<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>polsek puger &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/polsek-puger/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 27 May 2021 09:26:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>polsek puger &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Maling Mesin Perahu Tempel Babak Belur, Motor Dibakar Massa</title>
		<link>https://memontum.com/maling-mesin-perahu-tempel-babak-belur-motor-dibakar-massa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 May 2021 23:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten jember]]></category>
		<category><![CDATA[pencurian]]></category>
		<category><![CDATA[polsek puger]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=143518</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Seorang pria yang belakangan diketahui Luki Januar Arisandi warga Dusun Sono Keling, Desa Wringintelu, Kecamatan Puger, Jember, babak belur ditangan massa. Penyebabnya warga Desa Puger Kulon marah setelah memergoki tersangka sedang beraksi mencuri mesin kapal milik salah seorang warga. Baca juga: Kemarahan warga cukup beralasan, pasalnya kejadian serupa telah terjadi 3 kali [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Seorang pria yang belakangan diketahui Luki Januar Arisandi warga Dusun Sono Keling, Desa Wringintelu, Kecamatan Puger, Jember, babak belur ditangan massa.</p>



<p>Penyebabnya warga Desa Puger Kulon marah setelah memergoki tersangka sedang beraksi mencuri mesin kapal milik salah seorang warga.</p>



<p><strong><span style="text-decoration: underline">Baca juga:</span></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/olahan-ikan-jeng-ayud-laris-saat-ramadan-menu-praktis-jadi-buruan-untuk-sahur-dan-berbuka">Olahan Ikan Jeng Ayud Laris Saat Ramadan, Menu Praktis Jadi Buruan untuk Sahur dan Berbuka</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/berkah-ramadan-opak-gambir-maharis-kota-malang-kewalahan-layani-orderan-premium">Berkah Ramadan, Opak Gambir Maharis Kota Malang Kewalahan Layani Orderan Premium</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-jadi-momen-berkah-usaha-umkm-cempaka-cookies-kota-malang">Ramadan Jadi Momen Berkah Usaha UMKM Cempaka Cookies Kota Malang</a></li>
</ul>


<p>Kemarahan warga cukup beralasan, pasalnya kejadian serupa telah terjadi 3 kali di wilayah setempat.<br>Nasib baik masih berpihak kepada pelaku. Pelaku sempat diselamatkan salah seorang warga di salah satu rumah dari amukan massa yang beringas.</p>



<p>Jengkel dengan kelakukan pelaku massa yang sudah marah akhirnya meluapkan pada sepeda motor milik pelaku.</p>



<p>Massa kemudian membakar motor mio warna merah milik pelaku Motor tersebut sebelumnya ditinggalkan dan terjatuh di sungai.</p>



<p>Menurut warga bernama, Suparman, aksi beringas massa warga Desa Puger Kulon karena geram dengan ulah maling yang sering menyatroni mesin perahu nelayan setempat.</p>



<p>&#8220;Kejadiannya waktu adzan magrib, pelaku mendatangi saya tanya genset (mesin diesel perahu) di gudang, padahal di sana tidak ada warga dan jauh dari permukiman warga,&#8221; kata pria yang juga kakak korban yang mesin perahunya dicuri, Rabu (26/05) malam.</p>



<p>Suparman, juga menceritakan dari awal telah membuntuti pelaku karena gerak geriknya mencurigakan. Pelaku saat itu memarkir motornya di pinggiran sungai. Lokasi parkir motor pelaku tidak jauh dari tempat bersandarnya perahu-perahu nelayan setempat.</p>



<p>Selanjutnya, pelaku kembali menuju motornya sambil membawa mesin perahu. Yang belakangan diketahui Suparman milik adiknya.</p>



<p>&#8220;Dia kaget saat melihat saya, kemudian menjatuhkan sepedanya di jalan dekat dengan diesel genset yang dia bawa. Karena saya merasa curiga, saya menuju perahu untuk mengngecek ternyata benar, diesel atau mesin perahu milik adik saya yang biasanya menempel di perahunya sudah hilang, akhirnya pelaku saya kejar sambil berteriak ‘maling’ dan berhasil ditangkap itu,” ujar Suparman.</p>



<p>Dengan teriakan itu, banyak warga yang mendengar dan ikut membantu menangkapnya. Namun karena warga beringas dengan jumlah massa yang banyak. Suparman dibantu beberapa orang tetangganya mengamankan pelaku di salah satu rumah warga.</p>



<p>Kemudian karena massa beringas, motor milik pelaku jadi sasaran dan dibakar. &#8220;Karena ada dipinggir sungai dan ditinggal kabur maling ini,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Suparman menambahkan, massa terlihat beringas. Karena kejadian serupa soal pencurian mesin tempel perahu sudah berulangkali terjadi.</p>



<p>&#8220;Kejadian serupa ketiga kalinya ini, tiga hari yang lalu ada hilang aki 2 dan mesin perahu milik adiknya sekarang. Tadi sempat banyak massa dan berkerumun, tapi tidak ada amuk massa. Hanya berdatangan untuk melihat malingnya,&#8221; kata Suparman.</p>



<p>Anggota Mapolsek Puger yang mendengar adanya penangkapan maling mesin perahu. Langsung mendatangi lokasi kejadian.</p>



<p>Namun karena banyak massa dan berkerumun, Mapolsek Puger meminta bantuan personel dari Mapolres Jember untuk mengamankan pelaku.</p>



<p>Saat dikomfirmasi Kapolsek Puger, AKP Ribut Budiyono, membenarkan penangkapan pelaku. “Benar tadi ada penangkapan pelaku pencurian diesel, mesin perahu di gudang tulang Dusun Gumukrejo, Puger Kulon, pelaku dengan nama Luki Januar Arisandi warga Wringintelu,” kata Ribut saat dikonfirmasi terpisah.</p>



<p>Terkait bantuan personel dari Mapolres Jember, lanjutnya, untuk mengevakuasi pelaku yang hampir menjadi amuk massa.</p>



<p>&#8220;Karena terlalu banyak wargaa, kita koordinasi dengan Tim Alap-Alap (SatSabhara Polres Jember), Resmob dan Intel, kemudian pelaku dibawa ke Mapolsek dan selanjutnya dibawa ke Mapolres Jember demi keamanan,&#8221; ujarnya. <strong>(rio/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">143518</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pulang Dari Rantau, Ibu Muda Puger Jember Nekat Gantung Diri</title>
		<link>https://memontum.com/pulang-dari-rantau-ibu-muda-puger-jember-nekat-gantung-diri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 May 2020 06:09:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[gantung diri]]></category>
		<category><![CDATA[polsek puger]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/113810-pulang-dari-rantau-ibu-muda-puger-jember-nekat-gantung-diri</guid>

					<description><![CDATA[Diduga Depresi Berat Memontum, Jember &#8211; Seorang ibu muda bernama Siti Rahayu (40) yang baru pulang merantau ke Kalimantan warga Dusun Gadungan Desa Kasiyan Kecamatan Puger Kabupaten Jember, ditemukan tewas dengan cara gantung diri di rumah kosong yang berada di samping rumahnya, Rabu (5/5/2020) sekitar pukul 21.00. Menurut Kapolsek Puger AKP Ribut Budiono, dari hasil [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Diduga Depresi Berat</h2>
<p><strong>Memontum, Jember </strong>&#8211; Seorang ibu muda bernama Siti Rahayu (40) yang baru pulang merantau ke Kalimantan warga Dusun Gadungan Desa Kasiyan Kecamatan Puger Kabupaten Jember, ditemukan tewas dengan cara gantung diri di rumah kosong yang berada di samping rumahnya, Rabu (5/5/2020) sekitar pukul 21.00.</p>
<p>Menurut Kapolsek Puger AKP Ribut Budiono, dari hasil pemeriksaan saksi saksi, diduga korban mengakhiri hidupnya karena putus asa (Depresi) karena penyakit yang derita bertahun tahun yang kunjung sembuh, berbagai macam pengobatan sudah dilakukan, namun tak membuahkan hasil.</p>
<p><div id="attachment_113811" style="width: 860px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-113811" decoding="async" class="size-full wp-image-113811" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/Pulang-Dari-Rantau-Ibu-Muda-Puger-Jember-Nekat-Gantung-Diri.jpg?resize=740%2C392&#038;ssl=1" alt="Petugas menunjukkan seutas tambang yang di gunakan korban untuk gantung. (tog)" width="740" height="392" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/Pulang-Dari-Rantau-Ibu-Muda-Puger-Jember-Nekat-Gantung-Diri.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/Pulang-Dari-Rantau-Ibu-Muda-Puger-Jember-Nekat-Gantung-Diri.jpg?resize=300%2C159&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/Pulang-Dari-Rantau-Ibu-Muda-Puger-Jember-Nekat-Gantung-Diri.jpg?resize=768%2C407&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/Pulang-Dari-Rantau-Ibu-Muda-Puger-Jember-Nekat-Gantung-Diri.jpg?resize=600%2C318&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/Pulang-Dari-Rantau-Ibu-Muda-Puger-Jember-Nekat-Gantung-Diri.jpg?resize=200%2C106&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-113811" class="wp-caption-text">Petugas menunjukkan seutas tambang yang di gunakan korban untuk gantung. (tog)</p></div></p>
<p>&#8220;Menurut saksi (anak korban) bernama Agung (26) tidak ada tanda tanda sebelumnya, sekitar pukul 19.00, korban masih menyuruh, Agung membeli Pampers, namun sepulang dari membeli pampers, saksi sudah menemukan ibunya gantung diri di rumah kosong yang ada disebelah rumahnya, &#8221; jelasnya.</p>
<p>Ribut menerangkan sesuai dengan pengakuan dari saksi, gantung diri tersebut ditemukan berawal dari kecurigaan saksi setelah sepulang membeli pampers melihat di rumah dalam kondisi gelap. Lampu depan rumahnya tidak menyala dan tak melihat korban ada didalam rumah dengan keadaan itu saksi keluar dan melihat rumah kosong pintu terbuka.</p>
<p>&#8220;Curiga, saksi mendatangi rumah tersebut, begitu nyampai dipintu melihat korban dalam keadaan gantung diri menggunakan seutas tali plastik (rafia) yang diikatkan diatap rumah kemudian dililitkan pada leher korban, posisi korban berdiri,&#8221; terang Ribut.</p>
<p>Lebih lanjut Ribut mengungkapkan,melihat ibunya gantung diri, saksi kaget dan meminta tolong kepada tetangga untuk menurunkan tubuh ibunya dan selanjutnya beberapa tetangga korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Puger.</p>
<p>Mendapat laporan tersebut sambung Ribut, petugas dari Polsek Puger langsung turun ke lokasi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan sebelumnya petugas memasang polis line (garis polisi).</p>
<p>&#8220;Dari hasil olah TKP kami telah mengamankan barang bukti berupa seutas tali plastik yang digunakan untuk gantung diri dan selanjutnya membawa jenazah korban ke Puskesmas Puger,&#8221; imbuhnya.<strong> (yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">113810</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diprotes Emak-Emak Kedungsumur, Kandang Potong Ayam Puger Tutup</title>
		<link>https://memontum.com/diprotes-emak-emak-kedungsumur-kandang-potong-ayam-puger-tutup</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Mar 2020 03:28:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Bagon]]></category>
		<category><![CDATA[polsek puger]]></category>
		<category><![CDATA[protes warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/108426-diprotes-emak-emak-kedungsumur-kandang-potong-ayam-puger-tutup</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Ratusan warga yang didominasi ibu-ibu rumah tangga asal Dusun Kedungsumur, Desa Bagon Kecamatan Puger, Kabupaten Jember berbondong-bondong mendatangi Kantor Kecamatan Puger untuk aksi protes dan tuntutan dengan membawa poster tuntutan agar kandang ayam potong milik Suwono bersaudara segera ditutup. Warga menilai, keberadaan kandang ayam telah menimbulkan banyak masalah lingkungan dan merugikan bagi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Ratusan warga yang didominasi ibu-ibu rumah tangga asal Dusun Kedungsumur, Desa Bagon Kecamatan Puger, Kabupaten Jember berbondong-bondong mendatangi Kantor Kecamatan Puger untuk aksi protes dan tuntutan dengan membawa poster tuntutan agar kandang ayam potong milik Suwono bersaudara segera ditutup.</p>
<p>Warga menilai, keberadaan kandang ayam telah menimbulkan banyak masalah lingkungan dan merugikan bagi kesehatan yang sangat dirasa warga sekitar seperti munculnya ribuan lalat yang beterbangan menuju ke rumah dan menghinggapi makanan yang ada di rumah warga. Akibatnya banyak warga terserang sakit perut dan diare terutama anak-anak.</p>
<p><div id="attachment_108427" style="width: 860px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-108427" decoding="async" class="size-full wp-image-108427" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/Diprotes-Emak-Emak-Kedungsumur-Kandang-Potong-Ayam-Puger-Tutup.jpg?resize=740%2C392&#038;ssl=1" alt="Warga meluruk ke kantor kecamatan Puger. (rir)" width="740" height="392" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/Diprotes-Emak-Emak-Kedungsumur-Kandang-Potong-Ayam-Puger-Tutup.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/Diprotes-Emak-Emak-Kedungsumur-Kandang-Potong-Ayam-Puger-Tutup.jpg?resize=300%2C159&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/Diprotes-Emak-Emak-Kedungsumur-Kandang-Potong-Ayam-Puger-Tutup.jpg?resize=768%2C407&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/Diprotes-Emak-Emak-Kedungsumur-Kandang-Potong-Ayam-Puger-Tutup.jpg?resize=600%2C318&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/Diprotes-Emak-Emak-Kedungsumur-Kandang-Potong-Ayam-Puger-Tutup.jpg?resize=200%2C106&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-108427" class="wp-caption-text">Warga meluruk ke kantor kecamatan Puger. (rir)</p></div></p>
<p>Alhasil, ratusan warga yang sedari pagi hingga sore menunggu hasil tuntutanya, ternyata membuahkan hasil. Pihak peternak bersedia menutup usaha peternakan ayam, setelah melalui proses negosiasi alot dan dialog panjang bersama perwakilan warga yang di mediasi oleh Camat, Kapolsek dan Danramil Puger.</p>
<p>Mahsun warga setempat salah satu dari warga yang melakukan tuntutan, kepada memontum.com mengungkapkan rasa puasnya ketika terpenuhinya tuntutannya.</p>
<p>&#8220;Saya merasa puas dan lega karena perjuangan warga di penuhi oleh pihak peternak, walaupun ada sedikit rasa kecewa karena tuntutan kami 3 hari harus di tutup,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Sebenarnya sudah 5 tahun Pemilik menjalankan usaha ternaknya, namun Pemilik tidak melalui prosedur yang sesuai aturan berlaku, seperti mengabaikan dampak berdirinya kandang, tidak adanya Izin lingkungan dan izin ke desa juga tidak ada sehingga kesabaran warga sudah habis.</p>
<p>&#8220;Sedangkan SIUP baru di urus bulan Pebruari kemarin,&#8221; kata Mahsun.</p>
<p>Menanggapi hal tersebut Camat Puger Moch Winardi menyampaikan, setelah pemerintah mengevaluasi dan ternyata Pemerintah tidak menemukan solusi, sehingga keinginan masyarakat untuk menutup kandang ayam tidak bisa di cegah lagi dan peternak harus mengikuti kesepakatan tersebut.</p>
<p>&#8220;Kesepakatan ini wajib hukumnya di taati, yaitu penutupan dengan toleransi untuk melakukan pemindahan ayam yang ada dengan batas waktu 10 hari sejak kesepakatan ini dibuat,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu menurut Kapolsek Puger AKP Ribut Budiono hasil kesepakatan antara warga dan peternak memberi batas waktu 10 hari dinyatakan tutup dan semua setuju dan pernyataan di atas materai artinya mempunyai kekuatan hukum yang jelas.</p>
<p>&#8220;Ya memang kecewa tapi itu lebih bagus karena mengutamakan kepentingan umum yang lebih penting lagi, Muspika ikut mengawal agar situasi Kamtibmas di Desa Bagon aman dan kondusif,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara Suwono peternak mengatakan, kekecewaan yang sangat karena dengan di tutupnya kandang ayam miliknya dapat mengakibatkan kerugian yang cukup besar, tapi karena itu kehendak masyarakat dengan terpaksa menuruti keinginan warga.</p>
<p>“Ini belum terpikirkan, yang jelas cari kandang untuk memindahkan ayam ini, hasilnya kecewa sedalam-dalamnya, gak punya hati, kok bisa masyarakat sekejam itu, gak diberi kesempatan sedikit, minta kesempatan cuma 25 hari saja, kok gak bisa, ” ungkapnya. <strong>(rir/yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">108426</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Usai Bunuh Waker SPBU Jambearum, Iwan Serahkan Diri ke Polsek Puger</title>
		<link>https://memontum.com/usai-bunuh-waker-spbu-jambearum-iwan-serahkan-diri-ke-polsek-puger</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Oct 2019 10:20:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek puger]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/97494-usai-bunuh-waker-spbu-jambearum-iwan-serahkan-diri-ke-polsek-puger</guid>

					<description><![CDATA[Jember, Memontum &#8211; Tumin (55) seorang penjaga malam (waker) SPBU yang berada di Desa Jambearum Kecamatan Puger Kabupaten Jember , Rabu (9/10/2019) sekitar pukul 03.50 ditemukan terkapar tidak bernyawa dengan bersimbah darah akibat luka bacok di kepala bagian belakang dan pipi sebelah kanan yang mengarah ke leher yang sangat parah, di halaman ruang tamu SPBU. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jember, Memontum</strong> &#8211; Tumin (55) seorang penjaga malam (waker) SPBU yang berada di Desa Jambearum Kecamatan Puger Kabupaten Jember , Rabu (9/10/2019) sekitar pukul 03.50 ditemukan terkapar tidak bernyawa dengan bersimbah darah akibat luka bacok di kepala bagian belakang dan pipi sebelah kanan yang mengarah ke leher yang sangat parah, di halaman ruang tamu SPBU.</p>
<p>Menurut Kapolsek Puger Ajun Komisaris Polisi, korban bernama Ribut Budiarto, warga desa Jambearum, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember itu tewas karena luka bacok yang diduga dilakukan tetangga korban yang bernama Iwan (30).</p>
<p>Iwan, diketahui tercatat sebagai warga Dusun Krajan, desa setempat sekitar 500 meter dari rumah korban.</p>
<p>“Pelaku pembunuhan segera dapat ditetapkan, karena setelah membunuh korban pelaku langsung menyerahkan diri ke polisi dan mengakui perbuatannya, pelaku mengaku melakukan pembunuhan sekitar pukul 03.50 pagi tepat Subuh tadi,&#8221; ujar Ribut saat dikonfirmasi sejumlah wartawan.</p>
<p>Dilihat dari lukanya lanjut Ribut, luka bacok ini terjadi sebanyak 5 kali, terkait dengan motif pembunuhan yang dilakukan pelaku, masih dalam tahap penyelidikan.</p>
<p>&#8220;Untuk korbannya di bawa ke rumah sakit Balung untuk keperluan Visum setelah di lakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh Polsek Puger,“ katanya.</p>
<p>Setelah semua selesai sambung Ribut, korban langsung dibawa ke rumah duka dan langsung dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) yang tidak jauh dari lokasi kejadian.</p>
<p>Terkait untuk kebutuhan penyelidikan lebih lanjut, Tim Inafis dari Polres Jember melakukan olah TKP dan mengumpulkan barang bukti.</p>
<p>“Untuk tersangka langsung dikirim ke Mapolres Jember, guna penyelidikan lebih lanjut.” pungkasnya. <strong>(tog/yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">97494</post-id>	</item>
		<item>
		<title>2 Pemotor Puger Tewas Terpelanting Tabrak Truk</title>
		<link>https://memontum.com/2-pemotor-puger-tewas-terpelanting-tabrak-truk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Jul 2019 11:08:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek puger]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/87877-2-pemotor-puger-tewas-terpelanting-tabrak-truk</guid>

					<description><![CDATA[Jember, Memontum &#8211; Dua pengendara sepeda motor tewas mengenaskan, di jalan raya yang terletak di Dusun Grenden, Kecamatan Puger Kabupaten Jember, setelah bertabrakan dengan truck, Rabu (10/7/2019) sekitar pukul 20.30. Keduanya meninggal di tempat kejadian dengan luka di bagian kepala yang sangat parah, kedua korban yakni Moh Abdulah (37) warga desa/Kecamatan Kadur Kabupaten Pamekasan dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jember, Memontum </strong>&#8211; Dua pengendara sepeda motor tewas mengenaskan, di jalan raya yang terletak di Dusun Grenden, Kecamatan Puger Kabupaten Jember, setelah bertabrakan dengan truck, Rabu (10/7/2019) sekitar pukul 20.30.</p>
<p>Keduanya meninggal di tempat kejadian dengan luka di bagian kepala yang sangat parah, kedua korban yakni Moh Abdulah (37) warga desa/Kecamatan Kadur Kabupaten Pamekasan dan Holik (29) warga Dusun Jadugan, Desa Mojosari, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember.</p>
<p>Menurut Kapolsek Puger Ajun Komisaris Polisi Sudaryanto, setelah pihaknya mengadakan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan keterangan saksi saksi, kejadian itu berawal dari ketidaktahuan dari korban, bahwa ada mobil di depannya mau belok.</p>
<p>&#8220;Saat itu sepeda motor yang dikendarai korban dari utara mau ke selatan dengan kecepatan tinggi, ketika tiba di jalan Guo Lowo (TKP) tiba &#8211; tiba ada Truck yang dari arah berlawanan (selatan) belok kanan,&#8221; ungkap Sudaryanto.</p>
<p>Mungkin karena tak terkendali lanjut Pria berpangkat balok tiga di pundaknya ini, akhirnya terjadilah benturan keras antara Honda Vario P 6985 SO dengan truk P 9297 PO yang dikendarai oleh Mistari (43) asal Dusun Kapuran, Desa Grenden, Kecamatan Puger.</p>
<p>&#8220;Kedua korban langsung meninggal di tempat dengan kondisi luka di bagian kepala sangat parah sementara sepeda motor yang dikendarai korban terpelating cukup jauh dengan keusakan yang cukup parah,&#8221; ujar Sudaryanto.</p>
<p>Untuk saat ini Sambung Sudaryanto kedua korban sudah dipulangkan ke rumah duka sementara pengemudi truk masih diamankan di Mapolsek untuk dimintai keterangan lebih lanjut.</p>
<p>&#8220;Sepeda milik korban kita amankan di Mapolsek sebagai barang bukti berikut truknya, &#8221; pungkasnya. <strong>(rir/yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">87877</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Main ke Pantai Bawa Sajam, Pria asal Lumajang Nginap di Polsek</title>
		<link>https://memontum.com/main-ke-pantai-bawa-sajam-pria-asal-lumajang-nginap-di-polsek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Mar 2018 13:03:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[polsek puger]]></category>
		<category><![CDATA[sajam]]></category>
		<category><![CDATA[UU darurat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/34319-main-ke-pantai-bawa-sajam-pria-asal-lumajang-nginap-di-polsek</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8212; Moch Salam Afandi (33) asal Dusun Krajan I, Desa Bago Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang ahirnya tidak bisa mengelak setelah petugas mengamankan dirinya bersama barang bukti sebilah Clurit yang ia bawa di tubuhnya. Tepatnya pada Selasa (27/3/2018) petugas Kanit Reskrim Mapolsek Puger Ipda Joko Susilo SH yang pada pagi itu mendapat telpon dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8212; Moch Salam Afandi (33) asal Dusun Krajan I, Desa Bago Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang ahirnya tidak bisa mengelak setelah petugas mengamankan dirinya bersama barang bukti sebilah Clurit yang ia bawa di tubuhnya. </p>
<p>Tepatnya pada Selasa (27/3/2018) petugas Kanit Reskrim Mapolsek Puger Ipda Joko Susilo SH yang pada pagi itu mendapat telpon dari masyarakat pesisir Pancer Puger. Bahwa ada seseorang yang mencurigakan membawa sebilah clurit berada di kawasan rawan kejahatan tersebut. </p>
<p>Lantas dari situlah pihak Unit Opsnal Mapolsek Puger melakukan pengintaian terhadap pelaku yang cirinya sudah diketahui. Petugas pun melakukan tangkap tangan terhadap pelaku yang di duga hendak melakukan kejahatan jalanan di jalan lintas Selatan tersebut. </p>
<p>Saat dilakukan pengeledahan petugas mendapati sebilah Clurit ia sembunyikan di dalam baju dan tersengkelit di tubuh tersangka. Saat ditanya berbelit belit dan berkata untuk menjaga diri ahirnya petugas. Mengambil tindakan persuasif mambawa pelaku bersama barang bukti ke Mapolsek Puger untuk proses lebih lanjut. </p>
<p>AKP Sudaryanto SH selaku Kapolsek Puger Kamis, (29/3) mengatakan, pelaku kita amankan dan kita proses, dugaan memang sudah jelas mengarah kepada tindak kriminal dan meski belum melakukan namun pelaku mambawa senjata tajam. Dan hal itu tentu bisa terjerat oleh uu darurat yang sudah diterapkan dalam KHUP dan pasalnya juga jelas, ucap Sudaryanto. <strong>(Lum/nay) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">34319</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rampok Jalanan di Puger Bacok Orang Cangkrukan</title>
		<link>https://memontum.com/rampok-jalanan-di-puger-bacok-orang-cangkrukan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Mar 2018 13:01:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pembacokan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek puger]]></category>
		<category><![CDATA[rampok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/34314-rampok-jalanan-di-puger-bacok-orang-cangkrukan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8212; Asik duduk di sekitaran Lapangan Kasiyan Puger, korban atas nama Moch Alian alias Farizi (24) pria asal Dusun Krajan, Desa Puger Wetan, Kecamatan Puger harus kehilangan handphone. Korban kehilangan hp bukan karena terjatuh, namun dirampas 3 penjahat jalanan, Rabu (28/3/2018) sekitar pukul 12.00 di kawasan Jalan raya, Desa Kasiyan Timur. Karena mendapati [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8212; Asik duduk di sekitaran Lapangan Kasiyan Puger, korban atas nama Moch Alian alias Farizi (24) pria asal Dusun Krajan, Desa Puger Wetan, Kecamatan Puger harus kehilangan handphone. Korban kehilangan hp bukan karena terjatuh, namun dirampas 3 penjahat jalanan, Rabu (28/3/2018) sekitar pukul 12.00 di kawasan Jalan raya, Desa Kasiyan Timur. </p>
<p>Karena mendapati perlakuan seperti itu, korban yang saat itu sedang bersama seorang temannya, melaporkan perampasan ini ke Polsek Puger. Dari pelaporan itulah, korban bersama saksi menceritakan asal muasal dirinya terkena kasus perampasan</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180329-WA0245-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-34316" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180329-WA0245-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180329-WA0245-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180329-WA0245-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180329-WA0245-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Bermula saat korban duduk di sekitaran kawasan lapangan Kasiyan Puger. Tiba-tiba ada 3 pemuda naik motor jenis Beat putih tanpa plat. Setelah melintas, mereka kembali. Lalu 2 orang mendatangi dan merampas 1 buah Handphone merk Brand Code di tangan korban.</p>
<p>Namun kedua tersangka tidak puas dan masih berusaha mencari barang berharga lagi di baju dan celana korban. Lalu disitulah ditemukan sebuah Handphone lagi Merk Oppo tipe A37. Kedua pelaku masih tidak puas. BahKan seorang pelaku menyabetkan clurit di kepala korban hingga berdarah. &#8220;Setelah itu, ketiganya kabur meninggalkan korban yang bersimbah darah. Luka sobek di kepala akibat benda tajam,”  ujar saksi mata Sigit Pribadi (33). </p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180329-WA0244-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-34315" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180329-WA0244-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180329-WA0244-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180329-WA0244-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180329-WA0244-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Dari informasi korban dan saksi itulah pihak Polsek Puger melalui team Opsnal yang dipimpin AKP Sudaryanto melakukan penyelidikan. Tidak sampai 24 jam, para pelaku curas diciduk.</p>
<p>Kapolsek Puger AKP Sudaryanto SH, Kamis (29/3/2018) menuturkan, pihaknya telah tangkap ketiga pelaku curas yaitu Hasan (22) asal Dusun Krajan, Desa Mojosari,dan Sugianto Alias Bogel (23) asal Dusun Jadukan, Desa mojosari dan inisial Z-H, (17) dengan alamat sama yaitu Bogel. </p>
<p>&#8220;Kita proses ketiganya, meski salah satu kita limpahkan ke PPA. Karena dibawah umur, sedang lainnya kita limpahkan ke Polres Jember. Tersangka pembacok korban, bernama Bogel. Modus operandi curas jalanan ini, yaitu 1 menjaga sepeda, 2 eksekusi. Jika korban berusaha melawan, salah seorang eksekutor tak segan membacok korban,&#8221; pungkas Kapolsek Puger. <strong>(Lum/nay) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">34314</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jagoan Jambiarum Ngamuk, Tetangga Dijambak, Diseret, Dicacah Sabit</title>
		<link>https://memontum.com/jagoan-jambiarum-ngamuk-tetangga-dijambak-diseret-dicacah-sabit</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Mar 2018 12:55:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pembacokan]]></category>
		<category><![CDATA[penganiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek puger]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/34310-jagoan-jambiarum-ngamuk-tetangga-dijambak-diseret-dicacah-sabit</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Tanpa sebab yang jelas warga Dusun Krajan, Desa Jambiarum, Kecamatan Puger, Jember bernama Imam harus dilarikan ke rumah sakit akibat sabetan benda tajam di beberapa tubuhnya. Korban harus mengerang kesakitan setelah menerima serangan bertubi-tubi dari tersangka bernama Iwan Purnomo (25) yang masih tetangga korban tersebut. Lengan pundak sebelah kanan korban robek, kuping [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Tanpa sebab yang jelas warga Dusun Krajan, Desa Jambiarum, Kecamatan Puger, Jember bernama Imam harus dilarikan ke rumah sakit akibat sabetan benda tajam di beberapa tubuhnya. Korban harus mengerang kesakitan setelah menerima serangan bertubi-tubi dari tersangka bernama Iwan Purnomo (25) yang masih tetangga korban tersebut. </p>
<p>Lengan pundak sebelah kanan korban robek, kuping robek dan beberapa tubuh terluka membuat korban tak berdaya. Tersangka berulah di rumah korban pada hari Minggu (25/3/2018) siang. Seorang saksi mata sebut saja Sutama mengatakan, jika pada saat itu korban sedang tidur. Hingga tersangka datang dan langsung membacok korban berkali-kali. </p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180329-WA0242-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-34311" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180329-WA0242-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180329-WA0242-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180329-WA0242-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180329-WA0242-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Karena merasa jagoan, tersangka membawa korban ke depan rumah sambil menjambak rambutnya. Tersangka teriak-teriak kepada para tetangga dengan ucapan &#8220;Siapa berani sama saya&#8221;. Tak hanya itu saja, pelaku terus membacokkan clurit ke beberapa tubuh korban hingga darah tercecer kemana-mana. Tak puas dengan ulahnya, tersangka membawa korban yang berdarah-darah ke jalan raya sambil diseret. </p>
<p>Warga yang awalnya takut, akhirnya menjadi iba. Warga pun bersatu dan merampas clurit sang jagoan dan menyerahkan ke Polsek Puger. Sedang korban dilarikan ke Puskesmas akibat luka parah di beberapa tubuh korban. </p>
<p>AKP Sudaryanto SH, Kamis (29/3/2018) saat dikonfirmasi, membenarkan jika pelaku melakukan tindakan itu dan sudah di amankan dan diproses hukum. &#8220;Sedang korban menjalani proses pemulihan dan pengobatan akibat sabetan benda tajam milik tersangka,&#8221; ucapnya. <strong>(Lum/nay) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">34310</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kakek Jaman Now, Ketemu Teman, Gelar Karpet Berjudi</title>
		<link>https://memontum.com/kakek-jaman-now-ketemu-teman-gelar-karpet-berjudi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Feb 2018 12:22:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[perjudian]]></category>
		<category><![CDATA[polsek puger]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/25795-kakek-jaman-now-ketemu-teman-gelar-karpet-berjudi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8212; Warga Dusun Krajan II, Desa Grenden, Kecamatan Puger Sabtu, (10/2/2018) akhirnya melaporkan kegiatan beberapa warga yang sedang asik masyuk berjudi. Dari laporan itulah Team Reserse Mapolsek puger melakukan cek lokasi.  Alhasil dari situlah ahirnya ketiga maniak Judi di area Pekarangan dekat rumah warga terciduk meskipun pihak aparat dan penjudi harus bersitegang karena [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8212; Warga Dusun Krajan II, Desa Grenden, Kecamatan Puger Sabtu, (10/2/2018) akhirnya melaporkan kegiatan beberapa warga yang sedang asik masyuk berjudi. Dari laporan itulah Team Reserse Mapolsek puger melakukan cek lokasi. </p>
<p>Alhasil dari situlah ahirnya ketiga maniak Judi di area Pekarangan dekat rumah warga terciduk meskipun pihak aparat dan penjudi harus bersitegang karena saat di grebek pelaku sedang asik menyalurkan hasrat perjudianya. </p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/WhatsApp-Image-2018-02-11-at-7.11.26-PM-1.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-25798" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/WhatsApp-Image-2018-02-11-at-7.11.26-PM-1.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/WhatsApp-Image-2018-02-11-at-7.11.26-PM-1.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/WhatsApp-Image-2018-02-11-at-7.11.26-PM-1.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/WhatsApp-Image-2018-02-11-at-7.11.26-PM-1.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Adapun hasil pengrebekan yang dilakukan mapolsek puger dari ketiga penjudi Jenis Domino tersebut didapatkan Uang Taruhan sebesar 825 Ribu, 1 Set Kartu Domino, 1 alat karet warna Hitam dan 1 buah Karpet buat tempat duduk ketiga pelaku saat menjalankan aksi pelangaran hukum tersebut. </p>
<p>Dari nama nama para maniak judi yang tertangkap adalah  Bambang (50) Asal Dusun Krajan II, Desa Kasiyan Timur, Ngadiran, (65) asal Dusun Karangsono, Desa Grenden, Sumartoyo, (65) asal Dusun Krajan II, Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger dan ketiganya pada hari Minggu (11/2/2018) masih di mapolsek Puger guna menjalani proses hukum. </p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/WhatsApp-Image-2018-02-11-at-7.11b.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-25797" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/WhatsApp-Image-2018-02-11-at-7.11b.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/WhatsApp-Image-2018-02-11-at-7.11b.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/WhatsApp-Image-2018-02-11-at-7.11b.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/WhatsApp-Image-2018-02-11-at-7.11b.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>AKP Moh Sudariyanto SH selaku kapolsek Puger Saat di Konfirmasi Minggu sore membenarkan perihal penangkapan ketiga kakek maniak judi tersebut. </p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/WhatsApp-Image-2018-02-11-at-7.11a.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-25796" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/WhatsApp-Image-2018-02-11-at-7.11a.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/WhatsApp-Image-2018-02-11-at-7.11a.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/WhatsApp-Image-2018-02-11-at-7.11a.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/WhatsApp-Image-2018-02-11-at-7.11a.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Kami mendapat informasi warga jika ada kegiatan melanggar hukum yaitu berjudi di Pekarangan dekat rumah warga, kami lidik dan kami tangkap dan kita amankan dan sekarang menunggu proses lebih lanjut,&#8221; ucap perwira tersebut. <strong>(Lum/yan) </strong> </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">25795</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
