<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Pakaian Adat &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pakaian-adat/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 01 Jun 2023 13:32:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Pakaian Adat &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Peringati Hari Lahir Pancasila, Pegawai dan WBP Rutan Situbondo Gunakan Pakaian Adat Nasional</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-hari-lahir-pancasila-pegawai-dan-wbp-rutan-situbondo-gunakan-pakaian-adat-nasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Jun 2023 11:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[hari lahir pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Pakaian Adat]]></category>
		<category><![CDATA[Pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[Rutan Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[WBP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=189966</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Pegawai dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Situbondo, memakai baju adat nasional, Kamis (01/06/2023) tadi. Pemandangan beda itu, dilakukan dalam rangka peringatan Hari Lahir Pancasila. Prosesi peringatan sendiri, digelar Rutan Kelas IIB Situbondo, dengan menggelar upacara di halaman dalam Rutan Situbondo dan dipimpin oleh Kepala Rutan Situbondo, Rudi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum </strong><a href="https://situbondo.memontum.com"><strong>Situbondo</strong> </a>&#8211; Pegawai dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Situbondo, memakai baju adat nasional, Kamis (01/06/2023) tadi. Pemandangan beda itu, dilakukan dalam rangka peringatan Hari Lahir Pancasila.</p>



<p>Prosesi peringatan sendiri, digelar Rutan Kelas IIB Situbondo, dengan menggelar upacara di halaman dalam Rutan Situbondo dan dipimpin oleh Kepala Rutan Situbondo, Rudi Kristiawan. Karutan Rudi Kristiawan, selaku inspektur upacara menyampaikan amanat Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Dirinya mengatakan bahwa Bangsa Indonesia telah berhasil melewati masa kritis Pandemi Covid-19. Hal ini, membuktikan bahwa kekuatan Pancasila dan kekuatan Bangsa Indonesia.</p>



<p>“Ke depan, kita akan mewujudkan Indonesia Emas 2045 dan Impian Indonesia 2085, yaitu menjadi bangsa yang memiliki sumber daya manusia yang kecerdasannya mengungguli bangsa-bangsa lain di dunia. Menjunjung tinggi pluralisme, berbudaya, religius dan menjunjung tinggi nilai-nilai etika, menjadi pusat pendidikan, teknologi dan peradaban dunia,” ujar Karutan membacakan amanah Presiden RI.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam amanat itu, juga mengajak seluruh lapisan masyarakat dan penyelenggara negara harus bebas dari perilaku korupsi. Terbangunnya infrastruktur yang merata di seluruh Indonesia, menjadikan Negara Indonesia yang mandiri dan negara yang paling berpengaruh di Asia Pasifik. Serta, Indonesia menjadi barometer pertumbuhan ekonomi dunia.</p>



<p>Karutan Situbondo juga mengajak kepada seluruh pegawai untuk selalu meningkatkan integritas dalam bertugas. Hal ini, sebagai wujud pengamalan nilai-nilai Pancasila dan meminta kepada seluruh WBP agar tetap menghormati petugas.</p>



<p>“Saya mengapresiasi seluruh pegawai dan WBP yang sudah mengenakan pakaian adat pada kegiatan upacara peringatan Hari Lahirnya Pancasila pada tanggal 1 Juni 2023 ini. Kegiatan dilaksanakan dalam rangka membentuk komitmen untuk bersama-sama menanamkan, menegakkan, dan menjaga Pancasila dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya,” jelas Kepala Rutan Situbondo.</p>



<p>Dirinya berharap, seluruh pegawai maupun WBP di Rutan Kelas IIB Situbondo, dapat menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. “Semoga kalian mampu mengamalkan butir-butir Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">189966</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringati Hadipro 2022, Paripurna DPRD Kota Probolinggo Gunakan Pakaian Adat Indonesia</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-hadipro-2022-paripurna-dprd-kota-probolinggo-gunakan-pakaian-adat-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Sep 2022 13:36:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kota Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Jadi]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Pakaian Adat]]></category>
		<category><![CDATA[Pakaian Khas]]></category>
		<category><![CDATA[Paripurna]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=174799</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin, menghadiri rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Probolinggo, dalam rangkaian pelaksanaan Hadipro 2022, Senin (05/09/2022) tadi. Rapat Paripurna DPRD, ini juga dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti hasil rapat konsultasi Pimpinan DPRD Kota Probolinggo dengan para ketua fraksi, dalam membahas jadwal rapat paripurna Hari Jadi Ke-663 Kota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin, menghadiri rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Probolinggo, dalam rangkaian pelaksanaan Hadipro 2022, Senin (05/09/2022) tadi. Rapat Paripurna DPRD, ini juga dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti hasil rapat konsultasi Pimpinan DPRD Kota Probolinggo dengan para ketua fraksi, dalam membahas jadwal rapat paripurna Hari Jadi Ke-663 Kota Probolinggo.</p>



<p>Dalam paripurna yang juga dihadiri Forkopimda itu, suasana beda nampak terlihat. Selain peserta rapat menggunakan pakaian adat di Indonesia, para tamu atau peserta juga disambut dengan tampilan musik gambus balasyik yang rancak dan enerjik. Setelah tampilan tersebut, rapat paripurna dimulai.</p>



<p>Rapat dibuka oleh dua orang pembawa acara yang menggunakan Bahasa Madura dan Bahasa Jawa. Ketua DPRD Kota Probolinggo, Abdul Mujib, mengatakan telah ditetapkannya Hari Jadi Kota Probolinggo pada 4 September. Diharapkan, ini dapat terwujudnya masyarakat Kota Probolinggo yang adil, makmur dan bermartabat selaras dengan tema Hari Jadi ke-663 yaitu &#8216;Membangun Bersama Rakyat Untuk Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat Mewujudkan Kota Probolinggo Hebat dan Handal&#8217;.</p>



<p>“Peringatan Hari Jadi Kota Probolinggo, merupakan momentum yang harus kita hargai dan menjadi tanggung jawab moral, sebagai generasi penerus bangsa. Karena, sejarah juga merupakan tonggak bagi generasi yang akan datang dalam mengapresiasi jerih payah para pemimpin, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda sebagai pelaku sejarah perjuangan bangsa khususnya sejarah Kota Probolinggo,” jelas Abdul Mujib.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Ditemui setelah ramah tamah, Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi, mengungkapkan bahwa rapat paripurna kali ini merupakan suatu momentum untuk bisa menyamakan persepsi, melangkah bersama untuk Kota Problinggo lebih hebat dan handal. “Tentunya ini menjadi semangat kita, titik awal untuk melangkah ke depan lebih baik lagi,” tuturnya.</p>



<p>Selain itu, ada yang unik dengan jalannya sidang paripurna tersebut. Di pertengahan rapat, juga ditayangkan video refleksi Kota Probolinggo dari masa ke masa, sampai kemajuan pembangunan hari ini. Juga hasil karya siswa Praktek Kerja Lapangan (PKL), Abdul Kadir, anak pertama Habib Hadi yang bersekolah di MAN 2 Kota Probolinggo, sedang melaksanakan kegiatan PKL-nya di Sekretariat DPRD.</p>



<p>Dirinya mengaku, bahwa video tersebut dibuat bareng timnya untuk diikutkan dalam lomba video kreasi, “Saya bagian editing, tapi ini kerja sama satu tim. Abi juga sangat mengapresiasi video tersebut,” ucapnya.</p>



<p>Sementara itu, Habib Hadi mengaku bangga dan sangat mengapresiasi hasil karya tim anak sulungnya tersebut. <strong>(kom/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">174799</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Upacara Bendera Semboja Kepanjen, Kenakan Pakaian Adat</title>
		<link>https://memontum.com/upacara-bendera-semboja-kepanjen-kenakan-pakaian-adat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Aug 2019 10:49:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[HUT RI]]></category>
		<category><![CDATA[Pakaian Adat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/90518-upacara-bendera-semboja-kepanjen-kenakan-pakaian-adat</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-74 di peringati secara khidmat seluruh warga RT 23/RW 03 Jalan Semboja, Kelurahan Cepokomulyo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (17/8/2019) pagi. Dengan khidmat, ratusan warga yang menjadi peserta upacara, memberikan penghormatan pada sang saka Merah Putih yang berkibar. Tak mau kalah dengan upacara resmi kenegaraan, langkah tegap [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-74 di peringati secara khidmat seluruh warga RT 23/RW 03 Jalan Semboja, Kelurahan Cepokomulyo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (17/8/2019) pagi.</p>
<p>Dengan khidmat, ratusan warga yang menjadi peserta upacara, memberikan penghormatan pada sang saka Merah Putih yang berkibar. Tak mau kalah dengan upacara resmi kenegaraan, langkah tegap pengibar bendera dan pembacaan teks Proklamasi pun berjalan sempurna.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-90519" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190817-WA0020-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190817-WA0020-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190817-WA0020-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190817-WA0020-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190817-WA0020-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190817-WA0020-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Hal yang unik, seluruh peserta, petugas dan inspektur upacara, bebas menggunakan pakaian adat yang mencerminkan Kebhinekaan Tunggal Eka.</p>
<p>“Kami ingin menanamkan rasa nasionalisme yang tinggi pada seluruh masyarakat. Khususnya, generasi muda bangsa Indonesia. Karena dengan kecanggihan tekhnokigi saat ini, generasi milenial mulai mengalami degradasi terhadap persatuan dan kesatuan bangsanya. Jangan sampai rasa nasionalisme di jiwa tergerus,” ungkap Dadang Solikin Ketua panitia.</p>
<p>Dadang yang juga Guru sekolah ini menjelaskan, memiliki rasa nasionalisme wajib dimiliki seluruh generasi muda. Dengan menggelar upacara bendera hari ini, pihaknya berharap masyarakat di kampung Sembojan dan Cepokomulyo pada umumnya, tetap menjaga keutuhan bangsa dan negara Indonesia.</p>
<p>“Peran generasi muda yang unggul, sangat dibutuhkan bangsa Indonesia di masa mendatang. NKRI harus kita jaga bersama sampai kapan pun,” tuturnya.</p>
<p>Sejumlah busana adat pun dikenakan para peserta upacara. Warga bahkan rela mengeluarkan uang pribadi untuk mengenakan busana sewaan. Mulai daril topi Polka khas negeri Belanda. Pakaian wayang Gatot Kaca, suku Dayak, Jawa, Papua hingga pakaian ala pejuang kemerdekaan tempo dulu.</p>
<p>“Melalui busana adat daerah yang kita kenakan ini, kami ingin masyarakat mempunyai rasa kebanggaan yang tinggi akan adat istiadat dan budaya dari seluruh pelosok nusantara. Dirgahayu Indonesia ke 74, Merdeka,” pungkas Dadang. <strong>(Sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">90518</post-id>	</item>
		<item>
		<title>SMAN 1 Tenggarang, Gelorakan Semangat Sumpah Pemuda Dengan Berpakaian Adat</title>
		<link>https://memontum.com/sman-1-tenggarang-gelorakan-semangat-sumpah-pemuda-dengan-berpakaian-adat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Oct 2018 18:20:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[Pakaian Adat]]></category>
		<category><![CDATA[SMAN 1 Tenggarang]]></category>
		<category><![CDATA[Sumpah Pemuda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/62031-sman-1-tenggarang-gelorakan-semangat-sumpah-pemuda-dengan-berpakaian-adat</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Suasana upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda, di SMAN 1 Tenggarang-Bondowoso, terasa beda dari tahun sebelumnya. 1000 lebih warga sekolah peserta apel upacara mengenakan pakaian adat Nusantara, sebagai cermin dari tekad sekolah ini melestarikan keanekaragaman budaya bangsa. Upacara tersebut berlangsung di lapangan serba guna, yang dipimpin langsung oleh Kepala SMAN 1 Tenggarang, Suprihartono [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bondowoso</strong> &#8211; Suasana upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda, di SMAN 1 Tenggarang-Bondowoso, terasa beda dari tahun sebelumnya. 1000 lebih warga sekolah peserta apel upacara mengenakan pakaian adat Nusantara, sebagai cermin dari tekad sekolah ini melestarikan keanekaragaman budaya bangsa.</p>
<p>Upacara tersebut berlangsung di lapangan serba guna, yang dipimpin langsung oleh Kepala SMAN 1 Tenggarang, Suprihartono SPd MM. “Upacara Sumpah Pemuda kali ini kita gelar dengan kemasan yang berbeda untuk mengingat kembali pada budaya kita. Jadi Sumpah Pemuda itu sebetulnya adalah berbasis pada nilai-nilai budaya bangsa Indonesia,”papar Suprihartono saat ditemui sejumlah awak media, usai memimpin upacara tersebut, Senin (29/10/2018).</p>
<p>Anak-anak diajak mengaktualisasi kembali, kata Suprihartono, bagaimana pemuda Indonesia di tahun 1928 ketika mewujudkan sumpah pemuda. “Supaya mereka tahu situasinya, sehingga lebih mendalami dan betul-betul menjiwai bahwa sumpah pemuda ini bukan hanya ucapan. Apalagi dijaman milenial ini,  sumpah pemuda bagi mereka amat sangat penting. Karena kalau mereka sudah mulai tidak lagi menghayati nilai sumpah pemuda, maka apa yang dikatakan bonus demografi itu, akan bernilai nihil,”jelas Kepala SMAN 1 Tenggarang yang juga memiliki darah seni. </p>
<p>Semangat yang ditanamkan pada murid didik di sini, sangat terlihat dari semua persiapan yang ada. “Semangat bukan main, mulai A sampai Z semua dipersiapkan oleh anak-anak. Dan kami hanya memfasilitasi saja, dan ini akan berlanjut nanti di 10 Nopember. Akan ada kejutan-kejutan untuk Bondowoso, yakni terkait mengaktualisasi nilai-nilai kepahlawanan, tunggu saja tanggal mainnya,”pungkasnya.   </p>
<p>Suprihartono berharap, bisa menjiwai Sumpah Pemuda. “Pertama, supaya mereka betul-betul menghayati dan menjiwai nilai sumpah pemuda. Kedua, bisa  meningkatkan kesatuan dan persatuan. Ini penting meski hanya ditingkat sekolah, maupun hal kecil dikelasnya, kalau tidak, maka nanti bisa memupuk kerugian di masa depannya,”tutupnya. </p>
<p>Hasil pantauan Memo X, usai upacara digelar drama kolosal Sumpah Pemuda dari Sanggar “Sendra Tari”, sanggar ini perpaduan teater dan tari. Kemudian murid-murid kembali ke kelas maisng-masing untuk menerima pelajaran seperti biasanya dan sebagian mengikuti lomba debat Sumpah Pemuda. </p>
<p>Aldi Nur Rahmatullah salah satu anak didik SMAN 1 Tenggarang, merasa bangga bisa mengikuti dan memperingati Hari Sumpah Pemuda dengan berpakian adat. </p>
<p>“Bangga sekali mengenakan pakaian adat, apalagi pada hari yang bersejarah ini. Walaupun sempat ribet mencari pakaian adat yang saya kenakan sekarang ini. Tapi itu semua tidak memupuskan semangat saya demi memperingati moment Sumpah Pemuda. Dengan demikian, saya sebagai pemuda dijaman milenial ini bisa merasakan semangat, bisa menjiwai dan menghayati semangat para pemuda di jaman itu. Ini pertama kalinya diadakan di sekolah kami,”kata Aldi yang di duduk di bangku kelas X IPS 1. <strong>(ifa/yan)</strong>  </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">62031</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
