<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>percantik &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/percantik/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 31 Jan 2026 14:49:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>percantik &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Percantik Kawasan Jalan Soekarno Hatta, DLH Kota Malang Tanam 40 Pohon Tabebuya</title>
		<link>https://memontum.com/percantik-kawasan-jalan-soekarno-hatta-dlh-kota-malang-tanam-40-pohon-tabebuya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Jan 2026 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[hatta,]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[percantik]]></category>
		<category><![CDATA[soekarno]]></category>
		<category><![CDATA[Tabebuya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229879</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang melakukan penanaman sedikitnya 40 bibit Pohon Tabebuya di sepanjang Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jumat (30/01/2026) tadi. Penanaman ini dilakukan, seiring telah rampungnya pembangunan drainase di kawasan itu. Plh Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang, mengatakan bahwa penanaman pohon ini merupakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang melakukan penanaman sedikitnya 40 bibit Pohon Tabebuya di sepanjang Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jumat (30/01/2026) tadi. Penanaman ini dilakukan, seiring telah rampungnya pembangunan drainase di kawasan itu.</p>



<p>Plh Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang, mengatakan bahwa penanaman pohon ini merupakan upaya pengembalian vegetasi yang sebelumnya ditebang selama proses pembangunan drainase. Karenanya sebagai upaya mempercantik kawasan, dilakukan penanaman kembali.</p>



<p>“Karena sekarang masih musim hujan, tadi pagi kami melakukan penanaman 40 bibit Tabebuya daun lebar dengan tinggi sekitar tiga meter,” kata Raymond.</p>



<p>Sebanyak sedikitnya 40 bibit, tambahnya, ditanam di sisi barat saluran drainase. Yakni, mulai dari Jembatan Soekarno Hatta (Suhat) hingga depan Politeknik Negeri Malang (Polinema), ruko di seberang Pizza Hut Delivery (PHD), sampai area RSUB Brawijaya. Tanaman Tabebuya dipilih, itu karena memiliki sejumlah keunggulan.</p>



<p>&#8220;Selain agar jenis tanamannya, daun dari pohon ini juga cukup lebar dan tidak gampang gugur. Kalau nanti berbunga, Tabebuya daun lebar ini bunganya akan berwarna ungu. Sehingga harapannya, kalau berbunga bersamaan akan terlihat bagus dan bisa memperindah kawasan Soekarno Hatta,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p></p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="600" height="428" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2026/01/Percantik-Kawasan-Jalan-Soekarno-Hatta-DLH-Kota-Malang-Tanam-40-Pohon-Tabebuya-2-1.jpg?resize=600%2C428&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-229882" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2026/01/Percantik-Kawasan-Jalan-Soekarno-Hatta-DLH-Kota-Malang-Tanam-40-Pohon-Tabebuya-2-1.jpg?w=600&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2026/01/Percantik-Kawasan-Jalan-Soekarno-Hatta-DLH-Kota-Malang-Tanam-40-Pohon-Tabebuya-2-1.jpg?resize=300%2C214&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" data-recalc-dims="1" /><figcaption class="wp-element-caption">TABEBUYA: Beberapa titik lokasi yang sudah dilakukan penanaman Pohon Tabebuya. (ist)</figcaption></figure></div>


<p></p>



<p>Raymond juga menjelaskan, bahwa dalam lokasi penanaman memanfaatkan sela-sela yang tersedia pasca pembangunan drainase. Yaitu, dengan jarak sekitar 50 hingga 60 sentimeter dari tembok Polinema maupun area pertokoan dan rumah sakit. Terkait keamanan konstruksi drainase, Raymond memastikan sistem perakaran Tabebuya tidak membahayakan bangunan.</p>



<p>“Model akarnya adalah akar tunjang. Sehingga akan mencari sela dan tidak sampai meretakkan atau merusak pondasi maupun cor-coran drainase. Sehingga, sudah dipastikan aman,” tegasnya.</p>



<p>Diuraikannya, penanaman sendiri sengaja dipercepat, agar tanaman dapat memanfaatkan musim hujan untuk mempercepat pertumbuhan akar. Meskipun, dalam perkembangannya nanti tetap akan dilakukan penyiraman secara rutin.</p>



<p>“Musim hujan ini sangat membantu pertumbuhan akar, jadi kita manfaatkan sebaik mungkin,” tambahnya.</p>



<p>Ke depan, lanjutnya, DLH Kota Malang masih menunggu rencana pekerjaan lanjutan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Karena sekitar Maret mendatang, kawasan drainase tersebut dijadwalkan akan dilanjutkan dengan pembangunan pedestrian.</p>



<p>“Setelah pekerjaan pedestrian dari provinsi selesai, baru nanti kita evaluasi dan rencanakan penambahan elemen lain untuk mempercantik kawasan Soekarno Hatta,” imbuh Raymond. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229879</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sambut Porprov 2025, Pemkot Malang Percantik Kembali Kampung Warna-Warni Jodipan</title>
		<link>https://memontum.com/sambut-porprov-2025-pemkot-malang-percantik-kembali-kampung-warna-warni-jodipan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Jun 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Jodipan]]></category>
		<category><![CDATA[kampung]]></category>
		<category><![CDATA[kembali]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[percantik]]></category>
		<category><![CDATA[Porprov]]></category>
		<category><![CDATA[sambut]]></category>
		<category><![CDATA[warna-warni]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222793</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menjelang gelaran Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025, yang akan dibuka pada 28 Juni mendatang, Pemerintah Kota Malang mulai melakukan pengecatan ulang kawasan wisata Kampung Warna-Warni Jodipan. Langkah tersebut dilakukan, sekaligus menjadi respon atas keluhan wisatawan dan masyarakat yang menilai kondisi kampung tidak lagi seindah seperti yang tampak di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menjelang gelaran Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025, yang akan dibuka pada 28 Juni mendatang, Pemerintah Kota Malang mulai melakukan pengecatan ulang kawasan wisata Kampung Warna-Warni Jodipan. Langkah tersebut dilakukan, sekaligus menjadi respon atas keluhan wisatawan dan masyarakat yang menilai kondisi kampung tidak lagi seindah seperti yang tampak di media sosial.</p>



<p>Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa banyak pengunjung yang mengaku kecewa saat berkunjung ke Kampung Warna-Warni, karena perbedaan antara visual di media dengan kenyataan di lapangan. &#8220;Banyak masyarakat dan wisatawan yang menyampaikan bahwa kampung ini terlihat indah di media, tapi saat datang langsung mereka kecewa. Maka dari itu, kami lakukan pengecatan ulang agar Kampung Warna-Warni kembali seperti dulu saat viral,” kata Wali Kota Wahyu, Sabtu (07/06/2025) tadi.</p>



<p>Dalam pengecatan ulang tersebut, nantinya melibatkan berbagai pihak, mulai dari Pemkot Malang, TNI, komunitas Paskhas, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), hingga masyarakat setempat. Bahkan, bantuan pengecatan juga datang dari pihak swasta seperti DecoFresh yang menyuplai cat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Insyaallah sebelum pembukaan Porprov pada tanggal 25 Juni, pengecatan bisa selesai. Yang kami lakukan sekarang fokus pada Kampung Warna-Warni dulu, kemudian secara bertahap ke Kampung Tridi dan Kampung Biru,” katanya.</p>



<p>Untuk pengecatan di area sulit dan tinggi, nantinya akan menggandeng pasukan profesional, termasuk Paskhas yang terlatih menangani medan ekstrem seperti jembatan atau atap-atap tinggi. Sementara itu, keterlibatan mahasiswa juga diharapkan, meskipun pengerjaan saat ini lebih banyak dilakukan oleh unsur pemerintah dan masyarakat.</p>



<p>&#8220;Untuk fokus awal adalah mengembalikan keindahan visual kampung agar para tamu dan wisatawan yang datang saat Porprov nanti tidak merasa kecewa. Soal sarana prasarana lainnya, akan kita benahi sambil berjalan,” imbuh Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222793</post-id>	</item>
		<item>
		<title>TMMD di Desa Pagung, Kodim Kediri Rehab dan Percantik Musala Al Aziz</title>
		<link>https://memontum.com/tmmd-di-desa-pagung-kodim-kediri-rehab-dan-percantik-musala-al-aziz</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Oct 2024 10:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[musala]]></category>
		<category><![CDATA[pagung,]]></category>
		<category><![CDATA[percantik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215270</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Minggu kedua pelaksanaan TMMD (TNI Manunggal Masuk Desa) ke-122 tahun 2024, Kodim 0809/Kediri melakukan pengecatan dan rehab tempat wudhu Musala Al-Aziz di Desa Pagung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, Senin (07/10/2024) tadi. Kegiatan perehaban Musala Al-Aziz, merupakan salah satu sasaran fisik dalam TMMD 122 di Desa Pagung. Dalam kesempatan itu, anggota yang tergabung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Minggu kedua pelaksanaan TMMD (TNI Manunggal Masuk Desa) ke-122 tahun 2024, Kodim 0809/Kediri melakukan pengecatan dan rehab tempat wudhu Musala Al-Aziz di Desa Pagung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, Senin (07/10/2024) tadi. Kegiatan perehaban Musala Al-Aziz, merupakan salah satu sasaran fisik dalam TMMD 122 di Desa Pagung.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, anggota yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) TMMD 122 bersama warga terus berupaya semaksimal mungkin bahu membahu merenovasi Musala Al-Aziz. Bahkan, kekompakan juga terlihat saat dalam pelaksanaan mempercantik musala dengan melaksanakan pengecatan dinding dan perbaikan tempat wudhu.</p>



<p>Komandan SSK Satgas TMMD 122, Lettu Inf Kartono, mengatakan bahwa untuk kegiatan hari ini anggota terus berupaya menyelesaikan sasaran fisik. Dirinya juga mengingatkan kepada seluruh anggota Satgas dan masyarakat, agar selalu menjaga faktor keamanan dan keselamatan dalam bekerja.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Masih seperti hari-hari sebelumnya, kita bagi tugas ada yang sasaran jalan, RTLH dan termasuk mengerjakan pengecatan dan merehab tempat wudhu di Musala Al-Aziz ini. Sehingga, nantinya musala ini kelihatan lebih indah dan bersih,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, salah satu warga di lingkungan Dusun Pagung, Siswanto, mengaku sangat bersyukur atas apa yang telah di kerjakan TNI dalam membangun desa. &#8220;Tentunya kehadiran TNI membuat warga semakin semangat untuk bergotong royong. Apalagi, musala juga sudah menjadi bagus dan bersih, sehingga warga dalam melakukan ibadah semakin nyaman dan lebih khusyuk,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Siswanto juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kediri dan TNI dalam Program TMMD 122 yang dilaksanakan Kodim 0809/Kediri. &#8220;Ini menjadikan desa kami lebih maju, tertata rapi dari sebelumnya,” katanya. <strong>(pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215270</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Percantik Taman Kota, Alun-alun Lumajang Dihiasi Bunga Anggrek Tanduk Rusa</title>
		<link>https://memontum.com/percantik-taman-kota-alun-alun-lumajang-dihiasi-bunga-anggrek-tanduk-rusa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Aug 2024 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ALun-alun]]></category>
		<category><![CDATA[Anggrek]]></category>
		<category><![CDATA[dihiasi]]></category>
		<category><![CDATA[percantik]]></category>
		<category><![CDATA[tanduk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=213269</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Tim Ruang Terbuka Hijau (RTH) Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang melakukan penyiraman Bunga Anggrek Tanduk Rusa, yang merupakan salah satu flora yang menghiasi Alun-alun Lumajang. Penyiraman tersebut, merupakan upaya melestarikan dan meningkatkan populasi tanaman di Kabupaten Lumajang. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang, Hertutik, menjelaskan bahwa Anggrek Tanduk Rusa memiliki peran penting [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Tim Ruang Terbuka Hijau (RTH) Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang melakukan penyiraman Bunga Anggrek Tanduk Rusa, yang merupakan salah satu flora yang menghiasi Alun-alun Lumajang. Penyiraman tersebut, merupakan upaya melestarikan dan meningkatkan populasi tanaman di Kabupaten Lumajang.</p>



<p>Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang, Hertutik, menjelaskan bahwa Anggrek Tanduk Rusa memiliki peran penting dalam ekosistem lokal. Termasuk, dalam fungsi mempercantik taman kota.</p>



<p>“Kami ingin memastikan bahwa tanaman, termasuk Anggrek Tanduk Rusa tetap tumbuh dengan baik. Oleh karena itu, kami melaksanakan penyiraman secara rutin sebagai upaya perawatan,” kata Hertutik, Kamis (22/08/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga menambahkan, Dinas Lingkungan Hidup juga akan melakukan pemantauan berkala, tidak hanya kepada tanaman Anggrek Tanduk Rusa. Melainkan, semua jenis tumbuhan yang ada di kawasan ruang terbuka hijau dan taman kota lainnya.</p>



<p>“Harapan kami, Anggrek Tanduk Rusa ini dapat terus tumbuh dan berkembang, untuk itu perlu kita jaga bersama,” tambah Hertutik.</p>



<p>Diketahui, ada beberapa tanaman yang ditanam di pepohonan sekitar Alun-alun Lumajang, yang salah satunya Anggrek Ekor Tupai. Tentu, keberadaan bunga-bunga tersebut menambah estetika keindahan di taman jantung kota tersebut. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">213269</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Nikmati CFD bersama Forkopimda, Pj Wali Kota Probolinggo Bakal Percantik Alun-alun</title>
		<link>https://memontum.com/nikmati-cfd-bersama-forkopimda-pj-wali-kota-probolinggo-bakal-percantik-alun-alun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Feb 2024 05:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ALun-alun]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[Forkopimda]]></category>
		<category><![CDATA[nikmati]]></category>
		<category><![CDATA[percantik]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=205830</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Pj Wali Kota Probolinggo, Nurkholis, menikmati suasana pagi car free day (CFD) bersama jajaran Forkopimda, seperti Dandim 0820, Letkol Arm Heri Budiasto dan Kajari, Abdul Mubin, Minggu (04/02/2024) tadi. Dalam kesempatan itu, Pj Wali Kota Nurkholis berkeinginan menata Alun-alun Kota Probolinggo sebagai wajah kota agar tampak lebih cantik. &#8220;Alun-alun salah satu tempat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Pj Wali Kota Probolinggo, Nurkholis, menikmati suasana pagi car free day (CFD) bersama jajaran Forkopimda, seperti Dandim 0820, Letkol Arm Heri Budiasto dan Kajari, Abdul Mubin, Minggu (04/02/2024) tadi. Dalam kesempatan itu, Pj Wali Kota Nurkholis berkeinginan menata Alun-alun Kota Probolinggo sebagai wajah kota agar tampak lebih cantik.</p>



<p>&#8220;Alun-alun salah satu tempat yang jadi jujugan masyarakat. Apalagi posisinya, juga ada Masjid Agung di sini. Saat Bulan Suci Ramadan nanti, akan semakin banyak yang datang untuk ngabuburit. Termasuk, orang dari luar kota,&#8221; kata Pj Wali Kota Probolinggo.</p>



<p>Nurkholis juga berencana, ingin mempercantik Alun-alun Kota Probolinggo, dengan taman bunga serta tambahan lampu untuk menyorot ikon kota. Seperti, tugu bersejarah dan Panggung Garuda. Termasuk, penambahan spot foto dan fasilitas Wifi.</p>



<p><strong>baca juga:</strong></p>





<p>&#8220;Saya sudah berkoordinasi dengan PLN, untuk merapikan kabel listriknya. Termasuk penataan bedak-bedak PKL, agar lebih nyaman dikunjungi,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Jika tidak tercover anggaran, lanjutnya, maka untuk mewujudkan keinginan tersebut, dirinya berencana menggandeng para stakeholder. Baik melalui dana hibah maupun CSR.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Pj Wali Kota Probolinggo juga langsung berkoordinasi dengan kepala perangkat daerah yang menangani. Diantaranya, Kepala Diskominfo, Aman Suryaman, Kepala Dishub, Agus Effendi, Kepala DKUP, Fitriawati serta Kabid Penanganan dan Pengelolaan Sampah DLH, Muhammad Hanan.<strong> (kom/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205830</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sambut Imlek, Klenteng Eng An Kiong Kota Malang Percantik Diri</title>
		<link>https://memontum.com/sambut-imlek-klenteng-eng-an-kiong-kota-malang-percantik-diri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Feb 2024 05:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Imlek]]></category>
		<category><![CDATA[klenteng]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[percantik]]></category>
		<category><![CDATA[sambut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=205671</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menjelang perayaan tahun baru Imlek, Klenteng Eng An Kiong, Kota Malang, melakukan sejumlah kesiapan &#8216;mempercantik diri&#8217;. Mulai dari pengecatan, membersihkan dinding ornamen hingga memasang lampu-lampu. Ketua Pengelola Yayasan Kelenteng Eng An Kiong, Rudi Phan, menyampaikan jika pembenahan itu dilakukan agar saat hari H Perayaan Imlek, umat yang datang dapat merasa nyaman [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menjelang perayaan tahun baru Imlek, Klenteng Eng An Kiong, Kota Malang, melakukan sejumlah kesiapan &#8216;mempercantik diri&#8217;. Mulai dari pengecatan, membersihkan dinding ornamen hingga memasang lampu-lampu.</p>



<p>Ketua Pengelola Yayasan Kelenteng Eng An Kiong, Rudi Phan, menyampaikan jika pembenahan itu dilakukan agar saat hari H Perayaan Imlek, umat yang datang dapat merasa nyaman melihat kondisi kelenteng. Apalagi, pada Sabtu besok (04/02/2024), juga akan dilakukan pembersihan puluhan patung yang ada di setiap ruangan Klenteng.</p>



<p>“Ini supaya umat yang datang merasa nyaman karena kelihatan bersih. Jadi, banyak yang lapuk-lapuk kita ganti yang baru, terutama dalam pemasangan lampion. Kemudian juga, akan dilakukan pembersihan patung di setiap ruangan. Tentunya, dari yang usianya paling tua akan diturunkan lebih dulu. Seperti Dewa Bumi dari Tiongkok yang usianya sudah 200 tahun,” kata Rudi Phan, Jumat (02/02/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Kemudian, dikatakannya jika rangkaian kegiatan Tahun Baru Imlek 2024 di Kelenteng Eng An Kiong, saat ini akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Sebab, di tahun ini tidak mengadakan acara Wayang Potehi dan Cap Go Meh.</p>



<p>&#8220;Jadi, puncak Tahun Baru Imlek kan di tanggal 10 Februari. Umat datang pagi, sembahyang bersama terus langsung pulang. Jadi tidak ada acara Cap Go Meh, karena masa Pemilu dan kita menyesuaikan kondisi supaya kondusif,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Sedangkan, rangkaian kegiatan pada tanggal 10 Februari mendatang, akan diawali dengan adanya atraksi Barongsai pada pukul 08.00 WIB. Kemudian, dilanjutkan dengan doa bersama pada pukul 10.00 WIB pagi. Untuk umat yang akan datang, diperkirakan jumlahnya ratusan orang secara bergantian.</p>



<p>&#8220;Kita silih berganti. Ada yang siang, mungkin pukul 09.00 sampai 11.00 WIB ada ratusan orang. Mereka dari Malang sini, karena dari luar kota sudah banyak klenteng seperti Banyuwangi, Pasuruan, Probolinggo,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Rudi berharap, agar di Tahun Baru Imlek 2024, kegiatan Pesta Demokrasi 2024 di Indonesia bisa berjalan dengan lancar. “Semoga pemilu di tahun ini bisa berjalan dengan lancar,&#8221; imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205671</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Percantik Taman Hijau SLG, Mas Dhito Minta DLH Kediri Lakukan Penataan Terintegritas</title>
		<link>https://memontum.com/percantik-taman-hijau-slg-mas-dhito-minta-dlh-kediri-lakukan-penataan-terintegritas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Oct 2023 05:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[penataan]]></category>
		<category><![CDATA[percantik]]></category>
		<category><![CDATA[terintegritas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=200032</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, meminta keberadaan Taman Depo atau tempat penampungan sampah sementara yang berada di area Taman Hijau Simpang Lima Gumul (SLG), untuk dipindah. Instruksi itu disampaikan, sebagai bagian rencana penataan Taman Hijau, setelah sebelumnya bupati yang akrab disapa Mas Dhito, itu mengecek langsung ke lokasi. &#8220;Taman Depo itu tidak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, meminta keberadaan Taman Depo atau tempat penampungan sampah sementara yang berada di area Taman Hijau Simpang Lima Gumul (SLG), untuk dipindah. Instruksi itu disampaikan, sebagai bagian rencana penataan Taman Hijau, setelah sebelumnya bupati yang akrab disapa Mas Dhito, itu mengecek langsung ke lokasi.</p>



<p>&#8220;Taman Depo itu tidak bisa ada di situ. Jadi, harus pindah karena tidak mungkin di kawasan hijau di ujungnya ada tempat depo,&#8221; kata Mas Dhito,Kamis (19/10/2023) tadi.</p>



<p>Selain itu, terangnya, pemindahan taman depo itu juga harus dilakukan mengingat tidak jauh dari lokasi Taman Depo, nantinya juga bakal menjadi lokasi relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL). &#8220;Saya minta DLH bisa melakukan penataan Taman Hijau dari ujung sampai ujung, untuk bisa menjadi satu konsep,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Selain Taman Hijau, Mas Dhito juga menginstruksikan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) selaku instansi yang membawahi, untuk mengecek seluruh taman yang ada di Kabupaten Kediri. &#8220;Saya minta teman-teman DLH untuk segera cek dan segera perbaiki, segera hitung dan cari tahu persoalannya. Jangan sampai begitu saya cek di lapangan, ternyata diketemukan satu atau dua hal yang tidak tepat,&#8221; terangnya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Kediri, Putut Agung Subekti, menyampaikan bahwa pihaknya merencanakan melakukan rehab Taman Hijau pada 2024. Sebagaimana rencana Taman Hijau nantinya, dari ujung sampai dengan ujung akan dibuat terintegrasi dengan dibuatnya jembatan.</p>



<p>Dimana, paparnya, jembatan itu akan menghubungkan area taman hijau dengan taman sport. Selain jembatan, pihaknya juga bakal melakukan penataan ulang termasuk terkait pemindahan Taman Depo, sebagaimana instruksi bupati.</p>



<p>Untuk pemindahan Taman Depo, lanjut Putut, pihaknya akan berkoordinasi dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kediri. &#8220;Untuk pemindahan taman depo ini, kita tengah koordinasi dengan bagian aset untuk mencari lokasi baru,&#8221; ucapnya. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200032</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Percantik dan Jaga Kebersihan Taman Pamekasan, DLH Gelontorkan Anggaran Rp 1,6 Miliar</title>
		<link>https://memontum.com/percantik-dan-jaga-kebersihan-taman-pamekasan-dlh-gelontorkan-anggaran-rp-16-miliar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Sep 2023 10:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[Anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[gelontorkan]]></category>
		<category><![CDATA[kebersihan]]></category>
		<category><![CDATA[miliar]]></category>
		<category><![CDATA[percantik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=197646</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pamekasan, menggelontorkan anggaran sekitar Rp 1,6 miliar, untuk mempercantik dan jaga kebersihan area taman di Kota Pamekasan. Kepala Bidang (Kabid) Perencanaan Kajian Dampak Lingkungan dan Pemeliharaan Lingkungan DLH Pamekasan, Agus Priombodo, menyampaikan bahwa anggaran yang disiapkan untuk mempercantik dan menjaga kebersihan taman area kota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pamekasan, menggelontorkan anggaran sekitar Rp 1,6 miliar, untuk mempercantik dan jaga kebersihan area taman di Kota Pamekasan.</p>



<p>Kepala Bidang (Kabid) Perencanaan Kajian Dampak Lingkungan dan Pemeliharaan Lingkungan DLH Pamekasan, Agus Priombodo, menyampaikan bahwa anggaran yang disiapkan untuk mempercantik dan menjaga kebersihan taman area kota Pamekasan, adalah anggaran keseluruhan. Karenanya, nilainya mencapai total Rp 1,6 miliar.</p>



<p>&#8220;Di tengah-tengah keterbatasan anggaran, kami berusaha terus mempercantik sejumlah lokasi di area Kota Pamekasan. Kami berharap kepada masyarakat, agar dengan anggaran ini bisa bersama-sama menjaga kebersihan dan menjaga fasilitas taman yang ada di sejumlah lokasi di Kota Pamekasan,&#8221; paparnya, Rabu (06/09/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Ditambahkannya, untuk pelaksanaan pengerjaan sudah berlangsung di tahun ini. Terutama, seperti renovasi taman dalam rangka penilaian Piala Adipura tahun 2023. Diantaranya, seperti Taman Alun-alun Arek Lancor, Taman Bahagia, Taman Adipura, Taman Asem Manis, Taman Potre Koning dan Hutan Kota di Nyalaran Pamekasan.</p>



<p>&#8220;Pada pertengahan September ini, rencananya juga ada penilaian Adipura 2023. Tetapi kapan untuk waktunya, kami masih belum tahu. Namun, kami sudah melakukan antisipasi dengan melakukan renovasi taman,&#8221; lanjutnya. <strong>(azm/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">197646</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perangi Sampah dan Percantik Lingkungan, DLH Nganjuk Gelar Lomba Cantik 2023</title>
		<link>https://memontum.com/perangi-sampah-dan-percantik-lingkungan-dlh-nganjuk-gelar-lomba-cantik-2023</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Aug 2023 11:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nganjuk]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[cantik]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[perangi]]></category>
		<category><![CDATA[percantik]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=196767</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Nganjuk &#8211; Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nganjuk mulai menggelar penjurian dalam lomba jalan atau gang terbaik dan Rukun Tetangga (RT) cantik 2023. Pelaksanaan kegiatan ini, dimaksudkan untuk turut memerangi sampah dan mempercantik lingkungan yang bersih, indah dan sehat di Kabupaten Nganjuk. Kepala DLH Nganjuk, Subani, mengatakan bahwa pelaksanan lomba itu melibatkan seluruh kecamatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Nganjuk</strong> &#8211; Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nganjuk mulai menggelar penjurian dalam lomba jalan atau gang terbaik dan Rukun Tetangga (RT) cantik 2023. Pelaksanaan kegiatan ini, dimaksudkan untuk turut memerangi sampah dan mempercantik lingkungan yang bersih, indah dan sehat di Kabupaten Nganjuk.</p>



<p>Kepala DLH Nganjuk, Subani, mengatakan bahwa pelaksanan lomba itu melibatkan seluruh kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Nganjuk. Total, terdapat ada sekitar 20 kelurahan dan 20 kecamatan, yang menjadi peserta.</p>



<p>&#8220;Masing-masing mengirimkan peserta dari lingkungan gang atau jalan dan RT untuk nantinya bisa dinilai dalam perlombaan ini,&#8221; kata Kepala DLH, Jumat (25/08/2023) tadi.</p>



<p>Ditambahkan Subani, untuk kategori lomba gang atau jalan terbaik, diperuntukan bagi seluruh kecamatan se-Kabupaten Nganjuk. Setiap kecamatan mengirimkan perwakilan gang atau jalan terbaik di wilayahnya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Untuk kategori lomba RT Cantik, diikuti oleh seluruh kelurahan di Kabupaten Nganjuk,&#8221; tambah Subani.</p>



<p>Masih menurut Subani, melalui gelaran lomba ini, diharapkan nantinya dapat menumbuhkan pola hidup bersih dan sehat pada masyarakat. Karena, diharapkan usai lomba juga tetap menjalankan apa yang sudah dilakukan di lomba.</p>



<p>“Program BISA (Bersih, Indah, Sehat, Asri) semoga bisa terciptanya lingkungan yang sejuk, indah dan nyaman bagi masyarakat,&#8221; terangnya.</p>



<p>Sesuai rencana, lomba gang atau jalan dan RT cantik, akan dilakukan selama lima hari. Dimulai Selasa (22/08/2023) lalu hingga Jumat (25/08/2023)&nbsp;tadi.&nbsp;<strong>(sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">196767</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
