<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>perawatan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/perawatan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 27 Apr 2026 13:00:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>perawatan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bersihkan Halte Jalan Kertanegara, Dishub Kota Malang Sebut Anggaran Perawatan Terkendala</title>
		<link>https://memontum.com/bersihkan-halte-jalan-kertanegara-dishub-kota-malang-sebut-anggaran-perawatan-terkendala</link>
					<comments>https://memontum.com/bersihkan-halte-jalan-kertanegara-dishub-kota-malang-sebut-anggaran-perawatan-terkendala#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[bersihkan]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[kertanegara,]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[perawatan]]></category>
		<category><![CDATA[terkendala]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232002</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang melakukan aksi bersih-bersih halte yang ada di Jalan Kertanegara, Senin (27/04/2026) tadi. Kegiatan tersebut dilakukan, sebagai bentuk tanggung jawab pemeliharaan fasilitas transportasi publik di tengah banyaknya halte yang dinilai kurang terawat. Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, mengatakan bahwa kegiatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang melakukan aksi bersih-bersih halte yang ada di Jalan Kertanegara, Senin (27/04/2026) tadi. Kegiatan tersebut dilakukan, sebagai bentuk tanggung jawab pemeliharaan fasilitas transportasi publik di tengah banyaknya halte yang dinilai kurang terawat.</p>



<p>Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, mengatakan bahwa kegiatan itu turut dipicu aksi komunitas yang sebelumnya melakukan bersih-bersih halte secara mandiri. Namun, dirinya menegaskan bahwa pemeliharaan halte tetap menjadi kewajiban dari Pemkot Malang.</p>



<p>“Tidak bisa dipungkiri, kemarin ada komunitas yang bersih-bersih dan itu menjadi trigger. Tetapi ini memang tanggung jawab kami juga karena kondisinya memang perlu dibersihkan,” ujar Jaya-sapaannya.</p>



<p>Menurutnya, memang kondisi halte sebelum dibersihkan cukup memprihatinkan, karena dipenuhi sampah serta vandalisme. Secara keseluruhan, terdapat sekitar 37 halte di Kota Malang, yang hampir semuanya membutuhkan pembersihan rutin. Hanya saja, ada satu halte di kawasan Gadang yang mengalami kerusakan berat hingga harus dirobohkan karena membahayakan pengguna jalan.</p>



<p>&#8220;Struktur rangka halte yang ada di Kawasan Gadang itu telah keropos dan hanya tersisa sekitar 25 persen kondisi layak. Sehingga, kami robohkan supaya tidak menimbulkan kecelakaan. Banyak halte secara fisik masih berdiri, tapi rangkanya sebenarnya sudah keropos,” jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Jaya mengakui, bila keterbatasan anggaran menjadi tantangan utama dalam perawatan fasilitas halte. Saat ini, Dishub Kota Malang hanya mampu melakukan pembersihan dasar seperti mengangkut sampah, membersihkan tanaman liar, serta merapikan area sekitar halte.</p>



<p>&#8220;Tidak ada anggaran khusus untuk kegiatan bersih-bersih halte. Pemeliharaan dilakukan sebagai bagian dari tugas pokok dan fungsi (Tusi) Dishub melalui kolaborasi Bidang Angkutan dan Bidang Lalu Lintas,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Jaya berharap, ke depan bisa melakukan pembersihan ke halte lain secara bertahap. Karena halte saat ini lebih banyak dimanfaatkan secara pasif, seperti tempat berteduh saat hujan atau panas dan titik menunggu jemputan. Sementara, untuk naik turun penumpang angkutan umum masih terbatas.</p>



<p>“Halte akan benar-benar dibutuhkan ketika masyarakat menjadikan angkutan umum sebagai kebutuhan utama. Sekarang angkutan umum masih dianggap pelengkap,” katanya.</p>



<p>Terpisah, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa beberapa halte yang ada memang saat ini digunakan untuk layanan Trans Jatim. Itu menurutnya, merupakan kewenangan dari Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur.</p>



<p>&#8220;Kesepakatannya memang Trans Jatim itu kan dari Dishub Provinsi, sehingga mereka akan memperbaiki. Nanti kita koordinasikan lagi dengan Dishub Provinsi,&#8221; imbuh Wali Kota Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/bersihkan-halte-jalan-kertanegara-dishub-kota-malang-sebut-anggaran-perawatan-terkendala/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232002</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DLH Kota Malang Salurkan 3.192 Bibit Tanaman Ke 57 Kelurahan dan Tekankan Pentingnya Perawatan</title>
		<link>https://memontum.com/dlh-kota-malang-salurkan-3-192-bibit-tanaman-ke-57-kelurahan-dan-tekankan-pentingnya-perawatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Nov 2025 06:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pentingnya]]></category>
		<category><![CDATA[perawatan]]></category>
		<category><![CDATA[salurkan]]></category>
		<category><![CDATA[tanaman]]></category>
		<category><![CDATA[tekankan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227794</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, menyalurkan ribuan bibit tanaman untuk 57 kelurahan di Kota Malang, saat apel Halaman Balai Kota Malang, Senin (17/11/2025) tadi. Plh Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang, menyampaikan bahwa penyaluran bibit itu dilakukan sebagai bagian dari program Ngalam Seger dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, menyalurkan ribuan bibit tanaman untuk 57 kelurahan di Kota Malang, saat apel Halaman Balai Kota Malang, Senin (17/11/2025) tadi.</p>



<p>Plh Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang, menyampaikan bahwa penyaluran bibit itu dilakukan sebagai bagian dari program Ngalam Seger dan sesuai arahan Wali Kota Malang. Kegiatan itu, juga untuk meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.</p>



<p>“Bersamaan dengan apel Senin, DLH Kota Malang menyalurkan bantuan bibit untuk 57 kelurahan. Masing-masing mendapatkan 56 bibit berbagai jenis tanaman,” ujar Raymond.</p>



<p>Untuk jenis bibit yang dibagikan cukup beragam, mulai dari tanaman buah hingga tanaman hias dan pelindung, antara lain, buni, juwed, kelengkeng, mangga, belimbing, menteng, genitri, matoa, sukun, durian, tanjung, jacaranda dan bungur. Dengan total, ada 3.192 bibit yang disalurkan ke kelurahan.</p>



<p>&#8220;Ada beberapa OPD juga yang minta, nanti kita usulkan untuk bibit tersebut,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kemudian, ditambahkannya bahwa jenis pohon tersebut disesuaikan dengan kondisi wilayah masing-masing. “Jika lurah membutuhkan pohon pelindung, DLH siap menyediakan. Persediaan bibit di DLH masih ribuan dan siap tanam,” katanya.</p>



<p>Raymond berharap, para lurah menyalurkan bibit tersebut kepada warga yang telah ditunjuk, sekaligus memastikan bibit tersebut tidak hanya ditanam, tetapi juga dirawat. “Apalagi kalau tanaman produksi, hasilnya tidak instan. Buahnya bisa muncul setelah 4–5 tahun. Kami harap lurah menyampaikan hal ini kepada masyarakat,” lanjutnya.</p>



<p>Sementara itu, Sekda Kota Malang, Erik Setyo Santoso, mengingatkan bahwa keberhasilan program penanaman pohon tidak hanya ditentukan oleh banyaknya bibit yang ditanam, tetapi juga komitmen dalam merawatnya. “Yang paling penting adalah sustainability. Kita sering melakukan gerakan tanam pohon, tetapi yang harus diperjuangkan adalah perawatannya,” tegas Sekda Erik.</p>



<p>Dirinya juga menyebut, bahwa manfaat nyata dari perawatan pohon baru akan tampak setelah empat hingga lima tahun ke depan. “Kalau benar-benar dirawat, pohon akan memberi manfaat besar bagi Kota Malang. Mulai dari kualitas udara, manfaat hasil buah, hingga menjadi bagian strategi pengurangan genangan,” imbuh Sekda Erik. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227794</post-id>	</item>
		<item>
		<title>15 Korban Kapal Karam di Malabero Bengkulu Masih Jalani Perawatan di RSHD</title>
		<link>https://memontum.com/15-korban-kapal-karam-di-malabero-bengkulu-masih-jalani-perawatan-di-rshd</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 May 2025 14:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bengkulu]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[jalani]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[malabero]]></category>
		<category><![CDATA[perawatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221961</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bengkulu &#8211; Sejumlah korban kapal karam di Pantai Malabero Bengkulu, masih terus menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Harapan dan Doa (RSHD) Kota Bengkulu, Minggu (11/05/2025) malam. Terkonfirmasi, ada sebanyak 17 orang yang dibawa ke RSHD. Diantaranya, 15 orang hingga kini masih menjalani perawatan dan 2 orang lainnya di nyatakan meninggal dunia saat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Bengkulu</strong> &#8211; Sejumlah korban kapal karam di Pantai Malabero Bengkulu, masih terus menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Harapan dan Doa (RSHD) Kota Bengkulu, Minggu (11/05/2025) malam.</p>



<p>Terkonfirmasi, ada sebanyak 17 orang yang dibawa ke RSHD. Diantaranya, 15 orang hingga kini masih menjalani perawatan dan 2 orang lainnya di nyatakan meninggal dunia saat kejadian.</p>



<p>“15 orang yang dinyatakan selamat kini sudah membaik. Mereka sedang di rawat jalan di RSHD. Untuk yang meninggal dunia (MD) sudah dikonfirmasi pihak keluarga dan akan diproses dibawa pulang, karena mereka bukan berasal dari Kota Bengkulu,” kata Plh Direktur RSHD, Meidi Fazirin.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkannya, bahwa pihaknya akan optimal menangani korban yang selamat. “Sudah kita sampaikan, jika ada keluhan pada korban, agar langsung segera laporkan kepada petugas,” jelasnya.</p>



<p>Diperoleh informasi, bahwa musibah kapal karam itu berlangsung, saat rombongan hendak bertolak dari Pulau Tikus. Namun saat perjalanan pulang menuju daratan, kapal dihantam gelombang besar yang disusul oleh hembusan angin kencang. Akibatnya, mesin kapal mati mendadak dan perlahan-lahan oleng sebelum akhirnya terbalik dan tenggelam. <strong>(ip/bkl/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221961</post-id>	</item>
		<item>
		<title>3 Dekade Tak Dijamah Perawatan, Jalan Dusun Bulukubung Lumajang Digelontor Rp 1 Miliar</title>
		<link>https://memontum.com/3-dekade-tak-dijamah-perawatan-jalan-dusun-bulukubung-lumajang-digelontor-rp-1-miliar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Apr 2025 06:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bulukubung]]></category>
		<category><![CDATA[dekade]]></category>
		<category><![CDATA[digelontor]]></category>
		<category><![CDATA[dijamah]]></category>
		<category><![CDATA[miliar]]></category>
		<category><![CDATA[perawatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221084</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang akan memulai pembangunan jalan beton di Dusun Bulukubung, Desa Kalisemut, Kecamatan Padang, yang dijadwalkan akhir Juni 2025 mendatang. Rencana pengerjaan ini, tentunya menjadi angin segar bagi warga yang telah menanti perbaikan selama lebih dari tiga dekade. Sekedar diketahui, jalan sepanjang sekitar 1,4 kilometer ini telah mengalami kerusakan parah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang akan memulai pembangunan jalan beton di Dusun Bulukubung, Desa Kalisemut, Kecamatan Padang, yang dijadwalkan akhir Juni 2025 mendatang. Rencana pengerjaan ini, tentunya menjadi angin segar bagi warga yang telah menanti perbaikan selama lebih dari tiga dekade.</p>



<p>Sekedar diketahui, jalan sepanjang sekitar 1,4 kilometer ini telah mengalami kerusakan parah selama 30 tahun terakhir dan menjadi keluhan utama masyarakat. Melalui program pembangunan infrastruktur berkelanjutan, Pemkab Lumajang mengalokasikan anggaran lebih dari Rp 1 miliar, untuk membangun jalan dengan rabat beton yang kokoh dan tahan lama.</p>



<p>Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengatakan bahwa pembangunan jalan akan dimulai setelah seluruh tahapan perencanaan selesai. &#8220;Insyaallah, akhir Juni ini akan dimulai pembangunannya. Saat ini, sementara masih tahap perencanaan. Anggaran yang disiapkan lebih dari Rp 1 miliar dan untuk panjang sekitar 1,4 kilometer,&#8221; terang Bunda Indah-sapaan akrab Bupati Lumajang, Minggu (13/04/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Rencana pembangunan jalan beton ini, tambahnya, tidak hanya bertujuan meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Namun, diharapkan juga dapat mempercepat mobilitas masyarakat dan menggerakkan roda perekonomian lokal. Dengan infrastruktur jalan yang lebih baik, diharapkan akses masyarakat ke pusat-pusat kegiatan ekonomi, pendidikan dan layanan publik menjadi lebih mudah. Hal ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Lumajang dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkeadilan.</p>



<p>&#8220;Jalan ini telah rusak selama 30 tahun dan kini kita bersyukur akan segera diperbaiki. Semoga pembangunan ini membawa dampak positif bagi masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah ini,&#8221; tambah Bunda Indah. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221084</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Heboh, Duel Carok Diduga Akibat Asmara di Lumajang Sebabkan Satu Orang Jalani Perawatan Serius</title>
		<link>https://memontum.com/heboh-duel-carok-diduga-akibat-asmara-di-lumajang-sebabkan-satu-orang-jalani-perawatan-serius</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Jan 2025 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[akibat]]></category>
		<category><![CDATA[asmara]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[heboh !]]></category>
		<category><![CDATA[jalani]]></category>
		<category><![CDATA[perawatan]]></category>
		<category><![CDATA[sebabkan]]></category>
		<category><![CDATA[serius]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218127</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Duel carok terjadi di Desa Sumberpetung, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Minggu (05/01/2025) tadi. Kejadian ini, pun membuat heboh karena viral di media sosial. Diperoleh informasi, peristiwa carok ini melibatkan Solikin, warga setempat melawan Herman, warga Desa Ranu Bedali Ranuyoso. Peristiwa ini, hingga membuat seorang korban harus dilarikan ke rumah sakit RSUD dr [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Duel carok terjadi di Desa Sumberpetung, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Minggu (05/01/2025) tadi. Kejadian ini, pun membuat heboh karena viral di media sosial.</p>



<p>Diperoleh informasi, peristiwa carok ini melibatkan Solikin, warga setempat melawan Herman, warga Desa Ranu Bedali Ranuyoso. Peristiwa ini, hingga membuat seorang korban harus dilarikan ke rumah sakit RSUD dr Haryoto Lumajang, karena mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam jenis celurit di bagian paha.</p>



<p>Kapolsek Ranuyoso Polres Lumajang, AKP Imam Soepardi, ketika dikonfirmasi Memontum.com via sambungan telepon membenarkan peristiwa carok ini. &#8220;Pelaku masih lidik,&#8221; ungkapnya singkat kepada memontum.com, Minggu (05/01/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dikonfirmasi lebih lanjut apakah kejadian ini meregut korban jiwa,</p>



<p>Ditanya mengenai kronologis pasti pemicu carok dan apakah dalam peristiwa ini mengakibatkan korban jiwa, Kapolsek hanya menjelaskan bahwa akibat carok itu, ada yang harus dilarikan ke rumah sakit. &#8220;Tadi dirawat di RSU. Masih bernapas,&#8221; ujarnya melalui pesan WhatsApp (WA).</p>



<p>Meski kejadian ini masih didalami petugas, namun kabar peristiwa itu menyebar secara berantai di pesan WhatsApp. Muncul dugaan, pemicu duel carok adalah urusan asmara terlarang. &#8220;Minggu 05 januari 2025 sekitar jam 07.30 wib telah terjadi duel carok antara Solikin vs Herman di Dusun Gunung Cilik, Desa Sumberpetung. Info sementara terkait asmara,&#8221; tulis netizen, di hari yang sama. <strong>(adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218127</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pastikan Senpi dalam Kondisi Baik, Rutan Situbondo Lakukan Pengecekan dan Perawatan</title>
		<link>https://memontum.com/pastikan-senpi-dalam-kondisi-baik-rutan-situbondo-lakukan-pengecekan-dan-perawatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Sep 2024 04:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[kondisi]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[pastikan]]></category>
		<category><![CDATA[pengecekan]]></category>
		<category><![CDATA[perawatan]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214155</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Situbondo Kanwil Kemenkumham Jatim, melalui jajaran staf keamanan melakukan perawatan dan pemeriksaan senjata api (Senpi), Sabtu (14/09/2024) tadi. Proses pemeriksaan itu, dilakukan petugas di Ruang KPR Rutan Situbondo. Kepala Rutan Situbondo, Rudi Kristiawan, mengatakan bahwa perawatan Senpi yang dilakukan, dimulai dengan mengecek bagian luar body Senpi. Kemudian, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Situbondo Kanwil Kemenkumham Jatim, melalui jajaran staf keamanan melakukan perawatan dan pemeriksaan senjata api (Senpi), Sabtu (14/09/2024) tadi. Proses pemeriksaan itu, dilakukan petugas di Ruang KPR Rutan Situbondo.</p>



<p>Kepala Rutan Situbondo, Rudi Kristiawan, mengatakan bahwa perawatan Senpi yang dilakukan, dimulai dengan mengecek bagian luar body Senpi. Kemudian, dilanjutkan dengan membongkar Senpi untuk memeriksa seluruh isi dari komponen-komponen Senpi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Hal ini perlu dilakukan secara teliti, agar seluruh bagian dari Senpi tidak luput dari pengecekan,&#8221; katanya.</p>



<p>Ditambahkannya, perawatan dan pemeliharaan Senpi, ini sifatnya rutin dilakukan. Tujuannya, agar senjata api dan amunisi dalam kondisi lengkap dan baik. Sehingga, dapat menunjang keamanan di dalam Rutan Situbondo.</p>



<p>“Perawatan dan pemeliharaan terhadap senjata api maupun amunisi, ini merupakan hal yang wajib dilakukan. Karena ini menjadi salah satu kunci menjaga kondisi senjata api selalu siap siaga kapanpun dibutuhkan,&#8221; papar Rudi. <strong>(her/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214155</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pasar Besar Malang Disiapkan Anggaran Rp 1 Miliar untuk Perawatan</title>
		<link>https://memontum.com/pasar-besar-malang-disiapkan-anggaran-rp-1-miliar-untuk-perawatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jan 2024 13:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[disiapkan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[miliar]]></category>
		<category><![CDATA[perawatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=204048</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pasar Besar Malang (PBM) bakal mendapatkan anggaran sebesar Rp 1 miliar, untuk perbaikan (perawatan, red) pasar. Alokasi itu, rencananya diberikan dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2024. Hal itu, dikatakan oleh Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, Rabu (03/01/2024) tadi. Menurut Eko, perbaikan itu nantinya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Pasar Besar Malang (PBM) bakal mendapatkan anggaran sebesar Rp 1 miliar, untuk perbaikan (perawatan, red) pasar. Alokasi itu, rencananya diberikan dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2024. Hal itu, dikatakan oleh Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, Rabu (03/01/2024) tadi.</p>



<p>Menurut Eko, perbaikan itu nantinya meliputi perbaikan atap, talang air dan sistem drainase yang sudah rusak. Hal itu dilakukan, berdasarkan keluhan yang diterima dari para pedagang PBM.</p>



<p>“Untuk tahun ini, Pasar Besar Malang dialokasikan anggaran sekitar Rp 1 miliar untuk perbaikan, terutama soal drainasenya,” ujar Eko.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk pengerjaan perbaikan khususnya pada drainase tersebut, menurutnya akan direalisasikan sekitar April 2024 mendatang. Tentunya, diharapkan dengan adanya perbaikan itu bisa memberikan rasa aman dan nyaman pada para pedagang maupun pengunjung pasar.</p>



<p>“Karena drainase yang kurang berfungsi di kawasan PBM itu membuat kawasan pasar diluapi air hujan ketika musim penghujan datang. Maka nanti di bulan empat kita lakukan perbaikan,” ucapnya.</p>



<p>Kemudian, ditambahkan jika perbaikan dan perawatan tersebut sudah disepakati untuk dilakukan tahun ini. Para pedagang pun juga sudah diinformasikan agar bersiap untuk adanya kegiatan perbaikan.</p>



<p>Meski begitu untuk jangka panjangnya, konsep revitalisasi lebih besar masih perlu ditata ulang. Karena Pemkot Malang masih tetap mengupayakan alokasi anggaran berasal dari pusat atau kementerian. &#8220;Masih diupayakan untuk revitalisasi dalam skala besar. Prosesnya agak panjang,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">204048</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dua Warga Kota Malang Terlibat Carok, Satu Meninggal dan Satu Jalani Perawatan</title>
		<link>https://memontum.com/dua-warga-kota-malang-terlibat-carok-satu-meninggal-dan-satu-jalani-perawatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Oct 2023 06:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Carok]]></category>
		<category><![CDATA[jalani]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[perawatan]]></category>
		<category><![CDATA[terlibat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=200099</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Agus Tomy (45), warga Jalan K H Malik Dalam, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, tewas usai duel carok melawan AA alias Bandil (23), warga Jalan KH Malik Dalam, Kecamatan Kedungkandang. Keduanya terlibat saling adu bacok, saat berada di rumah salah seorang warga setempat, Kamis (19/10/2023) sekitar pukul 16.30. Akibat dari kejadian itu, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Agus Tomy (45), warga Jalan K H Malik Dalam, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, tewas usai duel carok melawan AA alias Bandil (23), warga Jalan KH Malik Dalam, Kecamatan Kedungkandang. Keduanya terlibat saling adu bacok, saat berada di rumah salah seorang warga setempat, Kamis (19/10/2023) sekitar pukul 16.30.</p>



<p>Akibat dari kejadian itu, Agus Tomi meninggal dengan luka bacok di leher dan dada. Sedangkan AA, mengalami luka di kepala dan mendapat perawatan di RSUD Kanjuruhan Malang.</p>



<p>Informasi Memontum.com bahwa sebelum kejadian, sepulang dari membersihkan makam ayahnya, AA berkunjung ke rumah Muhammad, temannya, yang jaraknya berdekatan dengan rumah Agus Tomy. Tidak lama kemudian, anak korban yang masih berusia 3 tahun melewati rumah Muhammad.</p>



<p>&#8220;Pelaku berinisial AA ini melihat anak dari Agus Tomy sedang berjalan lalu dijahili dan ditakut-takuti. Dari keterangan yang kami dapat, pelaku ini memang sering menjahilinya,&#8221; ujar Kapolsek Kedungkandang, AKBP Agus Siswo Hariyadi, Jumat (20/10/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Setelah ditakut-takuti, bocah kecil ini pun pulang sambil menangis. Melihat anaknya menangis, Agus Tomy kemudian membawa clurit dan menghampiri pelaku. &#8220;Pelaku ditegur, untuk jangan lagi menjahili anaknya. Namun, tidak terima dan berbuah cekcok hingga berduel,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Mereka berdua berduel dan saling adu bacok. Sebab saat itu, AA juga membawa sebilah clurit. Akibat dari duel berdarah tersebut, Agus Tomy mengalami luka parah di bagian leher, lengan serta dada hingga langsung dievakuasi ke RSUD Kota Malang. Namun karena kondisinya parah, akhirnya meninggal dunia di rumah sakit.</p>



<p>Kejadian itu, selanjutnya dilaporkan ke Polsek Kedungkandang hingga petugas segera datang ke lokasi. Namun saat itu, pelaku AA sudah kabur dengan mengendarai motor Honda Beat. Diduga karena tidak kuat menahan sakit akibat kepalanya juga terkena bacok, AA pun selanjutnya mendatangi RSUD Kanjuruhan.</p>



<p>&#8220;Pelaku AA kami temukan berada di RSUD Kanjuruhan Kabupaten Malang, dalam kondisi menjalani perawatan karena mengalami luka sabetan celurit di sekitar kepala dan leher. Barang bukti juga sudah kami temukan,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Atas perbuatannya tersebut, pelaku dijerat dengan Pasal 338 KUHP juncto Pasal 351 KUHP. Dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. &#8220;Saat ini, pelaku masih menjalani perawatan dan setelah kondisinya membaik, maka langsung kami tahan,&#8221; tambahnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200099</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DLH Kota Malang Siapkan Anggaran Rp 5 Miliar untuk Perawatan Taman</title>
		<link>https://memontum.com/dlh-kota-malang-siapkan-anggaran-rp-5-miliar-untuk-perawatan-taman</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Jan 2023 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[DLH Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Jl Teluk Grajakan]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[perawatan]]></category>
		<category><![CDATA[Taman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=182163</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, bakal memberikan perhatian lebih ke beberapa taman di Kota Malang. Bahkan, sedikitnya sekitar Rp 5 miliar, anggaran yang sudah diajukan untuk melakukan pembenahan beberapa taman. Kepala DLH Kota Malang, Noer Rahman Wijaya, mengatakan jika akan ada program prioritas untuk beberapa taman yang kondisinya memprihatinkan. Seperti, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, bakal memberikan perhatian lebih ke beberapa taman di Kota Malang. Bahkan, sedikitnya sekitar Rp 5 miliar, anggaran yang sudah diajukan untuk melakukan pembenahan beberapa taman.</p>



<p>Kepala DLH Kota Malang, Noer Rahman Wijaya, mengatakan jika akan ada program prioritas untuk beberapa taman yang kondisinya memprihatinkan. Seperti, Taman Teluk Grajagan yang berada di Kelurahan Pandanwangi dan kemudian Taman Singha di Kelurahan Merjosari dan Taman Simpang Balapan.</p>



<p>“Jumlah taman yang ada di Kota Malang, itu sebanyak 98 dan 8 hutan kota. Kondisi taman Teluk Grajagan, itu memang memprihatinkan. Jadi, kami prioritaskan, karena sudah setahun lalu rusak,” kata Rahman, Sabtu (28/01/2023) tadi.</p>



<p>Dari pantauan Memontum.com, Taman Teluk Grajagan jika dilihat dari depan, tampak bagus dan asri. Namun kenyataannya, sejumlah fasilitas anak di taman tersebut rusak. Seperti jembatan gantung, dan seluncuran. Itu tidak memungkinkan untuk digunakan. Karena sangat membahayakan anak-anak jika bermain di fasilitas taman.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tunggu-rekomendasi-bkn-pemkot-malang-bakal-terapkan-manajemen-talenta-asn">Tunggu Rekomendasi BKN, Pemkot Malang Bakal Terapkan Manajemen Talenta ASN</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cegah-penyalahgunaan-zat-terlarang-di-asn-bupati-lumajang-minta-inspektorat-lakukan-pemeriksaan-pararel">Cegah Penyalahgunaan Zat Terlarang di ASN, Bupati Lumajang Minta Inspektorat Lakukan Pemeriksaan Pararel</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-peringatan-may-day-pemkot-malang-pilih-gelar-dialog-dan-seminar-bersama-buruh">Jelang Peringatan May Day, Pemkot Malang Pilih Gelar Dialog dan Seminar bersama Buruh</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/data-ganda-picu-lonjakan-anak-putus-sekolah-disdikbud-kota-malang-lakukan-pembaruan-evaluasi">Data Ganda Picu Lonjakan Anak Putus Sekolah, Disdikbud Kota Malang Lakukan Pembaruan Evaluasi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/terkait-dugaan-keterangan-palsu-akta-autentik-bos-sardo-swalayan-ditahan-polda-jatim">Terkait Dugaan Keterangan Palsu Akta Autentik, Bos Sardo Swalayan Ditahan Polda Jatim</a></li>
</ul>


<p>“Nanti akan ada upaya perbaikan dan perawatan untuk fasilitas bermain di Taman Teluk Grajagan itu. Memang tahun lalu belum bisa dilakukan perbaikan karena keterbatasan anggaran,” ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut pihaknya juga akan meninjau, terkait dengan kondisi lampu yang ada di beberapa taman Kota Malang. Jika memang mengalami kerusakan, akan diupayakan untuk diperbaiki. Kedepan, pihaknya juga akan mengupayakan taman di Kota Malang yang ramah difabel dan juga lansia.</p>



<p>“Di Kota Malang yang menjadi formatur inklusi ada di Taman Slamet, kedepan akan kami upayakan agar taman-taman di Kota Malang ramah difabel dan lansia,” ucapnya.</p>



<p>Tidak hanya itu, Rahman juga mengingatkan agar taman tidak disalahkan artikan untuk perilaku tindak asusila yang dilakukan oleh anak muda. Jika hal itu diketahui, maka akan diberikan sanksi sosial atas tindakannya.</p>



<p>“Sejauh ini, ada beberapa kasus tindak asusila yang ditangani oleh petugas. Mereka kami beri sanksi sosial seperti membersihkan fasilitas umum,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">182163</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
