<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>penipuan online &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/penipuan-online/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 05 Aug 2022 08:32:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>penipuan online &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Tujuh Kali Beraksi di Kota Malang, Pelaku Spesialis Penipuan Ponsel Dibekuk</title>
		<link>https://memontum.com/tujuh-kali-beraksi-di-kota-malang-pelaku-spesialis-penipuan-ponsel-dibekuk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Aug 2022 08:32:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[penipuan]]></category>
		<category><![CDATA[penipuan online]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=173238</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Terduga pelaku spesialis gendam Handphone (HP), berinisial F (29), warga Jl Jengki Cipinang Asem, Jakarta Timur, Jumat (05/08/2022), dirilis di Polresta Malang Kota. Dalam rilis disebutkan bahwa pelaku sudah 7 kali beraksi di Kota Malang. Salah satu korbannya adalah Irfan Hidayan (19), warga asal Selopuro, Kabupaten Blitar. Irfan menjadi korban aksi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Terduga pelaku spesialis gendam Handphone (HP), berinisial F (29), warga Jl Jengki Cipinang Asem, Jakarta Timur, Jumat (05/08/2022), dirilis di Polresta Malang Kota. Dalam rilis disebutkan bahwa pelaku sudah 7 kali beraksi di Kota Malang.</p>



<p>Salah satu korbannya adalah Irfan Hidayan (19), warga asal Selopuro, Kabupaten Blitar. Irfan menjadi korban aksi gendam tersebut pada 19 Juli 2022 sekitar pukul 22.00 di kos- kosan harian yang disewa pelaku di Jl Kendalsari GangV, Kelurahan Tulisrejo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Bahkan akibat dari kejadian ini, Irfan kehilqngan HP Oppo Reno 7 yang dibawa kabur oleh pelaku.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>Informasi Memontum.com bahwa sebelum kejadian, Irfan menawarkan HP Oppo Reno7 miliknya melalui grup jual beli ponsel di Facebook. Dari penawaran ini, pelaku menghubungi Irfan melalui peaan WhatsApp.</p>



<p>Setelah dilakukan tawar menawar, disepakati untuk COD di kos pelaku di Jl Kendalsari Gang V. Tak punya firasat buruk, Irfan pun membawa ponselnya untuk datang di rumah kos tersebut.</p>



<p>Setelah keduanya bertemu, Irfan pun diajak ke kamar kos pelaku. Setelah melakukan pengecekan kondisi ponsel, pelaku mengatakan cocok hingga akan melakukan tranfer pembayaran.</p>



<p>Saat itu, Irfan meminta supaya dibayar secara langsung. Saat itulah pelaku meminta Irfan menunggu di kamar kosnya, sedangkan pelaku berpamitan ke ATM untuk mengambil uang. Dengan keahlian bicara yang meyakinkan, korban pun menjadi percaya saat ponsel bwserta dosbox nya dibawa pelaku.</p>



<p>Namun setelah cukup lama menunggu, pelaku tak pernah kunjung kembali. Irfan kemudian merasa curiga hingga menanyakan kepada penghuni kos yang lain. Ternyata tidak ada yang mengenali pelaku, karena baru sehari kos di rumah tersebut. Korban pun semakin panik, karena nomer HP pelaku sudah tidak bisa dihubungi. Kejadian ini selanjutnya di laporkan ke Polesta Malang Kota.</p>



<p>Atas laporan itu, petugas melakukan penyelidikan. Selang beberapa hari kemudian, pelaku berencana menjual ponsel hasil kejahatannya di Malang Plaza. Namun secara kebetulan si pemilik konter HP mengetahui bahwa ponsel yang akan dijual pelaku adalah ponsel milik Irfan, temannya. Dari sinilah, teman korban dan petugas Polresta Malang Kota menangkap pelaku. Atas perbuatannya, pelaku dibawa ke Mapolresta Malang Kota.</p>



<p>Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto melalui Kasat Reskrim AKP Bayu Febrianto Prayoga mengatakan bahwa pelaku telah melakukan aksinya sebanyak 7 kali. &#8220;Tersangka melakukan aksinya dengan modus gendam. Dia kami kenakan Pasal 372/378 KUHP,&#8221; ujar AKP Bayu.<strong> (gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">173238</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ingin Punya HP iPhone 7 Seharga Rp 2,9 Juta, Mahasiswi  Malah Tertipu Rp 6 Juta</title>
		<link>https://memontum.com/ingin-punya-hp-iphone-7-seharga-rp-29-juta-mahasiswi-malah-tertipu-rp-6-juta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Jul 2020 13:21:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[penipuan online]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Malang Kota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/120108-ingin-punya-hp-iphone-7-seharga-rp-29-juta-mahasiswi-malah-tertipu-rp-6-juta</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Selalu berhati-hati saat membeli barang elektronik melalui online yang dijual jauh dari harga standart pasaran. Karena bisa jadi hal itu akal-akalan si pelaku untuk memperdaya para korbannya. Seperti halnya dialami Hanum Rachma (18) mahasiswi warga Jl Mertojoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Karena tertarik dengan iPhone 7 + 256 GB seharga Rp [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Selalu berhati-hati saat membeli barang elektronik melalui online yang dijual jauh dari harga standart pasaran. Karena bisa jadi hal itu akal-akalan si pelaku untuk memperdaya para korbannya.</p>
<p>Seperti halnya dialami Hanum Rachma (18) mahasiswi warga Jl Mertojoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Karena tertarik dengan iPhone 7 + 256 GB seharga Rp 2.990.000, dia malah harus menanggung kerugian Rp 6 juta. Hingga Minggu (26/7/2020) siang, kasus ini masih dalam penyelidikan petugas Polresta Malang Kota.</p>
<p>Informasi Memontum.com bahwa kejadian ini bermula pada Minggu (19/7/2020) malam saat Hanum membuka instagramnya. Saat itu ada penawaran dari akun toko handphone yang sedang melalukan promo.</p>
<p>&#8221; Mengaku lokasinya di Jakarta. Ada sebuah penawaran HP iPhone 7+ 256 GB seharga Rp 2.999.000. Saya sempat tanya ke admin penjual kenapa harga iPhone itu cukup murah, dijawab karena sedang ada promosi. Cara bicaranya sangat meyakinkan hingga saya percaya dan mentranfer Rp 2.990.000 ke rekening atas nama Sri Ratna Sari,&#8221; ujar Hanum.</p>
<p>Diluar dugaan setelah proses tranfer tersebut, seorang pelaku mengaku bernama Putra Seregar menghubungi ponsel korban. Pelaku mengaku sebagai pemilik toko ponsel meminta biaya administrasi Rp 3,9 juta. &#8221; Katanya untuk membayar biaya administrasi pengesahan segel di bea cukai. Dia juga mengatakan setelah administrasi selesai, dalam 15 menit uang akan dikembalikan,&#8221; ujar Hanum.</p>
<p>Seperti terhipnotis, Hanum percaya saja dengan perkataan pelaku.</p>
<p>&#8221; Saya sudah jelaskan kalau di rekening saya hanya tersisa Rp 2,2 juta. Katanya pelaku disuruh tranfer saja sisanya menyusul. Saya kemudian mentranfer Rp 2,2 juta ke rekening atas nama Satriadeng. Selanjutnya Rp.1,7 juta ke rekening Lius Yohari. Total uang pemblian dan administrasi yang saya tranfer sebesar Rp 6 juta,&#8221; ujar Hanum.</p>
<p>Karena merasa telah mentranfer Rp 3,9 juta untuk biaya administrasi buka segel, Hanum meminta uangnya dikembalikan sesuai perjanjian hanya 15 menit.</p>
<p>&#8221; Saya tagih, ternyata saya malah dikirimi cek. Saya dikirimi foto cek yang ternyata editan. Malah tak lama kemudian ada yang meminta tranfer kembali Rp 11 juta. Saat itulah saya sadar kalau telah kena tipu,&#8221; ujar Hanum.</p>
<p>Karena tidak ingin peristiwa ini tidak terulang lagi kepada para korban lainnya, serta berharap pelakunya berhasil ditangkap, Hanum memutuskan melapor ke Polresta Malang Kota.</p>
<p>&#8221; Semoga pelaku segera berhasil ditangkap dan peristiwa ini tidak terulang kembali,&#8221; ujar Hanum.<strong> (gie/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">120108</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Waspadalah Beli Bebek Online</title>
		<link>https://memontum.com/waspadalah-beli-bebek-online</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 May 2019 15:35:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[penipuan online]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/84188-waspadalah-beli-bebek-online</guid>

					<description><![CDATA[Jember, Memontum &#8211; Perempuan asal Desa/Kecamatan Jombang Kabupaten Jember bernama Lestari (45) baru menyadari kalau dirinya telah menjadi korban penipuan Transaksi Online berkedok jual beli bebek sebesar 2 juta rupiah . Lestari sadar menjadi korban penipuan akan hal tersebut setelah menunggu selama 7 hari lebih, bebek yang dipesannya yang tidak kunjung datang. &#8220;Padahal uang sudah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jember, Memontum</strong> &#8211; Perempuan asal Desa/Kecamatan Jombang Kabupaten Jember bernama Lestari (45) baru menyadari kalau dirinya telah menjadi korban penipuan Transaksi Online berkedok jual beli bebek sebesar 2 juta rupiah .</p>
<p>Lestari sadar menjadi korban penipuan akan hal tersebut setelah menunggu selama 7 hari lebih, bebek yang dipesannya yang tidak kunjung datang.</p>
<p>&#8220;Padahal uang sudah di bayar dan pembayarannya melalui transfer rekening Bank, ada bukti kok, mulai tanggal 6 sampai sekarang tak kunjung datang,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Lestari mengungkapkan, jika selama ini korban ( Lestari ) sering kali melakukan transaksi jual beli bebek lewat online, namun dengan sistem pembayaran di belakang yakni setelah pesanan datang kemudian dibayarkan lunas.</p>
<p>Baru kali ini korban melakukan pembayaran dimuka, itu dilakukan akunya korban karena Dia tertarik dengan iklan penawaran bebek yang di berikan dari sebuah perusahaan yang bernama CV.Usaha Bebek Sukses Farm yang beralamat di Jalan Curug Gunung Sindur Bogor Jawa Barat.</p>
<p><div id="attachment_84189" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190514-WA0061-copy.jpg?ssl=1"><img aria-describedby="caption-attachment-84189" decoding="async" class="size-full wp-image-84189" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190514-WA0061-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Lestari dikonfirmasi di rumahnya dan sampaikan anjuran agar berhati- hati membeli secara online" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190514-WA0061-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190514-WA0061-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190514-WA0061-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190514-WA0061-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190514-WA0061-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-84189" class="wp-caption-text"><strong>Lestari dikonfirmasi di rumahnya dan sampaikan anjuran agar berhati- hati membeli secara online</strong></p></div></p>
<p>&#8220;Iklan itu sangat menggiurkankan, menawarkan bonus khusus dalam rangka menyambut bulan suci ramadan, &#8221; kata janda beranak satu ini saat dikonfirmasi Memontum.com di rumahnya, Selasa (14/5/2019) siang.</p>
<p>CV Usaha Bebek Sukses Farm ini lanjut Lestari, menjanjikan bonus di setiap pemesanan minimal 300 ekor bebek, dengan rincian bebek dewasa 100 ekor dan 200 ekor bebek anakan, maka akan mendapatkan bonus 20 ekor per satu box.</p>
<p>&#8220;Padahal per 1 bok itu berisi 100 ekor bebek, bonus segitu banyak, lumayan kata saya waktu itu,&#8221; ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">84188</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
