<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>melihat &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/melihat/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 18 Sep 2023 07:07:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>melihat &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Melihat Pantai Pantai Indah dan Cantik di Kawasan Blitar</title>
		<link>https://memontum.com/melihat-pantai-pantai-indah-dan-cantik-di-kawasan-blitar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Sep 2023 03:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[blitar]]></category>
		<category><![CDATA[cantik]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan]]></category>
		<category><![CDATA[melihat]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198376</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8211; Kabupaten Blitar menyimpan keindahan pantai yang sangat menawan untuk dikunjungi saat berwisata. Inilah beberapa wisata pantai yang layak dikunjungi versi Memontum.com. 1. Pantai Peh Pulo. Pantai ini menyuguhkan keindahan alami nuansa pantai dengan hamparan pasir dan deru ombak. Lokasinya sendiri, itu berada di Dusun Peh Pulo, Desa Sumbersih, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Blitar</strong> &#8211; Kabupaten Blitar menyimpan keindahan pantai yang sangat menawan untuk dikunjungi saat berwisata. Inilah beberapa wisata pantai yang layak dikunjungi versi Memontum.com.</p>



<p>1. Pantai Peh Pulo.</p>



<p>Pantai ini menyuguhkan keindahan alami nuansa pantai dengan hamparan pasir dan deru ombak. Lokasinya sendiri, itu berada di Dusun Peh Pulo, Desa Sumbersih, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar.</p>



<p>Pantai ini menyuguhkan warna pasir yang kecoklatan, bersih dan indah. Air lautnya terlihat kebiruan dan bisa disaksikan keindahannya dari atas bukit. Perlu diingat, bahwa ombak di pantai ini terbilang besar dan perlu hati-hati. Sementara Pantai Peh Pulo sendiri tersusun dari tiga gugusan pantai, yaitu pantai Wedhi Ciut, Wedhi Kembar dan Wedhi Ombo yang bisa eksplor keindahannya lebih jauh lagi.</p>



<p>Lokasi pantai ini, juga cocok untuk digunakan dalam mengabadikan momen dalam berfoto. Jika ingin merasakan sendiri sensasi keindahannya, Pantai Peh Pulo bisa menjadi salah satu destinasi tujuan wisata.</p>



<p>2. Pantai Keben.</p>



<p>Pantai Keben merupakan satu dari sepuluh pantai cantik yang terletak di Desa Ngadipuro, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar. Pantai ini sangat cantik dan pemandangan sekitarnya sangat indah.</p>



<p>Bisa dibilang, Pantai Keben adalah surganya pecinta pantai yang masih tersembunyi. Sebab untuk menuju ke lokasi, akses perjalanan cukup sulit. Butuh perjuangan ekstra untuk sampai di pantai dengan pasir berwarna kecoklatan ini.</p>



<p>Ombak di pantai ini terlihat tenang, bersih dan indah. Banyak orang yang mengatakan kalau pantai keben merupakan pantai yang paling bagus di Desa Ngadipuro. Memiliki pantai yang tak terlalu luas, namun cocok jika ingin berfoto-foto di sekitar pantai dengan pemandangan birunya laut.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>3. Pantai Ngloncor.</p>



<p>Pantai Ngloncor merupakan salah satu pantai dengan pasir hitam yang memiliki pemandangan indah dan keunikan tersendiri dibandingkan dengan pantai lainnya di Blitar. Disebut sebagai Pantai Ngloncor karena pantai ini memiliki tebing yang menjorok ke lautan, yang mana dalam Bahasa Jawa disebut Ngloncor.</p>



<p>Tentunya tebing ini yang menjadi ciri khas dari Pantai Ngloncor. Sebab membuatnya berbeda dengan pantai lainnya di Blitar. Istimewanya lagi, pantai ini masih sangat alami dan akses untuk menuju pantainya tergolong penuh tantangan. Namun jika sudah tiba di lokasi, akan terbayar sudah rasa lelah dengan indahnya pantai yang masih alami ini. Pemandangan yang ditawarkan sungguh sangat menawan sambil bersantai di atas tebing.</p>



<p>4. Pantai Banteng Mati.</p>



<p>Pantai ini juga sangat menawan dan sangat bagus untuk dikunjungi. Pantai ini berada di kawasan Desa Ngadipuro. Menawarkan pemandangan yang sangat indah dengan ombak khas pantai selatan yang besar nan indah.</p>



<p>&nbsp;Pantai Banteng Mati ini memang memiliki suasana yang lebih tenang dibandingkan dengan pantai lainnya, maka tak heran jika tempat ini cocok untuk berlibur dan melepas penat dari rutinitas sehari-hari. Akses untuk menuju ke Pantai Banteng Mati ini memang cukup sulit, namun akan terasa sangat menyenangkan untuk berpetualang. Birunya air laut akan membuat pengunjung berlama-lama berada di pantai.</p>



<p>5. Pantai Jolosutro.</p>



<p>Pantai ini berada di Desa Ringenrejo, Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar. Berjarak sekitar 45 km dari kota Blitar ke arah selatan. Pantai Jolosutro merupakan pantai yang dominan memiliki ombak laut selatan yang besar dan sangat indah. Oleh sebab itu sangat dilarang bagi wisatawan untuk mandi di pantai ini.</p>



<p>Jalur yang dapat ditempuh untuk menuju ke pantai ini adalah melalui jalur Lodoyo via Panggungrejo dan Binangun. Di sepanjang jalan medan yang dilalui tergolong sangat menantang dan khas Jalur Blitar Selatan. Namun pengunjung tidak bakal kecewa jika sudah berada di pantai. Rasa lelah akan tergantikan dengan keindahan panorama yang menawan.<strong> (gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198376</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Melihat Lebih Dekat Pelayanan dan Inovasi Bimker WBP, Sesditjen BSK Kunjungi Lapas Kelas 1 Malang</title>
		<link>https://memontum.com/melihat-lebih-dekat-pelayanan-dan-inovasi-bimker-wbp-sesditjen-bsk-kunjungi-lapas-kelas-1-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Sep 2023 11:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Bimker]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[melihat]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan]]></category>
		<category><![CDATA[sesditjen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198125</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Lapas Kelas 1 Malang Kanwil Kemenkumham Jatim, terus meningkatkan inovasi pelayanan dan bimbingan kerja (Bimker) bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Banyak pelayanan prima dan program pelatihan kerja yang terus berkembang di dalam Lapas Kelas 1 Malang. Dengan banyaknya pelayanan prima yang ada, Lapas Kelas I Malang mendapat kunjungan kerja dari Sekretaris [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Lapas Kelas 1 Malang Kanwil Kemenkumham Jatim, terus meningkatkan inovasi pelayanan dan bimbingan kerja (Bimker) bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Banyak pelayanan prima dan program pelatihan kerja yang terus berkembang di dalam Lapas Kelas 1 Malang.</p>



<p>Dengan banyaknya pelayanan prima yang ada, Lapas Kelas I Malang mendapat kunjungan kerja dari Sekretaris Badan Strategi Kebijakan (Sesditjen BSK) Hukum dan HAM RI, Jonny Pesta Simamora, Selasa (12/09/2023) tadi. Tentunya, kunjungan kerja ini dalam rangka untuk melihat lebih dekat layanan yang ada di Lapas Kelas I Malang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kalapas Kelas I Malang, Heri Azhari, menyambut langsung Sesditjen BSK bersama Pejabat Struktural. Selama kunjungan, Sesditjen BSK dan Kalapas melakukan diskusi terkait berbagai layanan yang ada, termasuk blok Warga Binaan Pemasyarakatan, layanan kesehatan dan program pembinaan yang diselenggarakan di Lapas Kelas I Malang.</p>



<p>Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan bahwa sistem pemasyarakatan di Indonesia berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM). &#8220;Kami mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh petugas Lapas Kelas I Malang dalam memberikan layanan yang sesuai dengan standar yang ditetapkan,&#8221; tegas Jonny Paste.</p>



<p>Kalapas Kelas 1 Malang, Heri Azhari, mengatakan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan inovasi untuk memberikan pelayanan yang terbaik di Lapas Kelas 1 Malang. &#8220;Kami akan terus berupaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik dan memastikan bahwa Lapas Kelas I Malang menjadi contoh positif dalam sistem pemasyarakatan Indonesia,&#8221; kata Heri Azhari. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198125</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Melihat dari Dekat Eksotisnya Pantai Gili Ketapang Probolinggo</title>
		<link>https://memontum.com/melihat-dari-dekat-eksotisnya-pantai-gili-ketapang-probolinggo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Sep 2023 04:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[eksotisnya]]></category>
		<category><![CDATA[Ketapang]]></category>
		<category><![CDATA[melihat]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=197802</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Gili Ketapang, sebuah desa dan pulau kecil yang menawarkan keindahan yang eksotis dan layak untuk dikunjungi wisatawan. Lokasi destinasi wisata ini, sekitar 8 km di lepas pantai utara Probolinggo. Sementara secara administratif, pulau ini termasuk wilayah Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. Gili Ketapang sendiri, memiliki luasan wilayah sekitar 68 hektare. Gili Ketapang merupakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Gili Ketapang, sebuah desa dan pulau kecil yang menawarkan keindahan yang eksotis dan layak untuk dikunjungi wisatawan. Lokasi destinasi wisata ini, sekitar 8 km di lepas pantai utara Probolinggo. Sementara secara administratif, pulau ini termasuk wilayah Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo.</p>



<p>Gili Ketapang sendiri, memiliki luasan wilayah sekitar 68 hektare. Gili Ketapang merupakan salah satu tujuan wisata alam di Kabupaten Probolinggo. Pulau terebut, dihubungkan dengan Pulau Jawa dengan perahu motor melalui Pelabuhan Tanjung Tembaga, Kota Probolinggo, dengan waktu tempuh sekitar 30 menit.</p>



<p>Dilansir dari wikipedia, bahwa menurut legenda setempat, pulau ini dulunya menyatu dengan daratan Desa Ketapang, yang kemudian secara gaib bergerak lamban ke tengah laut, karena gempa yang dahsyat akibat letusan Gunung Semeru. Nama Gili Ketapang berasal dari bahasa Madura, Gili yang artinya mengalir dan Ketapang merupakan nama asal desa tersebut.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Pasir pantainya yang berwarna putih bersih, keindahan pantainya yang masih alami, ditambah surga bawah lautnya yang menggoda memang membuat siapapun tertarik untuk terjun langsung mengeksplorasi lokasi wisata ini. Ciri khas dari Gili Ketapang bisa dilihat dari ombaknya yang tenang dan air lautnya yang jernih. Hamparan pasir putih yang luas bisa dinikmati dan bersantai oleh wisatawan. Dengan hamparan pasir pitihnya, wisatawan akan betah berlama-lama berada di pinggiran pantai sambil bermain air.</p>



<p>Tempat ini sangat populer, tidak hanya dikunjungi wisatawan dari dalam negeri, melainkan juga dari mancanegara. Awalnya, pulau ini adalah spot memancing bagi wisatawan yang gemar memancing di area Jawa Timur. Kondisi lautnya masih sangat baik dikarenakan nelayan yang masih menerapkan cara tradisional saat melaut. Seiring dengan berjalannya waktu, perkembangan bidang pariwisata semakin berkembang di daerah ini.</p>



<p>Ditambah lagi dengan keindahan bawah lautnya yang tidak kalah dengan spot snorkeling lainnya di Indonesia, membuat dinas Pariwisata Probolinggo terus menggenjot potensi wisata Pulau Gili Ketapang.</p>



<p>Pantainya sangat bersih dan dan suasananya terasa asri ditambah masyarakatnya juga sangat ramah. Tentunya jika datang ke Gili Ketapang, wisatawan akan mendapatkan momen yang baik untuk berfoto-foto bersama keluarga di hamparan pasir putih dengan pemandangan laut yang terlihat kebiruan. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">197802</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Melihat Perkembangan Jajanan Ladu Beras Ketan Khas Kota Batu</title>
		<link>https://memontum.com/melihat-perkembangan-jajanan-ladu-beras-ketan-khas-kota-batu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Aug 2023 07:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[Beras ketan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[jajanan]]></category>
		<category><![CDATA[Jajanan Tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[melihat]]></category>
		<category><![CDATA[perkembangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=196822</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Jajanan Ladu, yang menjadi khas Kota Batu, siapa sangka masih eksis hingga saat ini. Salah satu desa yang hingga saat ini masih bertahan memproduksi Ladu, yakni di Dusun Kandangan, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Meskipun, saat ini di tempat tersebut hanya ada dua warga yang memproduksi jajanan jadul itu. Salah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Jajanan Ladu, yang menjadi khas Kota Batu, siapa sangka masih eksis hingga saat ini. Salah satu desa yang hingga saat ini masih bertahan memproduksi Ladu, yakni di Dusun Kandangan, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Meskipun, saat ini di tempat tersebut hanya ada dua warga yang memproduksi jajanan jadul itu.</p>



<p>Salah satu warga yang memproduksi Ladu, Sungkono (43), mengatakan bahwa perkembangan peminat Ladu selama beberapa terakhir mengalami penurunan. Bahkan, selama dua bulan ini sepi peminat.</p>



<p>&#8220;Biasanya bulan-bulan tertentu, misalnya Hari Raya banyak yang membeli jajanan Ladu ini. Tapi, mungkin bulannya nggak cocok, terus banyak yang keluar biaya anaknya sekolah dan sepi hajatan. Imbasnya, sekarang Ladu jadi sepi,&#8221; terangnya, saat ditemui di rumah produksi di Dusun Kandangan, Minggu (27/08/2023) siang.</p>



<p>Dalam sehari, paparnya, biasanya sebanyak 12 kilogram Ladu terjual. Tetapi, beberapa hari lalu sebanyak 24 kilogram Ladu hingga sepekan, masih belum terjual. &#8220;Untuk harga jual Ladu, setengah kilogram saya jual Rp 43 ribu. Dan, yang seperempat kilogram saya jual Rp 22 ribu,&#8221; tuturnya.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Produksi jajanan Ladu tersebut, paparnya, digelutinya sejak empat tahun lalu. Sebelumnya, jajanan ini sudah ditekuni bersama keluarganya selama 23 tahun, yang salah satunya adalah pembuat Ladu. Hanya saja, kini yang memproduksi hanya menyisakan dua orang warga.</p>



<p>&#8220;Kalau ditekuni, sebenarnya Ladu mendapatkan hasil yang bagus. Keuntungannya rata-rata dahulu saat masih populer, bisa mencapai Rp 4 juta sampai Rp 5 juta, dalam sebulan dari omset kotor paling banyak Rp 10 juta. Dan, di kampung ini yang memproduksi Ladu hanya dua orang. Saya dan ibu saya. Sebelumnya, itu ada enam orang dan yang bertahan masih dua,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Cara pembuatan Ladu, imbuhnya, selama ini dengan cara manual. Beras ketan pilihan direndam selama 5 jam. Lalu diselep jadi tepung baru direbus.</p>



<p>Setelah matang, kemudian ditumbuk dicampur gula pasir cair. Kemudian diolah terus dilempengkan lalu dijemur. Setelah kering, diiris kotak-kotak lalu di open.</p>



<p>&#8220;Ladu yang menjadi khas jajanan Kota Batu, ini rasanya kriuk leleh di mulut dengan rasa manis. Dan, tanpa bahan pengawet,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Mengenai pemasaran selama ini, diakuinya, masih berada di pasaran lokal Kota Batu. &#8220;Kemarin izin halal sudah saya buat. Di sini karena saya ingin pemasaran bisa keluar Kota Batu. Saya terbentur modal. Saya berharap, Ladu ini benar-benar menjadi ikon Kota Batu. Tahun 2022 lalu memang pernah Dinas Pariwisata Kota Batu mengunjungi kampung kami hingga menamakan Kampung Ladu tetapi hanya sekali saja. Saya ingin Pemkot Batu memperhatikan Ladu yang menjadi jajanan khas Kota Batu ini,&#8221; harapnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">196822</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Melihat dari Dekat Wisata Coban Rambat Trenggalek</title>
		<link>https://memontum.com/melihat-dari-dekat-wisata-coban-rambat-trenggalek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Jun 2023 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[coban]]></category>
		<category><![CDATA[dari]]></category>
		<category><![CDATA[dekat]]></category>
		<category><![CDATA[melihat]]></category>
		<category><![CDATA[rambat]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192149</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Berkunjung ke Kabupaten Trenggalek, tidak lengkap rasanya jika tidak mencoba ke salah satu destinasi wisata ini. Ya, Wisata Coban Rambat, Domyong, Bendungan, adalah wisata yang sangat layak dikunjungi. Wisata Coban Rambat, adalah sebuah wisata alam yang menawarkan sebuah pesona air terjun dengan air yang sangat jernih dan pemandangan yang sangat asri. Selain [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Berkunjung ke Kabupaten Trenggalek, tidak lengkap rasanya jika tidak mencoba ke salah satu destinasi wisata ini. Ya, Wisata Coban Rambat, Domyong, Bendungan, adalah wisata yang sangat layak dikunjungi.</p>



<p>Wisata Coban Rambat, adalah sebuah wisata alam yang menawarkan sebuah pesona air terjun dengan air yang sangat jernih dan pemandangan yang sangat asri. Selain keindahan alam, panorama air terjun yang menakjubkan di sekitar Coban Rambat, juga menjadi salah satu destinasi pendukung.</p>



<p>Di kawasan ini, wisatawan juga bisa ke rumah pohon yang menarik untuk berfoto. Apalagi, rumah pohon tersebut letaknya juga berdekatan dengan lokasi air terjun. Sehingga, semakin memanjakan pengunjung saat berwisata di kawasan ini.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lokasinya yang juga strategis, sontak memudahkan akses bagi pengunjung yang ingin menikmati keindahan alam. Apalagi, wisata air terjun ini buka setiap hari.</p>



<p>Sekedar diketahui, Coban Rambat Trenggalek adalah tempat wisata yang tidak memungut biaya tiket masuk alias gratis. Hal ini, karenanya memberikan kesempatan kepada semua orang untuk menikmati keindahan air terjun ini tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan.</p>



<p>&#8220;Dengan keindahan Coban Rambat Trenggalek, tentunya ini menjadi daya tarik sendiri untuk wisatawan. Apalagi, juga banyak spot untuk berfoto,&#8221; papar wisatawan asal Tulungagung, Udin. <strong>(gs/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192149</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Melihat Pesona Air Terjun Sumber Manik Ngajuk</title>
		<link>https://memontum.com/melihat-pesona-air-terjun-sumber-manik-ngajuk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Jun 2023 12:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[manik]]></category>
		<category><![CDATA[melihat]]></category>
		<category><![CDATA[ngajuk]]></category>
		<category><![CDATA[pesona]]></category>
		<category><![CDATA[sumber]]></category>
		<category><![CDATA[terjun]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192145</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Nganjuk &#8211; Berkunjung ke wilayah Kabupaten Nganjuk, tidak lengkap rasanya jika tidak mampir ke wisata Air Terjun Sumber Manik di Desa Klodan, Kecamatan Ngetos. Di lokasi ini, wisatawan akan disuguhi keindahan alam dengan air terjun yang mempesona. Selain panorama air terjun, wisatawan di lokasi ini juga bisa melihat aliran air yang mengalir merambat di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Nganjuk</strong> &#8211; Berkunjung ke wilayah Kabupaten Nganjuk, tidak lengkap rasanya jika tidak mampir ke wisata Air Terjun Sumber Manik di Desa Klodan, Kecamatan Ngetos. Di lokasi ini, wisatawan akan disuguhi keindahan alam dengan air terjun yang mempesona.</p>



<p>Selain panorama air terjun, wisatawan di lokasi ini juga bisa melihat aliran air yang mengalir merambat di antara bebatuan. Termasuk, rimbun pepohonan berikut nyanyian burung. Tidak heran, jika pesona alam yang ditawarkan di lokasi ini, menjadi salah satu jujugan destinasi wisata.</p>



<p>Segarnya air dari wisata ini, pun menjadi daya tarik berbeda. Selain segar, udara yang sejuk dan sepoi-sepoi menjadi sisi berbeda yang bisa dinikmati.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Di kawasan ini, juga bisa dijumpai jalur jalan kaki untuk bisa lebih mengeksplor alam sekitar. Rerimbunan pohon, menjadi salah satu daya tarik saat wisatawan mencoba menikmati alam sekitar.</p>



<p>Bagi wisatawan yang cinta fotografi, keberadaan wisata Air Terjun Sumber Manik, pun menjadi daya tarik berbeda. Itu karena, banyak spot atau angel, yang bisa dioptimalkan dari beberapa sudut keindahan.</p>



<p>Saat berkunjung ke kawasan ini, wisatawan pun tidak perlu khawatir mengenai areal parkir yang disediakan. Termasuk, sarana penunjang lain seperti area istirahat dan releksasi sementara waktu. <strong>(gs/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192145</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Melihat Sedekah Tahunan Nyadran Dam Bagong, Kerbau Diarak Singgah ke Pendopo Trenggalek</title>
		<link>https://memontum.com/melihat-sedekah-tahunan-nyadran-dam-bagong-kerbau-diarak-singgah-ke-pendopo-trenggalek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Jun 2023 11:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[bagong,]]></category>
		<category><![CDATA[DAM]]></category>
		<category><![CDATA[Desa]]></category>
		<category><![CDATA[diarak]]></category>
		<category><![CDATA[kabar]]></category>
		<category><![CDATA[ke]]></category>
		<category><![CDATA[kerbau]]></category>
		<category><![CDATA[melihat]]></category>
		<category><![CDATA[Nyadran]]></category>
		<category><![CDATA[Pendopo]]></category>
		<category><![CDATA[sedekah]]></category>
		<category><![CDATA[singgah]]></category>
		<category><![CDATA[tahunan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191041</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Ada yang berbeda dari rangkaian acara Bersih Dam Bagong yang ada di Kelurahan Ngantru, Kecamatan Trenggalek, Kabupaten Trenggalek. Di tahun ini, sedekah tahunan yang biasa disebut Nyadran Dam Bagong dilakukan dengan merekonstruksi ulang sejarah dengan nilai dan pendekatan yang baru. Dalam sejarah yang ada, Ki Ageng Minak Sopal meminjam Gajah Putih milik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Ada yang berbeda dari rangkaian acara Bersih Dam Bagong yang ada di Kelurahan Ngantru, Kecamatan Trenggalek, Kabupaten Trenggalek. Di tahun ini, sedekah tahunan yang biasa disebut Nyadran Dam Bagong dilakukan dengan merekonstruksi ulang sejarah dengan nilai dan pendekatan yang baru.</p>



<p>Dalam sejarah yang ada, Ki Ageng Minak Sopal meminjam Gajah Putih milik Mbok Roro Krandon, untuk dijadikan persembahan pembangunan Dam Bagong. Sebelum disembelih dan dipersembahkan, kepala Kerbau harus dikirab terlebih dahulu.</p>



<p>Kirab Kerbau yang diperuntukkan Nyadran Dam Bagong ini menjadi salah satu bagian sakral dari adat budaya yang dilestarikan oleh masyarakat di Kelurahan Ngantru dan baru tahun ini dilakukan. &#8220;Ini memang terbilang baru, karena sebelum-sebelumnya tidak ada. Tahun ini kita mencoba melakukan rekonstruksi kembali sejarah kenapa Nyadran Dam Bagong. Kalau dahulunya, akadnya Menak Sopal meminjam Gajah Putih milik Mbok Roro Krandon itu akan dikembalikan. Namun, akhirnya disembelih sebagai syarat membangun Dam Bagong,&#8221; terang Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, saat dikonfirmasi, Kamis (15/06/2023) sore.</p>



<p>Akan tetapi, tambah Bupati Arifin, pihaknya ingin merekonstruksi sejarah tersebut. Menurutnya, masyarakat Krandon sudah ikhlas Gajah itu disembelih karena manfaatnya dirasakan oleh masyarakat luas. Dari sini, kedua desa ini coba dirangkaikan karena menjadi asal usul dari upacara adat Dam Bagong. Keduanya coba di kolaborasikan, sehingga Kerbau untuk Nyadran disinggahkan semalam di Desa Kerjo. Juga, ada beberapa rangkaian kegiatan dilakukan disana.</p>



<p>&#8220;Dari Kerjo kemudian Kerbau atau Mahesa, ini di kirab menuju Pendopo Trenggalek. Lalu di kirab kembali ke Tlatah Mbagongan (Dam Bagong),&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Kegiatan ini, ada Bregodo yang mana Mahesa diserahkan kepada Bupati Trenggalek. Kemudian, bupati menyerahkan kembali Kerbau ini untuk dibawa ke Dam Bagong dan berikut dengan peralatan sembelihnya.</p>



<p>&#8220;Jadi kegiatan hari ini sebenarnya kegiatan rutin tahunan. Yaitu, Nyadran Dam Bagong ditandai dengan sedekah daging Kerbau kepada masyarakat di Desa Ngantru,&#8221; tutur Mas Ipin-sapaan akrabnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Maka dari itu, sambungnya, ini memang sudah diniatkan untuk sedekahan. Kerbau yang diarak dimulai dari Desa Kerjo, Kecamatan Karangan sampai ke Pendopo Manggala Praja Nugraha Trenggalek. Selanjutnya, dari pendopo akan diarak kembali ke Ngantru untuk dilakukan penyembelihan.</p>



<p>&#8220;Besok (Jumat, red) akan dilakukan adat Nyadran Dam Bagong dengan melempar kepala kerbau beserta kakinya,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Untuk rangkaian Nyadran Dam Bagong sendiri, jelas Bupati Trenggalek, sudah dimulai pada hari Rabu malam dan hari sakralnya Nyadran Dam Bagong sendiri yang dilaksanakan pada Jumat besok. Menurutnya, ini akan menjadi agenda tahunan yang dilaksanakan rutin setiap tahun.</p>



<p>Nyadran Dam Bagong sendiri, sebenarnya merupakan perwujudan rasa syukur dari warga lingkungan sekitar dan petani yang dialiri oleh aliran sungai Dam Bagong. Mereka bersyukur karena sebelumnya Trenggalek merupakan rawa rawa tandus yang kering ketika musim kemarau dan banjir ketika musim penghujan.</p>



<p>Berawal dari tokoh yang bernama Menak Sopal, keadaan ini dirubah. Dengan membangun sebuah Dam atau bendungan kecil di area Bagongan, tanah yang dahulunya tandus ketika kemarau dan banjir ketika hujan menjadi areal persawahan yang subur.</p>



<p>Sedangkan cerita-cerita lain di balik pembangunan Dam ini, menyembelih Gajah Putih yang pada waktu itu milik Mbok Roro Krandon, menjadi cikal bakal upacara adat Nyadran sekarang. Cuma, hewan yang disembelih dari Gajah digantikan dengan seekor kerbau.</p>



<p>&#8220;Besok kepala kerbau dan kaki kerbau akan dilarung dengan cara dilemparkan ke dalam Dam Bagong. Yang kemudian diperebutkan oleh masyarakat sekitar. Menurut kepercayaan, barang siapa mendapatkan kepala kerbau tersebut akan mendapatkan keberkahan dalam hidupnya,&#8221; papar Bupati Arifin. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191041</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Melihat Budidaya Ikan Koi di Probolinggo</title>
		<link>https://memontum.com/melihat-budidaya-ikan-koi-di-probolinggo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Jan 2021 08:06:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[Budidaya]]></category>
		<category><![CDATA[ikan,]]></category>
		<category><![CDATA[Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[melihat]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=132668</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Sektor perikanan di Indonesia, memang memiliki potensi yang sangat besar. Berbagai jenis budidaya ikan, banyak dijalankan oleh masyarakat. Salah satunya, adalah budidaya ikan koi yang memiliki nilai jual yang tinggi. Ikan yang merupakan jenis ikan mas atau kaper ini, memiliki potensi bisnis yang besar. Selain warnanya yang cantik, ikan ini juga banyak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Sektor perikanan di Indonesia, memang memiliki potensi yang sangat besar. Berbagai jenis budidaya ikan, banyak dijalankan oleh masyarakat. Salah satunya, adalah budidaya ikan koi yang memiliki nilai jual yang tinggi.</p>



<p>Ikan yang merupakan jenis ikan mas atau kaper ini, memiliki potensi bisnis yang besar. Selain warnanya yang cantik, ikan ini juga banyak diburu pecinta ikan. Meski pun, untuk segi perawatan juga membutuhkan perawatan ekstra.</p>



<p>Imam, warga Kelurahan Jrebeng Kidul, RT 05/ RW 02, Kecamatan Wonoasih, adalah salah satu pembudidaya ikan koi yang ada di Kota Probolinggo. Dirinya memiliki kolam yang terbilang cukup besar, di belakang rumahnya.</p>



<p>”Saya dahulu tertarik budi daya ikan koi, karena melihat warnanya yang cantik dan sering diburu orang,” ujarnya.</p>



<p>Sejak setahun lalu, dirinya mulai mencoba budidaya ikan koi. Setelah sebelumnya, budidaya ikan gurami dan sejenis ikan konsumsi lainnya. &#8220;Kemudian mencoba ikan koi, ternyata perawatannya tidak terlalu sulit,” ungkap Imam.</p>



<p>Hanya saja, kondisi itu berbalik saat memasuki musim penghujan. Perawatannya, cenderung berbeda dengan saat musim panas. Karena ikan yang mempunyai warna cantik tersebut sangat peka dengan perubahan suhu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bila air tidak segera diganti, tambah Imam, maka ikan koi akan mudah terserang cacar maupun jamur. Penyebaran cacar maupun jamur, ini pun biasanya sangat cepat. Sehingga, dengan muda menular ke ikan yang lain.</p>



<p>“Kalau sudah terkena ingsang harus segera diganti dan diberi obat jamur khusus ikan. Dengan kolam yang bersih maka kondisi ikannya terjaga dan sehat,” urainya, Rabu (20/01) tadi.</p>



<p>Sedangkan makanan ikan koi sendiri sejenis makanan palet ikan khusus berprotein tinggi. Sehingga, warna ikan koi akan semakin bagus. “Kalau makananya bagus, warna ikan juga akan semakin bagus. Ikan koi diburu karena warnanya.</p>



<p>“Jenis ikan koi yang dibudidaya adalah ikan koi jenis showa dan koi sanke. Hanya saja, koi yang paling diburu, warnanya polos. Meski berukuran kecil, ikan ini tetap mempunyai warna yang bagus dan akan tetap dibeli konsumen,” ungkap Imam.</p>



<p>Untuk bibit ikan koi, dirinya menjual dengan harga Rp 25 ribu sampai Rp 30 ribu per ekor. Sedangkan untuk ukuran, sekitar 15 sampai 20 centimeter (cm). Sedangkan untuk ukuran 25 – 30 cm, harganya ada yang Rp 60.000 sampai Rp 80 per ekor. Semuanya, tinggal tergantung dari warna ikannya. <strong>(geo/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">132668</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
