, mengimbau agar para petani selalu bersiap menghadapi situasi apapun, termasuk krisis air. &#8220;Kita ini menghadapi ancaman krisis air. Dunia juga akan menghadapinya dan untuk itu sumber air ditata dan kelola [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko, menghadiri panen raya padi di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Jember, Jumat (24/03/2023) tadi. Dalam kesempatan tersebut, Moeldoko, mengimbau agar para petani selalu bersiap menghadapi situasi apapun, termasuk krisis air.</p>



<p>&#8220;Kita ini menghadapi ancaman krisis air. Dunia juga akan menghadapinya dan untuk itu sumber air ditata dan kelola dengan baik. Para petani juga diharapkan tetap guyub rukun bersiap menghadapi krisis apapun,&#8221; kata Moeldoko.</p>



<p>Kepala Staf Kepresidenan yang juga merupakan Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), ini hadir pada acara panen di Kabupaten Jember untuk melihat langsung keberhasilan panen melalui teknologi intensifikasi pertanian. Mengacu pada pesan Presiden Jokowi, Moeldoko, mengatakan intensifikasi akan memotong masa tanam sekaligus meningkatkan hasil panen.</p>



<p>&#8220;Kesejahteraan petani akan membaik,” kata Moeldoko.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dua-agenda-penting-jadi-fokus-pembahasan-banmus-dprd-trenggalek">Dua Agenda Penting Jadi Fokus Pembahasan Banmus DPRD Trenggalek</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/berkah-ramadan-opak-gambir-maharis-kota-malang-kewalahan-layani-orderan-premium">Berkah Ramadan, Opak Gambir Maharis Kota Malang Kewalahan Layani Orderan Premium</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sumur-bor-hasil-tmmd-di-dusun-templek-kediri-akhirnya-keluarkan-air-bersih">Sumur Bor Hasil TMMD di Dusun Templek Kediri Akhirnya Keluarkan Air Bersih</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-mudik-lebaran-mas-dhito-minta-dpupr-gerak-cepat-penanganan-jalan-berlubang">Jelang Mudik Lebaran, Mas Dhito Minta DPUPR Gerak Cepat Penanganan Jalan Berlubang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hari-kedua-pencarian-jenazah-bocah-hanyut-di-sungai-kasin-berhasil-ditemukan">Hari Kedua Pencarian, Jenazah Bocah Hanyut di Sungai Kasin Berhasil Ditemukan</a></li>
</ul>


<p>Sejak setahun terakhir, ladang pertanian seluas 500 hektare di Desa Lojejer ditanami bibit padi super M70D. Masyarakat desa pun telah membuktikan hasil panen bibit M70D mencapai 9 ton per hektar. Angka ini, jauh di atas rata-rata hasil panen padi di Indonesia yang menghasilkan 5,7 ton per hektar.</p>



<p>Tidak hanya itu, menurut Sugeng Widodo, Direktur M-Tani yang menghasilkan bibit M70D, bahwa bibit ini juga sudah bisa dipanen di usia 75 hari. Padahal usia padi rata-rata di Indonesia masih diatas 90 hari.</p>



<p>Sementara itu, Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jember, Arief Tjahyono, mengatakan bahwa Kabupaten Jember merupakan wilayah dengan hamparan lahan pertanian terluas nomor 3 di Indonesia dengan total 86.000 hektar. Namun, produktivitas pertanian di Kabupaten Jember, masih kalah jika dibandingkan Kabupaten Ngawi, yang sama-sama ada di Jawa Timur. Padahal, luasan lahan di Kabupaten Ngawi tidak sebesar di Kabupsten Jember.</p>



<p>&#8220;Pelan-pelan beralih pakai pupuk organik. Nanti tanahnya akan gembur seperti yang ada di Ngawi. Jadi, jangan hanya mengandalkan pupuk anorganik,&#8221; pesan Moeldoko. <strong>(hms/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">185658</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kekeringan di Situbondo Meluas, 1772 KK di Delapan Dusun Krisis Air Bersih</title>
		<link>https://memontum.com/kekeringan-di-situbondo-meluas-1772-kk-di-delapan-dusun-krisis-air-bersih</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Sep 2022 11:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Air Bersih]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[kekeringan]]></category>
		<category><![CDATA[krisis air]]></category>
		<category><![CDATA[Krisis Air Bersih]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=175992</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Krisis air bersih akibat musim kemarau di Kabupaten Situbondo, semakin meluas. Tercatat, ada sebanyak sekitar 1772 kepala keluarga (KK) dari delapan dusun, pada empat desa di empat kecamatan, mulai mengalami krisis air bersih dalam sebulan terakhir. Kepala BPBD Kabupaten Situbondo, Zainul Arifin, membenarkan jika hingga kini tercatat sebanyak 1772 KK di delapan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Krisis air bersih akibat musim kemarau di Kabupaten Situbondo, semakin meluas. Tercatat, ada sebanyak sekitar 1772 kepala keluarga (KK) dari delapan dusun, pada empat desa di empat kecamatan, mulai mengalami krisis air bersih dalam sebulan terakhir.</p>



<p>Kepala BPBD Kabupaten Situbondo, Zainul Arifin, membenarkan jika hingga kini tercatat sebanyak 1772 KK di delapan di Kabupaten Situbondo, dilanda krisis air bersih. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, pihak BPBD Situbondo, setiap harinya harus mendistribusikan air bersih ke sejumlah dusun terdampak kekeringan tersebut. “Secara bergantian, kami mengirim air bersih ke sejumlah dusun yang terdampak kekeringan,” ujar Zainul Arifin, Jumat (30/09/2022) tadi.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dua-agenda-penting-jadi-fokus-pembahasan-banmus-dprd-trenggalek">Dua Agenda Penting Jadi Fokus Pembahasan Banmus DPRD Trenggalek</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/berkah-ramadan-opak-gambir-maharis-kota-malang-kewalahan-layani-orderan-premium">Berkah Ramadan, Opak Gambir Maharis Kota Malang Kewalahan Layani Orderan Premium</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sumur-bor-hasil-tmmd-di-dusun-templek-kediri-akhirnya-keluarkan-air-bersih">Sumur Bor Hasil TMMD di Dusun Templek Kediri Akhirnya Keluarkan Air Bersih</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-mudik-lebaran-mas-dhito-minta-dpupr-gerak-cepat-penanganan-jalan-berlubang">Jelang Mudik Lebaran, Mas Dhito Minta DPUPR Gerak Cepat Penanganan Jalan Berlubang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hari-kedua-pencarian-jenazah-bocah-hanyut-di-sungai-kasin-berhasil-ditemukan">Hari Kedua Pencarian, Jenazah Bocah Hanyut di Sungai Kasin Berhasil Ditemukan</a></li>
</ul>


<p>Berdasarkan data BPBD Kabupaten Situbondo, terdampak kekeringan musim kemarau tahun 2022 ini di antaranya adalah Dusun Tengah, Dusun Jambaran Barat dan Timur, di Desa Plalangan, Kecamatan Sumbermalang, Dusun Jerukan, Desa Selomukti,&nbsp; Kecamatan Mlandingan, Situbondo. Selain itu, Dusun Sokaan Barat, Dusun Sokaan Timur, Desa Gunung Putri, Kecamatan Suboh, serta Dusun Bendusa, Dusun Polay (Taman) Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa, Situbondo. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">175992</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wilayah Kota Malang Krisis Air Bersih hingga Jadi Sorotan Dewan, Ini Alasan Dirut Perumda Tugu Tirta</title>
		<link>https://memontum.com/wilayah-kota-malang-krisis-air-bersih-hingga-jadi-sorotan-dewan-ini-alasan-dirut-perumda-tugu-tirta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Aug 2022 14:00:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Air Bersih]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[krisis air]]></category>
		<category><![CDATA[Krisis Air Bersih]]></category>
		<category><![CDATA[Perumda]]></category>
		<category><![CDATA[Perumda Tugu Tirta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=173666</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Layanan air bersih dari Perumda Tugu Tirta Kota Malang, selama sepekan terakhir menjadi sorotan serius. Bahkan, dalam rapat paripurna mengenai pembahasan rancangan perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas dan Plafon Anggaran Sasaran (PPAS) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Malang Tahun Anggaran 2022, realita ini juga disampaikan anggota dewan. Hal itulah, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Layanan air bersih dari Perumda Tugu Tirta Kota Malang, selama sepekan terakhir menjadi sorotan serius. Bahkan, dalam rapat paripurna mengenai pembahasan rancangan perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas dan Plafon Anggaran Sasaran (PPAS) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Malang Tahun Anggaran 2022, realita ini juga disampaikan anggota dewan. Hal itulah, yang kontan juga menjadi perhatian Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko.</p>



<p>Menurutnya, meski masalah itu sudah terselesaikan, namun harus ada antisipasi dan solusi cepat. “Memang, beberapa hari ini terkait dengan PDAM terjadi masalah,&#8221; kata Bung Edi-sapaan Wawali Kota Malang, Jumat (12/08/2022) tadi.</p>



<p>Untuk pencegahannya, lanjut Bung Edi, harus ada pengaturan serta kerja sama dengan wilayah setempat, terkait dengan jalan yang dipakai pipa PDAM. Jadi, untuk gate valve (pintu air) harus ditata, agar tidak terkena kendaraan berat.</p>



<p>“Gate valvenya harus ditata. Kemudian, tata kelola kendaraan yang melalui jalan-jalan yang ada pipa airnya, itu harus ada kerja sama. Lalu, penguatan di pipa yang dilintasi kendaraan berat, juga harus diperhatikan,&#8221; jelas Wawali.</p>



<p>Untuk saat ini, tambahnya, yang terpenting yakni ketersediaan air di masyarakat harus tercukupi. Karena, jika air bisa tercukupi, maka jalur dan jaringan pipa bisa diperbaharui.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dua-agenda-penting-jadi-fokus-pembahasan-banmus-dprd-trenggalek">Dua Agenda Penting Jadi Fokus Pembahasan Banmus DPRD Trenggalek</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/berkah-ramadan-opak-gambir-maharis-kota-malang-kewalahan-layani-orderan-premium">Berkah Ramadan, Opak Gambir Maharis Kota Malang Kewalahan Layani Orderan Premium</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sumur-bor-hasil-tmmd-di-dusun-templek-kediri-akhirnya-keluarkan-air-bersih">Sumur Bor Hasil TMMD di Dusun Templek Kediri Akhirnya Keluarkan Air Bersih</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-mudik-lebaran-mas-dhito-minta-dpupr-gerak-cepat-penanganan-jalan-berlubang">Jelang Mudik Lebaran, Mas Dhito Minta DPUPR Gerak Cepat Penanganan Jalan Berlubang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hari-kedua-pencarian-jenazah-bocah-hanyut-di-sungai-kasin-berhasil-ditemukan">Hari Kedua Pencarian, Jenazah Bocah Hanyut di Sungai Kasin Berhasil Ditemukan</a></li>
</ul>


<p>“Kalau ketersediaan air belum cukup, kemudian kita kelola dari sistem perpipaannya, nanti kerjanya berulang-ulang. Prinsipnya, kalau airnya cukup, baru jalur dan jaringan pipanya harus diperbaharui,” katanya.</p>



<p>Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) Perumda Tugu Tirta Kota Malang, M Nor Muhlas, menyebutkan bahwa perbaikan pipa sebenarnya telah selesai dilakukan beberapa waktu lalu. Namun, pihaknya belum bisa memastikan untuk pengaliran air telah normal. Sebab, masih ada kendala, sehingga pengaliran air belum maksimal.</p>



<p>&#8220;Perbaikan pipa sudah rampung sejak kemarin. Kalau air belum maksimal, itu karena ada debit yang berkurang dari tandon simpang,” ujar Muhlas.</p>



<p>Pihaknya meminta, agar masyarakat bisa bersabar. Sebab, pengaliran air dilakukan secara bertahap, hingga nantinya kembali normal. Untuk persoalan debit air yang tiba-tiba berkurang, dirinya mengaku akan komunikasi dengan pihak Kabupaten Malang.</p>



<p>“Biasanya, air mengalir 100 liter perdetik. Namun, akhir-akhir ini hanya mengalir sekitar 53 liter perdetik. Karenanya, ini mau kami bahas dahulu,” katanya.</p>



<p>Untuk saat ini, tambahnya, PDAM Kota Malang masih mencari opsi lain untuk mengatasi peristiwa tersebut. Salah satunya, seperti menyediakan pasokan air di Sawojajar. Namun, itu masih mengandung besi dan harus di filterisasi agar sesuai standar. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">173666</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Krisis Air Bersih, Warga Desa Jatisari Situbondo Menjerit</title>
		<link>https://memontum.com/krisis-air-bersih-warga-desa-jatisari-situbondo-menjerit</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Aug 2021 12:30:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Jatisari Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Krisis Air Bersih]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=152100</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Warga Dusun Bandusa, Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo mulai merasakan krisis air bersih. Sebab, untuk mendapatkan air bersih warga harga mengambil di tandon-tandon air yang jaraknya jauh dari permukiman penduduk, Minggu (29/08) tadi. Untuk mendapatkan air bersih, warga harus berjalan kaki atau menggunakan sepeda motor yang jaraknya cukup jauh dari permukimannya. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Warga Dusun Bandusa, Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo mulai merasakan krisis air bersih. Sebab, untuk mendapatkan air bersih warga harga mengambil di tandon-tandon air yang jaraknya jauh dari permukiman penduduk, Minggu (29/08) tadi.</p>



<p>Untuk mendapatkan air bersih, warga harus berjalan kaki atau menggunakan sepeda motor yang jaraknya cukup jauh dari permukimannya.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dpc-pdi-perjuangan-situbondo-gelar-aksi-berbagi-sembako">DPC PDI-Perjuangan Situbondo Gelar Aksi Berbagi Sembako</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-situbondo-gelar-sataon-mas-rio-dan-mbak-ulfi-serta-bagikan-10-ribu-takjil-gratis-di-situbondo">Pemkab Situbondo Gelar Sataon Mas Rio dan Mbak Ulfi, serta Bagikan 10 Ribu Takjil Gratis di Situbondo</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-rio-lantik-ahmad-yulianto-sebagai-pj-sekda-kabupaten-situbondo">Bupati Rio Lantik Ahmad Yulianto sebagai Pj Sekda Kabupaten Situbondo</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Untuk mendapatkan air bersih saya harus berjalan kaki sejauh sekitar tiga kilo ke titk sumber air. Saya juga harus mengeluarkan uang untuk beli air dua pikul Rp 1.000,&#8221; jelas Ningsih, warga Rt 003 Kampung Bandusa, Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.</p>



<p>Sejak masa pandemi Covid-19 melanda Kabupaten Situbondo, kata Ningsih, penghasilan suami untuk memenuhi kebutuhan keluarganya semakin tidak menentu setiap harinya.</p>



<p>&#8220;Penghasilan suami saya sehari sekarang Rp 25 ribu, itupun kalau ada yang nyuruh kerja. Uang tersebut juga digunakan untuk membeli kebutuhan air bersih,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut, Ningsih mengatakan, jika dirinya tidak punya uang untuk membeli air, maka dirinya terpaksa harus mengutang air dulu. Baru setelah dirinya punya uang untuk membayar air tersebut.</p>



<p>&#8220;Air yang saya beli digunakan untuk mandi, masak, minum, mencuci pakaian dan buat minum ternak saya,&#8221; kata Ningsih.</p>



<p>Untuk kebutuhan mandi, sambung Ningsih, satu direjen yang digunakan.</p>



<p>&#8220;Karena krisis air, maka sekeluarga hanya mandi satu kali dalam sehari. Untuk itu, saya berharap adanya bantuan droping air bersih gratis dari pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo. Namun, hingga memasuki musim kemarau ini, belum ada tanda-tanda droping bantuan air bersih tersebut,&#8221; kata Ningsih.</p>



<p>Bukan hanya Ningsih saja yang mengeluhkan krisis air bersih, tapi warga Rt 003 Kampung Bandusa lainnya juga merasakan krisis air bersih dan berharap ada bantuan droping air bersih dari Pemerintah Kabupaten Situbondo.</p>



<p>&#8220;Sudah dari dulu kami warga Rt 003 Kampung Bandusa, Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa selalu kekurangan air bersih dan untuk mendapatkan air, harus membeli air dua dirijen Rp. 1.000,&#8221; kata Satun.</p>



<p>Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Situbondo, Zainul Arifin, saat dikonfirmasi wartawan memontum.com mengatakan, bahwa pihaknya belum menerima surat resmi permintaan air bersih untuk warga Kampung Bandusa dari pihak kecamatan. Namun demikian, pihaknya akan melakukan survei ke lapangan untuk menentukan titik droping bantuan air bersih tersebut. &#8220;Kita akan jemput bola dan survei untuk menentukan titik distribusi, walaupun belum ada surat pengajuan dari pihak kecamatan setempat,&#8221; kata Zainul Arifin. <strong>(her/mam/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">152100</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Krisis Air Bersih Jelang Natal Lapor Bupati, Warga Sidomulyo Terima Bantuan</title>
		<link>https://memontum.com/krisis-air-bersih-jelang-natal-lapor-bupati-warga-sidomulyo-terima-bantuan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Dec 2019 09:47:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Sumberejo]]></category>
		<category><![CDATA[Krisis Air Bersih]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/102806-krisis-air-bersih-jelang-natal-lapor-bupati-warga-sidomulyo-terima-bantuan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Tak menunggu lama, begitu mendapat laporan dari masyarakat Dusun Sidomulyo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, terkait Krisis air bersih di kampungnya, Bupati Jember dr Hj Faida MMR, langsung memerintahkan, BPBD Jember dengan reaksi cepat untuk melakukan pengiriman air bersih, Selasa (24/12/2019) pagi. Kepala Pelaksana BPBD Jember Satuki mengatakan meski di Jember [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember </strong>&#8211; Tak menunggu lama, begitu mendapat laporan dari masyarakat Dusun Sidomulyo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, terkait Krisis air bersih di kampungnya, Bupati Jember dr Hj Faida MMR, langsung memerintahkan, BPBD Jember dengan reaksi cepat untuk melakukan pengiriman air bersih, Selasa (24/12/2019) pagi.</p>
<p>Kepala Pelaksana BPBD Jember Satuki mengatakan meski di Jember telah turun hujan, namun curahnya belum dapat memulihkan sumber mata air dan sumur warga yang kering saat puncak kemarau lalu, seperti di dusun Sidomulyo yang kebetulan dusun ini mayoritas beragama Nasrani (Kristen) dan hendak melaksanakan Natal.</p>
<p><div id="attachment_102807" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-102807" decoding="async" class="size-full wp-image-102807" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191225-WA0064-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Kasun Eko di wawancari Memontum.com di lokasi.(tog) " width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191225-WA0064-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191225-WA0064-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191225-WA0064-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191225-WA0064-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-102807" class="wp-caption-text">Kasun Eko di wawancari Memontum.com di lokasi.(tog)</p></div></p>
<p>&#8220;Apalagi masyarakat di Dusun Sidomulyo ini mayoritas beragama kristiani, dalam di perayaan Natal dan Tahun Baru 2020 ini Bupati Jember dr Faida MMR melalui BPBD terus melayani kebutuhan masyarakat khususnya air bersih, beliau menekankan jangan sampai Saudara kita yang sedang merayakan Natal dan Tahun Baru kekurangan air bersih, &#8221; jelas Satuki.</p>
<p>Bantuan air bersih ini terang Satuki, merupakan penyaluran bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat, selama masyarakat masih membutuhkan air bersih, BPBD Jember akan terus melakukan distribusi air bersih selama hal tersebut dibutuhkan warga dan pengiriman akan dihentikan ketika sumber air bersih warga pulih.</p>
<p>&#8220;Kedepan kita usulkan untuk sumur bor sehingga masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan air di musim kemarau apalagi kemarau saat ini lumayan panjang, &#8221; ujar Satuki.</p>
<p>Sementara Kepala Dusun (Kasun) Sidomulyo Eko mengatakan, mengatasnamakan warga dusun Sidomulyo mengucapkan banyak terima kasih kepada Bupati Jember dr Faida MMR, melalui BPBD Jember yang telah menyalurkan air bersih ke warganya karena bantuan air bersih dari sangat membantu warganya.</p>
<p>&#8220;Apalagi sekarang momentum Natal Dan Tahun Baru yang akan dirayakan oleh masyarakat Sidomulyo yang mayoritas beragama Kristen,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Selain itu Eko berharap ke depan di samping penyaluran air bersih juga bisa bisa dibantu penyaluran air melalui saluran irigasi dalam hal ini dari Dinas Pengairan sehingga bisa disalurkan ke halaman dan saluran selokan dengan harapan akan menjadi air serapan yang berfungsi pada sumur yang dimiliki oleh warga.</p>
<p>&#8220;Sehingga ke depan warga tidak lagi menunggu droping air bersih dari BPBD, apalagi diusulkan pembangunan sumur bor oleh Bupati Jember melalui BPBD,&#8221; pungkasnya. <strong>(tog/yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">102806</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Krisis Air Bersih di Malang Selatan Kian Meluas, Pemdes Sekarbanyu Perpanjang Bantuan Air Pemkab Malang</title>
		<link>https://memontum.com/krisis-air-bersih-di-malang-selatan-kian-meluas-pemdes-sekarbanyu-perpanjang-bantuan-air-pemkab-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Nov 2019 14:39:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Sekarbanyu]]></category>
		<category><![CDATA[Krisis Air Bersih]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/100408-krisis-air-bersih-di-malang-selatan-kian-meluas-pemdes-sekarbanyu-perpanjang-bantuan-air-pemkab-malang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum-Malang &#8211; Jumlah titik wilayah terdampak kekeringan di wilayah Malang Selatan semakin meluas.Hal itu akibat hujan yang diprediksi turun pertengahan Oktober, hingga kini belum kunjung datang. Seperti halnya di Desa Sekarbanyu Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang. Kepala Desa Sekarbanyu Samsuji menjelaskan, kekurangan air bersih saat ini dialami oleh 434 KK, terdiri dari beberapa RT. &#8220;Selain [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum-Malang </strong>&#8211; Jumlah titik wilayah terdampak kekeringan di wilayah Malang Selatan semakin meluas.Hal itu akibat hujan yang diprediksi turun pertengahan Oktober, hingga kini belum kunjung datang.</p>
<p>Seperti halnya di Desa Sekarbanyu Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang.</p>
<p><div id="attachment_100409" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-100409" decoding="async" class="size-full wp-image-100409" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191125-WA0099-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="BPBD Kabupaten Malang Saat dropping Air Bersih di Sekarbanyu. (H.Mansyur Usman/Memontum.Com)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191125-WA0099-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191125-WA0099-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191125-WA0099-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191125-WA0099-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-100409" class="wp-caption-text">BPBD Kabupaten Malang Saat dropping Air Bersih di Sekarbanyu. (H.Mansyur Usman/Memontum.Com)</p></div></p>
<p>Kepala Desa Sekarbanyu Samsuji menjelaskan, kekurangan air bersih saat ini dialami oleh 434 KK, terdiri dari beberapa RT.</p>
<p>&#8220;Selain bantuan dari BPBD Kabupaten Malang, kami juga dapat bantuan dari Kelompok Pemuda Klepu (KPK). Karena hingga saat ini hujan belum juga turun, kami akan segera memperpanjang surat untuk bantuan air ke Pemkab Malang&#8221;,terang Samsuji Senin (25/11/2019) siang.</p>
<p>Juga dijelaskan Samsuji,untuk mengantisipasi kekeringan tahun berikutnya,pihaknya juga akan mengajukan pembangunan sumur bor ke Kementrian ESDM.</p>
<p>&#8220;Kami akan cari terobosan mengenai proses pengajuan pembangunan sumur bor. Karena jika nanti terealisasi, bisa mencukupi kebutuhan warga, &#8221; urai Samsuji.</p>
<p>Selain Desa Sekarbanyu, masih ada 6 desa Kecamatan Sumawe yang selama ini terjadi kekurangan air.Seperti Desa Ringinsari, Ringikembar, Klepu, Sumberagung, Desa Tambakrejo dan Kedung Banteng.</p>
<p>Warga terpaksa harus mencari air dengan jarak yang cukup jauh dari biasanya. Selain itu, beberapa warga juga terpaksa membeli air.</p>
<p>Suwarno, Kepala Desa Kedung Banteng menjelaskan jika beberapa sumber mata air di desanya mati, khususnya yang terjadi di Dusun Krajan.</p>
<p>Untuk itu pihaknya saat ini tengah berupaya mencari lokasi untuk pembangunan embung. Tujuannya, agar bisa menampung air hujan dan digunakan untuk persiapan musim kemarau mendatang.</p>
<p>&#8220;Masa yang akan bisa menampung air untuk persiapan musim kemarau,” kata Suwarno beberapa waktu lalu.</p>
<p>Sementara, untuk menanggulangi kekurangan air itu, pihak Desa Kedung Banteng berupaya meminta bantuan pada PDAM dan BPDB Kabupaten Malang.</p>
<p>&#8220;Kami juga masih melakukan survei lokasi untuk pembangunan embung desa,” tandasnya. <strong>(Sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">100408</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dana Desa Bisa Untuk Tanggulangi Krisis Air Bersih</title>
		<link>https://memontum.com/dana-desa-bisa-untuk-tanggulangi-krisis-air-bersih</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Jul 2018 15:24:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bangkalan]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kabupaten Bangkalan]]></category>
		<category><![CDATA[Dana Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Krisis Air Bersih]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/49604-dana-desa-bisa-untuk-tanggulangi-krisis-air-bersih</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bangkalan &#8211; Persoalan krisis air bersih menjadi persoalan desa tiap tahunnya. Pasalnya, saat memasuki musim kemarau, desa mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih. Apalagi, setiap tahun jumlah desa yang mengalami krisis bertambah. Tahun ini ada 25 desa yang mengalami krisis air bersih. Droping air yang dilakukan pemerintah daerah tidak mencukupi kebutuhan warga. Oleh karena [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bangkalan</strong> &#8211; Persoalan krisis air bersih menjadi persoalan desa tiap tahunnya. Pasalnya, saat memasuki musim kemarau, desa mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih. Apalagi, setiap tahun jumlah desa yang mengalami krisis bertambah. Tahun ini ada 25 desa yang mengalami krisis air bersih. Droping air yang dilakukan pemerintah daerah tidak mencukupi kebutuhan warga. Oleh karena itu, desa harus bisa mengantisipasi bencana tahunan yang rutin melanda.</p>
<p>Pj Bupati Bangkalan, I Gusti Ngurah Indra S Ranuh menyampaikan agar Dana Desa (DD) juga menjadi solusi permasalahan yang kerap melanda desa. Melalui DD persoalan krisis air bersih bisa menjadi solusi. Disamping pemerintah daerah mendiatribusikan air bersih, kepala desa juga bisa menyisihkan anggaran DD untuk mencukupi kebutuhan air di wilayah kekeringan. </p>
<p>Desa yang setiap tahun mengalami krisis air bersih bisa mengusulkan untuk pencarian sumber mata air atau sumur pada saat Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang). Oleh karena itu, kepala desa dan camat bisa mengusulkan rencana pembangunan air bersih itu.</p>
<p>&#8220;Kita punya dana desa, makanya kita meminta kepada kepala desa untuk menyisihkan anggaran DD itu buat kepertingan mencari titik air.  Bisa diusulkan di Musrenbang agar tahun ini direalisasikan. Nanti saya sampaikan kepada pak camat juga,&#8221; terang Indra (31/7/2018).</p>
<p>Menurutnya, jika pencarian sumber-sumber air ini berhasil, maka perlu lagi melakukan droping air bersih setiap musim kemarau, dan itu harus diprogramkan dari desa melalui Musrenbang. Sebab, untuk perencanaan pembangunan dan anggaran harus melalui usulan dari desa.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">49604</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Laporan ke PDAM Tak Ada Respon, Warga Gotong Royong Perbaiki Sendiri</title>
		<link>https://memontum.com/laporan-ke-pdam-tak-ada-respon-warga-gotong-royong-perbaiki-sendiri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Dec 2017 04:21:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Krisis Air Bersih]]></category>
		<category><![CDATA[PDAM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/9915-laporan-ke-pdam-tak-ada-respon-warga-gotong-royong-perbaiki-sendiri</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8212; Masyarakat Dusun Dawuhan Desa Mlawang Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang kini bernafas lega. Pasalnya pipa air PDAM yang tadinya berbulan-bulan macet kini mengalir lagi. Ini setelah warga secara bergotong-royong memperbaiki. Lantaran sudah dilaporkan ke pihak PDAM berulangkali tidak ada tindak lanjut. &#8220;Alhamdullilah kini sudah lancar kembali, dengan inisiatif sendiri kita kerja bakti mencari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8212; Masyarakat Dusun Dawuhan Desa Mlawang Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang kini bernafas lega. Pasalnya pipa air PDAM yang tadinya berbulan-bulan macet kini mengalir lagi. Ini setelah warga secara bergotong-royong memperbaiki. Lantaran sudah dilaporkan ke pihak PDAM berulangkali tidak ada tindak lanjut.</p>
<p>&#8220;Alhamdullilah kini sudah lancar kembali, dengan inisiatif sendiri kita kerja bakti mencari dan memperbaiki, laporan ke PDAM berulangkali tidak ada tindak lanjut,&#8221; ujar Khodim Pemuda Kampung Dawuhan, Sabtu (2/12/2017) pada Memontum.com</p>
<p>Diceritakan Khodim ternyata masalah macetnya air PDAM yang ke Dusun Dawuhan Desa Mlawang Kecamatan Klakah terjadi karena ada akar pohon yang menjepit pipa.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171202-WA0003-copy.jpg?resize=650%2C400&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="400" class="alignleft size-full wp-image-9916" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171202-WA0003-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171202-WA0003-copy.jpg?resize=300%2C185&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171202-WA0003-copy.jpg?resize=600%2C369&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/IMG-20171202-WA0003-copy.jpg?resize=200%2C123&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Setelah kita lihat air yang dari atas mengalir, lalu kita telusuri kita bongkar dan kita temukan kendalanya, ternyata pipa paralonnya terjepit akar pohon,&#8221; terangnya.</p>
<p>Kini warga Dawuhan tidak kesulitan lagi terkait kebutuhan air bersih dengan mengalirnya pipa PDAM yang sebelumnya macet.</p>
<p>(<strong>baca juga :</strong> <a href="https://memontum.com/6601-berbulan-bulan-saluran-pdam-mati-warga-dawuhan-klakah-krisis-air-bersih" rel="noopener" target="_blank">Berbulan-bulan Saluran PDAM Mati, Warga Dawuhan-Klakah Krisis Air Bersih</a> )</p>
<p>&#8220;Kita bersyukur dengan kerjasama yang baik warga kampung Dawuhan secara kerja bakti kini air mengalir kembali,&#8221; pungkasnya.<strong> (adi/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">9915</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
