<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pengelolaan sampah &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pengelolaan-sampah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 12 Jun 2023 13:01:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pengelolaan sampah &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Wali Kota Malang Jajaki Peluang Kerja Sama Bidang Pengelolaan Sampah Terbarukan di Tiongkok</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-malang-jajaki-peluang-kerja-sama-bidang-pengelolaan-sampah-terbarukan-di-tiongkok</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Jun 2023 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kerjasama]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pengelolaan sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[sutiaji]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Sutiaji]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190743</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Usai melakukan promosi UMKM pada gelaran Indonesia Fair 2023 dan penandatanganan MoU dengan salah satu perusahaan insfrastruktur di Tiongkok, Wali Kota Malang, Sutiaji, juga fokus dalam menjajaki atau menggali peluang kerja sama di bidang pengelolaan sampah dengan alih teknologi terbarukan di Tiongkok, Senin (12/06/2023) tadi. Tempat pengolahan sampah yang dikunjungi, yaitu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Usai melakukan promosi UMKM pada gelaran Indonesia Fair 2023 dan penandatanganan MoU dengan salah satu perusahaan insfrastruktur di Tiongkok, Wali Kota Malang, Sutiaji, juga fokus dalam menjajaki atau menggali peluang kerja sama di bidang pengelolaan sampah dengan alih teknologi terbarukan di Tiongkok, Senin (12/06/2023) tadi. Tempat pengolahan sampah yang dikunjungi, yaitu berfokus pada pengelolaan sampah menjadi output multifungsi yang bernilai ekonomi. Sehingga, itu dinilai mampu menuntaskan permasalahan sampah serta menghadirkan kualitas lingkungan hidup di Kota Malang yang semakin baik.</p>



<p>“Populasi masyarakat Kota Malang yang luar biasa, apalagi dengan jumlah pendatang akan terus bertambah. Kondisi existing ini, memunculkan permasalahan banyaknya sampah rumah tangga, terutama sampah plastik. Seperti kita tahu, sampah plastik menjadi ancaman karena sangat lama terurai. Maka, dibutuhkan manajemen pengelolaan sampah yang tepat. Di sisi lain, penuntasan masalah sampah sangat urgent untuk dilakukan sampai ke titik zero waste zero emission seperti target Pemerintah Pusat,” kata Wali Kota Sutiaji.</p>



<p>Menurutnya, teknologi yang digunakan pada tempat pengelolaan tersebut, diklaim mampu mengolah sampah dengan tidak tersisa sedikit pun. Mulanya, sampah dipilah sesuai dengan jenisnya. Seperti material besi, plastik, maupun material organik. Bahkan melalui teknologi di sana, kantong plastik yang selama ini menjadi momok permasalahan lingkungan, dapat di proses menjadi bahan yang memiliki nilai guna sesuai dengan kebutuhan.</p>



<p>Seperti batako, paving block, bata ringan, palet plastik, maupun kusen. Untuk sampah organik diolah menjadi pupuk. &#8220;Saya berada di tempat pengelolaan sampah dari hulu sampai hilir. Pada hilir tadi, kami lihat saat sampah masih bercampur itu ada pemilahan. Prosesnya luar biasa, sampai hasil finishing ini ada bahan yang bisa digunakan untuk banyak material, dan tidak berbau sama sekali. Keseluruhan proses itu dikendalikan lewat control room. Inilah yang akan kita adopsi, kita usahakan, utamanya di Kota Malang,” tuturnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkannya, jika teknik-teknik modern dalam pengelolaan sampah, akan sangat diperlukan dalam upaya mendukung percepatan target Zero Waste Zero Emission. Tentu, juga akan dilakukan kolaborasi dalam mendorong percepatan tersebut.</p>



<p>“Kita belajar sampai ke Tiongkok, dimana ini negara dengan populasi terbesar di dunia. Tentu mereka juga memiliki permasalahan tentang sampah dan bagaimana mengelolanya. Negara mereka mulai dijadikan sampling untuk pengelolaan sampah dan juga dilengkapi berbagai teknologi moderen. Sehingga tidak ada salahnya kita berkolaborasi dengan hal positif itu untuk diterapkan di Kota Malang,” katanya.</p>



<p>Lebih lanjut, menurutnya jika teknologi tersebut diadopsi, maka akan memantabkan sejumlah upaya positif yang telah dilakukan oleh masyarakat maupun Pemerintah Kota Malang dalam hal pengelolaan sampah. Terlebih, juga dikolaborasikan bersama-sama.</p>



<p>“Untuk saat ini TPA Supiturang pun telah dimodernisasi dan menerapkan sanitary landfillI. Selain itu sejumlah inisiatif ekonomi sirkular yang mengubah sampah menjadi berkah di Kota Malang akan selaras dengan teknologi itu tadi,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sebagai informasi, berbagai upaya pengelolaan sampah di Kota Malang saat ini sudah banyak dilakukan. Seperti, Bank Sampah Malang (BSM) yang menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle), sehingga dapat mengubah sampah menjadi produk kriya, fesyen, seni dan karya kreatif lainnya. Selain itu, partisipasi aktif dari masyarakat Kota Malang untuk ikut memilah sampah dari hulu hingga ke hilir menjadi bagian penguat dari upaya mencapai Zero Waste Zero Emissions tersebut. <strong>(hms/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190743</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DPRD Lumajang Ingatkan Pentingnya Edukasi Sampah untuk Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/dprd-lumajang-ingatkan-pentingnya-edukasi-sampah-untuk-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 May 2023 09:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[pengelolaan sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=189080</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Lumajang, Abdul Rahman Saleh, memberikan perhatian lebih terhadap pengolahan sampah. Bahkan, agar pengelolaan bisa maksimal, salah satu terobosan juga perlu dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang. Salah satunya, dengan mendaur ulang sampah-sampah yang ada untuk dijadikan pupuk organik. &#8220;Hal ini merupakan satu bentuk upaya guna [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Lumajang, Abdul Rahman Saleh, memberikan perhatian lebih terhadap pengolahan sampah. Bahkan, agar pengelolaan bisa maksimal, salah satu terobosan juga perlu dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang. Salah satunya, dengan mendaur ulang sampah-sampah yang ada untuk dijadikan pupuk organik.</p>



<p>&#8220;Hal ini merupakan satu bentuk upaya guna mengantisipasi kelangkaan pupuk. Dimana, sampah organik ini bisa menjadi pengganti pupuk subsidi,&#8221; terangnya. Selasa (16/05/2023) tadi.</p>



<p>Rahman panggilan akrab Politisi Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB, itu juga siap memberikan sosialisasi dan edukasi terkait hal tersebut. Teentunya, kepada kelompok-kelompok masyarakat atau petani di Lumajang.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-sanusi-bersama-sekda-dampingi-pelaksanaan-pekan-islami-di-33-kecamatan-di-kabupaten-malang">Bupati Sanusi bersama Sekda Dampingi Pelaksanaan Pekan Islami di 33 Kecamatan di Kabupaten Malang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/rakor-operasi-ketupat-semeru-2026-masyarakat-lumajang-harus-rayakan-lebaran-dengan-aman-dan-nyaman">Rakor Operasi Ketupat Semeru 2026, Masyarakat Lumajang Harus Rayakan Lebaran dengan Aman dan Nyaman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-terkait-suap-proyek-bupati-dan-wabup-rejang-lebong-serta-3-asn-terjaring-ott-kpk">Diduga Terkait Suap Proyek, Bupati dan Wabup Rejang Lebong serta 3 ASN Terjaring OTT KPK</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sidak-relokasi-pasar-gadang-komisi-b-dprd-kota-malang-temukan-ketidaksesuaian-skema-pembangunan">Sidak Relokasi Pasar Gadang, Komisi B DPRD Kota Malang Temukan Ketidaksesuaian Skema Pembangunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-banyuwangi-percepat-pembangunan-tps3r-karetan">Pemkab Banyuwangi Percepat Pembangunan TPS3R Karetan</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Tujuannya, ini juga untuk mengurangi sampah. Kerenanya, perlu adanya inovasi dengan melakukan pemilahan atau pengolahan sampah. Salah satunya, dengan memanfaatkan sampah menjadi pupuk organik,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Lebih lanjut dirinya menambahkan, dinas juga perlu terus melakukan sosialisasi mengenai pemilahan sampah di masyarakat. Artinya, di tingkatan rumah tangga, masyarakat sudah paham bahwa sampah bisa didaur ulang kembali dan tidak bisa didaur ulang. Dengan langkah awal itu, maka akan membantu atau memudahkan dalam pengolahan.</p>



<p>&#8220;Harapan kami, agar kedepannya sampah ini jadi perhatian khusus dinas. Sehingga, masyarakat bisa kian paham. Karena, sudah banyak sekali manfaat yang bisa dimaksimalkan, dari beberap sampah. Salah satunya, tentu untuk pupuk bagi petani,&#8221; imbuhnya. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">189080</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Minimalisir Sampah Plastik Kota Malang, Warga Bandungrejosari Maksimalkan Sampah Plastik Jadi Bahan Produksi Raket</title>
		<link>https://memontum.com/minimalisir-sampah-plastik-kota-malang-warga-bandungrejosari-maksimalkan-sampah-plastik-jadi-bahan-produksi-raket</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Feb 2023 11:37:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[DLH]]></category>
		<category><![CDATA[DLH Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pengelolaan sampah]]></category>
		<category><![CDATA[pengolahan sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah Menumpuk]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah Plastik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=183854</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dalam catatan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, di tahun 2022 volume sampah warga Kota Malang, tiap harinya mencapai 500 ton. Karena itu, di tahun ini perlu adanya pemilahan sampah yang harus dilakukan, sebelum di buang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Seperti salah satunya, yang dilakukan warga di Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dalam catatan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, di tahun 2022 volume sampah warga Kota Malang, tiap harinya mencapai 500 ton. Karena itu, di tahun ini perlu adanya pemilahan sampah yang harus dilakukan, sebelum di buang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).</p>



<p>Seperti salah satunya, yang dilakukan warga di Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Dimana, warga memanfatkan sampah plastik untuk bahan produksi mata ayam pada raket.</p>



<p>Penanggungjawab dan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK), Edi S Bachrun, mengatakan jika sampah plastik itu didapatkan dari Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Reduse, Reuse, Recycle (3R). &#8220;Dalam proses produksi mata ayam itu, kita mengambil dari TPS 3R. Tentunya, itu mengurangi kapasitas sampah yang akan dikirim ke TPA. Kita pilah di situ, plastik kita daur ulang, kita crasher, kita hancurkan, setelah itu dibentuk plastik-plastik kecil,” jelas Edy, saat ditemui, Jumat (24/02/2023) tadi.</p>



<p>Kemudian, dikatakannya, jika sampah dari produksi mata ayam tersebut juga dilakukan daur ulang hingga benar-benar habis dan tidak tersisa sampah lagi. Tentu, hal itu dilakukan agar sampah yang dikirimkan ke TPA tidak menggunung.</p>



<p>“Sampah yang tadi dipraktekkan untuk produksi mata ayam, didaur ulang lagi sampai nanti benar-benar habis,” lanjutnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-sanusi-bersama-sekda-dampingi-pelaksanaan-pekan-islami-di-33-kecamatan-di-kabupaten-malang">Bupati Sanusi bersama Sekda Dampingi Pelaksanaan Pekan Islami di 33 Kecamatan di Kabupaten Malang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/rakor-operasi-ketupat-semeru-2026-masyarakat-lumajang-harus-rayakan-lebaran-dengan-aman-dan-nyaman">Rakor Operasi Ketupat Semeru 2026, Masyarakat Lumajang Harus Rayakan Lebaran dengan Aman dan Nyaman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-terkait-suap-proyek-bupati-dan-wabup-rejang-lebong-serta-3-asn-terjaring-ott-kpk">Diduga Terkait Suap Proyek, Bupati dan Wabup Rejang Lebong serta 3 ASN Terjaring OTT KPK</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sidak-relokasi-pasar-gadang-komisi-b-dprd-kota-malang-temukan-ketidaksesuaian-skema-pembangunan">Sidak Relokasi Pasar Gadang, Komisi B DPRD Kota Malang Temukan Ketidaksesuaian Skema Pembangunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-banyuwangi-percepat-pembangunan-tps3r-karetan">Pemkab Banyuwangi Percepat Pembangunan TPS3R Karetan</a></li>
</ul>


<p>Apalagi, dari TPS 3R tersebut, sampah plastik yang diambil per harinya, bisa mencapai 300 hingga 400 kilogram sampah. Terlebih, dalam melakukan produksi tersebut pihaknya juga mendapatkan bantuan alat dari Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Sehingga, hasil produksi bisa mencapai ratusan kilogram.</p>



<p>“Yang kami pilah, ada sekitar 300 sampai 400 kilogram plastik untuk produk mata ayam. Kemudian, itu akan menghasilkan 100 hingga 150 kilogram mata ayam dalam sekali produksi,” tuturnya.</p>



<p>Kemudian, tambahnya, dalam produksi yang telah dilakukan itu, di distribuskan untuk warga sekitar. Sebab, di Kelurahan tersebut, ada sebanyak ratusan pengrajin raket yang bisa memanfaatkan mata ayam.</p>



<p>“Kami hanya melayani untuk sekitar sini saja, karena mayoritas 60 hingga 70 persen masyarakat sini adalah pengrajin raket,” katanya.</p>



<p>Menanggapi hal tersebut, Kepala DLH Kota Malang, Noer Rahman Wijaya, mengatakan jika DLH akan terus mencanangkan terkait dengan program sosialisasi dan peningkatan kapasitas untuk mengurai atau memilah sampah dari hulu sampai hilir. &#8220;Harapannya bukan berhenti di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) saja. Tetapi mulai dari lingkungan dan warganya. Jadi, nanti bisa dipilah sampah organik dan nonorganik. Jadi pemilihan itu bisa dilakukan secepatnya dan tidak harus sampai ke TPS 3R,” papar Rahman. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">183854</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringati HPSN, Mas Dhito Dorong Kesadaran dan Pengelolaan Sampah Secara Bersama di Kediri</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-hpsn-mas-dhito-dorong-kesadaran-dan-pengelolaan-sampah-secara-bersama-di-kediri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Feb 2023 12:30:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[bupati kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Peduli Sampah Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[HPSN]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Mas Dhito]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab kediri]]></category>
		<category><![CDATA[pengelolaan sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Peringati HPSN]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=183682</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, berupaya mengatasi persoalan sampah dengan menyiapkan skema zero waste management. Untuk mencapai zero waste management atau semua sampah daur ulang, Mas Dhito-sapaan akrab Bupati Kediri, mengatakan harus melewati beberapa tahap yang diawali dengan berjalannya tempat pengelolaan sampah reduce, reuse dan recycle [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, berupaya mengatasi persoalan sampah dengan menyiapkan skema zero waste management. Untuk mencapai zero waste management atau semua sampah daur ulang, Mas Dhito-sapaan akrab Bupati Kediri, mengatakan harus melewati beberapa tahap yang diawali dengan berjalannya tempat pengelolaan sampah reduce, reuse dan recycle (TPS3R).</p>



<p>“TPS3R ini baru langkah awal agar tidak ada lagi sampah yang tidak bisa terdaur ulang,” kata Mas Dhito, Selasa (21/02/2023) tadi.</p>



<p>Kemudian, bupati muda itu menyoroti kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan. Menurutnya, persoalan sampah ini tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah semata. Melainkan, harus ada kesadaran dan kepedulian masyarakat.</p>



<p>“Sudah dibangunkan Jembatan Ngadi, kita mau perkuat. Di bawahnya sudah dibuat buang sampah. Harus ada kesadaran di masing-masing individu,” tegas Mas Dhito.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-sanusi-bersama-sekda-dampingi-pelaksanaan-pekan-islami-di-33-kecamatan-di-kabupaten-malang">Bupati Sanusi bersama Sekda Dampingi Pelaksanaan Pekan Islami di 33 Kecamatan di Kabupaten Malang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/rakor-operasi-ketupat-semeru-2026-masyarakat-lumajang-harus-rayakan-lebaran-dengan-aman-dan-nyaman">Rakor Operasi Ketupat Semeru 2026, Masyarakat Lumajang Harus Rayakan Lebaran dengan Aman dan Nyaman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-terkait-suap-proyek-bupati-dan-wabup-rejang-lebong-serta-3-asn-terjaring-ott-kpk">Diduga Terkait Suap Proyek, Bupati dan Wabup Rejang Lebong serta 3 ASN Terjaring OTT KPK</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sidak-relokasi-pasar-gadang-komisi-b-dprd-kota-malang-temukan-ketidaksesuaian-skema-pembangunan">Sidak Relokasi Pasar Gadang, Komisi B DPRD Kota Malang Temukan Ketidaksesuaian Skema Pembangunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-banyuwangi-percepat-pembangunan-tps3r-karetan">Pemkab Banyuwangi Percepat Pembangunan TPS3R Karetan</a></li>
</ul>


<p>Persoalan sampah, ujarnya, ini bakal menjadi PR tersendiri bagi Pemerintah Kabupaten Kediri. untuk mengatasinya, Dinas Lingkungan Hidup melakukan optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R). Untuk meningkatkan kepedulian itu, rencananya DLH bakal menggelar grebek sampah dan kegiatan ini sekaligus untuk memperingati HUT Kabupaten Kediri ke-1219.</p>



<p>“Grebek sampah dimaksudkan sebagai upaya menggugah atau mengkampanyekan agar masyarakat berpatisipasi untuk pengelolaan sampah sebagaiman tema HPSN 2023 Tuntas Kelola Sampah untuk Kesejahteraan Masyarakat,” jelas Kepala DLH Kabupaten Kediri, Putut Agung Subekti.</p>



<p>Menurutnya, DLH akan menggandeng berbagai elemen masyarakat seperti pegiat lingkungan, paguyuban PKL, sekolah adiwiyata, hingga Pramuka Saka Kalpataru. Harapannya, melalui grebek sampah ini muncul kesinambungan dari berbagai elemen masyarakat tersebut yang menjadi satu kebiasaan baru.</p>



<p>“Diharapkan, ini bisa berkesinambungan. Sehingga, dapat melahirkan budaya ramah lingkungan,” katanya.</p>



<p>Sebagai informasi, terdapat 10 TPS3R yang telah beroperasi dan tersebar di seluruh Kabupaten Kediri. DLH juga memberikan pendampingan teknis untuk pengelolaan sampah berbasis masyarakat, serta pemberian hibah alat penunjang TPS3R. <strong>(pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">183682</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Program Bersih Indonesia, Pemkab Malang Jalin MoU dalam Penanganan Sampah Plastik</title>
		<link>https://memontum.com/program-bersih-indonesia-pemkab-malang-jalin-mou-dalam-penanganan-sampah-plastik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Feb 2023 04:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[MoU]]></category>
		<category><![CDATA[Pembersihan Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab malang]]></category>
		<category><![CDATA[pengelolaan sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Program Bersih Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah Plastik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=183761</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, bersama Direktur Program Indonesia Bersih, Toby Manners, melakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) Program Bersih Indonesia di Kabupaten Malang, di Ruang Pendopo Agung Peringgitan Kabupaten Malang, Selasa (21/02/2023) pagi. Dalam kesempatan itu, dirinya menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas perhatian Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, bersama Direktur Program Indonesia Bersih, Toby Manners, melakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) Program Bersih Indonesia di Kabupaten Malang, di Ruang Pendopo Agung Peringgitan Kabupaten Malang, Selasa (21/02/2023) pagi.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, dirinya menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas perhatian Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) serta komitmen dari The Alliance to End Plastic Waste dan seluruh stik outdoor, dalam hal mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih baik di Kabupaten Malang. Hal tersebut, semata-mata bertujuan untuk mendukung pencapaian target-target pengelolaan sampah baik pada skala nasional maupun daerah.</p>



<p>&#8221;The Alliance to End Plastic Waste dapat sesegera mungkin membantu menangani permasalahan sampah plastik di Kabupaten Malang. Saya berharap, kerja sama ini bisa berlanjut dan segera membangun dan mewujudkannya. Semoga, ikhtiar yang kita laksanakan pada kesempatan ini, juga dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap keberlangsungan dan kelestarian lingkungan secara lebih luas,&#8221; kata Bupati Malang, saat mengawali sambutan.</p>



<p>Pemerintah Kabupaten Malang, tambahnya, secara konsisten telah berpartisipasi aktif dalam hal mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang tuntas. Setelah melalui berbagai pendekatan yang komprehensif, holistik dan berkelanjutan, kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Malang dengan PT Sejahtera Bersih Sampah Plastik, yang merupakan perwakilan The Alliance to End Plastic Waste untuk Program Bersih Indonesia.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-sanusi-bersama-sekda-dampingi-pelaksanaan-pekan-islami-di-33-kecamatan-di-kabupaten-malang">Bupati Sanusi bersama Sekda Dampingi Pelaksanaan Pekan Islami di 33 Kecamatan di Kabupaten Malang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/rakor-operasi-ketupat-semeru-2026-masyarakat-lumajang-harus-rayakan-lebaran-dengan-aman-dan-nyaman">Rakor Operasi Ketupat Semeru 2026, Masyarakat Lumajang Harus Rayakan Lebaran dengan Aman dan Nyaman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-terkait-suap-proyek-bupati-dan-wabup-rejang-lebong-serta-3-asn-terjaring-ott-kpk">Diduga Terkait Suap Proyek, Bupati dan Wabup Rejang Lebong serta 3 ASN Terjaring OTT KPK</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sidak-relokasi-pasar-gadang-komisi-b-dprd-kota-malang-temukan-ketidaksesuaian-skema-pembangunan">Sidak Relokasi Pasar Gadang, Komisi B DPRD Kota Malang Temukan Ketidaksesuaian Skema Pembangunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-banyuwangi-percepat-pembangunan-tps3r-karetan">Pemkab Banyuwangi Percepat Pembangunan TPS3R Karetan</a></li>
</ul>


<p>Penandatanganan MoU dengan PT Sejahtera Bersih Sampah Plastik, pada kesempatan ini merupakan bagian penting dalam mengimplementasikan Program Bersih Indonesia di Kabupaten Malang. Utamanya, dalam hal penyaluran hibah infrastruktur persampahan dari The Alliance to End Plastic Waste.</p>



<p>Selanjutnya, penandatanganan MoU ini juga akan disusul dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), agar percepatan realisasi Program Bersih Indonesia di Kabupaten Malang dapat segera terealisasi dan menjadi solusi atas permasalahan pengelolaan sampah. Dengan demikian, Kabupaten Malang dapat menjadi best practice pengelolaan sampah holistik di Indonesia. Diantaranya dengan rencana membangun TPA di Kepanjen dan Poncokusumo.</p>



<p>&#8221;Hari ini merupakan hari yang bahagia, karena dalam dua tahun bekerja pada Program Bersih Indonesia. Kami sangat bangga apa yang sudah dicapai. Pada saat ini, program ini semakin intensif berjalan. Program ini tidak hanya penting bagi Kabupaten Malang, tapi juga di Indonesia dan menjadi program percontohan di dunia. Mengenai pengelolaan lingkungan terbesar di dunia. Memiliki banyak sekali yang juga dilanjutkan terkait persampahan. Kami yakin menemukan jalan terbaik secara bersama sama. Selanjutnya, setelah MoU ini, dilanjutkan dengan penandatangan PKS untuk kelanjutan program berikutnya,&#8221; ungkap Toby dalam sambutannya. <strong>(pro/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">183761</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diskusi Publik Ada Rupiah di Balik Sampah, Bupati Hendy Ajak Warga Jember Turut Andil dalam Penanganan Sampah</title>
		<link>https://memontum.com/diskusi-publik-ada-rupiah-di-balik-sampah-bupati-hendy-ajak-warga-jember-turut-andil-dalam-penanganan-sampah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Feb 2023 07:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Hendy]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Jember]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten jember]]></category>
		<category><![CDATA[pengelolaan sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah Menumpuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=182893</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bertepatan dengan Hari Pers Nasional (HPN) 2023, Pemerintah Kabupaten Jember bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Jember menggelar diskusi publik bertajuk &#8216;Ada Rupiah di Balik Tumpukan Sampah&#8217;, yang bertempat di Pendapa Wahyawibawagraha, Kamis (09/02/2023) tadi. Dalam dialog terbuka itu, menghadirkan empat orang nara sumber, yang diantaranya Bupati Jember, Hendy Siswanto, Anggota Komisi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bertepatan dengan Hari Pers Nasional (HPN) 2023, Pemerintah Kabupaten Jember bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Jember menggelar diskusi publik bertajuk &#8216;Ada Rupiah di Balik Tumpukan Sampah&#8217;, yang bertempat di Pendapa Wahyawibawagraha, Kamis (09/02/2023) tadi. Dalam dialog terbuka itu, menghadirkan empat orang nara sumber, yang diantaranya Bupati Jember, Hendy Siswanto, Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, M Satib, staf Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember, Gema Qori’ah dan Ketua Tim Lingkungan Universitas Jember, Tri Ratnasari.</p>



<p>Hadir pula dalam kesempatan itu, para pegiat dan pemerhati lingkungan di Kabupaten Jember, anggota PWI Jember, para Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Jember.</p>



<p>Bupati Hendy dalam sambutannya menyampaikan bahwa cara menyikapi sampah tergantung dari sisi mana memandangnya. “Kalau kita maknai sampah itu penyebab banjir, itu sangat benar. Tetapi sampah sebagai harta karun itu juga benar,” ujar Bupati Hendy.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-sanusi-bersama-sekda-dampingi-pelaksanaan-pekan-islami-di-33-kecamatan-di-kabupaten-malang">Bupati Sanusi bersama Sekda Dampingi Pelaksanaan Pekan Islami di 33 Kecamatan di Kabupaten Malang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/rakor-operasi-ketupat-semeru-2026-masyarakat-lumajang-harus-rayakan-lebaran-dengan-aman-dan-nyaman">Rakor Operasi Ketupat Semeru 2026, Masyarakat Lumajang Harus Rayakan Lebaran dengan Aman dan Nyaman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-terkait-suap-proyek-bupati-dan-wabup-rejang-lebong-serta-3-asn-terjaring-ott-kpk">Diduga Terkait Suap Proyek, Bupati dan Wabup Rejang Lebong serta 3 ASN Terjaring OTT KPK</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sidak-relokasi-pasar-gadang-komisi-b-dprd-kota-malang-temukan-ketidaksesuaian-skema-pembangunan">Sidak Relokasi Pasar Gadang, Komisi B DPRD Kota Malang Temukan Ketidaksesuaian Skema Pembangunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-banyuwangi-percepat-pembangunan-tps3r-karetan">Pemkab Banyuwangi Percepat Pembangunan TPS3R Karetan</a></li>
</ul>


<p>Dirinya menambahkan, bahwa yang perlu disadari bersama adalah setiap warga yang bernyawa adalah penghasil sampah setiap harinya. Sehingga, ketika menghasilkan atau memproduksi sampah, ya berarti harus bertanggung jawab juga atas apa yang dihasilkan atau diproduksinya.</p>



<p>“Sehingga, urusan sampah ini adalah tanggung jawab kita semua yang masih bernyawa, yang menghasilkan sampah setiap hari. Pemerintah bertindak sebagai stimulan menggerakkan sistem, dan warga bergerak semua menjalankan sistem tersebut,” terang Bupati Hendy.</p>



<p>Karenanya, dirinya mengharap seluruh warga Jember, turut andil dalam penanganan sampah. “Terutama, pada inovasi yang dapat menjadikan sampah sebagai solusi perekonomian yang bermanfaat bagi warga Jember,” tegasnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">182893</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mulai Malam Ini Masyarakat di Kota Batu Berlakukan Buang Sampah di Malam Hari</title>
		<link>https://memontum.com/mulai-malam-ini-masyarakat-di-kota-batu-berlakukan-buang-sampah-di-malam-hari</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Jan 2023 09:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[DLH Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[pengelolaan sampah]]></category>
		<category><![CDATA[pengolahan sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Tempat Pembuangan Sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=182197</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Sejak hari ini atau Minggu (29/01/2023), warga Kota Batu tidak diperbolehkan membuang sampah di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) dan tempat sampah pada siang hari. Atau, aktivitas hanya bisa dilakukan pada malam hari. Pemberlakuan ini, merupakan upaya untuk menjaga kebersihan kota dan mengurangi lalu lalang truk sampah di tengah kota pada siang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Sejak hari ini atau Minggu (29/01/2023), warga Kota Batu tidak diperbolehkan membuang sampah di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) dan tempat sampah pada siang hari. Atau, aktivitas hanya bisa dilakukan pada malam hari. Pemberlakuan ini, merupakan upaya untuk menjaga kebersihan kota dan mengurangi lalu lalang truk sampah di tengah kota pada siang hari.</p>



<p>Dikatakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu, Aris Setiawan, bahwa pengambilan sampah tersebut mengalami pergeseran waktu. &#8220;Pengambilan sampah ini digeser. Pengumpulan sampah dari warga di tempat sampah dimulai pukul 18.00 WIB sampai pada pukul 00.00 WIB. Nah, setelah itu, tim dari DLH bergerak mengambil sampah mulai pukul 00.00 WIB sampai pukul 05.00 WIB, dari tempat sampah dan TPS langsung dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tlekung,&#8221; terangnya, Minggu (29/01/2023) tadi.</p>



<p>Praktik pengolahan dan pembuangan sampah, tambahnya, sudah didasari peraturan wali kota (Perwali). Dan, saat pagi hingga siang hari, tim melakukan penyisiran sampah.</p>



<p>&#8220;Kita sadar masih ada yang tidak tertib. Makanya, kita sisir sampah seperti daun yang jatuh, sampah yang terbang. Kita sisir pagi sampai siang,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Terkait dengan pemberlakuan ini, tambahnya, hanya di kawasan kota. Kebijakan itu, terfokus untuk membuang dan memilah sampah di rumah. Dan, berangsur diterapkan di desa.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-sanusi-bersama-sekda-dampingi-pelaksanaan-pekan-islami-di-33-kecamatan-di-kabupaten-malang">Bupati Sanusi bersama Sekda Dampingi Pelaksanaan Pekan Islami di 33 Kecamatan di Kabupaten Malang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/rakor-operasi-ketupat-semeru-2026-masyarakat-lumajang-harus-rayakan-lebaran-dengan-aman-dan-nyaman">Rakor Operasi Ketupat Semeru 2026, Masyarakat Lumajang Harus Rayakan Lebaran dengan Aman dan Nyaman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-terkait-suap-proyek-bupati-dan-wabup-rejang-lebong-serta-3-asn-terjaring-ott-kpk">Diduga Terkait Suap Proyek, Bupati dan Wabup Rejang Lebong serta 3 ASN Terjaring OTT KPK</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sidak-relokasi-pasar-gadang-komisi-b-dprd-kota-malang-temukan-ketidaksesuaian-skema-pembangunan">Sidak Relokasi Pasar Gadang, Komisi B DPRD Kota Malang Temukan Ketidaksesuaian Skema Pembangunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-banyuwangi-percepat-pembangunan-tps3r-karetan">Pemkab Banyuwangi Percepat Pembangunan TPS3R Karetan</a></li>
</ul>


<p>Ditegaskan Aris, beberapa hari yang lalu diberikan waktu untuk memprogres pelaksanaan pengolahan sampah selama satu minggu. Karena, pertama kali yang dilihat wali kota adalah kebersihan sehingga diberi waktu satu minggu untuk melakukan upaya penanganan sampah pada malam hari.</p>



<p>&#8220;Akhirnya, DLH mengkonsep dengan adanya Perwali. Semua sudah jelas bahwa malam ini saya monitor keliling, TPA Tlekung juga kerja malam hari. Saya sudah koordinasi dengan kepala desa dan perangkatnya, jadi siang tidak ada mobil besar pengangkut sampah yang lalu lalang di jalan raya. Hanya mobil kecil yang lakukan penyisiran sampah,&#8221; tutupnya.</p>



<p>Secara terpisah, Umi (32) salah satu warga Kelurahan Temas, disoal mengenai pembuangan sampah, diakuinya sudah dilakukan sosialisasi kepada warga bahwa hari ini, Minggu (29/01/2023), warga mengumpulkan sampah di rumah dan dibuang pada malam hari. &#8220;Iya, saya sudah paham. Saya dan keluarga diharuskan buang sampah nanti malam pukul 18.00 WIB sampai pukul 00.00 WIB. Itu, sampah saya di tas plastik saya simpan di samping rumah. Kalau infonya, tiga hari sekali yang mengandung plastik terus tiga hari kemudian yang organik,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Diketahui, pengelolaan sampah di kawasan perkotaan berdasarkan Peraturan Wali Kota Nomor 73 Tahun 2021 tentang perubahan atas Peraturan Wali Kota Batu Nomor 66 Tahun 2020 tentang Pedoman Pengelolaan Sampah. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">182197</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DPRD Kota Malang beri Sederet Catatan terkait Ranperda Pengelolaan Sampah</title>
		<link>https://memontum.com/dprd-kota-malang-beri-sederet-catatan-terkait-ranperda-pengelolaan-sampah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Nov 2021 13:54:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[pengelolaan sampah]]></category>
		<category><![CDATA[ranperda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=158811</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; DPRD Kota Malang menggelar Rapat Paripurna, dalam rangka membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pengelolaan Sampah, Senin (22/11/2021). Meski sempat tertunda, dari target penuntasan di tahun 2020 lalu, Ranperda Pengelolaan Sampah telah bisa dilanjutkan pada pembahasan lebih lanjut. Kepala DPRD Kota Malang, I Made Rian Diana Kartika, mengatakan bahwa Ranperda ini telah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; DPRD Kota Malang menggelar Rapat Paripurna, dalam rangka membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pengelolaan Sampah, Senin (22/11/2021). Meski sempat tertunda, dari target penuntasan di tahun 2020 lalu, Ranperda Pengelolaan Sampah telah bisa dilanjutkan pada pembahasan lebih lanjut.</p>



<p>Kepala DPRD Kota Malang, I Made Rian Diana Kartika, mengatakan bahwa Ranperda ini telah dievaluasi oleh Gubernur Jawa Timur. Sehingga, bisa dibahas kembali.</p>



<p>&#8220;Terkait dengan Ranperda Pengelolaan Sampah, kemarin sudah evaluasi Gubernur dan sekarang sudah turun. Kemudian, sekarang dibahas oleh Pansus dengan Pemkot, untuk kemudian segera kita konsul kembali ke Gubernur, dan hari ini sudah dapat persetujuan. Yang terpenting besok di pendapat akhir fraksi dan pendapat akhir Wali Kota, sebelum bisa disahkan menjadi Perda,&#8221; jelas Made.</p>



<p>Lebih lanjut Made mengatakan, Ranperda ini secara materi telah memenuhi persyaratan, untuk dilanjutkan pembahasannya pada tahap selanjutnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-sanusi-bersama-sekda-dampingi-pelaksanaan-pekan-islami-di-33-kecamatan-di-kabupaten-malang">Bupati Sanusi bersama Sekda Dampingi Pelaksanaan Pekan Islami di 33 Kecamatan di Kabupaten Malang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/rakor-operasi-ketupat-semeru-2026-masyarakat-lumajang-harus-rayakan-lebaran-dengan-aman-dan-nyaman">Rakor Operasi Ketupat Semeru 2026, Masyarakat Lumajang Harus Rayakan Lebaran dengan Aman dan Nyaman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-terkait-suap-proyek-bupati-dan-wabup-rejang-lebong-serta-3-asn-terjaring-ott-kpk">Diduga Terkait Suap Proyek, Bupati dan Wabup Rejang Lebong serta 3 ASN Terjaring OTT KPK</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sidak-relokasi-pasar-gadang-komisi-b-dprd-kota-malang-temukan-ketidaksesuaian-skema-pembangunan">Sidak Relokasi Pasar Gadang, Komisi B DPRD Kota Malang Temukan Ketidaksesuaian Skema Pembangunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-banyuwangi-percepat-pembangunan-tps3r-karetan">Pemkab Banyuwangi Percepat Pembangunan TPS3R Karetan</a></li>
</ul>


<p>Kepala Pansus Ranperda Pengelolaan Sampah, Fathol Arifin, dalam kesempatan itu menekankan bahwa pihaknya memiliki beberapa catatan kepada Pemkot Malang. Diantaranya, anggota dewan mendorong Pemkot Malang, untuk menyiapkan output yang jelas terkait pola-pola penanganan dan penyelesaian persampahan di Kota Malang.</p>



<p>Kemudian, tambahnya, diharapkan adanya kajian dan studi untuk bisa mendaur ulang sampah yang ada menjadi sesuatu yang bermanfaat</p>



<p>bagi masyarakat Kota Malang. &#8220;Dalam hal ini, kami memiliki catatan dan usulan, bagaimana jika sampah sisa makanan itu dapat didaur ulang menjadi snack. Hasilnya barangkali bisa untuk diekspor ke Afrika. Kemudian, barang bekas seperti kondom untuk diolah ulang menjadi permen karet,&#8221; katanya.</p>



<p>Selain itu, dikatakan politisi PKB tersebut, Pemkot Malang ke depannya diharapkan bisa menyiapkan insentif bagi penggerobak sampah. &#8220;Kami mendorong di tahun-tahun mendatang, Pemkot Malang menyiapkan insentif bagi para penggerobak sampah dari sumber ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS). Hal ini guna memberika support bagi para petugas kebersihan sampah,&#8221; terangnya. <strong>(mus/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">158811</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hari Lingkungan Hidup Sedunia, DLH Kota Malang Ajak Masyarakat Makin Cinta Lingkungan</title>
		<link>https://memontum.com/hari-lingkungan-hidup-sedunia-dlh-kota-malang-ajak-masyarakat-makin-cinta-lingkungan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Jun 2021 07:49:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[DLH Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Lingkungan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[pengelolaan sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=144248</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang tak henti-hentinya menyampaikan ajakan cinta lingkungan kepada masyarakat. Terlebih pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada Sabtu (05/06) ini, DLH Kota Malang terus mengajak masyarakat menciptakan kondisi udara lebih sehat dan segar. Dikarenakan kondisi masih pandemi, Kepala DLH Kota Malang, Wahyu Setianto, mengungkapkan tidak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang tak henti-hentinya menyampaikan ajakan cinta lingkungan kepada masyarakat. Terlebih pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada Sabtu (05/06) ini, DLH Kota Malang terus mengajak masyarakat menciptakan kondisi udara lebih sehat dan segar.</p>



<p>Dikarenakan kondisi masih pandemi, Kepala DLH Kota Malang, Wahyu Setianto, mengungkapkan tidak ada pengerahan massa untuk menyuarakan gerakan cinta lingkungan.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/rakor-operasi-ketupat-semeru-2026-masyarakat-lumajang-harus-rayakan-lebaran-dengan-aman-dan-nyaman">Rakor Operasi Ketupat Semeru 2026, Masyarakat Lumajang Harus Rayakan Lebaran dengan Aman dan Nyaman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dukung-swasembada-pangan-bupati-pasuruan-bersama-kapolda-jatim-tanam-jagung-serentak">Dukung Swasembada Pangan, Bupati Pasuruan bersama Kapolda Jatim Tanam Jagung Serentak</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tekan-balap-liar-kapolres-situbondo-tantang-pemuda-adu-cepat-di-lomba-lari-100-meter">Tekan Balap Liar, Kapolres Situbondo Tantang Pemuda Adu Cepat di Lomba Lari 100 Meter</a></li>
</ul>


<p>“Kami hanya mengimbau dan mengajak masyarakat untuk semakin mencintai lingkungan. Mari sehatkan kembali udara di Kota Malang,” ungkap pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) itu.</p>



<p>Gerakan cinta lingkungan dan menyehatkan udara disebutkan Wahyu, bisa dimulai dari hal-hal kecil. Seperti mau mengelola dan menyelesaikan masalah sampah di lingkungan rumah.</p>



<p>&#8220;Jika setiap keluarga di Kota Malang sadar dan mau menyelesaikan sampah dari rumah tangga, tentu akan sangat mengurangi sampah yang harus ditangani di tempat pembuangan akhir (TPA). Apalagi jika bisa dikelola dengan baik dan dipilah, maka sampah bisa membawa manfaat,&#8221; terangnya.</p>



<p>Manfaat yang dimaksud adalah sampah organik bisa dikelola menjadi pupuk dan sampah anorganik bisa didaur ulang. Dengan penanganan dan kesadaran yang baik dari masyarakat dalam mengelola sampah tentu akan sangat membantu kesehatan lingkungan.</p>



<p>Disamping menangani permasalahan sampah, DLH juga bertugas dalam pengupayaan ruang terbuka hijau.</p>



<p>&#8220;Untuk itu peningkatan penyadaran masyarakat terhadap lingkungan yang sehat adalah sebuah pekerjaan rumah bersama,&#8221; sambungnya.</p>



<p>Menurut Wahyu, kesadaran masyarakat Kota Malang terhadap lingkungan sebenarnya saat ini sudah bagus. Namun masih perlu terus ditingkatkan.</p>



<p>&#8220;Beberapa kali saya melihat kejadian yang memprihatinkan, dimana masyarakat membuang sampah tidak pada tempatnya. Pernah saya temui banyak warga membuang sampah di dekat Jembatan Pasar Gadang. Ini jangan sampai terulang kembali, karena jika tidak ditangani dengan baik, maka dampaknya juga akan merugikan masyarakat sendiri secara lebih luas,&#8221; imbau Kepala DLH Kota Malang, Wahyu Setianto. <strong>(mus/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">144248</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
