<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Petani Kopi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/petani-kopi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Mar 2023 09:46:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Petani Kopi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Tingkatkan Perekonomian Petani, 10 Kelompok Tani Dusun Brau Kota Batu Tanam 1.700 Bibit Kopi</title>
		<link>https://memontum.com/tingkatkan-perekonomian-petani-10-kelompok-tani-dusun-brau-kota-batu-tanam-1-700-bibit-kopi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Mar 2023 05:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[bibit]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[Perekonomian]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<category><![CDATA[Petani Kopi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=184756</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Sebagai upaya untuk reboisasi hutan dan meningkatkan perekonomian petani kopi, sebanyak 10 kelompok tani (Poktan) yang berada di Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumijai, Kota Batu, mulai menanam 1.700 bibit tanaman kopi. Prosesi tersebut, dihadiri langsung Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai. Disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Sebagai upaya untuk reboisasi hutan dan meningkatkan perekonomian petani kopi, sebanyak 10 kelompok tani (Poktan) yang berada di Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumijai, Kota Batu, mulai menanam 1.700 bibit tanaman kopi. Prosesi tersebut, dihadiri langsung Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai.</p>



<p>Disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu, Heru Yulianto, bahwa sebenarnya untuk perawatan tanaman kopi tersebut tidak terlalu rumit. Dan, inilah yang menjadi alasan utama mengapa petani di Dusun Brau, memilih komoditas itu.</p>



<p>&#8220;Jadi, saat ini petani kopi yang tergabung di 10 kelompok tani Dusun Brau sudah memulai untuk menanam 1.700 bibit tanaman Kopi Arabika. Karena, selain mendukung reboisasi, juga karena perawatan kopi itu tidak terlalu rumit,&#8221; terang Heru, saat turut menanam kopi di Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumijai, Kota Batu, Jumat (10/03/2023) siang.</p>



<p>Tanaman kopi, tambahnya, adalah jenis tanaman adaptif atau mudah menyesuaikan keadaan dengan kondisi di wilayah Kota Batu. Dan, jika tanaman ini dikembangkan maka secara otomatis dapat meningkatkan perekonomian para petani kopi.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dalami-laporan-pelayanan-mbg-dprd-kota-malang-akan-panggil-sppg">Dalami Laporan Pelayanan MBG, DPRD Kota Malang Akan Panggil SPPG</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-sampaikan-lkpj-2025-dprd-akan-dalami-sumber-surplus-anggaran">Wali Kota Malang Sampaikan LKPJ 2025, DPRD Akan Dalami Sumber Surplus Anggaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antrean-pasar-murah-membludak-meski-munculkan-kecewa-diskopindag-kota-malang-bakal-lakukan-evaluasi">Antrean Pasar Murah Membludak Meski Munculkan Kecewa, Diskopindag Kota Malang Bakal Lakukan Evaluasi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kualitas-indek-pelayanan-publik-pemkab-lumajang-kian-meningkat-dan-masuk-kategori-sangat-tinggi">Kualitas Indek Pelayanan Publik Pemkab Lumajang Kian Meningkat dan Masuk Kategori Sangat Tinggi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-probolinggo-lantik-67-pejabat-administrator-dan-pengawas">Wali Kota Probolinggo Lantik 67 Pejabat Administrator dan Pengawas</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Kota Batu menjadi tempat yang adaptif untuk kopi. Jika kopi dapat dikembangkan secara berkelanjutan, hal tersebut dapat meningkatkan nilai ekonomi masyarakat,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Luas lahan kopi di Kota Batu, terang Heru, lebih kurang 124 hektar. Untuk itu, ke depan dari luasan lahan itu, income perkapita masyarakat bisa naik yang salah satunya dengan menanam kopi.</p>



<p>&#8220;Ke depan, kita berharap kopi bisa menjadi komoditas yang menaikkan income perkapita masyarakat petani di Kota Batu.</p>



<p>Sementara itu, Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, mengatakan bahwa salah satu hal yang harus menjadi poin penting selain budidaya kopi untuk meningkatkan perekonomian, adalah menjaga kelestarian lingkungan. &#8220;Dalam penanaman kopi ini. Salah satu poin pertama adalah menjaga lingkungan tetap lestari sampai anak cucu kita nanti ke depan,” papar Pj Wali Kota. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">184756</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Petani Kopi Situbondo Sambut Positif Langkah Pemerintah Daerah Gencarkan Promosi Kopi</title>
		<link>https://memontum.com/petani-kopi-situbondo-sambut-positif-langkah-pemerintah-daerah-gencarkan-promosi-kopi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 May 2022 07:57:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kopi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<category><![CDATA[Petani Kopi]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=169452</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Petani kopi di Kabupaten Situbondo menyambut gembira upaya pemerintah daerah dalam membrending kopi Situbondo menjadi Golden Wood Coffee. Mereka berharap, perhatian pemerintah ini akan meningkatkan kesejahteraan petani kopi. “Saya sudah 15 tahun jadi petani kopi. Karenanya, saya merasa senang jika pemerintah serius memperhatikan nasib kami. Harapannya, agar para petani terus diberi arahan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Petani kopi di Kabupaten Situbondo menyambut gembira upaya pemerintah daerah dalam membrending kopi Situbondo menjadi Golden Wood Coffee. Mereka berharap, perhatian pemerintah ini akan meningkatkan kesejahteraan petani kopi.</p>



<p>“Saya sudah 15 tahun jadi petani kopi. Karenanya, saya merasa senang jika pemerintah serius memperhatikan nasib kami. Harapannya, agar para petani terus diberi arahan dan pendampingan sehingga kualitas kopi semakin bagus,” kata salah seorang petani kopi asal Dusun Tamanrejo, Desa Curah Tatal, Kecamatan Arjasa, Hariyanto.</p>



<p>Dirinya menambahkan, semua kebun Kopi Arabika miliknya, kualitas ekspor karena dan sudah memiliki sertifikasi organik. Selama ini, dirinya mengekspor kopinya melalui PT Indokom. Dirinya juga bersyukur karena harga kopi juga terus naik dari sebelumnya seharga Rp 10 ribu menjadi Rp 13 ribu per kilogramnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dalami-laporan-pelayanan-mbg-dprd-kota-malang-akan-panggil-sppg">Dalami Laporan Pelayanan MBG, DPRD Kota Malang Akan Panggil SPPG</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-sampaikan-lkpj-2025-dprd-akan-dalami-sumber-surplus-anggaran">Wali Kota Malang Sampaikan LKPJ 2025, DPRD Akan Dalami Sumber Surplus Anggaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antrean-pasar-murah-membludak-meski-munculkan-kecewa-diskopindag-kota-malang-bakal-lakukan-evaluasi">Antrean Pasar Murah Membludak Meski Munculkan Kecewa, Diskopindag Kota Malang Bakal Lakukan Evaluasi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kualitas-indek-pelayanan-publik-pemkab-lumajang-kian-meningkat-dan-masuk-kategori-sangat-tinggi">Kualitas Indek Pelayanan Publik Pemkab Lumajang Kian Meningkat dan Masuk Kategori Sangat Tinggi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-probolinggo-lantik-67-pejabat-administrator-dan-pengawas">Wali Kota Probolinggo Lantik 67 Pejabat Administrator dan Pengawas</a></li>
</ul>


<p>“Kenaikan harga kopi akan membuat para petani kian bergairah. Untuk satu hektar kebun kopi, bisa menghasilkan 10 ton. Jadi kalau harganya segitu, tinggal dikalikan,” tuturnya.</p>



<p>Perlu diketahui, saat ini luas lahan kebun kopi di Kabupaten Situbondo seluas 1.500 hektar. Dari jumlah tersebut, sebanyak 80 persen Kopi Arabika serta 20 persennya yaitu Kopi rRobusta. Saat ini, hampir 50 persen kebun kopi sudah memiliki sertifikasi organik. <strong>(her/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">169452</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Berperan Besar Jaga Ketahanan Pangan, Pemerintah Sumenep Diminta Perhatikan Nasib Petani</title>
		<link>https://memontum.com/berperan-besar-jaga-ketahanan-pangan-pemerintah-sumenep-diminta-perhatikan-nasib-petani</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Nov 2021 15:22:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<category><![CDATA[Petani Apel]]></category>
		<category><![CDATA[Petani Apel Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Petani Desa Selorejo Tewas]]></category>
		<category><![CDATA[Petani Kopi]]></category>
		<category><![CDATA[petani porang]]></category>
		<category><![CDATA[Petani Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Petani Tembakau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=157733</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sumenep &#8211; Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep, mendesak Pemerintah Daerah (Pemkab) setempat agar mensiapkan strategi dalam membantu para petani agar serapan gabah bagi petani lebih maksimal dibanding musim-musim sebelumnya. Menurut anggota Komisi II DPRD Sumenep, Ach Naufil MS, mengatakan pemerintah perlu menyiapkan strategi jauh-jauh hari. Agar pada saat waktunya menanam padi dan musim [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p></p>



<p><strong>Memontum Sumenep </strong>&#8211; Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep, mendesak Pemerintah Daerah (Pemkab) setempat agar mensiapkan strategi dalam membantu para petani agar serapan gabah bagi petani lebih maksimal dibanding musim-musim sebelumnya.</p>



<p>Menurut anggota Komisi II DPRD Sumenep, Ach Naufil MS, mengatakan pemerintah perlu menyiapkan strategi jauh-jauh hari. Agar pada saat waktunya menanam padi dan musim panen tidak lagi kebingungan mencari cara untuk membantu petani.</p>



<p>&#8220;Petani memiliki peran besar dalam menjaga ketahanan pangan. Pemerintah juga perlu memperhatikan nasib mereka. Minimal dengan memberikan solusi ketika petani menghadapi persoalan,&#8221; ujar politisi muda PKB Sumenep itu.</p>



<p>Baca Juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dalami-laporan-pelayanan-mbg-dprd-kota-malang-akan-panggil-sppg">Dalami Laporan Pelayanan MBG, DPRD Kota Malang Akan Panggil SPPG</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-sampaikan-lkpj-2025-dprd-akan-dalami-sumber-surplus-anggaran">Wali Kota Malang Sampaikan LKPJ 2025, DPRD Akan Dalami Sumber Surplus Anggaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antrean-pasar-murah-membludak-meski-munculkan-kecewa-diskopindag-kota-malang-bakal-lakukan-evaluasi">Antrean Pasar Murah Membludak Meski Munculkan Kecewa, Diskopindag Kota Malang Bakal Lakukan Evaluasi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kualitas-indek-pelayanan-publik-pemkab-lumajang-kian-meningkat-dan-masuk-kategori-sangat-tinggi">Kualitas Indek Pelayanan Publik Pemkab Lumajang Kian Meningkat dan Masuk Kategori Sangat Tinggi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-probolinggo-lantik-67-pejabat-administrator-dan-pengawas">Wali Kota Probolinggo Lantik 67 Pejabat Administrator dan Pengawas</a></li>
</ul>


<p>Menurutnya, kebiasaan yang sering terjadi, ketika sudah musim panen harga beras cenderung tak stabil. &#8220;Nah, ketika itu terjadi, saya rasa Pemkab Sumenep harus hadir untuk membantu petani menyerap gabah. Tentunya dengan harga yang tidak membuat petani rugi,” imbuhnya.</p>



<p>Tak hanya persoalan serapan gabah, lanjut Naufil, ketersediaan pupuk juga harus menjadi atensi bagi kalangan eksekutif. Agar para petani tidak kebingungan menjelang masuk musim hujan. &#8220;Sehingga ketika sudah masuk musim tanam, para petani tidak kesusahan untuk mendapat pupuk,&#8221; terangnya.</p>



<p>Pihaknya berharap pemerintah memiliki strategi untuk membantu petani. “Harapan saya pemerintah harus punya strategi untuk membantu petani. Minimal ketika masuk musim tanam mereka tidak kesulitan mendapat pupuk. Kemudian ketika musim panen sudah ada yang bisa dan siap menyerap gabah mereka,” harapnya.<strong> (dan/edo/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">157733</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penjualan Biji Kopi Menurun Akibat Pandemi Covid- 19</title>
		<link>https://memontum.com/penjualan-biji-kopi-menurun-akibat-pandemi-covid-19</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Dec 2020 10:36:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Klakah]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Petani Kopi]]></category>
		<category><![CDATA[Poktan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=130759</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Petani kopi saat ini ikut merasakan dampak dari Covid-19. Dampak yang dirasakan petani kopi yaitu menurunnya harga jual biji kopi. Kendati demikian, Kelompok Tani Makmur di Kabupaten Lumajang Jawa Timur tetap semangat memaksimalkan hasil pertanian. Ketua Kelompok Tani Makmur, Desa Sumberwringin Kecamatan Klakah, Lumajang, Umar mengatakan, biji kopi yang dihasilkan oleh para [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Petani kopi saat ini ikut merasakan dampak dari Covid-19. Dampak yang dirasakan petani kopi yaitu menurunnya harga jual biji kopi.</p>
<p>Kendati demikian, Kelompok Tani Makmur di Kabupaten Lumajang Jawa Timur tetap semangat memaksimalkan hasil pertanian.</p>
<p>Ketua Kelompok Tani Makmur, Desa Sumberwringin Kecamatan Klakah, Lumajang, Umar mengatakan, biji kopi yang dihasilkan oleh para kelompok tani, baik campuran maupun petik merah, untuk tahun ini mengalami penurunan harga.</p>
<p>Hal ini diakuinya lantaran permintaan konsumen yang menurun akibat pengaruh pandemi Covid-19, sehingga omset yang diperoleh oleh para petani kopi juga menurun.</p>
<p>Dibanding tahun sebelumnya, harga biji kopi campuran jenis robusta mencapai harga Rp 22 ribu per-kilogram, sementara untuk petik merah mencapai harga Rp 30 ribu.</p>
<p>&#8220;Kalau sekarang penjualannya agak murah karena benturan sama pandemi Covid-19,&#8221; katanya.</p>
<p>Kendati demikian, turunnya harga tidak menyurutkan semangat para kelompok tani dalam  memaksimalkan hasil pertanian biji kopi yang berkualitas. Saat musim panen raya, biji kopi yang berhasil dipanen oleh para kelompok tani, kira-kira mencapai 10 ton per-hektar atau lebih.</p>
<p>&#8220;Pertahun, ini kira-kira 10 ton per-hektare,&#8221; jelasnya. Selain kopi, Kelompok Tani Makmur juga mengelola merica sebagai nilai tambah untuk meningkatkan perekonomian. <strong>(adi/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">130759</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sambut Hari Pertanian Nasional, Petani Kopi Dampit Berjuang Mandiri</title>
		<link>https://memontum.com/sambut-hari-pertanian-nasional-petani-kopi-dampit-berjuang-mandiri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Sep 2020 06:12:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[HPN]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Dampit]]></category>
		<category><![CDATA[Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[Petani Kopi]]></category>
		<category><![CDATA[Sosialisasi KUR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=124110</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Meski telah 75 tahun merdeka, namun potret kehidupan petani hingga kini masih kurang beruntung. Namun semangat mereka untuk mandiri layak mendapatkan sokongan dan atensi. &#8220;Kami prihatin dengan nasib petani kopi disini. Panen kopi cuma sekali setahun. Tapi kebutuhan hidup mereka tiap hari. Untuk bertahan hidup mereka ini kadang sampai harus meminjam uang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Meski telah 75 tahun merdeka, namun potret kehidupan petani hingga kini masih kurang beruntung. Namun semangat mereka untuk mandiri layak mendapatkan sokongan dan atensi. &#8220;Kami prihatin dengan nasib petani kopi disini. Panen kopi cuma sekali setahun. Tapi kebutuhan hidup mereka tiap hari. Untuk bertahan hidup mereka ini kadang sampai harus meminjam uang kepada tengkulak dengan bunga tinggi,&#8221; tandas Ketua Koperasi Kopi Sridonoretno Dampit, Heri.</p>
<p>Heri menjelaskan, dalam setahun petani kopi hanya bisa panen satu kali. Namun pada sisi lain, petani membutuhkan uang untuk pemenuhan kebutuhan hidup setiap hari. &#8220;Jadi banyak petani yang terpaksa harus pinjam uang ke tengkulak untuk biaya hidup sampai mencapai 30% bunganya. Sehingga Kita tidak bisa untuk olah hasil panen dengan baik apalagi untuk menyimpan hasil panen,&#8221; terang Heri.</p>
<p><strong>SOSIALISASI KUR</strong></p>
<p>Sebagai alternatif solusi pemenuhan finansial guna memenuhi kebutuhan ekonomi dan tanam kopi, pihaknya mensosialisasikan dan memperkenalkan petani pada dunia perbankan. Dalam hal ini adalah pengenalan petani kopi kepada berbagai penawaran kredit lunak bunga ringan agar bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari dan juga usaha pertanian kopi.</p>
<p>&#8220;Yang sedang Kita lakukan sekarang adalah memperkenalkan petani ke perbankan untuk ikut KUR atau pinjaman dengan bunga lunak untuk menjawab kebutuhan hidup, pupuk, dan keperluan lainya. Supaya kopinya bisa diproses menjadi Premium dan hasil panen bisa Kita pasarkan secara bersama-sama, sehingga mempunyai posisi tawar. Harapan ke depan koperasi bisa memenuhi tugas dan tanggung jawab seperti itu,&#8221; jelas Heri.</p>
<p>Heri mengatakan, pihaknya melakukan usaha upgrade pengolahan kopi dengan melakukan proses tambahan agar semakin berkualitas dan harga meningkat. &#8220;Pemrosesan lanjutan semisal dijadikan premium, kopi bisa harganya lebih tinggi. Kalau harga kopi polosan asalan ketika sudah di greed bisa mencapai kenaikan 15 %\kg. Greenbean atau ose.b.dari harga Rp. 22 ribu jadi Rp 35-37 ribu. Kalau kopi premium bisa mencapai Rp 40-50 ribu/kg ose bisa mencapai Rp 80 ribu / kg kalau dijual berbentuk bubuk,&#8221; jelas Heri.<img decoding="async" class=" wp-image-124111 aligncenter" src="https://i0.wp.com/s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2020/09/Petani-kopi-Dampit.-300x193.jpg?resize=496%2C319&#038;ssl=1" alt="" width="496" height="319" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/09/Petani-kopi-Dampit..jpg?resize=300%2C193&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/09/Petani-kopi-Dampit..jpg?resize=200%2C128&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/09/Petani-kopi-Dampit..jpg?w=500&amp;ssl=1 500w" sizes="(max-width: 496px) 100vw, 496px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p><strong>TERIKAT TENGKULAK</strong></p>
<p>Heri mengungkapkan mayoritas petani masih menjual polosan atau asalan. Karena masih banyak petani yang terikat dengan tengkulak dan masih lemahnya petani dalam berinovasi. Heri menuturkan, untuk koperasi sendiri masih belum maksimal dalam masalah keuntungan. Tetapi masih dalam tahap penguatan kelembagaan, advokasi dan konseling terhadap anggota untuk terus berinovasi. Mulai dari budidaya, pasca panen, penjaminan mutu sampai penataan pemasaran bersama.</p>
<p>&#8220;Harapan tentu saja kami bangun. Kami ingin menjadi wadah baik itu dalam hal kebutuhan atau pun pemasaran bersama untuk mewujudkan kesejahteraan bagi anggota dan petani secara umum yang mau berinovasi. Karena tidak mungkin kita hanya berharap harga bagus sesuai harapan kalau petani kopi hanya diam tanpa berbuat,&#8221; urai Heri mengakhiri.  <strong>(*/syn)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">124110</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
