<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>petasan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/petasan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 03 Mar 2026 14:29:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>petasan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</title>
		<link>https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon</link>
					<comments>https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Mar 2026 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[amankan]]></category>
		<category><![CDATA[Mercon]]></category>
		<category><![CDATA[pembuatan]]></category>
		<category><![CDATA[petasan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[praktik]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[ungkap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230688</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo – Respon cepat dilakukan Polres Situbondo, dalam mengantisipasi jatuhnya korban akibat ledakan bahan peledak atau mercon. Adalah berhasil membongkar praktik pembuatan petasan dan penyimpanan bubuk mercon dalam jumlah besar di sebuah rumah yang ditempati oleh pria berinisial S (59), di Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa, yang dilakukan petugas, Sabtu (28/02/2026) malam. Dalam kejadian itu, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> – Respon cepat dilakukan Polres Situbondo, dalam mengantisipasi jatuhnya korban akibat ledakan bahan peledak atau mercon. Adalah berhasil membongkar praktik pembuatan petasan dan penyimpanan bubuk mercon dalam jumlah besar di sebuah rumah yang ditempati oleh pria berinisial S (59), di Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa, yang dilakukan petugas, Sabtu (28/02/2026) malam.</p>



<p>Dalam kejadian itu, petugas berhasil mengamankan sedikitnya 5,1 kilogram bubuk mercon siap rakit serta ratusan selongsong kertas yang disimpan oleh pelaku di lokasi yang sangat berbahaya, yakni tepat di bawah kasur tempat tidurnya.</p>



<p>Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anwar Sidiqie, melalui Kasatreskrim, AKP Agung Hartawan, menjelaskan bahwa keberhasilan ini bermula dari informasi masyarakat yang resah akan adanya aktivitas mencurigakan terkait praktik pembuatan- petasan di Kampung Delleb. Menindaklanjuti laporan itu, anggota Satintelkam berkoordinasi dengan Satsamapta melakukan pengecekan dan penyelidikan.</p>



<p>&#8220;Kami bergerak cepat demi keselamatan masyarakat. Saat digeledah, ternyata pelaku berinisial S menyimpan bahan berbahaya tersebut di bawah tempat tidurnya. Tentu ini sangat berisiko memicu ledakan yang bisa berakibat fatal bagi penghuni rumah maupun warga sekitar,&#8221; ujar AKP Agung, Selasa (03/03/2026) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain bubuk mercon seberat 5,1 kg, polisi juga menyita sejumlah barang bukti lain. Diantaranya, 152 selongsong mercon berwarna, 200 selongsong putih, 9 buah mercon jenis blanggur, 1 ikat sumbu, hingga belerang dan alat pembuat selongsong.</p>



<p>Mengingat sifat bahan yang sangat tidak stabil dan mudah meledak, sebagian besar bubuk mercon tersebut langsung dimusnahkan (disposal) oleh Unit Gegana Brimob untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Keberhasilan polisi, ini pun mendapat apresiasi dari warga sekitar yang merasa lebih tenang karena potensi ancaman ledakan di lingkungan mereka telah diamankan.</p>



<p>Saat ini, tambahnya, terduga pelaku berinisial S telah diamankan di Mapolres Situbondo, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Atas perbuatannya, pelaku terancam undang-undang terkait kepemilikan bahan peledak.</p>



<p>AKP Agung menambahkan, pihak kepolisian tidak akan menoleransi segala bentuk penguasaan bahan peledak tanpa izin, terutama menjelang hari-hari besar dimana aktivitas bermain petasan sering meningkat. &#8220;Untuk masyarakat mohon bantuannya untuk melaporkan apabila ada aktivitas pembuatan petasan melalui Call Center 110. Karena ini untuk keamanan dan keselamatan bersama. Dan dimohon tidak ada lagi warga yang membuat atau menyimpan bahan petasan atau mercon,&#8221; imbuhnya. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230688</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lihat Konser Pembuka Jombang Fest 2024, Seorang Perempuan Terkena Ledakan Petasan</title>
		<link>https://memontum.com/lihat-konser-pembuka-jombang-fest-2024-seorang-perempuan-terkena-ledakan-petasan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Oct 2024 08:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Konser]]></category>
		<category><![CDATA[ledakan]]></category>
		<category><![CDATA[pembuka]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan,]]></category>
		<category><![CDATA[petasan]]></category>
		<category><![CDATA[seorang]]></category>
		<category><![CDATA[terkena]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215430</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Seorang perempuan berinisial N (27), warga asal Tulungagung, menjadi korban insiden ledakan petasan saat melihat konser musik pembuka Jombang Fest, di Alun-Alun Jombang, Senin (14/10/2024) malam. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka pada bagian kepala hingga harus dijahit dan harus dilarikan ke IGD RSUD Jombang. Informasi Memontum.com bahwa malam itu, korban tampak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Seorang perempuan berinisial N (27), warga asal Tulungagung, menjadi korban insiden ledakan petasan saat melihat konser musik pembuka Jombang Fest, di Alun-Alun Jombang, Senin (14/10/2024) malam. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka pada bagian kepala hingga harus dijahit dan harus dilarikan ke IGD RSUD Jombang.</p>



<p>Informasi Memontum.com bahwa malam itu, korban tampak asik melihat konser musik di Jombang Fest 2024. Namun, secara tiba-tiba ada petasan yang dinyalakan dan meledak hingga mengenai kepala korban. Akibatnya, korban harus dilarikan ke IGD RSUD Jombang, karena terdapat luka di bagian kepala hingga harus mendapat jahitan.</p>



<p>Salah seorang pengunjung Jombang Fest, Zainul (36), menyebut bahwa petasan itu dinyalakan pihak panitia sebagai simbolis pembukaan konser musik band. &#8220;Korban informasinya sempat pingsan setelah terkena petasan. Bahkan, korban saat itu langsung dibawa ke RSUD dengan naik ambulan,&#8221; katanya, Selasa (15/10/2024) tadi.</p>



<p>Sementara itu, Direktur RSUD Jombang, dr Ma&#8217;murotus Sa&#8217;diyah, membenarkan mengenai adanya seorang pasien berjenis kelamin perempuan asal Tulungagung, yang mengalami luka di bagian kepala saat melihat konser musik di Alun-alun Jombang. Bahkan, korban saat itu juga sempat dijenguk oleh dua pejabat dari Pemkab Jombang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Betul mas (ada korban, red) dan sudah mendapatkan penanganan. Pak Pj Bupati dan Pak Sekda juga sudah berkunjung menemui yang bersangkutan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Ma&#8217;murotus menjelaskan, bahwa pasien dibawa ke IGD sekitar pukul 20.30. &#8220;Pasien dalam kondisi sadar. Pasien mengalami luka, namun sudah dijahit dan pasien sudah pulang,&#8221; katanya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua Panitia Jombang Fest, Saiful Anwar, saat dikonfirmasi mengenai insiden tersebut mengaku tidak ada masalah dalam gelaran konser musik yang menjadi pembuka acara Jombang Fest. Dirinya juga membenarkan, bila dalam acara tersebut ada seseorang yang mengalami luka saat konser musik tersebut.</p>



<p>&#8220;Langsung ke Pak Sekda ya, supaya satu sumber. Intinya tidak ada masalah karena luka ringan. Monggo langsung ke Pak Sekda ya,&#8221; ujarnya. <strong>(azl/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215430</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Viral, Oknum Vandalisme Terekam CCTV Sulut Petasan di Fasum Bertulis Kayutangan Heritage</title>
		<link>https://memontum.com/viral-oknum-vandalisme-terekam-cctv-sulut-petasan-di-fasum-bertulis-kayutangan-heritage</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Apr 2024 03:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bertulis]]></category>
		<category><![CDATA[heritage,]]></category>
		<category><![CDATA[Kayutangan]]></category>
		<category><![CDATA[petasan]]></category>
		<category><![CDATA[terekam]]></category>
		<category><![CDATA[Vandalisme]]></category>
		<category><![CDATA[viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=208369</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Beredar di Sosial Media (Sosmed), adanya oknum vandalisme yang sengaja menyulutkan petasan pada tulisan Kayutangan Heritage, yang berada di persimpangan Jalan Basuki Rahmat, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Aksi tersebut, diketahui terekam dalam CCTV milik Pemkot Malang, yang berada di sekitar kawasan. Dalam aksi itu, terlihat jelas bahwa hal itu dilakukan oleh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Beredar di Sosial Media (Sosmed), adanya oknum vandalisme yang sengaja menyulutkan petasan pada tulisan Kayutangan Heritage, yang berada di persimpangan Jalan Basuki Rahmat, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Aksi tersebut, diketahui terekam dalam CCTV milik Pemkot Malang, yang berada di sekitar kawasan.</p>



<p>Dalam aksi itu, terlihat jelas bahwa hal itu dilakukan oleh seorang pria dengan mengenakan pakaian berwarna hitam, usai melaksanakan Salat Idul Fitri, Rabu (10/04/2024) kemarin.</p>



<p>Setelah melakukan aksi tak terpuji itu, sang oknum pergi meninggalkan lokasi dengan tenang seperti tidak terjadi apa-apa dan tidak ada rasa bersalah. Padahal dari kejadian tersebut, membuat huruf ‘T’ yang berada di tulisan Kayutangan rusak.</p>



<p>Akibat ulah itu, beragam komentar pun muncul dari warganet. Seperti, tulisan “Ngisin-ngisini ae le. Pas kliatan muka e di ss di crop trus di up ae min. Kok ya nemen. Paling ya mek bikin video permintaan maaf,” tulis akun @callmeyora.</p>



<p>Kemudian, juga ada komentar lain, seperti &#8220;posting laagi yaa min kalo udah ketangkep&#8230;. kurang ajar bgt ngerusak fasilitas, sy bukan orang malang, tapi syg bgt kalo seenaknya ngrusak gtu,&#8221; tulis @lvey_Stive.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Goblok. Semoga Ndang ketangkep. Dan di mintai pertanggung jawaban. Btw diriku dari kemarin sensi mulu soal petasan. Suka ga ada otaknya orang yang main ini,” tulis @Jimochi0613.</p>



<p>Selain itu, juga beberapa komentar mendesak agar dinas terkait, dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidul (DLH) Kota Malang untuk bergerak.</p>



<p>&#8220;Nah kan udah ada CCTV tuh, ya ditindak dong..minimal ganti sampai bener..minta maaf oke tapi harus ada tindak lanjutnya,&#8221; tulis warganet lainnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Bidang Ruang Terbuka Hijau (Kabid RTH) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Laode KB Al Fitra, sangat menyayangkan adanya kejadian tersebut. “Seharusnya, sebagai warga harus turut menjaga keindahan bukan malah merusak,” kata Laode, saat dihubungi, Kamis (11/04/2024) tadi.</p>



<p>Kemudian, dikatakannya jika untuk tindak lanjut dari adanya kejadian tersebut, DLH Kota Malang masih mengunggahnya pada akun media sosial milik DLH saja.</p>



<p>“Dengan diunggah di akun milik DLH nanti harapannya dapat ditindaklanjuti oleh aparat yang berwenang,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">208369</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dua Hari Olah TKP di Pusat Ledakan Produksi Mercon Kota Batu, Polisi Sita 3 Dos Petasan dan Serbuk</title>
		<link>https://memontum.com/dua-hari-olah-tkp-di-pusat-ledakan-produksi-mercon-kota-batu-polisi-sita-3-dos-petasan-dan-serbuk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Jun 2023 14:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[dos]]></category>
		<category><![CDATA[dua]]></category>
		<category><![CDATA[hari]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[ledakan]]></category>
		<category><![CDATA[Mercon]]></category>
		<category><![CDATA[olah]]></category>
		<category><![CDATA[petasan]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<category><![CDATA[produksi]]></category>
		<category><![CDATA[pusat]]></category>
		<category><![CDATA[serbuk]]></category>
		<category><![CDATA[sita]]></category>
		<category><![CDATA[TKP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191611</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Tim Jibom Satbrimobda Polda Jatim dan Tim Labfor Polda Jatim, harus bekerja ekstra dalam mengurai bahan produksi mercon yang meledak di kawasan home industri keramik di Dusun Karangmloko, Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Dalam peristiwa yang mengakibatkan satu orang mengalami luka bakar serius itu, tim pun harus bekerja selama dua [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Tim Jibom Satbrimobda Polda Jatim dan Tim Labfor Polda Jatim, harus bekerja ekstra dalam mengurai bahan produksi mercon yang meledak di kawasan home industri keramik di Dusun Karangmloko, Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Dalam peristiwa yang mengakibatkan satu orang mengalami luka bakar serius itu, tim pun harus bekerja selama dua hari, yakni sejak Rabu (21/06/2023) sore sekitar pukul 17.00 atau sesaat usai kejadian hingga Kamis (22/06/2023) tadi sekitar pukul 14.30.</p>



<p>Dari hasil olah TKP itu, disampaikan Kapolres Batu, AKBP Oscar Syamsuddin, membenarkan bahwa lokasi digunakan sebagai tempat produksi. Dugaan itu, dikuatkan dengan ditemukannya tiga karton kardus berisi petasan dengan panjang 70 centimeter dan 1 meter.</p>



<p>Selain menemukan barang bukti yang sudah diamankan Tim Jibom Satbrimobda Polda Jatim dan Labfor, tambahnya, juga turut ditemukan alat bor yang digunakan untuk mencampur bahan. Termasuk, timbangan dan serbuk yang diduga untuk bahan pembuatan petasan.</p>



<p>&#8220;Untuk serbuk yang ditemukan, itu masih didalami Labfor. Seperti, jenis zat kimia apa yang digunakan,&#8221; terang Kapolres Batu di lokasi kejadian, Kamis (22/06/2023) tadi.</p>



<p>Jadi, ujarnya, untuk hasilnya di TKP, bahwa rumah yang dikontrak oleh korban ini memang digunakan untuk pembuatan petasan. &#8220;Hasil temuan Brimob dan Labfor, bahwa rumah yang meledak ini untuk rumah industri petasan,&#8221; tegasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Terkait dengan kondisi korban, ujar AKBP Oscar, untuk sementara ini masih belum bisa diminta keterangan. Itu karena, korban mengalami luka bakar hingga 80 persen. Sehingga, dugaan sementara penyebab terjadinya ledakan, dimungkinkan ada kesalahan pengolahan.</p>



<p>&#8220;Pemilik rumah menerangkan, ada dugaan korban aktifitasnya baru dua bulan ini. Karena, saat korban datang ke kampung atau izin ke pihak RT, itu mengatakan punya usaha. Sementara di dalam rumah itu, juga ada semacam mesin pemintal benang,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sementara itu di tempat sama atau tim Labfor Polda Jatim, AKP Syahrul Rubiyanto, menjelaskan dari beberapa temuan menunjukkan jika serbuk bahan yang diproduksi cukup banyak. Karenanya, harus diidentifikasi.</p>



<p>&#8220;Banyak bahan serbuk petasan yang tercecer di lantai dan juga sebagian terbungkus dalam plastik. Di sini, memang bahan yang digunakan sensitif hingga berpengaruh terjadinya ledakan. Bahan tersebut serbuk mesiu. Ini kita kumpulkan, lalu kita uji laboratorium dan akan kita hitung besaran beratnya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan sebelumnya, rumah kontrakan yang ditempati Waluyo (25) warga Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, yang berada di Dusun Karangmloko, Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, meledak keras, Rabu (21/06/2023) sekitar pukul 12.30. Selain menghancurkan bangunan rumah, kejadian itu juga membuat Waluyo mengalami luka bakar yang cukup serius. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191611</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ditreskrimum Polda Jatim Sita 231 Kg Petasan berikut Tiga Pelaku mulai Pemodal hingga Peracik Bahan Petasan</title>
		<link>https://memontum.com/ditreskrimum-polda-jatim-sita-231-kg-petasan-berikut-tiga-pelaku-mulai-pemodal-hingga-peracik-bahan-petasan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Mar 2023 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten jombang]]></category>
		<category><![CDATA[petasan]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Jatim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=185755</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Polda Jatim melalui Subdit I Kamneg (Keamanan Negara) Ditreskrimum (Direktorat Reserse Kriminal Umum) Polda Jatim, berhasil mengungkap para tersangka yang diduga memiliki, membuat, menguasai, menyimpan, menyembunyikan, mengangkut dan menjual bahan peledak berupa bahan jadi petasan seberat 231 Kg. Hal tersebut, disampaikan Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Toni Harmanto, saat memimpin rilis di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Polda Jatim melalui Subdit I Kamneg (Keamanan Negara) Ditreskrimum (Direktorat Reserse Kriminal Umum) Polda Jatim, berhasil mengungkap para tersangka yang diduga memiliki, membuat, menguasai, menyimpan, menyembunyikan, mengangkut dan menjual bahan peledak berupa bahan jadi petasan seberat 231 Kg. Hal tersebut, disampaikan Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Toni Harmanto, saat memimpin rilis di Puslatpur Satbrimob Jatim di Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, Senin (27/03/2023) tadi.</p>



<p>Dalam rilis itu, Kapolda Jatim menyampaikan bahwa pengungkapan ini berkaitan dengan dua peristiwa ledakan yang terjadi di wilayah Polda Jatim. Yakni, yang terjadi di Blitar dan Batu Malang.</p>



<p>&#8220;Dengan tim yang dibentuk oleh Dirreskrimum dan jajaran semua, akhirnya kita berhasil mengungkap lebih kurang 231 kg bahan peledak untuk mercon,&#8221; tegas Irjen Pol Toni.</p>



<p>Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Totok Suharyanto, menambahkan bahwa tersangka yang berhasil ditangkap sebanyak tiga orang. Tersangka pertama, berinisial MDP selaku penjual. Kemudian, IM selaku pemodal sekaligus pembelian bahan mentah. Sedang tersangka ketiga, AMR ini selaku karyawan yang meracik atau pekerja.</p>



<p>&#8220;Ada dua tersangka lain, ini masih DPO dan dalam proses pengejaran anggota yaitu atas nama inisial AB dan JL,&#8221; tambah Kombes Totok.</p>



<p>Untuk model penjualan tersangka, papar Kombes Totok, adalah melalui sistem online dengan sebutan atau kode &#8216;pupuk ajaib&#8217;. &#8220;Awal pengungkapan kita, yaitu telah menangkap yang 2 kilo. Kemudian, dikembangkan dan berhasil menangkap tersangka pertama di Bantul. Lalu, kemudian dikembangkan dan dua tersangka lain ditangkap di Sleman,&#8221; tambah Kombes Pol Totok.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Ditambahkannya, barang bukti total sebanyak 231 kilo yang mentah. Kemudian bahan mentah yang masih serbuk putih 75 kg dan bahan serbuk kuning 15 kilo serta anti pelembab 2,9 kilo. Serta, petasan berbagai jenis ini ada 1.141.</p>



<p>&#8220;Kemudian untuk pasal, kita kenakan Pasal 1 ayat 1 Undang-undang darurat 12 No 51 dengan ancaman hukuman mati seumur hidup dan hukuman penjara 20 tahun. Kemudian berkaitan dengan pengembangan, saat ini juga tim masih di lapangan dan akan kita tampilkan untuk hasil pengembangan berikutnya,” urainya.</p>



<p>Masih menurut Kombes Pol Totok, bahwa mercon ini dipasarkan di seluruh Indonesia sejak Tahun 2022 dan khusus 2023, itu di Jawa Timur. Bahkan, ada 78 transaksi dan masih dikembangkan, karena saat ini juga masih dalam proses pembuktian.</p>



<p>“Keuntungan yang didapat dari yang bersangkutan, itu dibeli Rp 150 ribu perkilo dan dijual Rp 230 ribu perkilo. Keuntungan Rp 80 ribu, kemudian seluruhnya dijual melalui online,” jelasnya.</p>



<p>Kombes Pol Totok juga menambahkan, bahwa dari keterangan tersangka dan hasil analisis, bahwa memang di bulan-bulan ini atau mendekati Lebaran, mereka mulai meracik. Sehingga, pasaran khusus di tahun 2023 itu, pada Februari sudah mulai transaksi.</p>



<p>&#8220;Tadi sudah saya sampaikan, bahwa 78 transaksi itu hanya khusus di Jawa Timur. Itu, paling banyak adalah di daerah Kediri, kemudian juga Blitar dan Jombang,&#8221; imbuhnya. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">185755</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pedagang Petasan di Kota Malang Alami Penurunan Omzet</title>
		<link>https://memontum.com/pedagang-petasan-di-kota-malang-alami-penurunan-omzet</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Dec 2022 11:21:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[omzet turun]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[petasan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=180769</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Bunyi petasan di momen pergantian tahun, sepertinya mulai dirasakan Nurohma (40). Maklum, perayaan tahun baru yang tidak afdol rasanya jika tidak menyalakan petasan kembang api, ternyata jauh dari harapan. Nurohma yang bekerja sebagai salah satu penjual petasan di Pasar Besar Kota Malang, mengaku jika penjualannya kini mengalami penurunan omzet secara drastis. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Bunyi petasan di momen pergantian tahun, sepertinya mulai dirasakan Nurohma (40). Maklum, perayaan tahun baru yang tidak afdol rasanya jika tidak menyalakan petasan kembang api, ternyata jauh dari harapan.</p>



<p>Nurohma yang bekerja sebagai salah satu penjual petasan di Pasar Besar Kota Malang, mengaku jika penjualannya kini mengalami penurunan omzet secara drastis. Itu karena, sepinya minat pembeli yang biasa mengisi momen pergantian tahun dengan petasan.</p>



<p>“Di perayaan tahun baru ini, sangat sepi. Beda seperti tahun sebelumnya. Ini saja, petasan yang saya jualkan masih banyak. Padahal, malam tahun barunya tinggal besok,” ujarnya saat ditemui di lapak penjualannya, Jumat (30/12/2022) tadi.</p>



<p>Di tahun sebelumnya, Nurohma mengaku, bisa sampai membeli petasan di tengkulak hingga jutaan rupiah. Berbeda halnya dengan saat ini, dirinya hanya bisa membeli hingga ratusan ribu. Itu pun, saat dijual kembali juga belum habis.</p>



<p>“Kalau dahulu, jelang tahun baru bisa beli sampai Rp 10 juta. Tetapi kalau sekarang, hanya bisa beli sekitar Rp 300 ribu sampai Rp 500 ribu,” katanya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Untuk jenis petasan yang dijualkan, dirinya mengatakan sangat beragam. Mulai dari kembang api kawat biasa, kembang api air mancur, petasan gasing, hingga petasan yang berukuran besar. Untuk harga yang dijualkan mulai dari Rp 5 ribu sampai dengan Rp 250 ribu perpacknya.</p>



<p>“Macam-macam untuk jenisnya. Harganya pun, juga bermacam-macam. Kalau yang biasa dibeli anak-anak, itu petasan banting dan sama air mancur. Harganya dari dulu tetap, kenaikannya nggak terlalu banyak,” ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut dirinya menyampaikan, jika petasan yang dijualkan tersebut, beberapa diantaranya juga sisa dari penjualan saat Idul Fitri lalu. Sebab, menurutnya keuntungan dari barang dagangannya masih lumayan besar.</p>



<p>“Ini banyak barang sisa saat Idul Fitri lalu, yang nggak laku dan masih bisa di jual. Lumayan besar harganya, karena masih di atas Rp 100 ribu. Jadi, ya saya jual lagi,” lanjutnya.</p>



<p>Untuk omset yang didapatkan saat sepi pembeli seperti ini, dirinya hanya mendapatkan ratusan ribu saja perharinya. Namun, hal itu tetap dirinya syukuri dan jalani. &#8220;Tetap di syukuri saja. Namanya juga jualan, dari pada nggak dapat sama sekali ditungguin saja pembelinya. Semoga hari H nanti, bisa ramai,&#8221; imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">180769</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diduga Ketakutan Saat Polisi Datang, Pelaku Perang Petasan di Klatakan Situbondo Kabur</title>
		<link>https://memontum.com/diduga-ketakutan-saat-polisi-datang-pelaku-perang-petasan-di-klatakan-situbondo-kabur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Apr 2022 11:47:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Perang Petasan]]></category>
		<category><![CDATA[petasan]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=168238</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Polsek Kendit Polres Situbondo berhasil menggagalkan rencana aksi perang petasan di Jalan Dusun Semekan, Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, Minggu (24/04/2022) tadi. Langkah itu dilakukan, setelah petugas menerima laporan masyarakat. Anggota Patroli Polsek Kendit dipimpin Kepala SPKT Aiptu A Cholik, unit Reskrim, Bripka Nanang Kusmianto, Brigadir Zeki T dan Brigadir Dani [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Polsek Kendit Polres Situbondo berhasil menggagalkan rencana aksi perang petasan di Jalan Dusun Semekan, Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, Minggu (24/04/2022) tadi. Langkah itu dilakukan, setelah petugas menerima laporan masyarakat. Anggota Patroli Polsek Kendit dipimpin Kepala SPKT Aiptu A Cholik, unit Reskrim, Bripka Nanang Kusmianto, Brigadir Zeki T dan Brigadir Dani Mahendra langsung mendatangi lokasi. Namun setiba dilokasi, sudah dalam kondisi sepi.</p>



<p>Diduga, sejumlah pemuda yang dilaporkan hendak melakukan perang petasan, sudah melarikan diri ke dalam area persawahan yang terdapat tanaman tebu.</p>



<p>Kapolsek Kendit, AKP Sumiyatno, mengatakan pihaknya menerima laporan adanya perang petasan. Atas laporan itu, anggota nya langsung menuju lokasi namun sudah sepi. Diduga para pelaku perang petasan memilih kabur ketakutan.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Di lokasi ditemukan barang bukti 2 buah petasan, 1 unit motor tanpa plat nomor dan sepasang sandal jepit. Barang bukti tersebut diamankan ke Polsek Kendit.“ Setiba dilokasi perang petasan, keadaan sudah sepi. Anggota hanya menemuka barang bukti petasan, sepeda motor dan sandal. Semua diamankan ke Polsek Kendit,&#8221; terangnya.</p>



<p>AKP Sumiyatno juga menjelaskan, dalam setiap kegiatan patrol sahur keliling, selalu mengimbau masyarakat tentang Maklumat Kapolres Situbondo selama bulan suci Ramadan diantaranya tidak melakukan perang petasan, balap liar dan perjudian serta konsumsi Miras. Diharapkan masyarakat melaporkan kepada Polsek, Bhabinkamtibmas ataupun menghubungi Call center 110, bila melihat gangguan Kamtibmas.</p>



<p>“Setiap kegiatan Patroli Sahur, kami sudah mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan perang petasan dan juga mencegah penyakit masyarakat (Pekat). Kami ucapkan terima kasih kepada warga yang telah membantu menjaga Kamtibmas, khusunya di wilayah Kecamatan Kendit, agar tetap aman dan kondusif,&#8221; tegasnya. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">168238</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lempari Rumah Warga dengan Petasan, 11 Remaja Diamankan Polsek Kendit Situbondo</title>
		<link>https://memontum.com/lempari-rumah-warga-dengan-petasan-11-remaja-diamankan-polsek-kendit-situbondo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Apr 2022 16:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[diamankan]]></category>
		<category><![CDATA[Diamankan Polisi]]></category>
		<category><![CDATA[petasan]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Kendit]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=167342</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Sekitar 11 pemuda diamankan Polsek Kendit-Situbondo, karena diduga melempar petasan ke dalam salah satu rumah warga di Desa Balung, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, Minggu (10/04/2022) dini hari. Adalah rumah milik Akhmad Noer Noeris (28), warga Dusun Krajan Tengah, Desa Balung, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, yang dijadikan sasaran aksi tidak patut dicontoh tersebut. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Sekitar 11 pemuda diamankan Polsek Kendit-Situbondo, karena diduga melempar petasan ke dalam salah satu rumah warga di Desa Balung, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, Minggu (10/04/2022) dini hari. Adalah rumah milik Akhmad Noer Noeris (28), warga Dusun Krajan Tengah, Desa Balung, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, yang dijadikan sasaran aksi tidak patut dicontoh tersebut.</p>



<p>Korban sendiri, merasa aksi itu membahayakan keluarganya, kontan melaporkannya ke Polsek Kendit, dengan membawa bukti rekaman CCTV. Begitu mendapat laporan tersebut, anggota Polsek Kendit langsung mendatangi TKP dan mengamankan sejumlah terlapor.</p>



<p>Kapolres Situbondo, AKBP Andi Sinjaya, mengatakan bahwa 11 pemuda yang diamankan di Polsek Kendit, selanjutnya diberikan pembinaan dengan didampingi orang tuanya masing-masing. Selain itu, turut disaksikan pula oleh kepala desa setempat.</p>



<p>&#8220;Mereka kita berikan pemahaman tentang bahaya bermain petasan atau mercon. Apalagi, sampai dilempar ke dalam rumah warga. Hal ini berpotensi meresahkan masyarakat serta menimbulkan gangguan Kamtibmas,” kata Kapolres Andi Sinjaya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Setelah diberi pembinaan, kata Kapolres Situbondo, 11 orang pemuda tersebut berikutnya diminta membuat surat pernyataan yang isinya tidak akan mengulangi perbuatannya bermain petasan. “Surat pernyataan itu, ditandatangani oleh yang bersangkutan dan disaksikan orang tuanya masing-masing serta kepala desa setempat,” jelas Kapolres Situbondo.</p>



<p>Dalam kesempatan itu pihaknya juga menekankan kepada orang tua mereka, agar senantiasa mengingatkan anak-anaknya terkait bahaya petasan. Sehingga, tidak merugikan diri sendiri, orang lain bahkan sampai membahayakan nyawa orang lain. Karena, hal ini bisa dipidana.</p>



<p>“Tolong para orang tua ingatkan anak-anak tentang bahaya petasan. Apabila petasan tersebut sampai membuat orang celaka. Maka, perbuatannya bisa di proses hukum pidana,” ujarnya.</p>



<p>Ada pun sejumlah nama dan inisial mereka yang diamankan, masing-masing Harianto (26), Okky (21), Achmad Sabirin (21), Najih (19), RS (17), DF (16), AJ (16), SI (14), SA (14), IS (14) dan SP (13). Kesemuanya warga Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo. Sementara pembinaan terhadap 11 pemuda pelempar petasan, juga turut disaksikan oleh Kepala Desa Balung, Sawari, Kasi Trantib Satpol PP Kendit, Sudiyanto, Ketua FKUB Situbondo, KH Yusron Safrowi, Babinsa Sertu, Suherman dan Kasun Karang, Polo Andriyanto. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">167342</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lempari Polisi Menggunakan Petasan, Enam Pemuda di Situbondo Diamankan</title>
		<link>https://memontum.com/lempari-polisi-menggunakan-petasan-enam-pemuda-di-situbondo-diamankan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Apr 2022 16:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[diamankan]]></category>
		<category><![CDATA[Diamankan Polisi]]></category>
		<category><![CDATA[petasan]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=167328</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Sedikitnya enam pemuda asal Desa Landangan, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, harus diamankan di Mapolsek Panji-Situbondo. Itu karena, mereka diduga melempari petugas Polsek Panji yang sedang patroli, dengan menggunakan petasan, Minggu (10/04/2022) dini hari. Selain itu, petugas patroli yang dipimpin langsung Kapolsek Panji, Iptu Suwono, juga mengamankan barang bukti mobil Pikap P 9798 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Sedikitnya enam pemuda asal Desa Landangan, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, harus diamankan di Mapolsek Panji-Situbondo. Itu karena, mereka diduga melempari petugas Polsek Panji yang sedang patroli, dengan menggunakan petasan, Minggu (10/04/2022) dini hari.</p>



<p>Selain itu, petugas patroli yang dipimpin langsung Kapolsek Panji, Iptu Suwono, juga mengamankan barang bukti mobil Pikap P 9798 E. Kendaraan itu, digunakan sebagai sarana sejumlah pemuda untuk patrol keliling Kota Situbondo.</p>



<p>Diperoleh keterangan, aksi pelemparan petasan yang diduga dilakukan para pemuda itu, berawal saat petugas melakukan patroli di Simpang Empat Talang, Desa Panji Kidul, Kecamatan Panji, Situbondo. Di lokasi itu, diketahui acapkali sering dijadikan sejumlah pemuda untuk perang-perangan petasan.</p>



<p>Saat tiba di lokasi, awalnya petugas tidak mendapati kecurigaan. Justru, hanya melihat sekelompok pemuda yang menaiki mobil pikap. Hanya saja, beberapa saat kemudian diketahui ada yang melempar petugas dengan menggunakan petasan dan kembang api.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Mengetahui mobilnya dilempar petasan, petugas yang dipimpin Iptu Suwono, pun langsung melakukan pengejaran. Petugas akhirnya berhasil menghentikan mobil pikap yang diketahui dikemudikan Alan, warga Jalan Desa Juglangan, Kecamatan Panji, Situbondo.</p>



<p>Sejumlah pemuda, selanjutnya dibawa ke Mapolsek Panji, untuk selanjutnya dilakukan pendataan dan pembinaan terhadap enam pemuda asal Desa Landangan itu.</p>



<p>Kapolres Situbondo, AKBP Andi Sinjaya, membenarkan atas sejumlah kejadian itu. Sejumlah pemuda, sebelum dipulangkan ke rumahnya masing-masing, mereka disuruh menulis pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.</p>



<p>&#8220;Selain itu, petugas juga memberikan sanksi tegas berupa tilang. Selain perbuatannya melanggar UU lalu lintas, mobil pikap yang dikemudikan Alan, diketahui STNK nya mati. Saat ini, mobil pikap tersebut diamankan di Mapolres Situbondo sebagai barang bukti,&#8221; ujar AKBP Andi Sinjaya. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">167328</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
