<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pengantin &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pengantin/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 19 Sep 2023 08:11:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pengantin &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Jadi Pilot Project, Sembilan Pasangan Pengantin dari Kecamatan Blimbing Kota Malang Ikuti Sidang Isbat Nikah</title>
		<link>https://memontum.com/jadi-pilot-project-sembilan-pasangan-pengantin-dari-kecamatan-blimbing-kota-malang-ikuti-sidang-isbat-nikah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Sep 2023 06:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Blimbing]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pasangan]]></category>
		<category><![CDATA[pengantin]]></category>
		<category><![CDATA[project]]></category>
		<category><![CDATA[sembilan]]></category>
		<category><![CDATA[sidang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198453</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sembilan pasangan pengantin dari Kelurahan Polehan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, mengikuti sidang isbat nikah di pelayanan Pengadilan Agama, yang berada di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Malang, Selasa (19/09/2023) siang. Kepala Dinas Tenaga Kerja Penanaman Modal Pencatatan Terpadu Satu Pintu (Disnaker PMPTSP) Kota Malang, Arif Tri Sastyawan, menyampaikan jika isbat nikah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sembilan pasangan pengantin dari Kelurahan Polehan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, mengikuti sidang isbat nikah di pelayanan Pengadilan Agama, yang berada di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Malang, Selasa (19/09/2023) siang.</p>



<p>Kepala Dinas Tenaga Kerja Penanaman Modal Pencatatan Terpadu Satu Pintu (Disnaker PMPTSP) Kota Malang, Arif Tri Sastyawan, menyampaikan jika isbat nikah tersebut merupakan kolaborasi dari layanan yang ada di MPP. Yakni Kantor Kemenag Kota Malang, Pengadilan Agama dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Malang.</p>



<p>“Sebenarnya, idenya dari Pengadilan Agama. Tetapi, ini gayung bersambut karena juga ingin mengumpulkan pemilik tenan untuk silaturahmi dan kita kolaborasikan ide tersebut, Alhamdulillah hari ini sudah sukses, ada sembilan pasang,” ucap Arif.</p>



<p>Kemudian, ditambahkannua, jika Kecamatan Blimbing tersebut menjadi pilot project sidang isbat nikah untuk Kota Malang. Ke depan, nantinya akan terus dilakukan di empat kecamatan lain yang ada di Kota Malang.</p>



<p>“Sementara ini sebagai pilot project untuk Kota Malang ke depan, karena bukan hanya di Kecamatan Blimbing saja, tapi juga Kecamatan lain yang ada di Kota Malang, yang butuh sidang isbat. Nanti akan kita kordinasikan lebih lanjut, sehingga kami terus memberikan layanan prima apa yang menjadi hak warga tersebut,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Pihaknya berharap, ke depan di tahap ketiga rencana pembangunan MPP juga menyediakan convention hall yang bisa menampung sebanyak 150 orang. Sehingga, siapapun yang akan melakukan kegiatan bisa menggunakan tempat tersebut, termasuk untuk sidang isbat.</p>



<p>“Jadi yang sudah sidang isbat nanti mau masang kuade disitu atau pelaminan disitu kami persilahkan. Semuanya gratis. Hari ini juga tidak ada biaya apapun. Ada dari Asosiasi Wedding Organizer (WO) yang juga turut membantu para pengantin, tadi juga mengenakan baju pengantin dan makeup, semua gratis. Mudah-mudahan ini bisa menjadi satu kali seumur hidup mereka. Semoga menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah,” harap Arif.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang, Achmad Shampton, menyampaikan jika para pengantin yang sudah melangsungkan sidang isbat pada hari ini, langsung mendapatkan buku nikah dan juga diterbitkan tujuh berkas dari Dispendukcapil Kota Malang.</p>



<p>“Kalau tidak salah ada tujuh berkas dari Dispendukcapil, itu terdiri dari Kartu Keluarga, KTP, statusnya, itu semua langsung diubah. Kalau dari Kemenag Kota Malang ada buku nikah yang diterbitkan. Pelayanan untuk hari ini, ini juga dibantu dari Disnaker PMPTSP, termasuk juga makeup dari sponsor,” ucap Shmapton.</p>



<p>Lebih lanjut, sebelum mengikuti sidang isbat nikah tersebut, pasangan pengantin harus mengikuti pemeriksaan awal untuk isbat nikah. Dimana pertama ada verifikasi syar&#8217;i dari KUA dan secara resmi dari pengadilan agama.</p>



<p>“Jadi memang ada pemeriksaan awal untuk isbat nikah, kan biasanya memang ada surat pengantar dari KUA bahwa yang bersangkutan tidak tercatat. Nah proses untuk mendapatkan surat tidak tercatat ini, KUA biasanya memverifikasi apakah pernikahannya sah atau tidak. Kalau sah secara syar&#8217;i kami mau menerbitkan surat pengantar untuk isbat,” tambahnya.</p>



<p>Pihaknya juga mengapresiasi, adanya gedung MPP yang telah memberikan ruang representatif untuk pelayanan tersebut. Terlebih, pihaknya mengaku jika Kemenag Kota Malang akan diberikan pelayanan oleh Disnaker PMPTSP Kota Malang untuk ruang resepsi secara gratis, yang tentunya juga bisa dimanfaatkan oleh siapa saja.</p>



<p>Terpisah, Wali Kota Malang, Sutiaji juga mengapresiasi sidang isbat nikah yang dilakukan di MPP tersebut. Menurutnya, dengan adanya MPP tentu telah memberikan kemudahan kepada masyarakat, termasuk dalam mengurus administrasi kependudukan.</p>



<p>“Kenapa di MPP, karena itu ada kaitannya dengan administrasi kependudukan. Begitu dia sudah isbat. Ada perubahan yang di ikuti secara otomatis, Dispendukcapil sudah menangkap itu semua. Tadi pernikahannya sudah jelas dari kementerian agama, tapi berkaitan dengan KTP, KK, akte kelahiran, dokumen kependudukan otomatis baru, nah itu dari Dispendukcapil,” imbuh Sutiaji.<strong> (rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198453</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Calon Pengantin dan Tiga Saksi Kasus Kebakaran Bukit Teletubis Bromo Teridentifikasi Warga Surabaya</title>
		<link>https://memontum.com/calon-pengantin-dan-tiga-saksi-kasus-kebakaran-bukit-teletubis-bromo-teridentifikasi-warga-surabaya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Sep 2023 10:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[pengantin]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[teletubis]]></category>
		<category><![CDATA[teridentifikasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=197783</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Sepasang calon pengantin yang melakukan sesi foto prewedding di Bukit Teletubis di kawasan Wisata Gunung Bromo, teridentifikasi ternyata merupakan warga Surabaya. Hal tersebut, seperti diungkapkan Kasi Humas Polres Probolinggo, Ipda Zainal Arifin. Disampaikan, bahwa identitas pasangan yang melakukan sesi foto prewedding beserta crew Wedding Organizer (WO), adalah warga Kota Surabaya. Yakni, untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Probolinggo</strong> &#8211; Sepasang calon pengantin yang melakukan sesi foto prewedding di Bukit Teletubis di kawasan Wisata Gunung Bromo, teridentifikasi ternyata merupakan warga Surabaya. Hal tersebut, seperti diungkapkan Kasi Humas Polres Probolinggo, Ipda Zainal Arifin.</p>



<p>Disampaikan, bahwa identitas pasangan yang melakukan sesi foto prewedding beserta crew Wedding Organizer (WO), adalah warga Kota Surabaya. Yakni, untuk calon pengantin pria berinisial HP (39) warga Kecamatan Tegalsari, Kota Surabaya dan untuk pengantin wanita berinisial PMP (26) warga Kecamatan Ilir Barat, Kota Surabaya.</p>



<p>&#8220;Kemudian untuk tiga crew WO, pun juga diketahui sama. Masing-masing berinisial MGG (38) warga Kecamatan Tegalsari, Kota Surabaya, ET (27) warga Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya dan terakhir ARVD (34) warga Kecamatan Tandes, Kota Surabaya,&#8221; kata Humas Polres Probolinggo.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dari hasil pemeriksaan, ujarnya, diketahui bahwa ARDV merupakan juru rias atau make up kedua calon pengantin yang melakukan sesi foto prewedding di Bukit Teletubis Wisata Gunung Bromo. &#8220;Untuk informasi lebih lanjut, nanti kami konfirmasi lagi. Sementara, hanya itu yang bisa saya sampaikan,&#8221; ungkap Zainal Arifin.</p>



<p>Seperti diberitakan sebelumnya, kebakaran Bukit Teletubis yang berada di kawasan Wisata Gunung Bromo Labupaten Probolinggo, terjadi Rabu (06/09/2023) lalu. Kebakaran tersebut, diduga dipicu oleh flare yang dinyalakan pengantin saat melakukan sesi foto prewedding di bukit Teletubis Gunung Bromo. Akibat kejadian itu, Awew (41) warga Lumajang, yang merupakan manager atau penanggung jawab WO ditetapkan sebagai tersangka. Awew dikenakan Pasal 50 Ayat 3 huruf D Juncto Pasal 78 Ayat 4 UU Nomor 41 tahun 1999 tentang Kehutanan. Dengan ancaman hukuman penjara paling lama 5 tahun kurungan penjara dan denda paling banyak Rp 1,5 miliar. <strong>(nun/pix/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">197783</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Nikmati Layanan MPP Merdeka, Pasangan Pengantin Nikah Disaksikan Wali Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/nikmati-layanan-mpp-merdeka-pasangan-pengantin-nikah-disaksikan-wali-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Jun 2023 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[disaksikan]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[merdeka]]></category>
		<category><![CDATA[MPP]]></category>
		<category><![CDATA[Nikah]]></category>
		<category><![CDATA[nikmati]]></category>
		<category><![CDATA[pasangan]]></category>
		<category><![CDATA[pengantin]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[wali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191395</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pasangan pengantin baru Kota Malang, yakni Muhammad Mukhlas, warga Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing dan Luluk Mahmudah, warga Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, tidak menyangka jika pernikahannya disaksikan oleh para pejabat tinggi di lingkungan Pemkot Malang. Prosesi pernikahan itu, digelar di Mal Pelayanan Publik (MPP) Merdeka, Senin (20/06/2023) tadi. Saat ditemui [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pasangan pengantin baru Kota Malang, yakni Muhammad Mukhlas, warga Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing dan Luluk Mahmudah, warga Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, tidak menyangka jika pernikahannya disaksikan oleh para pejabat tinggi di lingkungan Pemkot Malang. Prosesi pernikahan itu, digelar di Mal Pelayanan Publik (MPP) Merdeka, Senin (20/06/2023) tadi.</p>



<p>Saat ditemui usai melangsungkan pernikahan, pasangan tersebut mengatakan jika merasa tegang dan merasa gelisah. Sebab, kabar pernikahan yang didapatkan juga begitu mendadak.</p>



<p>“Sebelumnya tadi sangat tegang sekali, karena disaksikan sama pejabat tinggi Kota Malang. Kita tidak ada persiapan yang matang, dan juga mendadak sekali,” kata Mukhlas, saat dikonfirmasi di Balai Nikah Layanan Kantor Kemenag, MPP Merdeka, Kota Malang.</p>



<p>Kemudian, Mukhlas juga menceritakan jika memang rencana pernikahannya digelar pada hari ini di Kantor Urusan Agama (KUA). Namun, karena mendapatkan kabar dari Kepala Kemenag, jika pernikahannya akan diselenggarakan di MPP Merdeka Kota Malang dan disaksikan Wali Kota Malang, malah menambah rasa kecemasannya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Rencananya memang nikah hari ini, di KUA, kemarin dikasih tau sama kepala KUA kalau nikah nya di sini (MPP Merdeka) dengan disaksikan sama pak Wali Kota. Jadi agak tegang,” ucapnya.</p>



<p>Meski awalnya merasakan kecemasan, pasangan tersebut akhirnya bisa bernapas lega setelah proses pernikahan mereka berjalan lancar. Dalam suasana yang penuh haru dan kebahagiaan, pasangan tersebut berhasil melalui momen bersejarah dalam hidup mereka.</p>



<p>“Alhamdulillah, setelah awalnya merasa tegang, sekarang sudah lega. Tentu saya juga berterima kasih atas kesempatan yang diberikan dan dukungan dari Wali Kota Malang dalam pernikahan yang sudah kami lakukan tadi,” ujar Mukhlas.</p>



<p>Sementara itu, Wali Kota Malang, Sutiaji, menyampaikan jika pihaknya siap menjadi saksi dalam pernikahan warga Kota Malang. Terlebih layanan yang diberikan oleh kantor Kemenag juga begitu luar biasa, sehingga menjadi keharusannya untuk melayani masyarakat.</p>



<p>“Saya memang dibutuhkan masyarakat sewaktu-waktu. Monggo, kalau mau nikah saya juga siap jadi saksi,” imbuh Sutiaji. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191395</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Turunkan Stunting, Wawali Ingatkan Camat dan Lurah untuk Deteksi Dini Calon Pengantin</title>
		<link>https://memontum.com/turunkan-stunting-wawali-ingatkan-camat-dan-lurah-untuk-deteksi-dini-calon-pengantin</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Jun 2023 06:18:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bengkulu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[calon]]></category>
		<category><![CDATA[Camat]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[deteksi]]></category>
		<category><![CDATA[dini]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[Lurah]]></category>
		<category><![CDATA[pengantin]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[turunkan]]></category>
		<category><![CDATA[untuk]]></category>
		<category><![CDATA[Wawali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191294</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bengkulu &#8211; Wakil Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Bengkulu, mengimbau agar seluruh camat dan lurah untuk pro aktif dalam menekan angka stunting. Hal itu disampaikannya, saat kegiatan konsultasi tim pakar dan tim teknis audit kasus stunting (AKS) 1 tingkat Kota Bengkulu tahun 2023. Wawali Kota Bengkulu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Bengkulu</strong> &#8211; Wakil Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Bengkulu, mengimbau agar seluruh camat dan lurah untuk pro aktif dalam menekan angka stunting. Hal itu disampaikannya, saat kegiatan konsultasi tim pakar dan tim teknis audit kasus stunting (AKS) 1 tingkat Kota Bengkulu tahun 2023.</p>



<p>Wawali Kota Bengkulu mencontohkan, bahwa salah satu caranya adalah dengan deteksi dini mulai dari calon pengantin (Catin) di wilayahnya masing-masing. Dalam hal ini, seluruh pihak juga harus memaksimalkan beberapa upaya di tengah masyarakat untuk memastikan langkah penanganan stunting secara komprehensif.</p>



<p>“Saya sampaikan kepada camat dan lurah, kalau kita semua sudah melakukan deteksi dini mulai dari calon pengantin (Catin), maka insyaallah angka stunting akan turun di kota ini,” kata Wawali Dedy, Senin (19/06/2023) tadi.</p>



<p>Baca juga:</p>





<p>Keyakinan Wawali Bengkulu ini, juga beriringan dengan berbagai pihak yang berkomitmen membantu Pemerintah Kota Bengkulu, dalam menurunkan angka stunting. &#8220;Di Kota Bengkulu ini begitu banyak resource yang bisa kita berdayakan. Seperti Baznas siap membantu, para kepala OPD siap membantu, kemudian CSR siap juga. Ketika ada yang berisiko stunting, ibunya yang hamil tolong dikasih tahu segera,” terangnya.</p>



<p>Dirinya pun berharap, dengan berbagai upaya yang dilakukan itu, maka dapat menurunkan angka stunting di Kota Bengkulu. Setidaknya, hingga menjadi satu digit.</p>



<p>“Insyaallah target di Kota Bengkulu kalau kemarin diangka 22 persen, lalu turun sekarang diangka 12 persen, maka target ke depan diangka 9 persen atau bahkan diangka 5 persen. Jadi, harus terus turun,” ujarnya. <strong>(mc/bkl/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191294</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lengkapi Kado Pengantin Baru di Probolinggo, Wali Kota Serahkan Rumdin untuk Tempat Bulan Madu</title>
		<link>https://memontum.com/lengkapi-kado-pengantin-baru-di-probolinggo-wali-kota-serahkan-rumdin-untuk-tempat-bulan-madu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Oct 2022 13:18:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[pengantin]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Probolinggo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=176838</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Hairul Yakin (24) dan Khusnul Khotimah (23), menjadi pengantin baru yang paling berbahagia di Kota Probolinggo. Itu karena, usai melangsungkan akad nikah di KUA Wonoasih, keduanya langsung disambut hangat oleh Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin, di rumah dinasnya di Jalan Panglima Sudirman. Tidak hanya itu, pasangan pengantin baru tersebut juga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Hairul Yakin (24) dan Khusnul Khotimah (23), menjadi pengantin baru yang paling berbahagia di Kota Probolinggo. Itu karena, usai melangsungkan akad nikah di KUA Wonoasih, keduanya langsung disambut hangat oleh Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin, di rumah dinasnya di Jalan Panglima Sudirman.</p>



<p>Tidak hanya itu, pasangan pengantin baru tersebut juga berkesempatan untuk pertama kali menikmati bulan madu di rumah dinas (Rumdin) wali kota. Selain dipastikan dipinjami fasilitas Rumdin untuk bulan madu, Hairul dan istri juga diberikan fasilitas mobil dinas N-1 untuk transportasi.</p>



<p>Hairul pun, kontan merasa sangat bersyukur atas bantuan dari Wali Kota Probolinggo itu. ”Alhamdulillah, dengan adanya program ini, kami sangat bersyukur. Ini merupakan suatu hadiah bagi kami, sebagai pengantin baru. Dimana, kami difasilitasi dari awal mau menuju akad nikah, yakni mobil dinas, sampai dengan tempat honeymoon ini,” terang Hairul yang berprofesi sebagai Kepala SMP Islam Azizah Kecamatan Kademangan itu.</p>



<p>Kebahagiaan pasangan Hairul dan Khusnul makin bertambah, saat pertama kali membuka pintu kamar pengantin. Ya, di dalamnya sudah bersih dan lengkap dengan bunga-bungaan. “Waaauw,” celetuk Khusnul saat melihat ke dalam kamar.</p>



<p>Keduanya cukup terkejut, dengan beragam hiasan atau kelengkapan dalam kamar. “Alhamdulillah, ini sangat mewah. Bahkan, seperti hotel bintang 5,” terang Hairul, yang mengaku mengetahui program ini adalah dari Ketua RT di Kelurahan Pakistaji atau tempatnya tinggal.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Sekedar diketahui, untuk kamar pengantin yang diberikan adalah berada di bangunan guest house. Tepatnya, ada di bangunan sisi bagian barat. Atau, terpisah dengan Rumdin wali kota.</p>



<p>Hairul dan istri, selama Bulan Madu diberikan keleluasaan untuk menggunakan fasilitas di dalam kamar. Diantaranya, seperti mulai televisi, aneka makanan ringan, area rooftop, taman serta dapur.</p>



<p>Usai mengajak berkeliling mengenalkan beragam fasilitas, Wali Kota Habib Hadi, juga kembali memperkenalkan mempromosikan program mobil dinas dan Rumdin untuk pengantin baru warga Kota Probolinggo. “Bagi masyarakat Kota Probolinggo yang mau melangsungkan akad nikah, ini sudah ada Hairul Yakin, yang sudah kita fasilitasi mobil dinas. Semua warga yang mau pinjam, silahkan. Kita fasilitasi ada rumah dinas, kamar untuk honeymoon, mudah-mudahan menjadi kesan dan kenang-kenangan yang terindah dalam hidupnya,” jelas Habib Hadi.</p>



<p>Bagi warga Kota Probolinggo yang berminat untuk menikmati fasilitas tersebut, wali kota menyarankan agar menyampaikan permohonan melalui Ketua RT. ”Daftar langsung saja ke RT RW Lurah. Biar nantinya diteruskan ke Bagian Umum (Setda). Jadi, hanya itu dan sudah selesai,” ungkapnya.</p>



<p>Sekedar diketahui, program Bulan Madu di Rumdin wali kota ini, sudah diperkenalkan oleh Wali Kota Habib Hadi, saat agenda pembinaan peningkatan kapasitas SDM serta pemberian reward atas prestasi kepada Ketua RT, RW dan LPM kecamatan se-Kota Probolinggo, pada September lalu. <strong>(kom/pix/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">176838</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perbaiki Mesin Air, Pengantin Baru di Situbondo Meregang Nyawa Tersengat Listrik</title>
		<link>https://memontum.com/perbaiki-mesin-air-pengantin-baru-di-situbondo-meregang-nyawa-tersengat-listrik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Jan 2022 15:16:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Meregang Nyawa]]></category>
		<category><![CDATA[pengantin]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[tersengat listrik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=162336</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Ilham Siddiqi (24), warga RT 03/ RW 09, Dusun Curah Jeru Barat, Desa Curah Jeru, Kecamatan Panji, Situbondo, meregang nyawa dengan kondisi sebagian tubuhnya luka bakar akibat tersengat listrik. Korban yang baru dua bulan menikah itu, diketahui tewas saat memperbaiki mesin air di rumah mertuanya di Dusun Lugundang, Desa Talkandang, Kecamatan Kota, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Ilham Siddiqi (24), warga RT 03/ RW 09, Dusun Curah Jeru Barat, Desa Curah Jeru, Kecamatan Panji, Situbondo, meregang nyawa dengan kondisi sebagian tubuhnya luka bakar akibat tersengat listrik. Korban yang baru dua bulan menikah itu, diketahui tewas saat memperbaiki mesin air di rumah mertuanya di Dusun Lugundang, Desa Talkandang, Kecamatan Kota, Situbondo. “Kejadiannya pada Sabtu (22/01/2022) sekitar pukul 14.00. Saat itu, anak saya memperbaiki mesin air di rumah mertuanya,” ujar Waqiah, ibu korban saat ditemui di rumahnya, Selasa (25/01/2022).</p>



<p>Menurut ibu korban, kejadian tersebut pertama kali diketahui menantunya (istri korban). Begitu menantunya mengetahui korban tersengat listrik, ia langsung mencoba memberikan pertolongan. Dia menarik tubuh suaminya, namun ia justru ikut tersengat listrik. Korban akhirnya dibawa ke RSU dr Abdoer Rahem Situbondo.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>“Setelah keluarga mematikan sekring listrik, kami langsung membawa anak saya ke RSU dr Abdoer Rahem Situbondo, namun nyawa anak saya tidak tertolong,” beber Waqiah, sembari mengusap air matanya yang mengalir deras di pipi.</p>



<p>Kapolsek Panji, Iptu Suwono mengatakan, begitu mendapat informasi ada korban tersengat listrik, pihaknya bersama Danramil Panji langsung mendatangi rumah duka. “Kami sengaja datang langsung ke rumah duka, namun berdasarkan keterangan orang tua korban, TKP korban tersengat listrik di rumah mertuanya di Desa Talkandang, Kecamatan Kota,” ujar Iptu Suwono. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">162336</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Selama PPKM Level 4, Calon Pengantin di KUA Surabaya Menunda Pernikahan</title>
		<link>https://memontum.com/selama-ppkm-level-4-calon-pengantin-di-kua-surabaya-menunda-pernikahan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Jul 2021 07:24:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[KUA Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[pengantin]]></category>
		<category><![CDATA[Pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[PPKM Level 4]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=149103</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Selama PPKM Level 4 hingga tanggal 2 Agustus mendatang, para calon pengantin (catin) menunda keputusan pernikahan, baik itu di KUA maupun di luar KUA. Kebijakan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas) Nomor P-001 DJ.III/HK.007/07/2021 yang memperbolehkan bagi calon pengantin (catin) mendaftar dibawah tanggal 3 Juli atau [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Selama PPKM Level 4 hingga tanggal 2 Agustus mendatang, para calon pengantin (catin) menunda keputusan pernikahan, baik itu di KUA maupun di luar KUA.</p>



<p>Kebijakan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas) Nomor P-001 DJ.III/HK.007/07/2021 yang memperbolehkan bagi calon pengantin (catin) mendaftar dibawah tanggal 3 Juli atau sebelum PPKM diberlakukan.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/serapan-perum-bulog-jatim-tembus-di-angka-200-ribu-ton-beras-per-februari">Serapan Perum Bulog Jatim Tembus di Angka 200 Ribu Ton Beras Per Februari</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/lindungi-anak-di-ruang-digital-dp3ak-jatim-bersama-plato-foundation-gelar-safer-internet-day">Lindungi Anak di Ruang Digital, DP3AK Jatim bersama Plato Foundation Gelar Safer Internet Day</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pengelolaan-pemerintahan-dan-penguatan-ekonomi-pemprov-jatim-terima-kunjungan-gubernur-sherly">Pengelolaan Pemerintahan dan Penguatan Ekonomi, Pemprov Jatim Terima Kunjungan Gubernur Sherly</a></li>
</ul>


<p>Plt Kasi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Muhammad Ali Faiq, mengatakan, selama PPKM ini, pelayanan pendaftaran di KUA ditiadakan. Namun operasional tetap buka mulai pukul 08.00-14.00, dengan jumlah pegawai dibatasi 25 persen.</p>



<p>&#8220;Hampir semua menunda pernikahan saat PPKM ini,&#8221; kata Aliq, Rabu (28/07).</p>



<p>Kata dia, untuk catin yang sudah mendaftar di bawah tanggal 3 Juli, ada syarat yang harus dipenuhi baik itu saksi dan wali nikah harus melampirkan hasil swab PCR atau antigen.</p>



<p>Syarat tersebut yakni, surat vaksin minimal dosis pertama dan pelaksanaan akad nikah harus menerapkan protokol kesehatan ketat.</p>



<p>Selain itu, untuk pembatasan jumlah orang dan adanya syarat jadi alasan penundaan pernikahan dari para catin. Meskipun nama mereka sudah tercatat di KUA.</p>



<p>&nbsp;&#8220;Ya kemungkinan besar karena syarat ini jadi mereka memilih untuk menunda,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Tercatat ada 78 catin dari 31 KUA di Kota Surabaya yang sudah mendaftar diri sebelum PPKM bergulir. Mereka yang mendaftar itu akan melangsungkan pernikahan saat masa PPKM.</p>



<p>&#8220;Ada 78 catin yang menunda pernikahan. Sedangkan untuk pendaftaran dan pernikahan sebelum PPKM kurang lebih 1.100 catin,&#8221; jelas Faiq.</p>



<p>Sementara itu hal yang sama juga disampaikan oleh Kepala KUA Wiyung, Muhammad Yahya bahwa, sampai perpanjangan PPKM Level 4 diakuinya banyak warga yang menunda pernikahan.</p>



<p>Pencantuman syarat jadi hal utama yang membuat penundaan terjadi. &#8220;Ya karena sekarang harus diswab/antigen dulu. Jadi itu syaratnya nikah selama PPKM,&#8221; pungkasnya. <strong>(ade/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">149103</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pasangan Pengantin Ditelantarkan 3 Jam di KUA, Resepsi Pengantin Bubar</title>
		<link>https://memontum.com/pasangan-pengantin-ditelantarkan-3-jam-di-kua-resepsi-pengantin-bubar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Aug 2018 14:57:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[KUA]]></category>
		<category><![CDATA[pengantin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/53448-pasangan-pengantin-ditelantarkan-3-jam-di-kua-resepsi-pengantin-bubar</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Karena arogansi naib (juru nikah) di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri, mengakibatkan resepsi pernikahan bubar berantakan. Nasib sial itu dialami pasangan pengantin Moh. Koyum dan Riska Fitriana warga Dusun Sumber dandang Desa Keniten Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri, karena prosesi pernikahan di kantor KUA pada Senin (27/8/2018) diterlantarkan hingga 3 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Karena arogansi naib (juru nikah) di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri, mengakibatkan resepsi pernikahan bubar berantakan.</p>
<p>    Nasib sial itu dialami pasangan pengantin Moh. Koyum dan Riska Fitriana warga Dusun Sumber dandang Desa Keniten Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri, karena prosesi pernikahan di kantor KUA pada Senin (27/8/2018) diterlantarkan hingga 3 jam, resepsi temu kemanten yang sudah direncanakan berantakan karena tamu undangan pada pulang.</p>
<p>    Sugianto (50) orang tua pengantin merasa kecewa dan sakit hati, karena resepsi pernikahan yang rencana dilaksanakan pukul 10.00 Wib, tetapi pengantinya ditelantarkan baru dinikahkan pada jam 11.30.Wib. &#8221; Keluarga saya sangat kecewa mas, kita sudah rencanakan temu pengantin jam 10, ternyata pengantinnya baru dijabi jam 11.30, akhirnya berantakan, semua tamu undangan pada pulang, &#8221; kata Gianto dengan nada jengkel. </p>
<p>    Padahal, lanjut Gianto, pasangan temanten sudah siap di KUA Mojo sekitar pukul 08.00 Wib. tetapi   Aminudin, Sag Selaku Naib yang bertugas menikahkan anaknya Gianto malah sudah pergi menikahkan pengantin yang di luar kantor KUA.&#8221; Terusterang disini saya mencium aroma gratifikasi, karena pengantin yang menikah di KUA kan gratis, sedangenikahkan dengan mengundang Naib datang ke rumah ada transpotnya. Padahal sesuai dengan peraturan, Naib harus mendahulukan menikahkan pengantin yang datang di kantor KUA, &#8221; lanjutnya.</p>
<p>    Kontraktor jasa kontruksi ini sangat kecewa dengan pelayanan KUA Mojo, mestinya calon kemanten yang datang dikantor harus didahulukan sebab ini masih jam kerja apalagi petugas sudah dibayar oleh Negara. &#8221; Tapi mengapa kami harus ditelantarkan, dan petugas malah mendahulukan pernikahan yang berada diluar kantor,  dengan alasan mereka dibayar ini sungguh ironis,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>   Sementara itu, Kepala KUA Mojo Aminudin, SAg ketika dikonfirmasi mengatakan, memang pas jam 8.00 Wib, ia sudah menikahkan penganten diluar kantor KUA. &#8221; Memang jadwal kita hari itu memang padat, sehingga mulai jam 8 pagi saya sudah keluar kantor,&#8221; katanya.</p>
<p>   Namun aminudin mengaku, memang untuk wilayah Kecamatan Mojo masih kekurangan petugas, karena hingga saat ini di KUA Mojo hanya ada 2 petugas. Menurutnya dalam setiap tahun di Kecamatan Mojo tercatat 670 calon pengantin. <strong>(aji)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">53448</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
