<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>penyembelihan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/penyembelihan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Sep 2025 18:09:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>penyembelihan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Audiensi bersama Juleha, Bunda Indah Pastikan Penyembelihan Hewan sesuai Syariat Islam</title>
		<link>https://memontum.com/audiensi-bersama-juleha-bunda-indah-pastikan-penyembelihan-hewan-sesuai-syariat-islam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Sep 2025 11:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[audiensi]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[juleha]]></category>
		<category><![CDATA[pastikan]]></category>
		<category><![CDATA[penyembelihan]]></category>
		<category><![CDATA[sesuai]]></category>
		<category><![CDATA[syariat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225683</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, melakukan audiensi bersama Juru Sembelih Halal (Juleha) di Ruang Mahameru, Senin (01/09/2025) tadi. Audiensi ini diwujudkan melalui kerja sama, untuk memastikan penyembelihan hewan di Lumajang berjalan sesuai syariat Islam dan sekaligus memenuhi standar kesehatan. Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lumajang terus berkomitmen membangun ekosistem pangan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, melakukan audiensi bersama Juru Sembelih Halal (Juleha) di Ruang Mahameru, Senin (01/09/2025) tadi. Audiensi ini diwujudkan melalui kerja sama, untuk memastikan penyembelihan hewan di Lumajang berjalan sesuai syariat Islam dan sekaligus memenuhi standar kesehatan.</p>



<p>Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lumajang terus berkomitmen membangun ekosistem pangan halal dari hulu ke hilir. Terkait penyembelihan halal bukan sekadar persoalan teknis, melainkan menyangkut kepatuhan umat Islam terhadap syariat dan keyakinan.</p>



<p>“Pemerintah daerah punya tanggung jawab moral untuk memastikan masyarakat mendapat edukasi yang tepat. Halal bukan hanya label, tapi soal keimanan yang harus dijaga sejak proses penyembelihan,” tegas Bunda Indah.</p>



<p>Dirinya menambahkan, Pemkab Lumajang siap mendukung program pelatihan, penyuluhan, hingga sertifikasi jagal halal. Dukungan ini dinilai penting agar masyarakat mendapat jaminan pangan halal yang terjaga keutuhannya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dengan sinergi ini, Pemkab Lumajang berharap tumbuhnya generasi penyembelih halal yang profesional, berkompeten, serta mampu menjaga kehalalan dan kesehatan produk hewan. “Lumajang tidak hanya melestarikan tradisi qurban, tapi juga sedang bergerak menuju daerah yang berdaya saing dalam ekosistem pangan halal. Ini modal sosial sekaligus spiritual yang akan memperkuat masyarakat,” imbuh Bunda Indah.</p>



<p>Ketua Juleha Lumajang, Aris, menyambut baik dukungan Pemkab Lumajang. Menurutnya, Juleha hadir bukan hanya saat momentum Idul Adha, melainkan aktif sepanjang tahun dalam memberi pelatihan teknis, membina tukang sembelih, serta mengedukasi masyarakat soal pentingnya proses penyembelihan sesuai syariat.</p>



<p>“Dakwah kami adalah dakwah teknis. Kami ingin memastikan umat bisa beribadah qurban dan mengonsumsi daging halal dengan penuh keyakinan, karena prosesnya benar secara syar’i dan higienis,” jelas Aris.</p>



<p>Aris juga mengungkapkan bahwa Juleha Lumajang telah bermitra dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) untuk memperluas jangkauan edukasi, sehingga kesadaran halal semakin mengakar di masyarakat. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225683</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sejumlah Masjid Besar Kota Batu Tidak Melaksanakan Penyembelihan Hewan Kurban</title>
		<link>https://memontum.com/sejumlah-masjid-besar-kota-batu-tidak-melaksanakan-penyembelihan-hewan-kurban</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Jul 2022 13:59:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Hewan Kurban]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid]]></category>
		<category><![CDATA[penyembelihan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=171632</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Pemkot Batu akan menerbitkan Surat Edaran (SE) terkait Idul Adha 1443 H. Hal itu dilakukan, karena pelaksanaan di tahun ini berbeda dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, akibat merebaknya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak Sapi. Wali Kota Batu, Hj Dewanti Rumpoko, menyampaikan bahwa meski SE tentang perayaan Idul Adha [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Pemkot Batu akan menerbitkan Surat Edaran (SE) terkait Idul Adha 1443 H. Hal itu dilakukan, karena pelaksanaan di tahun ini berbeda dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, akibat merebaknya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak Sapi.</p>



<p>Wali Kota Batu, Hj Dewanti Rumpoko, menyampaikan bahwa meski SE tentang perayaan Idul Adha belum terbit, namun ada sejumlah masjid besar di Kota Batu, yang meniadakan penyembelihan hewan kurban pada perayaan Idul Adha tahun ini. Hal tersebut, dikarenakan takmir masjid sangat khawatir akan kondisi ternak khususnya sapi, akibat rentan terserang PMK.</p>



<p>&#8220;Sejumlah masjid besar di Kota Batu, informasinya meniadakan penyembelihan hewan kurban. Bahkan, mereka tidak menerima hewan kurban satu pun, baik sapi ataupun kambing. Salah satu masjid itu, adalah seperti Masjid Agung An-Nur,&#8221; terang Wali Kota Dewanti, Jumat (01/07/2022) tadi.</p>



<p>Karena kondisi itu, terangnya, jatah lima hewan kurban dari Pemkot Batu, yang biasanya di sebar ke masjid-masjid besar Kota Batu, tahun ini bakal di potong di Rumah Potong Hewan (RPH). Tentunya, Rapah yang sudah bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Batu.</p>



<p>&#8220;Sebelum dipotong, hewan kurban akan diperiksa kesehatannya terlebih dahulu. Untuk teknis penyebaran daging kurban, Pemkot Batu saat ini masih melakukan pembahasan. Teknisnya, masih belum ditentukan dan bisa bekerjasama dengan masjid atau melalui Dinas Sosial yang dibagikan sesuai data DTKS,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>Lebih lanjut Wali Kota Dewanti mengimbau, bagi masyarakat Kota Batu yang ingin melakukan penyembelihan hewan kurban, diharap melakukan penyembelihan di RPH. Selain itu, masyarakat juga bisa melakukan penyembelihan di tempat-tempat tertentu yang sudah ditunjuk Pemkot Batu.</p>



<p>&#8220;Warga yang ingin menyembelih hewan kurban di desanya, boleh-boleh saja. Namun, harus dipastikan kondisi hewan dalam keadaan sehat. Namun untuk hewan kurban berupa sapi, kami sarankan di RPH. Karena sebelum disembelih, akan ada pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Kepala Bidang Peternakan dan Perikanan DPKP Kota Batu, Sri Nurcahyani Rahayu, mengatakan bahwa untuk lokasi utama pemotongan hewan kurban, sesuai dengan SE Menteri Agama, maka lokasi utamanya harus dilakukan di RPH. Apabila RPH tidak mencukupi, maka boleh dilakukan di tempat lain yang sudah direkomendasikan oleh Pemkot Batu melalui DPKP.</p>



<p>&#8220;Kami sudah memberikan rekomendasi untuk tempat pemotongan hewan kurban di Kota Batu. Totalnya, ada 92 titik lokasi. Secara keseluruhan, tersebar di setiap desa/kelurahan juga hampir di seluruh dusun di Kota Batu. Lokasi pemotongan itu, juga sudah di SK kan melalui SK Wali Kota,&#8221; terangnya. <strong>(bir/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">171632</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Kerumunan, RPH Surya Surabaya Buat Daftar Tunggu dan Persilahkan Melihat Penyembelihan</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-kerumunan-rph-surya-surabaya-buat-daftar-tunggu-dan-persilahkan-melihat-penyembelihan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Jul 2021 11:56:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Kerumunan]]></category>
		<category><![CDATA[penyembelihan]]></category>
		<category><![CDATA[RPH Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=148451</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya menggelar pemotongan hewan kurban sesuai protokol kesehatan (Prokes). Pemotongan itu, dilakukan mulai pukul 07.00. Sementara selama proses penyembelihan, pihak RPH pun memperbolehkan pemilik hewan kurban untuk melihatnya. &#8220;Sebelum disembelih, kita data sebelumnya. Jadi, masyarakat bawa kambing langsung di data. Untuk sementara, kalau hari ini kita batasi karena [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya menggelar pemotongan hewan kurban sesuai protokol kesehatan (Prokes). Pemotongan itu, dilakukan mulai pukul 07.00. Sementara selama proses penyembelihan, pihak RPH pun memperbolehkan pemilik hewan kurban untuk melihatnya.</p>



<p>&#8220;Sebelum disembelih, kita data sebelumnya. Jadi, masyarakat bawa kambing langsung di data. Untuk sementara, kalau hari ini kita batasi karena Prokes dan berjumlah 68 ekor sapi serta dimulai jam 07.00,&#8221; kata Plt Dirut RPH Surya, Muhammad Faiz, Selasa (20/07) tadi.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tiket-ka-angkutan-lebaran-2026-sudah-bisa-dipesan-dan-telah-terjual-31-persen">Tiket KA Angkutan Lebaran 2026 Sudah Bisa Dipesan dan Telah Terjual 31 Persen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-surabaya-perkuat-komitmen-program-mbg-berjalan-optimal-aman-dan-tepat-sasaran">Pemkot Surabaya Perkuat Komitmen Program MBG Berjalan Optimal, Aman dan Tepat Sasaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/libur-tahun-baru-imlek-pt-kai-daop-8-surabaya-layani-215-176-penumpang">Libur Tahun Baru Imlek, PT KAI Daop 8 Surabaya Layani 215.176 Penumpang</a></li>
</ul>


<p>Selain itu, untuk mencegah kerumunan, pemilik hewan kurban akan dipanggil sesuai nomor urutan. &#8220;Begitu selesai, pemilik sapi kita panggil sesuai nomor urutnya. Jadi,.kita batasi untuk pengunjungnnya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Masih menurut Faiz, hal ini dilakukan untuk mempermudahkan pemilik kurban, yang ingin melihat secara langsung proses pemotongan. Pihaknya telah mempersiapkan ruang tunggu, untuk pemilik hewan kurban tersebut.</p>



<p>&#8220;Masyarakat kita batasi untuk tunggu. Ruang tunggu yang kita siapkan menggunakan cctv. Ada layar televisi juga, agar masyarakat bisa melihat sembelihan. Saat dikemas, lalu dipanggil namanya, mau dibawa sendiri atau kita antar ke alamat, jadi betul kita melayani masyarakat, termasuk pengantaran tidak ada ongkir,&#8221; paparnya.</p>



<p>Sementara itu, telah ditemukan dua ekor sapi yang dibuang, dikarenakan terkontaminasi. Sebab, ditemukan cacing yang ada di hati.</p>



<p>&#8220;Kebanyakan paling banyak di hati, kalau dagingnya tidak masalah. Kalau dimasak, diatas 100 derajat dia mati,&#8221; terang Muhammad Faiz.</p>



<p>Salah satu warga, Bobby (37) yang juga daftar pemotongan satu ekor sapi miliknya, mengaku proses pemotongan di RPH sangat cepat.</p>



<p>&#8220;Saya yakin aja potong di RPH, sesuai protokol kesehatan dan terjamin halal juga. Serta cepat pemotongannya ada cctv, juga bisa melihat pemotongannya dan sangat cepat,&#8221; kata Bobby. <strong>(ade/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">148451</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penyembelihan Hewan Kurban, Pemkot Malang Putuskan Tiga Alternatif</title>
		<link>https://memontum.com/penyembelihan-hewan-kurban-pemkot-malang-putuskan-tiga-alternatif</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Jul 2021 06:46:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Hewan Kurban]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot malang]]></category>
		<category><![CDATA[penyembelihan]]></category>
		<category><![CDATA[Tiga Alternatif]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=148178</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dalam rangka persiapan Idul Adha di masa pandemi, Wali Kota Malang, Sutiaji, mengadakan rapat koordinasi (rakor) bersama beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Jumat (16/07). Rakor yang berlangsung di Gazebo Balaikota itu membahas rencana fasilitasi penyembelihan hewan kurban. Dikatakan Wali Kota Sutiaji, terdapat tiga alternatif yang akan ditempuh oleh Pemerintah Kota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dalam rangka persiapan Idul Adha di masa pandemi, Wali Kota Malang, Sutiaji, mengadakan rapat koordinasi (rakor) bersama beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Jumat (16/07). Rakor yang berlangsung di Gazebo Balaikota itu membahas rencana fasilitasi penyembelihan hewan kurban. Dikatakan Wali Kota Sutiaji, terdapat tiga alternatif yang akan ditempuh oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang perihal kegiatan pemotongan hewan kurban.</p>



<p>&#8220;Pertama kita akan mengidentifikasi berapa jumlah masjid yang melaksanakan penyembelihan hewan kurban. Dari total sekitar 630 masjid, nanti berapa yang melaksanakan di tanggal 21,22, maupun 23 Juli,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>Jika menggunakan fasilitas Rumah Potong Hewan (RPH), dikatakan Sutiaji, dalam tiga hari mampu menyembelih sekitar 680 ekor sapi. Dengan biaya Rp300 ribu per ekor sapi, dimana tarif tersebut telah disubsidi, sebelumnya sebesar Rp725 ribu.</p>



<p>&#8220;Nanti setelah disembelih di RPH, biar masing-masing takmir masjid yang membagi-bagi. Mereka mendistribusikan ke rumah masing-masing orang yang membutuhkan,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Selanjutnya, alternatif kedua adalah melakukan penyembelihan massal di fasilitas umum (fasum) milik Pemkot Malang.</p>



<p>&#8220;Langkah ini untuk memfasilitasi saudara-saudara kita yang tidak mendapat kuota penyembelihan di RPH. Dan mengapa mengambil tempat di fasum Pemkot, karena itu milik kita sendiri. Jadi penanggung jawab maupun perawatan seandainya terjadi apa-apa kan kita sendiri yang menanggung,&#8221; paparnya.</p>



<p>Alternatif terakhir adalah pihak panitia penyembelihan hewan kurban boleh melakukan secara mandiri, asalkan sesuai ketentuan yang tercantum dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Nomor 41 Tahun 2021.</p>



<p>&#8220;Bagi tempat-tempat ibadah yang melakukan penyembelihan silahkan, tapi harus sesuai SE. Panitia harus swab antigen 2&#215;24 jam dan sudah divaksin,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Sutiaji menjelaskan bahwa ada toleransi hasil negatif swab antigen, tidak 1&#215;24 jam. Pasalnya, ia memprediksi akan ada keterbatasan untuk analisa. &#8220;Jadi saya harap panitia tidak terpapar virus Covid-19. Terlebih, tidak menjadi orang yang menularkan Covid-19,&#8221; beber Sutiaji. <strong>(hms/mus/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">148178</post-id>	</item>
		<item>
		<title>FKH UB Totalitas Perketat Kesehatan Hewan Kurban, Terapkan Pelaporan Online</title>
		<link>https://memontum.com/fkh-ub-totalitas-perketat-kesehatan-hewan-kurban-terapkan-pelaporan-online</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Aug 2019 12:14:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[fkhub]]></category>
		<category><![CDATA[hewankurban]]></category>
		<category><![CDATA[penyembelihan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/89712-fkh-ub-totalitas-perketat-kesehatan-hewan-kurban-terapkan-pelaporan-online</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dalam pelepasan petugas pemeriksa kesehatan hewan kurban tahun 2019 di berbagai daerah di Jawa Timur, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya (FKH UB) akan menggunakan sistem pelaporan online dalam pemantauan pelaksanaan pemotongan hewan kurban. Selain Malang Raya, petugas pemeriksa kesehatan hewan kurban juga diterjunkan ke Kota Mojokerto, Lamongan, Blitar, Pasuruan dan beberapa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Dalam pelepasan petugas pemeriksa kesehatan hewan kurban tahun 2019 di berbagai daerah di Jawa Timur, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya (FKH UB) akan menggunakan sistem pelaporan online dalam pemantauan pelaksanaan pemotongan hewan kurban. Selain Malang Raya, petugas pemeriksa kesehatan hewan kurban juga diterjunkan ke Kota Mojokerto, Lamongan, Blitar, Pasuruan dan beberapa lokasi dimana dokter hewan dan mahasiswa FKH UB berdomisili.</p>
<p>&#8220;Pemeriksaan hewan kurban rutin dilakukan FKH UB sejak 2008 silam di beberapa titik, dimulai dari Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu. Bahkan, beberapa tahun terakhir sudah ada tambahan lokasi, yakni di Kota Mojokerto, Lamongan, Blitar dan Pasuruan. Ada juga dari domisili petugas dokter hewan, dosen dan mahasiswa FKH UB,&#8221; jelas Wakil Dekan Bidang akademik, drh Dyah Ayu Oktavianie MAP, Biotech.</p>
<p><div id="attachment_89713" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-89713" decoding="async" class="size-full wp-image-89713" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG_9083-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Rektor UB sematkan jas tenaga kesehatan, simbol pelepasan petugas pemeriksa kesehatan hewan kurban tahun 2019. (rhd)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG_9083-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG_9083-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG_9083-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG_9083-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG_9083-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-89713" class="wp-caption-text"><strong>Rektor UB sematkan jas tenaga kesehatan, simbol pelepasan petugas pemeriksa kesehatan hewan kurban tahun 2019. (rhd)</strong></p></div></p>
<p>FKH UB bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bagian Peternakan Kota Malang untuk memeriksa dan memantau kondisi kesehatan hewan kurban. Untuk petugas dari FKH UB akan terjun ke lapangan pada H-1 Idul Adha. Apabila ditemukan kondisi hewan kurban yang tidak sehat, akan dilaporkan di Dinas terkait.</p>
<p>&#8220;Nantinya, apabila ada masalah terkait hewan kurban, petugas bakal melapor ke Dinas Pertanian dalam hal ini bidang peternakan terkait di daerahnya masing-masing. Petugas kami ada mahasiswa sarjana berjumlah 498, profesi dokter hewan 270 dan dosen 38. Akan kami terjunkan ke Malang, Batu, Mojokerto, Lamongan, dan lainnya. Di Malang dan Batu ada 80 titik dan wilayah sekitarnya ada 40 titik jadi total 120 titik,&#8221; jelas Dyah Ayu, mendampingi Dekan FKH UB, Dr Ir Sudarminto Setyo Yuwono M App Sc.</p>
<p>Dalam pelaporannya, nantinya FKH UB akan menggunakan sistem pelaporan online untuk memudahkan petugas melaporkan kondisi di lapangan. Sehingga ketika suatu daerah mengirimkan data, jadi lebih mudah.</p>
<p>&#8220;Nantinya, database tersebut bisa digunakan sebagai bahan pembelajaran yang diambil berdasarkan kasus. Bukan lagi sekedar tatap muka dari teori. Akan kami buat form untuk mengisi data kasus yang ditemukan pada saat pemeriksaan berikut juga foto hewan kurban dan data lain yang diperlukan,&#8221; beber Dekan FKH UB, Dr Ir Sudarminto Setyo Yuwono M App Sc, saat melepas petugas pemeriksa kesehatan hewan kurban tahun 2019, di gedung UKM UB, Senin (5/8/2019).</p>
<p>Penggunaan sistem pelaporan online ini untuk memudahkan para petugas baik mahasiswa maupun dosen yang ditugaskan di daerah asalnya.</p>
<p>&#8220;Tak hanya di Malang, karena mahasiswa juga dari beberapa daerah di Indonesia. Ada di luar Jawa dan lainnya. Harapannya, cakupan pemeriksaan kami ada di seluruh Indonesia sesuai dengan asal mahasiswa FKH,&#8221; tandas Sudarminto.</p>
<p>Sementara dalam workshop, diberikan pembekalan tentang bagaimana teknik pemeriksaan hewan kurban secara syar&#8217;i, penyembelihan hewan dan halal center. Dan mengidentifikasi kelainan-kelainan yang ada pada hewan kurban.</p>
<p>&#8220;Kami memberikan materi penyembelihan hewan kurban syar&#8217;i sesuai syariah Islam sehingga nanti benar-benar dipastikan kehalalannya. Selain penyembelihan yang sesuai kode etik kedokteran hewan, kami juga berikan cara menjinakkan hewan sebelum disembelih,&#8221; tambah Dyah Ayu. <strong>(adn/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">89712</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
