<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pasar gadang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pasar-gadang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 26 Oct 2021 12:20:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pasar gadang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Optimalkan Perekonomian Pedagang, Jalan Pasar Gadang Kota Malang Mulai Dibenahi</title>
		<link>https://memontum.com/optimalkan-perekonomian-pedagang-jalan-pasar-gadang-kota-malang-mulai-dibenahi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Oct 2021 12:20:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[pasar gadang]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=156749</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP), mulai melakukan perbaikan jalan di Pasar Gadang. Sejumlah alat berat dan petugas sejak Senin (25/10/2021) lalu terlihat hilir mudik, melakukan penanganan terhadap titik-titik kerusakan sepanjang koridor jalan yang cukup strategis bagi pergerakan di kawasan Pasar Gadang. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP), mulai melakukan perbaikan jalan di Pasar Gadang. </p>



<p>Sejumlah alat berat dan petugas sejak Senin (25/10/2021) lalu terlihat hilir mudik, melakukan penanganan terhadap titik-titik kerusakan sepanjang koridor jalan yang cukup strategis bagi pergerakan di kawasan Pasar Gadang.</p>



<p>Wali Kota Malang, Sutiaji, mengungkapkan bahwa perbaikan jalan menjadi salah satu bagian upaya meningkatkan kemudahan bagi pengguna jalan. Termasuk, pedagang dan pembeli di Pasar Gadang.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tersangka-pembunuhan-gadis-open-bo-dilimpahkan-ke-kejaksaan">Tersangka Pembunuhan Gadis Open BO Dilimpahkan ke Kejaksaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-dishub-kota-malang-petakan-titik-rawan-macet-di-pusat-perbelanjaan">Jelang Lebaran, Dishub Kota Malang Petakan Titik Rawan Macet di Pusat Perbelanjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wujudkan-kota-atraktif-dprd-trenggalek-sebut-pembangunan-harus-libatkan-semua-elemen">Wujudkan Kota Atraktif, DPRD Trenggalek sebut Pembangunan Harus Libatkan Semua Elemen</a></li>
</ul>


<p>“Secara bertahap, kita terus kuatkan pasar rakyat, sembari tentunya menunggu legalitas untuk revitalisasi fisik pasar. Niat kita adalah terus bergerak menuju golnya kesejahteraan,” ujarnya, Selasa (26/10/2021).&nbsp;</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas PUPRPKP Kota Malang, Diah Ayu Kusumadewi, menjelaskan bahwa untuk saat ini proses perbaikan bersifat jangka pendek dengan fokus menambal kerusakan pada ruas jalan sepanjang 155 meter dengan lebar 7 meter. </p>



<p>Pembiayaan dialokasikan melalui dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk kegiatan pemeliharaan insidentil jalan pada tahun anggaran 2021. </p>



<p>&#8220;Beberapa waktu terakhir, kondisi jalan di Pasar Gadang memang memerlukan penanganan segera demi kenyamanan maupun keamanan pengendara, utamanya jelang musim hujan. Rencananya perbaikan ini dikebut dalam waktu 1 sampai 2 hari. Insya Allah, hari ini bisa langsung selesai. Sehingga dapat segera memberi manfaat bagi pengguna jalan,&#8221; terangnya.</p>



<p>Kemudian untuk pembenahan jangka panjang, Dinas PUPRPKP Kota Malang akan menindaklanjuti sesuai dengan program dan kegiatan yang telah disusun dalam Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD).</p>



<p>Terkait antisipasi kemacetan lalu lintas akibat proses pengerjaan fisik, perempuan ramah yang akrab disapa Diah tersebut menuturkan, bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang. </p>



<p>Dari pantauan sejak pagi tadi, terlihat beberapa petugas Dishub telah hadir di lokasi untuk membantu mengatur pergerakan kendaraan. </p>



<p>“Mohon maaf bila ada ketidaknyamanan selama proses pengaspalan, Insha Allah kita tuntaskan secepatnya. Petugas Dishub juga membantu, sehingga lalu lintas di sekitar lokasi pengerjaan relatif lancar,” paparnya. <strong>(hms/mus/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">156749</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sopir Mikrolet AMG Ditemukan Tewas di Pasar Gadang</title>
		<link>https://memontum.com/sopir-mikrolet-amg-ditemukan-tewas-di-pasar-gadang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Oct 2020 12:03:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Mikrolet AMG]]></category>
		<category><![CDATA[pasar gadang]]></category>
		<category><![CDATA[polsekta sukun]]></category>
		<category><![CDATA[Sopir Tewas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=125396</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sopir mikrolet jalur AMG, Sugeng Purwantoro (56) warga Dusun Krajan, Desa Wonokerto, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Minggu (11/10/2020) pukul 10.15, ditemukan tewas. Dia ditemukan dalam kondisi tak bernyawa tertelungkup di jok sopir mikroletnya di area Pasar Gadang Jl Kolonel Sugiono, Kelurahan Gadang, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Informasi Memontum.com bahwa siang itu, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sopir mikrolet jalur AMG, Sugeng Purwantoro (56) warga Dusun Krajan, Desa Wonokerto, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Minggu (11/10/2020) pukul 10.15, ditemukan tewas. Dia ditemukan dalam kondisi tak bernyawa tertelungkup di jok sopir mikroletnya di area Pasar Gadang Jl Kolonel Sugiono, Kelurahan Gadang, Kecamatan Sukun, Kota Malang.</p>
<p>Informasi Memontum.com bahwa siang itu, Sugeng sedang menunggu penumpang di Pasar Gadang. Kholil (50) warga Gadang, temannya sesama sopir Mikrolet AMG mencoba membangunkan. Kondisinya tertelungkup di jok sopir.</p>
<p>Saat itu Kholil mencoba membangunkan Sugeng dengan beberapa kali memanggil namanya. Namun sama sekali tidak ada respon. Karena curiga dan merasa kuatir, Kholil segera meminta tolong warga sekitar dan melaporkan kejadian ini ke Pos Polisi Gadang hingga diteruskan ke Polsekta Sukun.</p>
<p>Petugas kemudian melakukan pengecekan hingga diketahui kalau Sugeng sudah dalam kondisi tak bernyawa. Jenazah Sugeng kemudian dievakuasi oleh petugas PMI Kota Malang. Dugaan sementara Sugeng meninggal akibat serangan jantung.</p>
<p>Dari hasil penyelidikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh Sugeng. &#8220;Diduga korban meninggal karena sakit. Dari keterangan pihak keluarga, korban memiliki riwayat sakit gula darah,&#8221; ujar Kapolsekta Sukun Kompol Suyoto SH MH. <strong>(gie)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">125396</post-id>	</item>
		<item>
		<title>160 Orang Rapid, 4 Pengunjung Reaktif di Pasar Induk Gadang</title>
		<link>https://memontum.com/160-orang-rapid-4-pengunjung-reaktif-di-pasar-induk-gadang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jun 2020 03:00:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[pasar gadang]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot malang]]></category>
		<category><![CDATA[Rapid Test]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=116809</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Masih sebagai rangkaian kegiatan pada Pasar Besar Malang kemarin; Rabu (17/6/2020) Pemkot Malang kembali menggelar rapid test bagi pedagang dan pengunjung di Pasar Induk Gadang. Dari data yang tercatat, 160 orang rapid test, mulai pedagang maupun pengunjung pasar. Hasilnya 4 pengunjung pasar induk gadang dinyatakan reaktif. Menurut Walikota Malang, H Sutiaji; [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Masih sebagai rangkaian kegiatan pada Pasar Besar Malang kemarin; Rabu (17/6/2020) Pemkot Malang kembali menggelar rapid test bagi pedagang dan pengunjung di Pasar Induk Gadang. Dari data yang tercatat, 160 orang rapid test, mulai pedagang maupun pengunjung pasar. Hasilnya 4 pengunjung pasar induk gadang dinyatakan reaktif.</p>
<p>Menurut Walikota Malang, H Sutiaji; rapid test yang saat ini digelar berfungsi sebagai upaya untuk meminimalisir penyebaran Covid-19. Sejauh mana transmisi personal OTG (Orang Tanpa Gejala) yang ada di Kota Malang akan terdeteksi. Rapid test ini berbasis deteksi antibodi dan deteksi antigen.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-116811" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200617-WA0204-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200617-WA0204-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200617-WA0204-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200617-WA0204-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200617-WA0204-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Pemeriksaan rapid test yang dilakukan sekali ataupun ulangan sifatnya masih lebih ke arah screening. Rapid test ini akan menyaring orang-orang yang nantinya dinilai perlu untuk menjalani tes lebih lanjut. Untuk melakukan konfirmasi atau mendiagnosis positif Covid-19, dibutuhkan pemeriksaan PCR.</p>
<p>&#8220;Kali ini rapid test dilakukan di Pasar Induk Gadang, karena memang pasar ini lebih ramai. Mobilitasnya lebih tinggi sama seperti Pasar Besar Malang yang kita rapid test kemarin,&#8221; ujar Walikota Sutiaji.</p>
<p>Ia juga menjelaskan bahwa sasaran selanjutnya dari pelaksanaan Rapid Test ini adalah Pondok Pesantren sesuai arahan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. &#8220;Kemungkinan akan kita laksanakan besok&#8221; tambahnya.</p>
<p>Walikota Sutiaji berharap agar di masa transisi ini, masyarakat tetap melaksanakan protokol kesehatan secara ketat, seperti menggunakan masker, menjaga jarak dan seringkali cuci tangan pake sabun atau menggunakan hand sanitizer. <strong>(*/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">116809</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Positif Corona 2 Pasien Dirawat, 7 Sembuh, Walikota Malang Tinjau Pasar Induk Gadang</title>
		<link>https://memontum.com/positif-corona-2-pasien-dirawat-7-sembuh-walikota-malang-tinjau-pasar-induk-gadang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Apr 2020 04:22:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[pasar gadang]]></category>
		<category><![CDATA[Positif Corona]]></category>
		<category><![CDATA[update data covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[walikota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/112806-positif-corona-2-pasien-dirawat-7-sembuh-walikota-malang-tinjau-pasar-induk-gadang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menindaklanjuti seorang pedagang Pasar Gadang yang hasil rapid testnya positif dan menjadi Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Walikota Malang, Sutiaji beserta Kapolresta Malang Kota, Leonardus Simarmata dan Dandim 0833 Kota Malang, Tommy Anderson beserta jajarannya melakukan tinjauan langsung ke pasar induk gadang pada hari Rabu (22/4/2020). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Menindaklanjuti seorang pedagang Pasar Gadang yang hasil rapid testnya positif dan menjadi Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Walikota Malang, Sutiaji beserta Kapolresta Malang Kota, Leonardus Simarmata dan Dandim 0833 Kota Malang, Tommy Anderson beserta jajarannya melakukan tinjauan langsung ke pasar induk gadang pada hari Rabu (22/4/2020).</p>
<p>Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para pedagang Pasar Induk Gadang dalam rangka pencegahan dan penanggulangan Covid-19.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-112807" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200423-WA0041-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200423-WA0041-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200423-WA0041-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200423-WA0041-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200423-WA0041-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Pada kesempatan tersebut, Walikota Sutiaji juga membagikan masker kain kepada para pedagang yang belum menggunakan masker. &#8220;Dipakai langsung ya pak, pake masker itu penting, biar tidak tertular virus. Kalau bisa pakai juga sarung tangan plastik untuk melindungi diri,&#8221; ujar Walikota Sutiaji pada salah satu pedagang.</p>
<p>Sutiaji dan rombongan terus berjalan kaki menyusuri pasar untuk meninjau langsung lokasi bedak jualan pedagang yang hasil rapid testnya positif tersebut. Ia juga memerintahkan Dinas Kesehatan untuk segera melakukan rapid test pada seluruh pedagang di lokasi tersebut termasuk juga keluarga pasien.</p>
<p>&#8220;Rapid test akan segera dilakukan sekaligus penyemprotan desinfektan di seluruh wilayah pasar,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Ini semua, lanjut Sutiaji juga bagian dari upaya kita untuk melakukan tracing agar sedini mungkin dapat kita pantau dan tekan penyebaran virusnya.</p>
<p>&#8220;Setelah ini kita juga akan terus memantau pola physical distancing yang ada di pasar-pasar. Tentunya kepala pasar bertanggung jawab mengatur itu semua,&#8221; tandas Sutiaji.</p>
<p>Sementara itu, Jubir Satgas Covid-19, Nurwidiyanto, yang juga Kabag Humas Pemkot Malang, Nurwidiyanto, menyampaikan jika pasiean positif corona bertambah satu orang. Saat ini sudah dalam perawatan. Sehingga pasien positif dalam perawatan sejumlah 2 orang. Sedangkan yang sudah sembuh dan pulang, sejumlah 7 orang.</p>
<p>Tambahan satu pasien positif itu, dipastikan bukan tenaga kesehatan dan bukan dari cluster pelatihan haji di Sukolilo Surabaya. Hasil tracing masih difokuskan ke riwayat perjalanan dari Surabaya ke Malang.</p>
<p>&#8220;Warga, tracing dari giat d surabaya. Blum dpt spesificny, msih riwayat perjalanan,&#8221; demikian WA, Pak Wid, panggilan Nurwidiyanto.</p>
<p><strong>BACA :</strong> <a href="https://kotamalang.memontum.com/4770-pdp-positif-rapid-tes-masih-jualan-di-pasar-walikota-dukung-polresta-malang-kota-terapkan-aplikasi-pemantau-pergerakan-pdp" rel="noopener noreferrer" target="_blank">PDP Positif Rapid Tes Masih Jualan di Pasar, Walikota Dukung Polresta Malang Kota Terapkan Aplikasi Pemantau Pergerakan PDP</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<h2>Sementara itu, Data Covid-19 Kota Malang Per 22 April 2020 :</h2>
<p>a. ODR 1.793 (+ 50)</p>
<p>b. OTG 153</p>
<p>c. ODP 624<br />
&#8211; 275 dipantau, (- 40)<br />
&#8211; 349 selesai dipantau (+45)</p>
<p>d. Positif Covid-19 : 9 (+1)<br />
&#8211; 7 orang sembuh<br />
&#8211; 2 orang dirawat</p>
<p>e. PDP total : 140 orang (+3)</p>
<p>e. PDP meninggal 8 orang</p>
<p>f. PDP sehat/selesai pengawasan 47 orang (+2)</p>
<p>g. PDP masih dirawat 85 orang. <strong>(*/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">112806</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sutiaji yakin Revitalisasi Dua Pasar Segera Terwujud</title>
		<link>https://memontum.com/sutiaji-yakin-revitalisasi-dua-pasar-segera-terwujud</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Jul 2018 12:48:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Blimbing]]></category>
		<category><![CDATA[pasar gadang]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot malang]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/46911-sutiaji-yakin-revitalisasi-dua-pasar-segera-terwujud</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kondisi bangunan Pasar Blimbing dan Gadang memprihatinkan. Kedua pasar legendaris bagi warga Kota Malang itu seakan dilupakan oleh Pemkot Malang. Pelaksana tugas (Plt) Walikota Malang Sutiaji menegaskan, Pemkot Malang sebenarnya tidak membiarkan bangunan Pasar Blimbing dan Gadang terbengkalai. Namun karena terkendala aturan kontrak kerja sama dengan rekanan Pemkot Malang. Menjadikan Pemkot [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kondisi bangunan Pasar Blimbing dan Gadang memprihatinkan. Kedua pasar legendaris bagi warga Kota Malang itu seakan dilupakan oleh Pemkot Malang.</p>
<p>        Pelaksana tugas (Plt) Walikota Malang Sutiaji menegaskan, Pemkot Malang sebenarnya tidak membiarkan bangunan Pasar Blimbing dan Gadang terbengkalai.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/07/IMG-20180711-WA0138-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-46914" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/07/IMG-20180711-WA0138-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/07/IMG-20180711-WA0138-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>        Namun karena terkendala aturan kontrak kerja sama dengan rekanan Pemkot Malang. Menjadikan Pemkot Malang terpasung. Tidak leluasa mengambil keputusan untuk segera membangun Pasar Blimbing dan Pasar Gadang.</p>
<p>         &#8220;Kami yakin revitalisasi Pasar Gadang dan Pasar Blimbing segera diselesaikan. Masyarakat pasti ingin menikmati kondisi bangunan kedua pasar yang bersih dan nyaman untuk kegiatan jual beli,&#8221; tegas Sutiaji.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/07/IMG-20180711-WA0137-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-46913" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/07/IMG-20180711-WA0137-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/07/IMG-20180711-WA0137-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>          Kata dia, dokumen perjanjian kerja sama untuk pembangunan Pasar Blimbing sudah dimejanya. Adendum perjanjian kerja sama dengan pihak ketiga tinggal dibicarakan dengan anggota DPRD Kota Malang.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">46911</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kios Pedagang dan Parkir Liar Biang Kemacetan di Gadang</title>
		<link>https://memontum.com/kios-pedagang-dan-parkir-liar-biang-kemacetan-di-gadang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Feb 2018 11:31:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kemacetan]]></category>
		<category><![CDATA[pasar gadang]]></category>
		<category><![CDATA[sidak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/23771-kios-pedagang-dan-parkir-liar-biang-kemacetan-di-gadang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8212; Keberadaan kios pedagang diruas jalan kembar sisi selatan dan parkir liar diatas jembatan dinialai sebagai biang kemacetan di perempatan Pasar Gadang, Kota Malang. Bila tidak segera dicarikan solusinya kemacetan terus mengular hingga perempatan Kacuk. Menindak lanjuti masalah itu Walikota Malang, H Mohammad Anton bersama Kepala Satpol PP Kota Malang Supriyadi dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8212; Keberadaan kios pedagang diruas jalan kembar sisi selatan dan parkir liar diatas jembatan dinialai sebagai biang kemacetan di perempatan Pasar Gadang, Kota Malang. Bila tidak segera dicarikan solusinya kemacetan terus mengular hingga perempatan Kacuk.</p>
<p>Menindak lanjuti masalah itu Walikota Malang, H Mohammad Anton bersama Kepala Satpol PP Kota Malang Supriyadi dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (PUPR) Kota Malang, Hadi Santoso melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kawasan Pasar Gadang.</p>
<p>&#8220;Kita sering mendapatkan pengaduan dari masyarakat pengguna jalan. Bahwa diperempatan Pasat Induk Gadang (PIG) sering macet. Ternyata penyebabnya karena parkir liar diatas jembatan dan kios penampungan pedagang disisi selatan jalan kembar,&#8221; tegas Walikota Malang, Anton.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180201-WA0261-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-23773" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180201-WA0261-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180201-WA0261-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180201-WA0261-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180201-WA0261-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p> Untuk mengatasi hal itu kata Anton perlu ketegasan dari Pemkot Malang. Pertama parkir kendaraan pedagang dan konsumen diatas jembatan Gadang harus dipindah ketempat lain.</p>
<p>  Lalu mesteriilkan ruas jalab kembar sisi selatan dari kios pedagang. Memang berat untuk mengatasi hal itu. Apalagi hingga saat ini pembangunan PIG belum terealisasi.</p>
<p>Kata Anton yang perlu dipahami pedagang dan konsumen PIG. Tahun depan pembangunan jalan tol Malang-Pandaan selesai dikerjakan. Dimana pintu masuk dan pintu keluarnya di Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180201-WA0260-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-23772" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180201-WA0260-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180201-WA0260-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180201-WA0260-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180201-WA0260-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Ruas jalan kembar di PIG ini akan dimanfaatkan sebagai jalur menuju ruas jalan tol Malang-Pandaan. &#8220;Target kami awal tahun 2019 seluruh kios pedagang yang menempati badan jalan kembar harus bersih. Pemkot Malang akan mencarikan lahan parkir untuk mobil pedagang,&#8221; tegasnya Kamis (1/2/2018) siang.</p>
<p>  Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (PUPR) Kota Malang Hadi Santoso menambahkan, kios pedagang disisi selatan ruas jalan kembar Gadang sifatnya hanya sementara. Kios pedagang itu dibangun sebagai tempat penampungan sementara pedagang PIG.</p>
<p>Kalau berdasarkan Detail Engginering Desain (DED) PIG. Untuk loading bongkar muat barang dari PIG lokasinya disisi timur pasar. &#8220;Untuk mengatasi masalah ini Dinas PUPR tidak bisa bekerja sendiri. Kita akan kordinasi dengan Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Perdangangan termasuk dengan kepolisian dan TNI untuk menertibkan kawasan PIG,&#8221; tambahnya.</p>
<p>   Lebih lanjut diterangkan, tahap awal dinasnya bekerja sama dengan Dishub dan Satpol PP akan menertibkan parkir liar diatas jembatan Gadang. &#8220;Hampir setiap hari mulai pagi sampai malam di perempatan Gadang macet. Salah satu penyebabnya karena parkir liar di PIG dan kios pedagang yang tidak tertata. Pemkot Malang pasti segera bertindak untuk mengatasi masalah itu,&#8221; tandas pria yang akrab disapa Soni. <strong>(man/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">23771</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mobil Curian Ditinggal di Area Parkiran Pasar Gadang</title>
		<link>https://memontum.com/mobil-curian-ditinggal-di-area-parkiran-pasar-gadang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Oct 2017 01:37:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Curanmor]]></category>
		<category><![CDATA[mobil curian]]></category>
		<category><![CDATA[pasar gadang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/872-mobil-curian-ditinggal-di-area-parkiran-pasar-gadang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Mobil Toyota Innova Nopol AE 1395 FA milik Ratnadi Agus (49) warga Perum Bukit Dieng, Kecamatan Sukun, Kota Malang, yang sempat hilang pada Selasa (17/10/2017) sekitar pukul 09.30, akhirnya ditemukan. Mobil tersebut ditemukan petugas kepolisian terparkir di area Pasar Gadang, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Rabu (18/10/2017) siang. Mobil itu dalam kondisi terkunci [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Mobil Toyota Innova Nopol AE 1395 FA milik Ratnadi Agus (49) warga Perum Bukit Dieng, Kecamatan Sukun, Kota Malang, yang sempat hilang pada Selasa (17/10/2017) sekitar pukul 09.30, akhirnya ditemukan.</p>
<p>Mobil tersebut ditemukan petugas kepolisian terparkir di area Pasar Gadang, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Rabu (18/10/2017) siang.</p>
<p>Mobil itu dalam kondisi terkunci rapat ditinggal begitu saja oleh pelaku yang kabur membawa kunci mobil. Belum diketahui apakah STNK dan BPKB nya berada didalam mobil atau dibawa pelaku dikarenakan hingga kemarin sore petugas masih melakuka  penyelidikan.</p>
<p>Kapolsekta Sukun Kompol H Anang Tri Hananta SH saat dikonfirmasi Memo X pada Rabu sore membenarkan adanya penemuan itu. &#8220;Mobil ditemukan di area patkiran Pasar Gadang,&#8221; ujar Kompol Anang.</p>
<p>Seperti yang diberitakan sebelumnya, masyarakat  harus berhati-hati terkait banyaknya modua penipuanpenggelapan yang dilakukan oleh para pelaku kejahatan. Peringatan juga untuk para penjual kendaraan bermotor, supaya tidak menyerahkan kendaraanya kepada orang lain apapun alasannya baik untuk tes mesin atau cek fisik di kantor Samsat.</p>
<p>Kali ini yang menjadi korban adalah ratnadi Agus (49) warga Perum Bukit Dieng, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Karena percaya kepada calon pembeli, dia harus kehilangan mobil Toyota Inova Nopol AE 1395 FA miliknya. </p>
<p>Mobil itu dibawa kabur oleh pelaku pada Selasa (17/10/2017) sekitar pukul 09.30, di area halaman depan Kantor Samsat Kota Malang Jl S Supriadi, Kecamatan Sukun.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">872</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
