<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>PMKS &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pmks/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 27 Oct 2022 08:30:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>PMKS &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bupati Blitar Buka Sosialisasi dan Pemberian Bimbingan Sosial untuk Keluarga PMKS</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-blitar-buka-sosialisasi-dan-pemberian-bimbingan-sosial-untuk-keluarga-pmks</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Oct 2022 03:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[bimbingan]]></category>
		<category><![CDATA[blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[PMKS]]></category>
		<category><![CDATA[Sosialisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=177534</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8211; Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Sosial menggelar Sosialisasi dan Pemberian Bimbingan Sosial Kepada Keluarga Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) se-Kecamatan Ponggok. Kegiatan yang dilaksanakan di Balai Desa Bacem Kecamatan Ponggok, Kamis (27/10/2022) tersebut, dibuka langsung Bupati Blitar, Rini Syarifah. Bupati Rini Syarifah dalam sambutannya mengatakan, bahwa sosialisasi ini sebagai wujud komitmen Pemkab [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Blitar</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Sosial menggelar Sosialisasi dan Pemberian Bimbingan Sosial Kepada Keluarga Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) se-Kecamatan Ponggok. Kegiatan yang dilaksanakan di Balai Desa Bacem Kecamatan Ponggok, Kamis (27/10/2022) tersebut, dibuka langsung Bupati Blitar, Rini Syarifah.</p>



<p>Bupati Rini Syarifah dalam sambutannya mengatakan, bahwa sosialisasi ini sebagai wujud komitmen Pemkab Blitar, untuk tetap mensupport masyarakat yang mengalami gangguan mental. &#8220;Hal ini sebagai upaya maksimal, untuk melakukan langkah-langkah preventif, menghindari gangguan mental,&#8221; kata Bupati Rini Syarifah.</p>



<p>Dirinya juga menambahkan, beberapa persoalan terkait kesehatan jiwa, yaitu kuatnya stigma negatif terhadap orang-orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Sehingga, masih ada kasus bunuh diri. Hal ini, yang perlu mendapat perhatian khusus.</p>



<p>&#8220;Kepada seluruh pihak, relawan, tenaga kesehatan dan bapak-ibu sekalian, yang telah berempati kepada saudara-saudara kita yang mengalami kesehatan mental, saya sampaikan terima kasih dan apresiasi. Semoga, jerih payah panjenengan mendapat berkah dan menjadikan pahala bagi panjenengan semua,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-pekalongan-dua-periode-terjaring-ott-kpk">Bupati Pekalongan Dua Periode Terjaring OTT KPK</a></li>
</ul>


<p>Lebih lanjut Mak Rini-sapaan akrab Bupati Blitar menyebutkan, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, jumlah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kabupaten Blitar per Juni 2022, mencapai sekitar 2.127 orang. &#8220;Ini menjadi skala prioritas dalam proyeksi pembangunan inklusif bagi Pemerintah Kabupaten Blitar dalam memperhatikan nasib ODGJ yang memerlukan perhatian khusus. Diantarnya, akses pelayanan publik, menghilangkan stigma negatif dan penerimaan sosial yang tidak bisa dilakukan oleh satu pihak,&#8221; paparnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Blitar, Bambang Dwi, menyampaikan bahwa sosialisasi tersebut perlu diberikan kepada keluarga ex ODGJ oleh Dinsos dan Dinkes. Karena di Kabupaten Blitar, cukup banyak masyarakat menyandang ODGJ.</p>



<p>Bambang Dwi menambahkan, ini menjadi motivasi. Pemkab hadir di tengah masyarakat, khususnya Kecamatan Ponggok untuk tahun ini.</p>



<p>&#8220;Kami optimis, bahwa setiap ujian dan kejadian ada hikmahnya,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Bambang Dwi menambahkan, upaya rehabilitasi terhadap keluarga ex ODGJ yaitu rehabilitasi psikososial dan kesehatan. Dan dalam melaksanakan kegiatan tersebut, sudah sesuai dengan regulasi yang ada. <strong>(jar/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">177534</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Operasi Gabungan Pemkab Kediri Tertibkan PMKS</title>
		<link>https://memontum.com/operasi-gabungan-pemkab-kediri-tertibkan-pmks</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Oct 2020 13:29:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dinsos kabupaten kediri]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab kediri]]></category>
		<category><![CDATA[penertiban]]></category>
		<category><![CDATA[PMKS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=125691</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Operasi gabungan diawali dengan apel pasukan di Kantor Dinsos Kabupaten Kediri di Jalan Mayorbismo, Kota Kediri. Usai apel, petugas mulai menyisir jalan utama Kediri menuju Jombang. Mulai dari Kecamatan Gampengrejo, akhirnya petugas menemukan dua orang pengamen yang berada di seputaran simpang empat Kecamatan Papar. Pelaksana Tugas Kepala Dinsos Kabupaten Kediri, Drs. Suharsono [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Operasi gabungan diawali dengan apel pasukan di Kantor Dinsos Kabupaten Kediri di Jalan Mayorbismo, Kota Kediri. Usai apel, petugas mulai menyisir jalan utama Kediri menuju Jombang. Mulai dari Kecamatan Gampengrejo, akhirnya petugas menemukan dua orang pengamen yang berada di seputaran simpang empat Kecamatan Papar.</p>
<p>Pelaksana Tugas Kepala Dinsos Kabupaten Kediri, Drs. Suharsono mengatakan, operasi penertiban Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) ini bertujuan untuk menciptakan situasi aman dan tertib. Selain itu, petugas berusaha melakukan pencegahan terhadap penyebaran Covid-19 diantara kelompok marginal yang berada di jalanan.</p>
<p>&#8220;Kami melakukan penertiban terhadap PMKS untuk menciptakan suasana Kabupaten Kediri yang aman dan kondusif, serta mencegah terjadinya klaster baru penyebaran Covid-19 diantara mereka,&#8221; ujar Drs. Suharsono.</p>
<p>Dari wilayah Kecamatan Papar, razia dilanjutkan ke arah Kecamatan Pare. Setelah menyusuri jalanan di wilayah Kecamatan Pagu dan Plemahan, akhirnya petugas menemukan pengamen di seputaran Stadion Canda Bhirawa Kecamatan Pare.</p>
<p>Razia kali ini berhasil menciduk enam orang pengamen. Setelah dilakukan pendataan, ternyata mereka adalah muka lama dan kerap terjaring operasi. Mereka beralasan mencari nafkah di jalanan karena tidak memiliki pekerjaan tetap.</p>
<p>&#8220;Yang penting kan halal pak. Saya biasanya mengamen ke kampung-kampung, tetapi hari ini pas di jalan, akhirnya tertangkap,&#8221; kata salah seorang pengamen.</p>
<p>Usai dilakukan pendataan, kemudian diberi pembinaan. &#8220;Tentunya kegiatan ini akan kami lakukan secara berkesinambungan dalam rangka penertiban PMKS,&#8221; tegas Suharsono. <strong>(mid/im/mzm)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">125691</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkot Pulangkan 72 PMKS dan CSR Berupa Bantuan Sepeda Kepada Siswa Kurang Mampu</title>
		<link>https://memontum.com/pemkot-pulangkan-72-pmks-dan-csr-berupa-bantuan-sepeda-kepada-siswa-kurang-mampu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Jan 2018 15:33:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[CSR]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[PMKS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/21539-pemkot-pulangkan-72-pmks-dan-csr-berupa-bantuan-sepeda-kepada-siswa-kurang-mampu</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8212; Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya di awal tahun 2018, kembali memulangkan 72 orang Penyandang Masalah Kesejahteraan Surabaya (PMKS) ke daerah asalnya. Masing-masing dari mereka adalah 55 penderita Psikotik dan 17 Gelandangan – Pengemis (Gepeng). Selain itu, agenda pagi ini juga ada penyerahan program Campus Social Responsibility (CSR) berupa bantuan sepeda kepada siswa kurang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya </strong>&#8212; Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya di awal tahun 2018, kembali memulangkan 72 orang Penyandang Masalah Kesejahteraan Surabaya (PMKS) ke daerah asalnya. Masing-masing dari mereka adalah 55 penderita Psikotik dan 17 Gelandangan – Pengemis (Gepeng). Selain itu, agenda pagi ini juga ada penyerahan program Campus Social Responsibility (CSR) berupa bantuan sepeda kepada siswa kurang mampu.</p>
<p>Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dalam sambutannya berpesan kepada para PMKS, agar mereka tidak kembali lagi untuk menjadi PMKS di Kota Surabaya. Menurutnya, di kampung halaman akan lebih baik dan nyaman untuk mencari nafkah.</p>
<p>&#8220;Panjenengan kita pulangkan, panjenengan bisa cari nafkah yang lebih baik ditempat njenengan. Tidak mungkin Tuhan menempatkan kita di suatu tempat yang kita tidak bisa mencari nafkah, itu tidak mungkin,” pesan wali kota kepada para PMKS, di halaman Taman Surya, Senin, (22/1/2018).</p>
<p>Risma menyampaikan, pihaknya akan mencoba untuk mendaftaran para penyandang psikotik agar bisa mendapatkan bantuan kesehatan berupa BPJS Nasional. &#8220;Nanti kami akan coba usulkan ke pusat agar mereka bisa dapat bantuan kesehatan dari APBN,&#8221; imbuh wali kota kelahiran Kediri tersebut.</p>
<p>Sementara itu, koordinator Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Surabaya, Sri Musilowati mengatakan, total petugas pendamping dari TKSK yang mengawal PMKS pagi ini sebanyak 18 orang. &#8220;Untuk pemulangan sekarang ini sudah ada evaluasi yang lebih baik, sehingga kita juga bisa mempersiapkannya lebih baik,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Menurut data dari Dinas Sosial (Dinsos) Surabaya, PMKS yang dipulangkan hari ini terdiri dari Provinsi Jawa Timur sebanyak 38 orang, Jawa Tengah 15 orang, Jawa Barat 8 orang, Banten 2 orang, Bengkulu 1 orang, Yogyakarta 1 orang, Jakarta 1 orang, Lampung 1 orang, Nusa Tenggara Timur (NTT) 2 orang, Sulawesi Selatan 2 orang, dan Sulawesi Tengah 1 orang. Untuk pulau jawa Pemkot menggunakan akomodasi bus dan mobil, sementara luar pulau Jawa, menggunakan moda transportasi pesawat.</p>
<p>Dalam agenda pagi ini, juga diserahkan bantuan sepeda untuk anak sekolah dari program Campus Social Responsibility (CSR). Sebanyak 15 sepeda langsung di serahkan oleh wali kota kepada para siswa yang kurang mampu. Menurut wali kota, anak-anak sekolah ini diketemukan ketika mereka berangkat sekolah menggunakan kendaraan truk (nggandol).</p>
<p>&#8220;Sekarang ini kalian ndak perlu nggandol, ndak usah malu, ndak usah minder. Saya berharap kalian gunakan sepeda ini,&#8221; tambah wali kota perempuan pertama di Surabaya ini.</p>
<p>Dihadapan para siswa, wali kota juga berpesan agar mereka tidak putus sekolah, jika ada permasalahan tentang biaya atau kesulitan (SPP) bisa disampaikan melalui Dinas Sosial. &#8220;Sesulit apapun kalian harus tetap sekolah, karena dengan sekolah kalian bisa merubah nasib kalian, takdir orang tua kalian, dan takdir bangsa ini,&#8221; pungkasnya.<strong> (kom/nhs/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">21539</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
