<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>lampion &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/lampion/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 09 Aug 2025 11:44:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>lampion &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pesanan Lampion Merah Putih di Kota Malang Jelang HUT RI Naik hingga 50 Persen</title>
		<link>https://memontum.com/pesanan-lampion-merah-putih-di-kota-malang-jelang-hut-ri-naik-hingga-50-persen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Aug 2025 07:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[lampion]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[persen]]></category>
		<category><![CDATA[pesanan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224804</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menjelang perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), perajin lampion di Kota Malang, mengalami lonjakan permintaan. Pemilik usaha lampion di Jalan Binor, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Ahmad Syamsudin, mencatat kenaikan pesanan hingga 40 sampai 50 persen, dibandingkan tahun lalu. &#8220;Alhamdulillah, tahun ini peningkatannya sangat terasa. Pesanan yang masuk sudah mendekati 1.500 buah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menjelang perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), perajin lampion di Kota Malang, mengalami lonjakan permintaan. Pemilik usaha lampion di Jalan Binor, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Ahmad Syamsudin, mencatat kenaikan pesanan hingga 40 sampai 50 persen, dibandingkan tahun lalu.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah, tahun ini peningkatannya sangat terasa. Pesanan yang masuk sudah mendekati 1.500 buah dari target 3.000 buah bulan ini,&#8221; kata Syamsudin, Sabtu (09/08/2025) tadi.</p>



<p>Pesanan tersebut, menurutnya tidak hanya dari wilayah Jawa Timur, tetapi juga luar pulau, termasuk Medan. Mayoritas pembeli berasal dari instansi pemerintah, perkantoran, hingga panitia perayaan di tingkat kampung.</p>



<p>&#8220;Untuk model yang paling diminati adalah lampion berbentuk kapsul dan bola, dengan harga mulai Rp 35.000 untuk lampion bola berdiameter 30 sentimeter hingga Rp 80.000 untuk model kapsul,&#8221; ucapnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain pesanan reguler, juga tengah digarap permintaan khusus, seperti lampion berbentuk Garuda setinggi dua meter dengan kerangka besi, yang diperkirakan berharga hingga Rp 5 juta. “Yang ini harga Rp 80.000 yang kapsul. Kalau yang bulat itu Rp 35.000 diameter 30,” katanya.</p>



<p>Namun, lonjakan permintaan ini diiringi tantangan ketersediaan bahan baku, terutama rotan. Jika stok di Kota Malang habis, dirinya harus mencari hingga ke Gresik. Meski harga rotan, kain dan kawat naik, Syamsudin hanya menaikkan harga jual sekitar Rp 2.000 per buah.</p>



<p>&#8220;Perhari mampu memproduksi 20 sampai 50 lampion. Di edisi kemerdekaan ini kalau kapasitas tidak teratasi akan kami tutup, agar dapat menyelesaikan pesanan yang sudah ada,&#8221; imbuh Syamsudin. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224804</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringatan Tahun Baru Islam, Pemkab Situbondo Gelar Lomba Lampion dan Pesta Kembang Api</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-tahun-baru-islam-pemkab-situbondo-gelar-lomba-lampion-dan-pesta-kembang-api</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Jul 2024 14:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[kembang,]]></category>
		<category><![CDATA[lampion]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=211516</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1446 H di Kabupaten Situbondo dimeriahkan dengan berbagai perlombaan, pawai lampion dan pesta kembang api, Sabtu (06/07/2024) tadi. Kegiatan ini, diikuti siswa-siswi SMP, MTs, SMA, SMK, MA Negeri dan swasta di Depan Pendopo Aryo Situbondo. Pawai dan lomba lampion tersebut, dimulai dengan ditekannya tombol pelepasan oleh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1446 H di Kabupaten Situbondo dimeriahkan dengan berbagai perlombaan, pawai lampion dan pesta kembang api, Sabtu (06/07/2024) tadi. Kegiatan ini, diikuti siswa-siswi SMP, MTs, SMA, SMK, MA Negeri dan swasta di Depan Pendopo Aryo Situbondo.</p>



<p>Pawai dan lomba lampion tersebut, dimulai dengan ditekannya tombol pelepasan oleh Bupati Situbondo, Karna Suswandi didamping Sekda Situbondo, Ketua Pengadilan Situbondo, Kasi Intel Kejari Situbondo dan Kepala OPD. Bersamaan dengan itu, dinyalakan ribuan kembang api yang disaksikan oleh ribuan masyarakat Situbondo.</p>



<p>Bupati Karna Suswandi mengatakan bahwa peringatan 1 Muharam ini akan menjadi titik tolak bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo, untuk bersama-sama berbenah agar ke depan lebih baik lagi. &#8220;Tahun Baru Islam merupakan momentum penting bagi Umat Islam di seluruh dunia. Maka, setiap 1 Muharam selalu diperingati oleh Umat Islam,&#8221; kata Bupati Karna.</p>



<p>Tidak hanya itu, pada momentum tahun baru Islam tersebut, dirinya juga mengajak semua lapisan masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. &#8220;Untuk menjadi kabupaten ini lebih baik lagi, tentunya kita butuh partisipasi seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Situbondo. Oleh karena itu, mari kita bersama-sama membangun untuk masa depan Situbondo yang lebih baik,&#8221; tambah Bupati Karna.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara, yang Sekdakab Situbondo, Wawan Setiawan, mengatakan bahwa peringatan Tahun Baru Islam ini, secara rutin setiap tahunnya dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo. &#8220;Maksud dan tujuan dilaksanakan peringatan Tahun Baru Islam ini untuk mengenang kembali hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah,&#8221; kata Sekda Wawan.</p>



<p>Dalam peristiwa hijrah tersebut, sambung Sekda Wawan, sebagai Umat Islam hendaknya bisa mengambil hikmah dan pesan yang terkandung dalam hijrah tersebut. &#8220;Tema dalam peringatan ini, yaitu dengan semangat tahun baru islam kita memperkuat islamiyah menuju Situbondo berjaya dan berkelanjutan,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Dalam kegiatan ini, Sekda Wawan juga turut menandai pelaksanaan dengan menyalakan kembang api. &#8220;Adapun peserta yang mengikuti lomba lampion ini sebanyak 37 peserta dari sekolah-sekolah di wilayah Kecamatan Kota, Panarukan, Kendit, Panji, Kapongan dan Mangaran,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Untuk menyemarakkan pawai dan lomba lampion, Pemkab Situbondo menyediakan hadiah dengan jumlah total sebesar Rp 30 juta serta trophy dan piagam penghargaan. <strong>(her/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">211516</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Meriahkan Tahun Baru Islam 1445 H, 62 Sekolah di Situbondo Meriahkan Gelaran Pawai Lampion</title>
		<link>https://memontum.com/meriahkan-tahun-baru-islam-1445-h-62-sekolah-di-situbondo-meriahkan-gelaran-pawai-lampion</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Jul 2023 16:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[baru]]></category>
		<category><![CDATA[gelaran]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[lampion]]></category>
		<category><![CDATA[meriahkan]]></category>
		<category><![CDATA[Pawai]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[tahun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193683</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Menyambut  Tahun Baru Islam 1445 Hijriah, Pemkab Situbondo menggelar pawai lampion dengan menempuh jarak sekitar 1 kilometer, Selasa (18/06/2023) malam. Pelaksanaan itu, mengambil start di Alun-alun Kota Situbondo dan finish di depan Masjid Jamik Al Abror Situbondo. Sebelum kegiatan dimulai, pawai diawali dengan pesta kembang api selama 10 menit. Berikutnya, Bupati Situbondo, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Situbondo</strong> &#8211; Menyambut  Tahun Baru Islam 1445 Hijriah, Pemkab Situbondo menggelar pawai lampion dengan menempuh jarak sekitar 1 kilometer, Selasa (18/06/2023) malam. Pelaksanaan itu, mengambil start di Alun-alun Kota Situbondo dan finish di depan Masjid Jamik Al Abror Situbondo.</p>



<p>Sebelum kegiatan dimulai, pawai diawali dengan pesta kembang api selama 10 menit. Berikutnya, Bupati Situbondo, Karna Suswandi, menggelar pelaksanaan yang diikuti sekitar 62 sekolah di Kabupaten Situbondo. Dengan rinciannya, SMA/SMK dan MA sebanyak 18 sekolah, SMP sebanyak 32 sekolah dan MTs sebanyak 12 sekolah.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Meriahkan Tahun Baru Islam 1445 H, 62 Sekolah di Situbondo Meriahkan Gelaran Pawai Lampion" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/SgCtAdY1cSw?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>&#8220;Kami sengaja menggelar pawai lampion ini untuk menyambut Tahun Baru Islam. Dengan harapan, untuk senantiasa mengingat hijrah Nabi Muhammad SAW dari Kota Makkah ke Madinah, yaitu untuk menyebar Agama Islam,&#8221; kata Bupati Karna Suswandi, jelang pemberangkatan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam kesempatan tersebut, Bupati Karna juga menitipkan kepada warga Situbondo, untuk selalu menjaga kondusifitas daerah menjelang tahun politik pada tahun 2024 mendatang. &#8220;Saya berharap, warga Situbondo untuk tetap menjaga kondusifitas menjelang tahun politik pada tahun 2024 mendatang,&#8221; ujar Karna Suswandi.</p>



<p>Sementara itu, Sekdakab Situbondo, Wawan Setiawan selaku Ketua Panitia, mengatakan bahwa dalam menyambut Tahun Baru Islam 1445 Hijriah, selain menggelar pawai lampion yang diikuti sebanyak 62 sekolah di Kabupaten Situbondo, nantinya juga menggelar pengajian.</p>



<p>&#8220;Menyambut Tahun Baru Islam 1445 Hijriah, kami juga menggelar pengajian di Lapangan Sepak Bola Desa Kotakan, Kecamatan Kota,&#8221; paparnya. <strong>(her/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193683</post-id>	</item>
		<item>
		<title>39 Pengrajin Lampion Semarakkan HUT Ke-109 Kota Malang di Malang Creativa 2</title>
		<link>https://memontum.com/39-pengrajin-lampion-semarakkan-hut-ke-109-kota-malang-di-malang-creativa-2</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 May 2023 14:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[HUT]]></category>
		<category><![CDATA[HUT Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[lampion]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=188656</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sebanyak 39 pengrajin lampion asal Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, turut semarakkan HUT Ke-109 Kota Malang, dalam acara Malang Creativa 2, Sabtu (13/05/2023) malam. Kepala Disporapar Kota Malang, Baihaqi, mengatakan jika gelaran tersebut sebagai wujud kreativitas dari generasi muda warga Kota Malang. Dimana, para pengrajin lampion tersebuy dilombakan dari sisi keindahannya. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sebanyak 39 pengrajin lampion asal Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, turut semarakkan HUT Ke-109 Kota Malang, dalam acara Malang Creativa 2, Sabtu (13/05/2023) malam.</p>



<p>Kepala Disporapar Kota Malang, Baihaqi, mengatakan jika gelaran tersebut sebagai wujud kreativitas dari generasi muda warga Kota Malang. Dimana, para pengrajin lampion tersebuy dilombakan dari sisi keindahannya.</p>



<p>“Jadi, lampion ini nanti dilombakan dari sisi keindahan dan tidak akan kita lepas secara langsung mengingat risikonya. Tetapi, tetap kita terbangkan, namun kita kendalikan untuk menjaga jangan sampai terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan. Nantinya akan dipasang dan dikendalikan dengan tali senar putih,” jelas Baihaqi, Sabtu (13/05/2023) malam.</p>



<p>Menurutnya, karena Kota Malang adalah kota wisata, maka setiap kegiatan yang dilakukan juga tidak lepas dari kreativitas anak muda. Karena, Kota Malang juga harus banyak menyelenggarakan event baik nasional maupun internasional.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-harga-bahan-pangan-turun">Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-ajak-masyarakat-taat-pajak-dan-tertib-laporan-spt-tahunan">Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<p>“Kegiatan dalam rangka HUT Kota Malang ke 109 tidak berhenti sampai di sini. Tentu nanti kita akan mempersembahkan semua aktivitas seni arek malang, tumplek blek meramaikan Kota Malang bahwa kota yang hebat, warganya luar biasa,” katanya.</p>



<p>Kemudian, pihaknya juga menyampaikan terima kasihnya atas antusiasme warga Kota Malang yang turut hadir dalam gelaran festival lampion. Tak hanya itu, juga mulai dari kegiatan berbagai perlombaan yang telah digelar, hingga parade tumpeng.</p>



<p>“Terima kasih semua warga Arema yang tadi pagi sampai malam ini bisa menyaksikan bersama rangkaian HUT Kota Malang ke 109 dengan tertib, aman, dan damai,” imbuhnya.</p>



<p>Dari pantauan Memontum.com, lampion tersebut dipasang mengelilingi Alun-Alun Tugu, Kota Malang. Pada rencana awal, lampion tersebut akan diterbangkan dan dikendalikan. Namun, karena adanya kendala teknis maka lampion hanya dipasang saja, tidak diterbangkan. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">188656</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jelang Imlek, Orderan Lampion Lesu</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-imlek-orderan-lampion-lesu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Feb 2021 04:06:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Imlek]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[lampion]]></category>
		<category><![CDATA[pecinan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=134487</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pandemi Covid-19 berimbas pada segala sektor. Tidak terkecuali, saat di masa perayaan Imlek. Penjualan lampion yang biasanya bergairah, bahkan mampu terbang tinggi, kini turut lesu seiring pandemi Covid-19. Seperti yang diceritakan salah satu pegawai di Pengusaha Lampion, Said, yang terletak di Jalan Juanda, Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing. Baca: Selama PPKM Mikro, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://memontum.com/tag/kota-malang">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Pandemi Covid-19 berimbas pada segala sektor. Tidak terkecuali, saat di masa perayaan Imlek. </p>



<p>Penjualan lampion yang biasanya bergairah, bahkan mampu terbang tinggi, kini turut lesu seiring pandemi Covid-19.</p>



<p>Seperti yang diceritakan salah satu pegawai di Pengusaha Lampion, Said, yang terletak di Jalan Juanda, Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing.</p>



<p><strong>Baca: <a href="https://memontum.com/134422-selama-ppkm-mikro-pemkot-malang-upayakan-bantuan-hibah-rp-500-ribu-per-rt">Selama PPKM Mikro, Pemkot Malang Upayakan Bantuan Hibah Rp 500 ribu Per RT</a></strong></p>



<p>Tidak hanya masalah penjualan, yang turut terdampak pandemi. Namun, orderan lampion, pun beberapa urung karena Covid-19.</p>



<p>&#8220;Ada yang sudah deal orderan, tapi batal karena pihak pemesan tidak bisa bikin event. Lumayan banyak, sekitar 3000-an lampion pesanan yang dibatalkan,&#8221; ujarnya, Kamis (11/02) tadi.</p>



<p>Ditambahkan Said, dari orderan pun menurun meski tidak begitu signifikan. &#8220;Penurunan ada, tapi tidak begitu banyak. Sekitar 10 sampai 25 persen lah, untuk penurunannya dibandingkan saat Imlek tahun lalu,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Walaupun ada penurunan, industri lampion di Kota Malang, masih bisa bertahan. Karena sehari-hari di luar Imlek dan perayaan hari besar lain, pesanan masih ada.</p>



<p>&#8220;Sehari-hari non Imlek pasti ada pesanan, ya rata-rata per hari 125 buah yang kami produksi. Entah buat restauran, even dan hiasan rumah. Malah yang banyak dari luar kota, Malang ada tapi nggak banyak,&#8221; terangnya.</p>



<p>Lampion yang dirinya buat bersama 5 karyawan lainnya itu, dibanderol mulai Rp 18ribu sampai 20 ribu untuk diameter 20cm.</p>



<p>Hal senada, pun diungkapkan pemilik Cempaka Lampion, Ahmad Samsyudin. Selama pandemi ini pesanan lampion di tempatnya yang berlokasi di Jalan Juanda Gang V, Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing, menurun cukup drastis.</p>



<p>&#8220;Tahun kemarin biasanya sampai nolak-nolak, karena perbulan pesanan bisa sampai lima ribu pesanan. Tapi sekarang cuma sekitar seribu sampai seribu lima ratusan, itu sudah bagus banget,&#8221; terangnya.</p>



<p>Pemesan lampionnya pun paling banyak dari Jakarta, Surabaya, hingga Bandung. Sedangkan di Malang sendiri, pesanan hanya untuk dekorasi restoran ataupun pernikahan.</p>



<p>&#8220;Pas Imlek itu biasanya yang dipesan bentuk bola, kapsul dan oval. Untuk luar kota saya sering kirim ke Jakarta, Surabaya dan Bandung. Kalau Malang sendiri paling buat kafe, resto atau nikahan dan nominalnya memang kecil,&#8221; paparnya.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://memontum.com/134386-sanggar-seni-kampung-adakan-pelatihan-seni-terapan-bertema-payung">Sanggar Seni Kampung Adakan Pelatihan Seni Terapan Bertema Payung</a></strong></p>



<p>Untuk harga sendiri, diakuinya saat ini dia menaikkan harga sebanyak Rp 5 ribu. Normalnya dulu sekitar Rp 25 ribu untuk lampion termurah, sekarang menjadi Rp 30 ribu. &#8220;Harga bahannya naik sekarang,&#8221; singkatnya.</p>



<p>Disamping itu, pria yang akrab disapa Ahmad ini, menegaskan walau pesanannya menurun drastis, dirinya tetap mempertahankan 17 karyawannya. Bahkan sempat dirinya menjadi tukang parkir dan menggadaikan mobilnya ketika awal pandemi, selama 7 bulan nihil pesanan.</p>



<p>&#8220;Saya berprinsip, dengan usaha ini bisa membantu dan memberdayakan warga kampung saya. Yang paling terpenting adalah kekompakan dan tetap mau bersama-sama dalam kondisi apapun. Kalau rugi itu gapapa, penting karyawan saya masih bisa kerja,&#8221; paparnya.<strong> (cw1/sit)</strong></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">134487</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
