<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Sampah Plastik &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/sampah-plastik/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 24 Feb 2023 11:37:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Sampah Plastik &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Minimalisir Sampah Plastik Kota Malang, Warga Bandungrejosari Maksimalkan Sampah Plastik Jadi Bahan Produksi Raket</title>
		<link>https://memontum.com/minimalisir-sampah-plastik-kota-malang-warga-bandungrejosari-maksimalkan-sampah-plastik-jadi-bahan-produksi-raket</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Feb 2023 11:37:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[DLH]]></category>
		<category><![CDATA[DLH Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pengelolaan sampah]]></category>
		<category><![CDATA[pengolahan sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah Menumpuk]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah Plastik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=183854</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dalam catatan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, di tahun 2022 volume sampah warga Kota Malang, tiap harinya mencapai 500 ton. Karena itu, di tahun ini perlu adanya pemilahan sampah yang harus dilakukan, sebelum di buang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Seperti salah satunya, yang dilakukan warga di Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dalam catatan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, di tahun 2022 volume sampah warga Kota Malang, tiap harinya mencapai 500 ton. Karena itu, di tahun ini perlu adanya pemilahan sampah yang harus dilakukan, sebelum di buang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).</p>



<p>Seperti salah satunya, yang dilakukan warga di Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Dimana, warga memanfatkan sampah plastik untuk bahan produksi mata ayam pada raket.</p>



<p>Penanggungjawab dan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK), Edi S Bachrun, mengatakan jika sampah plastik itu didapatkan dari Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Reduse, Reuse, Recycle (3R). &#8220;Dalam proses produksi mata ayam itu, kita mengambil dari TPS 3R. Tentunya, itu mengurangi kapasitas sampah yang akan dikirim ke TPA. Kita pilah di situ, plastik kita daur ulang, kita crasher, kita hancurkan, setelah itu dibentuk plastik-plastik kecil,” jelas Edy, saat ditemui, Jumat (24/02/2023) tadi.</p>



<p>Kemudian, dikatakannya, jika sampah dari produksi mata ayam tersebut juga dilakukan daur ulang hingga benar-benar habis dan tidak tersisa sampah lagi. Tentu, hal itu dilakukan agar sampah yang dikirimkan ke TPA tidak menggunung.</p>



<p>“Sampah yang tadi dipraktekkan untuk produksi mata ayam, didaur ulang lagi sampai nanti benar-benar habis,” lanjutnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-harga-bahan-pangan-turun">Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-ajak-masyarakat-taat-pajak-dan-tertib-laporan-spt-tahunan">Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Apalagi, dari TPS 3R tersebut, sampah plastik yang diambil per harinya, bisa mencapai 300 hingga 400 kilogram sampah. Terlebih, dalam melakukan produksi tersebut pihaknya juga mendapatkan bantuan alat dari Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Sehingga, hasil produksi bisa mencapai ratusan kilogram.</p>



<p>“Yang kami pilah, ada sekitar 300 sampai 400 kilogram plastik untuk produk mata ayam. Kemudian, itu akan menghasilkan 100 hingga 150 kilogram mata ayam dalam sekali produksi,” tuturnya.</p>



<p>Kemudian, tambahnya, dalam produksi yang telah dilakukan itu, di distribuskan untuk warga sekitar. Sebab, di Kelurahan tersebut, ada sebanyak ratusan pengrajin raket yang bisa memanfaatkan mata ayam.</p>



<p>“Kami hanya melayani untuk sekitar sini saja, karena mayoritas 60 hingga 70 persen masyarakat sini adalah pengrajin raket,” katanya.</p>



<p>Menanggapi hal tersebut, Kepala DLH Kota Malang, Noer Rahman Wijaya, mengatakan jika DLH akan terus mencanangkan terkait dengan program sosialisasi dan peningkatan kapasitas untuk mengurai atau memilah sampah dari hulu sampai hilir. &#8220;Harapannya bukan berhenti di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) saja. Tetapi mulai dari lingkungan dan warganya. Jadi, nanti bisa dipilah sampah organik dan nonorganik. Jadi pemilihan itu bisa dilakukan secepatnya dan tidak harus sampai ke TPS 3R,” papar Rahman. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">183854</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Program Bersih Indonesia, Pemkab Malang Jalin MoU dalam Penanganan Sampah Plastik</title>
		<link>https://memontum.com/program-bersih-indonesia-pemkab-malang-jalin-mou-dalam-penanganan-sampah-plastik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Feb 2023 04:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[MoU]]></category>
		<category><![CDATA[Pembersihan Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab malang]]></category>
		<category><![CDATA[pengelolaan sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Program Bersih Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah Plastik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=183761</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, bersama Direktur Program Indonesia Bersih, Toby Manners, melakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) Program Bersih Indonesia di Kabupaten Malang, di Ruang Pendopo Agung Peringgitan Kabupaten Malang, Selasa (21/02/2023) pagi. Dalam kesempatan itu, dirinya menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas perhatian Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, bersama Direktur Program Indonesia Bersih, Toby Manners, melakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) Program Bersih Indonesia di Kabupaten Malang, di Ruang Pendopo Agung Peringgitan Kabupaten Malang, Selasa (21/02/2023) pagi.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, dirinya menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas perhatian Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) serta komitmen dari The Alliance to End Plastic Waste dan seluruh stik outdoor, dalam hal mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih baik di Kabupaten Malang. Hal tersebut, semata-mata bertujuan untuk mendukung pencapaian target-target pengelolaan sampah baik pada skala nasional maupun daerah.</p>



<p>&#8221;The Alliance to End Plastic Waste dapat sesegera mungkin membantu menangani permasalahan sampah plastik di Kabupaten Malang. Saya berharap, kerja sama ini bisa berlanjut dan segera membangun dan mewujudkannya. Semoga, ikhtiar yang kita laksanakan pada kesempatan ini, juga dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap keberlangsungan dan kelestarian lingkungan secara lebih luas,&#8221; kata Bupati Malang, saat mengawali sambutan.</p>



<p>Pemerintah Kabupaten Malang, tambahnya, secara konsisten telah berpartisipasi aktif dalam hal mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang tuntas. Setelah melalui berbagai pendekatan yang komprehensif, holistik dan berkelanjutan, kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Malang dengan PT Sejahtera Bersih Sampah Plastik, yang merupakan perwakilan The Alliance to End Plastic Waste untuk Program Bersih Indonesia.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-harga-bahan-pangan-turun">Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-ajak-masyarakat-taat-pajak-dan-tertib-laporan-spt-tahunan">Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Penandatanganan MoU dengan PT Sejahtera Bersih Sampah Plastik, pada kesempatan ini merupakan bagian penting dalam mengimplementasikan Program Bersih Indonesia di Kabupaten Malang. Utamanya, dalam hal penyaluran hibah infrastruktur persampahan dari The Alliance to End Plastic Waste.</p>



<p>Selanjutnya, penandatanganan MoU ini juga akan disusul dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), agar percepatan realisasi Program Bersih Indonesia di Kabupaten Malang dapat segera terealisasi dan menjadi solusi atas permasalahan pengelolaan sampah. Dengan demikian, Kabupaten Malang dapat menjadi best practice pengelolaan sampah holistik di Indonesia. Diantaranya dengan rencana membangun TPA di Kepanjen dan Poncokusumo.</p>



<p>&#8221;Hari ini merupakan hari yang bahagia, karena dalam dua tahun bekerja pada Program Bersih Indonesia. Kami sangat bangga apa yang sudah dicapai. Pada saat ini, program ini semakin intensif berjalan. Program ini tidak hanya penting bagi Kabupaten Malang, tapi juga di Indonesia dan menjadi program percontohan di dunia. Mengenai pengelolaan lingkungan terbesar di dunia. Memiliki banyak sekali yang juga dilanjutkan terkait persampahan. Kami yakin menemukan jalan terbaik secara bersama sama. Selanjutnya, setelah MoU ini, dilanjutkan dengan penandatangan PKS untuk kelanjutan program berikutnya,&#8221; ungkap Toby dalam sambutannya. <strong>(pro/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">183761</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Mundjidah Hadiri Aksi Wujudkan Jombang Kali Resik Tanpa Sampah</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-mundjidah-hadiri-aksi-wujudkan-jombang-kali-resik-tanpa-sampah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Dec 2022 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bebas Sampah Plastik]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Munjidah]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[sampah organik]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah Plastik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=180210</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang meninjau aksi resik kali (bersihkan sungai, red) dan pencanangan Jombang bebas sampah sungai, melalui wujudkan Jombang kali resik tanpa sampah. Kegiatan yang bertempat di sungai Desa Tanggung Kramat, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, turut hadir Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab didampingi Sekda Pemkab Jombang Agus Purnomo, segenap pejabat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang meninjau aksi resik kali (bersihkan sungai, red) dan pencanangan Jombang bebas sampah sungai, melalui wujudkan Jombang kali resik tanpa sampah. Kegiatan yang bertempat di sungai Desa Tanggung Kramat, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, turut hadir Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab didampingi Sekda Pemkab Jombang Agus Purnomo, segenap pejabat lingkup Pemkab Jombang, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang, Wiwin Sumrambah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Miftahul Ulum, kepala OPD, Forkopimcam Ploso Hinga kepala desa Tanggung Kramat, Senin (19/12/2022) tadi.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-harga-bahan-pangan-turun">Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-ajak-masyarakat-taat-pajak-dan-tertib-laporan-spt-tahunan">Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jombang, Miftahul Ulum, mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan ini diharapkan tepat sasaran atau sesuai hasil sertifikasi yang mempengaruhi kualitas sungai dan saluran sekunder. &#8220;Ini mensinergikan semua pihak yang bertanggung jawab terhadap sungai, agar bisa berperan aktif serta ikut menjadi bagian dari solusi atas persoalan terjadinya kali Saluran Jatimar di Kecamatan Ploso,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut Ulum menjelaskan, untuk pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap yaitu dari tahun 2021 sampai dengan tahun 2022. &#8220;Salah satu yang dilaksanakan pada tahun ini adalah pengurukan sedimentasi yang telah dilakukan oleh Dinas PUPR Kabupaten Jombang. Termasuk, berkolaborasi dengan Camat Ploso beserta Kepala desa Se-Kecamatan Ploso,&#8221; ungkapnya. <strong>(azl/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">180210</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Program Bersih Indonesia Eliminasi Sampah Plastik Diluncurkan, Kabupaten Malang Dipilih sebagai Piloting Pertama</title>
		<link>https://memontum.com/program-bersih-indonesia-eliminasi-sampah-plastik-diluncurkan-kabupaten-malang-dipilih-sebagai-piloting-pertama</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 May 2022 12:14:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Program Bersih Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah Plastik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=169241</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; The Alliance to End Plastic Waste bersama dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi serta Pemerintah Kabupaten Malang, meluncurkan program Bersih Indonesia Eliminasi Sampah Plastik secara simbolis di Pendopo Panji-Kepanjen, Kabupaten Malang, Rabu (18/05/2022) tadi. CEO the Alliance, Jacob Duer, mengatakan bahwa Program Bersih Indonesia Eliminasi Sampah Plastik ini merupakan hasil pembelajaran [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; The Alliance to End Plastic Waste bersama dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi serta Pemerintah Kabupaten Malang, meluncurkan program Bersih Indonesia Eliminasi Sampah Plastik secara simbolis di Pendopo Panji-Kepanjen, Kabupaten Malang, Rabu (18/05/2022) tadi.</p>



<p>CEO the Alliance, Jacob Duer, mengatakan bahwa Program Bersih Indonesia Eliminasi Sampah Plastik ini merupakan hasil pembelajaran yang dieroleh dari pelaksanaan proyek selama dua tahun terakhir. &#8220;Kami berkomitmen penuh untuk memastikan implementasi tahap satu yang kuat dan lancar di Malang. Kami juga sangat antusias, untuk memulai program ini dan berharap dapat terus menjalin kerja sama yang erat dengan pemerintah pusat dan daerah, untuk menghadirkan sistem pengelolaan sampah yang dapat mendukung pencapaian target Indonesia bebas sampah plastik,&#8221; kata Jacob Duer.</p>



<p>Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, yang hadir secara virtual menuturkan jika program ini merupakan program yang dibahas bersama the Alliance, Februari lalu. Dalam pembahasan itu, disepakati untuk dijadikan program nasional Indonesia, dengan pemilihan lokasi piloting pertama di Kabupaten Malang.</p>



<p>&#8220;Untuk menyelesaikan masalah persampahan, sudah tidak bisa lagi dilakukan dengan cara yang biasa. Tetapi, harus dengan inovasi dan dilakukan dengan cara kolaborasi berbagai pihak,&#8221; kata Luhut Binsar Pandjaitan.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-harga-bahan-pangan-turun">Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-ajak-masyarakat-taat-pajak-dan-tertib-laporan-spt-tahunan">Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Dirinya juga berharap, program ini mampu menggabungkan model pengelolaan sampah dengan prinsip ekonomi sirkular. &#8220;Sehingga, bisa meningkatkan nilai ekonomi sampah plastik dan memfasilitasi pengembangan ekosistem hilir untuk mengambil daur ulang (termasuk daur ulang bernilai lebih rendah) dari Kabupaten Malang dan mengubahnya menjadi bahan baru untuk industri,&#8221; harapnya.</p>



<p>Bupati Malang, HM Sanusi, dalam kesempatan itu menyampaikan, visi Kabupaten Malang untuk mewujudkan kabupaten bersih dari sampah menjadi semangat, untuk terus berinovasi dalam pengelolaan sampah. &#8220;Sinergitas lintas lembaga pemerintah, donor dan dukungan masyarakat adalah kunci untuk mengembangkan pengelolaan sampah yang lebih holistik di Kabupaten Malang yang harapannya dapat menjadi model penanganan sampah dengan mengoptimalkan kinerja pelayanan pemerintah daerah,&#8221; papar Sanusi.</p>



<p>Melalui program Bersih Indonesia, lanjut Bupati Sanusi, Pemerintah Kabupaten Malang optimis untuk dapat memberikan pelayanan sampah yang optimal dan pengolahan sampah yang berkelanjutan.</p>



<p>&#8220;Untuk mewujudkannya, inovasi kelembagaan, pelayanan, regulasi dan dukungan serta partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan,&#8221; terangnya.</p>



<p>Sebagai informasi, kegiatan peluncuran ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) di tingkat pusat dan Kesepakatan Bersama di tingkat Kabupaten serta penekanan tombol secara simbolis oleh CEO the Alliance, Jacob Duer, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Nani Hendiarti dan Bupati Malang, HM Sanusi. <strong>(cw1/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">169241</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Emak-emak di Semambung Sidoarjo Manfaatkan Sampah Bungkus Kopi Jadi Tas</title>
		<link>https://memontum.com/emak-emak-di-semambung-sidoarjo-manfaatkan-sampah-bungkus-kopi-jadi-tas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Mar 2022 09:35:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[manfaatkan sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah Plastik]]></category>
		<category><![CDATA[sidoarjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=165555</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Sampah dari limbah rumah tangga dioptimalkan menjadi kerajinan yang bisa memiliki nilai jual. Pemandangan itulah, yang dilakukan Lia (32), warga Desa Semambung, RT03/RW02, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo. Memanfaatkan sampah plastik dari bungkus kopi berbagai merk, kemudian dilakukan daur ulang untuk bisa digunakan sebagai aneka kerajinan tangan. Contohnya, mulai seperti tas, tempat tisu, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Sampah dari limbah rumah tangga dioptimalkan menjadi kerajinan yang bisa memiliki nilai jual. Pemandangan itulah, yang dilakukan Lia (32), warga Desa Semambung, RT03/RW02, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo.</p>



<p>Memanfaatkan sampah plastik dari bungkus kopi berbagai merk, kemudian dilakukan daur ulang untuk bisa digunakan sebagai aneka kerajinan tangan. Contohnya, mulai seperti tas, tempat tisu, taplak meja dan lain sebaginya. Hal itulah, yang dilakukan bersama emak-emak lain di tempat tersebut.</p>



<p>Lia membuat kerajinan daur ulang tersebut, dengan tujuan utamanya adalah untuk mengurangi jumlah sampah plastik, yang masih bisa digunakan atau daur ulang. Selain itu, daur ulang tersebut juga menjadi karya yang bernilai dan mampu menghasilkan uang.</p>



<p>&#8220;Berawal melihat sampah plastik kemasan kopi dari Warkop-warkop yang bertebaran di jalan. kemudian mencoba kami lipat-lipat dan dibuat tas maupun dompet. Alhamdulillah, berhasil,&#8221; ungkap Lia saat ditemui di rumahnya, Minggu (13/03/2022).</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-harga-bahan-pangan-turun">Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-ajak-masyarakat-taat-pajak-dan-tertib-laporan-spt-tahunan">Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Setelah berhasil membuat dompet dan tas, beberapa hari kemudian, dirinya mencoba membuat kerajinan model yang lain. Untuk bahan baku, Lia mengaku belum ada kendala.&nbsp; &#8220;Kami mendapatkan bahan baku tidak ada kendala. Yakni dengan cara mendatangi Warkop-warkop di pinggir-pinggir jalan. Kemasan kopi berbagai merek tersebut kami beli per tas kresek ukuran besar,&#8221; jelas perempuan dua anak tersebut.</p>



<p>Setelah mendapatkan bahan baku, kemudian dilipat-lipat sesuai ukuran dan dianyam sesuai bentuknya. Kerajinan daur ulang tersebut sudah dilakukannya hampir tiga bulan ini. &#8220;Setelah bahan baku dipilah disesuaikan dengan warna, kemudian dilipat. Selanjutnya disusun dan bisa dibuat beberapa jenis item,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Saat ini hasil karya Lia dan emak-emak tersebut masih dalam tingkat lokal di daerahnya. Dirinya juga mengharapkan ke depan karyanya segera merambah ke pasaran. &#8220;Awalnya ini kami lakukan karena banyak tetangga kanan kiri yang nganggur. Lebih baik digunakan yang bermanfaat seperti membuat kerajinan tangan ini,&#8221; ujarnya.<strong> (zal/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">165555</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ratusan Kilogram Sampah Plastik Ditemukan di Kali Porong</title>
		<link>https://memontum.com/ratusan-kilogram-sampah-plastik-ditemukan-di-kali-porong</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Oct 2021 12:40:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah Plastik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=155138</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Sampah plastik seberat 500 kilogram terkumpul dari Kali Porong. Hal tersebut hasil dari kegiatan bersih-bersih oleh Relawan Sungai Nusantara selama sepekan. Koordinator Operasi Plastik , Kholid Basyaidan mengatakan bahwa jumlah itu belum semuanya, lantaran masih banyak yang belum dibersihkan.  Kholid menjelaskan sampah plastik yang tersangkut di pohon tepi Kali Porong 85 persen [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Sampah plastik seberat 500 kilogram terkumpul dari Kali Porong. Hal tersebut hasil dari kegiatan bersih-bersih oleh Relawan Sungai Nusantara selama sepekan. Koordinator Operasi Plastik , Kholid Basyaidan mengatakan bahwa jumlah itu belum semuanya, lantaran masih banyak yang belum dibersihkan. </p>



<p>Kholid menjelaskan sampah plastik yang tersangkut di pohon tepi Kali Porong 85 persen merupakan jenis kresek tidak bermerek, sedangkan 15 persen sampah plastik bermerek &#8220;Tiga brand besar Wings, Unilever, dan Indofood yang paling sering ditemukan di sepanjang Kali Porong,&#8221; ujar Kholid tertulis, Senin (4/10/2021).</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tmmd-ke-127-kediri-dansatgas-beri-khutbah-jamaah-salat-jumat-di-desa-gadungan">TMMD Ke-127 Kediri, Dansatgas Beri Khutbah Jamaah Salat Jumat di Desa Gadungan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sidang-terdakwa-dugaan-penggelapan-emas-rp-33-miliar-uang-hasil-kejahatan-untuk-gaya-hidup-dan-dugem">Sidang Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar, Uang Hasil Kejahatan untuk Gaya Hidup dan Dugem</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dorong-ketahanan-pangan-tmmd-ke-127-kediri-lakukan-penanaman-benih-jagung">Dorong Ketahanan Pangan, TMMD Ke 127 Kediri Lakukan Penanaman Benih Jagung</a></li>
</ul>


<p>Selain itu, jenis sampah lainnya yang banyak ditemui yaitu bungkus mi instan dan produk rumah tangga seperti bubuk pencuci pakaian. Dia menyebutkan bahwa produk bermerek dari PT Mayora dan Siantar stop yang mendominasi untuk bungkus makanan ringan dan sampah botol minuman. &#8220;Kelima produsen penghasil sampah plastik memiliki tanggung jawab ikut membersihkan sampah,&#8221; kata dia.&nbsp;</p>



<p>Lebih lanjut dirinya menjelaskan, selama Oktober, Relawan Sungai Nusantara akan beroperasi membersihkan plastik di empat sungai. Operasi itu meliputi indentifikasi lokasi timbunan, kegiatan pembersihan dan melakukan brand audit atau mengidentifikasi jenis brand yang paling banyak sampahnya ditemukan. &#8220;Selanjutnya ke Bengawan Solo, Kali Marmoyo di Mojokerto hingga Jombang dan Sungai di Pasuruan. Hari ini lanjut aksi operasi plastik di Sidoarjo,&#8221; tambah Kholid. <strong>(ade/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">155138</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tekan Ratusan Ton Sampah, DLH Kota Malang Imbau Kurangi Sampah Plastik</title>
		<link>https://memontum.com/tekan-ratusan-ton-sampah-dlh-kota-malang-imbau-kurangi-sampah-plastik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Jun 2021 08:51:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[DLH Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah Plastik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=145220</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Upaya pengurangan sampah plastik di Kota Malang memang tak main-main. Pasalnya, ratusan ton sampah dari ratusan ritase selalu masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) tiap harinya. &#8220;Setiap hari 485 ton sampah masuk ke TPA, dimana didalamnya termasuk sampah plastik. Dari jumlah tersebut, dilakukan penyortiran dan pengolahan sehingga sampah yang murni menjadi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang &#8211;</strong> Upaya pengurangan sampah plastik di Kota Malang memang tak main-main. Pasalnya, ratusan ton sampah dari ratusan ritase selalu masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) tiap harinya.</p>



<p>&#8220;Setiap hari 485 ton sampah masuk ke TPA, dimana didalamnya termasuk sampah plastik. Dari jumlah tersebut, dilakukan penyortiran dan pengolahan sehingga sampah yang murni menjadi residu adalah 400 ton per hari,&#8221; ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Wahyu Setianto, Selasa (15/06).</p>



<p><span style="text-decoration: underline">Baca juga:</span></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-harga-bahan-pangan-turun">Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-ajak-masyarakat-taat-pajak-dan-tertib-laporan-spt-tahunan">Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
</ul>


<p>Dari keterangan pria yang akrab disapa Wahyu itu, per hari biasanya ada sekitar 148 ritase pengangkutan. Dimana satu ritase memuat sampah 4 hingga 11 ton, tergantung jenis kendaraannya.</p>



<p>&#8220;Ini adalah sampah yang masuk melalui DLH saja, belum dari Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang,&#8221; ujar pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Diskopindag itu.</p>



<p>Sehingga, Wahyu merasa bahwa upaya mengurangi sampah plastik sekecil apapun bisa berdampak luar biasa pada lingkungan. &#8220;Oleh karena itu, perlu adanya aturan khusus untuk mengatasi sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan sampah plastik,&#8221; sambungnya. </p>



<p>Lanjut Wahyu, sebenarnya Pemerintah Kota (Pemkot) sudah memiliki Surat Edaran Wali Kota Malang Nomor 8 Tahun 2021. Sebelumnya, Pemkot Malang juga telah mengeluarkan Surat Edaran Wali Kota Malang Nomor 660/829/35/73/307/2018 tentang Imbauan Pengurangan Penggunaan Plastik.</p>



<p>&#8220;Poin penting dari surat edaran tersebut adalah imbauan terhadap rumah makan, restoran, kafe, warung, kantin dan usaha sejenisnya agar tidak menyediakan wadah bahan plastik sekali pakai, baik makan di tempat dan bawa pulang. Oleh karena itu pengunjung diharapkan membawa wadah sendiri saat take away makanan dan minuman. Kemudian, pusat perbelanjaan, mal, toko modern, pasar rakyat mengurangi penggunaan kantong plastik dengan menggunakan bahan yang dapat didaur ulang,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Poin penting lain dari surat edaran itu telah dilaksanakan oleh instansi pemerintah, TNI, Polri, BUMN, perbankan, dan hotel. Dimana mereka tidak lagi menggunakan wadah makan minum dengan pembungkus atau kemasan bahan plastik dalam pelaksanaan rapat, sosialisasi, pelatihan, maupun kegiatan sejenis.</p>



<p>“Pengurangan sampah plastik perlu dilakukan karena sampah plastik menyumbang cukup besar bagi pencemaran di lingkungan. Selain itu produk olahan plastik memerlukan waktu lama untuk terurai. Sedangkan untuk tingkat daur ulang sampah plastik juga masih rendah,” beber Kepala DLH Kota Malang, Wahyu Setianto.</p>



<p>Dalam praktinya saat ini, diketahui memang telah banyak toko modern dan pusat perbelanjaan yang telah mengurangi penggunaan plastik. Ataupun menggunakan plastik yang mampu didaur ulang dengan mengenakan biaya tambahan pada pengunjung yang ingin berbelanja mengenakan kantong plastik tersebut. <strong>(mus/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">145220</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pengusaha Tahu Tropodo Deklarasi Stop Gunakan Bahan Bakar Sampah Plastik</title>
		<link>https://memontum.com/pengusaha-tahu-tropodo-deklarasi-stop-gunakan-bahan-bakar-sampah-plastik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Nov 2019 02:29:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Deklarasi]]></category>
		<category><![CDATA[Disperindag Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[IKM Tahu]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah Plastik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/100541-pengusaha-tahu-tropodo-deklarasi-stop-gunakan-bahan-bakar-sampah-plastik</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Puluhan Industri Kecil Menengah (IKM) Tahu di Desa Tropodo, Kecamatan Krian, Sidoarjo memdeklarasi stop menggunakan bahan bakar plastik untuk produksi tahu. Sebagai gantinya, para pelaku IKM Tahu ini akan menggunakan Wood Pallet dan CNG (Gas), Selasa (26/11/2019). Ada enam poin isi deklarasi yang disepakati antara pengusaha IKM Tahu, Kepala Disperindag Pemkab Sidoarjo, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Puluhan Industri Kecil Menengah (IKM) Tahu di Desa Tropodo, Kecamatan Krian, Sidoarjo memdeklarasi stop menggunakan bahan bakar plastik untuk produksi tahu. Sebagai gantinya, para pelaku IKM Tahu ini akan menggunakan Wood Pallet dan CNG (Gas), Selasa (26/11/2019).</p>
<p>Ada enam poin isi deklarasi yang disepakati antara pengusaha IKM Tahu, Kepala Disperindag Pemkab Sidoarjo, Kapolresta Sidoarjo dan Bupati Sidoarjo. Keenam poin itu, antara lain tidak akan menggunakan plastik sebagai bahan bakar pembuatan tahu. Sebagai gantinya akan menggunakan bahan bakar yang ramah lingkungan, tidak akan produksi berdampak pada pencemaran lingkungan, mentaati segala peraturan perundang-undangan yang berlaku, menjaga mutu dan kualitas tahu serta mengurangi emisi gas buang saat produksi.</p>
<p><div id="attachment_100542" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-100542" decoding="async" class="size-full wp-image-100542" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191126-WA0172-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="DEKLARASI - Puluhan Industri Kecil Menengah (IKM) Tahu di Desa Tropodo, Kecamatan Krian, Sidoarjo deklarasi stop menggunakan bahan bakar plastik untuk produksi tahu. Sebagai gantinya akan menggunakan Wood Pallet dan Gas, Selasa (26/11/2019)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191126-WA0172-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191126-WA0172-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191126-WA0172-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191126-WA0172-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-100542" class="wp-caption-text">DEKLARASI &#8211; Puluhan Industri Kecil Menengah (IKM) Tahu di Desa Tropodo, Kecamatan Krian, Sidoarjo deklarasi stop menggunakan bahan bakar plastik untuk produksi tahu. Sebagai gantinya akan menggunakan Wood Pallet dan Gas, Selasa (26/11/2019)</p></div></p>
<p>Ketua Paguyuban, Komarudin mewakil 47 IKM Tahu Desa Tropodo sepakat akan mengakhiri penggunaan sampah plastik sebagai bahan bakar pembuatan tahu.</p>
<p>&#8220;Penggunaan sampah plastik, sebagai bahan bakar dilarang pemerintah,&#8221; katanya.</p>
<p>Kepala Disperindag Pemprov Jatim, Drajat Irawan memaparkan berdasarkan UU lingkungan, penggunaan sampah plastik dilarang dan tak diperbolehkan.</p>
<p>&#8220;Karena itu, penggunaan wood pallet menjadi solusi dan akan mengakhiri polemik pencemaran yang ada di Desa Tropodo,&#8221; paparnya.</p>
<p>Sementara usulan penggunaan wood pallet sebagai alternatif bahan bakar itu, disampaikan Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah saat bertemu dengan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa beberapa waktu lalu. Sedangkan realisasinya akan dirapatkan dengan Pemprov Jatim. Alasannya, karena terkait dengan permintaan pelaku usaha Tahu yang mengajukan bantuan subsidi harga wood pallet itu.</p>
<p>&#8220;Yang menjadi sumber pencemaran penggunaan sampah plastik sebagai bahan bakar. Dengan adanya alternatif bahan bakar wood pallet yang harganya cukup terjangkau akan jadi solusi yang diberikan Pemkab Sidoarjo dan Pemprov Jatim kepada puluhan pelaku IKM industri Tahu Desa Tropodo,&#8221; tegasnya Saiful Ilah.</p>
<p>Bahkan, Pemkab Sidoarjo dan Pemprov Jatim berharap agar para pengusaha mentaati hasil deklarasi yang sudah disepakati bersama itu. Jika masih ada pelaku IKM yang menggunakan plastik, maka sanksinya akan ditutup usahanya.</p>
<p>&#8220;Kapan dimulai penerapannya. Kami rapatkan dulu dengan Pemprov Jatim.</p>
<p>Karena ada permintaan subsidi harga wood pallet. Yang jelas jika nanti sudah diterapkan dan masih ada yang pakai plastik maka pabriknya akan ditutup,&#8221; tandasnya. <strong>Wan/yan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">100541</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
