<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Penyelidikan Polres &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/penyelidikan-polres/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 Dec 2022 06:31:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Penyelidikan Polres &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Polisi Masih Selidiki Kasus Kematian Mahasiswi UM di Kamar Kos di Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/polisi-masih-selidiki-kasus-kematian-mahasiswi-um-di-kamar-kos-di-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Dec 2022 04:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Penyelidikan Polres]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Negeri Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=180567</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Petugas Polresta Malang Kota masih terus melakukan penyelidikan terkait meninggalnya mahasiswi Universitas Negeri Malang (UM) berinisial DIL (18), warga Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi. Dari hasil penyelidikan polisi, ada temuan baru yang mengarah ke dugaan kasus pembunuhan terkait meninggalnya korban. Seperti diketahui, bahwa korban ditemukan meninggal di tempat tidur kamar kosnya yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Petugas Polresta Malang Kota masih terus melakukan penyelidikan terkait meninggalnya mahasiswi Universitas Negeri Malang (UM) berinisial DIL (18), warga Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi. Dari hasil penyelidikan polisi, ada temuan baru yang mengarah ke dugaan kasus pembunuhan terkait meninggalnya korban.</p>



<p>Seperti diketahui, bahwa korban ditemukan meninggal di tempat tidur kamar kosnya yang terletak di Jalan Sumbersari Gang 5 C, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang pada Kamis (22/12/2022) lalu.</p>



<p>Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Bayu Febrianto Prayoga, saat dikonfirmasi wartawan menjelaskan ada luka tusukan pada dada korban. &#8220;Ada luka tusukan benda tajam di bagian dada. Tetapi untuk jelasnya, saya masih masih menunggu hasil visum dari rumah sakit,&#8221; ujarnya Senin (26/12/2022) tadi.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tersangka-pembunuhan-gadis-open-bo-dilimpahkan-ke-kejaksaan">Tersangka Pembunuhan Gadis Open BO Dilimpahkan ke Kejaksaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-dishub-kota-malang-petakan-titik-rawan-macet-di-pusat-perbelanjaan">Jelang Lebaran, Dishub Kota Malang Petakan Titik Rawan Macet di Pusat Perbelanjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wujudkan-kota-atraktif-dprd-trenggalek-sebut-pembangunan-harus-libatkan-semua-elemen">Wujudkan Kota Atraktif, DPRD Trenggalek sebut Pembangunan Harus Libatkan Semua Elemen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-salurkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-angin-kencang-di-gunungsari-tajinan">Pemkab Malang Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Gunungsari Tajinan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/nilai-investasi-capai-rp-250-miliar-pemkot-malang-kaji-proyek-kabel-bawah-tanah">Nilai Investasi Capai Rp 250 Miliar, Pemkot Malang Kaji Proyek Kabel Bawah Tanah</a></li>
</ul>


<p>AKP Bayu Febrianto Prayoga juga menegaskan, bahwa hasil visum yang keluar nanti bisa dijadikan petunjuk baru untuk mengungkap pasti penyebab kematian korban. &#8220;Kami terus dalami sambil menunggu hasil visum,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sebelumnya, korban ditemukan meninggal di tempat tidur kamar kosnya yang terletak di Jalan Sumbersari Gang 5 C Kecamatan Lowokwaru pada Kamis (22/12/2022) lalu. Sebelum ditemukan meninggal, korban tidak pernah mengeluh sakit atau mengalami apapun. Bahkan malam hari sebelum ditemukan meninggal, korban diketahui sempat bertegur sapa dengan teman kosnya saat hendak meminjam alat pemanas air.</p>



<p>Kapolsek Lowokwaru, AKP Anton Widodo, mengatakan bahwa sebelumnya korban ini mengaku kepada teman kosnya akan pulang ke tempat asalnya yaitu di Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi.</p>



<p>&#8220;Sekitar pukul 06.00 itu teman kosnya melihat, bahwa pintu kamar kos korban sedikit terbuka dan posisi korban memang seperti masih tidur. Jadi tidak ada rasa curiga, lalu sekitar pukul 13.00, korban dibangunkan oleh temannya, ternyata sudah dalam kondisi meninggal dunia,&#8221; ujar Kapolsek Lowokwaru, AKP Anton Widodo. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">180567</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polresta Malang Kota Terus Lanjutkan Penyelidikan Terhadap Pemilik Akun Reza Fahd</title>
		<link>https://memontum.com/polresta-malang-kota-terus-lanjutkan-penyelidikan-terhadap-pemilik-akun-reza-fahd</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Feb 2022 07:07:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Penyelidikan Polres]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Malang Kota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=163269</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Petugas Polresta Malang Kota, terus melanjutkan penyelidikan terhadap Reza Fahd Adrian, Rabu (09/02/2021). Bahwa pemilik akun yang viral atas nama Reza Fahd Adrian telah memberikan klarifikasi, Selasa (08/02/202). Klarifikasi itu diunggah di akun media sosial nya. Perihal perjalannya mulai dari Samarinda hingga ke Kota Malang dan disertai permohonan maaf. Tentunya tidak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Petugas Polresta Malang Kota, terus melanjutkan penyelidikan terhadap Reza Fahd Adrian, Rabu (09/02/2021). Bahwa pemilik akun yang viral atas nama Reza Fahd Adrian telah memberikan klarifikasi, Selasa (08/02/202).</p>



<p>Klarifikasi itu diunggah di akun media sosial nya. Perihal perjalannya mulai dari Samarinda hingga ke Kota Malang dan disertai permohonan maaf. Tentunya tidak semudah itu, penyidik Polresta Malang Kota masih menunggu kehadiran nya untuk memberikan klarifikasi.</p>



<p>Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto SIK MSi, mengatakan bahwa telah melihat link akun instagram @luckyreza dyang berisi permintaan maaf dan klarifikasi yang bersangkutan.</p>



<p>Dalam&nbsp; akun tersebut, terdapat salah satu unggahan Reza yang menjelaskan perjalanannya bersama keluarga mulai dari Samarinda hingga ke Kota Malang. Salah satunya poin, Reza menyebut istrinya yang sedang positif covid-19, namun masih mengunjungi beberapa destinasi di wilayah Kota Malang, Kota Batu dan sekitarnya.</p>



<p>Kemudian Reza juga mengunggah beberapa foto di Lai-Lai Market Malang. Dia menulis bahwa keluarganya ada yang positif covid-19 tapi masih nekat jalan-jalan. Dari situ, terlihat dia menganggap sepele sebuah virus covid-19. Unggahan itu pun viral sejak Minggu (06/02/2022) dan pihak Polresta Malang Kota telah mengirimkan surat panggilan terhadap pemilik akun tersebut.</p>



<p>&#8220;Intinya Polresta sudah memanggil dan diterima surat panggilan oleh yang bersangkutan. Artinya dia mau unggah (klarifikasi) sekalipun,  penyidik akan menunggu kehadiran yang bersangkutan untuk diambil keterangan,&#8221; ujar Kombes Pol Budi Hermanto.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tersangka-pembunuhan-gadis-open-bo-dilimpahkan-ke-kejaksaan">Tersangka Pembunuhan Gadis Open BO Dilimpahkan ke Kejaksaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-dishub-kota-malang-petakan-titik-rawan-macet-di-pusat-perbelanjaan">Jelang Lebaran, Dishub Kota Malang Petakan Titik Rawan Macet di Pusat Perbelanjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wujudkan-kota-atraktif-dprd-trenggalek-sebut-pembangunan-harus-libatkan-semua-elemen">Wujudkan Kota Atraktif, DPRD Trenggalek sebut Pembangunan Harus Libatkan Semua Elemen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-salurkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-angin-kencang-di-gunungsari-tajinan">Pemkab Malang Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Gunungsari Tajinan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/nilai-investasi-capai-rp-250-miliar-pemkot-malang-kaji-proyek-kabel-bawah-tanah">Nilai Investasi Capai Rp 250 Miliar, Pemkot Malang Kaji Proyek Kabel Bawah Tanah</a></li>
</ul>


<p>Panggilan dilakukan oleh jajaran Polresta Malang Kota kepada pemilik akun Reza Fahd Adrian mengenai pertanggungjawabannya terkait Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.</p>



<p>&#8220;Bahwa yang ersangkutan dipanggil ada pertanggungjawaban terkait Undang-Undang Kekarantinaan Kesehatan. Surat panggilan sudah diterima oleh yang bersangkutan saat ini sedang mengatur jadwal untuk memenuhi panggilan penyidik,&#8221; ujar Kombes Pol Budi Hermanto. Pihaknya berharap Reza patuh dan taat pada hukum yang berlaku dengan datang memberikan klarifikasi di Malang.</p>



<p>Adapun klarifikasi yang diunggah pada Selasa (08/02/2022) tersebut berisi permintaan maaf. &#8220;Bismillahirrahmaanirrahiim, Assalamualaikum Wr.Wb. Disini saya Reza Fahd Adrian dan keluarga memohon maaf sebesar-besarnya kepada semua masyarakat Indonesia dan khususnya masyarakat Kota Batu dan Malang dengan viralnya postingan saya tertanggal 27 Januari 2022 dan viral tanggal 6 Februari 2022,&#8221; tulisnya dalam pernyataannya itu.</p>



<p>Dia menyebut kedatangannya ke Jawa awalnya untuk berobat. &#8220;Kami sekeluarga sudah antigen dan PCR dalam kondisi negatif, istri dan anak-anak berangkat lebih dulu tanggal 16 januari 2022 dan saya menyusul. Begitu saya sampai di Jakarta tanggal 19 Januari 2022 kami melanjutkan perjalanan darat untuk berobat di Yogyakarta dan keliling Jogja dan sekitarnya,&#8221; tulisnya.</p>



<p>Namun, pada tanggal 22 Januari 2022 ia mulai merasakan tenggorokan gatal. Meskipun demikian, dia dan keluarganya tetap melanjutkan perjalanan ke Malang dan bahkan menginap di Batu. Setelah berkeliling di Kota Batu dan Malang, pihaknya pun berencana untuk melakukan swab sebagai syarat melanjutkan perjalanan darat ke Bali. Hingga mengetahui kalau istrinya hasil swab positif.</p>



<p>&#8220;Saya kaget kok bisa positif mengingat gejala yang hampir tidak ada. Di sini istri saya juga korban tertular covid yang tidak tahu tertularnya kapan dan dimana. Tentu saja kecewa, tapi jujur karena waktu keluarga sukar dicari dan biaya yang cukup besar dikeluarkan dan demi membahagiakan keluarga akhirnya kami tetap melanjutkan perjalanan di Batu dan Malang,&#8221; tulisnya di postingan itu.</p>



<p>Dia pun berjalan -jalan kembali di Kota Batu dan Kota Malang. Setelah itu dia ke Jakarta. Kemudian, sesampainya di Jakarta, ia kembali melakukan swab antigen dan PCR pada tanggal 28 Januari 2022. Hasilnya, istri dan anak perempuannya positif Covid-19. Sementara ia dan putranya negatif. Mereka kemudian melakukan karantina mandiri di rumah mertua hingga akhirnya pulang ke Samarinda tanggal 1 Februari 2022 dengan hasil swab negatif. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">163269</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sikapi Dugaan Oknum Anggota Terlibat Penambangan Ilegal, Ketua DPRD Lumajang Minta agar Menunggu Hasil Penyelidikan Polres</title>
		<link>https://memontum.com/sikapi-dugaan-oknum-anggota-terlibat-penambangan-ilegal-ketua-dprd-lumajang-minta-agar-menunggu-hasil-penyelidikan-polres</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Sep 2021 14:55:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua DPRD Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Penambangan Ilegal Marak di Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Penyelidikan Polres]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=153430</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bola panas dugaan adanya oknum anggota DPRD Lumajang, yang terlibat dalam penambahan pasir yang diduga ilegal di Padang Savana Desa Pandanwangi, Kecamatan Tempeh-Lumajang, mendapat perhatian Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, H Anang Akhmad Syaifuddin. Mensikapi temuan Mapolsek Tempeh yang kini prosesnya dilimpahkan ke Mapolres Lumajang itu, Gus Anang-sapaannya, meminta agar bagaimana prosesnya, ditunggu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bola panas dugaan adanya oknum anggota DPRD Lumajang, yang terlibat dalam penambahan pasir yang diduga ilegal di Padang Savana Desa Pandanwangi, Kecamatan Tempeh-Lumajang, mendapat perhatian Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, H Anang Akhmad Syaifuddin. Mensikapi temuan Mapolsek Tempeh yang kini prosesnya dilimpahkan ke Mapolres Lumajang itu, Gus Anang-sapaannya, meminta agar bagaimana prosesnya, ditunggu dahulu hasilnya dari kepolisian.</p>



<p>&#8220;Iya, kita nunggu pendalaman kepolisian,&#8221; ujarnya dalam pesan WhatsApp, Senin (13/09) tadi.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/stabilkan-harga-dan-ketersediaan-bahan-pokok-pemkab-lumajang-gelar-pasar-ramadan">Stabilkan Harga dan Ketersediaan Bahan Pokok, Pemkab Lumajang Gelar Pasar Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/perkuat-ketahanan-pangan-wabup-lumajang-ingatkan-pentingnya-optimalisasi-pemanfaatan-lahan-hgu">Perkuat Ketahanan Pangan, Wabup Lumajang Ingatkan Pentingnya Optimalisasi Pemanfaatan Lahan HGU</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-lumajang-salurkan-bantuan-dana-tunggu-hunian-untuk-43-kk-terdampak-gunung-semeru">Pemkab Lumajang Salurkan Bantuan Dana Tunggu Hunian untuk 43 KK Terdampak Gunung Semeru</a></li>
</ul>


<p>Termasuk, saat anggota Fraksi PKB itu, disinggung mengenai langkah-langkah lanjutan yang akan dilakukan oleh Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Lumajang. &#8220;Nunggu terang benderang. Tetap pada azas praduga tidak bersalah. Toh, kita belum tahu siapa oknum itu,&#8221; ujarnya ringan.</p>



<p>Meski perkembangan lanjutan penyelidikan Polres Lumajang hingga kini belum disampaikan, namun Ketua DPRD Kabupaten Lumajang itu, dengan tegas menyampaikan, bahwa siapa oknum itu bukan dirinya. &#8220;Dan saya pastikan bukan saya,&#8221; kata Gus Anang.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan, dalam patroli yang dilakukan Polsek Tempeh di Padang Savana, berhasil mengamankan empat unit truk, yang tengah kosong dan diduga hendak mengambil matrial. Saat diamankan itulah, muncul selentingan ucapan yang mengarah ke oknum anggota DPRD. Siapa oknum itu, kini masih didalami penyidik Polres Lumajang. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">153430</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
