<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>penghinaan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/penghinaan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 05 Oct 2021 12:27:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>penghinaan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan, Polres Situbondo Mulai Periksa Saksi</title>
		<link>https://memontum.com/dugaan-penghinaan-profesi-wartawan-polres-situbondo-mulai-periksa-saksi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Oct 2021 12:27:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[penghinaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=155234</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Petugas Polres Situbondo menindaklanjuti kasus dugaan penghinaan terhadap profesi wartawan. Kali ini petugas melakukan pemeriksaan sejumlah saksi. Diantaranya memanggil Tolak Imam Riyanto (38), Kepala Biro Situbondo Koran Harian Memo X dan Ahmad Suhrim (36),  wartawan Tabloid Mitra Jatim, Selasa (5/10/2021).  Keduanya dimintai keterangan&#160; terkait laporan kasus penghinaan profesi wartawan yang dilakukan&#160; seorang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Petugas Polres Situbondo menindaklanjuti kasus dugaan penghinaan terhadap profesi wartawan. Kali ini petugas melakukan pemeriksaan sejumlah saksi. Diantaranya memanggil Tolak Imam Riyanto (38), Kepala Biro Situbondo Koran Harian Memo X dan Ahmad Suhrim (36),  wartawan Tabloid Mitra Jatim, Selasa (5/10/2021). </p>



<p>Keduanya dimintai keterangan&nbsp; terkait laporan kasus penghinaan profesi wartawan yang dilakukan&nbsp; seorang preman kampung berinisial YD (47)&nbsp; warga asal Lingkungan Kampung Baru, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.&nbsp;</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/aplikasi-siapgrak-bapenda-kota-malang-pastikan-pembayaran-bphtb-mulai-februari">Aplikasi SIAPGRAK Bapenda Kota Malang Pastikan Pembayaran BPHTB Mulai Februari</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/serapan-perum-bulog-jatim-tembus-di-angka-200-ribu-ton-beras-per-februari">Serapan Perum Bulog Jatim Tembus di Angka 200 Ribu Ton Beras Per Februari</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/gubernur-jatim-tinjau-gelaran-pasar-murah-di-banyuwangi">Gubernur Jatim Tinjau Gelaran Pasar Murah di Banyuwangi</a></li>
</ul>


<p>“Kami berdua sudah dimintai keterangan sebagai saksi oleh Polisi. Benar bahwa seorang pemuda terkenal preman kampung itu berinisial YD. Dia telah mengeluarkan kata-kata kotor, hingga menyebut semua wartawan t**k,&nbsp; tidak takut sama wartawan dan kamu wartawan t**kn&#8221; ujar Bang Imam panggilan akrabnya wartawan PWI Situbondo yang diamini Ahmad kepada sejumlah wartawan.&nbsp;</p>



<p>Menurut imam, pihaknya membuat pengaduan karena merasa tidak terima jika profesi wartawan dihina, dilecehkan atau direndahkan oleh YD. Ada beberapa unsur bukti-bukti untuk membuat pengaduan kepada petugas kepolisian, yaitu mengenai kata-kata terlapor.</p>



<p>“Biar kamu wartawan dan wartawan siapa pun dan dimanapun, saya tidak takut sama wartawan. Sebab, wartawan itu kayak txxk. Dimana saja bertemu, kita duel dah. Kalau perlu, cegat saya dah. Hey wartawan txxk,” ujar YD yang ditirukan Bang Imam.</p>



<p>Karena tugas profesi wartawan jelas-jelas dilindungi oleh undang-undang pers dalam menjalankan tugas, maka Imam&nbsp; memilih untuk mengadu ke pihak berwajib terkait penghinaan dan pelecehan terhadap profesi ini. “lni jelas pelecehan. Karena saya berprofesi sebagai wartawan resmi, memiliki media dan memiliki kantor resmi di Situbondo dan juga ada kantor pusat,” jelasnya.</p>



<p>Hingga saat ini tidak ada itikad baik dari YD yang telah menghina profesi wartawan. Bukannya meminta maaf malah terkesan menantang profesi wartawan. &#8220;Kejadian, berawal ketika&nbsp; saya duduk untuk bersantai minum kopi di warung kawasan Dusun Kotakan Cangkreng, Desa Kotakan. Tiba-tiba saja YD dan empat orang temannya, menghampiri.Mereka dengan nada memaksa meminta sejumlah uang untuk dibuat acara di depan warung kopi tersebut,” ujar Bang Imam.</p>



<p>Dijelaskan kembali oleh Imam bahwa YD kemudian memaki-maki nama baik dan kehormatan pribadi. Termasuk menyebut-nyebut dan menghina nama profesi wartawan. “Saya sempat ribut dengan YD, beruntung saja tangan saya dipegang empat orang,” ujar Imam. Dia berharap petugas Polres Situbondo terus menindaklanjuti kasus ini hingga ke meja hijau. <strong>(her/mam/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">155234</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penghina Nabi Jadi Anggota Partai Karena Ibunya Anggota DPRD Sidoarjo</title>
		<link>https://memontum.com/penghina-nabi-jadi-anggota-partai-karena-ibunya-anggota-dprd-sidoarjo</link>
					<comments>https://memontum.com/penghina-nabi-jadi-anggota-partai-karena-ibunya-anggota-dprd-sidoarjo#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Apr 2018 12:45:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[penghinaan]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Sidoarjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=39995</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8212; Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Sidoarjo, Juanasari memastikan penghina Nabi Muhammad SAW, Rendra Hadikurniawan (39) warga Perum Puri Surya Jaya, Taman Paris Blok B3 No 33 RT 002 RW 011 Desa/Kecamatan Gedangan, Sidoarjo masuk menjadi anggota karena ibunya, Nunuk Lelarosanawati. Saat ini, Nunuk Lelarosanawati masih tercatat sebagai anggota DPRD Sidoarjo [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8212; Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Sidoarjo, Juanasari memastikan penghina Nabi Muhammad SAW, Rendra Hadikurniawan (39) warga Perum Puri Surya Jaya, Taman Paris Blok B3 No 33 RT 002 RW 011 Desa/Kecamatan Gedangan, Sidoarjo masuk menjadi anggota karena ibunya, Nunuk Lelarosanawati. Saat ini, Nunuk Lelarosanawati masih tercatat sebagai anggota DPRD Sidoarjo dari Partai Demokrat.</p>
<p>Namun belakangan sekitar setahun terakhir, tidak aktif lantaran mengalami sakit stroke. Karena sakit itu, kini politisi Partai Demokrat itu tidak begitu aktif dalam setiap kegiatan di DPRD Sidoarjo.</p>
<p>&#8220;Kami menduga Rendra Hadikurniawan mengalami depresi karena faktor ekonomi keluarga yang mulai terpuruk. Rendra masuk partai karena ibunya memang kader partai yang duduk di kursi dewan,&#8221; terang Juanasari dalam konfrensi pers di kantor DPRD Kabupaten Sidoarjo, Jumat (27/04/2018).</p>
<p>Lebih jauh, Srikandi Partai Demokrat ini menceritakan selama ini Rendra Hadikurniawan merupakan anak tunggal, Nunuk Lelarosanawati. Selain itu, Rendra termasuk anak kesayangan lantaran ibunya orangtua tunggal yang selalu mengikuti ibunya. Sayangnya, dalam perjalanan waktu, Nunuk Lelarosanawati mengalami sakit stroke. Sehingga Rendra diduga depresi karena kondisi perokonomiannya melemah akibat banyak pengeluaran untuk pengobatan ibunya.</p>
<p>&#8220;Kondisi itu yang menyebabkan psikologi anak tunggal ini terpukul. Yang pasti Rendra menjadi kader Partai Demokrat karena ibunya. Karena Rendra mengalami gangguan kejiwaan, kami terpaksa memberhentikan dari kader partai. Ini upaya tegas dari partai kami,&#8221; imbuhnya sambil membenarkan surat permohonan pencabutan kartu anggota yang dikirim DPP Partai Demokrat.</p>
<p>(<strong>baca juga :</strong> <a href="https://memontum.com/39991-dianggap-gangguan-kejiwaan-penghina-nabi-muhammad-diusulkan-dicabut-keanggotaan-partai-demokrat" rel="noopener" target="_blank">Dianggap Gangguan Kejiwaan, Penghina Nabi Muhammad Diusulkan Dicabut Keanggotaan Partai Demokrat </a>)</p>
<p>Sementara atas kasus yang menimpa Rendra Hadikurniawan yang viral di medsos dan ditangkap polisi, pihaknya memohon maaf kepada seluruh masyarakat, khususnya umat Islam atas kejadian yang diperbuat mantan kader Partai Demokrat itu. Pihaknya pun sebagai orang Muslim mengecam tindakan Rendra Hadikurniawan itu.</p>
<p>&#8220;Kami sendiri juga mengecam terhadap semua tindakan penistaan agama.  Apalagi saya sendiri seorang muslim yang harus menjaga ukhuwah islamiyah dan marwah agama,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>(<strong>baca juga :</strong> <a href="https://memontum.com/39987-penghina-nabi-muhammad-tertangkap-di-trawas-tampak-lesu" rel="noopener" target="_blank">Penghina Nabi Muhammad Tertangkap di Trawas Tampak Lesu</a> )</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, viralnya video ocecahan penghinaan nabi Muhammad SAW dan umat Islam, yang diduga dilakukan Rendra Hadikurniawan (39) di Media Sosial (Medsos) dan ditindakla juti dilaporkan GP Ansor Sidoarjo ke Polresta Sidoarjo berbuntut panjang. Warga Perum Puri Surya Jaya, Taman Paris Blok B3 No 33 RT 002 RW 011 Desa/Kecamatan Gedangan, Sidoarjo ini juga diusulkan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Sidoarjo dicabut keanggotaannya dari partai berlambang mercy ini.</p>
<p>Surat pencabutan keanggotaan itu, langsung viral di Medsos. Surat Pencabutan Keanggotaan itu dibuat DPC Partai Demokrat Sidoarjo untuk diusulkan ke DPP Partai Demokrat. Surat itu ditandatangani Ketua DPC Partai Demokrat Sidoarjo, Juanasari dan sekretarisnya, Enny Suryani tertanggal 26 April 2018. Perihalnya Permohonan Pencabutan Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Demokrat.<strong> (wan/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/penghina-nabi-jadi-anggota-partai-karena-ibunya-anggota-dprd-sidoarjo/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">39995</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dianggap Gangguan Kejiwaan, Penghina Nabi Muhammad Diusulkan Dicabut Keanggotaan Partai Demokrat</title>
		<link>https://memontum.com/dianggap-gangguan-kejiwaan-penghina-nabi-muhammad-diusulkan-dicabut-keanggotaan-partai-demokrat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Apr 2018 12:42:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[penghinaan]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Sidoarjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=39991</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8212; Viralnya video ocecahan penghinaan nabi Muhammad SAW dan umat Islam, yang diduga dilakukan Rendra Hadikurniawan (39) di Media Sosial (Medsos) dan ditindakla juti dilaporkan GP Ansor Sidoarjo ke Polresta Sidoarjo berbuntut panjang. Warga Perum Puri Surya Jaya, Taman Paris Blok B3 No 33 RT 002 RW 011 Desa/Kecamatan Gedangan, Sidoarjo ini juga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8212; Viralnya video ocecahan penghinaan nabi Muhammad SAW dan umat Islam, yang diduga dilakukan Rendra Hadikurniawan (39) di Media Sosial (Medsos) dan ditindakla juti dilaporkan GP Ansor Sidoarjo ke Polresta Sidoarjo berbuntut panjang. Warga Perum Puri Surya Jaya, Taman Paris Blok B3 No 33 RT 002 RW 011 Desa/Kecamatan Gedangan, Sidoarjo ini juga diusulkan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Sidoarjo dicabut keanggotaannya dari partai berlambang mercy ini.</p>
<p>Surat pencabutan keanggotaan itu, langsung viral di Medsos. Surat Pencabutan Keanggotaan itu dibuat DPC Partai Demokrat Sidoarjo untuk diusulkan ke DPP Partai Demokrat. Surat itu ditandatangani Ketua DPC Partai Demokrat Sidoarjo, Juanasari dan sekretarisnya, Enny Suryani tertanggal 26 April 2018. Perihalnya Permohonan Pencabutan Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Demokrat.</p>
<p>(<strong>baca juga :</strong> <a href="https://memontum.com/39987-penghina-nabi-muhammad-tertangkap-di-trawas-tampak-lesu" rel="noopener" target="_blank">Penghina Nabi Muhammad Tertangkap di Trawas Tampak Lesu</a> )</p>
<p>Dalam surat itu, tertulis menindaklanjuti telah viralnya di Media Sosial video salah satu Kader/Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Kabupaten Sidoarjo dan setelah dilakukan pengecekan dan koordinasi dengan pihak keluarga yang bersangkutan telah mengalami ganguan kejiwaan serta berdasarkan AD ART Partai Demokrat yang bersangkutan sudah tidak memenuhi persyaratan sebagai kader/pengurus Partai Demokrat, maka Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Kabupaten Sidoarjo mengajukan permohonan Pencabutan Kartu Tanda Anggota atas nama Rendra Hadikurniawan dengan Nomor KTA: 351000233.</p>
<p>(<strong>baca juga :</strong> <a href="https://memontum.com/39995-penghina-nabi-jadi-anggota-partai-karena-ibunya-anggota-dprd-sidoarjo" rel="noopener" target="_blank">Penghina Nabi Jadi Anggota Partai Karena Ibunya Anggota DPRD Sidoarjo </a>)</p>
<p>Demikian surat pemohonan kami, atas perhatiannya dan pesetujuannya disampaikan terima kasih. Surat resmi itu ditandatangani Ketua atas nama Juanasari dan Sekretaris Enny Suryani, dengan  tembusan kepada DPD Partai Demokrat Propinsi Jatim.</p>
<p>Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Sidoarjo, Juanasari yang dikonfirmasi terkait surat itu melalui ponsel masih belum terangkat. Begitu juga saat hendak dikonfirmasi melalui nomor WhatsApp (WA) Juanasari, juga belum mendapatkan jawaban. <strong>(Wan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">39991</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penghina Nabi Muhammad Tertangkap di Trawas Tampak Lesu</title>
		<link>https://memontum.com/penghina-nabi-muhammad-tertangkap-di-trawas-tampak-lesu</link>
					<comments>https://memontum.com/penghina-nabi-muhammad-tertangkap-di-trawas-tampak-lesu#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Apr 2018 12:39:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[penghinaan]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Sidoarjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=39987</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Mojokerto &#8212; Pria yang diduga menghina nabi Muhammad SAW dan umat Islam, Rendra Hadikurniawan (39) warga Perum Puri Surya Jaya, Taman Paris Blok B3 No 33 RT 002, RW 011 Desa/Kecamatan Gedangan, Sidoarjo diringkus anggota Polresta Sidoarjo. Pria berbadan tegap dan kekar ini ditangkap sebuah rumah di RT 03, RW 03, Dusun Jara&#8217;an, Desa/Kecamatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Mojokerto</strong> &#8212; Pria yang diduga menghina nabi Muhammad SAW dan umat Islam, Rendra Hadikurniawan (39) warga Perum Puri Surya Jaya,  Taman Paris Blok B3 No 33 RT 002, RW 011 Desa/Kecamatan Gedangan, Sidoarjo diringkus anggota Polresta Sidoarjo. Pria berbadan tegap dan kekar ini ditangkap sebuah rumah di RT 03, RW 03, Dusun Jara&#8217;an, Desa/Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Kamis (26/4/2018).</p>
<p>&#8220;Penangkapan terduga pelaku penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW atas dasar laporan Ansor dan Banser Sidoarjo. Barang buktinya video terduga yang sudah viral di Media Sosial (Medsos),&#8221; terang Kapolres Mojokerto, AKBP Leonardus Simarmata kepada Memo X, Kamis (26/4/2018).</p>
<p>Penangkapan terduga pelaku penghina nabi ini, dipimpin Kabag Ops Polres Mojokerto, Kompol Joko dan Kasat Reskrim dan Kasat Intelkam.</p>
<p>&#8220;Saat ini untuk terduga pelaku dibawa petugas dalam perjalanan menuju ke Polda Jatim,&#8221; tegasnya.</p>
<p>(<strong>baca juga : </strong><a href="https://memontum.com/39991-dianggap-gangguan-kejiwaan-penghina-nabi-muhammad-diusulkan-dicabut-keanggotaan-partai-demokrat" rel="noopener" target="_blank">Dianggap Gangguan Kejiwaan, Penghina Nabi Muhammad Diusulkan Dicabut Keanggotaan Partai Demokrat </a>)</p>
<p>Sementara Kasat Reskrim, Polres Mojokerto, AKP M Solikhin Fery pelaku pemilik akun Facebook (FB), Rhendra Kurniawan langsung dibawa ke Polda Jatim. Hal ini dikhawatir ada pihak yang akan berupaya main hakim sendiri.</p>
<p>&#8220;Kami dapat instruksi dari Kapolda Jatim, agar pelaku untuk dibawa ke Polda Jatim,&#8221; tandasnya.</p>
<p>(<strong>baca juga :</strong> <a href="https://memontum.com/39995-penghina-nabi-jadi-anggota-partai-karena-ibunya-anggota-dprd-sidoarjo" rel="noopener" target="_blank">Penghina Nabi Jadi Anggota Partai Karena Ibunya Anggota DPRD Sidoarjo</a> )</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sidoarjo langsung merespon akun Facebook (FB) milik Rhendra Kurniawan warga Perumahan Puri Surya Jaya, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo. Hal ini dibuktikan dengan pemilik akun FB itu ke SPKT Polresta Sidoarjo, Kamis (26/04/2018).</p>
<p>Pemilik akun FB ini dilaporkan ke polisi, lantaran mengunggah videonya ke Media Sosial (Medsos) yang berisi ujaran kebencian dan diduga menghina Nabi Muhammad SAW serta umat Islam. Para aktivis Ansor Sidoarjo ini menilai, kata-kata yang disampaikan pria bertopi dalam sebuah mobil ini dinilai benar-benar keterlaluan. Selain mengaku sebagai Imam Mahdi, pria dalam video itu juga menjelek-menjelekkan Nabi Muhammad, mengolok-olok umat Islam.<strong> (wan/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/penghina-nabi-muhammad-tertangkap-di-trawas-tampak-lesu/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">39987</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
