<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>PHBS &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/phbs/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 28 Jul 2022 12:10:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>PHBS &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Heboh Penyakit Cacar Monyet, Dinkes Kota Malang Imbau Masyarakat Terapkan PHBS</title>
		<link>https://memontum.com/heboh-penyakit-cacar-monyet-dinkes-kota-malang-imbau-masyarakat-terapkan-phbs</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Jul 2022 12:10:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[cacar monyet]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[PHBS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=172844</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dunia medis kini dihebohkan mengenai penyakit Cacar Monyet, yang menyerang pada kulit. Mensikapi hal itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif, mengimbau agar masyarakat Kota Malang selalu menerapkan Pola Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Dijelaskannya, dengan menerapkan PHBS, maka nantinya tidak ada pencemaran pada makanan dan udara. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dunia medis kini dihebohkan mengenai penyakit Cacar Monyet, yang menyerang pada kulit. Mensikapi hal itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif, mengimbau agar masyarakat Kota Malang selalu menerapkan Pola Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).</p>



<p>Dijelaskannya, dengan menerapkan PHBS, maka nantinya tidak ada pencemaran pada makanan dan udara. Karena penularan penyakit tersebut, bisa dari mana saja. “Perlu diantisipasi kesadaran dan kedisiplinan masyarakat di dalam berperilaku hidup bersih dan sehat,” ucap dr Husnul, Kamis (28/08/2022) tadi.</p>



<p>Untuk sejauh ini, menurutnya di Kota Malang masih tidak ada laporan terkait dengan masyarakat yang terserang penyakit Cacar Monyet. Baik di tingkat Puskesmas atau pun rumah sakit. Namun, pihaknya tetap akan mengimbau dan terus melakukan sosialisasi.</p>



<p>&#8220;Kita sudah sampaikan ke teman-teman yang ada di fasilitas kesehatan, apa itu penyakit Cacar Monyet. Lalu, bagaimana gejala dan bentuknya. Diharapkan, mereka mengerti dan paham. Sehingga, metika ada gejala yang masuk bisa diidentifikasi,” jelasnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>Diterangkan dr Husnul, penyakit tersebut menyerang semua umur, baik muda maupun tua. Untuk gejala-gejalanya yang muncul pada penyakit tersebut yakni badan terasa lesu, sakit semua, demam dan kulit muncul rua merah.</p>



<p>“Sebenarnya, bentuknya hampir sama seperti gangguan penyakit kulit pada sebelumnya,” lanjutnya.</p>



<p>Sebagai informasi, penyakit Cacar Monyet disebabkan oleh infeksi virus monkeypox. Di mana virus tersebut adalah bagian dari keluarga virus yang sama dengan virus variola, virus yang menyebabkan cacar. Sebelum menyerang di tahun 2022, kasus tersebut menyerang negara Afrika tengah dan barat. Kini sudah menyebar ke beberapa negara lain, akibat dari perdagangan hewan impor. <strong>(rsy/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">172844</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sampah Medis Meningkat Bupati Imbau Terapkan PHBS</title>
		<link>https://memontum.com/sampah-medis-meningkat-bupati-imbau-terapkan-phbs</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Aug 2020 15:57:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[PHBS]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah Medis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/121426-sampah-medis-meningkat-bupati-imbau-terapkan-phbs</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Mojokerto &#8211; Bupati Mojokerto, Pungkasiadi mengajak petugas kebersihan untuk bekerja lebih hati-hati dengan terus memperhatikan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Hal ini mengingat produksi sampah medis khususnya, akan terus meningkat sejak munculnya pandemi awal Maret lalu hingga saat ini. Wejangan ini disampaikan kepada 300 orang petugas kebersihan dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Mojokerto </strong>&#8211; Bupati Mojokerto, Pungkasiadi mengajak petugas kebersihan untuk bekerja lebih hati-hati dengan terus memperhatikan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Hal ini mengingat produksi sampah medis khususnya, akan terus meningkat sejak munculnya pandemi awal Maret lalu hingga saat ini. Wejangan ini disampaikan kepada 300 orang petugas kebersihan dan pertamanan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mojokerto, Rabu (12/8/2020).</p>
<p>“Pengelolaan sampah harus baik, terutama di masa pandemi Covid-19. Karena sampah medis juga pasti tambah banyak, misalnya dari penggunaan masker medis sekali pakai. Saya minta panjenengan semua kerja dengan hati-hati. Jaga kesehatan dengan menerapkan PHBS dan protokol kesehatan,” kata bupati.</p>
<p>Tidak terus bertumpu pada daerah, Bupati juga mengingatkan kembali kewajiban setiap individu untuk mempertanggungjawabkan pengelolaan sampah masing-masing. Hal tersebut dapat dimulai dari hal-hal sederhana, misalnya membudayakan pemakaian produk ramah lingkungan, memanfaatkan sampah melalui pengomposan, berkreasi dengan sampah yang didaur ulang, serta memaksimalkan peran TPS 3R (Reduce, Reuse, Recycle).</p>
<p>“Saat ini Perda Pengelolaan Sampah Kabupaten Mojokerto, sudah masuk tahap pengesahan. Di dalamnya mengatur hak dan kewajiban semua warga untuk melaksanakan pengelolaan sampah. Termasuk retail, fasilitas umum, perkantoran, pabrik, rumah sakit dan lain-lain. Jadi, bukan hanya pemerintah yang dituntut mengolah sampah, semua juga harus peduli,” tegas Bupati dilanjutkan penyerahan bantuan sembako secara simbolis pada 10 orang petugas kebersihan DLH.</p>
<p>Sebelumnya, Kepala DLH Kabupaten Mojokerto, Didik Chusnul Yakin menjelaskan, jika pengolahan sampah di Kabupaten Mojokerto masih sangat perlu ditingkatkan. Ia menilai perlu adanya peningkatan untuk memaksimalkan pengelolaan, mulai dari mencukupi alat-alat sekaligus SDM.</p>
<p>“Kita memang musti concern terhadap pengelolaan sampah. Sebab, sampah yang kita tangani saat ini masih 4-5 persen, masih jauh dari target di 2025. Alhamdulillah, Desember ini TPA Karangdieng akan kita manfaatkan untuk pengelolaan sampah Kabupaten Mojokerto. Untuk mendukung operasional, kami ajukan perlengkapan alat-alat berat dan SDM nya. Bagi teman-teman tenaga harian lepas (THL) DLH, akan kita naikkan juga honornya,” terang Didik. <strong>(mrg/mzm)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">121426</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
