<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Rawan Longsor &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/rawan-longsor/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 05 Apr 2023 15:11:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Rawan Longsor &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Hari ke Empat Program J-Berbagi, Bupati Hendy Datangi Titik Rawan Longsor di Ujung Timur Kabupaten Jember</title>
		<link>https://memontum.com/hari-ke-empat-program-j-berbagi-bupati-hendy-datangi-titik-rawan-longsor-di-ujung-timur-kabupaten-jember</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 Mar 2023 11:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Hendy]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Hendy Siswanto]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten jember]]></category>
		<category><![CDATA[longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Rawan Longsor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=186284</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Hari ke empat pelaksanaan program kegiatan Jember Berbagi atau J-Berbagi, Bupati Jember, Hendy Siswanto, bersama rombongan blusukan ke kawasan berkebunan Dusun Baban Timur, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, yang berada di ujung timur Kabupaten Jember, Jumat (31/03/2023) tadi. Di lokasi itu, Bupati Hendy meninjau sejumlah titik lokasi rawan bencana longsor. Dalam kesempatan itu, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Hari ke empat pelaksanaan program kegiatan Jember Berbagi atau J-Berbagi, Bupati Jember, Hendy Siswanto, bersama rombongan blusukan ke kawasan berkebunan Dusun Baban Timur, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, yang berada di ujung timur Kabupaten Jember, Jumat (31/03/2023) tadi. Di lokasi itu, Bupati Hendy meninjau sejumlah titik lokasi rawan bencana longsor.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, pihaknya menyarankan membuat saluran air di titik longsor dengan menggunakan box culvert yang melintang di jalan sebagai upaya agar longsor tidak kembali terjadi. &#8220;Karakter tanah memang kurang bagus, tanah lempung, kalau kemarau mengeras, kalau hujan mudah rontok mengakibatkan longsor,&#8221; kata Bupati Hendy.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>Sementara untuk akses jalan, Bupati Hendy mengintruksikan perbaikan-perbaikan harus disegerakan untuk melancarkan aktivitas warga sekitar. Dirinya juga meminta Perhutani dan PTPN, untuk turut serta dalam meningkatkan infrastruktur demi kebaikan bersama.</p>



<p>Selain itu, Bupati Hendy juga meminta warga untuk senantiasa waspada dan hati-hati ketika melintas di jalan tersebut. &#8220;Apabila ada potensi longsor, segera melapor ke desa, supaya diteruskan ke kami,&#8221; pesannya. <strong>(kom/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">186284</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Bencana Tanah Longsor, BPBD Kota Batu Pasang EWS di Beberapa Titik Rawan</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-bencana-tanah-longsor-bpbd-kota-batu-pasang-ews-di-beberapa-titik-rawan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Oct 2022 06:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Alarm EWS]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[Rawan Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Rawan Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[tanah longsor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=177543</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, telah mengaktifkan alat pendeteksi longsor atau Early Warning System (EWS). Saat ini, EWS sudah terpasang di 12 titik rawan longsor. Langkah pemasangan ini dilakukan, mengingat intensitas hujan yang mulai meningkat dan Kota Batu, merupakan salah satu daerah yang sering terjadi bencana tanah longsor. Dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, telah mengaktifkan alat pendeteksi longsor atau Early Warning System (EWS). Saat ini, EWS sudah terpasang di 12 titik rawan longsor. Langkah pemasangan ini dilakukan, mengingat intensitas hujan yang mulai meningkat dan Kota Batu, merupakan salah satu daerah yang sering terjadi bencana tanah longsor. Dengan kata lain, kewaspadaan dan kesiapsiagaan perlu ditingkatkan. Karena, selama sepanjang musim hujan September hingga Oktober 2022, ini ada 29 kejadian bencana yang didominasi tanah longsor. Sementara kesiapsiagaan sendiri, sudah ditetapkan sejak 4 Oktober 2022 dengan melakukan aktivasi 12 EWS.</p>



<p>Kepala BPBD Kota Batu, Agung Sedayu, menuturkan 12 EWS tersebut sudah dipasang di Dusun Jurang Kuali, Dusun Lemah Putih, Dusun Kekep, Dusun Payan, Dusun Kungkuk, Dusun Punten, Dusun Ngebruk, Dusun Jantur, Dusun Brau Atas dan Dusun Brau Bawah.</p>



<p>Sementara di Dusun Sumberejo, rencananya ada dua EWS dan untuk sementara masih terpasang satu.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Potensi longsor memang banyak terjadi di wilayah Kecamatan Bumiaji. Namun intinya, kesiapsiagaan kita sudah siap,&#8221; jelas Agung, Kamis (27/10/2022) tadi.</p>



<p>Selain mengaktifkan EWS, BPBD Kota Batu juga mulai menyiagakan sejumlah personel untuk bertugas di Posko Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB). &#8221;Kita tambah juga personel, terdiri dari tim TRC, Pusdalops dan juga tim Logistik,&#8221; paparnya.</p>



<p>Di sisi lain, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Batu, untuk menyamakan persepsi terkait kesiapsiagaan menghadapi bencana. &#8220;Kita juga sudah menyamakan pemahaman dan persepsi kesiapsiagaan. Jadi, misal sewaktu-waktu ada bencana, masing-masing rekomendasi itu sudah siap,&#8221; tegasnya.<strong>(bir/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">177543</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Siaga Bencana, BPBD Bondowoso Minta Sembilan Kecamatan Rawan Banjir dan 11 Rawan Longsor Waspada</title>
		<link>https://memontum.com/siaga-bencana-bpbd-bondowoso-minta-sembilan-kecamatan-rawan-banjir-dan-11-rawan-longsor-waspada</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Oct 2022 13:24:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[longsor]]></category>
		<category><![CDATA[rawan banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Rawan Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[siaga bencana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=177060</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso mengimbau kepada seluruh warga untuk selalu siaga bencana, selama memasuki musim penghujan. Itu karena, pada musim ini potensi bencana sangat besar. Sesuai ramalan Hidrometeorologi, potensi bencana di Bumi Ki Ronggo ini sangat besar dan kejadiannya tidak bisa diprediksi. Oleh karena itu, pihaknya meminta masyarakat untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Bondowoso</strong> &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso mengimbau kepada seluruh warga untuk selalu siaga bencana, selama memasuki musim penghujan. Itu karena, pada musim ini potensi bencana sangat besar.</p>



<p>Sesuai ramalan Hidrometeorologi, potensi bencana di Bumi Ki Ronggo ini sangat besar dan kejadiannya tidak bisa diprediksi. Oleh karena itu, pihaknya meminta masyarakat untuk selalu memantau informasi cuaca serta kebencanaan instansi terkait.</p>



<p>“Hujan deras, angin puting beliung, banjir dan tanah longsor, merupakan bencana yang berpotensi terjadi di sejumlah titik di Bondowoso,” kata Kalaksa BPBD Bondowoso, Dadan Kurniawan, Selasa (18/10/2022) tadi.</p>



<p>Dijelaskannya, lokasi rawan bencana banjir adalah Kecamatan Bondowoso, Botolinggo, Cermee, Grujugan, Klabang, Prajekan, Tapen, Tenggarang dan Kecamatan Tlogosari. Sedangkan angin puting beliung, berpotensi terjadi di seluruh wilayah Kabupaten Bondowoso.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>Dijelaskan pula, bahwa di Bondowoso juga rawan terjadi longsor. Adapun kecamatan yang rawan longsor, adalah Kecamatan Binakal, Curahdami, Grujugan, Ijen, Klabang, Maesan, Pakem, Sumber Wringin,Taman Krocok, Tlogosari dan Kecamatan Wringin.</p>



<p>“BPBD membentuk Desa Tangguh Bencana (Destana). Karena di Bondowoso, ini sering terjadi anomali cuaca. Diharapkan, masyarakat bergabung dengan Destana, karena di dalamnya ada mitigasi untuk mengetahui jenis bencana yang mungkin terjadi,” jelasnya.</p>



<p>Dengan mitigasi, lanjutnya, maka warga bisa mengenali daerah rawan bencana, menyusun rencana evakuasi, menyiapkan tempat mengungsi.dan memantau berita kondisi cuaca. &#8220;Dengan demikian, kita mengetahui ancaman atau terjadinya bencana Hidrometeorologi,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Jika terjadi bencana, dirinya berharap, agar masyarakat bisa segera melaporkannya ke Posko Siaga Darurat Bencana Kabupaten Bondowoso. <strong>(zen/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">177060</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sikapi Curah Hujan Tinggi dan Covid-19, Kades Ngrimbi Jombang Ingatkan Kewaspadaan</title>
		<link>https://memontum.com/sikapi-curah-hujan-tinggi-dan-covid-19-kades-ngrimbi-jombang-ingatkan-kewaspadaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Jan 2021 05:25:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Curah Hujan Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[desa ngrimbi]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten jombang]]></category>
		<category><![CDATA[kades ngrimbi]]></category>
		<category><![CDATA[Prokes]]></category>
		<category><![CDATA[Rawan Longsor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=132420</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Kepala Desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, Samsul Hadi, mengingatkan masyarakatnya agar senantiasa sigap dan mawas diri dalam menghadapi curah hujan tinggi. Hal itu disampaikan, karena selama beberapa hari bahkan minggu terakhir, Kabupaten Jombang menjadi salah satu wilayah yang selalu diguyur hujan dengan curah hujan tinggi. Kepala Desa Ngrimbi juga menjelaskan, secara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang </strong>&#8211; Kepala Desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, Samsul Hadi, mengingatkan masyarakatnya agar senantiasa sigap dan mawas diri dalam menghadapi curah hujan tinggi.</p>



<p>Hal itu disampaikan, karena selama beberapa hari bahkan minggu terakhir, Kabupaten Jombang menjadi salah satu wilayah yang selalu diguyur hujan dengan curah hujan tinggi.</p>



<p>Kepala Desa Ngrimbi juga menjelaskan, secara geografis desanya berada di dataran tinggi. Bahkan, terdapat titik rawan bencana alam longsor.</p>



<p>&#8220;Masyarakat yang berada di zona rawan, saya himbau untuk menghindari pergeseran tanah yang dapat mengakibatkan tanah longsor. Ini sifatnya antisipasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Menyinggung penyebaran Covid-19, Samsul Hadi menambahkan, terkait antisipasi penyebaran Covid, di mana Jombang berada pada zona Orange, Desa Ngrimbi melakukan antisipasi dengan meminimalis kegiatan masyarakat.</p>



<p>Utamanya, yang menimbulkan kerumunan seperti yasinan serta kegiatan lainnya dengan cara memfokuskan kegiatan di masing-masing mushola atau masjid. Dengan pertimbangan, lokasi mushola dan masjid memiliki area lebih luas di bandingkan melaksanakan di rumah warga. Termasuk, ventilasi udara juga jauh lebih memadai sebagai bagian sirkulasi udara.</p>



<p>&#8220;Guna menghadapi dan memutus rantai persebaran Covid-19 di Desa Ngrimbi, protokol kesehatan harus tetap di laksanakan. Sebenarnya, sejak dahulu protokol kesehatan sudah di laksanakan di masyarakat dengan cara menyediakan gentong di depan rumah, untuk mencuci tangan sebelum masuk ke rumah. Termasuk, memakai masker saat aktifitas keluar rumah,&#8221; ujar Samsul Hadi. <strong>(azl/sit)</strong></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">132420</post-id>	</item>
		<item>
		<title>BPBD Lamongan: Sedikitnya Ada 10 Lokasi Rawan Longsor di Sepanjang Sungai Bengawan Solo</title>
		<link>https://memontum.com/bpbd-lamongan-sedikitnya-ada-10-lokasi-rawan-longsor-di-sepanjang-sungai-bengawan-solo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Nov 2019 12:15:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bengawan solo]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Rawan Longsor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/100061-bpbd-lamongan-sedikitnya-ada-10-lokasi-rawan-longsor-di-sepanjang-sungai-bengawan-solo</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Beberapa desa dengan jumlah penduduk mencapai ribuan jiwa, di empat Kecamatan diduga terancam mengalami longsor di sepanjang bantaran sungai Bengawan Solo, Kabupaten Lamongan. Hal itu diungkapkan Muslimin selaku Kepala seksi tanggap darurat BPBD Lamongan. Selasa (19/11/2019). Ia mengatakan, pada tahun ini, sedikitnya ada 10 lokasi rawan longsor di sepanjang bantaran Sungai Bengawan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Beberapa desa dengan jumlah penduduk mencapai ribuan jiwa, di empat Kecamatan diduga terancam mengalami longsor di sepanjang bantaran sungai Bengawan Solo, Kabupaten Lamongan.</p>
<p>Hal itu diungkapkan Muslimin selaku Kepala seksi tanggap darurat BPBD Lamongan. Selasa (19/11/2019). Ia mengatakan, pada tahun ini, sedikitnya ada 10 lokasi rawan longsor di sepanjang bantaran Sungai Bengawan Solo.</p>
<p>“Untuk jumlahnya semakin bertambah jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, saat itu hanya terdapat enam titik dan ada di empat kecamatan rawan longsor diantaranya di Kecamatan Maduran, Karanggeneng, Laren, Babat dan Kecamatan Kalitengah,” Kata Muslimin.</p>
<p>Tak hanya itu, dijelaskan Muslimin, bertambahnya kawasan rawan titik longsor tersebut disebabkan oleh kemarau yang berkepanjangan. Sehingga menyebabkan berkurangnya debit volume air dan mengeringnya sungai Bengawan Solo dan menjadi pemicu retakan tanah dipermukaan.</p>
<p>Dicontohkan Muslimin, diantaranya sudah terjadi di dua desa yakni Desa Pelangwot Kecamatan Laren dan Bedahan Kecamatan Babat terdapat rumah warga yang terdampak akibat mengeringnya air sungai Bengawan Solo.</p>
<p>“Karena sepanjang sejarah, diketahui baru tahun ini terjadi, air sungai Bengawan Solo stoknya sampai habis. Sehingga dapat menimbulkan retakan tanah yang semula tertahan oleh banyaknya air. Dan sekarang justru mengalami kekeringan sehingga menyebabkan retakan tanah pun terjadi,” Jelasnya.</p>
<p>Selain itu, dari sepuluh titik lokasi rawan longsor ini, diketahui saat sejumlah petugas BPBD Lamongan selama sepekan terakhir menelusuri lokasi bantaran sungai Bengawan Solo dari Kecamatan Kalitengah hingga Kecamatan Babat.</p>
<p>Sehingga, BPBD Lamongan mengimbau kepada seluruh warga yang berada di Desa Pelangwot, Keduyung, Mojoasem, Kecamatan Laren, Bedahan Kecamatan Babat, dan sejumlah desa yang berada di dekat Bengawan Solo, agar berhati-hati karena rawan longsor.</p>
<p>“Dalam cacatan kami, longsor terparah ada di Desa Pelangwot, kendati sudah ada beberapa rumah warga bersama material tanahnya hanyut ke sungai,” ujarnya menandaskan. <strong>(aju/zen/yN)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">100061</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hujan Deras, Tebing di Desa Penawungan Ranuyoso Lumajang Longsor</title>
		<link>https://memontum.com/hujan-deras-tebing-di-desa-penawungan-ranuyoso-lumajang-longsor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Feb 2018 13:52:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Rawan Longsor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/25966-hujan-deras-tebing-di-desa-penawungan-ranuyoso-lumajang-longsor</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8212; Terjadi longsor di jalan masuk RT 15 RW 06 Dusun Kembang Desa Penawungan Kecamatan Ranuyoso kabupaten Lumajang, longsor terjadi pada sebuah tebing akibat hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut, Senin (12/2/2018) pagi sekitar pukul 03.00 wib. Akibat kejadian ini akses jalan penghubung antara Dusun Kembang dengan Dusun Karang tengah ini sempat sulit [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang </strong>&#8212; Terjadi longsor di jalan masuk RT 15 RW 06 Dusun Kembang Desa Penawungan Kecamatan Ranuyoso kabupaten Lumajang, longsor terjadi pada sebuah tebing akibat hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut, Senin (12/2/2018) pagi sekitar pukul 03.00 wib.</p>
<p>Akibat kejadian ini akses jalan penghubung antara Dusun Kembang dengan Dusun Karang tengah ini sempat sulit dilalui karena sebagian ruas jalan tertutup oleh longsoran tanah.</p>
<p>Menurut Arifin, warga sekitar lokasi, menceritakan bahwa  longsor baru ia ketahui saat ia hendak pergi bekerja.</p>
<p>&#8220;Saat hendak berangkat kerja jalan sudah tertutup longsor,&#8221; terangnya.</p>
<p>Melihat kondisi demikian dirinya bersama warga berdatangan untuk melakukan perbaikan dengan dibantu personil TNI dari Koramil Ranuyoso dan langsung  bergotong royong bahu membahu menggunakan sarana dan prasarana yang ada membersihkan meterial longsor. Diakuinya, jalan penghubung ini  memang  sering rawan  longsor. Dikarenakan tebing tinggi yang ada serta minimnya pepohonan besar penyangga.</p>
<p>Sementara itu, Kopka Imron Babinsa Desa Penawungan kecamatan Ranuyoso menyampaikan jika pihaknya sudah memonitoring terjadinya longsor ini. dengan berkoordinasi dengan Kepala Desa setempat berikut warga sekitar pihaknya bersama &#8211; sama  membersihkan material longsor yang menutup sebagian badan jalan.</p>
<p>&#8220;Kami bersama Kades, melibatkan warga langsung melakukan pembersihan jalan yang terdampak longsor dengan menggunakan pelatan seadanya,&#8221; terangnya.</p>
<p>Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini dikarenakan lokasi jauh dari pemukiman warga, hanya jalan penghubung. Namun selama proses pembersihan, sejumlah warga harus memutar arah untuk beraktifitas melintasi Dusun Gunung Mejo Desa Wonoayu Kecamatan Ranuyoso.<strong>(adi/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">25966</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Curah Hujan Tinggi di Kota Batu, Pengendara Harus Ekstra Hati-hati Melintas di Jalan Rawan Longsor</title>
		<link>https://memontum.com/curah-hujan-tinggi-di-kota-batu-pengendara-harus-ekstra-hati-hati-melintas-di-jalan-rawan-longsor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Nov 2017 08:08:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[hujan tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Rawan Longsor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/5583-curah-hujan-tinggi-di-kota-batu-pengendara-harus-ekstra-hati-hati-melintas-di-jalan-rawan-longsor</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu-Meningkatnya intensitas hujan di Kota Batu dalam beberapa hari ini perlu diwaspadai oleh masyarakat yang melintas di sepanjang jalan. Sebuah pohon di jalur Payung, Kelurahan Songgokerto roboh, Minggu (11/12/2017) sore. Untung saja tidak ada korban jiwa dalam tragedi tersebut. Selain robohnya pohon, masyarakat juga harus berhati-hati saat melintas dijalan yang disamping kanan kirinya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Batu</strong>-Meningkatnya intensitas hujan di Kota Batu dalam beberapa hari ini perlu diwaspadai oleh masyarakat yang melintas di sepanjang jalan. Sebuah pohon di jalur Payung, Kelurahan Songgokerto roboh, Minggu (11/12/2017) sore. Untung saja tidak ada korban jiwa dalam tragedi tersebut.</p>
<p>Selain robohnya pohon, masyarakat juga harus berhati-hati saat melintas dijalan yang disamping kanan kirinya terdapat selokan air yang volumenya lumayan besar. Seperti di Dusun Pekopek, Ds Oro-oro Ombo,  setiap diguyur hujan dengan intensitas tinggi air meluber ketengah jalan hingga menutup badan jalan.</p>
<p>Dikhawatirkan, saat pengendara sepeda motor melintas terjatuh karena licin banyak material batu kerikil di tengah jalan. Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu Sasmito menghimbau supaya masyarakat lebih berhati-hati terutama saat melintas di jalan yang dinilai rawan bencana.</p>
<p>Contohnya di Jalan Payung, jalan menuju Sumber Brantas dll. Tetapi, ungkap Sasmito, jika hujan deras mengguyur dirinya menyarankan supaya pengendara menghentikan lajunya dan berteduh ditempat yang aman meminimalisir hal yang tidak diinginkan.</p>
<p>&#8220;Harus berhati-hati, hujan saat ini tidak bisa diprediksi intensitasnya. Lebih baik para pengendara berteduh dulu,&#8221; ungkap Sasmito, Senin (13/11/2017). Senada, Ismu Buana, Supervisor Pusdalops BPBD Batu mengatakan, terutama saat melintasi jalan yang rawan longsor, agar selalu waspada.<br />
<strong><br />
&#8220;Ya karena sudah memasuki musim hujan, selalu waspada saat melintasi jalan terutama yang rawan longsor,&#8221; pungkasnya. </strong>(cw2/yan)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">5583</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
