<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pejuang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pejuang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 03 Nov 2024 11:56:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pejuang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Gelorakan Semangat Pejuang, Pemkot Surabaya Gelar Parade Juang 2024</title>
		<link>https://memontum.com/gelorakan-semangat-pejuang-pemkot-surabaya-gelar-parade-juang-2024</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Nov 2024 06:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[gelorakan]]></category>
		<category><![CDATA[parade]]></category>
		<category><![CDATA[pejuang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=216093</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Sambut Peringatan Hari Pahlawan pada 10 November, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali mengelar Parade Surabaya Juang 2024 di Jalan Pahlawan, Minggu (03/11/2024) tadi. Berbeda dari tahun sebelumnya, dalam Parade Juang 2024 kali ini resmi terdaftar dalam Karisma Event Nusantara (KEN). Penghargaan tersebut, diberikan langsung oleh Staf Ahli Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Masruroh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Sambut Peringatan Hari Pahlawan pada 10 November, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali mengelar Parade Surabaya Juang 2024 di Jalan Pahlawan, Minggu (03/11/2024) tadi. Berbeda dari tahun sebelumnya, dalam Parade Juang 2024 kali ini resmi terdaftar dalam Karisma Event Nusantara (KEN).</p>



<p>Penghargaan tersebut, diberikan langsung oleh Staf Ahli Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Masruroh kepada Pjs Wali Kota Surabaya, Restu Novi Widiani. Keduanya, lantas membuka Parade Juang dengan pembacaan puisi tentang peristiwa bersejarah tersebut. Kemudian, dilanjutkan dengan teatrikal yang menceritakan pertempuran 10 November, di hadapan ribuan warga Surabaya.</p>



<p>Puluhan pemeran pejuang kemerdekaan yang mengenakan kaos putih, maju menyerang tentara sekutu, lengkap dengan membawa replika senapan. Pekikan takbir, Allahu Akbar, terus dikumandangkan bersama narasi-narasi perjuangan yang dibacakan para narator. Teatrikal semakin membara, saat kalimat kemerdekaan yang dilontarkan disambut seluruh masyarakat yang menyaksikan Parade Juang 2024.</p>



<p>Tembakan peluru Tentara Sekutu yang menumbangkan pejuang kemerdekaan, serta lantunan Lagu Gugur Bunga yang dikumandangkan, menjadi tanda aksi teatrikal telah berakhir. Aksi teatrikal dalam Parade Juang 2024, ini menggambarkan tiga masa waktu yang berbeda. Yakni masa kemerdekaan 17 Agustus 1945, mempertahankan kemerdekaan termasuk peristiwa 10 November 1945 dan masa Wirabangsa (menjaga kemerdekaan).</p>



<p>Aksi teatrikal dilakukan pada tiga titik lokasi, yaitu Tugu Pahlawan, Siola dan berakhir di depan Alun-Alun Suroboyo. Semua lokasi tersebut, dipadati oleh masyarakat yang ingin menyaksikan aksi teatrikal dari sejumlah komunitas dan pelajar.</p>



<p>Selain aksi teatrikal, parade juga diramaikan oleh iring-iringan mobil Jeep Willys. Mobil yang identik dengan masa perjuangan itu, membawa Pjs Wali Kota Restu Novi, Forkopimda Kota Surabaya, pejabat Pemkot Surabaya dan sejumlah veteran yang hadir sampai ke Alun-Alun Suroboyo.</p>



<p>Pjs Wali Kota Restu Novi Widiani yang pertama kali terlibat dalam Parade Juang, mengapresiasi atas apa yang dilakukan Kota Surabaya dalam mempertahankan semangat kepahlawanannya. Baginya, Parade Juang memang layak untuk masuk dalam KEN dan disaksikan oleh masyarakat secara luas.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Saya baru pertama kali terlibat penuh dan langsung. Walaupun setiap tahun diadakan, tetapi semangat teatrikal tetap membara. Itu tanda bahwa Kota Surabaya senantiasa mempertahankan semangat perjuangannya,&#8221; kata Pjs Wali Kota Restu, seusai acara.</p>



<p>Dirinya mengaku sangat bangga, karena Parade Juang 2024 resmi masuk dalam kalender KEN Kementrian Pariwisata. Dengan adanya prestasi tersebut, dirinya berharap sejarah kepahlawanan Kota Surabaya bisa diketahui oleh seluruh masyarakat Indonesia.</p>



<p>&#8220;Kami mendapatkan penghargaan KEN yang diberikan oleh Staf Ahli Kementrian Pariwisata. Hal ini menjadi semangat baru bagi Kota Surabaya untuk terus menyuguhkan event-event berkualitas kepada Indonesia dan dunia,&#8221; paparnya.</p>



<p>Dalam moment tersebut, Pjs Wali Kota Restu Novi berpesan kepada seluruh masyarakat, khususnya untuk para pemuda agar tetap berjuang sesuai bidang dan kemampuannya masing-masing. &#8220;Jangan melupakan sejarah, jiwa patriot dan heroik harus diwarisi oleh generasi muda untuk membangun Kota Surabaya, secara khusus dan Indonesia secara umum,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Di waktu yang sama, Staf Ahli Menteri Pariwisata RI, Masruroh, mengatakan dukungannya terhadap Parade Juang 2024. Menurutnya, event tersebut menjadi ajang untuk merawat dan menumbuhkan nilai patriotisme di kalangan generasi muda.</p>



<p>&#8220;Saya berharap event-event semacam ini bisa berkontribusi positif dalam pertumbuhan ekonomi Surabaya,&#8221; kata Masruroh.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olah Raga serta Pariwisata (Disbudporapar), Hidayat Syah, mengatakan bahwa Parade Juang yang melibatkan lebih dari 500 peserta ini menarik perhatian lebih dari 10 ribu orang untuk hadir dan menyaksikan. &#8220;Yang melihat ini tidak hanya masyarakat Surabaya, tapi juga tamu-tamu dari hotel dan beberapa wisatawan dari kota lain. Lebih banyak dari tahun kemarin yang hadir, lebih dari 10 ribu. Karena promosinya juga dilakukan oleh nasional terkait event ini,&#8221; ungkap Hidayat.</p>



<p>Dirinya pun berharap, Kota Surabaya bisa lebih banyak memasukan event dalam KEN selain Parade Juang. &#8220;Tahun depan harapannya event kuliner yang masuk. Saat ini, sedang kami proses apa saja syaratnya,&#8221; tambahnya. <strong>(kom/sby/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216093</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Founder Komunitas Pejuang Mimpi Rangkul Difabel Wujudkan Impian</title>
		<link>https://memontum.com/founder-komunitas-pejuang-mimpi-rangkul-difabel-wujudkan-impian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Dec 2023 08:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[difabel]]></category>
		<category><![CDATA[founder]]></category>
		<category><![CDATA[impian]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[pejuang]]></category>
		<category><![CDATA[rangkul]]></category>
		<category><![CDATA[wujudkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=203424</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menjadi founder komunitas pejuang mimpi, Sri Rahayu, berkomitmen untuk memfasilitasi siapa saja yang mempunyai mimpi, walaupun memiliki keterbatasan. Termasuk, bagi para difabel. Saat ditemui, perempuan yang kerap disapa Sri, menyampaikan bahwa komunitas tersebut pada awalnya berdiri di bawah naungan komunitas online berbasis aplikasi, yaitu Orami Parenting. Itu berdiri, sudah sejak tahun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Menjadi founder komunitas pejuang mimpi, Sri Rahayu, berkomitmen untuk memfasilitasi siapa saja yang mempunyai mimpi, walaupun memiliki keterbatasan. Termasuk, bagi para difabel.</p>



<p>Saat ditemui, perempuan yang kerap disapa Sri, menyampaikan bahwa komunitas tersebut pada awalnya berdiri di bawah naungan komunitas online berbasis aplikasi, yaitu Orami Parenting. Itu berdiri, sudah sejak tahun 2020 lalu.</p>



<p>“Waktu itu, kami inginnya memfasilitasi semua yang mempunyai mimpi tapi punya keterbatasan. Nah, ibu-ibu inikan ada yang single parent, ada yang pejuang ekonomi keluarga, ada juga yang difabel. Mereka inilah yang kami maksud pejuang mimpi. Tapi, memang tidak semua orang itu bisa mewujudkan mimpinya. Karena ada keterbatasan, baik ekonomi, informasi maupun fisik,” jelas Sri, Sabtu (16/12/2023) tadi.</p>



<p>Padahal menurutnya, dengan berbagai keterbatasan yang ada itu, semua bisa untuk meraih mimpi. Namun, lanjutnya mampu mengenali apa yang ada dalam dirinya, seperti kekurangan dan kelebihan yang dimiliki.</p>



<p>“Tentu untuk bisa mengenali siapa diri kita, kita butuh orang lain. Kemudian untuk bisa membantu teman-teman pejuang mimpi ini, butuh jembatan. Di sini lah kami hadir berkomitmen bagaimana caranya kita bisa menyelesaikan permasalahan sosial yang ada di masyarakat dengan bergandeng tangan,” lanjutnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pihaknya juga menceritakan, bahwa awal mula membuka komunitas tersebut dengan memulai kelas menulis, kelas memasak, kelas modeling, kelas musik, hingga kelas keterampilan. Itu dilakukan karena pihaknya melihat para tuna daksa tidak mempunyai keterbatasan dalam intelijennya.</p>



<p>“Di situ saya memberikan kelas menulis features dan ternyata mereka bisa. Kemudian kita adakan juga kelas memasak. Baru dari situ, saya berpikir kalau ini harus terstruktur. Saya harus benar-benar punya program. Maka kami mantapkan pejuang mimpi untuk mencapai visi misinya itu dengan berfokus di Kota Malang dulu karena kebetulan saya domisili kota,” tuturnya.</p>



<p>Di samping itu, berdirinya komunitas tersebut juga dilatarbelakangi karena pengalaman pribadinya dalam menghadapi keterbatasan fisik sang anak. Apalagi berbagai diagnosa yang disebutkan dokter, membuatnya merasa hancur.</p>



<p>“Anak saya Fz (maaf disamarkan, red), divonis lumpuh dan belum bisa berjalan di usia 3 tahun. Saat itu, saya berinisiatif untuk memasukkannya ke sekolah modeling. Dari situlah saya belajar bahwa di balik keterbatasan yang dimiliki, terdapat potensi yang tidak terduga. Dia bagi saya adalah guru yang mengajarkan saya bagaimana cara untuk sabar. Mengingatkan saya akan kebesaran Tuhan dan segala pelajaran kehidupan lainnya,” ungkapnya.</p>



<p>Lebih lanjut, pihaknya menegaskan bahwa Pejuang Mimpi bukan hanya sekadar komunitas semata. Namun,.juga menjadi cerminan akan kekuatan dalam keterbatasan. Saat ini, disebutkannya sudah lebih dari 50 anak difabel serta orang tua dan pemerhati yang terlibat aktif dalam komunitas tersebut.</p>



<p>“Dari situlah saya percaya bahwa tidak ada satu hal pun yang mustahil dan tidak ada keterbatasan yang mampu mengubur mimpi anak-anak ini. Makanya saya bangunlah pejuang mimpi ini,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">203424</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perkuat Kebersamaan, Wartawan Pokja Hukum dan Kriminal Malang Gelar Lomba Karaoke Berkostum Pejuang</title>
		<link>https://memontum.com/perkuat-kebersamaan-wartawan-pokja-hukum-dan-kriminal-malang-gelar-lomba-karaoke-berkostum-pejuang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Aug 2023 14:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[berkostum]]></category>
		<category><![CDATA[Karaoke]]></category>
		<category><![CDATA[kebersamaan,]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pejuang]]></category>
		<category><![CDATA[perkuat]]></category>
		<category><![CDATA[wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=196757</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Puluhan wartawan Pokja Hukum dan Kriminal Kota Malang, antusias mengikuti lomba karaoke yang diselenggarakan di Twenty Kota Malang, Jumat (25/08/2023) malam. Lomba ini sendiri, tidak hanya sekedar melantunkan tembang atau lagu. Namun, peserta juga harus mengenakan kostum perjuangan atau pakaian adat nusantara sesuai momen HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-78. Hadir dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Puluhan wartawan Pokja Hukum dan Kriminal Kota Malang, antusias mengikuti lomba karaoke yang diselenggarakan di Twenty Kota Malang, Jumat (25/08/2023) malam. Lomba ini sendiri, tidak hanya sekedar melantunkan tembang atau lagu. Namun, peserta juga harus mengenakan kostum perjuangan atau pakaian adat nusantara sesuai momen HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-78.</p>



<p>Hadir dalam kegiatan ini, Kasat Intelkam Polresta Malang Kota, Kompol Ferri Dharmawan, Kanit Gakkum, AKP Yulian, Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Eko Novianto, Direkur PT Rekayakti Sadhana Yoga Adhinata, Advokat Gunadi Handoko, Ketua PWI Malang Raya, Cahyono, perwakilan dari Kejaksaan Kota Malang, Lapas Kelas 1 Malang dan beberapa lainnya.</p>



<p>Ketua Panitia, M Cholil, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat persatuan dan keguyuban sesama wartawan di wilayah Malang Raya. Termasuk, juga sebagai media relaksasi bagi wartawan yang tugas hariannya sangat berat karena dikuras dari fisik serta pikiran.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>“Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan sukses. Para peserta yang merupakan wartawan ini bisa membangun tali silaturahim yang kuat serta guyub rukun tanpa melihat perbedaan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Cholil juga menjelaskan, dengan adanya lomba seperti itu, maka wartawan bisa mengasah kemampuannya dalam menyanyi. &#8220;Mereka juga memanfaatkan momentum ini untuk belajar dan mempraktikkan menyanyi secara baik dan benar serta menghibur,&#8221; terangnya.</p>



<p>Sementara, Direkur PT Rekayakti Sadhana, sekaligus pencetus lomba karaoke, Yoga Adhinata, mendukung penuh dengan kegiatan ini. &#8220;Ini tujuannya sangat positif, untuk memperkuat silaturrahim dan persatuan sesama wartawan. Kemudian, kegiatan ini diisi dengan semangat kegembiraan, persatuan dan kesatuan dengan lomba karaoke,&#8221; kata Yoga.</p>



<p>Yoga berharap, pasca kegiatan lomba karaoke ini, para wartawan ditekankan untuk semakin menjaga kondusifitas daerah. Sebab, jika kondusifitas terjaga baik, program-program pembangunan di daerah dapat berjalan lancar untuk kesejahteraan masyarakat. “Namun kondusifitas daerah bukan berarti tidak boleh ada kritik. Maka, wartawan tetap dituntut untuk bersikap kritis konstruktif untuk menjaga kepentingan masyarakat,” tambahnya.</p>



<p>Kasat Intelkam, Kompol Ferri, memberikan selamat atas kesuksesan kegiatan ini. “Untuk teman teman yang tergabung dalam Pokja Wartawan HK untuk tetap menjaga stabilitas keamanan wilayah Kota Malang dengan berita-berita yang positif,” terangnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">196757</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
