<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Rumah Festival Mangrove &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/rumah-festival-mangrove/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 28 May 2023 10:49:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Rumah Festival Mangrove &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Trenggalek Jadi Tuan Rumah Festival Mangrove Jatim Ke-4, Sedekah Oksigen dari Jatim untuk Dunia</title>
		<link>https://memontum.com/trenggalek-jadi-tuan-rumah-festival-mangrove-jatim-ke-4-sedekah-oksigen-dari-jatim-untuk-dunia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 May 2023 03:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Mangrove]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Festival Mangrove]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=189590</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Kabupaten Trenggalek terpilih menjadi tuan rumah Festival Mangrove Jawa Timur Ke-4. Festival ini, terpusat kawasan Pancer Cengkrong, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek. Hadir dalam kegiatan itu, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin dan beberapa jajaran, yang melakukan serangkaian kegiatan mulai dari tebar benih ikan, lepas burung dan juga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum </strong><a href="https://trenggalek.memontum.com"><strong>Trenggalek</strong> </a>&#8211; Kabupaten Trenggalek terpilih menjadi tuan rumah Festival Mangrove Jawa Timur Ke-4. Festival ini, terpusat kawasan Pancer Cengkrong, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek. Hadir dalam kegiatan itu, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin dan beberapa jajaran, yang melakukan serangkaian kegiatan mulai dari tebar benih ikan, lepas burung dan juga menanam Mangrove.</p>



<p>Festival ini sendiri, digelar dari kebiasaan Gubernur Jatim yang rutin melakukan penanaman Mangrove dengan berbagai komunitas. Merasakan dampak positifnya dari aksi peduli itu, Gubernur Jatim mencoba memaksimalkan dengan menggelar festival Mangrove.</p>



<p>&#8220;Kita memang secara rutin melakukan penanaman Mangrove. Rasanya, hampir di semua titik dimana Hutan Mangrove kita sudah sempat menanam bersama banyak komunitas. Akhirnya, kita putuskan untuk maksimalkan hilirisasi dari apa yang bisa kita bangun ketika ekosistem Mangrove itu sudah terbentuk,&#8221; kata Gubernur Khofifah, Minggu (28/05/2023) siang.</p>



<p>Dikatakan mantan Menteri Sosial RI, bahwa habitat pertama yang terbangun ketika ekosistem Mangrove terbentuk adalah ikan. Oleh karenanya, selalu setiap ada penanaman Mangrove selalu diiringi tabur ikan dan pelepasliaran burung.</p>



<p>&#8220;Itu SoP di setiap kami menanam Mangrove. Lalu kemudian hilirisasinya, sisi ekonominya ternyata luar biasa. Maka kita kemudian melaksanakan festival Mangrove,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Dalam Festival Mangrove Ke-4, selain melakukan penanaman Mangrove juga dilakukan kegiatan tabur benih ikan dan pelepasliaran burung. Nantinya, akan bisa dilihat ekologi, eduwisata dan ekonomi terbangun.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya berharap, itu semua akan menjadi bagian dari kontribusi Jawa Timur untuk oksigen Indonesia dan oksigen dunia. &#8220;Maka di setiap proses penanaman Mangrove selalu saya menyampaikan ayo sedekah oksigen. Karena sangat banyak telaah secara saintifik bahwa Mangrove ini mampu menyerap karbon sampai lima kali lebih besar dari pada tanaman yang ada di daratan,&#8221; terangnya.</p>



<p>Ketika memiliki efektivitas yang tinggi, tentu ini adalah bagian yang dibutuhkan oleh dunia dari ekologi yang sudah dibangun semaksimal mungkin dari kontribusi yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Kegigihan Gubernur Jatim, inipun mendapatkan pujian dari Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin. &#8220;Setiap kunjungan Ibu Gubernur di Trenggalek, beliau selalu konsen terhadap lingkungan hidup. Tidak hanya lingkungan hidup, tetapi juga ekonominya. Ingat, Ibu Gubernur pertama kali datang ke sini, di Desa Sukorejo menanam pohon di Desa Sukorejo. Sampai sekarang, pada festival Mangrove Ke-4 ini menekankan ekosistem Mangrove ini menjadi salah satu ekosistem penting,&#8221; kata Mas Ipin-sapaan akrabnya.</p>



<p>Bukan hanya di sisi ekologi, tetapi juga di sisi ekonomi, karena ini juga di display beberapa produk hilirisasi. Termasuk potensi blue ekonomi, tanpa harus mengekstraksi apapun dengan potensi wisata.</p>



<p>&#8220;Ini sudah jalan dan beliau tadi merasakan bagaimana rasanya di dermaga, keindahan di jembatan JLS dan sebagainya,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Terakhir, Bupati Trenggalek berpantun, &#8216;Burung bukan sembarang burung, burung indah burung kenari. Gubernur bukan sembarang Gubernur, Gubernur Khofifah bervisi lestari&#8217;.</p>



<p>&#8220;Intinya, kunjungan Ibu Gubernur Khofifah ke Trenggalek ini meneguhkan statement visi beliau terhadap bagaimana ekonomi dan ekologi harus tumbuh beriringan. Mari bersama-sama kita teruskan niat baik Ibu Gubernur dengan menjaga dan melestarikan lingkungan kita dengan baik,&#8221; papar Bupati Arifin. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">189590</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jadi Tuan Rumah Festival Mangrove 2023, Yuk Intip Hutan Bakau Pancer Cengkrong Trenggalek</title>
		<link>https://memontum.com/jadi-tuan-rumah-festival-mangrove-2023-yuk-intip-hutan-bakau-pancer-cengkrong-trenggalek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Feb 2023 06:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[hutan]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Mangrove]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Festival Mangrove]]></category>
		<category><![CDATA[Tuan Rumah]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=183572</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Kabupaten Trenggalek dikenal memiliki banyak lokasi wisata yang epic dan menarik. Tidak hanya wisata pantai yang wajib dikunjungi jika ke Trenggalek, namun wisatawan harus menyempatkan diri untuk mampir ke Mangrove Ecotourism atau lebih dikenal dengan Wisata Hutan Mangrove Pancer Cengkrong di Kecamatan Watulimo. Untuk menikmati kawasan wisata Hutan Mangrove, ini sangatlah mudah. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Kabupaten Trenggalek dikenal memiliki banyak lokasi wisata yang epic dan menarik. Tidak hanya wisata pantai yang wajib dikunjungi jika ke Trenggalek, namun wisatawan harus menyempatkan diri untuk mampir ke Mangrove Ecotourism atau lebih dikenal dengan Wisata Hutan Mangrove Pancer Cengkrong di Kecamatan Watulimo.</p>



<p>Untuk menikmati kawasan wisata Hutan Mangrove, ini sangatlah mudah. Pengunjung atau wisatawan, bisa melintasi jembatan kayu (jembatan galau) sepanjang hutan yang sengaja dibangun oleh Pemerintah Daerah. Ini dimaksudkan, agar wisatawan bisa menikmati keindahan alam hutan bakau dengan berjalan kaki menyusuri jembatan.</p>



<p>Jembatan itu, dibuat kokoh guna memanjakan wisatawan saat menikmati keindahan hutan mangrove. Lalu, ditambah lagi di ujung jembatan, terdapat gazebo yang memang sengaja dibuat untuk tempat beristirahat pengunjung.</p>



<p>“Lokasi Hutan Mangrove ini milik Perhutani. Sedangkan akses jalannya, dibangun oleh Pemerintah Daerah. Kalau untuk sarana prasarana yang ada di lokasi wisata, murni di biayai oleh Pemda melalui Dinas Pariwisata,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek, Sunyoto, Senin (20/02/2023) siang.</p>



<p>Pihaknya menegaskan, meski wisata Hutan Mangrove bukan sepenuhnya tanggung jawab Disparbud Trenggalek, namun hutan Mangrove ini memiliki potensi yang cukup besar. Mengingat, hutan bakau ini merupakan satu-satunya di Kabupaten Trenggalek.</p>



<p>“Untuk menuju lokasi wisata ini, pengunjung bisa mengakses jalan menuju Pantai Cengkrong. Karena lokasi ekowisata Hutan Mangrove ini berada tepat depan Pantai Cengkrong,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Dijelaskan Kadisparbud Trenggalek, lokasi wisata Hutan Mangrove saat ini masih wewenang Dinas Perhutani yang bekerjasama dengan Pokmaswas setempat dengan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH). Pelibatan unsur swasta melalui sistem kerja sama saling menguntungkan, diharapkan memberikan kontribusi berupa investasi langsung dalam pengembangan dalam fasilitas pendukung pembangunan pusat ekowisata dan wanawisata yang ada di dua kawasan pesisir tersebut.</p>



<p>“Kearifan lokal serta pemberdayaan masyarakat sekitar, khususnya dari teman-teman LMDH tentu akan diakomodasi agar dampak kesejahteraan bisa dirasakan semua pihak. Tidak hanya Perhutani, tetapi juga pihak swasta selaku penanam modal serta masyarakat LMDH dan Pokmaswas,&#8221; jelas Sunyoto.</p>



<p>Hutan Mangrove Cengkrong ini, sambungnya, merupakan salah satu daya tarik wisata di Desa Wisata Karanggandu Kecamatan Watulimo. Mengusung konsep edukasi dan pelestarian kawasan pesisir, pengelola hutan mangrove menyediakan paket edukasi konservasi mangrove dalam bentuk adopsi mangrove, pengenalan jenis mangrove, pengolahan buah mangrove hingga budidaya kepiting soka.</p>



<p>Selain itu, ada aliran sungai yakni Sungai Kalisongo yang berada di kawasan Hutan Mangrove Pancer Cengkrong, yang bermuara langsung ke pantai Cengkrong. &#8220;Seperti yang telah kita ketahui, muara sungai kalisongo itu dilalui oleh jembatan JLS Damas dengan arsitektur yang sangat menawan. Di salah satu area jembatan galau yang ada di bagian tepi sungai terdapat dermaga kecil,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Para pengunjung, sambungnya, bisa berwisata keliling hutan bakau ini dengan memanfaatkan sampan ataupun perahu lewat dermaga kecil itu. Di lokasi tempat wisata hutan mangrove Trenggalek ini, pengunjung dapat menyaksikan hamparan tanaman mangrove yang tumbuh di lahan sekitar 125 hektar.</p>



<p>&#8220;Untuk harga tiket masuk ke Hutan Mangrove Pancer Cengkrong ini Rp 5 ribu perorang. Namun yang perlu diingat, harga tiket masuk bisa berubah-ubah setiap waktu,&#8221; papar Sunyoto.</p>



<p>Sesuai rencana, pada bulan Maret 2023 mendatang, Pemerintah Provinsi Jawa Timur bakal menyambut festival mangrove keempat yang dipusatkan di Hutan Mangrove Cengkrong Trenggalek ini. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">183572</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Siapkan Trenggalek Jadi Tuan Rumah Festival Mangrove 2023, Gubernur Jatim didampingi Bupati Arifin Lakukan Peninjauan</title>
		<link>https://memontum.com/siapkan-trenggalek-jadi-tuan-rumah-festival-mangrove-2023-gubernur-jatim-didampingi-bupati-arifin-lakukan-peninjauan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Feb 2023 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Arifin]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Festival Mangrove]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=183445</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melakukan kunjungan kerja (Kunker) dengan meninjau dua lokasi sekaligus di wilayah Kabupaten Trenggalek. Dua lokasi itu, yakni Pantai Mutiara dan Hutan Bakau Mangrove Pancer Cengkrong Kecamatan Watulimo. Dengan didampingi Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, Gubernur Jatim juga berkeliling di Perairan Pantai Mutiara dan meninjau upaya konservasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melakukan kunjungan kerja (Kunker) dengan meninjau dua lokasi sekaligus di wilayah Kabupaten Trenggalek. Dua lokasi itu, yakni Pantai Mutiara dan Hutan Bakau Mangrove Pancer Cengkrong Kecamatan Watulimo.</p>



<p>Dengan didampingi Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, Gubernur Jatim juga berkeliling di Perairan Pantai Mutiara dan meninjau upaya konservasi ekosistem bawah laut, yang merupakan kerjasama antara Pemrov Jatim dengan Pemkab Trenggalek bersama Pokmaswas setempat. Bergeser dari Pantai Mutiara, Gubernur Jatim beserta rombongan menuju ke Hutan Bakau Mangrove Pancer Cengkrong.</p>



<p>Menempuh jarak sekitar 5 kilometer dari Pantai Mutiara, mantan Menteri Sosial RI, ini menyebut jika Pemprov Jatim bersama Pemkab Trenggalek berupaya menjaga ekologi pantai dengan melakukan penanaman mangrove, underwater restocking, transplantasi terumbu karang, rumah apung hingga membuat apartemen ikan. &#8220;Di Jawa Timur, 48 persen itu adalah hutan mangrove. Bahkan, hampir setiap bulan kita menanam mangrove bersama semua elemen. Penanaman dan pemeliharaan ini, kita lakukan dengan sinergitas yang cukup baik,&#8221; terang Gubernur Jatim, Sabtu (18/02/2023) siang.</p>



<p>Dijelaskan Gubernur Khofifah, rencananya di tahun 2060, Indonesia akan Net Zero Emission (netralitas karbon). Istilah ini, digunakan dalam upaya menyeimbangkan antara jumlah karbondioksida yang dilepaskan di atmosfer dengan cara mengurangi emisi gas rumah kaca dalam suatu kegiatan.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Penyerapan emisi karbon ini sepenuhnya dilakukan melalui ekosistem bumi, seperti hutan dan laut. Maka Net Zero Emission ini bisa diwujudkan mulai dari sekarang. Selain itu, menanam mangrove sama saja dengan sedekah oksigen,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Selain menjaga ekologi, lanjut Gubernur, hilirisasi mangrove juga bisa menjadi nilai tambah ekonomi masyarakat sekitar pesisir pantai. Kalau di Trenggalek, sudah ada warga yang berinovasi membuat sirup dari mangrove. Selain itu masyarakat juga sudah mulai bisa menyemai benih kepiting yang hidup di hutan mangrove.</p>



<p>&#8220;Saat ini, luasan mangrove di Jatim mencapai 1.821 hektar. Dengan perkiraan ada 3.300 pohon di setiap hektarnya,&#8221; terang Gubernur Khofifah.</p>



<p>Sementara itu, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, mengatakan kontribusi terbesar jumlah oksigen yang ada di dunia bukan hanya dari hutan tropis, tetapi dari ekosistem pantai. &#8220;Makanya, provinsi banyak program mulai dari fish apartment kemudian juga penanaman terumbu karang. Termasuk, rumah apung dan juga restocking di kawasan pesisir, sehingga kemudian ekosistem di laut menjadi bagus,” kata Bupati Arifin.</p>



<p>Ditegaskan suami Novita Hardiny ini, saat meninjau Hutan Mangrove di Pancer Cengkrong, Gubernur Jatim menyebut jika biota di kawasan tersebut cukup terjaga. Gubernur Khofifah sendiri merupakan sosok yang peduli terhadap ekologi utamanya di pesisir.</p>



<p>“Penjagaan ekologi yang dilakukan pemerintah provinsi, dalam hal ini Ibu Gubernur, itu kemudian juga bisa menghasilkan ekonomi bagi masyarakat sekitar. Terbukti, masyarakat Trenggalek selama ini mendapatkan berkah di kawasan-kawasan konservasinya,” terangnya.</p>



<p>Rencananya, ujar Bupati Arifin, Pemprov Jatim akan menggelar festival mangrove di lokasi tersebut pada Maret 2023 mendatang. &#8220;Jadi kalau festival mangrove, ya menanam, menyemai benih, terutama kepiting, ikan dan kemudian hilirisasi dari produk mangrove. Hilirisasinya sangat banyak dan insyaallah Maret nanti,&#8221; ungkap Mas Ipin-sapaan akrabnya.</p>



<p>Dirinya menekankan, bahwa nilai tambah dari mangrove bisa dirasakan masyarakat melalui penguatan kreativitas dan inovasi. Jika dari sisi pemberdayaan bisa dirasakan, maka ekologi juga akan terbangun.</p>



<p>“Jadi, kita berbicara ekosistem daya dukung alam, daya dukung lingkungan. Itu, kaitan dengan mangrove. Dimana, seringkali saya menyampaikan kalau saya nanam mangrove itu adalah bagian dari sedekah oksigen,&#8221; paparnya. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">183445</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
