<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>plengsengan ambrol &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/plengsengan-ambrol/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 24 Mar 2023 13:05:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>plengsengan ambrol &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Plengsengan Sepanjang 35 Meter di Jembatan Ki Ronggo di Desa Kotakulon Bondowoso Ambles</title>
		<link>https://memontum.com/plengsengan-sepanjang-35-meter-di-jembatan-ki-ronggo-di-desa-kotakulon-bondowoso-ambles</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Mar 2023 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[Plengsengan]]></category>
		<category><![CDATA[plengsengan ambrol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=185584</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bondowoso, mengakibatkan plengsengan atau dinding penahan di sisi Barat Jembatan Ki Ronggo di Desa Kotakulon, Kecamatan Bondowoso, longsor, Jumat (24/03/2023) sekitar pukul 15.30. Plengsengan setinggi sekitar 15 meter dengan panjang 35 meter dan lebar 6 meter, pun ambles ke bagian dasar sungai. Beruntung, dalam kejadian itu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Bondowoso</strong> &#8211; Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bondowoso, mengakibatkan plengsengan atau dinding penahan di sisi Barat Jembatan Ki Ronggo di Desa Kotakulon, Kecamatan Bondowoso, longsor, Jumat (24/03/2023) sekitar pukul 15.30. Plengsengan setinggi sekitar 15 meter dengan panjang 35 meter dan lebar 6 meter, pun ambles ke bagian dasar sungai.</p>



<p>Beruntung, dalam kejadian itu diinformasikan tidak ada korban jiwa. Meskipun, lokasi itu biasa digunakan untuk parkir kendaraan untuk pengunjung yang ingin membeli aneka kuliner untuk persiapan berbuka.</p>



<p>&#8220;Longsor ges,&#8221; kata seseorang warga yang mengabadikan kejadian longsor.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Plengsengan Sepanjang 35 Meter di Jembatan Ki Ronggo di Desa Kotakulon Bondowoso Ambles #shorts" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/6OlaB-Eo6Mg?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso, Dadan Kurniawan, saat dikonfirmasi melalui telepon, membenarkan kejadian tersebut. &#8220;Benar, terjadi longsor di plesengan Jembatan Ki Ronggo. Longsoran terjadi di saat intensitas hujan tinggi,” kata Dadan Kurniawan.</p>



<p>Sebagai antisipasi, pihaknya turun dan meninjau lokasi. Sementara dari informasi yang beredar, bahwa parkiran di sisi barat jembatan atau sebelah utara ini, ternyata sudah terdeteksi sejak 2019 lalu. Saat itu, kondisi paving di pinggir tebing mulai miring dan ada sebagian tanah yang sudah ambles. Namun, sejak 2019 lalu hingga saat ini belum ada perbaikan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.&nbsp;<strong>(zen/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">185584</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Plengsengan Pilar Penyangga Jembatan Pasar Burung Splendid Kota Malang Ambrol</title>
		<link>https://memontum.com/plengsengan-pilar-penyangga-jembatan-pasar-burung-splendid-kota-malang-ambrol</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Apr 2022 12:20:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ambrol]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Burung]]></category>
		<category><![CDATA[Plengsengan]]></category>
		<category><![CDATA[plengsengan ambrol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=168285</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kondisi bagian pilar penyangga Jembatan Pasar Burung Splendid Kota Malang, memprihatinkan. Itu karena, pada salah satu pilar penyangga jembatan, diketahui dalam posisi telah menggantung, akibat plengsengan yang ambrol karena tergerus air. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, Alie Mulyanto, mengatakan bahwa hasil evaluasi yang sudah dilakukan, plengsengan yang ambrol [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kondisi bagian pilar penyangga Jembatan Pasar Burung Splendid Kota Malang, memprihatinkan. Itu karena, pada salah satu pilar penyangga jembatan, diketahui dalam posisi telah menggantung, akibat plengsengan yang ambrol karena tergerus air.</p>



<p>Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, Alie Mulyanto, mengatakan bahwa hasil evaluasi yang sudah dilakukan, plengsengan yang ambrol itu memiliki ukuran panjang sekitar 5 meter dan tinggi 10 meter. &#8220;Kejadian ini sudah terjadi dua kali. Sebelumnya, itu pada 4 November 2021 dan sekarang terjadi lagi di hari Rabu (20/04/2022). Ini terjadi karena tergerus aliran Sungai Brantas saat banjir bandang kemarin,”ucap Alie Mulyanto, Senin (25/04/2022) tadi.</p>



<p>Dijelaskan Alie, banjir bandang yang pernah terjadi di tahun lalu, ternyata berimbas pada plengsengan Jembatan Pasar Burung Splendid. Apalagi diperparah dengan kondisi hujan dengan intensitas tinggi selama lima bulan terakhir. Hal ini menyebabkan struktur plengsengan labil, dan puncaknya plengsengan mengalami ambrol. &#8220;Akibat kejadian ini berpotensi terjadi longsor. Kemudian pondasi jembatan tergerus sebagian dan jembatan rawan roboh,” lanjutnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Dari pantauan Memontum.com, bagian bawah beton sisi barat yang menopang jembatan setinggi sekitar 10 meter tersebut terlihat menyembul keluar dan langsung bersentuhan dengan Sungai Brantas. Sedangkan dinding pelindung yang seharusnya melindungi kaki jembatan Pasar Burung Splendid, sebagian hilang akibat digerus abrasi sungai.</p>



<p>&#8220;Kami telah melakukan asesment terkait kerusakan, kerugian dan sumber daya yang terdampak di lokasi kejadian. Kami imbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak bencana yang ditimbulkan,&#8221; terangnya.</p>



<p>Sebagai informasi, akibat jembatan mengalami ambrol, maka dipasang penanda dilarang melintas di dua sisi akses jembatan. Namun, hingga saat ini kendaraan roda dua masih banyak yang berlalu-lalang. Untuk roda tiga atau empat yang mengangkut makanan hewan tidak diperbolehkan masuk. <strong>(cw2/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">168285</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diguyur Hujan, Plengsengan Kampung Jerugan Situbondo Ambrol</title>
		<link>https://memontum.com/diguyur-hujan-plengsengan-kampung-jerugan-situbondo-ambrol</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Apr 2022 12:18:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Diguyur Hujan]]></category>
		<category><![CDATA[Plengsengan]]></category>
		<category><![CDATA[plengsengan ambrol]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=168139</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Plengsengan atau tembok penahan yang berada di Kampung Jerugan RT01 RW01, Desa Selomukti, Kecamatan Mlandingan, Kabupaten Situbondo, ambrol, Jumat (22/04/2022) tadi. Material berupa tanah dan batu, dalam kejadian itu sempat menutupi sebagian akses di jalan desa tersebut. Menurut Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Situbondo, Puriyono, peristiwa tersebut terjadi akibat guyuran hujan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Plengsengan atau tembok penahan yang berada di Kampung Jerugan RT01 RW01, Desa Selomukti, Kecamatan Mlandingan, Kabupaten Situbondo, ambrol,</p>



<p>Jumat (22/04/2022) tadi. Material berupa tanah dan batu, dalam kejadian itu sempat menutupi sebagian akses di jalan desa tersebut.</p>



<p>Menurut Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Situbondo, Puriyono, peristiwa tersebut terjadi akibat guyuran hujan deras yang melanda desa setempat, sejak malam hari. Sehingga, tanah menjadi gembur hingga menyebabkan plengsengan menjadi ambruk.</p>



<p>“Kejadian berlangsung sekitar pukul 05.00. Memang hujan deras mengguyur Kecamatan Mlandingan, sejak malam hari. Jadi, tanah di sekitar plengsengan menjadi gembur,” ujarnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Puriyono mengungkapkan, plengsengan yang ambruk itu berukuran panjang 10 meter dan tinggi 7 meter. “Kondisi plengsengan mengalami kerusakan dengan katagori berat,” bebernya.</p>



<p>Lebih lanjut, Puriyono menyampaikan, mengetahui kejadian itu, warga setempat bergotong royong membersihkan material yang menutup jalan. “Dengan peralatan seadanya mereka bahu membahu membersihkan tanah dan batu yang menutupi badan jalan. Sehingga akses jalan bisa dilalui kendaraan,” bebernya.</p>



<p>Puriyono menjelaskan, tidak ada korban jiwa maupun luka akibat kejadian tersebut. “Untung kerugian masih dalam penghitungan pihak terkait,” paparnya. <strong>(her/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">168139</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Jember : Dampak Plengsengan Sempursari Berbahaya</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-jember-dampak-plengsengan-sempursari-berbahaya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Mar 2019 12:25:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[ambrol]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab jember]]></category>
		<category><![CDATA[plengsengan ambrol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/80329-bupati-jember-dampak-plengsengan-sempursari-berbahaya</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Ambrolnya plengsengan sungai yang berada di Kelurahan Sempusari dan Mangli Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember yang mengancam rumah warga sekitar, menjadi perhatian Bupati Jember dr Hj Faida MMr. &#8220;Dulu katanya dibangun batas pinggirannya setinggi 6 m, tapi sekarang sudah habis, bahkan aliran sungai bergeser pindah mepet ke bangunan rumah,&#8221; ujar bupati perempuan ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember </strong>&#8211; Ambrolnya plengsengan sungai yang berada di Kelurahan Sempusari dan Mangli Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember yang mengancam rumah warga sekitar, menjadi perhatian Bupati Jember dr Hj Faida MMr.</p>
<p>&#8220;Dulu katanya dibangun batas pinggirannya setinggi 6 m, tapi sekarang sudah habis, bahkan aliran sungai bergeser pindah mepet ke bangunan rumah,&#8221; ujar bupati perempuan ini saat dikonfirmasi awak media usai melihat plesengan, Senin (4/3/2019) siang.</p>
<p>Kata Bupati kalau melihat kondisi plengsengan maka perlu adanya tindakan darurat dan cepat untuk mencegah ambrol lebih parah, karena sekarang ini arus sungai sudah mengarah ke bangunan rumah Warga.</p>
<p>&#8220;Meski sungai ini yang mengurusi Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemkab Jember akan mengambil langkah, karena yang akan menerima dampaknya adalah warga Jember sendiri,&#8221; ujar Bupati.</p>
<p>Bupati menjelaskan, tindakan emergency yang perlu dilakukan adalah Plengsengan yang ambrol tersebut akan segera dipasang bronjong yang terbuat dari kawat yang di anyam dan diisi dengan batu.</p>
<p>&#8220;Kita juga akan dilakukan normalisasi sungai, agar arus sungai bisa lancar, dengan lancar maka tidak ada lagi penumpukan sampah di sungai,&#8221; jelas Bupati perempuan pertama di Jember ini.</p>
<p>Sementara itu, Agus Suharsono tokoh masyarakat setempat berharap segera ada pembenahan karena takut terjadi longsor, apabila terjadi longsor maka sangat berbahaya untuk lingkungan.</p>
<p>&#8220;Karena rasa aman dan nyaman yang selama ini diharapkan bisa segera tewujud, &#8221; katanya.</p>
<p>Tokoh masyarakat setempat itu menerangkan, sebelumnya terjadi longsor ini pernah terjadi lonsor juga yakni tanggal 11 Januari 2018 skala kecil, karena itu warga melakukan swadaya untuk membenahi.</p>
<p>&#8220;Jadi 2 kali plengsengan ini yang longsor, karena cukup besar kami tidak bisa membenahi, yang hanya bisa mencegah ala kadarnya dengan menutup bagian tanah yang retak dengan trepal, &#8221; pungkasnya.<strong> (bud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">80329</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ambrol, Rekanan Diminta Perbaiki Plengsengan Sungai Candipari Rp 630 Juta</title>
		<link>https://memontum.com/ambrol-rekanan-diminta-perbaiki-plengsengan-sungai-candipari-rp-630-juta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Apr 2018 11:55:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[plengsengan ambrol]]></category>
		<category><![CDATA[PUPR Pemkab Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Candipari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=39599</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8212; Dinas Pekerjaan Umum Pengairan dan Penataan Ruang (PUPR) Pemkab Sidoarjo meminta rekanan CV Putra Daerah untuk segera memperbaiki plengsengan Sungai Kedungan, Desa Candipari, Kecamatan Porong, Sidoarjo, Kamis (26/4/2018). Hal ini disebabkan plengsengan yang ambrol sepanjang 15 x 3 meter itu, ambrol saat masih dalam tahap pemeliharaan hingga Juni 2018 mendatang. &#8220;Langsung saya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8212; Dinas Pekerjaan Umum Pengairan dan Penataan Ruang (PUPR) Pemkab Sidoarjo meminta rekanan CV Putra Daerah untuk segera memperbaiki plengsengan Sungai Kedungan, Desa Candipari, Kecamatan Porong, Sidoarjo, Kamis (26/4/2018). Hal ini disebabkan plengsengan yang ambrol sepanjang 15 x 3 meter itu, ambrol saat masih dalam tahap pemeliharaan hingga Juni 2018 mendatang.</p>
<p>&#8220;Langsung saya perintahkan rekanan memperbaikinya. Sekarang saya tunggu hingga materialnya datang. Kami minta diperbaiki seluruhnya,&#8221; terang</p>
<p>Kabid Operasional dan Pemeliharaan Air dan Patusan, Dinas PUPR Pemkab Sidoarjo, Agus Hidayat kepada Memo X, Kamis (26/4/2018).</p>
<p><a href="https://memontum.com/39599-ambrol-rekanan-diminta-perbaiki-plengsengan-sungai-candipari-rp-630-juta/20180426_113452-copy" rel="attachment wp-att-39602"><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/20180426_113452-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-39602" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/20180426_113452-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/20180426_113452-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/20180426_113452-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/20180426_113452-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>Menurut pria yang akrab dipanggil Agus ini, plengsengan ambrol karena terkena ponton yang masuk ke Sungai Kedungan untuk melaksanakan pengerukan. Pengerukan sungai itu, untuk mengurangi banjir yang ada di Desa Wunut, Candipari dan Desa Sawahan. Normalisasi itu, dilakukan mulai Sungai Ketapang hingga jembatan Sungai Desa Lajuk, Kecamatan Porong.</p>
<p>&#8220;Normalisasi ini untuk menampung tingginya debit air. Anggarannya swakelola dinas karena menggunakan alat (ponton) dan pengemudi dari dinas. Kami tinggal menyediakan solar saja,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Proyek peningkatan Afvoer Kedungan dilaksanakan Tahun 2017 kemarin. Namun baru beberapa bulan proyek normalisasi plengsengan itu ambrol.</p>
<p>Sementara di lokasi ambrolnya plengsengan itu ada Kepala Unit (Kanit) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo, Iptu Hari S dan anak buahnya. Dirinya mengaku hanya mengecek proyek itu.</p>
<p>&#8220;Ini masih dalam pemeliharaan. Penyidik belum bisa masuk. Saya hanya mengecek saja hari ini,&#8221; pungkasnya. <strong>(wan/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">39599</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tanggul Penahan Badan Jalan Ambrol, Jalur Utama Blitar-Malang Retak</title>
		<link>https://memontum.com/tanggul-penahan-badan-jalan-ambrol-jalur-utama-blitar-malang-retak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Feb 2018 14:46:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[jalan rusak]]></category>
		<category><![CDATA[plengsengan ambrol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/23847-tanggul-penahan-badan-jalan-ambrol-jalur-utama-blitar-malang-retak</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8212; Bangunan plengsengan setinggi 15 meter dan panjang 25 meter di dusun Kalilegi RT. 04 RW. 02 Desa Banjarsari Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar, ambrol. Ambrolnya plengsengan penahan bahu jalan tersebut mengakibatkan jalur utama Blitar – Malang mengalami retak selebar 6 centimeter sepanjang 6 meter. Sebelum plengsengan di dekat rumah Sayem (68) warga setempat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Blitar </strong>&#8212;  Bangunan plengsengan setinggi 15 meter dan panjang 25 meter di dusun Kalilegi RT. 04 RW. 02 Desa Banjarsari Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar, ambrol. Ambrolnya plengsengan penahan bahu jalan tersebut  mengakibatkan jalur utama Blitar – Malang mengalami retak selebar 6 centimeter sepanjang 6 meter. </p>
<p>Sebelum plengsengan di dekat rumah Sayem (68) warga setempat ambrol, sejak malam sebelum kejadian, wilayah Kecamatan Selorejo diguyur hujan deras, Kamis (1/2/2018). Bahkan pada saat kejadian, wilayah tersebut masih hujan gerimis.</p>
<p>Kapolres Blitar AKBP Slamet Waloya mengatakan, atas kejadian tersebut polisi langsung memasang garis polisi, karena dinilai membahayakan pengguna jalan serta mengancam keselamatan rumah warga sekitar. </p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/Plengsegan-longsor-2-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-23848" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/Plengsegan-longsor-2-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/Plengsegan-longsor-2-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/Plengsegan-longsor-2-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/Plengsegan-longsor-2-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Di sekitar lokasi telah kami pasang garis polisi, untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan. Karena lokasi plengsengan yang longsor tersebut, selain berdekatan dengan jalan raya juga dekat dengan rumah salah satu warga&#8221;, kata Slamet Waloya kepada wartawan, Kamis (1/2/2018).</p>
<p>Lebih lanjut Slamet Waloya menyampaikan, pihaknya juga  telah melakukan koordinasi dengan Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar, untuk mengantisipasi longsor susulan.</p>
<p>“Dikhawatirkan retakan jalan semakin melebar, karena jalur tersebut merupakan jalur utama Blitar-Malang dan tidak ada jalur alternatif lain”, jelasnya.</p>
<p>Slamet Waloya menambahkan, plengsengan yang longsor tersebut, jaraknya juga hanya 5 meter dari rumah Sayem (68),salah seorang warga. Untuk sementara pihaknya menghimbau agar keluaraga Sayem berhati-hati dengan longsor susulan yang mungkin terjadi.</p>
<p>&#8220;Kami menghimbau agar warga tidak melakukan aktivitas di sekitar lokasi. Terutama warga yang rumahnya sangat dekat dengan titik longsor, kami minta untuk berhati-hati&#8221;, pungkas Kapolres Blitar.</p>
<p>Plengsengan yang longsor setinggi 15 meter dan panjang 25 meter pada Kamis (1/2/2018) sekitar pukul 07.00 tersebut merupakan proyek milik provinsi Jawa Timur.<strong> (jar/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">23847</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Plengsengan Longsor, Ancam Akses ke Wisata Rembangan dan Persawahan</title>
		<link>https://memontum.com/plengsengan-longsor-ancam-akses-ke-wisata-rembangan-dan-persawahan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Jan 2018 13:34:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[longsor]]></category>
		<category><![CDATA[plengsengan ambrol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/23343-plengsengan-longsor-ancam-akses-ke-wisata-rembangan-dan-persawahan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8212; Plengsengan jalan selebar 50 meter tinggi 30 meter yang merupakan akses jalan menuju tempat wisata rembangan di Dusun Rayap di Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa, longsor pada Senin (29/1/2018) malam. Hujan yang turun cukupkah deras beberapa hari di Kota Jember, beberapa fasilitas seperti jalan mulai banjir dan longsor. Seperti longsornya plengsengan yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8212;  Plengsengan jalan selebar 50 meter tinggi 30 meter yang merupakan akses jalan menuju tempat wisata rembangan di Dusun Rayap di Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa, longsor pada Senin (29/1/2018) malam. </p>
<p>Hujan yang turun cukupkah deras beberapa hari di Kota Jember, beberapa fasilitas seperti jalan mulai banjir dan longsor. Seperti longsornya plengsengan yang merupakan akses jalan menuju tempat wisata Rembangan Desa Kemuning Lor Kecamatan Arjasa Jember, Senin sekitar pukul 21.15 wib.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180130-WA0020-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-23347" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180130-WA0020-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180130-WA0020-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180130-WA0020-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180130-WA0020-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Menurut Anjar seorang warga menyatakan, ini bisa berdampak pada lahan pertanian seluas sekitar 60 hektar dan gagal panen. Karena longsoran tersebut akan menutup akses irigasi persawahan dan apabila tidak segera ditangani, bisa merugikan petani.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180130-WA0036-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-23346" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180130-WA0036-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180130-WA0036-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180130-WA0036-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180130-WA0036-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180130-WA0037-copy.jpg?resize=650%2C400&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="400" class="aligncenter size-full wp-image-23345" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180130-WA0037-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180130-WA0037-copy.jpg?resize=300%2C185&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180130-WA0037-copy.jpg?resize=600%2C369&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180130-WA0037-copy.jpg?resize=200%2C123&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /> </p>
<p>Menurut Anjar, sorenya hujan turun cukup deras. Ternyata malam harinya sekitar pukul 21.15 Wib terjadi longsor di plengsengan di dekat Villa Rudi Cell. Karena masih hujan dan lokasi gelap, maka paginya setelah dicek longsoran hanya berjarak satu meter ke jalan aspal.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180130-WA0038-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-23344" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180130-WA0038-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180130-WA0038-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180130-WA0038-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180130-WA0038-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Bahkan longsorannya cukup lebar, yakni  sekitar 50 meter dengan kedalaman sekitar 30 meter. Malah di bagian atas plengsengan yang longsor adalah jalan raya menuju tempat wisata Rembangan. Karena jalan yang sudah diaspal itu menghubungkan dua dusun dan rawan, terutama di kalau malam hari, maka dipasang bambu untuk rambu-rambu. <strong>(cw3/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">23343</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Plengsengan Ambrol, 16 Warga Kota Lama Ngungsi</title>
		<link>https://memontum.com/plengsengan-ambrol-16-warga-kota-lama-ngungsi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Jan 2018 15:01:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[plengsengan ambrol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=19107</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang&#8211;Longsornya plengsengan di Perumahan Maharaja Gallery kawasan Kota Lama, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, pada Kamis (11/1/2017) sekitar pukul 01.00, membuat takut warga sekitar. Bahkan informasinya sebanyak 16 warga sekitar lokasi perumahan memilih untuk mengungsi karena takut rumahnya yang berada di pinggir sungai ikut longsor. Pasalnya sudah ada plengsengan sepanjang 50 meter dengan ketinggian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang&#8211;</strong>Longsornya plengsengan di Perumahan Maharaja Gallery kawasan Kota Lama, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, pada Kamis (11/1/2017) sekitar pukul 01.00, membuat takut warga sekitar. Bahkan informasinya sebanyak 16 warga sekitar lokasi perumahan memilih untuk mengungsi karena takut rumahnya yang berada di pinggir sungai ikut longsor.</p>
<p>Pasalnya sudah ada plengsengan sepanjang 50 meter dengan ketinggian 12 meter, telah longsor. Bahkan dapur rumah milik Nasir warga Jalan Muharto Gg. 5B juga ikut ambrol. Menurut keterangan Saiful Rohman (36) ketua RT 06, bahwa suarabgemuruh saat longsor cukup keras.</p>
<p>&#8220;Ada suara gemuruh, mendadak sudah longsor,&#8221; ujar Saiful. Perlu diketahui bahwa perumahan Maharaja dibangun pada Tahun 2015, namun sampai saat ini belum ada penghuninya.</p>
<p>Menurut keterangan J Hartono, Kepalan BPBD Kota Malang bahwa para pengungsi kini berada di rumah-rumah kerabatnya. &#8221; Ada 1 rumah terdampak dan lainnya terancam longsor. Informasinya ada 16 orang yang mengungsi di masjid dan rumah kerabat. Kami sudah meninjau lokasi. Kami juga sudah melakukan kerja bakti memindahkan bongkahan material longsoran agar aliran sungai lancar,&#8221; ujar J Hartono. (gie/yan)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">19107</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dampak Longsor, Plengsengan Jembatan Karangrejo Berimbas ke Rumah Warga</title>
		<link>https://memontum.com/dampak-longsor-plengsengan-jembatan-karangrejo-berimbas-ke-rumah-warga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Jan 2018 07:09:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[longsor]]></category>
		<category><![CDATA[plengsengan ambrol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/17749-dampak-longsor-plengsengan-jembatan-karangrejo-berimbas-ke-rumah-warga</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8212; Jembatan penghubung antar 2 desa Yaitu Desa Karangrejo dan Desa Gumukmas disamping sebelah Timur selatan plengsengan ambrol. Dampak dari akibat gejala alam tersebut salah satu penghuni rumah harus terpaksa pindah diduga karena ketakutan.  Tangkis plengsengan Sungai Karangrejo yang diketahui warga ambrol pada Kamis (4/1/2018) sore kemarin membuat pihak kepala Desa Karangrejo, Kecamatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8212; Jembatan penghubung antar 2 desa Yaitu Desa Karangrejo dan Desa Gumukmas disamping sebelah Timur selatan plengsengan ambrol. Dampak dari akibat gejala alam tersebut salah satu penghuni rumah harus terpaksa pindah diduga karena ketakutan. </p>
<p>Tangkis plengsengan Sungai Karangrejo yang diketahui warga ambrol pada Kamis (4/1/2018) sore kemarin membuat pihak kepala Desa Karangrejo, Kecamatan Gumukmas M. Huda angkat bicara. </p>
<p>Dalam wawancara singkat di lokasi Plengsengan Beton ambrol tersebut pihaknya selaku pemangku kebijakan sudah berkoordinasi dan melaporkan dengan beberapa pihak stake Holder di pemerintahan jember untuk kejadian tersebut. </p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-05-at-2.03.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-17750" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-05-at-2.03.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-05-at-2.03.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-05-at-2.03.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-05-at-2.03.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Pihaknya sendiri juga menuturkan akan berupaya sebagaimana dirinya adalah seorang kepala desa untuk memberikan pengarahan buat penghuni yang pergi agar sabar menunggu perbaikan plengsengan tersebut. </p>
<p>Dari lokasi plengsengan ambrol jembatan karang anyar tersebut terlihat memang berdampak pada bangunan milik warga bernama Khosim, (22) pemilik cucian motor yang secara langsung terkena imbas seperti pecahnya bangunan dan sebagian bangunanya terkena dampak dari gejala alam tersebut. </p>
<p>Hal senada juga disampaikan pengguna jalan bernama Mama Jemmy warga Karangrejo yang notabene sering melewati jembatan karang anyar tersebut mengungkapkan jika Di biarkan ini akan berbahaya karena takut jika hujan terus terusan akan menambah lebar longsor tersebut dan berdampak buruk pastinya. <strong>(Lum/yan) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">17749</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
