<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Menkes &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/menkes/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 23 Feb 2023 14:20:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Menkes &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Wali Kota Malang Terima Sertifikat Bebas Frambusia dari Menteri Kesehatan RI</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-malang-terima-sertifikat-bebas-frambusia-dari-menteri-kesehatan-ri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Feb 2023 16:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Menkes]]></category>
		<category><![CDATA[Menkes RI]]></category>
		<category><![CDATA[Sertifikat]]></category>
		<category><![CDATA[sutiaji]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Sutiaji]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=183815</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota Malang berhasil menorehkan prestasi di bidang kesehatan. Yakni, menerima sertifikat bebas frambusia dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Selasa (21/02/2023) tadi. Penerimaan itu, bertepatan dengan momen World Neglected Tropical Diseases Day yang digelar di Krakatau Ballroom TMII Jakarta. Dalam prosesi penyerahan itu, Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menyerahkan langsung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota Malang berhasil menorehkan prestasi di bidang kesehatan. Yakni, menerima sertifikat bebas frambusia dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Selasa (21/02/2023) tadi. Penerimaan itu, bertepatan dengan momen World Neglected Tropical Diseases Day yang digelar di Krakatau Ballroom TMII Jakarta.</p>



<p>Dalam prosesi penyerahan itu, Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menyerahkan langsung kepada Wali Kota Malang, Sutiaji, yang saat itu didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, dr Husnul Muarif. Dalam hal itu, Kota Malang menerima apresiasi membanggakan bersama 102 kabupaten atau kota lainnya.</p>



<p>Wali Kota Sutiaji dalam kesempatan itu menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya pada seluruh jajaran terkait, atas upaya yang telah dilakukan. Menurutnya, catatan prestasi di tingkat nasional itu sebagai bentuk peran serta dan partisipasi aktif para stakeholder terkait penanganan frambusia di Kota Malang.</p>



<p>Pria berkacamata itu menjelaskan, bahwa frambusia merupakan jenis infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri Treponema Pallidum Pertenue. Secara umum, kasusnya banyak ditemui di negara-negara beriklim tropis, seperti negara di wilayah Afrika, Asia tenggara, Amerika Selatan dan Oceania.</p>



<p>Karena itu, Wali Kota Sutiaji menegaskan jika perlu adanya keterlibatan berbagai elemen, dalam menangani penyakit kesehatan yang jarang diketahui masyarakat ini. &#8220;Prinsipnya, kolaborasi yang selalu didengungkan benar-benar menjadi kekuatan nyata dan bukan menjadi slogan semata. Kolaborasi selalu bisa memberikan efek positif dan ini jadi salah satu faktor kunci. Saat frame cara pandangnya sudah sejalan, maka inshaallah setiap permasalahan di Kota Malang, khususnya kesehatan dapat teratasi dengan baik,” ujar Wali Kota Sutiaji.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Apalagi, menurutnya peran dari Dinkes Kota Malang, sebagai leading sector dalam mengoptimalkan jajarannya beserta stakeholder terkait, menjadi salah satu faktor kunci penanggulangan dan pencegahan frambusia. &#8220;Intinya, secara umum apa yang kami tekankan pada perangkat daerah tentang kolaborasi, ini bisa diimplementasikan dengan baik dan patut untuk diapresiasi. Kita punya modal 16 Puskesmas, 652 Posyandu, 33 Pustu dan 27 Rumah sakit. Kita juga ada 351 sekolah dasar dan 57 kelurahan. Semuanya terlibat, semuanya bahu membahu,” katanya.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan, kesehatan masyarakat dinilai menjadi salah satu prioritas yang ingin dicapai di era kepemimpinannya. Sehingga, dirinya meminta kepada perangkat daerah terkait, untuk tidak boleh lengah dan terus menerus memberikan literasi kepada masyarakat terkait dengan permasalahan kesehatan.</p>



<p>“Tentunya, ini (urusan kesehatan) adalah bagian dari visi misi kami. Maka, sudah sepatutnya saya terus minta ke Dinas Kesehatan. Jangan lengah, terus optimal mengawasi perkembangan permasalahan kesehatan di Kota Malang, terus berikan informasi dan literasi pada masyarakat,” lanjutnya.</p>



<p>Berdasarkan data perkembangan kasus di tahun 2022, pihaknya menjelaskan, jika pada periode Juni sampai Desember tahun lalu, ditemukan suspek dan telah dilakukan pemeriksaan RDT dan hasilnya dinyatakan negatif. &#8220;Saya sudah dilapori, terutama di rentang Juni sampai Desember, ditemukan suspek. Tetapi, semua sudah dilakukan pemeriksaan dan hasilnya negatif,” imbuhnya.</p>



<p>Kemudian, tambahnya, pihaknya juga mengingatkan pentingnya kepedulian masyarakat, tentang perilaku hidup bersih sebagai perisai yang utama. Karena itu, dirinya juga mendorong peran kader di wilayah untuk secara kontinyu memberikan pemahaman kepada masyarakat. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">183815</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kunjungi RSUD Dr Iskak Tulungagung, Menkes Sebut Masyarakat Indonesia 99 Persen Miliki Antibodi</title>
		<link>https://memontum.com/kunjungi-rsud-dr-iskak-tulungagung-menkes-sebut-masyarakat-indonesia-99-persen-miliki-antibodi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Feb 2023 09:49:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Menkes]]></category>
		<category><![CDATA[Tulungagung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=182432</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Tulungagung &#8211; Kasus sebaran virus Covid-19 sudah terkendali melalui program vaksinasi. Tidak hanya itu, disampaikan Menteri Kesehatan (Menkes) Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, menjelaskan bahwa berdasarkan data sekaligus survei terbaru, masyarakat Indonesia saat ini sudah terbentuk antibodi sebesar 99 persen. &#8220;Alhamdulillah, saat ini terkendali. Sebab, kemarin baru keluar angkanya, atau naik dari 98,5 persen menjadi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Tulungagung</strong> &#8211; Kasus sebaran virus Covid-19 sudah terkendali melalui program vaksinasi. Tidak hanya itu, disampaikan Menteri Kesehatan (Menkes) Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, menjelaskan bahwa berdasarkan data sekaligus survei terbaru, masyarakat Indonesia saat ini sudah terbentuk antibodi sebesar 99 persen.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah, saat ini terkendali. Sebab, kemarin baru keluar angkanya, atau naik dari 98,5 persen menjadi 99 persen masyarakat Indonesia sudah memiliki antibodi kekebalan terhadap virus,&#8221; kata Menkes Budi Sadikin, disela melakukan kunjungan ke RSUD Dr Iskak Tulungagung, Kamis (02/02/2023) tadi.</p>



<p>Pria yang pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT Inalum (Persero) pada tahun 2019 ini mengungkapkan, level kekebalan ketahanan masyarakat naik. Kekebalan tersebut, naik dari angka 2000 menjadi 3.200. &#8220;Itu kombinasi dari vaksinasi dan infeksi, terutama vaksinasi booster. Kalau vaksinasi booster, itu ketahanan antibodinya di level 5 ribuan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Menkes Budi Sadikin juga mengajak seluruh masyarakat, untuk memproteksi kembali melalui vaksinasi booster kedua. Pasalnya, saat ini sudah dibuka vaksinasi oleh Kemenkes bagi masyarakat umum.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Oleh karena itu, teman-teman mumpung boosternya sudah dibuka sekarang, buru-buru pakai itu,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Pria yang mendapat Sertifikasi Chartered Financial Consultant (CHFC) serta Chartered Life Underwriter (CLU) dari Singapore Insurance Institute pada 2004 ini meminta doa supaya tidak ada lagi penyebaran kasus baru di Indonesia. Sebab, beberapa waktu lalu di negara-negara lain kasus baru sudah mulai merebak.</p>



<p>&#8220;Kita merupakan satu dari beberapa negara yang sudah 12 bulan tidak ada gelombang naik. Terakhir (kasus pandemi), Januari tahun lalu. Sampai sekarang sudah tidak ada lagi, padahal negara-negara lain Cina, Jepang, Eropa itu ada lagi kemarin,&#8221; ujarnya.<strong> (jaz/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">182432</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dinkes Kota Malang Dukung Pemberian Vaksinasi Dosis Empat</title>
		<link>https://memontum.com/dinkes-kota-malang-dukung-pemberian-vaksinasi-dosis-empat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Jul 2022 07:17:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Menkes]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=172922</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif, mendukung upaya Menteri Kesehatan (Menkes) dalam pemberian vaksinasi dosis keempat Covid-19. Namun, hal itu nantinya akan diutamakan bagi para tenaga kesehatan (nakes). “Kalau dosis empat, itu diwacanakan untuk Nakes dulu. Jadi, kita ikut saja,” ujar Husnul, saat dikonfirmasi via telepon Memontum.com, Sabtu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif, mendukung upaya Menteri Kesehatan (Menkes) dalam pemberian vaksinasi dosis keempat Covid-19. Namun, hal itu nantinya akan diutamakan bagi para tenaga kesehatan (nakes).</p>



<p>“Kalau dosis empat, itu diwacanakan untuk Nakes dulu. Jadi, kita ikut saja,” ujar Husnul, saat dikonfirmasi via telepon Memontum.com, Sabtu (30/07/2022) tadi.</p>



<p>Menurut Husnul, vaksinasi dosis empat sangat penting diberikan. Terlebih, pemberiannya diutamakan kepada Nakes. Itu karena, Nakes adalah garda terdepan yang memberikan layanan penuh kepada masyarakat. Sehingga, potensi untuk mereka tertular virus Covid-19 juga masih ada.</p>



<p>“Dosis empat ini sangat penting, bukan hanya di Kota Malang. Tetapi juga di semua daerah. Vaksin keempat ini tentu untuk menyambung efektivitas dari vaksin dosis tiga yang telah diberikan,” jelasnya.</p>



<p>Baca Juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Disebutkan Husnul, untuk jumlah nakes di Kota Malang sendiri yakni ada sekitar tiga ribu nakes, baik yang bekerja di Kota Malang maupun luar Kota Malang. Para nakes seluruhnya juga sudah diberikan vaksinasi dosis satu, dua dan tiga.</p>



<p>“Vaksinasi untuk tenaga kesehatan kita mulai dari dosis satu, dua, dan tiga, semua sudah di atas 100 persen. Kalaupun nanti diteruskan dengan dosis keempat ya Alhamdulillah,” tuturnya.</p>



<p>Saat ini, untuk di Kota Malang juga masih menyelesaikan vaksinasi dosis ketiga, dengan capaian target masih 45 persen. Namun, upaya tersebut terus dilakukan agar herd imunity warga Kota Malang bisa tercipta dengan baik.</p>



<p>“Vaksinasi dosis ketiga kita sudah distribusikan ke fasilitas kesehatan, Dinkes tiap hari jumat juga melakukan vaksinasi booster nggak kurang dari 500 dosis,” lanjutnya.</p>



<p>Untuk ketersediaan stok vaksin dosis tiga disebutkan Husnul, masih ada sekitar 30 ribu dosis. Sehingga, vaksin tersebut masih terus didistribusikan di empat pusat perbelanjaan Kota Malang, sentra vaksinasi Polkesma, dan juga gerai vaksinasi di Poliklinik Polresta Malang Kota.</p>



<p>“Ini semua teman-teman sudah bergerak di pusat perbelanjaan nantinkita progres untuk laporannya, sentra vaksinasi di Polkesma, dan gerai vaksinasi juga masih di Poliklinik Polresta Malang Kota,” imbuh Husnul.<strong> (rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">172922</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DIY Persiapkan Pelaksanaan Vaksinasi Massal Covid-19 Tahap 2</title>
		<link>https://memontum.com/diy-persiapkan-pelaksanaan-vaksinasi-massal-covid-19-tahap-2</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Feb 2021 04:02:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[memontum]]></category>
		<category><![CDATA[Menkes]]></category>
		<category><![CDATA[tenaga kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinasi]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksinasi Covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=135278</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Yogyakarta &#8211; Pada 21 Februari 2021 Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin bersama Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X didampingi Plt. Kabadan PPSDM Kemenkes Kirana Pritasari, Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DIY Pembajun Setyaningastuti mengunjungi lokasi persiapan untuk vaksinasi massal COVID-19. &#8221;Rencananya tanggal 1 Maret 2021 akan dilaksanakan vaksinasi COVID-19 di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Yogyakarta</strong> &#8211; Pada 21 Februari 2021 Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin bersama Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X didampingi Plt. Kabadan PPSDM Kemenkes Kirana Pritasari, Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DIY Pembajun Setyaningastuti mengunjungi lokasi persiapan untuk vaksinasi massal COVID-19.</p>



<p><br>&#8221;Rencananya tanggal 1 Maret 2021 akan dilaksanakan vaksinasi COVID-19 di Pasar Beringharjo untuk pedagang pasar, yang dilakukan sesudah nakes adalah para lansia diatas 60 tahun dan petugas publik, selain itu, sekitar 15% lebih lansia di Yogyakarta akan menjadi prioritas untuk divaksinasi,&#8221; Ujar Menkes.<br>Petugas publik sendiri merupakan definisi yang memiliki pekerjaan sehari-hari berhadapan dengan banyak orang. Di Pasar ini banyak ketemu orang atau langganan sehingga berisiko tinggi terpapar, untuk itu menjadi prioritas diberi vaksinasi.</p>



<p><br>Gubernur DIY juga menyampaikan rencananya semua yang di Pasar Beringharjo akan divaksinasi, tidak hanya di Pasar tetapi juga PKL, pelayan umum dan sekitarnya yang rencana pelaksanaan vaksinasi 1 sampai 5 hari.</p>



<p><br><strong>Persiapan Pelaksanaan Vaksinasi Massal COVID-19</strong></p>



<p><br>Kadinkes Provinsi DIY menuturkan saat ini sedang menyiapkan vaksinasi massal dengan sasarannya mencapi 19.897 orang terdiri dari PKL pasar beringharjo 8.144 orang, PKL di Malioboro dan alun-alun 2.600 orang, pegawai dan pemilik toko sekitar tugu 9.153 orang.</p>



<p><br>Untuk pelaksanaan vaksinasi massal tahap 2 di DIY, Pemda menyiapkan 280 petugas tenaga kesehatan yang akan dibagi menjadi 20 tim untuk melakukan vaksinasi bagi 3.200 orang per harinya. Pelaksanaan vaksinasi akan difokuskan di tiga tempat pelaksanaan; 1) Tempat parkir Abu Bakar Ali dekat Malioboro; 2) Pasar Beringharjo dan 3) Banteng Vendeberg pukul 08.00 -17.00 setiap hari.<br>Pendataan sasaran vaksinasi dilakukan melalui koordinator masing-masing seperti buruh gendong, andong, becak, bentor dll dari koordinator akan dibuat jadwal vaksinasi sehingga akan ada pendekatan secara langsung.</p>



<p><br>&#8221;Terkait KIPI kami melibatkan disetiap harinya pasti akan ada petugas dimasing-masing spot untuk bertanggung jawab kepada kejadian-kejadian selama kegiatan, dan disiapkan RS besar yang punya mini icu siap mengawal kalau ada KIPI dilapangan,&#8221; terang Kadinkes Provinsi DIY.<strong>(PRU)</strong></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">135278</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Malang Merekomendasi Pembelajaran Tatap Muka</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-malang-merekomendasi-pembelajaran-tatap-muka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Nov 2020 16:36:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Menag]]></category>
		<category><![CDATA[Mendikbud]]></category>
		<category><![CDATA[Menkes]]></category>
		<category><![CDATA[protokol kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Tatap Muka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=128078</guid>

					<description><![CDATA[Dengan tetap memperhatikan Prokes Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah kembali mengumumkan Surat Keputusan Bersama empat menteri, yaitu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Menteri Agama (Menag), Menteri Kesehatan (Menkes) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Semester Genap Tahun Ajaran dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19. Dalam SKB itu, pemerintah pusat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3>Dengan tetap memperhatikan Prokes</h3>
<p><span id="more-128078"></span></p>
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah kembali mengumumkan Surat Keputusan Bersama empat menteri, yaitu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Menteri Agama (Menag), Menteri Kesehatan (Menkes) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Semester Genap Tahun Ajaran dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi <span style="color: #000000"><a style="color: #000000" href="https://id.wikipedia.org/wiki/Penyakit_koronavirus_2019" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Covid-19</a></span>.</p>
<p>Dalam SKB itu, pemerintah pusat memberikan kewenangan penyesuaian kebijakan kepada pemerintah daerah, kantor wilayah (kanwil) Kemendikbud/Kemenag, untuk menentukan izin pembelajaran tatap muka, yang berlaku mulai semester genap tahun ajaran dan tahun akademik 2020/2021.</p>
<p>Menanggapi hal ini, Pemkot Malang telah mempersiapkan dan merekomendasikan pembelajaran tatap muka di sekolah. Tentunya, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, tanpa harus menunggu status warna zona <span style="color: #000000"><a style="color: #000000" href="https://id.wikipedia.org/wiki/Penyakit_koronavirus_2019" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Covid-19</a></span>.</p>
<p>“Ini sudah kami persiapkan jauh-jauh hari, sambil menunggu status warna zona <span style="color: #000000"><a style="color: #000000" href="https://id.wikipedia.org/wiki/Penyakit_koronavirus_2019" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Covid-19</a></span>. Namun, dalam SKB terbaru, pembelajaran tatap muka tak harus menunggu status warna zona, karena sifatnya tidak menentu<code>.</code> Ini bagus dan solutif,” kata Wali Kota Malang, Sutiaji.</p>
<p>Ditambahkan, pihaknya akan mengambil keberanian untuk menentukan arah kebijakan pembelajaran tatap muka ini. Untuk itu, dirinya menghimbau dan menegaskan kedisiplinan protokol kesehatan adalah tanggung jawab bersama. Dengan sosialisasi dan penekanan lanjutan melalui kepala sekolah dan orangtua, untuk dilaksanakan siswa.</p>
<p>“Tidak harus menunggu tahun ajaran baru atau semester depan. Karena pola pembelajaran tatap muka sudah pernah dilakukan, hanya melanjutkan secepatnya,” ujar Sutiaji.</p>
<p>Ditambahkannya, bulan Juli pernah dilakukan simulasi pembelajaran tatap muka. Berdasarkan hasil survei kepada masyarakat, sebanyak 73 persen orang tua menghendaki tatap muka, sekitar 16 persen tidak menginginkan tatap muka, atau masih memilih daring. Sementara sisanya 50:50. Artinya,.menghendaki tatap muka dan atau daring.</p>
<p>“Kami sudah siap dan sudah melakukan simulasi sejak dulu. Hanya perlu sosialisasi lanjutan kepada sekolah dan orang tua siswa, agar nantinya ada kesepahaman bersama berkaitan dengan pembelajaran tatap muka di sekolah,” tandasnya. <strong>(rhd/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">128078</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
