<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>lintasan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/lintasan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 27 Feb 2026 13:46:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>lintasan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pastikan Kesiapan Operasional dan Keselamatan Perjalanan Penumpang, PT KAI Cek Lintasan</title>
		<link>https://memontum.com/pastikan-kesiapan-operasional-dan-keselamatan-perjalanan-penumpang-pt-kai-cek-lintasan</link>
					<comments>https://memontum.com/pastikan-kesiapan-operasional-dan-keselamatan-perjalanan-penumpang-pt-kai-cek-lintasan#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Feb 2026 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[keselamatan]]></category>
		<category><![CDATA[kesiapan]]></category>
		<category><![CDATA[lintasan]]></category>
		<category><![CDATA[operasional]]></category>
		<category><![CDATA[pastikan]]></category>
		<category><![CDATA[penumpang]]></category>
		<category><![CDATA[perjalanan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230543</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya menggelar kegiatan Safari Ramadan yang dirangkaikan dengan pengecekan lintas dari Stasiun Surabaya Gubeng hingga Stasiun Mojokerto. Kegiatan yang dipimpin Executive Vice President Daop 8 Surabaya bersama jajaran manajemen serta KAI Commuter Wilayah 8 Surabaya, untuk memastikan kesiapan operasional menjelang Angkutan Lebaran 2026. Termasuk, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya menggelar kegiatan Safari Ramadan yang dirangkaikan dengan pengecekan lintas dari Stasiun Surabaya Gubeng hingga Stasiun Mojokerto.</p>



<p>Kegiatan yang dipimpin Executive Vice President Daop 8 Surabaya bersama jajaran manajemen serta KAI Commuter Wilayah 8 Surabaya, untuk memastikan kesiapan operasional menjelang Angkutan Lebaran 2026. Termasuk, sebagai wujud komitmen perusahaan dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan, khususnya menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat pada masa Angkutan Lebaran.</p>



<p>Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk memastikan seluruh prasarana dan fasilitas pelayanan berada dalam kondisi optimal. “Melalui Safari Ramadan yang dirangkaikan dengan pengecekan lintas ini, manajemen dapat melihat langsung kesiapan operasional di lapangan, mulai dari kondisi rel, wesel, persinyalan, hingga fasilitas pelayanan di stasiun. Hal ini kami lakukan, untuk memastikan perjalanan kereta api tetap selamat, aman, dan nyaman, khususnya menjelang Angkutan Lebaran 2026,” ujar Mahendro, Jumat (27/02/2026) tadi.</p>



<p>Selama pelaksanaan pengecekan, jajaran manajemen melakukan inspeksi menyeluruh terhadap kondisi rel, wesel, sistem persinyalan, perlintasan sebidang, serta aset perusahaan di sepanjang lintas Surabaya Gubeng Mojokerto. Peninjauan juga dilakukan di sejumlah stasiun yang disinggahi, seperti Stasiun Wonokromo, Stasiun Sepanjang, Stasiun Krian, Stasiun Tarik, hingga Stasiun Mojokerto.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain memastikan kondisi fisik prasarana, manajemen juga meninjau fasilitas pelayanan pelanggan, bangunan stasiun, serta area ruang PPKA guna memastikan seluruh fungsi operasional berjalan sesuai standar. Dalam setiap kunjungan, manajemen berdialog langsung dengan para petugas di lapangan untuk menyerap masukan sekaligus memberikan arahan dan motivasi.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Daop 8 Surabaya menegaskan kembali pentingnya budaya keselamatan sebagai prioritas utama. Seluruh petugas juga diimbau, untuk terus meningkatkan kewaspadaan, menjaga kesehatan kerja, memberikan pelayanan prima kepada pelanggan, serta menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) secara konsisten.</p>



<p>Petugas juga diingatkan, untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api maupun kegiatan langsiran, melaksanakan budaya 5R, memastikan kesiapan AMUS, serta segera menindaklanjuti setiap temuan yang diperoleh selama pemeriksaan. Mahendro juga menambahkan, bahwa momentum Ramadan menjadi saat yang tepat untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.</p>



<p>“Ramadan adalah bulan yang penuh makna. Kami ingin memastikan bahwa semangat kebersamaan ini tercermin dalam pelayanan yang semakin baik dan dalam komitmen menjaga keselamatan perjalanan kereta api. Dengan kesiapan yang optimal, kami berharap seluruh perjalanan kereta api di wilayah Daop 8 Surabaya dapat berjalan lancar selama masa Angkutan Lebaran,” ujar Mahendro. <strong>(kom/sby/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/pastikan-kesiapan-operasional-dan-keselamatan-perjalanan-penumpang-pt-kai-cek-lintasan/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230543</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Etape 1 International Tour de Banyuwangi Ijen Dimulai, Lintasan Flat Jadi Dominasi</title>
		<link>https://memontum.com/etape-1-international-tour-de-banyuwangi-ijen-dimulai-lintasan-flat-jadi-dominasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Jul 2024 04:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dimulai]]></category>
		<category><![CDATA[dominasi]]></category>
		<category><![CDATA[international]]></category>
		<category><![CDATA[lintasan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212082</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) resmi dimulai, Senin (22/07/2024) tadi. Di Etape 1 ini, para pembalap akan melintasi rute sejauh 136,2 kilometer, dengan start di SMKN 2 Tegalsari dan finish di Kantor Pemkab Banyuwangi. SMKN 2 Tegalsari sendiri dipilih sebagai titik start, karena merupakan sekolah vokasi yang berada di kawasan pondok [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) resmi dimulai, Senin (22/07/2024) tadi. Di Etape 1 ini, para pembalap akan melintasi rute sejauh 136,2 kilometer, dengan start di SMKN 2 Tegalsari dan finish di Kantor Pemkab Banyuwangi.</p>



<p>SMKN 2 Tegalsari sendiri dipilih sebagai titik start, karena merupakan sekolah vokasi yang berada di kawasan pondok pesantren. Tujuannya, untuk mengenalkan tradisi pesantren kepada ratusan pembalap dari berbagai negara.</p>



<p>“Ini salah satu upaya mengkampanyekan nilai-nilai toleransi. Tradisi pesantren merupakan ikon pendidikan asli nusantara, yang mempunyai sejarah panjang dalam menyemaikan nilai-nilai Islam yang penuh damai. Inilah yang ingin kami sampaikan kepada pembalap dan khalayak luas,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Senin (22/07/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bupati Ipuk juga menyebut saat sesi sign-on di lokasi start, bahwa para rider juga akan dikenalkan budaya sarung di Indonesia. “Tour de Ijen kita manfaatkan juga untuk mengenalkan tradisi dan budaya-budaya nusantara, khususnya Banyuwangi. Harapannya, ini bisa memberikan kesan berbeda yang tidak mereka temukan saat mengikuti kompetisi serupa di negara lain,” terang Bupati Ipuk.</p>



<p>Sementara itu, Chairman TdBI, Guntur Priambodo, menjelaskan bawa Etape 1 akan menjadi ajang pembuktian bagi para sprinter karena didominasi lintasan-lintasan flat. “Etape 1 ini akan didominasi lintasan flat. Ada tiga titik sprint yang bisa dimanfaatkan para sprinter untuk memburu poin,” kata Guntur.</p>



<p>Tiga titik sprint itu, ujarnya, berada di KM 42,4 Kalipahit, KM 66,8 Kantor Camat Srono dan KM 97,2 Karangsari. “Pada Etape 1, kemungkinan besar juaranya adalah pembalap sprinter. Tapi semua pembalap masih memiliki peluang yang sama,” tambah Guntur. <strong>(kom/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212082</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Banyak Sampah Dibuang Sembarang di Lintasan Jalan Kota Batu, Warga Kelurahan Lakukan Penjagaan</title>
		<link>https://memontum.com/banyak-sampah-dibuang-sembarang-di-lintasan-jalan-kota-batu-warga-kelurahan-lakukan-penjagaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Sep 2023 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[banyak]]></category>
		<category><![CDATA[dibuang]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[lintasan]]></category>
		<category><![CDATA[penjagaan]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[sembarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=197942</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Pasca penutupan TPA Tlekung, nampaknya tumpukan sampah terlihat berserakan di beberapa poros Jalan Kota Batu. Salah satunya, seperti terlihat di kawasan Jalan H Sutan Hasan Halim, Kelurahan Sisir, Kota Batu. Tampak sampah-sampah berserakan di pinggir jalan kota, Senin (11/09/2023) tadi. Warga setempat pun mengklaim, bahwa yang membuang sampah secara sembarangan itu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Pasca penutupan TPA Tlekung, nampaknya tumpukan sampah terlihat berserakan di beberapa poros Jalan Kota Batu. Salah satunya, seperti terlihat di kawasan Jalan H Sutan Hasan Halim, Kelurahan Sisir, Kota Batu. Tampak sampah-sampah berserakan di pinggir jalan kota, Senin (11/09/2023) tadi.</p>



<p>Warga setempat pun mengklaim, bahwa yang membuang sampah secara sembarangan itu bukan warga Kelurahan Sisir. Tetapi orang luar kelurahan. &#8220;Yang membuang sampah di pinggiran sawah, juga pinggir Jalan Kembar Sutan Hasan Halim, itu bukan warga Sisir. Tetapi orang dari luar kelurahan,&#8221; terang warga sekitar, Ikrom.</p>



<p>Dijelaskannya, bahwa lintasan Jalan H Sutan Hasan Halim, begitu luas dan udaranya masih sejuk. Sehingga, setiap pagi banyak orang luar Kelurahan Sisir, yang memanfaatkan olah raga jalan sehat di jalan tersebut.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ikrom menduga, kesempatan olah raga pagi itulah, yang dimanfaatkan orang luar kelurahan membawa sampah dari rumah dan dibuang di jalan itu. &#8220;Yang jelas, sampah yang tercecer di Jalan H Sutan Hasan Halim, itu tidak mungkin orang kelurahan sini,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Lurah Sisir, Muhammad Viata Aria Pranaka, menjelaskan jika keberadaan sampah yang berceceran di Jalan H Sutan Hasan Halim, sudah berlangsung sejak sepekan ini. &#8220;Sampah-sampah itu kami ambil bersama relawan. Setelah itu, dipilah sendiri di TPS. Sudah satu pekan ini, setiap hari ada sampah yang dibuang sembarangan,&#8221; tuturnya, Senin (11/09/2023) tadi.</p>



<p>Untuk mengantisipasi sampah yang dibuang sembarangan oleh warga, pihaknya menambahkan, sudah dilakukan penjagaan selama 24 jam. Bahkan, mulai pukul 00.00 dilaksanakan patroli di sepanjang Jalan H Sutan Hasan Halim ini. Pihaknya juga menduga, bahwa yang membuang sampah sembarangan tersebut, memang bukan warga Kelurahan Sisir.</p>



<p>&#8220;Saya tidak tahu kapan orang membuang sampah tersebut. Tapi, tiba-tiba muncul di pinggir Jalan Sultan Hasan Halim. Yang jelas, kemungkinannya itu bukan warga Sisir yang melakukan. Jadi, kami mengimbau jangan buang sampah sembarangan. Karena, itu akan menambah beban warga Sisir. Apalagi, kalau ketangkap juga akan diberikan sanksi sosial,&#8221; jelasnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">197942</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pelayaran Perdana Pelabuhan Situbondo, Gapasdap Apresiasi Lintasan Baru Kapal Jangkar-Lembar</title>
		<link>https://memontum.com/pelayaran-perdana-pelabuhan-situbondo-gapasdap-apresiasi-lintasan-baru-kapal-jangkar-lembar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Aug 2023 12:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[gapasdap]]></category>
		<category><![CDATA[jangkar-lembar]]></category>
		<category><![CDATA[lintasan]]></category>
		<category><![CDATA[pelabuhan]]></category>
		<category><![CDATA[pelayaran]]></category>
		<category><![CDATA[perdana]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=195936</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Ketua umum gabungan pengusaha angkutan sungai, danau dan penyeberangan (Gapasdap), mengapresiasi pembukaan lintasan baru kapal dari Pelabuhan Jangkar ke Lembar, Lombok Barat, Selasa (15/08/2023) tadi. Launching penyeberangan Jangkar- Lembar, dilakukan langsung oleh Bupati Situbondo dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. &#8220;Sejak ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan Mei lalu, kami secara maraton sudah melakukan rapat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Situbondo</strong> &#8211; Ketua umum gabungan pengusaha angkutan sungai, danau dan penyeberangan (Gapasdap), mengapresiasi pembukaan lintasan baru kapal dari Pelabuhan Jangkar ke Lembar, Lombok Barat, Selasa (15/08/2023) tadi. Launching penyeberangan Jangkar- Lembar, dilakukan langsung oleh Bupati Situbondo dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.</p>



<p>&#8220;Sejak ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan Mei lalu, kami secara maraton sudah melakukan rapat dan koordinasi dengan beberapa pihak agar terlaksananya lintasan Jangkar-Lembar ini,&#8221; kata Ketua Umum Gapasdap, Khoiri Soetomo.</p>



<p>Karenanya, Khoiri memberi apresiasi khusus bagi Gubernur Jawa Timur, yang telah memberikan dua lintasan khusus antar pulau di Jawa Timur. Yaitu, Lembar-Ketapang dan Jangkar-Lembar.</p>



<p>Pembukaan lintasan ini, ujarnya, memberi alternatif jalur pengiriman logistik menuju Indonesia Timur. Tentunya, selain melalui pelabuhan Ketapang Banyuwangi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Secara khusus, saya apresiasi Gubernur Jawa Timur karena lintasan ini tidak akan terwujud jika tanpa ada bantuan infrastruktur dari pemerintah provinsi Jawa Timur,&#8221; terangnya.</p>



<p>Untuk saat ini, paparnya, pihak Gapasdap juga masih memfasilitasi dua armada kapal untuk melayani lintasan Jangjar-Lembar. Yaitu, Kapal Jatra 2 milik ASDP dan satu kapal milik perusahaan swasta. Namun, pihaknya tidak menutup kemungkinan akan menambah kapal dari pelabuhan Ketapang untuk melayani lebih banyak pengguna jasa.</p>



<p>&#8220;Sementara dua atau tiga kapal dahulu. Nanti sambil menunggu perkembangan teman-teman Gapasdap, pasti akan bisa menambah kapal yang ada di Pelabuhan Ketapang untuk digeser ke pelabuhan ini. Karena di sana, nanti akan terbatas masa operasional yang hanya 14 hari. Dan, kita sudah komitmen hanya kapal yang sudah memiliki izin trayek ke Lembar-Ketapang dan juga Padangbay, yang boleh untuk menggunakan lintasan jangkar lembar ini,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Lintasan Jangkar-Lembar sendiri, paparnya, memiliki kelebihan memangkas waktu tempuh darat 2 jam dan juga waktu tempuh laut 2 jam. Sehingga, dibanding dengan melalui Pelabuhan Ketapang, maka melalui Pelabuhan Jangkar ini hanya butuh waktu 11 jam dengan hemat BBM lebih hemat Rp 300 ribu. Untuk sementara, Kementerian Perhubungan dan ASDP akan melayani lintasan sepekan sekali setiap Selasa dengan dua kapal. <strong>(her/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195936</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lintasan Uji SIM Polres Kota Batu Tidak Lagi Berbentuk Angka 8</title>
		<link>https://memontum.com/lintasan-uji-sim-polres-kota-batu-tidak-lagi-berbentuk-angka-8</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Aug 2023 04:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[berbentuk]]></category>
		<category><![CDATA[lintasan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=195211</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Lintasan uji Surat Izin Mengemudi (SIM) Polres Batu untuk kendaraan roda dua tidak lagi berbentuk angka 8. Namun, lintasan itu sekarang berbentuk huruf S. Kasat Lantas Polres Batu, AKP Lya Ambarwati, mengatakan perubahan bentuk lintasan itu berlaku di Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) SIM seluruh Indonesia. &#8220;Lintasan uji SIM Polres Batu sekarang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Lintasan uji Surat Izin Mengemudi (SIM) Polres Batu untuk kendaraan roda dua tidak lagi berbentuk angka 8. Namun, lintasan itu sekarang berbentuk huruf S.</p>



<p>Kasat Lantas Polres Batu, AKP Lya Ambarwati, mengatakan perubahan bentuk lintasan itu berlaku di Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) SIM seluruh Indonesia. &#8220;Lintasan uji SIM Polres Batu sekarang berubah bentuk dan tidak lagi angka 8 tetapi huruf S,&#8221; terangnya, di Mapolres Kota Batu, Senin (07/08/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sedangkan, menurutnya, keputusan perubahan lintasan uji SIM karena sudah ditetapkan Korlantas Polri. Untuk itu, dimintanya agar para pemohon uji SIM lebih menyiapkan diri sebelum melakukan tes ujian SIM.</p>



<p>Dari perubahan lintasan itu, tambahnya, mekanisme ujian teori masih sama. Antara lain, meliputi undang-undang lalu lintas dan etika berkendara.</p>



<p>&#8220;Kalau ujian praktik adalah penilaian terhadap tingkat kemampuan dan keterampilan mengemudi kendaraan bermotor dan berlalu lintas di jalan bagi peserta uji,” jelasnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195211</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Satlantas Polres Trenggalek Ubah Lintasan Uji Praktik SIM</title>
		<link>https://memontum.com/satlantas-polres-trenggalek-ubah-lintasan-uji-praktik-sim</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Aug 2023 03:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[lintasan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[praktik]]></category>
		<category><![CDATA[Satlantas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=195164</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Satuan Lalu Lintas Polres Trenggalek resmi merubah lintasan uji praktik dalam mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM) C menjadi lebih mudah. Kini, masyarakat Kabupaten Trenggalek tidak perlu risau lagi karena ada beberapa persyaratan dalam ujian praktik yang telah ditiadakan. Diantaranya, penghapusan praktik mengemudikan kendaraan di lintasan berbentuk angka delapan yang selama ini menyulitkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Satuan Lalu Lintas Polres Trenggalek resmi merubah lintasan uji praktik dalam mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM) C menjadi lebih mudah. Kini, masyarakat Kabupaten Trenggalek tidak perlu risau lagi karena ada beberapa persyaratan dalam ujian praktik yang telah ditiadakan.</p>



<p>Diantaranya, penghapusan praktik mengemudikan kendaraan di lintasan berbentuk angka delapan yang selama ini menyulitkan pemohon SIM C. Peniadaan beberapa materi ujian praktik dilakukan sesuai arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.</p>



<p>Kasat Lantas Polres Trenggalek, AKP Yudhiyono, mengatakan bahwa hari ini, ada puluhan pemohon SIM baik perpanjangan maupun baru di Satpas Polres Trenggalek. &#8220;Hari ini ada lebih dari 50 pemohon SIM baik perpanjangan dan baru. Adapun pemohon baru hampir sebagian lulus karena ujian praktiknya menjadi lebih mudah,&#8221; ucapnya saat dikonfirmasi, Senin (07/08/2023) pagi.</p>



<p>Dijelaskan AKP Yudhi, sebelumnya lintasan uji praktik SIM berbentuk zig zag dan angka delapan. Sekarang diganti menjadi huruf S. &#8220;Mulai hari Sabtu (05/08/2023), ujian praktik SIM akan menggunakan lintasan berbentuk huruf ‘S’ sebagai pengganti manuver angka 8 yang sebelumnya digunakan. Perubahan ini dilakukan menyusul hasil evaluasi dari Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri yang menyatakan bahwa manuver angka 8 menyulitkan peserta ujian,&#8221; terang AKP Yudhi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Kasatlantas menambahkan, perubahan lintasan ujian praktik SIM ini merupakan langkah proaktif dari Polres Trenggalek untuk terus meningkatkan kualitas ujian dan memastikan keselamatan seluruh peserta ujian.</p>



<p>Dengan bentuk sirkuit yang berubah menjadi huruf S, diharapkan ujian praktik SIM akan lebih mudah dilakukan oleh peserta tanpa mengurangi tingkat kesulitan yang seharusnya dihadapi dalam ujian.</p>



<p>Selain itu, perluasan lebar lintasan adalah langkah penting untuk memberikan kesempatan lebih bagi peserta ujian untuk menunjukkan kemampuan berkendara mereka dengan lebih baik dan lebih aman. “Dengan adanya perubahan ini, diharapkan tingkat kelulusan ujian praktik SIM dapat meningkat, sekaligus menciptakan pengemudi yang lebih terampil dan bertanggung jawab di jalan raya,” tuturnya.</p>



<p>Dengan perubahan bentuk lintasan menjadi huruf S dan perluasan lebar sirkuit ujian, Satlantas Polres Trenggalek berharap para calon pengemudi dapat mengikuti ujian praktik SIM dengan lebih baik dan memberikan dampak positif dalam kesadaran berkendara serta keselamatan di jalan raya. “Harapannya dengan perubahan yang dilakukan dapat meningkatkan kemampuan motorik pada calon pengemudi sehingga mereka bisa aman ketika berkendara di jalan,” jelas AKP Yudhi.</p>



<p>Sementara itu, pemohon SIM C baru bernama Andri asal Kecamatan Tugu mengatakan jika ia bisa menjalani ujian praktik SIM tanpa masalah. Padahal dirinya baru pertama kali ini menjalani ujian praktik SIM. &#8220;Alhamdulillah ujian praktiknya jadi lebih mudah. Ditambah instruksi dari pelatih sebelum melakukan ujian dan ini sangat membantu bagi yang baru pertama kali membuat SIM,&#8221; katanya.</p>



<p>Meski sempat grogi, Andri mengaku percaya diri dengan arahan dan bentuk lintasan yang lebih mudah. &#8220;Awalnya agak grogi saat mengetahui ujian praktiknya menggunakan metode terbaru, tapi tetap fokus dan dibantu arahan bapak-bapak polisinya. Alhamdulillah berhasil lulus ujian,&#8221; <strong>(mil/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195164</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Usaha Ayam Bangkrut, Wanita di Maron Blitar Ditemukan Tak Bernyawa di Dekat Lintasan KA Srengat</title>
		<link>https://memontum.com/usaha-ayam-bangkrut-wanita-di-maron-blitar-ditemukan-tak-bernyawa-di-dekat-lintasan-ka-srengat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Sep 2022 10:51:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan Tak Bernyawa]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[kereta api]]></category>
		<category><![CDATA[lintasan]]></category>
		<category><![CDATA[usaha ayam bangkrut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=175611</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8211; Seorang wanita ditemukan tergeletak di dekat rel kereta api (KA) Kilometer 130+8, di Desa Kandangan Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, Rabu (21/09/2022) sekitar pukul 07.30. Korban diketahui berinisial Kt (42), warga Desa Maron, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar. Kasubsi Penmas Humas Polres Blitar Kota, Aipda Supriyadi, mengatakan bahwa keberadaan jasad perempuan itu diketahui pertama [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Blitar</strong> &#8211; Seorang wanita ditemukan tergeletak di dekat rel kereta api (KA) Kilometer 130+8, di Desa Kandangan Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, Rabu (21/09/2022) sekitar pukul 07.30. Korban diketahui berinisial Kt (42), warga Desa Maron, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar.</p>



<p>Kasubsi Penmas Humas Polres Blitar Kota, Aipda Supriyadi, mengatakan bahwa keberadaan jasad perempuan itu diketahui pertama kali oleh masinis Kerata Api Singosari jurusan Pasar Senin Jakarta-Blitar. &#8220;Kejadian itu, kemudian dilaporkan ke Stasiun Blitar dan dilanjutkan ke Kepolisian,&#8221; kata Aipda Supriyadi.</p>



<p>Baca Juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/gubernur-jatim-tinjau-gelaran-pasar-murah-di-banyuwangi">Gubernur Jatim Tinjau Gelaran Pasar Murah di Banyuwangi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-malang-terima-kunjungan-kapolresta-malang-di-monumen-dan-museum-tragedi-kanjuruhan-di-gate-13">Bupati Malang Terima Kunjungan Kapolresta Malang di Monumen dan Museum Tragedi Kanjuruhan di Gate 13</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/anggota-satgas-tmmd-kediri-beri-materi-wawasan-kebangsaan-untuk-siswa-mi-al-munir">Anggota Satgas TMMD Kediri Beri Materi Wawasan Kebangsaan untuk Siswa MI Al-Munir</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/gubernur-jatim-salurkan-bantuan-sosial-rp-526-miliar-untuk-masyarakat-banyuwangi">Gubernur Jatim Salurkan Bantuan Sosial Rp 5,26 Miliar untuk Masyarakat Banyuwangi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pbb-2026-kota-malang-resmi-dibuka-tak-ada-kenaikan-dan-pembayaran-kian-praktis">PBB 2026 Kota Malang Resmi Dibuka, Tak Ada Kenaikan dan Pembayaran Kian Praktis</a></li>
</ul>


<p>Lebih lanjut Aipda Supriyadi menyampaikan, dari hasil visum luar yang dilakukan di RSUD Srengat bersama tim identifikasi Polres Blitar Kota, pada tubuh korban ditemukan sejumlah luka, pada wajah mengalami lebam dan memar serta bagian kepala terluka parah. &#8220;Ada dugaan kuat, korban mengalami luka karena benturan atau terserempet kereta api yang melintas,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Aipda Supriyadi menambahkan, menurut keterangan pihak keluarga, korban mengalami depresi sejak usaha ayam petelur miliknya mengalami kebangkrutan. &#8220;Korban sering terlihat murung dan menjadi pendiam. Bahkan, juga pernah menyampaikan ingin pergi dan tidak boleh dicari,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Selain itu, sudah ada upaya dari keluarga korban untuk mengobati korban, salah satunya ke Rumah Sakit Jiwa Lawang Malang. &#8220;Korban terakhir kali terlihat, itu pada saat malam hari sebelum kejadian. Bahkan sekitar jam 01.00, masih tertidur dan ada di dalam kamarnya,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Terkait kejadian itu, ditambahkannya, bahwa pihak keluarga tidak menghendaki untuk dilakukan autopsi dan menyadari kematian korban sebagai musibah dan mengikhlaskan. <strong>(jar/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">175611</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
