<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Padepokan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/padepokan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 24 Aug 2022 13:10:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Padepokan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Padepokan Gus Samsudin Masih Belum Ajukan Izin</title>
		<link>https://memontum.com/padepokan-gus-samsudin-masih-belum-ajukan-izin</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Aug 2022 13:10:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Padepokan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=174254</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8211; Padepokan Nur Dzat Sejati di Desa Rejowinangun, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, hingga kini belum mengajukan izin usaha sesuai yang disyaratkan Pemkab Blitar. Persyaratan tersebut harus dipenuhi, jika padepokan milik Gus Samsudin, itu ingin beroperasi kembali. Kepala Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar, Agus Santosa, mengatakan jika ingin padepokan Gus [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Blitar</strong> &#8211; Padepokan Nur Dzat Sejati di Desa Rejowinangun, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, hingga kini belum mengajukan izin usaha sesuai yang disyaratkan Pemkab Blitar. Persyaratan tersebut harus dipenuhi, jika padepokan milik Gus Samsudin, itu ingin beroperasi kembali.</p>



<p>Kepala Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Blitar, Agus Santosa, mengatakan jika ingin padepokan Gus Samsudin bisa beroperasi kembali, harus melengkapi perizinan. &#8220;Izin yang harus dipenuhi Padepokan Gus Samsudin salah satunya adalah izin praktik untuk pengobatan tradisional,&#8221; kata Agus Santoso, Rabu (24/08/2022) tadi.</p>



<p>Agus Santoso menambahkan, karena belum mengajukan izin, maka padepokan tersebut, sampai sekarang masih belum boleh beroperasi dan masih tertutup untuk pasien maupun tamu. &#8220;Sampai dengan saat ini belum ada permohonan izin yang masuk ke kami,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Lebih lanjut Agus menyampaikan, selain izin praktik pengobatan tradisional, Padepokan Gus Samsudin juga belum mengajukan izin mendirikan bangunan atau IMB. Selain itu, izin praktik atau Surat Terdaftar Penyehat Tradisional (STPT) juga belum diperbarui setelah dicabut. &#8220;Kami masih akan menunggu permohonan izin dari pihak padepokan apabila ingin meneruskan usahanya,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Agus menegaskan, selama tidak ada izin, Padepokan milik Gus Samsudin tersebut tidak boleh buka atau melakukan kegiatan pengobatan. &#8220;Selama tidak ada izin ya tidak boleh buka. Itu kan ada di dalam surat keputusan yang disampaikan Pak Wabup,&#8221; tandasnya.</p>



<p>Sementara Pengacara Gus Samsudin, Supriarno mengatakan, terkait kepengurusan izin, pihaknya masih melakukan persiapan. &#8220;Ini masih dalam proses. Mohon dukungannya,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sebelumnya diberitakan, Pemkab Blitar bersama dengan jajaran Forkopimda menggelar konferensi pers terkait hasil keputusan mengenai padepokan milik Gus Samsudin di Pendopo Ronggo Hadi Negoro, Selasa (09/08/2022) lalu.</p>



<p>Dimana hasil keputusan tersebut disebutkan tiga poin utama terkait nasib padepokan Nur Dzat Sejati, yang dibacakan langsung oleh Wakil Bupati Blitar. Hadir dalam acara tersebut, kuasa hukum Gus Samsudin, perwakilan warga Desa Rejowinangun dan lembaga terkait lainnya. <strong>(jar/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">174254</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sikapi Pencabutan Izin dan Penutupan Padepokan Gus Samsudin, MUI Blitar Beri Dukungan</title>
		<link>https://memontum.com/sikapi-pencabutan-izin-dan-penutupan-padepokan-gus-samsudin-mui-blitar-beri-dukungan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Aug 2022 10:39:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[blitar]]></category>
		<category><![CDATA[MUI]]></category>
		<category><![CDATA[Padepokan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=173518</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8211; Langkah Pemerintah Kabupaten Blitar yang mencabut izin dan menutup aktivitas di Padepokan Nur Dzat Sejati milik Gus Samsudin di Desa Rejowinangun, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, mendapat dukungan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Blitar. Sekretaris MUI Kabupaten Blitar, Jamil Mashadi, mengatakan bahwa meski tidak dilibatkan secara langsung terkait assessment, namun Kantor Kementerian Agama [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Blitar</strong> &#8211; Langkah Pemerintah Kabupaten Blitar yang mencabut izin dan menutup aktivitas di Padepokan Nur Dzat Sejati milik Gus Samsudin di Desa Rejowinangun, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, mendapat dukungan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Blitar.</p>



<p>Sekretaris MUI Kabupaten Blitar, Jamil Mashadi, mengatakan bahwa meski tidak dilibatkan secara langsung terkait assessment, namun Kantor Kementerian Agama (Kemenag) dan MUI Kabupaten Blitar, memiliki tanggung jawab untuk meluruskan dan memberi pencerahan kepada masyarakat. &#8220;Kami mengapresiasi keputusan pemerintah. Ini sebagai bentuk perlindungan kepada masyarakat. Keputusan ini, harus kita dukung dalam rangka menciptakan kondusivitas daerah,&#8221; kata Jamil Mashadi, Rabu (10/08/2022) tadi.</p>



<p>Lebih lanjut Jamil menyampaikan, untuk menjamin aturan kegiatan yang menyerupai pondok pesantren agar tidak menyimpang, maka padepokan diminta mengikuti regulasi yang ada. Termasuk, seperti mengurus izin operasional di Kemenag.</p>



<p>&#8220;Jadi kurikulumnya harus jelas. Siapa pengajarnya, juga harus jelas. Jadi, ini kita minta agar semua sesuai aturan agar tidak timbul masalah. Kalau memang tujuannya bagus dan mereka mau berkomitmen mengurus perizinan, kami akan bantu,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Jamil menegaskan, terkait adanya dugaan praktek perdukunan, MUI telah memiliki fatwa bahwa praktek tersebut haram. &#8220;Hal ini jadi salah satu fokus kami, agar semua kembali on the track. Jadi, tugas kami memberi pencerahan,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Jamil menambahkan, terkait metode yang dikatakan sebagai rukyah, pihaknya belum lihat secara langsung. Namun, sudah mendengar dari masyarakat.</p>



<p>&#8220;Nah, soal rukyah ini juga kita lakukan pencerahan, bagaimana caranya yang benar. Kan ada asosiasi perukyah. Jadi, mereka punya SOP rukyah yang Islami itu seperti apa,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Pemkab Blitar mencabut izin surat penyehat tradisional (STPT) Dengan nomor 503/008/409.117/DPMPTSP/STPT/III/2021 tertanggal 10 Maret 2021 atas nama Samsudin, sudah tidak sesuai dengan kondisi aktual yang ada. Selain mencabut izin, Pemkab juga melarang padepokan melakukan aktivitas lainnya. Seperti kegiatan menyerupai pondok pesantren dan majelis taklim. Karena, keduanya belum mengantongi izin.</p>



<p>Pemkab Blitar juga memberi kesempatan bagi padepokan Nur Dzat Sejati milik Gus Samsudin, untuk memperbarui izin dan mengurus izin agar bisa beroperasi kembali. <strong>(jar)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">173518</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Blitar Akhirnya Cabut Izin Padepokan Gus Samsudin</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-blitar-akhirnya-cabut-izin-padepokan-gus-samsudin</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Aug 2022 11:33:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Padepokan]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab blitar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=173468</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8211; Pemerintah Kabupaten Blitar bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), akhirnya memutuskan untuk mencabut izin Padepokan Nur Dzat Sejati milik Gus Samsudin di Desa Rejowinangun, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar. Wakil Bupati Blitar, Rahmat Santoso, mengatakan bahwa menindaklanjuti hasil assesment yang dilakukan pada 4 Agustus lalu, Pemkab Blitar bersama Forkopimda, memutuskan segala aktivitas di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Blitar</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Blitar bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), akhirnya memutuskan untuk mencabut izin Padepokan Nur Dzat Sejati milik Gus Samsudin di Desa Rejowinangun, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar.</p>



<p>Wakil Bupati Blitar, Rahmat Santoso, mengatakan bahwa menindaklanjuti hasil assesment yang dilakukan pada 4 Agustus lalu, Pemkab Blitar bersama Forkopimda, memutuskan segala aktivitas di Padepokan Nur Dzat Sejati yang berkaitan dengan aktivitas pijat, kegiatan menyerupai pondok pesantren dan majelis taklim, dihentikan. &#8220;Yang jelas, izinnya hanya pijat tradisional. Itu izinnya dari Dinkes tahun 2021. Nah, karena Dinkes sudah mencabut izin, kita yang di atas otomatis juga mencabut izin itu,&#8221; kata Wabup Rahmat Santoso, Selasa (09/08/2022) di Pendopo Ronggo Hadi Negoro (RHN).</p>



<p>Lebih lanjut Wabup Rahmat Santoso menegaskan, setelah diputuskan untuk ditutup, padepokan dilarang menggelar aktivitas seperti menerima pasien. Lalu, melalukan aktivitas menyerupai pondok pesantren dan menggelar kegiatan majelis taklim.</p>



<p>&#8220;Segala aktivitas yang berkaitan dengan aktivitas pijat tradisional atau kegiatan menyerupai pondok pesantren dan majelis taklim, diberhentikan,&#8221; tegas Wabup Rahmat Santoso.</p>



<p>Rahmat Santoso juga menegaskan, bahwa Padepokan Nur Dzat Sejati harus mengurus izin sendiri-sendiri dari semua aktivitas yang dilakukan di dalam padepokan. &#8220;Jadi, harus mengurus izin sendiri-sendiri apa saja kegiatan yang ada di sana. Misalnya, soal pijat tradisional harus ada izinnya, kemudian kegiatan menyerupai pondok pesantren harus ada izinnya. Begitu juga, dengan kegiatan majelis taklim juga harus memiliki izin,&#8221; terangnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Ditambahkannya, bahwa izin majelis taklim telah diatur dalam Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 29 tahun 2019. Sedangkan terkait penyelenggaraan pesantren, diatur dalam PMA nomor 30 tahun 2020. &#8220;Izin majelis taklim sesuai dengan PMA Nomor 29 tahun 2019 tentang majelis taklim dan PMA Nomor 30 tahun 2020 tentang pendirian penyelenggaraan pesantren,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Begitu pula, lanjut Wabup Rahmat Santoso, izin pijat tradisional harus diperbarui. Karena izin Surat Terdaftar Penyehat Tradisional (STPT) Dengan Nomor 503/008/409.117/DPMPTSP/STPT/III/2021 tertanggal 10 Maret 2021 atas nama Samsudin sudah tidak sesuai dengan kondisi aktual yang ada.</p>



<p>&#8220;Karena sudah tidak sesuai dengan kondisi aktual yang ada, maka izinnya harus diperbarui dahulu,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Kuasa hukum Gus Samsudin, Priarno, mengaku akan menindaklanjuti hasil assessment Pemkab Blitar dan Forkopimda. Priarno menyebut, salah satu klausul dalam assessment tersebut&nbsp; pemerintah membuka ruang bagi kliennya untuk mengurus izin.</p>



<p>&#8220;Kegiatan penghentian sementara, saya kira masuk akal. Kami akan menindaklanjuti, karena dalam hasil assessment ini salah satu klausulnya pemerintah membuka ruang untuk mengurus izin,&#8221; jelas Priarno. <strong>(jar/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">173468</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Nasib Padepokan Gus Samsudin Diserahkan ke Forkopimda Kabupaten Blitar</title>
		<link>https://memontum.com/nasib-padepokan-gus-samsudin-diserahkan-ke-forkopimda-kabupaten-blitar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Aug 2022 11:20:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Forkopimda]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Padepokan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=173130</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8211; Mediasi pemilik Padepokan Nur Dzat Sejati, Gus Samsudin dengan warga Desa Rejowinangun, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, terkait dengan penutupan padepokan, telah digelar di Mapolres Blitar. Dalam mediasi yang berlangsung alot itu, rencananya untuk keputusan akhir akan diserahkan kepada Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Blitar. Kapolres Blitar, AKBP Adhitya Panji Anom, mengatakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Blitar</strong> &#8211; Mediasi pemilik Padepokan Nur Dzat Sejati, Gus Samsudin dengan warga Desa Rejowinangun, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, terkait dengan penutupan padepokan, telah digelar di Mapolres Blitar. Dalam mediasi yang berlangsung alot itu, rencananya untuk keputusan akhir akan diserahkan kepada Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Blitar.</p>



<p>Kapolres Blitar, AKBP Adhitya Panji Anom, mengatakan bahwa pihaknya akan segera mengumumkan hasil mediasi. Paling lambat, hasilnya akan diumumkan pada Jumat 5 Agustus 2022 mendatang.</p>



<p>&#8220;Paling lambat, Jumat 5 Agustus sudah ada hasilnya. Kita akan diskusikan bersama Forkopimda dulu. Setelah itu, nanti kita sampaikan hasilnya kepada masyarakat. Baik di Rejowinangun maupun masyarakat Kabupaten Blitar,&#8221;&nbsp; kata AKBP Adhitya Panji Anom, Rabu (03/08/2022) tadi.</p>



<p>Kapolres Blitar menambahkan, hasil kesepakatan sementara di padepokan Nur Dzat Sejati, yakni dihimbau untuk ditutup sementara. &#8220;Memang, izin usahanya ada, yaitu pengobatan tradisional. Namun, sementara kita sepakat untuk menghimbau agar padepokan ditutup sementara agar kondusif,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Sementara dalam mediasi tersebut, Gus Samsudin, mengatakan bahwa permasalahan yang terjadi hanya soal opini di media sosial. &#8220;Hanya karena sebuah opini, sekarang bisa terjadi masalah seperti ini. Ini hanya opini dari seseorang di media sosial, sehingga timbul masalah,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Samsudin menambahkan, dari mediasi tersebut, pihaknya sepakat untuk menutup sementara padepokan demi menjaga kondusifitas. &#8220;Tadi intinya, untuk menjaga kondusifitas kita sama-sama. Jadi, tidak ada kata penutupan. Namun, hanya biar kondusif. Yang penting kondusif dahulu,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Lebih lanjut Gus Samsudin menegaskan, bahwa opini yang berkembang yakni padepokan melakukan penipuan. Sementara, itu belum bisa dibuktikan.</p>



<p>&#8220;Inikan tuduhan yang belum bisa dibuktikan. Namun, untuk kondusifitas bersama, selama menunggu keputusan, kami akan tutup dahulu. Artinya, tidak menerima pasien,&#8221; terangnya.</p>



<p>Hadir dalam mediasi tersebut, selain Gus Samsudin dan warga sekitar padepokan, juga kuasa hukum, perwakilan dari Kodim 0808 Blitar, sejumlah tokoh agama, sejumlah tokoh masyarakat, dan  perwakilan dari beberapa instansi terkait di Blitar. <strong>(jar/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">173130</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polisi Blitar Tutup Sementara Padepokan Gus Samsudin</title>
		<link>https://memontum.com/polisi-blitar-tutup-sementara-padepokan-gus-samsudin</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Aug 2022 11:18:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Padepokan]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=173052</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8211; Buntut aksi unjuk rasa warga di Padepokan Nur Dzat Sejati-Blitar, akhirnya membuat polisi menutup sementara padepokan milik Gus Samsudin Jadab yang berada di Desa Rejowinangun, Kecamata Kademangan, Kabupaten Blitar. Hal tersebut, disampaikan Kasi Humas Polres Blitar Iptu Udiyono. &#8220;Untuk saat ini, kegiatan di Padepokan Nur Dzat Sejati dibekukan supaya tidak memicu permasalahan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Blitar</strong> &#8211; Buntut aksi unjuk rasa warga di Padepokan Nur Dzat Sejati-Blitar, akhirnya membuat polisi menutup sementara padepokan milik Gus Samsudin Jadab yang berada di Desa Rejowinangun, Kecamata Kademangan, Kabupaten Blitar. Hal tersebut, disampaikan Kasi Humas Polres Blitar Iptu Udiyono.</p>



<p>&#8220;Untuk saat ini, kegiatan di Padepokan Nur Dzat Sejati dibekukan supaya tidak memicu permasalahan lagi. Pembekuan ini, sambil menunggu mediasi kedua di Mapolres Blitar,&#8221; kata Iptu Udiono, Selasa (02/08/2022) tadi.</p>



<p>Lebih lanjut Udiyono menyampaikan, Kapolres Blitar dan Dandim 0808 Blitar, memutuskan untuk sementara membekukan padepokan tersebut. &#8220;Kegiatan di padepokan dipastikan dilarang selama tiga hari ke depan, hingga ada mediasi lanjutan dengan warga,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Udiono menambahkan, bahkan Kapolres Blitar bersama Dandim 0808, sempat mendatangi padepokan Nur Dzat Sejati di Desa Rejowinangun. &#8220;Pak Kapolres dan Dandim bersama-sama menyampaikan bahwa Padepokan Nur Dzat Sejati, sudah diambil alih untuk sementara waktu,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Udiono menegaskan, bahwa sejumlah personel dari Polsek Lobar dan Polres Blitar, ditempatkan di sekitar padepokan. &#8220;Penjagaan akan dilakukan secara berkala dan terus dimonitor oleh Polres Blitar, supaya daerah sekitar tetap kondusif,&#8221; terangnya.</p>



<p>Penutupan Padepokan Nur Dzat Sejati, tambahnya, ditutup tiga hari sambil menunggu mediasi kembali dengan warga sekitar. &#8220;Padepokan ditutup tiga hari. Setelah itu, akan ada mediasi kembali di Polres Blitar. Penutupan padepokan ini, berdasarkan hasil kesepakatan warga desa dengan pihak padepokan,&#8221; paparnya. <strong>(jar/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">173052</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Padepokan Gus Samsudin Blitar Digeruduk Warga</title>
		<link>https://memontum.com/padepokan-gus-samsudin-blitar-digeruduk-warga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Jul 2022 13:00:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Padepokan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=172948</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8211; Ratusan warga menggeruduk padepokan Gus Samsudin Jadab di Desa Rejowinangun Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar, Minggu (31/07/2022) tadi. Kedatangan massa dengan berkumpul di depan pintu gerbang padepokan Nur Dzat Sejati tersebut, untuk menuntut agar padepokan Gus Samsudin, dilakukan penutupan. &#8220;Karena diduga melakukan penipuan publik, warga sepakat untuk meminta klarifikasi dan penutupan padepokan,&#8221; kata [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Blitar</strong> &#8211; Ratusan warga menggeruduk padepokan Gus Samsudin Jadab di Desa Rejowinangun Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar, Minggu (31/07/2022) tadi. Kedatangan massa dengan berkumpul di depan pintu gerbang padepokan Nur Dzat Sejati tersebut, untuk menuntut agar padepokan Gus Samsudin, dilakukan penutupan.</p>



<p>&#8220;Karena diduga melakukan penipuan publik, warga sepakat untuk meminta klarifikasi dan penutupan padepokan,&#8221; kata warga yang turut melakukan aksi.</p>



<p>Lebih lanjut pria yang tidak mau disebutkan namanya itu menyampaikan, bahwa warga tidak ada yang percaya dengan praktek yang dilakukan Gus Samsudin. Bahkan, sebelum polemik dan kegaduhan yang terjadi di padepokan Gus Samsudin, atau saat didatangi Pesulap Merah, pun warga tidak ada yang percaya.</p>



<p>&#8220;Warga satu desa ini tidak ada yang percaya. Jadi, lebih baik ditutup saja padepokan ini,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Dalam aksi itu, warga juga meminta agar seluruh santri padepokan untuk dipulangkan. &#8220;Kita minta santrinya pulang. Ini desa wisata, bukan desa pengobatan yang abal-abal,&#8221; teriak warga.</p>



<p>Saat aksi itu, warga sempat dibuat sedikit marah karena pintu gerbang padepokan yang berdiri kokoh, tetap tertutup rapat. Bahkan, tidak ada satupun pihak padepokan yang menemui warga yang sedang berunjuk rasa. Beruntung, Kepala Desa Rejowinangun, Bagas Wigasto, segara datang untuk menahan emosi warga.</p>



<p>&#8220;Saya mohon, warga semuanya tenang. Untuk menjaga kondusifitas Desa Rejowinangun, kami bersama warga menyatakan padepokan ditutup,&#8221; kata Bagas Wigasto.</p>



<p>Sebelum aksi massa itu terjadi, kegaduhan di depan Padepokan Gus Samsudin, pun sempat terjadi saat seorang YouTuber atau Pesulap Merah, Marcel Radhival, mendatangi padepokan Gus Samsudin, Rabu 20 Juli 2022 lalu. Kedatangan Pesulap Merah itu, hendak melakukan pembuktian terkait kemampuan Gus Samsudin. Namun, kehadirannya sempat ditolak hingga sang Kades, juga turut turun tangan untuk menanyakan peristiwa yang menimbulkan kegaduhan. <strong>(jar/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">172948</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
