<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Pasrujambe &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pasrujambe/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 28 Dec 2025 13:55:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Pasrujambe &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Tasyakuran Jalan Dusun Tahun Songo Pasrujambe, Bupati Lumajang Ingatkan Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/tasyakuran-jalan-dusun-tahun-songo-pasrujambe-bupati-lumajang-ingatkan-pertumbuhan-ekonomi-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Dec 2025 10:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Pasrujambe]]></category>
		<category><![CDATA[pertumbuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Tasyakuran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229084</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa pembangunan jalan sepanjang sekitar 3,5 kilometer di Dusun Tahun Songo, Desa Pasrujambe, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, bukan sekadar proyek fisik. Sebaliknya, seiring rampungnya pembangunan, jalan baru itu memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Dusun Tahun Songo. “Jalan ini menjadi akses [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa pembangunan jalan sepanjang sekitar 3,5 kilometer di Dusun Tahun Songo, Desa Pasrujambe, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, bukan sekadar proyek fisik. Sebaliknya, seiring rampungnya pembangunan, jalan baru itu memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Dusun Tahun Songo.</p>



<p>“Jalan ini menjadi akses penting bagi aktivitas ekonomi warga. Dengan kondisi jalan yang baik, distribusi hasil pertanian, mobilitas masyarakat dan akses terhadap layanan publik akan lebih lancar,” kata Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, saat tasyakuran selesainya pembangunan jalan, Sabtu (27/12/2025) tadi.</p>



<p>Disampaikan Bunda Indah, bahwa pembangunan infrastruktur seperti ini bukan sekadar memenuhi kebutuhan fisik, tetapi merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperkuat ekonomi lokal dan membuka peluang baru bagi masyarakat desa. “Kami ingin pembangunan yang dilakukan berdampak nyata pada kesejahteraan warga. Jalan ini akan menjadi penghubung yang mendorong perkembangan ekonomi dan sosial,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bunda Indah juga mengajak warga, untuk menjaga dan merawat jalan yang telah dibangun. Menurutnya, partisipasi masyarakat dalam perawatan jalan menjadi kunci agar manfaat pembangunan dapat dirasakan dalam jangka panjang.</p>



<p>“Keberhasilan pembangunan ini harus dijadikan momentum untuk meningkatkan semangat gotong-royong, menjaga aset bersama, dan memanfaatkan akses ini untuk kemajuan ekonomi dan sosial warga,” tegas Bunda Indah.</p>



<p>Masyarakat Dusun Tahun Songo sendiri menyambut gembira pembangunan jalan tersebut. Sebelumnya, aktivitas transportasi dan distribusi hasil pertanian sering terhambat oleh kondisi jalan yang rusak. Kini, mereka berharap akses baru ini dapat meningkatkan produktivitas dan memudahkan kehidupan sehari-hari.</p>



<p>Acara tasyakuran yang dihadiri jajaran perangkat daerah, Forkopimca Pasrujambe, tokoh masyarakat dan warga setempat, itu ditandai dengan doa bersama, sebagai bentuk syukur atas selesainya pembangunan yang telah lama dinantikan. Dengan selesainya jalan ini, Dusun Tahun Songo kini memiliki akses yang lebih baik menuju pusat perdagangan, layanan pendidikan dan fasilitas kesehatan. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229084</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Resmikan SPPG Pasrujambe, Bunda Indah Tegaskan Akses Gizi Seimbang untuk Anak Sekolah dan Ibu Hamil</title>
		<link>https://memontum.com/resmikan-sppg-pasrujambe-bunda-indah-tegaskan-akses-gizi-seimbang-untuk-anak-sekolah-dan-ibu-hamil</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Aug 2025 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pasrujambe]]></category>
		<category><![CDATA[Resmikan]]></category>
		<category><![CDATA[seimbang]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[tegaskan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225396</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, meresmikan unit pertama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Dusun Tambak Rejo, Kecamatan Pasrujambe, Senin (25/08/2025) tadi. Peresmian ini, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lumajang terus mempercepat pembangunan SPPG sebagai terobosan untuk memperluas akses gizi seimbang, khususnya bagi anak sekolah dan ibu hamil. Dari total 73 titik SPPG yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, meresmikan unit pertama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Dusun Tambak Rejo, Kecamatan Pasrujambe, Senin (25/08/2025) tadi. Peresmian ini, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lumajang terus mempercepat pembangunan SPPG sebagai terobosan untuk memperluas akses gizi seimbang, khususnya bagi anak sekolah dan ibu hamil.</p>



<p>Dari total 73 titik SPPG yang direncanakan, kini ada 61 titik telah mengantongi izin operasional dan sebagian mulai berjalan. Sementara sisanya, tengah dalam tahap finalisasi pembangunan.</p>



<p>&#8220;Yang jelas sekarang ada 73 titik. Saat ini, 61 titik sudah ditentukan lokasinya dan sudah memiliki izin serta beberapa diantaranya sudah mulai beroperasi. Setelah ini, akan segera menyusul titik-titik lain yang bangunannya sudah rampung serta tinggal penyediaan alat dan jaringan,&#8221; kata Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa SPPG didesain bukan sekadar dapur umum. Namun, juga pusat distribusi makanan bergizi standar gizi seimbang yang dikelola oleh tenaga ahli. Layanan ini, menjadi instrumen penting dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (PMBG), sekaligus strategi nyata menekan angka stunting dan memperkuat kualitas generasi masa depan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bunda Indah juga menegaskan, bahwa investasi gizi adalah investasi jangka panjang bangsa. “SPPG ini hadir untuk memastikan anak-anak kita tumbuh sehat, cerdas dan kuat. Ibu hamil pun harus mendapatkan asupan gizi yang benar, karena di rahim merekalah masa depan Lumajang dan Indonesia ditentukan,” tegasnya.</p>



<p>Dengan 73 titik yang tersebar di berbagai wilayah, lanjutnya, Pemkab Lumajang ingin memastikan layanan gizi dapat diakses secara merata, termasuk bagi warga di daerah dengan keterbatasan layanan kesehatan dasar. Kehadiran SPPG ini, diharapkan mampu menutup kesenjangan akses pangan bergizi, terutama bagi kelompok rentan.</p>



<p>&#8220;Kami optimistis, dengan sinergi semua pihak, layanan ini bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Tidak boleh ada anak di Lumajang yang kekurangan gizi hanya karena akses yang terbatas,&#8221; tambah Bunda Indah.</p>



<p>Lebih dari sekadar program pemerintah, SPPG diharapkan menjadi gerakan bersama masyarakat. Pemerintah mendorong peran aktif sekolah, kader Posyandu, PKK, hingga kelompok masyarakat dalam mengawal pemenuhan gizi anak dan ibu hamil.</p>



<p>Dengan langkah akselerasi ini, Lumajang menempatkan diri sebagai daerah yang serius membangun kabupaten ramah gizi, sebuah investasi sosial untuk menyiapkan Generasi Emas 2045. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225396</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sapa Masyarakat Pasrujambe, Bunda Indah Terima Dukungan Pemenangan dan Siap Perjuangkan Pupuk</title>
		<link>https://memontum.com/sapa-masyarakat-pasrujambe-bunda-indah-terima-dukungan-pemenangan-dan-siap-perjuangkan-pupuk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Oct 2024 15:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Dukungan]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Pasrujambe]]></category>
		<category><![CDATA[pemenangan]]></category>
		<category><![CDATA[perjuangan]]></category>
		<category><![CDATA[perjuangkan]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215171</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pasangan calon (Paslon) nomor urut 2 Pilkada Lumajang, Indah Amperawati atau Bunda Indah, memanfaatkan masa kampanyenya dengan menemui masyarakat Kecamatan Pasrujambe, Senin (07/10/2024) tadi. Dalam momen santai seraya serap aspirasi itu, Bunda Indah menemui masyarakat yang didominasi petani, sambil mendengarkan keluh kesah serta harapan petani kedepannya. Di hadapan masyarakat yang sebagian besar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pasangan calon (Paslon) nomor urut 2 Pilkada Lumajang, Indah Amperawati atau Bunda Indah, memanfaatkan masa kampanyenya dengan menemui masyarakat Kecamatan Pasrujambe, Senin (07/10/2024) tadi. Dalam momen santai seraya serap aspirasi itu, Bunda Indah menemui masyarakat yang didominasi petani, sambil mendengarkan keluh kesah serta harapan petani kedepannya.</p>



<p>Di hadapan masyarakat yang sebagian besar adalah kalangan petani itu, Bunda Indah menggaungkan tekad, bahwa jika dirinya diberi amanah menjadi Bupati Lumajang, bakal memprioritaskan aspirasi petani. Diantaranya, seperti masalah pupuk, di mana sangat dibutuhkan petani tatkala sudah memasuki musim tanam hingga tahapan berikutnya.</p>



<p>&#8220;Ke depan, salah satunya petani harus mudah mendapatkan pupuk. Apalagi, hal ini sangat erat kaitannya dengan swasembada pangan. Karenanya, petani harus diberi ruang lebih dan tidak hanya mengenai pupuk. Karenanya, kalau Allah mentakdirkan saya menjadi Bupati Lumajang, pertama yang akan saya dorong dahulu mengenai kebutuhan utama yaitu pupuk,&#8221; kata Bunda Indah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pernyataan Bunda Indah itu, pun sontak memantik semangat masyarakat. Bahkan, warga masyarakat siap memberikan dukungan kepada Bunda Indah, yang berpasangan dengan Yudha Adji Kusuma sebagai calon Wakil Bupati Lumajang, agar terpilih dalam Pilkada 27 November mendatang.</p>



<p>&#8220;Petani Pasrujambe, untuk Bunda Indah,&#8221; sorak masyarakat.</p>



<p>Tim Pemenangan Bunda Indah-Mas Yudha, Agus Setiawan, memastikan bahwa janji politik Bunda Indah bukan sebatas janji-janjinya kosong. Karenanya, selama masa kampanye berlangsung, tim pemenangan juga membuka ruang lebar pada masyarakat, untuk menyampaikan aspirasi dan keinginannya. Tujuannya, supaya bisa bersama-sama membangun Lumajang, seperti yang diharapkan.</p>



<p>&#8220;Visi misi dan program prioritas pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Lumajang, Bunda Indah-Mas Yudha, merupakan intisari dari apa yang menjadi hajat besar masyarakat Lumajang, pada umumnya. Jadi, itu serapan aspirasi masyarakat yang kemudian akan dibawa sebagai bentuk amanah. Tentunya juga, aspirasi-aspirasi baru yang disampaikan masyarakat, saat bertemu dan berdialog dengan Paslon nomor urut 2 Pilkada Lumajang,&#8221; kata pria yang kerap disapa Samco itu. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215171</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Puting Beliung Rusak 78 Rumah di 3 Desa Wilayah Kecamatan Pasrujambe Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/puting-beliung-rusak-78-rumah-di-3-desa-wilayah-kecamatan-pasrujambe-lumajang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Jan 2021 15:45:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kabupaten Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[memontum]]></category>
		<category><![CDATA[Memontum.com]]></category>
		<category><![CDATA[Pasrujambe]]></category>
		<category><![CDATA[Puting Beliung]]></category>
		<category><![CDATA[Tumbang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=133193</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Angin Puting Beliung melanda wilayah Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, Selasa (26/01) sekitar pukul 14.15. Akibat kejadian itu, sejumlah rumah warga pun menjadi rusak. Bahkan, kuatnya terpaan angin, membuat sejumlah pohon juga turut tumbang. Beruntungnya, musibah itu tidak mengakibatkan korban jiwa. Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Angin Puting Beliung melanda wilayah Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, Selasa (26/01) sekitar pukul 14.15.</p>



<p>Akibat kejadian itu, sejumlah rumah warga pun menjadi rusak. Bahkan, kuatnya terpaan angin, membuat sejumlah pohon juga turut tumbang. Beruntungnya, musibah itu tidak mengakibatkan korban jiwa.</p>



<p>Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo, kepada memontum.com menyampaikan wilayah yang mengalami kerusakan paling parah di Dusun Pasrepan, Desa Pasrujambe. Di lokasi itu, sebanyak 41 rumah kehilangan atap dan 1 unit kandang kambing rusak ringan.</p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://memontum.com/133193-puting-beliung-rusak-78-rumah-di-3-desa-wilayah-kecamatan-pasrujambe-lumajang#ixzz6l0lp1Hfd" target="_blank"><strong>Baca Juga :</strong> </a><strong><a href="https://memontum.com/133484-tp-pkk-bersama-baznas-lumajang-salurkan-bantuan-korban-puting-beliung" data-type="URL" data-id="https://memontum.com/133484-tp-pkk-bersama-baznas-lumajang-salurkan-bantuan-korban-puting-beliung" target="_blank" rel="noreferrer noopener">TP PKK Bersama Baznas Lumajang Salurkan Bantuan Korban Puting Beliung</a></strong></p>



<p>Selanjutnya, Desa Jambe Arum, sebanyak 22 rumah (1 rumah rusak berat, 20 rumah rusak ringan dan 1 bangunan musholla rusak ringan). </p>



<p>Lalu, kejadian juga menimpa di Desa Kertosari. Sedikitnya, 15 rumah masing-masing di Dusun Krajan sebanyak 9 rumah rusak ringan dan Dusun Dadapan sebanyak 6 rumah rusak ringan.</p>



<p>&#8220;Saat ini Tim BPBD Kabupaten Lumajang telah melakukan penanganan dan pendataan. Kita lakukan koordinasi dengan kecamatan,&#8221; ujarnya</p>



<p>Sementara itu menurut warga Jambe Arum, Sodik, awalnya sekitar pukul 13.00 terjadi hujan deras yang di sertai angin kencang. Tiba-tiba, muncul puting beliung yang berlangsung selama kurang lebih 5 menit.</p>



<p>Akibat dari kejadian tersebut, sekitar pukul 13.52 wib beberapa rumah warga mengalami kerusakan dan beberapa pohon tumbang.</p>



<p>&#8220;Saat itu, Saya berada di bengkel di Dusun Dadapan, Desa jambearum, Kecamatan Pasrujambe sempat menyaksikan beberapa rumah warga yang mengalami kerusakan pada atap rumah yang terbuat dari asbes berterbangan dan kandang maupun dapur warga roboh,&#8221; ungkapnya. <strong>(adi/sit)</strong></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">133193</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Harga Kapulaga Naik, Berkah Bagi Warga Pasrujambe Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/harga-kapulaga-naik-berkah-bagi-warga-pasrujambe-lumajang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Aug 2020 09:02:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[harga]]></category>
		<category><![CDATA[Kapulaga]]></category>
		<category><![CDATA[Pasrujambe]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/120775-harga-kapulaga-naik-berkah-bagi-warga-pasrujambe-lumajang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang – Kapulaga menjadi salah satu produk pertanian yang menopang ekonomi masyarakat Pasrujambe Kabupaten Lumajang Jawa Timur di tengah hantaman pandemi Covid-19. Ada banyak manfaat kapulaga, dari penyedap makanan hingga baik bagi kesehatan. Camat Pasrujambe, Dian Nurwisudah Kurniawan Hadi Pamujo menjelaskan bahwa permintaan kapulaga selama pandemi meningkat. Harga jual rempah ini juga terus mengalami [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang</strong> – Kapulaga menjadi salah satu produk pertanian yang menopang ekonomi masyarakat Pasrujambe Kabupaten Lumajang Jawa Timur di tengah hantaman pandemi Covid-19. Ada banyak manfaat kapulaga, dari penyedap makanan hingga baik bagi kesehatan.</p>
<p>Camat Pasrujambe, Dian Nurwisudah Kurniawan Hadi Pamujo menjelaskan bahwa permintaan kapulaga selama pandemi meningkat. Harga jual rempah ini juga terus mengalami kenaikan.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-120776" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/ft-majang-3-copy.jpg?resize=740%2C370&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="370" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/ft-majang-3-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/ft-majang-3-copy.jpg?resize=300%2C150&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/ft-majang-3-copy.jpg?resize=600%2C300&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/ft-majang-3-copy.jpg?resize=200%2C100&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Saat ini harga jual keringnya itu sudah mencapai 260 ribu perkilo, kenaikan harga ini melonjak selama masa pandemi Covid, sebelumnya harga sekitar 170 ribu naik terus mencapai 260 ribu,&#8221; kata Camat Pasrujambe Rabu (5/8/2020).</p>
<p>Dijelaskan, tanaman kapulaga tumbuh subur di tanah Pasrujambe. Harga jual dan perawatan selama masa tanam yang mudah membuat banyak masyarakat Pasrujambe menanam rempah ini di perkebunannya.</p>
<p>&#8220;Kapulaga ini tersebar di Desa Pasrujambe Dusun plambang, carangkuning, kemudian di Jambekumbunya sendiri di gencono, di tawon songo juga ada,&#8221; ungkapnnya.</p>
<p>Permintaan pasar terhadap kapulaga ini disinyalir karena masyarakat meyakini dengan mengkonsumsi rempah-rempah bisa meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga meminimalkan potensi terkena berbagai virus, termasuk corona.</p>
<p>Salah seorang petani kapulaga, Sugiyanto mengatakan, warga Gencono merasakan berkah dari Kapulaga. Ia mengungkapkan dalam setahun di kebun miliknya dapat memanen 3 kali dalam setahun.</p>
<p>&#8220;Dulu warga sini menanam cengkeh sama kopi, tapi kalau cengkeh 1 tahun sekali panennya kopi juga, hasilnya jauh dengan kapulaga, selain itu setelah panen juga tidak banyak tenaga setelah panen, tinggal dijemur kering dijual, kalau kopi kan masih harus digiling dan sebagainya,&#8221; ujarnya. <strong>(adi/syn)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">120775</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
