<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>perajin tempe &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/perajin-tempe/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 28 May 2021 12:42:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>perajin tempe &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Harga Kedelai Naik, Ini Tanggapan Kepala DKUPP</title>
		<link>https://memontum.com/harga-kedelai-naik-ini-tanggapan-kepala-dkupp</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 May 2021 12:42:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[DKUPP Kota Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[perajin tempe]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=143636</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Pemerintah terus berupaya mencari solusi atas melambungnya harga kedelai di pasaran. Butuh strategi yang tepat untuk membantu menekan harga kedelai impor. Operasi pasar nyaris tidak mungkin dilakukan mengingat harga produsen sudah cukup tinggi. Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kota Probolinggo, Fitriawati, mengatakan langkah kami akan meninjau langsung untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Pemerintah terus berupaya mencari solusi atas melambungnya harga kedelai di pasaran. Butuh strategi yang tepat untuk membantu menekan harga kedelai impor. Operasi pasar nyaris tidak mungkin dilakukan mengingat harga produsen sudah cukup tinggi.</p>



<p>Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kota Probolinggo, Fitriawati, mengatakan langkah kami akan meninjau langsung untuk memastikan kebutuhan para produsen tempe yang ada di wilayah Kelurahan Sumbertaman Kecamatan Wonoasih Kota Probolinggo.</p>



<p><strong><span style="text-decoration: underline">Baca juga:</span></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hari-kedua-pencarian-jenazah-bocah-hanyut-di-sungai-kasin-berhasil-ditemukan">Hari Kedua Pencarian, Jenazah Bocah Hanyut di Sungai Kasin Berhasil Ditemukan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bocah-6-tahun-dilaporkan-hanyut-di-sungai-kasin-kota-malang">Bocah 6 Tahun Dilaporkan Hanyut di Sungai Kasin Kota Malang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/6-kali-beraksi-di-kedungkandang-residivis-curanmor-kota-malang-berhasil-dibekuk">6 Kali Beraksi di Kedungkandang, Residivis Curanmor Kota Malang Berhasil Dibekuk</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Kami akan berkoordinasi dengan pihak propinsi dan memastikan bahwa memang harga sejak dari produsen sudah tinggi. Mereka menginginkan adanya bantuan, ini yang perlu kita tindaklanjuti,” terangnya, Jumat (28/05) tadi.</p>



<p>Kemudian, tambahnya, untuk mengakomodasi permintaan subsidi, pihaknya akan mencari langkah. &#8220;Kalaupun operasi pasar, harga bahan baku saja sudah Rp 10 ribu dari produsen. Kami akan berkoordinasi dengan propinsi,” bebernya.</p>



<p>Fitriawati menambahkan, penyebab kenaikan harga kedelai mahal dikarenakan permintaan kedelai global meningkat, selain itu produsen terbesar kedelai dunia adalah negara Amerika yg pada saat ini belum memasuki musim panen kedelai. Amerika pemasok kedelai dunia terbesar hampir 80 sampai 90 persen</p>



<p>“Banyak kapal besar baik dari Tiongkok maupun negara maju lain tidak bisa mengangkut produksi kedelai karena adanya pembatasan dan syarat yang ketat di masa pandemi Covid-19,hal ini yang menyebabkan harga kedelai impor naik yang bisa mempengaruhi harga kedelai ditingkat nasional hingga ketingkat konsumen,” imbuhnya.</p>



<p>Sementara untuk produksi kedelai lokal, tidak tinggi. Para produsen tempe, juga lebih suka produk impor karena dianggap lebih baik kualitasnya. &#8220;Selain itu produksi dalam negeri tidak sebanding dengan biaya pertanian,” jelasnya.</p>



<p>Seperti diberitakan sebelumnya, melonjaknya harga kedelai dari Rp 8 ribu per kilogram menjadi Rp 10 ribu per kilogram dalam sepekan terakhir membuat puluhan pembuat tempe rumahan di Kampung Tempe Kelurahan Sumbertaman, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo meradang.</p>



<p>&#8220;Yang jelas dengan naiknya harga kedelai tersebut membuat penghasilan kita menurun. Sekarang jangan mikir untungnya bisa makan saja sudah alhamdulilah,&#8221; kata salah satu pembuat tempe rumahan di Kampung Tempe Rt02 Rw02 Kelurahan Sumbertaman, Haryanto.</p>



<p>Haryanto menambahkan, bahwa kedelai yang mengalami kenaikan tersebut adalah kedelai impor, Itu yang naik adalah kedelai dari luar kita pakai kedelai impor karena hasil tempe nya bagus sementara untuk kedelai lokal hasil tempe kurang bagus.</p>



<p>&#8220;Jadi meskipun harga kedelai naik kita tetap produksi karena itu menjadi satu satunya mata pencaharian kami, Meskipun untungnya hanya cukup buat makan,&#8221; ujar Haryanto.<strong> (geo/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">143636</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Harga Kedelai Naik, Home Industri Kampung Tempe Meradang</title>
		<link>https://memontum.com/harga-kedelai-naik-home-industri-kampung-tempe-meradang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 May 2021 08:52:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kedelai mahal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[perajin tempe]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=143586</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Melonjaknya harga kedelai dari Rp 8 ribu per kilogram menjadi Rp 10 ribu per kilogram dalam sepekan terakhir membuat puluhan pembuat tempe rumahan di Kampung Tempe Kelurahan Sumbertaman, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo meradang. &#8220;Yang jelas dengan naiknya harga kedelai tersebut membuat penghasilan kita menurun. Sekarang jangan mikir untungnya bisa makan saja sudah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Melonjaknya harga kedelai dari Rp 8 ribu per kilogram menjadi Rp 10 ribu per kilogram dalam sepekan terakhir membuat puluhan pembuat tempe rumahan di Kampung Tempe Kelurahan Sumbertaman, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo meradang.</p>



<p>&#8220;Yang jelas dengan naiknya harga kedelai tersebut membuat penghasilan kita menurun. Sekarang jangan mikir untungnya bisa makan saja sudah alhamdulilah,&#8221; kata Salah satu pembuat tempe rumahan di Kampung Tempe RT 02 RW 02 Kelurahan Sumbertaman, Haryanto.</p>



<p><strong><span style="text-decoration: underline">Baca juga:</span></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hari-kedua-pencarian-jenazah-bocah-hanyut-di-sungai-kasin-berhasil-ditemukan">Hari Kedua Pencarian, Jenazah Bocah Hanyut di Sungai Kasin Berhasil Ditemukan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bocah-6-tahun-dilaporkan-hanyut-di-sungai-kasin-kota-malang">Bocah 6 Tahun Dilaporkan Hanyut di Sungai Kasin Kota Malang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/6-kali-beraksi-di-kedungkandang-residivis-curanmor-kota-malang-berhasil-dibekuk">6 Kali Beraksi di Kedungkandang, Residivis Curanmor Kota Malang Berhasil Dibekuk</a></li>
</ul>


<p>Haryanto menambahkan bahwa kedelai yang mengalami kenaikan tersebut adalah kedelai impor, Itu yang naik adalah kedelai dari luar kita pakai kedelai impor karena hasil tempenya bagus sementara untuk kedelai lokal hasil tempe kurang bagus.</p>



<p>&#8220;Jadi meskipun harga kedelai naik kita tetap produksi karena itu menjadi satu satunya mata pencaharian kami, Meskipun untungnya hanya cukup buat makan,&#8221; ujarnya, Jumat (28/05).</p>



<p>Sementara Penggagas berdirinya Kampung Tempe Kelurahan Sumbertaman, Rebudi, berharap ada campur tangan dari pemerintah agar harga kedelai kembali stabil.</p>



<p>&#8220;Para pejual tempe masih bisa bertahan disituasi pandemi seperti ini saja sudah bagus malah sekarang dihantam harga kedelai yang melonjak tinggi semoga pemerintah cepat tanggap apa yang menjadi keluhan pembuat tempe rumahan ini,&#8221; ungkap Budi</p>



<p>Lebih lanjut pria yang juga menjadi Ketua Rw setempat ini menegaskan bahwa untuk tempe yang beredar di Wilayah Probolinggo dan sekitarnya sebagian besar berasal dari Kampung Tempe Kelurahan Sumbertaman.</p>



<p>&#8220;Di Kampung Tempe sendiri yang masuk dalam wilayah Rw 2 kurang lebih ada sekitar 90 an pengrajin tempe belum lagi dari di Rw lain, makanya sebutan kampung tempe ini disematkan pada Kelurahan Sumbertaman,&#8221; jelas Rebudi. <strong>(geo/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">143586</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
