<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Paralayang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/paralayang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 May 2025 19:05:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Paralayang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Paralayang dan Pantai Modangan, Paket Keindahan Alam Eksotis di Malang Selatan</title>
		<link>https://memontum.com/paralayang-dan-pantai-modangan-paket-keindahan-alam-eksotis-di-malang-selatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 May 2025 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[eksotis]]></category>
		<category><![CDATA[keindahan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[modangan,]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai]]></category>
		<category><![CDATA[Paralayang]]></category>
		<category><![CDATA[selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222523</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Hallo, sobat wisata. Tahu nggak, bahwa destinasi wisata di Kabupaten Malang, seolah tidak ada habisnya. Selain nuansa pegunungan dan hamparan luas pesona nan hijau berikut udara segarnya, destinasi wisata lain yang perlu dicoba adalah Paralayang Modangan dan Pantai Modangan. Paket destinasi wisata yang menghadirkan dua sensasi sekaligus ini, sudah barang tentu akan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Hallo, sobat wisata. Tahu nggak, bahwa destinasi wisata di Kabupaten Malang, seolah tidak ada habisnya. Selain nuansa pegunungan dan hamparan luas pesona nan hijau berikut udara segarnya, destinasi wisata lain yang perlu dicoba adalah Paralayang Modangan dan Pantai Modangan.</p>



<p>Paket destinasi wisata yang menghadirkan dua sensasi sekaligus ini, sudah barang tentu akan menghadirkan suasana yang jauh lebih lengkap. Destinasi yang sangat menarik ini, bisa sobat wisata kunjungi di Dusun Kalitekuk, Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang.</p>



<p>Untuk memudahkan sobat wisata, rute yang salah satunya bisa menjadi patokan selain menggunakan google maps, yaitu jika perjalanan ditempuh dari Bandara Abdurrahman Saleh, maka dibutuhkan waktu sekitar 175 menit, karena jaraknya yang sekitar 83 kilometer. Sementara jika dari Terminal Arjosari, maka durasi waktu yang dibutuhkan dikisaran 166 menit atau berjarak sekitar 80 kilometer. Sebaliknya, bila sobat wisata hendak menempuh dari Stasiun Kota Baru, maka dibutuhkan waktu sekitar 146 menit atau berjarak sekitar 72 kilometer. Yang pasti, meskipun durasi yang dibutuhkan cukup panjang, namun perjalanan sobat wisata akan terobati tatkala sampai di lokasi wisata yang dikelola pemerintah Desa Sumberoto itu.</p>



<p>Karena selain memiliki daya tarik dengan keindahan alamnya, lokasi yang memadukan keindahan pantai dengan perbukitan yang eksotis, ini layak untuk dikunjungi. Pantai Modangan sendiri, menghadirkan sensasi yang berbeda tatkala dikunjungi secara langsung. Selain hamparan pasir dengan debur ombak, pemandangan di sore hari saat matahari terbenam, akan tampak indah jika dilihat dari Pantai Modangan. Jika beruntung, warna langit akan nampak berbeda ketika matahari hendak menyembunyikan sang fajar.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p></p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="600" height="404" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2025/05/Paralayang-dan-Pantai-Modangan-Paket-Keindahan-Alam-Eksotis-di-Malang-Selatan-2.jpg?resize=600%2C404&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-222525" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2025/05/Paralayang-dan-Pantai-Modangan-Paket-Keindahan-Alam-Eksotis-di-Malang-Selatan-2.jpg?w=600&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2025/05/Paralayang-dan-Pantai-Modangan-Paket-Keindahan-Alam-Eksotis-di-Malang-Selatan-2.jpg?resize=300%2C202&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" data-recalc-dims="1" /><figcaption class="wp-element-caption">SPOT: Salah satu spot yang bisa dijumpai sobat wisata. (ist)</figcaption></figure></div>


<p></p>



<p>Di destinasi pantai ini, yang tentunya tidak boleh disia-siakan, yakni ke Bukit Waung. Karena di lokasi inilah, sobat wisata bisa menikmati spot wisata untuk paralayang. Melalui wisata ini, sudah barang tentu keindahan alam dari udara, akan menjadi sensasi yang berbeda.</p>



<p>Selain memiliki spot paralayang yang tidak dimiliki pantai lain, berwisata di kawasan ini juga sangat murah. Dengan pemandangan pantai yang eksotis, biaya masuk ke lokasi ini sangat terjangkau. Bahkan, disiapkan paket wisata include paralayang senilai Rp 450 ribu, dengan rincian memakai camera action cam dan memori card 8GB. Atau, sobat wisata bisa ke taplink.cc/modanganofficial dan 1 more, untuk melakukan reservasi secara langsung.</p>



<p>Sementara untuk ulasan lebih lengkap tentang wisata lain di Kabupaten Malang, sobat wisata lihat di situs resmi Dinas Pariwisata Kabupaten Malang di https://matic.malangkab.go.id.</p>



<p>Yang pasti, saat sobat wisata saat ke destinasi wisata Paralayang dan Pantai Modangan, juga bisa menikmati fasilitas penunjang yang sudah disiapkan. Mulai dari bangunan gazebo, yang bisa dimanfaatkan bersantai sambil melihat pemandangan laut dan atraksi paralayang hingga spot foto yang instagramable sebagai latar belakang yang menarik. <strong>(gie/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222523</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Motivasi Atlet Muda, Pj Wali Kota Batu Bangun Tugu Prasasti Kampung Juara Paralayang</title>
		<link>https://memontum.com/motivasi-atlet-muda-pj-wali-kota-batu-bangun-tugu-prasasti-kampung-juara-paralayang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Nov 2023 04:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bangun]]></category>
		<category><![CDATA[kampung]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Paralayang]]></category>
		<category><![CDATA[Prasasti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=200982</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Tugu Prasasti RT 02/RW 03 Kelurahan Songgokerto, Kecamatan/Kota Batu, sebagai Kampung Juara Paralayang, Minggu (05/11/2023) tadi. Pembangunan tugu Kampung Juara itu, karena di lokasi tersebut memiliki para atlet paralayang yang berprestasi. Setidaknya, ada 20 atlet yang notabene memiliki prestasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Tugu Prasasti RT 02/RW 03 Kelurahan Songgokerto, Kecamatan/Kota Batu, sebagai Kampung Juara Paralayang, Minggu (05/11/2023) tadi. Pembangunan tugu Kampung Juara itu, karena di lokasi tersebut memiliki para atlet paralayang yang berprestasi.</p>



<p>Setidaknya, ada 20 atlet yang notabene memiliki prestasi nasional maupun internasional, yang sangat membanggakan Kota Batu. &#8220;Tugu prasasti ini dibangun dengan tujuan agar bisa dikenang sebagai Kampung Juara dari kampung paralayang. Maka, kita buat tempatnya supaya lebih representatif dan bisa dilihat orang banyak,&#8221; ujar Pj Wali Kota Aries, saat didampingi Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu dan Lurah Songgokerto di area Landing Paralayang Lapangan Songgomaruto, Kelurahan Songgokerto.</p>



<p>Ditambahkan, dibangunnya tugu prasasti tersebut untuk memotivasi para atlet muda agar terus berprestasi di tingkat nasional dan internasional. &#8220;Maka, kita buat tugu prasasti ini,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lebih dari itu, Aries menegaskan, akan menyempurnakan area landing Songgomaruto dengan mengembangkan menjadi lebih bagus lagi. Apalagi, pada 2025 mendatang, bakal menjadi Venue Porprov Jawa Timur.</p>



<p>&#8220;Pada 2024 nanti, akan kita susun anggaran untuk membuat lebih bagus lagi area landing paralayang Lapangan Songgomaruto. Karena, di sini menjadi ikon baru Kota Batu yaitu kampung juara,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Lurah Songgokerto, Arsyam Dhian Ramadhan, mengatakan bahwa kampung yang dinobatkan menjadi Kampung Juara ini berada di RT 02/RW 03. &#8220;Kampung Juara ini diambil karena di lingkungan ini mayoritas para juara paralayang. Tempat tinggal atlet tersebut dekat dengan landing paralayang di Lapangan Songgomaruto. Serta, tidak jauh dari take off paralayang di Gunung Banyak Kota Batu,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Arsyam menambahkan, nama atlet seperti Ardiansyah, Rika Wijayanti dan Jafro Megawanto, Joni Effendi, Roni Pratama, Ike Ayu Wulandari adalah atlet paralayang yang membanggakan Kota Batu. &#8220;Adanya Kampung Juara ini, maka nantinya untuk area landing Lapangan Songgomaruto dan Fasul, akan dilakukan penambahan. Dari awal kita sudah koordinasi dengan pihak paralayang dan KONI untuk membangun. Tujuannya, supaya tidak menggangu turbolansi termal di area landing ini,&#8221; jelasnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200982</post-id>	</item>
		<item>
		<title>55 Peserta Meriahkan Kejuaraan Paralayang Wali Kota Cup Liga Jawa Timur Seri IV 2023</title>
		<link>https://memontum.com/55-peserta-meriahkan-kejuaraan-paralayang-wali-kota-cup-liga-jawa-timur-seri-iv-2023</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Nov 2023 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Kejuaraan]]></category>
		<category><![CDATA[meriahkan]]></category>
		<category><![CDATA[Paralayang]]></category>
		<category><![CDATA[Peserta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=200918</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Pemkot Batu menggelar Kejuaraan Paralayang Wali Kota Cup Liga Jawa Timur Seri IV 2023, Jumat (03/11/2023) tadi. Kejuaraan paralayang yang dilaksanakan pada 3 hingga 5 November 2023, ini adalah rangkaian Hari Jadi Kota Batu Ke-22 tahun. Event nasional ini, dibuka secara langsung oleh Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Kota, didampingi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Pemkot Batu menggelar Kejuaraan Paralayang Wali Kota Cup Liga Jawa Timur Seri IV 2023, Jumat (03/11/2023) tadi. Kejuaraan paralayang yang dilaksanakan pada 3 hingga 5 November 2023, ini adalah rangkaian Hari Jadi Kota Batu Ke-22 tahun.</p>



<p>Event nasional ini, dibuka secara langsung oleh Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Kota, didampingi Kepala Dinas Pariwisata, Dinas Pendidikan, KONI Kota Batu serta Pengprov Paralayang Jawa Timur. Sebanyak 55 peserta meramaikan event yang diselenggarakan di venue take off Gunung Banyak dan area landing di Lapangan Songgomaruto, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan/Kota Batu.</p>



<p>Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, menyampaikan bahwa event ini merupakan sebuah moment yang luar biasa. Dimana dalam rangka memperingati HUT Ke-22 Kota Batu, turut diselenggarakan event olah raga.</p>



<p>&#8220;Kami berharap, event semacam ini terus dilaksanakan. Tidak hanya sekali saja dalam setahun, tetapi kalau bisa 3 sampai 4 kali pelaksanaannya dalam satu tahun. Sehingga, melalui berbagai kejuaraan yang digelar, dapat memberikan dampak positif bagi para atlet. Serta, menumbuhkan kondisi ekonomi Kota Batu,&#8221; kata Pj Wali Kota Aries.</p>



<p>Dirinya juga menambahkan, bahwa paralayang bukan hanya soal olah raga profesional. Tetapi juga, sebagai olah raga pariwisata atau sport tourism. Karena itu, dinas terkait harus mampu mengembangkan.</p>



<p>&#8220;Kedepannya, melalui Dinas Pariwisata ini bisa menggabungkan kegiatan event paralayang profesional dengan event pariwisata. Lewat event yang digelar saat ini, merupakan langkah yang bagus untuk kedepannya,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya berharap, event yang digelar bisa berjalan lancar hingga usai. Tentunya, dengan didukung kondisi cuaca yang memadai setiap harinya. &#8220;Selamat bertanding untuk para atlet. Mudah-mudahan diberikan keselamatan dan berjalan lancar hingga usai,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua Pengcab Paralayang Kota Batu, Benny Marcel Pandango, mengatakan tahun ini dari KONI Kota Batu melalui Pengcab Paralayang menyelenggarakan event Wali Kota Cup Liga Jawa Timur Seri IV 2023, dari tanggal 3 sampai 5 November 2023. &#8220;Artinya, penyelenggaraan event Kejuaraan Paralayang Wali Kota Cup 2023 ini sekaligus menjadi event Liga Paralayang Jawa Timur Seri IV tahun ini,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Mengenai Liga Paralayang Jawa Timur Seri IV, menurutnya, setiap tahun diselenggarakan. Tetapi, tidak semua kota dan kabupaten menjadi tuan rumah. Jadi, kebetulan tahun ini Kota Batu mengambil seri empat yang ketepatan event Wali Kota Cup.</p>



<p>&#8220;Liga Seri V yang merupakan seri akhir grand final, nanti digelar akhir November 2023 di Pantai Gemah Tulungagung,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Dari 55 atlet yang bertanding, ujarnya, diantaranya terbagi 33 atlet putera dan 22 atlet puteri. &#8220;Kategori peserta terdiri U19, U23 dan umum. Sementara, untuk peserta umum dari Pencab Alor, NTT, Bali dan peserta U19 serta U23 dari Jawa Timur semua. Nah, untuk hadiah selain medali ditambah uang pembinaan. Dan, kategori penilaian dalam kejuaraan ini yaitu ketepatan mendarat,&#8221; urainya.</p>



<p>Kesulitan area landing paralayang di Lapangan Songgomaruto, Kota Batu, ini adalah tantangan tidak mudah. Ini dikarenakan, kondisi geografis pegunungan yang membuat cuaca cepat berubah. &#8220;Tentunya, target kami, atlet Kota Batu sebanyak 10 orang menjadi juara umum. Sehingga, bisa bertanding di Liga Seri V,&#8221; tegasnya. <strong>(put/gie/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200918</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cabor Baru Dirintis Sumbang Perak, Ketua Komisi I DPRD Situbondo Beri Apresiasi Cabor Paralayang</title>
		<link>https://memontum.com/cabor-baru-dirintis-sumbang-perak-ketua-komisi-i-dprd-situbondo-beri-apresiasi-cabor-paralayang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Sep 2023 11:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[dirintis]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi]]></category>
		<category><![CDATA[Paralayang]]></category>
		<category><![CDATA[perak,]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[sumbang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198423</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Raihan Medali Perak Cabang Olah Raga (Cabor) Paralayang di Kelas Lintas Alam Beregu Putri di Porprov Jatim 2023, mendapat apresiasi Ketua Komisi I DPRD Situbondo, Hadi Prianto. Itu karena, Cabor yang baru dirintis itu telah berhasil menyumbangkan medali untuk kontingen Situbondo. &#8220;Kami bangga, karena Cabor Paralayang yang masih baru dirintis ini bisa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Situbondo</strong> &#8211; Raihan Medali Perak Cabang Olah Raga (Cabor) Paralayang di Kelas Lintas Alam Beregu Putri di Porprov Jatim 2023, mendapat apresiasi Ketua Komisi I DPRD Situbondo, Hadi Prianto. Itu karena, Cabor yang baru dirintis itu telah berhasil menyumbangkan medali untuk kontingen Situbondo.</p>



<p>&#8220;Kami bangga, karena Cabor Paralayang yang masih baru dirintis ini bisa menorehkan prestasi pada Poprov Jatim tahun 2023,&#8221; ujar Ketua Komisi I DPRD Situbondo, Hadi Prianto, kepada Memontum.com, Senin (18/09/2023) tadi.</p>



<p>Selain memberikan apresiasi ke atlet, Cak Hadi-panggilan akrabnya, juga memberikan mengapresiasi untuk kegigihan para pelatih. Meski dalam keterbatasan peralatan yang dimiliki, namun terus semangat memberikan motivasi untuk atlet.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Cak Hadi juga menyebutkan, bahwa Cabor Paralayang hanya memiliki tiga orang atlet. Yakni, dua putri dan satu putra. Seluruh Atlet Paralayang Situbondo juga masih berstatus pelajar SMA dan SMP, yakni Naval Fairozy (16), siswa SMA Negeri 1 Situbondo, Ratu Avril Salsabila (16), siswi SMA Negeri 1 Situbondo dan Safira Jihan Fauziyah (14), siswi SMP Negeri 3 Panarukan.</p>



<p>&#8220;Peralatan yang dimiliki Cabor Paralayang Situbondo, pun masih satu unit. Sehingga, setiap latihan harus bergantian. Bahkan saat mengikuti ajang Porprov Jatim 2023, harus meminjam ke kabupaten lain. Tentunya sekali lagi, ini prestasi yang luar biasa, karena ini merupakan olah raga rintisan dan penuh dengan keterbatasan,&#8221; kata Ketua Umum Federasi Aero Sport Indonesia atau FASI Kabupaten Situbondo itu.</p>



<p>Dirinya pun mendorong Pemkab Situbondo, khususnya Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) setempat, untuk memberikan dukungan penuh terhadap olah raga dirgantara. Yakni, meliputi paralayang dan aeromodelling, sehingga ke depan dua cabang olah raga ini bisa semakin berjaya. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198423</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Area Landing Paralayang Lapangan Songgomaruto Jadi Destinasi Dadakan Kota Batu</title>
		<link>https://memontum.com/area-landing-paralayang-lapangan-songgomaruto-jadi-destinasi-dadakan-kota-batu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Jul 2023 08:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[area]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[dadakan]]></category>
		<category><![CDATA[Desa]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[jadi]]></category>
		<category><![CDATA[kabar]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[landing]]></category>
		<category><![CDATA[Lapangan]]></category>
		<category><![CDATA[Paralayang]]></category>
		<category><![CDATA[songgomaruto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193435</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Lapangan Songgomaruto yang berada di Kelurahan Songgokerto, Kecamatan/Kita Batu, kini menjadi destinasi wisata baru bagi wisatawan yang ingin melihat landingnya paralayang. Bahkan, dengan beberapa fasilitas yang sudah terbangun, area landing ini bakal diperluas oleh Pemkot Batu. Salah seorang wisatawan asal Sulawesi Tenggara, Ahmad Zainuddin, mengatakan sebenarnya memang belum lengkap kalau hanya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Lapangan Songgomaruto yang berada di Kelurahan Songgokerto, Kecamatan/Kita Batu, kini menjadi destinasi wisata baru bagi wisatawan yang ingin melihat landingnya paralayang. Bahkan, dengan beberapa fasilitas yang sudah terbangun, area landing ini bakal diperluas oleh Pemkot Batu.</p>



<p>Salah seorang wisatawan asal Sulawesi Tenggara, Ahmad Zainuddin, mengatakan sebenarnya memang belum lengkap kalau hanya duduk santai sambil menikmati alam pegunungan, kalau tidak juga menikmati alam dari ketinggian sambil tandem. &#8220;Terus terang, saya tidak berani tandem paralayang. Tapi, saya menikmati betul di sini. Udaranya sejuk sekali. Dan, kelihatan mereka yang tandem peralayang juga sangat bahagia sekali,&#8221; terangnya, saat di lapangan Songgomaruto, Minggu (16/07/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Mengenai fasilitas yang ada, ujarnya, sudah cukup lengkap. Seperti, toilet dan musala, dengan airnya yang bersih juga ada juga gazebo yang cocok jadi tempat menikmati pemandangan perbukitan, sawah, tentunya paralayang ditambah hawa sejuk Kota Batu. &#8220;Kalau saya sudah ada di sini, rasanya ingin berlama-lama. Karena, saya juga sudah foto bersama keluarga di spot swafoto di sana dan senangnya di sini pemandangan bebas dan sangat bagus. Tapi, saya besok pagi saya harus pulang ke Sulawesi,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Diketahui, lapangan pendaratan atau landing paralayang ini diresmikan oleh Wali Kota Batu yang saat itu dijabat oleh Imam Kabul sejak tahun 2003 yang lalu.</p>



<p>Rencananya, lapangan Songgomaruto bakal diperluas oleh Pemkot Batu melalui Dinas Pariwisata. Disini, lahan milik warga yang berdekatan dengan lapangan tersebut akan ditukar guling lahan milik Pemkot Batu seluar sekitar 9.000 meter persegi. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193435</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Banyak Bangunan Berdiri di Kawasan Landing Paralayang, Pilot Tandem Minta Pemkot Batu Lakukan Penataan</title>
		<link>https://memontum.com/banyak-bangunan-berdiri-di-kawasan-landing-paralayang-pilot-tandem-minta-pemkot-batu-lakukan-penataan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 May 2023 12:59:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[Paralayang]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot batu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=187751</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Pilot tandem paralayang yang sering membawa tamu terbang dari Gunung Banyak, menginginkan agar lokasi landing yang berada di Kelurahan Songgokerto, Kecamatan/Kota Batu, tidak kian ditumbuhi bangunan. Hal itu disampaikan, karena dengan tumbuh kembangnya bangunan, maka akan beresiko tinggi bagi atlet atau tamu saat turun dengan menggunakan paralayang. Salah satu pilot tendem [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Pilot tandem paralayang yang sering membawa tamu terbang dari Gunung Banyak, menginginkan agar lokasi landing yang berada di Kelurahan Songgokerto, Kecamatan/Kota Batu, tidak kian ditumbuhi bangunan. Hal itu disampaikan, karena dengan tumbuh kembangnya bangunan, maka akan beresiko tinggi bagi atlet atau tamu saat turun dengan menggunakan paralayang.</p>



<p>Salah satu pilot tendem paralayang, Bayu Krisna, mengatakan bahwa destinasi wisata udara paralayang sebenarnya sudah menjadi bagian ikon Kota Batu dan sudah dikenal oleh wisatawan mancanegara. &#8220;Dengan sudah dikenalnya wisata paralayang di mancanegara ini, kita inginkan tempat landing diamankan. Artinya jangan ditumbuhi bangunan lagi,&#8221; terang Bayu, di lokasi landing paralayang Kelurahan Songgokerto, Senin (01/05/2023) tadi.</p>



<p>Pria asal Bumiaji Kota Batu ini menjelaskan, bahwa pada saat Wali Kota Batu pertama, sempat menyampaikan jika tempat landing yang ada tersebut pernah dicanangkan sebagai kawasan wisata yang tidak boleh ada bangunan perumahan. Jadi, akan lebih baik jika rencana itu kembali dimunculkan.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kpk-tetapkan-bupati-dan-sekda-cilacap-jadi-tersangka-setoran-thr">KPK Tetapkan Bupati dan Sekda Cilacap Jadi Tersangka Setoran THR</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-pertamina-malang-pastikan-stok-bbm-aman">Jelang Lebaran, Pertamina Malang Pastikan Stok BBM Aman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ratusan-pengusaha-warmindo-malang-raya-manfaatkan-mudik-bersama-indomie-2026">Ratusan Pengusaha Warmindo Malang Raya Manfaatkan Mudik bersama Indomie 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/spbu-tegal-besar-diduga-lakukan-ilegal-ini-respon-wakil-ketua-komisi-xii-dpr-ri">SPBU Tegal Besar Diduga Lakukan Ilegal? Ini Respon Wakil Ketua Komisi XII DPR RI</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-larang-asn-gunakan-mobil-dinas-untuk-mudik-lebaran">Wali Kota Malang Larang ASN Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Saya ingat, dahulu zaman wali kota pertama, pernah canangkan kalau di sini kawasan yang dilarang ada bangunan. Tetapi, semakin ke sini kok tambah banyak,&#8221; ungkap mantan atlet paralayang Jawa Timur ini.</p>



<p>Dengan semakin munculnya banyak bangunan, ujarnya, maka membuat resiko semakin tinggi tamu atau pilot tandem yang landing dengan paralayang. Otomatis, juga dari sisi keindahan lingkungan.</p>



<p>&#8220;Kami semua berharap, kepada pemerintah Kota Batu agar ada penataan di lokasi landing paralayang. Karena, paralayang di Kota Batu sudah menjadi ikon dan dikenal masyarakat luas hingga mancanegara. Buktinya, kami 20 pilot yang stanby saat liburan Lebaran, bisa membawa terbang 120 tamu setiap harinya mulai pagi sampai menjelang sore,&#8221; jelasnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">187751</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Paralayang Mulai Digemari Anak Muda Bondowoso</title>
		<link>https://memontum.com/paralayang-mulai-digemari-anak-muda-bondowoso</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Jan 2021 03:39:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Elang Ijen Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[Paralayang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=133112</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Paralayang merupakan salah satu cabang olah raga yang kini banyak digemari. Tidak terkecuali, di wilayah Bondowoso. Olahraga paralayang biasanya lepas landas dari sebuah lereng bukit atau dataran tinggi dengan memanfaatkan angin sebagai media utamanya. Meski terlihat sangat menantang dan mengasyikan, tidak semua orang boleh mengikuti cabang olah raga ini. Untuk melakukan olah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum <a href="https://memontum.com/133087-pemkab-situbondo-distribusikan-2-842-kartu-kis-pbid">Bondowoso</a></strong> &#8211; Paralayang merupakan salah satu cabang olah raga yang kini banyak digemari. Tidak terkecuali, di wilayah Bondowoso.</p>



<p>Olahraga paralayang biasanya lepas landas dari sebuah lereng bukit atau dataran tinggi dengan memanfaatkan angin sebagai media utamanya. Meski terlihat sangat menantang dan mengasyikan, tidak semua orang boleh mengikuti cabang olah raga ini.</p>



<p>Untuk melakukan olah raga paralayang, harus memiliki bekal latihan yang cukup. Seperti yang sering dilakukan oleh Fani, anak muda asal Bumi Kironggo Bondowoso.</p>



<p>Fani kelahiran Bondowoso 12 September 2004 atau pelajar Kelas X salah satu SMKN di Bondowoso, saat ini bergabung dengan club paralayang Elang Ijen Bondowoso. Meski paralayang identik dengan olahraga yang membahayakan, dirinya tidak gentar melakoninya.</p>



<p>Fani sendiri, memiliki minat untuk menjadi atlet paralayang. Dalam dunia terbang paralayang, dirinya sering melakukan latihan terbang di bukit Mega Sari di kecamatan Ijen Bondowoso, yang saat ini dikembangkan menjadi destinasi wisata paralayang oleh Dinas pariwisata kabupaten Bondowoso.</p>



<p>Selain itu, Fani mengungkapkan, paralayang tidak hanya sekedar olahraga. Saat ini paralayang merupakan bagian hoby yang digemarinya. Dengan paralayang, dirinya ingin mengukir prestasi untuk Bumi Kironggo Bondowoso. Bahkan, ingin dikenal sebagai anak muda yang bisa mengukir prestasi.</p>



<p>&#8220;Paralayang sudah menjadi bagian hoby saya, saya ingin berprestasi untuk saya berikan kepada Bumi Kironggo Bondowoso sebagai kota kelahiran saya,&#8221; kata Fani, Selasa (26/01) pagi.</p>



<p>Fani menggeluti paralayang sejak tahun 2019 dan sering kali mendapat kesempatan mengikuti diklat paralayang seperti yang baru-baru ini dirinya terima. Yakni, berkesempatan mengikuti diklat paralayang di pantai modangan Kabupaten Malang, Jawa timur. <strong>(dul/sit)</strong></p>



<p></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">133112</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wisata Paralayang, Omah Kayu dan Taman Langit Siap Manjakan Wisatawan Meriah Nataru</title>
		<link>https://memontum.com/wisata-paralayang-omah-kayu-dan-taman-langit-siap-manjakan-wisatawan-meriah-nataru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Dec 2020 11:00:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[Paralayang]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=130482</guid>

					<description><![CDATA[Satu tempat dengan tiga jujugan wisata Memontum Kota Batu &#8211; Paralayang hingga saat ini menjadi spot terpopuler yang sangat digandrungi oleh penikmat wisata dari segala umur. Selain costnya yang murah, penyuka andrenalin dengan suguhan keindahan wilayah yang bisa dinikmati dari udara, tentunya menjadi tantangan berbeda wisatawan. Wisata yang berada di Jalan Gunung Banyak, Desa Songgokerto, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3><strong>Satu tempat dengan tiga jujugan wisata</strong></h3>
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Paralayang hingga saat ini menjadi spot terpopuler yang sangat digandrungi oleh penikmat wisata dari segala umur.</p>
<p>Selain costnya yang murah, penyuka andrenalin dengan suguhan keindahan wilayah yang bisa dinikmati dari udara, tentunya menjadi tantangan berbeda wisatawan.</p>
<p>Wisata yang berada di Jalan Gunung Banyak, Desa Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu tersebut, berada di ketinggian 1.315 mdpl. Selain itu, suasana sekelilingnya yang sangat sejuk, menjadikan sisi positif tersendiri.</p>
<p>&#8220;Untuk wana wisata terjun Paralayang, wisatawan hanya mengeluarkan kocek Rp 400 ribu. Dengan nominal itu, wisatawan nantinya akan terbang dengan paralayang (tandem) selama 10 menit. Kami juga membuka sekolah paralayang, yang nilainya Rp 10 juta sampai Rp 12 juta. Selama sekolah, kami sediakan mentor sampai bisa terbang sendiri,” kata Humas Wana Wisata Paralayang, Arief Leksono, Selasa (22/12) tadi.</p>
<p>Di lokasi sekitar paralayang, tambahnya, wisatawan juga bisa menikmati wisata Omah Kayu. Atau, bisa menikmati wisata di Taman Langit.</p>
<p>“Hanya dengan Rp 15 ribu untuk tiket masuk, wisatawan sudah bisa menikmati keindahan sekitar. Sementara untuk ke Omah Kayu dan Taman Langit, tiketnya Rp 10 ribu,” tambahnya.</p>
<p>Selain bisa menikmati wana wisata terjun paralayang, urainya, wisatawan juga bisa melihat keindahan pemandangan Kota Batu, dari sudut pandang di tempat teratas Kota Batu.</p>
<p>Karenanya, tidak ayal jika tempat ini sering dijadikan tempat foto dengan view yang mempesona. Bahkan, tidak sedikit yang menjadikan sebagai spot prewedding.</p>
<p>Fasilitas lain yang bisa didapatkan dari Wisata Paralayang, yaitu Omah Kayu. Penginapan ini, tentu saja berbeda dengan yang lain, yaitu dengan kamar yang di desain sepenuhnya dari kayu.</p>
<p>Untuk harga dari penginapan ini, cukup mematok harga Rp 300 ribu dan Rp 400 ribu untuk per malamnya.</p>
<p>&#8220;Selama tahun baru nanti, kita siap menampung sejumlah wisatawan. Tentunya, kami juga siapkan protokol kesehatan sesuai standart,&#8221; paparnya. <strong>(cw2/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">130482</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Jember Faida, Buka Wisata Paralayang Mumbulsari</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-jember-faida-buka-wisata-paralayang-mumbulsari</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Nov 2019 14:08:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Mumbulsari]]></category>
		<category><![CDATA[Paralayang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/99077-bupati-jember-faida-buka-wisata-paralayang-mumbulsari</guid>

					<description><![CDATA[Jember, Memontum &#8211; Upaya mengembangkan potensi wisata di Kabupaten Jember, Bupati Jember dr Hj Faida MMR dukung kegiatan kejuaraan Paralayang memperebutkan Piala Bupati Jember yang digelar di Bukit Mandigu desa Suco Kecamatan Mumbulsari Kabupaten Jember, mulai tanggal 1 hingga 3 November 2019. Kegiatan kejuaraan Paralayang kali ini diikuti 2 juara dunia yakni Ifa Kurniawati dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jember, Memontum</strong> &#8211; Upaya mengembangkan potensi wisata di Kabupaten Jember, Bupati Jember dr Hj Faida MMR dukung kegiatan kejuaraan Paralayang memperebutkan Piala Bupati Jember yang digelar di Bukit Mandigu desa Suco Kecamatan Mumbulsari Kabupaten Jember, mulai tanggal 1 hingga 3 November 2019.</p>
<p>Kegiatan kejuaraan Paralayang kali ini diikuti 2 juara dunia yakni Ifa Kurniawati dan Rika Wijanti dari Kota Malang. Ifa merupakan juara dunia ketepatan mendarat puteri tahun 2012 dan Rika merupakan juara ketepatan mendarat puteri tahun 2018.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-99079" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191103-WA0116-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191103-WA0116-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191103-WA0116-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191103-WA0116-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191103-WA0116-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Selain itu ada juga peserta peraih medali emas dalam Sea Games 2018 untuk ketagori ketepatan mendarat putera, yakni Jafro Megawanto yang ikut ambil bagian dalam kejuaraan ini, mereka dipastikan tampil memukau bersama ratusan atlet lainnya untuk memberikan prestasi terbaiknya di Jember.</p>
<p>Dalam sambutannya Bupati Jember, dr. Faida menyampaikan, bahwa gelaran ini merupakan event yang bakal menarik perhatian masyarakat luas dan kesempatan baik untuk pengembangan potensi wisata dan edukasi bagi masyarakat Jember.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-99078" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191103-WA0117-copy.jpg?resize=740%2C493&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="493" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191103-WA0117-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191103-WA0117-copy.jpg?resize=300%2C200&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191103-WA0117-copy.jpg?resize=600%2C400&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191103-WA0117-copy.jpg?resize=200%2C133&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>“Bahkan Pemerintah Kabupaten Jember, juga melibatkan anak-anak Taman Kanak – Kanak (TK) untuk menyaksikan langsung lomba paralayang ini, sebagai media edukasi untuk meraih prestasi,” ungkapnya.</p>
<p>Diketahui total hadiah yakni uang pembinaan sebesar Rp 76 juta dan Piala Bupati Jember dengan kategori perlombaan, ketepatan mendarat putera dan puteri, ketepatan mendarat yunior putera dan puteri, ketepatan mendarat siswa putera dan puteri, dan militer putera dan puteri, Event ini sekaligus laga paralayang Liga Jatim seri ke-4, yang sebelumnya diselenggarakan di Pacitan. <strong>(gik/yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">99077</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
