<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>LSD &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/lsd/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 25 Jun 2023 09:50:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>LSD &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Jelang Idul Adha, Disperta Probolinggo Genjot Vaksin LSD</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-idul-adha-disperta-probolinggo-genjot-vaksin-lsd</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Jun 2023 05:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[adha]]></category>
		<category><![CDATA[Disperta]]></category>
		<category><![CDATA[genjot]]></category>
		<category><![CDATA[idul]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[LSD]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191813</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Mendekati Hari Raya Idul Adha, Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Probolinggo, menggenjot pelaksanaan vaksinasi Lumpy Skin Disease (LSD) pada hewan kurban. Sebanyak 280 vaksin telah disuntikkan pada hewan jenis sapi, di beberapa lokasi di Kabupaten Probolinggo. Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, drh Nicholas Nuryulianto, mengatakan bahwa pihaknya melakukan vaksinasi LSD [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Mendekati Hari Raya Idul Adha, Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Probolinggo, menggenjot pelaksanaan vaksinasi Lumpy Skin Disease (LSD) pada hewan kurban. Sebanyak 280 vaksin telah disuntikkan pada hewan jenis sapi, di beberapa lokasi di Kabupaten Probolinggo.</p>



<p>Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, drh Nicholas Nuryulianto, mengatakan bahwa pihaknya melakukan vaksinasi LSD secara bertahap di enam Pusat Kesehatan Hewan (Puswan). Di antaranya Puskeswan Kecamatan Pakuniran, Krucil, Maron, Banyuanyar, Bantaran dan Wonomerto.</p>



<p>Nicolas mengungkap, bahwa pihaknya mendapatkan sebanyak 500 dropping dosis vaksin LSD jenis Bovilis-lumpyvax. Hingga Jumat (23/06/2023) lalu, pihaknya terus melakukan vaksinasi LSD.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>&#8220;Untuk distribusinya, menyesuaikan dengan kebutuhan. Saat ini, sudah 280 dosis telah disuntikkan pada sapi potong. Tersisa 220 dosis lagi untuk diteruskan pelaksananya,&#8221; katanya Minggu (25/06/2023) tadi.</p>



<p>Saat ini, tambahnya, yang menjadi atensi pihaknya ada lima kecamatan. Yaitu, Kecamatan Sumber dan Sumberasih. Di dua lokasi itu, ditemukan sapi yang dinyatakan positif setelah diuji pengambilan sampel darah, kerokan kulit dan keropeng yang ada di tubuh ternak. Lalu Kecamatan Kraksaan, Maron dan Banyuanyar.</p>



<p>Vaksinasi terus dilakukan, imbuhnya, mengingat daging hewan tersebut akan dikonsumsi oleh masyarakat Kabupaten Probolinggo yang mayoritas merayakan Hari Raya Idul Adha. &#8220;Petugas teknis melakukan penyisiran di lapangan. Khususnya wilayah yang ditemukan kasus atau indikasi penyakit,&#8221; terangnya. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191813</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jelang Idul Adha, Pj Wali Kota Aries Pastikan Hewan Kurban Kota Batu Aman dari Penyakit</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-idul-adha-pj-wali-kota-aries-pastikan-hewan-kurban-kota-batu-aman-dari-penyakit</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Jun 2023 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Hewan Kurban]]></category>
		<category><![CDATA[idul adha]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[LSD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190773</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, memastikan hewan kurban yang masuk ke Kota Batu, harus aman dari penyakit saat perayaan Idul Adha. Hal itu disampaikan, seiring mulai merebaknya penyakit baru yakni Lumpy Skin Disease (LSD). Disampaikan Pj Wali Kota Aries, memang penyakit LSD pada sapi dikabarkan sudah menjalar di daerah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://memontum.com">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, memastikan hewan kurban yang masuk ke Kota Batu, harus aman dari penyakit saat perayaan Idul Adha. Hal itu disampaikan, seiring mulai merebaknya penyakit baru yakni Lumpy Skin Disease (LSD).</p>



<p>Disampaikan Pj Wali Kota Aries, memang penyakit LSD pada sapi dikabarkan sudah menjalar di daerah luar Kota Batu. Tetapi, selama ini dinas terkait di Kota Batu, sudah melakukan langkah-langkah preventif.</p>



<p>&#8220;Kita sudah melakukan langkah-langkah pencegahan dan itu sudah aman. Di sini, di <a href="https://kotabatu.memontum.com">Kota Batu</a> sudah aman,&#8221; terangnya, saat berada di Materia Medica Jalan Lahor, Kota Batu, Selasa (13/06/2023) tadi.</p>



<p>Mengapa dinyatakan aman, menurutnya, di Kota Batu sendiri bukan produsen sapi potong. Namun, lebih kepada sapi yang diperah susunya. Sedangkan, untuk suplai sapi yang masuk menjelang kurban, adalah berasal dari Malang Raya seperti daerah sekitar Pujon dan Karangploso. Sementara yang berasal dari luar Malang Raya, itu tidak akan diterima.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>&#8220;Jadi, nanti hewan ternak yang masuk di wilayah Kota Batu, akan betul-betul diseleksi Dinas Pertanian Kota Batu melalui bidang yang menangani peternakan dan kesehatan hewan. Maka, kita yakin Kota Batu aman menjelang Idul Adha,&#8221; paparnya.</p>



<p>Dari data yang diperoleh, LSD atau Lumpy Skin Disease adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dari keluarga Poxviridae. Penyakit ini ditandai dengan munculnya benjolan pada kulit sapi, terutama pada bagian leher, punggung dan perut. Selain benjolan, sapi yang terinfeksi LSD juga dapat mengalami demam, kehilangan nafsu makan, lesu dan mengalami penurunan produksi susu.</p>



<p>Sedangkan, penyakit LSD pada sapi disebabkan oleh virus dari keluarga Poxviridae. Virus ini menyebar melalui gigitan serangga seperti nyamuk dan lalat. Sapi yang terinfeksi akan mengalami periode inkubasi selama 5-14 hari sebelum timbul gejala. Penyebaran penyakit dapat terjadi secara cepat di antara sapi yang berada dalam kandang yang sama atau antara kandang yang berdekatan.&nbsp;<strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190773</post-id>	</item>
		<item>
		<title>MUI Probolinggo Amini Hewan Terjangkit Penyakit LSD Ringan Sah Dijadikan Kurban</title>
		<link>https://memontum.com/mui-probolinggo-amini-hewan-terjangkit-penyakit-lsd-ringan-sah-dijadikan-kurban</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Jun 2023 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Kurban]]></category>
		<category><![CDATA[LSD]]></category>
		<category><![CDATA[MUI]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Hewan]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190496</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Hewan terjangkit penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) ternyata boleh untuk dijadikan hewan kurban. Bahkan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa terkait hewan yang terjangkit penyakit LSD. Hewan yang terjangkit penyakit LSD tersebut, boleh dijadikan kurban selagi masih ringan. Hal itu, sesuai dengan Fatwa MUI Pusat Nomor 34 Tahun 2023, tertanggal 1 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Hewan terjangkit penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) ternyata boleh untuk dijadikan hewan kurban. Bahkan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa terkait hewan yang terjangkit penyakit LSD.</p>



<p>Hewan yang terjangkit penyakit LSD tersebut, boleh dijadikan kurban selagi masih ringan. Hal itu, sesuai dengan Fatwa MUI Pusat Nomor 34 Tahun 2023, tertanggal 1 Juni 2022 bertepatan dengan 12 Dzulqadah 1444 H.</p>



<p>Dalam fatwa tersebut, MUI tidak hanya membahas penyakit LSD. Namun, juga penyakit Peste Des Petits Ruminants (PPR) juga dibahas dalam fatwa MUI.</p>



<p>Dalam fatwa tersebut, juga diperbolehkan untuk dijadikan kurban.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Penyakit LSD ringan yang dimaksud dalam fatwa MUI tersebut, adalah penyakit LSD ringan yang terdapat pada hewan kurban yang masih belum menyebar benjolannya. Sehingga, daging hewan tersebut tidak rusak.</p>



<p>Begitu pula dengan hewan kurban yang terjangkit penyakit PPR ringan, sah untuk dijadikan kurban. Dengan tanda gejala panas suhu kurang lebih dari 30 sampai 40 celcius. Dengan gejala tersebut, hewan kurban masih bisa disembuhkan dalam jangka waktu 10 sampai 14 hari.</p>



<p>Sementara itu, Sekretaris MUI Kabupaten Probolinggo, Yasin, membenarkan fatwa yang dikeluarka MUI tersebut. Pihaknya kemudian meneruskan fatwa MUI ke seluruh kecamatan di Kabupaten Probolinggo.</p>



<p>&#8220;Kepada dinas terkait, yakni Dinas Pertanian yang membawahi Kabid Kesehatan Hewan, termasuk ke Kemenag setempat,&#8221; katanya Jumat (09/06/2023) tadi. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190496</post-id>	</item>
		<item>
		<title>LSD Jadi Ancaman Baru Sapi Kurban di Wilayah Kota Batu</title>
		<link>https://memontum.com/lsd-jadi-ancaman-baru-sapi-kurban-di-wilayah-kota-batu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Jun 2023 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[kurban sapi]]></category>
		<category><![CDATA[LSD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190179</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; LSD atau Lumpy Skin Disease yang artinya penyakit menular yang disebabkan oleh virus dari keluarga Poxviridae, menjadi ancaman baru pada hewan sapi. Tidak terkecuali, menjelang kurban nanti, penyakit menular tersebut juga mengancam wilayah Kota Batu. Medik Veteriner Rumah Potong Hewan Pusat Kesehatan Hewan (RPH Puskeswan) Kota Batu, Utami Kurniawati, menjelaskan bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum <a href="https://kotabatu.memontum.com">Kota Batu</a></strong> &#8211; LSD atau Lumpy Skin Disease yang artinya penyakit menular yang disebabkan oleh virus dari keluarga Poxviridae, menjadi ancaman baru pada hewan sapi. Tidak terkecuali, menjelang kurban nanti, penyakit menular tersebut juga mengancam wilayah Kota Batu.</p>



<p>Medik Veteriner Rumah Potong Hewan Pusat Kesehatan Hewan (RPH Puskeswan) Kota Batu, Utami Kurniawati, menjelaskan bahwa ketika LSD menjalar pada tubuh sapi, itu akan ditandai dengan munculnya benjolan pada kulit sapi. Terutama, pada bagian leher, punggung dan perut.</p>



<p>Apabila benjolan tersebut pecah, urainya, maka menyebabkan luka yang tembus sampai masuk ke dalam daging. Sehingga, saat sapi disembelih, maka luka itu tidak bisa hilang dan bahkan berakibat fatal. Yang artinya, bisa tidak layak dikonsumsi.</p>



<p>&#8220;Memang, setelah terjadinya PMK tahun lalu, saat ini terjadi penyakit menular pada sapi yaitu LSD,&#8221; terangnya di RPH Puskeswan Kota Batu, Senin (05/06/2023) tadi.</p>



<p>Sebenarnya, papar Utami, LSD yang yang sudah menjalar di tubuh sapi, masih bisa disembuhkan. Asalkan, pemilik sapi segera melapor sehingga cepat ditangani. Dengan adanya penyakit baru ada sapi itu, maka RPH Puskeswan terus melakukan vaksinasi di semua wilayah Kota Batu yang notabene banyak peternak sapinya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>&#8220;Yang jelas, sejak dua mingguan yang lalu, kami melakukan vaksinasi LSD di semua daerah wilayah Kota Batu yang banyak peternak sapinya,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Lebih dari itu, menurut Utami, untuk persiapan kurban 29 Juni 2023 mendatang, pihaknya melakukan banyak hubungan dengan pedagang sapi untuk menunjukkan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari daerah asal yang menunjukkan vaksinasi PMK dan LSD.</p>



<p>&#8220;Lewat SKKH ini, bisa dilihat riwayat penyakit dari sapi itu yang ditandatangani dokter hewan. Ini saat menjual dan sebelum memotong diharapkan menunjukkan SKKH. Ini adalah upaya mencegah menjalarnya LSD pada sapi yang didatangkan dari luar Kota Batu,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Untuk wilayah Kota Batu, diakuinya, sudah terjangkit di beberapa peternak. Kendati demikian, daerah mana yang terdampak LSD, masih belum bisa diungkapkan karena berpengaruh dengan kondisi sekarang dimana menjelang hari Raya Idul Adha.</p>



<p>&#8220;Yang jelas, LSD sudah terjangkit di beberapa peternak sapi di Kota Batu. Kurang lebih 5 persen, tetapi saya tidak bisa menunjukkan daerah mana saja yang terjangkit. Karena, ini sangat berpengaruh menjelang kurban. Untuk itu, bagi peternak sapi yang mengetahui peliharaannya terkena penyakit LSD untuk segera melapor kepada kami. Supaya cepat ditangani. Karena penyakit ini bisa sembuh,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Sekedar diketahui, beberapa sumber menyebutkan selain benjolan, sapi yang terinfeksi LSD juga dapat mengalami demam, kehilangan nafsu makan, lesu dan mengalami penurunan produksi susu. Penyakit LSD pada sapi disebabkan oleh virus dari keluarga Poxviridae. Virus ini menyebar melalui gigitan serangga seperti nyamuk dan lalat.</p>



<p>Kendati tidak menular ke manusia, namun daging ternak yang terinfeksi LSD tidak layak konsumsi. Karena mengalami kekurangan nutrisi protein. Daging tersebut mengalami lack of nutrient protein asam amino.</p>



<p>Namun, produknya seperti daging, masih dapat dikonsumsi setelah dihilangkan bagian-bagian yang terdampaknya. Yang tentunya sudah dinyatakan sehat seratus persen.<strong>&nbsp;(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190179</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Belasan Kasus LSD pada Hewan Ternak Menyebar di Empat Kecamatan di Blitar</title>
		<link>https://memontum.com/belasan-kasus-lsd-pada-hewan-ternak-menyebar-di-empat-kecamatan-di-blitar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Mar 2023 06:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Hewan Ternak]]></category>
		<category><![CDATA[LSD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=184528</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8211; Sebanyak 11 kasus Lumpy Skin Disease (LSD) yang menyerang hewan ternak sapi dan kerbau, terdeteksi di Kabupaten Blitar. Kasus LSD tersebut, ditemukan di empat kecamatan, yaitu Kecamatan Talun, Gandusari, Wonotirto dan Kecamatan Binangun. Hal tersebut, diungkapkan Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar, Nanang Miftahudin. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Blitar</strong> &#8211; Sebanyak 11 kasus Lumpy Skin Disease (LSD) yang menyerang hewan ternak sapi dan kerbau, terdeteksi di Kabupaten Blitar. Kasus LSD tersebut, ditemukan di empat kecamatan, yaitu Kecamatan Talun, Gandusari, Wonotirto dan Kecamatan Binangun.</p>



<p>Hal tersebut, diungkapkan Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar, Nanang Miftahudin. Dijelaskannya, pada awal tahun 2023, hanya ada lima kasus tersebar di Kecamatan Talun dan Gandusari. Kini, ditemukan empat kasus baru di Binangun dan Wonotirto.</p>



<p>&#8220;Kasus yang awal sudah sembuh. Namun kini ada kasus baru lagi wilayah Binangun dan Wonotirto,&#8221; kata Nanang Miftahudin, Selasa (07/03/2023) tadi.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Lebih lanjut Nanang menjelaskan, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar, terus melakukan vaksinasi dan pemantauan di lokasi sekitar ditemukannya kasus LSD. &#8220;Kami terus melakukan upaya pengendalian. Dan sejauh ini, efektif. Kalau ada kasus, bahkan langsung dilakukan vaksinasi di ring pertama atau radius 1 kilometer dari titik lokasi,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Nanang menjelaskan, penularan LSD berbeda dengan PMK. Jika PMK bisa menukar melalui udara, LSD menular melalui perantara seperti nyamuk atau lalat. &#8220;Beberapa tanda hewan terpapar LSD, diantaranya terdapat bentol-bentol pada kulit sapi berukuran 1-7 centimeter. Biasanya ditemukan pada daerah leher, kepala, kaki, dan ekor. Bahkan kasus berat bentolan tersebut dapat ditemukan di hampir seluruh bagian tubuh,&#8221; tambahnya. <strong>(jar/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">184528</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
