<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Sampah Menumpuk &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/sampah-menumpuk/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 27 Apr 2023 11:08:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Sampah Menumpuk &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Sampah Hotel, Rumah Tangga serta Warung di Kota Batu Alami Peningkatan selama Libur Lebaran</title>
		<link>https://memontum.com/sampah-hotel-rumah-tangga-serta-warung-di-kota-batu-alami-peningkatan-selama-libur-lebaran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Apr 2023 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[Libur Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah Menumpuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=187498</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Kuota sampah yang berasal dari hotel dan rumah tangga serta warung makan di Kota Batu, mengalami peningkatan selama libur Lebaran. Peningkatan itu, terjadi pada 24 dan 25 April 2023. Bahkan, tercatat pada tanggal 24 April 2023, sampah yang dibuang di TPA Tlekung mencapai 146 ton dan pada 25 April 2023 mencapai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Kuota sampah yang berasal dari hotel dan rumah tangga serta warung makan di Kota Batu, mengalami peningkatan selama libur Lebaran. Peningkatan itu, terjadi pada 24 dan 25 April 2023. Bahkan, tercatat pada tanggal 24 April 2023, sampah yang dibuang di TPA Tlekung mencapai 146 ton dan pada 25 April 2023 mencapai 157 ton.</p>



<p>Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu, Aries Setiawan, menjelaskan bahwa libur lebaran yang dimulai 19 sampai 25 April 2023, terjadi kepadatan pengunjung atau wisatawan di Kota Batu. Lonjakan itu, terlihat pada 24 dan 25 April 2023, yang berdampak pada kuota sampah juga melonjak drastis.</p>



<p>&#8220;Saat tanggal 24 dan 25 April 2023 atau masa libur, kuota sampah yang kami ambil dari hotel, rumah makan dan rumah tangga melonjak,&#8221; terang Aries, yang disampaikan lewat ponselnya, Kamis (27/04/2023) tadi.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Mengenai kuota sampah, imbuhnya, selama dua hari itu, tercatat pada tanggal 24 April 2023 mencapai 146 ton dan tanggal 25 April 2023 mencapai 157 ton yang dibuang ke TPA Tlekung. &#8220;Kalau dilihat perbandingan hari biasa, perhari biasanya yang dibuang ke TPA Tlekung antara 100 sampai 125 ton. Namun kemarin, itu naik,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Diketahui, bahwa TPA Tlekung yang berada di Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, berdiri pada lahan seluas 5,8 hektar, dengan luas sel aktif mencapai 1,2 hektar yang dilengkapi berbagai sarana dan prasarana. Dimana, TPA ini setiap hari mengelola 100 sampai 125 ton sampah dari seluruh Kota Batu. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">187498</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Beredar Medsos Timbunan Sampah di Jalan Muharto, DLH Sampaikan TPS di Kawasan Itu Tak Optimal</title>
		<link>https://memontum.com/beredar-medsos-timbunan-sampah-di-jalan-muharto-dlh-sampaikan-tps-di-kawasan-itu-tak-optimal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Feb 2023 12:36:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[DLH]]></category>
		<category><![CDATA[DLH Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah Menumpuk]]></category>
		<category><![CDATA[TPS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=183866</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Beredar di Media Sosial (Medsos) Instagram, timbunan sampah di pinggir Jalan Muharto, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Hal itu, pun menuai keluhan warga masyarakat, karena selain mengeluarkan bau, juga kemacetan jalan di kawasan tersebut. Merespon hal itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Noer Rahman Wijaya, menjelaskan hal itu bisa terjadi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Beredar di Media Sosial (Medsos) Instagram, timbunan sampah di pinggir Jalan Muharto, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Hal itu, pun menuai keluhan warga masyarakat, karena selain mengeluarkan bau, juga kemacetan jalan di kawasan tersebut.</p>



<p>Merespon hal itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Noer Rahman Wijaya, menjelaskan hal itu bisa terjadi karena Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang berada di wilayah Muharto, tidak bisa digunakan secara optimal. &#8220;Banyak bangunan warga yang berdiri di depan TPS Muharto. Sehingga, optimalisasi dari TPS itu tidak bisa terlaksana,” jelas Rahman, Jumat (24/02/2023) tadi.</p>



<p>Kemudian, ujarnya, jika TPS yang berada di kawasan Jodipan, juga bergeser di dekat pemukiman. Sehingga, hal itu membuat warga Muharto merasa kejauhan jika akan membuang sampah di TPS tersebut.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>“Warga Muharto itu kalau mau buang di situ, kan jauh sekali. Nah, itulah akhirnya kemarin jadi ada timbunan sampah di jalan itu. Itu sudah berlangsung hampir dua tahun ini,” tambahnya.</p>



<p>Lebih lanjut pihaknya juga menyebutkan, beberapa solusi yang diterapkan dalam upaya mengurangi penumpukan sampah tersebut. Diantaranya, mulai dari menyediakan dua unit armada pengangkut sampah dan optimalisasi bak sampah.</p>



<p>“Ada beberapa solusi yang akan dilakukan oleh DLH sendiri. Apalagi, tugas dari DLH sendiri harus melayani masyarakat dalam penanganan sampah, sebisa mungkin hal itu akan kita urai. Truk dan armada kita sediakan langsung, untuk pengangkutan sampahnya mulai dari jam 6 sampai jam 9 pagi,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">183866</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Minimalisir Sampah Plastik Kota Malang, Warga Bandungrejosari Maksimalkan Sampah Plastik Jadi Bahan Produksi Raket</title>
		<link>https://memontum.com/minimalisir-sampah-plastik-kota-malang-warga-bandungrejosari-maksimalkan-sampah-plastik-jadi-bahan-produksi-raket</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Feb 2023 11:37:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[DLH]]></category>
		<category><![CDATA[DLH Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pengelolaan sampah]]></category>
		<category><![CDATA[pengolahan sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah Menumpuk]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah Plastik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=183854</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dalam catatan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, di tahun 2022 volume sampah warga Kota Malang, tiap harinya mencapai 500 ton. Karena itu, di tahun ini perlu adanya pemilahan sampah yang harus dilakukan, sebelum di buang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Seperti salah satunya, yang dilakukan warga di Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dalam catatan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, di tahun 2022 volume sampah warga Kota Malang, tiap harinya mencapai 500 ton. Karena itu, di tahun ini perlu adanya pemilahan sampah yang harus dilakukan, sebelum di buang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).</p>



<p>Seperti salah satunya, yang dilakukan warga di Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Dimana, warga memanfatkan sampah plastik untuk bahan produksi mata ayam pada raket.</p>



<p>Penanggungjawab dan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK), Edi S Bachrun, mengatakan jika sampah plastik itu didapatkan dari Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Reduse, Reuse, Recycle (3R). &#8220;Dalam proses produksi mata ayam itu, kita mengambil dari TPS 3R. Tentunya, itu mengurangi kapasitas sampah yang akan dikirim ke TPA. Kita pilah di situ, plastik kita daur ulang, kita crasher, kita hancurkan, setelah itu dibentuk plastik-plastik kecil,” jelas Edy, saat ditemui, Jumat (24/02/2023) tadi.</p>



<p>Kemudian, dikatakannya, jika sampah dari produksi mata ayam tersebut juga dilakukan daur ulang hingga benar-benar habis dan tidak tersisa sampah lagi. Tentu, hal itu dilakukan agar sampah yang dikirimkan ke TPA tidak menggunung.</p>



<p>“Sampah yang tadi dipraktekkan untuk produksi mata ayam, didaur ulang lagi sampai nanti benar-benar habis,” lanjutnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Apalagi, dari TPS 3R tersebut, sampah plastik yang diambil per harinya, bisa mencapai 300 hingga 400 kilogram sampah. Terlebih, dalam melakukan produksi tersebut pihaknya juga mendapatkan bantuan alat dari Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Sehingga, hasil produksi bisa mencapai ratusan kilogram.</p>



<p>“Yang kami pilah, ada sekitar 300 sampai 400 kilogram plastik untuk produk mata ayam. Kemudian, itu akan menghasilkan 100 hingga 150 kilogram mata ayam dalam sekali produksi,” tuturnya.</p>



<p>Kemudian, tambahnya, dalam produksi yang telah dilakukan itu, di distribuskan untuk warga sekitar. Sebab, di Kelurahan tersebut, ada sebanyak ratusan pengrajin raket yang bisa memanfaatkan mata ayam.</p>



<p>“Kami hanya melayani untuk sekitar sini saja, karena mayoritas 60 hingga 70 persen masyarakat sini adalah pengrajin raket,” katanya.</p>



<p>Menanggapi hal tersebut, Kepala DLH Kota Malang, Noer Rahman Wijaya, mengatakan jika DLH akan terus mencanangkan terkait dengan program sosialisasi dan peningkatan kapasitas untuk mengurai atau memilah sampah dari hulu sampai hilir. &#8220;Harapannya bukan berhenti di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) saja. Tetapi mulai dari lingkungan dan warganya. Jadi, nanti bisa dipilah sampah organik dan nonorganik. Jadi pemilihan itu bisa dilakukan secepatnya dan tidak harus sampai ke TPS 3R,” papar Rahman. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">183854</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diskusi Publik Ada Rupiah di Balik Sampah, Bupati Hendy Ajak Warga Jember Turut Andil dalam Penanganan Sampah</title>
		<link>https://memontum.com/diskusi-publik-ada-rupiah-di-balik-sampah-bupati-hendy-ajak-warga-jember-turut-andil-dalam-penanganan-sampah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Feb 2023 07:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Hendy]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Jember]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten jember]]></category>
		<category><![CDATA[pengelolaan sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah Menumpuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=182893</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bertepatan dengan Hari Pers Nasional (HPN) 2023, Pemerintah Kabupaten Jember bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Jember menggelar diskusi publik bertajuk &#8216;Ada Rupiah di Balik Tumpukan Sampah&#8217;, yang bertempat di Pendapa Wahyawibawagraha, Kamis (09/02/2023) tadi. Dalam dialog terbuka itu, menghadirkan empat orang nara sumber, yang diantaranya Bupati Jember, Hendy Siswanto, Anggota Komisi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bertepatan dengan Hari Pers Nasional (HPN) 2023, Pemerintah Kabupaten Jember bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Jember menggelar diskusi publik bertajuk &#8216;Ada Rupiah di Balik Tumpukan Sampah&#8217;, yang bertempat di Pendapa Wahyawibawagraha, Kamis (09/02/2023) tadi. Dalam dialog terbuka itu, menghadirkan empat orang nara sumber, yang diantaranya Bupati Jember, Hendy Siswanto, Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, M Satib, staf Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember, Gema Qori’ah dan Ketua Tim Lingkungan Universitas Jember, Tri Ratnasari.</p>



<p>Hadir pula dalam kesempatan itu, para pegiat dan pemerhati lingkungan di Kabupaten Jember, anggota PWI Jember, para Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Jember.</p>



<p>Bupati Hendy dalam sambutannya menyampaikan bahwa cara menyikapi sampah tergantung dari sisi mana memandangnya. “Kalau kita maknai sampah itu penyebab banjir, itu sangat benar. Tetapi sampah sebagai harta karun itu juga benar,” ujar Bupati Hendy.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Dirinya menambahkan, bahwa yang perlu disadari bersama adalah setiap warga yang bernyawa adalah penghasil sampah setiap harinya. Sehingga, ketika menghasilkan atau memproduksi sampah, ya berarti harus bertanggung jawab juga atas apa yang dihasilkan atau diproduksinya.</p>



<p>“Sehingga, urusan sampah ini adalah tanggung jawab kita semua yang masih bernyawa, yang menghasilkan sampah setiap hari. Pemerintah bertindak sebagai stimulan menggerakkan sistem, dan warga bergerak semua menjalankan sistem tersebut,” terang Bupati Hendy.</p>



<p>Karenanya, dirinya mengharap seluruh warga Jember, turut andil dalam penanganan sampah. “Terutama, pada inovasi yang dapat menjadikan sampah sebagai solusi perekonomian yang bermanfaat bagi warga Jember,” tegasnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">182893</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Efek Bau Sampah, Warga Tlekung Kota Batu Pasang Banner di Jalan Pintu Masuk TPA</title>
		<link>https://memontum.com/efek-bau-sampah-warga-tlekung-kota-batu-pasang-banner-di-jalan-pintu-masuk-tpa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Jan 2023 16:35:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Banner]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[Penumpukan Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah Menumpuk]]></category>
		<category><![CDATA[TPA Tlekung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=181591</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Pemandangan beda terlihat di Jalan Junrejo menuju Tlekung atau tepatnya jalur masuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Tlekung, Kota Batu. Sebuah banner bertulis &#8216;Sampah iku Diolah&#8217; berikut uraian di bagian bawah, terpasang di areal itu. Kepala Desa Tlekung, Sumardi, mengatakan bahwa salah satu tujuan pemasangan banner, adalah agar sampah tidak dibuang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Pemandangan beda terlihat di Jalan Junrejo menuju Tlekung atau tepatnya jalur masuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Tlekung, Kota Batu. Sebuah banner bertulis &#8216;Sampah iku Diolah&#8217; berikut uraian di bagian bawah, terpasang di areal itu.</p>



<p>Kepala Desa Tlekung, Sumardi, mengatakan bahwa salah satu tujuan pemasangan banner, adalah agar sampah tidak dibuang begitu saja. Termasuk, juga mengingatkan janji dari dinas, yang akan mengolah sampah dengan baik, agar tidak mengeluarkan bau menyengat.</p>



<p>&#8220;Janji awal kepada warga, bahwa sampah ditaruh di TPA, terus dikelola. Nah, hasil dari pengelolaan yang menjadi pupuk, itu diberikan lagi kepada warga. Sekarang, sampah itu ternyata dibuang atau ditumpuk begitu saja. Akibatnya, bau terus-terusan,&#8221; terang Sumardi, Senin (16/01/2023) tadi.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Ditambahkannya, terkait janji yang diberikan kepada warga, itu warga masih ingat, yakni mulai 2003 yang lalu. DLH punya janji, yang itu tidak pernah dijalani. Yaitu, mengolah sampah agar tidak menumpuk dan akibatnya jadi bau.</p>



<p>&#8220;Jadi, banner itu adalah ungkapan dari warga Desa Tlekung. Kalau tidak mampu mengelola, ya ditutup saja. Daerah kami kedapatan baunya terus-menerus,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Kepala DLH Kota Batu, Aries Setiawan, saat dikonfirmasi terkait dengan adanya banner itu, justru memberikan apresiasi yang landai dan berterimakasih dengan warga Desa Tlekung. Karena, itu dinilai sebagai penyemangat.</p>



<p>&#8220;Yang penting, dengan adanya banner itu memberikan semangat bagi DLH. Untuk lebih bisa meningkatkan kinerja dan segera menyelesaikan persoalan sampah. Saya terima kasih adanya banner itu, agar bisa menjadi penyemangat DLH dalam pengelolaan sampah bisa lebih baik lagi,&#8221; singkatnya, saat dihubungi melalui ponsel. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">181591</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Akan Dibangun di TPA Supiturang</title>
		<link>https://memontum.com/pembangkit-listrik-tenaga-sampah-akan-dibangun-di-tpa-supiturang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Mar 2021 12:34:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[biogas]]></category>
		<category><![CDATA[dinas koperasi]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Lingkungan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[diskopindag]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[Khofifah Indar Parawansa]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah Menumpuk]]></category>
		<category><![CDATA[Tempat Pembuangan Akhir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=137006</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dalam kunjungannya di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Supiturang, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mendukung dibangunnya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTS) di lokasi ini. Pasalnya, sanitary landfill di TPA ini pun juga sudah dipersiapkan. &#8220;Ini merupakan proses yang kita harapkan bisa memberikan nilai tambah yang rencananya 2 tahun lagi bisa menjadi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dalam kunjungannya di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Supiturang, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mendukung dibangunnya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTS) di lokasi ini. Pasalnya, sanitary landfill di TPA ini pun juga sudah dipersiapkan.</p>



<p>&#8220;Ini merupakan proses yang kita harapkan bisa memberikan nilai tambah yang rencananya 2 tahun lagi bisa menjadi PLTS. Proses ini sudah dimulai dengan menyiapkan sanitary landfill,&#8221; ujar Khofifah, Selasa (16/03) tadi.</p>



<p>Menanggapi hal tersebut Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Wahyu Setianto, mengatakan, bahwa Kota Malang memiliki potensi sekitar hampir 700 ton sampah setiap harinya. Dimana yang masuk ke TPA sekitar 400 ton, sisanya dikomposting dan diletakkan di bank sampah.</p>



<p>&#8220;Nanti di lokasi yang ditinjau pak Wali dan bu Gubernur akan ada dua kegiatan, pemilahan dan masuk pencacahan untuk plastik, dan komposting untuk yang organik. Untuk sampah nonorganik larinya di sanitary landfill,&#8221; ungkapnya.</p>



<p><strong><a href="https://memontum.com/137001-wali-kota-malang-dampingi-gubernur-jatim-tinjau-tpa-supiturang-yang-ditunjuk-program-tpa-eric#ixzz6pHGYWX64" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Baca Juga : Wali Kota Malang Dampingi Gubernur Jatim Tinjau TPA Supiturang yang Ditunjuk Program TPA-ERIC</a></strong></p>



<p>Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Wahyu itu menjelaskan akan ada sistem sampah menumpuk. Sehingga dari tumpukan sampah itu akan keluar cairan sampah atau yang biasa disebut leachate.</p>



<p>&#8220;Jadi nanti dari sampah akan ditumpuki oleh koral yang memiliki sifat menyaring. Nah leachate yang dihasilkan akan mengeluarkan gas metan yang ditangkap dan ditampung pakai pipa-pipa dan masuk ke kolam. Kemudian nanti dipadatkan lagi dengan menggunakan teknologi dari Jerman. Setelah itu keluar gasnya bisa dimanfaatkan,&#8221; beber Wahyu.</p>



<p>Pemanfaatan gas inilah yang nantinya bisa menjadi PLTS. Selain bisa menerangi sekitar 60 rumah juga bisa menjadi tenaga bahan bakar biogas.</p>



<p>&#8220;Untuk kajian PLTS ini kemarin sempat saya ngobrol dengan PT Pembangunan Perumahan (PP) bisa menerangi kurang lebih 60 rumah. Nah nanti kalau ada kelebihan akan dibakar tapi tetap yang ramah lingkungan,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Berkaitan dengan Sumber Daya Manusia, pria yang pernah menjabat Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) ini mengatakan sudah melatih 45 staff. Kesemuanya itu diakui Wahyu direkrut dari masyarakat sekitar TPA Supiturang.</p>



<p>&#8220;Kami mau ada keterlibatan masyarakat jadi kami rekrut karyawan itu juga dari penduduk sekitar. Biar ada rasa ikut memiliki sehingga keamanan dan kenyamanan juga didapat dari masyarakat,&#8221; urai Wahyu. <strong>(mus/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">137006</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sampah Menumpuk, Warga Pasar Lawang Resah</title>
		<link>https://memontum.com/sampah-menumpuk-warga-pasar-lawang-resah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Jan 2019 10:01:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah Menumpuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=73269</guid>

					<description><![CDATA[Memontum-Malang&#8211;Para pedagang pasar Lawang Kecamatan Lawang Kabupaten Malang diresahkan adanya tumpukan sampah. Itu terjadi, karena sampah menumpuk tak kunjung diangkut atau dipindahkan. Akibatnya bau menyengat tak sedap merebak. Menurut salah seorang pedagang Pasar Lawang, jika tumpukan sampah di area Pasar Lawang, sudah semingguan tak diangkut. &#8220;Kami sering melakukan protes kepada Kepala Pasar Lawang, tapi tidak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div id=":zq" class="ii gt">
<div id=":zx" class="a3s aXjCH ">
<div dir="auto">
<p dir="auto"><strong>Memontum-Malang&#8211;</strong>Para pedagang pasar Lawang Kecamatan Lawang Kabupaten Malang diresahkan adanya tumpukan sampah. Itu terjadi, karena sampah menumpuk tak kunjung diangkut atau dipindahkan. Akibatnya bau menyengat tak sedap merebak.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">Menurut salah seorang pedagang Pasar Lawang, jika tumpukan sampah di area Pasar Lawang, sudah semingguan tak diangkut.</p>
<p><div id="attachment_73276" style="width: 510px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG-20190115-WA0045-e1547546454743.jpg?ssl=1"><img aria-describedby="caption-attachment-73276" decoding="async" class="size-full wp-image-73276" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG-20190115-WA0045-e1547546454743.jpg?resize=500%2C237&#038;ssl=1" alt="Pantjaningsih Sri Redjeki Kepala Disperindag Kabupaten Malang. (H.Mansyur Usman/Memontum.Com)" width="500" height="237" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-73276" class="wp-caption-text">Pantjaningsih Sri Redjeki Kepala Disperindag Kabupaten Malang. (H.Mansyur Usman/Memontum.Com)</p></div></p>
<p dir="auto">&#8220;Kami sering melakukan protes kepada Kepala Pasar Lawang, tapi tidak dihiraukan. Sehingga pedagang pasar meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) agar mengganti Kepala Pasar Lawang,” tegasnya.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">Lebih menjengkelkan, di belakang tempat tumpukan sampah itu ada musholla. Hal itu sangat mengganggu para pedagang atau pengunjung pasar yang hendak menunaikan ibadah Sholat. &#8220;Kami minta kepala pasar Lawang supaya diganti atau dicopot,&#8221; tandasnya.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindagsar) Kabupaten Malang, Pantjaningsih Sri Redjeki mengatakan, jika pihaknya baru 4 bulan melakukan penggantian kepala pasar lawang. Akan tetapi, untuk permasalahan sampah ini, pihaknya masih menunggu anggaran untuk melakukan pengadaan gerobak sampah.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">&#8220;Kami telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup, untuk menempatkan kontainer sampah di area pasar sampah,&#8221; pungkasnya.(sur/oso)</p>
</div>
<p class="yj6qo">
<p class="adL">
</div>
</div>
<div id=":12e" class="hq gt">
<p class="hp">
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">73269</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
