<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Sekolah Dasar &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/sekolah-dasar/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 06 Jun 2023 13:35:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Sekolah Dasar &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>64 Sekolah Dasar Negeri di Kota Batu Kekurangan Guru Pengajar</title>
		<link>https://memontum.com/64-sekolah-dasar-negeri-di-kota-batu-kekurangan-guru-pengajar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Jun 2023 12:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Guru]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Dasar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190286</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Sekitar 64 Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang berada di wilayah Kota Batu, kekurangan guru pengajar. Kekurangan dari guru pengajar tersebut, meliputi kebutuhan untuk guru kelas serta mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Pendidikan Jasmani Olah Raga dan Kesehatan (PJOK). Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kota Batu, Daud Andoko, saat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Sekitar 64 Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang berada di wilayah Kota Batu, kekurangan guru pengajar. Kekurangan dari guru pengajar tersebut, meliputi kebutuhan untuk guru kelas serta mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Pendidikan Jasmani Olah Raga dan Kesehatan (PJOK).</p>



<p>Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kota Batu, Daud Andoko, saat dikonfirmasi membenarkan mengenai berkurangnya tenaga pengajar sekolah dasar tahun 2023. Itu karena, akibat banyaknya guru yang harus pensiun.</p>



<p>&#8220;Tahun 2023 ini memang untuk guru tingkat sekolah dasar di Kota Batu, banyak kekurangan guru pengajar, akibat banyak yang pensiun karena berusia 60 tahun. Bahkan, di tahun ini, ada sebanyak 40 orang,&#8221; terangnya, saat dihubungi via telpon, Selasa (06/06/2923) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Apabila diurai dari 40 orang tenaga pengajar yang pensiun itu, tambahnya, terdiri dari 31 orang guru kelas, enam orang guru PJOK dan ditambah tiga orang guru Pendidikan Agama Islam. &#8220;Saat ini, total terdapat 64 sekolah dasar negeri yang ada di Kota Batu. Untuk jam mengajar minimal guru, ialah minimal 24 jam pelajaran dan maksimal 40 jam pelajaran selama seminggu. Tentunya, dengan adanya 40 orang guru yang pensiun, juga berkurang tenaga pengajarnya di tingkat sekolah dasar,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Daud juga menambahkan, sebenarnya tahun 2023 ini, Dinas Pendidikan Kota Batu sudah meluluskan 22 orang guru penggerak. Bahkan, tahun ini ada juga pengangkatan guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) sebanyak 78 orang. Kendati demikian, pengangkatan guru PPPK itu dinilainya tidak terlalu berdampak.</p>



<p>&#8220;22 orang guru penggerak itu adalah menjadi syarat naik jenjang ke Kepala Sekolah. Artinya, stok Kepala Sekolah aman. Dan, 78 orang guru PPPK juga sudah diangkat. Namun, ini tidak terlalu berdampak karena yang diangkat itu sebagian besar juga sudah terdata sebagai tenaga pengajar. Sebaliknya, hanya saja statusnya yang meningkat dari GTT ke P3K,&#8221; terangnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190286</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diduga Terjadi Keracunan Makanan, SD Muhammadiyah 4 Kota Malang Diliburkan Seminggu</title>
		<link>https://memontum.com/diduga-terjadi-keracunan-makanan-sd-muhammadiyah-4-kota-malang-diliburkan-seminggu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Sep 2022 07:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Dasar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=174754</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah 4 Kota Malang, secara tiba-tiba meliburkan sejumlah muridnya selama seminggu ke depan. Reaksi secara tiba-tiba itu dilakukan, diperoleh informasi karena sempat terjadi dugaan peristiwa keracunan makanan yang dialami sejumlah warga di SD Muhammadiyah 4. Salah satu keluarga wali murid, Rasiwan, menjelaskan bahwa peristiwa bermula ketika Kamis (01/09/2022) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah 4 Kota Malang, secara tiba-tiba meliburkan sejumlah muridnya selama seminggu ke depan. Reaksi secara tiba-tiba itu dilakukan, diperoleh informasi karena sempat terjadi dugaan peristiwa keracunan makanan yang dialami sejumlah warga di SD Muhammadiyah 4.</p>



<p>Salah satu keluarga wali murid, Rasiwan, menjelaskan bahwa peristiwa bermula ketika Kamis (01/09/2022) lalu, salah satu wali murid memberikan sebuah nasi kotak kepada seluruh warga sekolah SD Muhammadiyah 4 Kampus 1 dan Kampus 2. Hanya saja, saat beberapa suap nasi kotak tersebut dimakan, terjadi peristiwa yang kurang mengenakkan.</p>



<p>“Kebetulan yang makan itu, istri saya bersama cucu. Baru makan dua suapan, istri saya bilang, kok rasanya sudah nggak enak. Tidak berselang lama, tiba-tiba muntah dan harus ke kamar mandi. Bahkan, harus terus bolak-balik ke kamar mandi,” jelas Rasiwan, Senin (05/09/2022) tadi.</p>



<p>Karena kejadian itu, tambahnya, sejak Jumat (02/09/2022), banyak siswa yang tidak masuk. Sehingga, sekolah meliburkan sekolah selama seminggu, mulai Senin (05/09/2022) tadi.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tersangka-pembunuhan-gadis-open-bo-dilimpahkan-ke-kejaksaan">Tersangka Pembunuhan Gadis Open BO Dilimpahkan ke Kejaksaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-dishub-kota-malang-petakan-titik-rawan-macet-di-pusat-perbelanjaan">Jelang Lebaran, Dishub Kota Malang Petakan Titik Rawan Macet di Pusat Perbelanjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wujudkan-kota-atraktif-dprd-trenggalek-sebut-pembangunan-harus-libatkan-semua-elemen">Wujudkan Kota Atraktif, DPRD Trenggalek sebut Pembangunan Harus Libatkan Semua Elemen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-salurkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-angin-kencang-di-gunungsari-tajinan">Pemkab Malang Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Gunungsari Tajinan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/nilai-investasi-capai-rp-250-miliar-pemkot-malang-kaji-proyek-kabel-bawah-tanah">Nilai Investasi Capai Rp 250 Miliar, Pemkot Malang Kaji Proyek Kabel Bawah Tanah</a></li>
</ul>


<p>“Dari kejadian itu, Jumatnya banyak yang nggak masuk. Lalu sekarang, diliburkan seminggu, sampai pekan depan,” ucapnya.</p>



<p>Dari pantauan Memontum.com di sekolah, suasana beda alias sepi terlihat. Bahkan, hanya didapati dua guru, yang ada di sekolah itu. Ketika hal ini hendak dikonfirmasi, mereka enggan berkomentar. Bahkan, saat ditanya keberadaan kepala sekolah, dijelaskan tengah sakit.</p>



<p>Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, dr Husnul Muarif, dikonfirmasi terpisah menjelaskan bahwa pihaknya hingga kini masih belum menerima adanya laporan kasus dugaan keracunan massal tersebut. Tetapi, pihaknya akan terus melakukan pemantauan.</p>



<p>“Kita masih belum tahu persisnya, bagaimana kronologi kejadian itu. Mungkin, laporannya sudah masuk dibidang terkait. Tetapi, saya masih belum menerima. Kalau masalah ini sudah masuk, kita bisa jadi saksi ahli kalau itu masuk ke ranah hukum,” ujar Husnul.</p>



<p>Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Suwarjana, saat akan dikonfirmasi belum memberikan keterangan. Termasuk, saat dihubungi via telepon masih belum memberikan keterangan.</p>



<p>Plt Kapolsek Lowokwaru, AKP Anton, saat dikonfirmasi membenarkan adanya informasi kejadian itu. Hanya saja, pihaknya belum berani untuk melangkah, karena tidak ada laporan resmi yang masuk. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">174754</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kabar Baik, 3640 Siswa SD Pasuruan Kota Lulus Total</title>
		<link>https://memontum.com/kabar-baik-3640-siswa-sd-pasuruan-kota-lulus-total</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Jun 2020 08:49:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Kelulusan]]></category>
		<category><![CDATA[kota pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Dasar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=116670</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Murid sekolah dasar di Kota Pasuruan Tahun ajaran 2020 lulus 100 %.Total sebanyak 3.640 siswa dinyatakan lulus. Dari lembaga sekolah dasar (SD), lulus sebanyak 3.220 siswa. Dan dari lembaga madrasah ibtida&#8217;iyah (MI) sebanyak 429 siswa. Siswa-siswa tersebut berasal dari 65 lembaga SD negeri, swasta dan 24 lembaga MI negeri, swasta. Plt Kepala [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Pasuruan </strong>&#8211; Murid sekolah dasar di Kota Pasuruan Tahun ajaran 2020 lulus 100 %.Total sebanyak 3.640 siswa dinyatakan lulus. Dari lembaga sekolah dasar (SD), lulus sebanyak 3.220 siswa. Dan dari lembaga madrasah ibtida&#8217;iyah (MI) sebanyak 429 siswa. Siswa-siswa tersebut berasal dari 65 lembaga SD negeri, swasta dan 24 lembaga MI negeri, swasta.</p>
<p>Plt Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Dra. Endang Nurmiyati MM. menuturkan, kelulusan tahun ini memang beda. Ditengah wabah Covid-19, murid sekolah dasar hampir selama 3 bulan harus belajar di rumah.</p>
<p>Proses belajar mengajar pun dilakukan dengan daring atau menggunakan media sosial. Karena kondisi tersebut, ujian nasional ditiadakan, Nilai kelulusan diambil dari nilai rapor 5 semester terakhir.</p>
<p>&#8220;Kelulusan SD diumumkan tanggal 15 Juni 2020 kemarin di sekolah masing-masing. Teknis pelaksanaan pengumuman diserahkan ke sekolah. Namun, dinas menghimbau, pengumuman lulus diambil wali murid tanpa mengajak putra putrinya, dan melaksanakan protokol kesehatan, &#8220;ucap Endang, Selasa (16/6/2020) siang.</p>
<p>Untuk penerimaan peserta didik baru (PPDP) SD dan SMP, lanjut Endang, dibuka mulai tanggal 24 Juni 2020. Sosialisasi PPDP sudah dimulai bulan Mei 2020 dengan memasang baliho, melalui siaran radio, dan media milik pemkot.</p>
<p>Yang harus diperhatikan oleh wali murid adalah salah satu syarat pendaftaran yaitu melampirkan Kartu Keluarga (KK). KK yang menunjukan identitas sebagai warga Kota Pasuruan dibuat satu tahun sebelum PPDP yaitu tanggal 24 Juni 2019.</p>
<p>Kalau warga baru yang KK nya dibuat diatas tanggal 24 Juni 2019, harus menyertakan surat keterangan dari RT/RW dan Kelurahan, kalau benar-benar berdomisili di kelurahan itu.</p>
<p>Hal itu berlaku juga bagi keluarga yang baru pindah ke Kota Pasuruan. Juga pilihan jalur pendaftaran. Bagi orang tua jangan sampai salah jalur. Kalau keluarga yang masuk PKH (Program Keluarga Harapan) atau anaknya punya KIP (Kartu Indonesia Pintar) masuk di jalur rafirmasi.</p>
<p>&#8220;Jangan sampai salah jalur. Kalau anaknya punya KIP, masuk di jalur rafirmasi. Kalau punya piagam prestasi, masuk melalui jalur prestasi, &#8220;ungkap Endang.</p>
<p>Teknis pendaftaran tahun ini juga beda dengan tahun sebelumnya. PPDB tahun ini secara online dengan cara unduh berkas.</p>
<p>&#8220;Teknis PPDB tahun ini beda. Kalau tahun kemarin, benar secara online, tapi masih menyampaikan fisik berkasnya ke sekolah, &#8220;pungkasnya.<strong> (bw/arf/tim)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">116670</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kelulusan SD di Kota Malang Diumumkan Serentak</title>
		<link>https://memontum.com/kelulusan-sd-di-kota-malang-diumumkan-serentak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Jun 2018 18:12:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Dasar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/10443-dprd-banyuwangi-minta-pembangunan-ijen-harus-dihentikan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pengumuman kelulusan tingkat SD di Kota Malang, dilaksanakan serentak Senin (4/6/2018). Namun, karena kelulusan ditentukan oleh sekolah, serta faktor kelulusan tidak dipengaruhi oleh nilai USBN. Ada beberapa sekolah percaya diri melakukan pelepasan peserta didik (wisuda) lebih dulu, dengan alasan mepetnya waktu saat bulan Ramadhan. Bahkan informasi peringkat terbaik sekolah berdasarkan jumlah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pengumuman kelulusan tingkat SD di Kota Malang, dilaksanakan serentak Senin (4/6/2018). Namun, karena kelulusan ditentukan oleh sekolah, serta faktor kelulusan tidak dipengaruhi oleh nilai USBN. Ada beberapa sekolah percaya diri melakukan pelepasan peserta didik (wisuda) lebih dulu, dengan alasan mepetnya waktu saat bulan Ramadhan.</p>
<p>Bahkan informasi peringkat terbaik sekolah berdasarkan jumlah nilai Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) sudah beredar lebih dulu sepekan sebelumnya. Hingga diketahui sekolah mana yang terbaik dari 273 SD di Kota Malang. Nilai tersebut diperoleh dari tiga mata pelajaran, yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA.</p>
<p>Misalnya 10 Terbaik USBN Kota Malang, diantaranya SD Unggulan Al-Ya’lu dengan perolehan nilai total 260,5, SDN Model Kota Malang total nilai 240,48, SDN Madyopuro 1 total nilai 238,01, SD Insan Amanah total nilai 238,01, SDN Kauman 1 total nilai 237,76, SDN Tanjungrejo 3 total nilai 237,26, SDN Bunulrejo 4 total nilai 237,06, SDN Sukun 4 total nilai 234,68, SDN Kesatrian 2 total nilai 233,28, dan SD Islam Sabilillah total nilai 233,18.</p>
<p>Kepala SD Unggulan Al-Ya’lu, Purnomosidi, merasa bersyukur atas prestasi yang diraih anak didiknya. Prestasi ini menyusul peraih peringkat pertama NUN Tertinggi SMP Kota Malang yang ditorehkan lembaga pendidikan Al-Ya&#8217;lu. Apa yang didapatkan saat ini tidak lepas dari dukungan banyak pihak seperti orang tua, guru, dan jajaran Dinas Pendidikan Kota Malang. “Alhamdulillah SD Unggulan Al-Ya’lu tahun 2018 telah meluluskan 10 angkatan dan selalu meraih rata-rata tertinggi di Kota Malang,“ ujar Purnomo, sapaan akrabnya.</p>
<p>Dari hasil investigasi, hasil USBN SD-SMA kota Malang tahun ini rerata mengalami penurunan. Ada beberapa hal yang perlu dievaluasi. Diantaranya kebijakan kelulusan tidak dipengaruhi oleh nilai UN atau USBN, sehingga secara psikologis siswa sedikit meremehkan, karena dijamin pasti lulus. Selain itu, bobot soal uraian tidak bisa mengukur pemahaman siswa, karena gaya pemahaman siswa dan korektor dari guru sekolah lain juga berbeda.</p>
<p>Apapun hasilnya, sekolah layak memberikan apresiasi kepada siswa yang meraih nilai tertinggi berdasarkan kategori yang telah ditentukan. Seperti yang dilakukan oleh SDIT Ahmad Yani, memberikan 4 kategori penghargaan prestasi akademik dan non akademik, diantaranya Tertinggi USBN, Tertinggi UASDA, Tertinggi Tiap Mapel, dan Terbaik Prestasi Non Akademik. &#8220;Hal ini untuk memotivasi siswa lainnya dan adik kelas, agar lebih baik di jenjang berikutnya atau kelas berikutnya,&#8221; jelas Kepala SDIT Ahmad Yani Mutini SPd, yang baru meluluskan angkatan ke-5.<strong> (rhd/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">10443</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sebanyak 100 SD di Blitar Belum Terakreditasi</title>
		<link>https://memontum.com/sebanyak-100-sd-di-blitar-belum-terakreditasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 May 2018 15:02:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Dindik Kabupaten Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Dasar]]></category>
		<category><![CDATA[terakreditasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/42542-sebanyak-100-sd-di-blitar-belum-terakreditasi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8211; Untuk meningkatkan mutu pendidikan, setiap sekolah harus melakukan akreditasi. Ini wajib dilakukan di setiap sekolah, agar kualitas pendidilan juga semakin meningkat. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Budi Kusumarjaka. Berdasarkan data yang ada hingga saat ini jumlah sekolah tingkat SD di Kabupaten Blitar ada 648 sekolah. Namun dari jumlah tersebut, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Blitar</strong> &#8211; Untuk meningkatkan mutu pendidikan, setiap sekolah harus melakukan akreditasi. Ini wajib dilakukan di setiap sekolah, agar kualitas pendidilan juga semakin meningkat. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Budi Kusumarjaka.</p>
<p>Berdasarkan data yang ada hingga saat ini jumlah sekolah tingkat SD di Kabupaten Blitar ada 648 sekolah. Namun dari jumlah tersebut, masih menyisakan sekitr 100  sekolah yang belum terakreditasi.</p>
<p>&#8220;Akreditasi penting dilakukan, karena untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Namun dari 648 SD yang ada, ada sekitar 100 sekolah belum melakukan akreditasi&#8221;, kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Budi Kusumarjaka, Kamis (10/05/2018). Menurut Budi, belum terakreditasinya sekolah juga akan berpengaruh terhadap mutu pendidikan di sekolah tersebut. </p>
<p>“Kita mendorong agar setiap sekolah yang belum terakreditasi segera melakukan pengurusan perlengkapan administrasi dan persyaratan yang lainnya. Sehingga bisa segera mendapat penilaian akreditasi”, jelas Budi.</p>
<p>Lebih lanjut Budi menyampaikan, bagi sekolah yang sudah terakreditasi namun dengan nilai B ataupun C, pihaknya juga mendorong agar setiap sekolah tersebut bisa meningkatkan status akreditasi menjadi A. </p>
<p>&#8220;Kita menghimbau kepada seluruh sekolah yang belum melakukan akreditasi segera mempersiapkan syaratnya. Sedangkan untuk sekolah yang sudah akreditasi tetapi masih mendapat nilai B atau C, segera meningkatkan kualitasnya agar menjadi A&#8221;, tandasnya.</p>
<p>Ditambahkan Budi Kusumarjaka, sedangkan untuk sekolah tingkat SMP di Kabupaten Blitar semuanya telah terakreditasi A. &#8220;Alhamdulillah semua SMP sudah terakreditasi A&#8221;, pungkas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar. <strong>(jar/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">42542</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
