<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Plengsengan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/plengsengan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 20 Nov 2023 14:30:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Plengsengan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>DPUPR Kota Batu Targetkan Pembangunan Dua Plengsengan Senilai Total Rp 1,4 Miliar Rampung Desember</title>
		<link>https://memontum.com/dpupr-kota-batu-targetkan-pembangunan-dua-plengsengan-senilai-total-rp-14-miliar-rampung-desember</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Nov 2023 14:30:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[desember]]></category>
		<category><![CDATA[miliar]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Plengsengan]]></category>
		<category><![CDATA[rampung,]]></category>
		<category><![CDATA[senilai]]></category>
		<category><![CDATA[targetkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=201930</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu menargetkan pembangunan dua plengsengan senilai total Rp 1,4 miliar, bisa rampung pada pertengahan Desember 2023. Dua plengsengan itu, yakni di Desa Mojorejo dengan anggaran lebih kurang Rp 840 juta dan plengsengan di Jurang Susuh, Desa Giripurno, dengan anggaran sekitar Rp 580 juta. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu menargetkan pembangunan dua plengsengan senilai total Rp 1,4 miliar, bisa rampung pada pertengahan Desember 2023. Dua plengsengan itu, yakni di Desa Mojorejo dengan anggaran lebih kurang Rp 840 juta dan plengsengan di Jurang Susuh, Desa Giripurno, dengan anggaran sekitar Rp 580 juta.</p>



<p>Kepala Bidang Bina Marga, Eko Setyawan, mengatakan bahwa anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan dua plengsengan tersebut berasal dari APBD 2023 melalui Belanja Tak Terduga (BTT). Alokasi dari BTT, karena adanya unsur kebencanaan.</p>



<p>&#8220;Mengingat akhir tahun ini intensitas hujan tinggi dikhawatirkan mengakibatkan bencana, maka kami menargetkan pembangunan dua plengsengan dengan menelan anggaran total sekitar Rp 1,4 miliar. Ditargetkan, pertengahan Desember 2023 ini tuntas,&#8221; terang Eko, di Balai Kota Among Tani, Kota Batu, Senin (20/11/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Secara teknis, dirinya memaparkan, untuk plengsengan Desa Mojorejo pembangunannya memiliki dimensi lebar 20 meter dan tinggi 15 meter. Pengerjaannya sendiri, juga sudah dimulai per November 2023.</p>



<p>&#8220;Nanti juga akan dilanjut dengan pelebaran jalan yang awalnya lebar 4 meter menjadi 8 meter,” ujarnya. Sementara untuk pelengsengan Jurang Susuh, Desa Giripurno, lanjutnya, berukuran panjang 20 meter dan tinggi 15 meter, dengan total kebutuhan material sekitar 600 kubik. Ke depan, di lokasi akan memasang guard rail sepanjang 50 meter. Termasuk, dilakukan pelebaran jalan menjadi 3 meter dan panjang 50 meter.</p>



<p>&#8220;Yang jelas, pembangunan plengsengan ini sangat penting. Mengingat, akhir tahun atau hingga tahun baru, kunjungan di Kota Batu biasanya melonjak. Artinya, pembangunan plengsengan ini akan membantu dalam menggerakkan roda perekonomian. Oleh karena itu, pertengahan Desember 2023 ditargetkan selesai,&#8221; terangnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">201930</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Longsor dan Dongkrak Kunjungan Wisata, DPUPR Batu Perkuat Plengsengan Mojorejo-Pendem</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-longsor-dan-dongkrak-kunjungan-wisata-dpupr-batu-perkuat-plengsengan-mojorejo-pendem</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Nov 2023 11:58:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[dongkrak]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungan]]></category>
		<category><![CDATA[longsor]]></category>
		<category><![CDATA[mojorejo-pendem]]></category>
		<category><![CDATA[perkuat]]></category>
		<category><![CDATA[Plengsengan]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=201199</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Pembangunan plengsengan atau penahan tebing di ruas jalan penghubung Mojorejo-Pendem, dianggarkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu, senilai Rp 840 juta. Melalui pelaksanaan pembangunan itu, diharapkan mampu mendukung kunjungan wisatawan dan menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Kepala DPUPR Kota Batu, Alfi Nurhidayat, menjelaskan pembangunan ini sangat penting, karena bisa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Pembangunan plengsengan atau penahan tebing di ruas jalan penghubung Mojorejo-Pendem, dianggarkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu, senilai Rp 840 juta. Melalui pelaksanaan pembangunan itu, diharapkan mampu mendukung kunjungan wisatawan dan menggerakkan roda perekonomian masyarakat.</p>



<p>Kepala DPUPR Kota Batu, Alfi Nurhidayat, menjelaskan pembangunan ini sangat penting, karena bisa mencegah abrasi aliran sungai serta memberikan keamanan para pengendara yang melintas. &#8220;Makanya, dialokasikan pembangunan dan ditargetkan akhir tahun ini selesai,&#8221; ujarnya, saat di Graha Pancasila Balai Kota Among Tani, Kota Batu, Rabu (08/11/2023) tadi.</p>



<p>Terkait lokasi, tambah Alfi, beberapa tahun lalu pernah terjadi longsor hingga menyebabkan ruas jalan dengan lebar 4 meter dan panjang 8 meter, menjadi amblas. Karenanya, untuk mengantisipasi dan memaksimalkan lokasi, maka dialokasikan untuk pengerjaan tersebut.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Pembangunan penahan tebing ini bertujuan sebagai antisipasi longsor yang pernah terjadi beberapa tahun lalu. Pembangunan tebing ini memiliki total luas sekitar 20 meter dengan tinggi 15 meter,&#8221; terangnya.</p>



<p>Dalam pembangunanya, menurut Alfi, pelaksana proyek akan dilaksanakan oleh CV Sari Bumi Perkasa. Ini sesuai dengan mekanisme lelang yang sudah berlangsung. Sementara untuk lokasi pengerjaan, ke depan juga akan dilakukan peningkatan jalan. Sehingga, jalan di lokasi tersebut bakal memiliki lebar hingga 8 meter.</p>



<p>Dengan jalan yang layak, paparnya, tentu bisa memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat maupun pengendara. &#8220;Yang jelas, percepatan pembangunan ini untuk mendukung tingkat kunjungan wisatawan saat akhir tahun dan perekonomian masyarakat. Tentunya, ini juga sesuai instruksi Pak Wali Kota,&#8221; tegasnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">201199</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Plengsengan Sepanjang 35 Meter di Jembatan Ki Ronggo di Desa Kotakulon Bondowoso Ambles</title>
		<link>https://memontum.com/plengsengan-sepanjang-35-meter-di-jembatan-ki-ronggo-di-desa-kotakulon-bondowoso-ambles</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Mar 2023 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[Plengsengan]]></category>
		<category><![CDATA[plengsengan ambrol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=185584</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bondowoso, mengakibatkan plengsengan atau dinding penahan di sisi Barat Jembatan Ki Ronggo di Desa Kotakulon, Kecamatan Bondowoso, longsor, Jumat (24/03/2023) sekitar pukul 15.30. Plengsengan setinggi sekitar 15 meter dengan panjang 35 meter dan lebar 6 meter, pun ambles ke bagian dasar sungai. Beruntung, dalam kejadian itu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Bondowoso</strong> &#8211; Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bondowoso, mengakibatkan plengsengan atau dinding penahan di sisi Barat Jembatan Ki Ronggo di Desa Kotakulon, Kecamatan Bondowoso, longsor, Jumat (24/03/2023) sekitar pukul 15.30. Plengsengan setinggi sekitar 15 meter dengan panjang 35 meter dan lebar 6 meter, pun ambles ke bagian dasar sungai.</p>



<p>Beruntung, dalam kejadian itu diinformasikan tidak ada korban jiwa. Meskipun, lokasi itu biasa digunakan untuk parkir kendaraan untuk pengunjung yang ingin membeli aneka kuliner untuk persiapan berbuka.</p>



<p>&#8220;Longsor ges,&#8221; kata seseorang warga yang mengabadikan kejadian longsor.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-harga-bahan-pangan-turun">Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-ajak-masyarakat-taat-pajak-dan-tertib-laporan-spt-tahunan">Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Plengsengan Sepanjang 35 Meter di Jembatan Ki Ronggo di Desa Kotakulon Bondowoso Ambles #shorts" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/6OlaB-Eo6Mg?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso, Dadan Kurniawan, saat dikonfirmasi melalui telepon, membenarkan kejadian tersebut. &#8220;Benar, terjadi longsor di plesengan Jembatan Ki Ronggo. Longsoran terjadi di saat intensitas hujan tinggi,” kata Dadan Kurniawan.</p>



<p>Sebagai antisipasi, pihaknya turun dan meninjau lokasi. Sementara dari informasi yang beredar, bahwa parkiran di sisi barat jembatan atau sebelah utara ini, ternyata sudah terdeteksi sejak 2019 lalu. Saat itu, kondisi paving di pinggir tebing mulai miring dan ada sebagian tanah yang sudah ambles. Namun, sejak 2019 lalu hingga saat ini belum ada perbaikan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.&nbsp;<strong>(zen/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">185584</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Plengsengan Pilar Penyangga Jembatan Pasar Burung Splendid Kota Malang Ambrol</title>
		<link>https://memontum.com/plengsengan-pilar-penyangga-jembatan-pasar-burung-splendid-kota-malang-ambrol</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Apr 2022 12:20:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ambrol]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Burung]]></category>
		<category><![CDATA[Plengsengan]]></category>
		<category><![CDATA[plengsengan ambrol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=168285</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kondisi bagian pilar penyangga Jembatan Pasar Burung Splendid Kota Malang, memprihatinkan. Itu karena, pada salah satu pilar penyangga jembatan, diketahui dalam posisi telah menggantung, akibat plengsengan yang ambrol karena tergerus air. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, Alie Mulyanto, mengatakan bahwa hasil evaluasi yang sudah dilakukan, plengsengan yang ambrol [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kondisi bagian pilar penyangga Jembatan Pasar Burung Splendid Kota Malang, memprihatinkan. Itu karena, pada salah satu pilar penyangga jembatan, diketahui dalam posisi telah menggantung, akibat plengsengan yang ambrol karena tergerus air.</p>



<p>Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, Alie Mulyanto, mengatakan bahwa hasil evaluasi yang sudah dilakukan, plengsengan yang ambrol itu memiliki ukuran panjang sekitar 5 meter dan tinggi 10 meter. &#8220;Kejadian ini sudah terjadi dua kali. Sebelumnya, itu pada 4 November 2021 dan sekarang terjadi lagi di hari Rabu (20/04/2022). Ini terjadi karena tergerus aliran Sungai Brantas saat banjir bandang kemarin,”ucap Alie Mulyanto, Senin (25/04/2022) tadi.</p>



<p>Dijelaskan Alie, banjir bandang yang pernah terjadi di tahun lalu, ternyata berimbas pada plengsengan Jembatan Pasar Burung Splendid. Apalagi diperparah dengan kondisi hujan dengan intensitas tinggi selama lima bulan terakhir. Hal ini menyebabkan struktur plengsengan labil, dan puncaknya plengsengan mengalami ambrol. &#8220;Akibat kejadian ini berpotensi terjadi longsor. Kemudian pondasi jembatan tergerus sebagian dan jembatan rawan roboh,” lanjutnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-harga-bahan-pangan-turun">Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-ajak-masyarakat-taat-pajak-dan-tertib-laporan-spt-tahunan">Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Dari pantauan Memontum.com, bagian bawah beton sisi barat yang menopang jembatan setinggi sekitar 10 meter tersebut terlihat menyembul keluar dan langsung bersentuhan dengan Sungai Brantas. Sedangkan dinding pelindung yang seharusnya melindungi kaki jembatan Pasar Burung Splendid, sebagian hilang akibat digerus abrasi sungai.</p>



<p>&#8220;Kami telah melakukan asesment terkait kerusakan, kerugian dan sumber daya yang terdampak di lokasi kejadian. Kami imbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak bencana yang ditimbulkan,&#8221; terangnya.</p>



<p>Sebagai informasi, akibat jembatan mengalami ambrol, maka dipasang penanda dilarang melintas di dua sisi akses jembatan. Namun, hingga saat ini kendaraan roda dua masih banyak yang berlalu-lalang. Untuk roda tiga atau empat yang mengangkut makanan hewan tidak diperbolehkan masuk. <strong>(cw2/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">168285</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diguyur Hujan, Plengsengan Kampung Jerugan Situbondo Ambrol</title>
		<link>https://memontum.com/diguyur-hujan-plengsengan-kampung-jerugan-situbondo-ambrol</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Apr 2022 12:18:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Diguyur Hujan]]></category>
		<category><![CDATA[Plengsengan]]></category>
		<category><![CDATA[plengsengan ambrol]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=168139</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Plengsengan atau tembok penahan yang berada di Kampung Jerugan RT01 RW01, Desa Selomukti, Kecamatan Mlandingan, Kabupaten Situbondo, ambrol, Jumat (22/04/2022) tadi. Material berupa tanah dan batu, dalam kejadian itu sempat menutupi sebagian akses di jalan desa tersebut. Menurut Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Situbondo, Puriyono, peristiwa tersebut terjadi akibat guyuran hujan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Plengsengan atau tembok penahan yang berada di Kampung Jerugan RT01 RW01, Desa Selomukti, Kecamatan Mlandingan, Kabupaten Situbondo, ambrol,</p>



<p>Jumat (22/04/2022) tadi. Material berupa tanah dan batu, dalam kejadian itu sempat menutupi sebagian akses di jalan desa tersebut.</p>



<p>Menurut Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Situbondo, Puriyono, peristiwa tersebut terjadi akibat guyuran hujan deras yang melanda desa setempat, sejak malam hari. Sehingga, tanah menjadi gembur hingga menyebabkan plengsengan menjadi ambruk.</p>



<p>“Kejadian berlangsung sekitar pukul 05.00. Memang hujan deras mengguyur Kecamatan Mlandingan, sejak malam hari. Jadi, tanah di sekitar plengsengan menjadi gembur,” ujarnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-harga-bahan-pangan-turun">Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-ajak-masyarakat-taat-pajak-dan-tertib-laporan-spt-tahunan">Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Puriyono mengungkapkan, plengsengan yang ambruk itu berukuran panjang 10 meter dan tinggi 7 meter. “Kondisi plengsengan mengalami kerusakan dengan katagori berat,” bebernya.</p>



<p>Lebih lanjut, Puriyono menyampaikan, mengetahui kejadian itu, warga setempat bergotong royong membersihkan material yang menutup jalan. “Dengan peralatan seadanya mereka bahu membahu membersihkan tanah dan batu yang menutupi badan jalan. Sehingga akses jalan bisa dilalui kendaraan,” bebernya.</p>



<p>Puriyono menjelaskan, tidak ada korban jiwa maupun luka akibat kejadian tersebut. “Untung kerugian masih dalam penghitungan pihak terkait,” paparnya. <strong>(her/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">168139</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Longsor Susulan, Muspika Banyuglugur Kompak Kerja Bakti Buat Plengsengan</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-longsor-susulan-muspika-banyuglugur-kompak-kerja-bakti-buat-plengsengan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Jan 2021 09:30:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Keja Bakti]]></category>
		<category><![CDATA[Muspika Banyuglugur]]></category>
		<category><![CDATA[Plengsengan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=132680</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Muspika Banyuglugur, Kabupaten Situbondo, menggelar kerja bakti di Kampung Curahguno RT.012 RW.005 Desa Lubawang, Kecamatan Banyuglugur, Rabu (20/01) tadi. Aksi sosial tersebut, dalam membatu masyarakat yang sebelumnya terdampak bencana tanah longsor. Mengawali pelaksanaan, kegiatan diawali dengan apel dan pengarahan yang disampaikan oleh Danramil 0823/17 Banyuglugur, Lettu Inf Suudi. &#8220;Kegiatan kita hari ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo </strong>&#8211; Muspika Banyuglugur, Kabupaten Situbondo, menggelar kerja bakti di Kampung Curahguno RT.012 RW.005 Desa Lubawang, Kecamatan Banyuglugur, Rabu (20/01) tadi. Aksi sosial tersebut, dalam membatu masyarakat yang sebelumnya terdampak bencana tanah longsor.</p>



<p>Mengawali pelaksanaan, kegiatan diawali dengan apel dan pengarahan yang disampaikan oleh Danramil 0823/17 Banyuglugur, Lettu Inf Suudi. &#8220;Kegiatan kita hari ini adalah membersihkan material longsoran dan memperbaiki tanggul yg terdampak longsor,” kata Letu Inf Suudi.</p>



<p>Dalam kerja bakti ini, juga Danramil, difokuskan membuat plengsengan dengan panjang 6 meter dan tinggi 3 meter. “Kita bangun plengsengan dengan batu kali sebagai penahan agar tidak terjadi longsor kembali. Selain itu, kita bersihkan sisa tanah longsor tersebut agar terlihat rapi,” terangnya.</p>



<p>Dalam pelaksanaan itu, terlihat kekompakan dari jajaran Muspika hingga desa. Camat Banyuglugur, Taufan A Jaksana, S.S.T.P M.SI datang bersama staf, Danramil 0823/17 Bantuglugur, Lettu Inf Suudi, pun datang beserta anggota, Kapolsek Banyuglugur m, diwakili Ipda Agus Nur beserta anggota.</p>



<p>Sedangkan Kades Lubawang, Ahmad Junaidi, juga bersama perangkat, KPH Banyuglugur, Sutrisno beserta anggota dan warga masyarakat sekitar.<strong> (her/sit)</strong></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">132680</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Plengsengan Wisata Goa Lowo Ambrol Diterjang Banjir</title>
		<link>https://memontum.com/plengsengan-wisata-goa-lowo-ambrol-diterjang-banjir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2020 09:17:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD]]></category>
		<category><![CDATA[goa lowo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Plengsengan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=126883</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Hujan deras yang mengguyur kawasan Kabupaten Trenggalek mengakibatkan banjir di beberapa wilayah hingga mengakibatkan plengsengan di Wisata Goa Lowo ambrol. Ditemui di kantornya, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek, Sunyoto membenarkan hal tersebut. &#8220;Kejadian tersebut berawal saat banjir yang terjadi pada Sabtu (31/10/2020). Karena banjir cukup besar, mengakibatkan plengsengan sepanjang 25 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Hujan deras yang mengguyur kawasan Kabupaten Trenggalek mengakibatkan banjir di beberapa wilayah hingga mengakibatkan plengsengan di Wisata Goa Lowo ambrol.</p>
<p>Ditemui di kantornya, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek, Sunyoto membenarkan hal tersebut. &#8220;Kejadian tersebut berawal saat banjir yang terjadi pada Sabtu (31/10/2020). Karena banjir cukup besar, mengakibatkan plengsengan sepanjang 25 meter dengan tinggi 8 meter yang ada di area parkir wisata Goa Lowo ambrol,&#8221; ungkapnya, Selasa (03/11) siang.</p>
<p>Menyikapi hal itu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek menindaklanjuti dengan bersurat ke Bupati yang diteruskan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Dengan harapan, bisa segera dibangun kembali melalui Dana Tidak Terduga.</p>
<p>Di atas plengsengan tersebut, Sunyoto menerangkan ada beberapa kios milik warga sehingga harapannya bisa segera dibenahi agar tidak berdampak pada hal-hal yang tidak diinginkan.</p>
<p>Mengingat plengsengan tersebut ambrol, sedangkan kios yang ada diatasnya juga belum beroperasi pasca pandemi Covid-19, Dinas Pariwisata berupaya membangun pengaman sebelum nantinya plengsengan tersebut dibenai. &#8220;Untungnya pas kejadian, tidak ada kios yang buka saat itu. Karena memang wisata Goa Lowo belum kembali dibuka pasca pandemi Covid-19,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Rencananya awal Bulan November 2020, lokasi wisata Goa Lowo yang ada di Desa Watuagung Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek akan kembali dibuka. Meski dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ada.</p>
<p>&#8220;Kemarin kami sudah sampaikan kepada teman-teman yang ada di kawasan Goa Lowo, karena memang dampak pandemi Covid-19 ini sudah sangat dirasakan. Maka dibukanya kembali Goa Lowo sudah direncanakan meski harus menerapkan physical distancing yang benar,&#8221; kata Sunyoto.</p>
<p>Mengingat akses masuk ke Goa Lowo cukup sempit dan hanya berukuran lebar 1 meter. Oleh karena itu pihaknya sempat membuat skenario jika ada pengunjung yang masuk kedalam Goa harus bergantian atau per rombongan.</p>
<p>Disingung terkait pembangunan plengsengan baru di kawasan Wisata Goa Lowo, Sunyoto menegaskan, hal tersebut tengah dikoordinasikan bersama dinas terkait.</p>
<p>&#8220;Tapi perlu digarisbawahi jika hal-hal semacam ini memang memerlukan penanganan segera. Bahkan kemarin kita juga sudah mencoba memakai bronjong yang ada di Dinas PUPR barang kali itu bisa menjadi alternatif dan antisipasi,&#8221; pungkasnya. <strong>(mil/syn)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">126883</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Karya Bhakti TNI Koramil 0820/17 Pakuniran Bantu Membuat Plengsengan</title>
		<link>https://memontum.com/karya-bhakti-tni-koramil-0820-17-pakuniran-bantu-membuat-plengsengan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Nov 2020 14:23:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Karya Bhakti]]></category>
		<category><![CDATA[koramil pakuniran]]></category>
		<category><![CDATA[Plengsengan]]></category>
		<category><![CDATA[satkowil]]></category>
		<category><![CDATA[teritorial]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=126845</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Pemerintah sudah dengan segala upaya mencari solusi terbaik dalam mengatasi pandemi Covid 19. Imbauan untuk melakukan protokol kesehatan terus terdengar, khususnya di wilayah teritorial yang dipimpin Lettu Inf Heri Yanu Satmoko, Komandan Koramil 0820/17 Pakuniran ini, Senin (2/11/2020). Oleh karena itulah bertempat di Dusun Kembang RT 03 RW 01 Desa Pakuniran Kecamatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Pemerintah sudah dengan segala upaya mencari solusi terbaik dalam mengatasi pandemi Covid 19. Imbauan untuk melakukan protokol kesehatan terus terdengar, khususnya di wilayah teritorial yang dipimpin Lettu Inf Heri Yanu Satmoko, Komandan Koramil 0820/17 Pakuniran ini, Senin (2/11/2020).</p>
<p>Oleh karena itulah bertempat di Dusun Kembang RT 03 RW 01 Desa Pakuniran Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo dilaksanakan kegiatan Karya Bhakti TNI Satkowil. Yaitu melaksanakan kegiatan pembuatan Plengsengan sepanjang 130 meter yang dihadiri oleh sekitar 30 orang dan tampak hadir pula Danramil 0820/17 Pakuniran, Lettu Inf Heri Yanu Satmoko, Pjs Kades Pakuniran Pontjo Pramudibyo, Ketua RT setempat, Sulaiman dan warga sekitar.</p>
<p>Lettu Inf Heri Yanu Satmoko, Komandan Koramil 0820/17 Pakuniran mengatakan, kegiatan kerja bhakti tersebut adalah program dari komando atas untuk membantu kesulitan rakyat yang dikemas dalam program karya bhakti TNI Satkowil.</p>
<p>“Kita laksanakan kegiatan pembuatan plengsengan di Desa Karangrejo untuk meningkatkan sarana dan prasarana di Desa Pakuniran dan untuk meningkatkan peran Koramil dalam kehidupan sehari- hari di masyarakat,” terangnya.</p>
<p>Sementara itu, Pjs Kades Pakuniran Pontjo Pramudibyo menyampaikan ucapan terima kasih atas kegiatan Karya Bhakti tersebut kepada Komandan Koramil 0820/17 Pakuniran dan anggota yang telah membuat plengsengan agar aliran sungai untuk mengairi sawah semakin lancar.<strong> (geo/mzm)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">126845</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Akses Jalan Terganggu, Warga Desa Segaran Kecamatan Gedangan Minta Plengsengan Rusak Diperbaiki</title>
		<link>https://memontum.com/akses-jalan-terganggu-warga-desa-segaran-kecamatan-gedangan-minta-plengsengan-rusak-diperbaiki</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jan 2020 11:51:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Segaran]]></category>
		<category><![CDATA[Plengsengan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/103474-akses-jalan-terganggu-warga-desa-segaran-kecamatan-gedangan-minta-plengsengan-rusak-diperbaiki</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Merasa akses jalan terganggu karena plengsengan rusak akibat hujan deras beberapa hari yang lalu, warga Desa Segaran Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang minta segera dilakukan perbaikan. &#8220;Saya minta agar plengsengan segera diperbaiki, karena mengakibatkan akses jalan untuk lalu-lalang dan transportasi desa terganggu,&#8221; terang Didik Adi Purwanto warga Segaran Senin (6/1/2020) siang. Dikatakan Didik, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Merasa akses jalan terganggu karena plengsengan rusak akibat hujan deras beberapa hari yang lalu, warga Desa Segaran Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang minta segera dilakukan perbaikan.</p>
<p>&#8220;Saya minta agar plengsengan segera diperbaiki, karena mengakibatkan akses jalan untuk lalu-lalang dan transportasi desa terganggu,&#8221; terang Didik Adi Purwanto warga Segaran Senin (6/1/2020) siang.</p>
<p>Dikatakan Didik, plengsengan berlokasi di Pal Bacok Desa Segaran tersebut sebenarnya baru saja selesai yakni dibangun sekitar 6 bulan lalu.</p>
<p>&#8220;Masak baru sekitar setengah tahun sudah rusak. Plengsengan ini dibangun sekitar enam bulan lalu. Sekarang sudah ambrol akibat hujan deras kemarin,&#8221; terang Didik.</p>
<p>Juga dijelaskan Didik, keberadaan plengsengan sepanjang sekitar 25 m tersebut mempunyai banyak manfaat baik bagi warga sekitar ataupun pengguna jalan yang lewat.</p>
<p>Beberapa manfaat tersebut adalah menjadi jalan strategis penghubung antar wilayah Desa di Gedangan, serta otomatis bisa menjadi sarana peningkatan perekonomian untuk akses perdagangan antar wilayah.</p>
<p>&#8220;Banyak manfaat dari adanya plengsengan. Bukan hanya untuk akses anak-anak berangkat dan pulang sekolah, juga untuk memajukan perekonomian karena jadi sarana perdagangan antar desa,&#8221; tandas Didik.</p>
<p>Juga diungkapkan Didik, manfaat lainnya adalah menjadi akses utama ke Desa Sumberejo Kulon dan Wetan serta merupakan jalan utama Kabupaten Malang.</p>
<p>Dengan rusaknya plengsengan otomatis menjadikan terganggunya perjalanan warga dan lalu lalang mobil masyarakat.</p>
<p>&#8220;Saya berharap plengsengan ini segera diperbaiki agar bisa berfungsi normal dan keadaan menjadi kondusif,&#8221; tukas Didik.</p>
<p>Sementara itu, salah satu perangkat Desa Segaran bernama Sunari mengatakan, pihaknya berharap agar plengsengan segera diperbaiki.</p>
<p>&#8220;Pembuatan plengsengan ini bersinergi dengan Bina Marga. Karena masih sekitar 6 bulan, kabarnya berdasar aturan bisa minta garansi untuk bisa diperbaiki,&#8221; ujar Sunari.</p>
<p>Dia menjelaskan perbaikan urgen dan mendesak dilakukan agar tidak merembet dan makin parah.</p>
<p>&#8220;Harapan saya ya pemerintah kabupaten segera menindak lanjuti plesengan yang longsor ini agar tidak semakin merembet dan parah,&#8221; urai Sunari.</p>
<p>Masih kata Sunari, akibat buruknya kalau sampai merembet dan menggerus jalan, masyakarat akan terkendala karena termasuk jalan poros dan menjadi jalur strategis perekonomian antar kawasan.</p>
<p>&#8220;Sebagai perwakilan warga nanti saya upayakan komunikasikan dengan pihak terkait karena mendesak dilakukan perbaikan,&#8221; kata Sunari mengakhiri wawancara. <strong>(sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">103474</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
