<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>sedekah bumi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/sedekah-bumi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 04 Mar 2023 11:03:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>sedekah bumi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pencanangan Hari Budaya dan Gebyar Sedekah Bumi, Bupati Jember Sampaikan Kabar Baik untuk Petani Durian dan Buah</title>
		<link>https://memontum.com/pencanangan-hari-budaya-dan-gebyar-sedekah-bumi-bupati-jember-sampaikan-kabar-baik-untuk-petani-durian-dan-buah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Mar 2023 04:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Jember]]></category>
		<category><![CDATA[hari budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Kementan]]></category>
		<category><![CDATA[sedekah bumi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=184370</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Kualitas buah durian lokal dari Jember mendapat pengakuan dari Kementrian Pertanian (Kementan). Adalah dua jenis durian lokal, yang mendapat sertifikasi varietas Jambearum dan Raungjambe. Kedua durian tersebut, resmi masuk dalam daftar resmi buah unggulan lokal di Kementerian Pertanian. Sementara kabar baik tersebut, disampaikan Bupati Jember, Hendy Siswanto, saat pencanangan Hari Budaya dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Kualitas buah durian lokal dari Jember mendapat pengakuan dari Kementrian Pertanian (Kementan). Adalah dua jenis durian lokal, yang mendapat sertifikasi varietas Jambearum dan Raungjambe.</p>



<p>Kedua durian tersebut, resmi masuk dalam daftar resmi buah unggulan lokal di Kementerian Pertanian. Sementara kabar baik tersebut, disampaikan Bupati Jember, Hendy Siswanto, saat pencanangan Hari Budaya dan Gebyar Sedekah Bumi Kabupaten Jember di Alun-alun, Sabtu (04/03/2023) tadi.</p>



<p>&#8220;Hari ini kita mendapatkan dua sertifikasi varietas unggul untuk durian dari Kementerian Republik Indonesia,&#8221; kata Bupati Hendy Siswanto, Sabtu (04/03/2023) tadi.</p>



<p>Bahkan, tambah Bupati Hendy, tidak hanya dua varietas tersebut yang akan disertifikasi. Namun, ada 39 varietas durian lokal lainnya, yang kini akan diuji kualitasnya.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hut-112-kota-malang-pemkot-malang-segera-tetapkan-logo-baru">HUT 112 Kota Malang, Pemkot Malang segera Tetapkan Logo Baru</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pengawasan-menyeluruh-thr-pemprov-jatim-buka-54-titik-posko-pelayanan-pengaduan">Pengawasan Menyeluruh THR, Pemprov Jatim Buka 54 Titik Posko Pelayanan Pengaduan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kolaborasi-dengan-pihak-swasta-pemkot-malang-gelar-mudik-gratis-tahun-2026">Kolaborasi dengan Pihak Swasta, Pemkot Malang Gelar Mudik Gratis Tahun 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ikuti-hlm-tpid-dan-tp2dd-jawa-timur-ini-langkah-pemkab-kediri-cegah-inflasi">Ikuti HLM TPID dan TP2DD Jawa Timur, Ini Langkah Pemkab Kediri Cegah Inflasi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dukung-ketahanan-pangan-bupati-malang-ikuti-hlm-tpid-dan-tp2dd-jatim-2026">Dukung Ketahanan Pangan, Bupati Malang Ikuti HLM TPID dan TP2DD Jatim 2026</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Jadi ini (sertifikasi) adalah cikal bakal ya permulaan. Tadi juga dihadiri Dr Lilik dan beliau yang memberikan perizinan tentang kualitas tanaman yang dibudayakan di Kabupaten Jember, salah satunya durian,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Buah-buahan lokal lainnya, ujarnya, ternyata juga layak untuk mendapatkan sertifikasi dari kementerian. &#8220;Bukan durian saja. Kita punya klengkeng, kita punya yang lain juga, seperti jambu air dan kita punya macam-macam buah,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Bupati Hendy berharap, pasca mendapat sertifikasi, nilai atau harga jual komoditas buah-buahan akan tinggi dan akan dipercaya oleh penikmat buah. &#8220;Akan lebih dipercaya konsumen dan ini dalam pantauan tentang higienis tentang kesehatan, dikonsumsi dan ini akan menjadi nilai tawar tersendiri,&#8221; harapnya.</p>



<p>Pada acara tersebut, sebanyak 2023 buah durian yang disusun ala tumpeng raksasa dibagikan kepada masyarakat.<strong>(rio/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">184370</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sedekah Bumi Gebyar Potensi Desa, Pemdes Jarak Jombang Gelar Tumpengan Manggis</title>
		<link>https://memontum.com/sedekah-bumi-gebyar-potensi-desa-pemdes-jarak-jombang-gelar-tumpengan-manggis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Feb 2023 07:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Pemdes]]></category>
		<category><![CDATA[sedekah bumi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=183513</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Pemerintah Desa (Pemdes) Jarak, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, menggelar Tumpengan Manggis dalam rangka kegiatan sedekah bumi gebyar potensi desa, Minggu (10/02/2023) tadi. Dalam kegiatan itu, ada sebanyak 14 tumpeng manggis berukuran kecil, yang berasal dari tujuh dusun dan instansi pendidikan di Desa Jarak. Sementara dari total 14 tumpeng tersebut dan 1 tumpeng [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Pemerintah Desa (Pemdes) Jarak, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, menggelar Tumpengan Manggis dalam rangka kegiatan sedekah bumi gebyar potensi desa, Minggu (10/02/2023) tadi. Dalam kegiatan itu, ada sebanyak 14 tumpeng manggis berukuran kecil, yang berasal dari tujuh dusun dan instansi pendidikan di Desa Jarak.</p>



<p>Sementara dari total 14 tumpeng tersebut dan 1 tumpeng utama, kemudian diarak dari Kantor Desa Jarak dan di pusatkan di lapangan desa. Turut hadir di tengah warga, Wakil Bupati Jombang, Sumrambah, Kepala Disporapar Kabupaten Jombang, Bambang, Forkopimcam Wonosalam, segenap kepala desa se-Kecamatan Wonosalam hingga tokoh masyarakat.</p>



<p>Wakil Bupati Sumrambah dalam sambutan mengatakan bahwa acara Tumpengan Manggis Desa Jarak ini merupakan satu rangkaian dari acara kenduren duren yang ada di Wonosalam. &#8220;Tumpengan Manggis sudah diadakan sebanyak tiga kali. Semakin tahun, semakin bagus pelaksanaannya. Tentunya, semakin meriah serta hasil buahnya semakin melimpah. Kita harus bersyukur dan berdoa atas semua ini,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hut-112-kota-malang-pemkot-malang-segera-tetapkan-logo-baru">HUT 112 Kota Malang, Pemkot Malang segera Tetapkan Logo Baru</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pengawasan-menyeluruh-thr-pemprov-jatim-buka-54-titik-posko-pelayanan-pengaduan">Pengawasan Menyeluruh THR, Pemprov Jatim Buka 54 Titik Posko Pelayanan Pengaduan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kolaborasi-dengan-pihak-swasta-pemkot-malang-gelar-mudik-gratis-tahun-2026">Kolaborasi dengan Pihak Swasta, Pemkot Malang Gelar Mudik Gratis Tahun 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ikuti-hlm-tpid-dan-tp2dd-jawa-timur-ini-langkah-pemkab-kediri-cegah-inflasi">Ikuti HLM TPID dan TP2DD Jawa Timur, Ini Langkah Pemkab Kediri Cegah Inflasi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dukung-ketahanan-pangan-bupati-malang-ikuti-hlm-tpid-dan-tp2dd-jatim-2026">Dukung Ketahanan Pangan, Bupati Malang Ikuti HLM TPID dan TP2DD Jatim 2026</a></li>
</ul>


<p>Lebih lanjut Wabup menambahkan, selain untuk memperkuat perekonomian masyarakat di sektor ekonomi, sosial maupun pariwisata, juga sekaligus untuk memperkenalkan Desa Jarak Wonosalam serta Kabupaten Jombang. Karenanya, sangat layak dijadikan event tahunan di Desa Jarak.</p>



<p>Kepala Desa Jarak, Agus Darminto, menambahkan bahwa tumpeng manggis memiliki besar berat sekitar 2.023 kg. Tahun ini, jumlahnya meningkat dibandingkan kegiatan sebelumnya.</p>



<p>&#8220;Kegiatan ini merupakan evaluasi untuk kegiatan di tahun berikutnya, supaya lebih di tingkatkan lagi. Karena Desa Jarak, memiliki potensi yang luar biasa terkait toleransi antar umat beragama. Hal tersebut, akan terus kita lestarikan dan akan digali potensi-potensi lainnya,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Dirinya juga berpesan kepada masyarakat, untuk terus meningkatkan kerukunan antar umat beragama maupun dalam aspek lainnl. Termasuk, sinergi antara pemerintah desa dengan masyarakat dalam membangun desa.</p>



<p>&#8220;Hal ini merupakan salah satu cara untuk meningkatkan daya tarik wisata, sekaligus perekonomian masyarakat Desa Jarak. Mudah-mudahan masyarakat senantiasa diberikan keberkahan serta dijauhkan dari bala bencana,&#8221; ujar Kades. <strong>(azl/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">183513</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hadiri Sedekah Bumi Mendak Sanggring, Bupati Lamongan Dorong Desa Tlemang jadi Desa Wisata</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-sedekah-bumi-mendak-sanggring-bupati-lamongan-dorong-desa-tlemang-jadi-desa-wisata</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Jan 2022 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[bupati lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Tlemang]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[sedekah bumi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=161173</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Sejak ribuan tahun lalu, budaya ruwatan Mendak Sanggring, yang merupakan peninggalan leluhur masih terawat hingga sekarang. Tradisi unik itu, masih dijaga dan dilestarikan masyarakat Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan. Tradisi ini, semakin kental dengan harmoni balutan musik karawitan dan semakin istimewa dengan hadirnya Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, di tengah-tengah masyarakat Desa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Sejak ribuan tahun lalu, budaya ruwatan Mendak Sanggring, yang merupakan peninggalan leluhur masih terawat hingga sekarang. Tradisi unik itu, masih dijaga dan dilestarikan masyarakat Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan.</p>



<p>Tradisi ini, semakin kental dengan harmoni balutan musik karawitan dan semakin istimewa dengan hadirnya Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, di tengah-tengah masyarakat Desa Tlemang, saat melakukan prosesi Sedekah Bumi Mendak Sanggring Ki Buyut Terik.</p>



<p>Mendak Sanggring sendiri, merupakan ritual adat masyarakat Desa Tlemang, sebagai bentuk tradisi peringatan tahunan atas diwisudanya Ki Buyut Terik oleh Sunan Giri keempat sebagai pemimpin di Desa Tlemang. Pada saat itu, prosesnya dilaksanakan pada setiap tanggal 24 hingga 27 Jumadil Awal Tahun Hijriah. Wujud peringatan tersebut, yakni dengan disajikannya makanan khas Sanggring, yang berisi ayam dan kuah. Keunikannya, semua yang memasak harus laki-laki.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hut-112-kota-malang-pemkot-malang-segera-tetapkan-logo-baru">HUT 112 Kota Malang, Pemkot Malang segera Tetapkan Logo Baru</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pengawasan-menyeluruh-thr-pemprov-jatim-buka-54-titik-posko-pelayanan-pengaduan">Pengawasan Menyeluruh THR, Pemprov Jatim Buka 54 Titik Posko Pelayanan Pengaduan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kolaborasi-dengan-pihak-swasta-pemkot-malang-gelar-mudik-gratis-tahun-2026">Kolaborasi dengan Pihak Swasta, Pemkot Malang Gelar Mudik Gratis Tahun 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ikuti-hlm-tpid-dan-tp2dd-jawa-timur-ini-langkah-pemkab-kediri-cegah-inflasi">Ikuti HLM TPID dan TP2DD Jawa Timur, Ini Langkah Pemkab Kediri Cegah Inflasi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dukung-ketahanan-pangan-bupati-malang-ikuti-hlm-tpid-dan-tp2dd-jatim-2026">Dukung Ketahanan Pangan, Bupati Malang Ikuti HLM TPID dan TP2DD Jatim 2026</a></li>
</ul>


<p>Secara turun temurun, ritual adat ini setiap tahunnya diperingati oleh masyarakat Desa Tlemang, yang bertepatan dengan upacara sedekah bumi sebagai rasa syukur kepada Allah SWT setelah panen raya. Masyarakat pun sangat antusias dan semakin semangat untuk melestarikannya setelah mendapat pengakuan secara nasional sebagai Warisan Budaya Tak Benda Nasional.</p>



<p>Bupati Yuhronur dalam kesempatan itu, menyampaikan bahwa dengan diakuinya budaya Mendak Sanggring sebagai Warisan Budaya Tak Benda Nasional, akan terus mendorong pelestariannya dengan menjadikan Desa Tlemang menjadi Desa Wisata. &#8220;Saya harap budaya ini untuk terus dilestarikan dan dipertahankan. Budaya ini sebagai peringatan atas dilantiknya Ki Buyut Terik yang waktu itu dilantik oleh Sunan Praben atau Sunan Giri keempat. Selain itu tradisi ini juga menandakan bahwa Desa Tlemang ini kaya akan budaya. Sehingga Kedepan, kami sepakat untuk menjadikan Desa Tlemang menjadi desa wisata. Termasuk pembangunan sirkuit motocross,” tutur Bupati.</p>



<p>Dengan dijadikannya desa wisata, Bupati Yuhronur berharap, pendapatan masyarakat akan semakin meningkat, sehingga kesejahteraan masyarakat tercukupi. <strong>(zud/zen/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">161173</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perhatikan Prokes, Pemdes Tambak Kalisogo Gelar Sedekah Bumi</title>
		<link>https://memontum.com/perhatikan-prokes-pemdes-tambak-kalisogo-gelar-sedekah-bumi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Oct 2020 09:47:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Pemdes Tambak Kalisogo]]></category>
		<category><![CDATA[ruwat desa]]></category>
		<category><![CDATA[sedekah bumi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=124765</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Pemerintah Desa Tambak Kalisogo, Kecamatan Jabon beserta warga setempat menggelar Qhotmil Quran dan doa bersama. Acara ini digelar dalam rangka Ruwat Desa Tambak Kalisogo, Kamis (01/10/2020) siang. Serangkaian acara itu, dipusatkan di balai desa. Nampak hadir Forkopimpka Jabon, Perangkat Desa, BPD, LPM, Toga, Tomas, PKK dan Karang Taruna. Pj. Kepala Desa Abdul [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Pemerintah Desa Tambak Kalisogo, Kecamatan Jabon beserta warga setempat menggelar Qhotmil Quran dan doa bersama. Acara ini digelar dalam rangka Ruwat Desa Tambak Kalisogo, Kamis (01/10/2020) siang.</p>
<p>Serangkaian acara itu, dipusatkan di balai desa. Nampak hadir Forkopimpka Jabon, Perangkat Desa, BPD, LPM, Toga, Tomas, PKK dan Karang Taruna.</p>
<p>Pj. Kepala Desa Abdul Rokhim dalam sambutannya mengatakan terkait kegiatan rutin ruwat desa atau sedekah bumi yang dilakukannya saat ini sangat berbeda. Dikarenakan situasi dan kondisi tidak memungkinkan, sebab adanya wabah virus coroana (Covid-19). Tetap kita kemas dengan tidak menghilangkan adat, makna dari sedekah bumi ini.</p>
<p>&#8220;Mensyukuri nikmat Alloh SWT , dan terbebas dari bahaya malah petaka demi masyarakat Desa Tambak Kalisogo khususnya aparatur desa. Kegiatan ini sudah koordinasi dengan warga, sebab sedekah bumi itu biasanya dengan pesta rakyat atau hiburan. Namun saat ini orentasinya adalah menyelamatkan masyarakat dari wabah virus corona (Covid-19),&#8221; jelasnya.</p>
<p>Sementara Sekretaris Desa M. Rofi&#8217;i di ruang kerjanya menambahkan, bahwa tradisi kegiatan ruwat desa digelar adalah agenda rutin setiap tahun.</p>
<p>Kegitannya ini dikemas berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, namun kali ini di masa pandemi Covid-19, tidak ada pagelaran kesenian budaya ludruk atau wayang kulit. Hanya digelar Qhotmil Quran dan doa bersama, tetap mengutamakan prokol kesehatan (Prokes).</p>
<p>Serangkaian acara ruwat desa, kata M. Rofi&#8217;i, sebagai wujud rasa puji syukur kehadirat Alloh SWT yang telah memberikan kesehatan, keselamatan, kemakmuran, kesejahteraan, rezeki yang berlimpah, dan dijauhkan dari bencana bahaya malapetaka.</p>
<p>&#8220;Intinya sekaligus mengenang jasa para pahlawan, leluhur desa atau sing babat alas Desa Tambak Kalisogo. Hal ini digelar secara serentak diseluruh wilayah Desa Tambak Kalisogo. Sedangkan qhotmil qur&#8217;an, dan do&#8217;a bersama, juga turut digelar pada mushola, masjid yang berada di Dusun,&#8221; terang M. Rofii. <strong>(gus/syn)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">124765</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ruwah Desa Jemirahan Dibuka  dengan  Qhotmil Qur&#8217;an, Diakhiri Seni Ludruk</title>
		<link>https://memontum.com/ruwah-desa-jemirahan-dibuka-dengan-qhotmil-quran-diakhiri-seni-ludruk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Oct 2019 10:39:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Jemirahan]]></category>
		<category><![CDATA[ruwat desa]]></category>
		<category><![CDATA[sedekah bumi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/97504-ruwah-desa-jemirahan-dibuka-dengan-qhotmil-quran-diakhiri-seni-ludruk</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Ratusan warga Desa Jemirahan, Kecamatan Jabon berbondong-bondong mendatangi dan memadati kantor balai desa setempat. Kedatangan mereka ini dengan membawa berbagai macam makanan, tumpeng, serta buah-buahan dalam rangka ruwat desa ( sedekah bumi ). Kepala Desa Jemirahan, H. Khoiruth Tholab mengatakan dalam ruwah desa itu dilaksanakan dengan serangkaian acara, diawali dengan Qhotmil Qur&#8217;an, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Ratusan warga Desa Jemirahan, Kecamatan Jabon berbondong-bondong mendatangi dan memadati kantor balai desa setempat. Kedatangan mereka ini dengan membawa berbagai macam makanan, tumpeng, serta buah-buahan dalam rangka ruwat desa ( sedekah bumi ).</p>
<p>Kepala Desa Jemirahan, H. Khoiruth Tholab mengatakan dalam ruwah desa itu dilaksanakan dengan serangkaian acara, diawali dengan Qhotmil Qur&#8217;an, do&#8217;a bersama dan malam puncaknya pagelaran kesenian ludruk, Rabu (9/10/2019) kemarin siang.</p>
<p>&#8221; Atas nama pemerintahan Desa Jemirahan, kami mengucapkan banyak terimah kasih atas partisipasi, suport serta dukungan seluruh lapisan masyarakat. Sehingga acara sedekah bumi atau ruwat desa, dapat dilaksanakan,&#8221; katanya.</p>
<p>Ruwah desa ini, sebagai bentuk rasa syukur kehadirat Alloh SW, telah diberikan kesehatan, keselamatan, dan rezeki yang berlimpah. Serta dijauhkan dari musibah, bencana, maupun malapetaka.</p>
<p>Lebih lanjut H. Khoiruth Tholab,bahwa kegiatan ruwat desa atau sedekah bumi ini, adalah agenda rutin setiap tahun dilakukan. Sekaligus menghormati, mengenang jasa-jasa para leluhur desa. &#8221; Kami berharap kedepannya kegiatan ini lebih semarak,melihat antusiasme warga. Sedangkan acara puncak di gelar, pagelaran kesenian ludruk,&#8221; jelasnya</p>
<p>Dan alhamdulillah, kegiatan tahun ini cukup semarak dan meriah. serangakain acara ini berjalan aman,lancar dan tertib terkendali sesuai harapan bersama. &#8221; Tahun-tahun berikutnya, kami akan agendakan kegiatan yang serupa lebih meriah lagi,&#8221; kata H. Khoiruth Tholab <strong>(gus/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">97504</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Sidoarjo Minta Warga Kedungpandan Pertahankan Tradisi Larung Saji</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-sidoarjo-minta-warga-kedungpandan-pertahankan-tradisi-larung-saji</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Sep 2019 08:36:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Kedungpandan]]></category>
		<category><![CDATA[sedekah bumi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://memontum.com/94741-bupati-sidoarjo-minta-warga-kedungpandan-pertahankan-tradisi-larung-saji</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Ratusan warga Dusun Telocor, Desa Kedungpandan, Kecamatan Jabon menggelar larung saji (sedekah bumi). Tradisi budaya jawa sebaga rasa wujud puji syukur kehadirat Alloh SWT, Acara itu dihadiri, Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah SH. M.Hum, Wakil Bupati, H. Nur Ahmad Syaifuddin SH, Forkopimka Jabon, Kepala Desa, Perangkat Desa se-Kecamatan Jabon, Toga dan Tomas, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Ratusan warga Dusun Telocor, Desa Kedungpandan, Kecamatan Jabon menggelar larung saji (sedekah bumi). Tradisi budaya jawa sebaga rasa wujud puji syukur kehadirat Alloh SWT, Acara itu dihadiri, Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah SH. M.Hum, Wakil Bupati, H. Nur Ahmad Syaifuddin SH, Forkopimka Jabon, Kepala Desa, Perangkat Desa se-Kecamatan Jabon, Toga dan Tomas, Jumat ( 27/9/2019).</p>
<p>Pada larung saji itu warga membawa berbagai macam makanan, hasil bumi, replika hewan dan burung. Selanjutnya , bersama tokoh pewayangan Hanoman di arak dengan berjalan kaki menuju dermaga wisata Bahari Telocor.</p>
<p><div id="attachment_94743" style="width: 860px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-94743" decoding="async" class="size-full wp-image-94743" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/Screenshot_2019-09-28-10-54-05-87-copy.jpg?resize=740%2C367" alt="Warga Dusun Telocor, Desa Kedungpandan, Kecamatan Jabon memadati lokasi dermaga wisata bahari melihat prosesi larung saji. (gus)" width="740" height="367" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/Screenshot_2019-09-28-10-54-05-87-copy.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/Screenshot_2019-09-28-10-54-05-87-copy.jpg?resize=300%2C149&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/Screenshot_2019-09-28-10-54-05-87-copy.jpg?resize=768%2C381&amp;ssl=1 768w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-94743" class="wp-caption-text">Warga Dusun Telocor, Desa Kedungpandan, Kecamatan Jabon memadati lokasi dermaga wisata bahari melihat prosesi larung saji. (gus)</p></div></p>
<p>Bupati Sidoarjo yang akrab disapa Abah Ipul dalam sambutanya mengatakan, tradisi budaya jawa bersih desa atau larung saji perlu di pertahankan, dan di lestarikan. Tidak hanya itu giat masyarakat ini perlu di dukung, dan sekaligus untuk memperkenalkan tempat wisata bahari lebih luas.</p>
<p>Sehingga kedepan area ini menjadi wahana potensi tempat wisata, yang kerap di kunjungi wisatawan domestik maupun manca negara. “ Diharapkan kepada seluruh lapisan elemen masyarakat, bekerjasama untuk mengelola, mengembangkan wisata ini lebih baik dan lebih maju,”ucapnya.</p>
<p>Menurutnya, pengembangan asset wisata di Kabupaten Sidoarjo, sangat perlu dilakukan serta menumbuhkan daya tarik bagi pengunjung. Ini bertujuan meningkatkan taraf perekenomian masyarakat, sebab selain berkunjung di dermaga wisata bahari Telocor, lokasi ini terdapat ribuan hektar lahan tambak.“ Potensi wisata banyak sekali, yang kini menjadi ikon Kabupaten Sidoarjo”, ungkap abah Saiful</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-94742" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG20190927165123-copy.jpg?resize=740%2C367" alt="" width="740" height="367" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG20190927165123-copy.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG20190927165123-copy.jpg?resize=300%2C149&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG20190927165123-copy.jpg?resize=768%2C381&amp;ssl=1 768w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Sementara itu, H.Kasum Tokoh Masyarakat setempat menjelaskan, kegiatan larung saji adalah ungwujud bentuk syukur kehadirat Alloh SWT. Atas rezeki yang mana telah diberikanNya, sekaligus menghormati,mengenang jasa para leluhur.</p>
<p>“ Larung saji,adalah salah satu tradisi peninggalan nenek moyang terdahulu. Dan di gelar setiap tahun, Alhamdulillah kegiatan ini lebih marak daripada tahun-tahun sebelumya,” terangnya</p>
<p>Seperti dinyatakan Sekretaris Desa Kedungpandan, Abdul Manab di dampingi Kepala Dusun Telocor, Baidowi. Menurutnya, kegiatan larung saji digelar setiap tahun semakin semarak, dan sudah berjalan selama 7 tahun. Tujuan sedekah bumi ini, mendapatakan berkah, hidup tentram, sejahtera, dan rezeki berlimpah.</p>
<p>“ Memang ini sudah tradisi dan adat warga kami. Kegiatan larung saji di pusatkan dermaga wisata bahari. Menurut sesepuh adalah tempat danyangnya desa Kedungpandan, “ tutupnya. <strong>(gus/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">94741</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bersih Desa Segaran Gedangan dan Sedekah Bumi, Dimeriahkan Wayang Kulit</title>
		<link>https://memontum.com/bersih-desa-segaran-gedangan-dan-sedekah-bumi-dimeriahkan-wayang-kulit-hanoman-bangun-janji-mahkota-manieng-suci</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Oct 2018 12:32:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Bersih Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Segaran]]></category>
		<category><![CDATA[sedekah bumi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/59114-bersih-desa-segaran-gedangan-dan-sedekah-bumi-dimeriahkan-wayang-kulit-hanoman-bangun-janji-mahkota-manieng-suci</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bersih desa dan sedekah bumi,selain giat rutin setiap bulan Suro juga sebagai wujud pelestarian warisan leluhur Warga Desa Segaran Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang Jum&#8217;at (5/10/2018) malam kemaren. &#8220;Bersih desa ini sekaligus peringatan hari jadi Desa Segaran yang ke-152 tahun.Dengan usia desa yang sudah mencapai 1,5 abat ini,kami berharap, desa ini makin sejahtera, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bersih desa dan sedekah bumi,selain giat rutin setiap bulan Suro juga sebagai wujud pelestarian warisan leluhur Warga Desa Segaran Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang Jum&#8217;at (5/10/2018) malam kemaren.</p>
<p>&#8220;Bersih desa ini sekaligus peringatan hari jadi Desa Segaran yang ke-152 tahun.Dengan usia desa yang sudah mencapai 1,5 abat ini,kami berharap, desa ini makin sejahtera, subur makmur serta dijauhkan dari segala mara bahaya&#8221;, terang Sugianta Kepala Desa Segaran ditemui ditengah berlangsungnya acara. </p>
<p>Kades juga menjelaskan rangkaian acara sejak Kamis (4/10/2018) pihaknya bersama seluruh perangkat desa, tokoh masyarakat melakukan ziarah dan selamatan kesejumlah makam leluhur,termasuk nama yang diyakini selaku bedah karawang desa.</p>
<p>&#8220;Di Desa Segaran ada beberapa makam leluhur yang diyakini selaku bedah karawang.Seperti, Kaki Ratmani dan Nyai Ratmani di Sumberkotes Wetan,ada lagi Mbah Joyo Bagong, Eyang Kenconowati, Eyang Trisnowati di Gunung Kunci, ada juga nama Mbah Yahud,Andito Wali Sosro (Syeh Amullah) di Gunung Walikukun&#8221;,beber Sugianta kepada Memontum.Com. </p>
<p>Sebelumnya, Kades bersama seluruh perangkat desa, BPD dan LPD juga menggelar santunan anak yatim.Dalam santunan yang dikemas dalam bentuk kotak amal ini terkumpul dana sebesar Rp52juta.</p>
<p>&#8220;Hasil santunan ini kami bagikan kepada 52 anak yatim. Alhamdulilah,masing-masing menerima Rp 1,2juta. Semoga amal ibadah mereka mendapat pahala setimpal dari Allah SWT, termasuk nilai rupiah yang diberikan terhadap sejumlah anak yatim ini bisa untuk bekal hidup masa depan mereka,&#8221; ulas Sugianta. </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">59114</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sedekah Bumi Desa Kedanyang, Satukan Puluhan Ribu Warga</title>
		<link>https://memontum.com/sedekah-bumi-desa-kedanyang-satukan-puluhan-ribu-warga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Aug 2018 12:38:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Kedanyang]]></category>
		<category><![CDATA[sedekah bumi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/50112-sedekah-bumi-desa-kedanyang-satukan-puluhan-ribu-warga</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Gresik &#8211; Bupati dan Wakil Bupati Gresik Sambari-Qosim membaur bersama warga. Saat itu keduanya ikut memikul tumpeng raksasa pada acara Sedekah Bumi Desa Kedanyang Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik Jawa Timur, Sabtu (4/8/2018). Ada sebuah keinginan besar dari para petinggi Gresik ini adalah masyarakat Gresik yang bersatu. Hal ini diungkapkan oleh Bupati Sambari dan Wabup [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Gresik</strong> &#8211; Bupati dan Wakil Bupati Gresik Sambari-Qosim membaur bersama warga. Saat itu keduanya ikut memikul tumpeng raksasa pada acara Sedekah Bumi Desa Kedanyang Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik Jawa Timur, Sabtu (4/8/2018).</p>
<p>Ada sebuah keinginan besar dari para petinggi Gresik ini adalah masyarakat Gresik yang bersatu. Hal ini diungkapkan oleh Bupati Sambari dan Wabup Qosim saat menyampaikan sambutannya. Dihadapan masyarakat Desa Kedanyang, keduanya mengajak masyarakat untuk mengedepankan rasa persatuan dan kesatuan warga.</p>
<p>“Saya sangat hormat kepada semua masyarakat Kedanyang yang sampai saat ini masih tetap melestarikan nilai-nilai luhur masa lalu yaitu sedekah bumi. Untuk itu ditengah kesibukan saya bersama pak Qosim, kami berdua masih berusaha untuk menyempatkan diri hadir pada acara ini” Kata Sambari yang didampingi oleh Wakil Bupati Gresik serta jajaran Muspika Kecamatan Kebomas .</p>
<p>Bupati berharap, melalui media sedekah bumi ini, semua masyarakat Kedanyang bersatu padu untuk membangun demi kemajuan desanya, kemajuan Kabupaten Gresik pada umumnya.</p>
<p>Seperti tahun-tahun sebelumnya, Bupati dan wakil Bupati Gresik ikut serta bersama masyarakat memikul tumpeng raksasa bagian dari prosesi sedekah bumi tersebut. Tumpeng yang sebelumnya sudah diarak mengelilingi wilayah desa Kedanyang dipikul menuju ketempat acara. Sekitar 100 meter, Bupati Sambari dan Wakil Bupati Mohammad Qosim ikut merasakan beratnya memikul tumpeng raksasa berisi yang disusun dari hasil pertanian warga Kedanyang.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">50112</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lestarikan Tradisi, Desa Mojogebang Gelar Sedekah Bumi</title>
		<link>https://memontum.com/lestarikan-tradisi-desa-mojogebang-gelar-sedekah-bumi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Oct 2017 01:26:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[koramil 0815/06]]></category>
		<category><![CDATA[sedekah bumi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/1524-lestarikan-tradisi-desa-mojogebang-gelar-sedekah-bumi</guid>

					<description><![CDATA[# Dihadiri Anggota Koramil dan Polsek Kemlagi Memontum Mojokerto &#8211; Upaya melestarikan tradisi leluhur sedekah bumi digelar di Balai Desa Mojogebang Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (21/10/2017). Gelaran tradisi lokal ini diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Mojogebang dengan mengusung tema “Melalui Sedekah Kita Tingkatkan Rasa Persatuan dan Kesatuan Warga Menuju Masyarakat Yang Adil dan Bermartabat”. Hadir [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong># Dihadiri Anggota Koramil dan Polsek Kemlagi</strong></h2>
<p><strong>Memontum Mojokerto </strong>&#8211;   Upaya melestarikan tradisi leluhur sedekah bumi digelar di Balai Desa Mojogebang  Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (21/10/2017).   Gelaran tradisi lokal ini diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Mojogebang dengan mengusung tema “Melalui Sedekah Kita Tingkatkan Rasa Persatuan dan Kesatuan Warga Menuju Masyarakat Yang Adil dan Bermartabat”.</p>
<p>Hadir dalam kegiatan tersebut,  sekitar 300 orang antara lain Camat Kemlagi Tri Cahyo Hariyanto, S.Sos beserta Staf, Kapolsek Kemlagi AKP Subiyanto, SH beserta 5 orang anggota, Danramil 0815/06 diwakili Pelda Yarno beserta 3 orang anggota, Kades Mojogebang Priadi beserta perangkat desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, Perwakilan Kades se-Kecamatan Kemlagi, Toga, Tomas dan warga masyarakat serta undangan. </p>
<p>Acara dibuka oleh Kaur Kesra Desa Mojogebang Ahmad Yazid, S.Pd selaku panitia penyelenggara, dilanjutkan pembacaan tahlil dipimpin H. Sulaiman.</p>
<p>Kades Mojogebang, Priadi, dalam sambutannya menyampaikan sedekah bumi ini merupakan warisan leluhur sebagai bentuk ungkapan syukur kepada Allah SWT atas semua nikmat yang telah kita terima seraya berdo’a agar bumi di desa kita senantiasa mendapatkan berkah. “Melalui sedekah bumi ini, dapat dijadikan sebagai ajang silaturahim, dengan selalu berkumpul  maka persatuan masyarakat di desa Mojogebang akan semakin kuat,&#8221; harapnya. </p>
<p>Sementara Camat Kemlagi, Tri Cahyo Hariyanto, S.Sos, mengajak dan menggugah kesadaran masyarakat Desa Mojogebang untuk membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB. &#8220;Karena hasil pajak tersebut nantinya akan dikembalikan kepada masyarakat melalui program pembangunan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,&#8221; bebernya. </p>
<p>Kapolsek Kemlagi AKP Subiyanto menyampaika  agar para orang tua mengawasi putra-putrinya agar jangan sampai terlibat Narkoba.</p>
<p>&#8220;Anak-anak kita selaku generasi penerus bangsa harus diselamatkan dari pengaruh Narkoba dan hal-hal negatif lainnya,&#8221; tegasnya. <strong>(mrg/ono)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1524</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
