<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Sektor Wisata &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/sektor-wisata/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 17 Nov 2021 18:08:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Sektor Wisata &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Hadiri Grand Final Joko Roro, Bupati Malang Harapkan Kemajuan dan Pengembangan Sektor Pariwisata</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-grand-final-joko-roro-bupati-malang-harapkan-kemajuan-dan-pengembangan-sektor-pariwisata</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Nov 2021 01:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Malang]]></category>
		<category><![CDATA[grand final]]></category>
		<category><![CDATA[Grand Final Joko Roro]]></category>
		<category><![CDATA[Joko Roro]]></category>
		<category><![CDATA[Kemajuan dan Perkembangan]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Sektor Wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=157990</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Grand Final Joko Roro Kabupaten Malang Tahun 2021 telah usai digelar, Rabu (10/11/2021) malam. Bertempat di Hotel Shanaya Resort, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Grand Final Joko Roro Kabupaten Malang 2021 mengusung tema &#8220;BEACHTACULAR, Unlock the Wonders&#8221; berlangsung sangat meriah. Turut hadir pada kesempatan ini yakni Bupati Malang, HM Sanusi, Ketua TP PKK [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Grand Final Joko Roro Kabupaten Malang Tahun 2021 telah usai digelar, Rabu (10/11/2021) malam. Bertempat di Hotel Shanaya Resort, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Grand Final Joko Roro Kabupaten Malang 2021 mengusung tema &#8220;BEACHTACULAR, Unlock the Wonders&#8221; berlangsung sangat meriah.</p>



<p>Turut hadir pada kesempatan ini yakni Bupati Malang, HM Sanusi, Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj Anis Zaidah, Sekretaris Daerah, Wahyu Hidayat, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Malang, Hanik Dwi Martya, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang, Made Arya Wedanthara, Komisi IV DPRD Kabupaten Malang, Moch Saiful Efendi dan beberapa perangkat daerah lainnya.</p>



<p>Bupati Malang, HM Sanusi dalam sambutannya mengatakan bahwa dirinya bangga kepada semua finalis Joko Roro Kabupaten Malang. Karena, diusia yang masih belia, para finalis sudah ikut peduli terhadap kemajuan Kabupaten Malang melalui budaya dan pariwisata.</p>



<p>&#8220;Pagelaran ini merupakan salah satu spektrum yang mendorong bangkitnya sektor pariwisata dan industri kreatif di Kabupaten Malang. Mengingat pariwisata merupakan salah satu sektor yang merasakan dampak paling besar akibat terpaan pandemi Covid-19,&#8221; kata HM Sanusi.</p>



<p>Bupati Malang menilai bahwa penyelenggaraan Pemilihan Duta Wisata Joko Roro Kabupaten Malang ini merupakan salah satu bentuk marketing tourism yang sekaligus menjadi ajang untuk mencari icon yang dapat menjadi garda terdepan dalam menggali, memperkenalkan hingga menjadi bagian dari roh kehidupan seni, budaya dan pariwisata di Kabupaten Malang.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dua-agenda-penting-jadi-fokus-pembahasan-banmus-dprd-trenggalek">Dua Agenda Penting Jadi Fokus Pembahasan Banmus DPRD Trenggalek</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/berkah-ramadan-opak-gambir-maharis-kota-malang-kewalahan-layani-orderan-premium">Berkah Ramadan, Opak Gambir Maharis Kota Malang Kewalahan Layani Orderan Premium</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sumur-bor-hasil-tmmd-di-dusun-templek-kediri-akhirnya-keluarkan-air-bersih">Sumur Bor Hasil TMMD di Dusun Templek Kediri Akhirnya Keluarkan Air Bersih</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-mudik-lebaran-mas-dhito-minta-dpupr-gerak-cepat-penanganan-jalan-berlubang">Jelang Mudik Lebaran, Mas Dhito Minta DPUPR Gerak Cepat Penanganan Jalan Berlubang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hari-kedua-pencarian-jenazah-bocah-hanyut-di-sungai-kasin-berhasil-ditemukan">Hari Kedua Pencarian, Jenazah Bocah Hanyut di Sungai Kasin Berhasil Ditemukan</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Saya berharap Joko Roro yang terpilih dapat menjadi tauladan dan panutan di tengah-tengah masyarakat, khususnya bagi generasi muda, baik dalam bertindak, berbuat, bertingkah laku maupun bertutur kata. Selain itu saya juga berharap Joko Roro terpilih dapat menjadi salah satu mitra Pemerintah Kabupaten Malang dalam bertukar pikiran dan berkarya demi kemajuan dan pengembangan sektor pariwisata,&#8221; harap Sanusi.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang, Made Arya Wedanthara menyampaikan bahwa sejatinya pemilihan Joko Roro Kabupaten Malang dilaksanakan di tahun 2020, akan tetapi karena adanya pandemi jadi mundur di tahun 2021.</p>



<p>&#8220;Bertepatan dengan Hari Pahlawan Nasional, maka saya berharap Joko Roro terpilih bisa menjadi pahlawan pariwisata, membangkitkan kembali pariwisata untuk menunjang kesejahteraan masyarakat Kabupaten Malang,&#8221; tutur Made Arya Wedanthara.</p>



<p>Setelah melalui serangkaian proses, Dewan Juri diantaranya Ketua Dewan Juri, Ricky Budi Setiawan, Juri Kehormatan, Hanny Andriani, Juri Anggota, Amalia Permata Rizky ( UBTV ), Roro 2012, Saza Anindyo ( Duta Wisata Indonesia 2013), dan Joko 2012, Fatur Rozier, memutuskan Duta Pariwisata Joko Roro Kabupaten Malang 2021 sebagai berikut. <strong>(Cw1/gie)</strong></p>



<p>Joko Roro Kabupaten Malang 2021</p>



<p>1. Ferdian Candra Maulana, Joko Kabupaten Malang.</p>



<p>2. Tarishah Firdianti, Roro Kabupaten Malang.</p>



<p>3. Moch. Fessadika Hasbi Anjaba, Wakil 1 Joko Kabupaten Malang.</p>



<p>4. Scientia Judith Hitipeuw, Wakil 1 Roro Kabupaten Malang.</p>



<p>5. Dimas Setyadi Putra, Wakil 2 Joko Kabupaten Malang.</p>



<p>6. Mozza Indira Sylvani, Wakil 2 Roro Kabupaten Malang.</p>



<p>7. Mochammad Galih Satriyo Wicaksono, Joko Duta Pangan Kabupaten Malang.</p>



<p>8. Shelby Eka Maretta, Roro Duta Pangan Kabupaten Malang.</p>



<p>9. Beny Gunawan, Joko Duta Investasi Kabupaten Malang.</p>



<p>10. Wieke Wijayanti, Roro Duta Investasi Kabupaten Malang.</p>



<p>11. Iqian Amienudin Lanov, Joko Duta Gemar Ikan Kabupaten Malang.</p>



<p>12. Misbachul Rifani, Roro Duta Gemar Ikan Kabupaten Malang.</p>



<p>13. M Abu Yazid, Joko Duta Sanitasi Kabupaten Malang.</p>



<p>14. Varisa Damayanti, Roro Duta Sanitasi Kabupaten Malang.</p>



<p>15. Aldi Setya Pratama, Joko Duta Lingkungan Kabupaten Malang.</p>



<p>16. Salvinia Salvy Prihanta, Roro Duta Lingkungan Kabupaten Malang.</p>



<p>17. Deksa Aldebaran, Joko Duta Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang.</p>



<p>18. Jesica Maranatha Virgin, Roro Duta Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang.</p>



<p>19. Muhammad Dimas Setiawan, Joko Duta Pajak Kabupaten Malang.</p>



<p>20. Jessica Nuri, Roro Duta Pajak Kabupaten Malang.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">157990</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Separuh Pekerja Sektor Wisata Kota Malang Sudah Jalani Vaksinasi</title>
		<link>https://memontum.com/separuh-pekerja-sektor-wisata-kota-malang-sudah-jalani-vaksinasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 May 2021 04:16:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pekerja Rumahan]]></category>
		<category><![CDATA[Sektor Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksinasi Covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=143774</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang – Percepatan vaksinasi di Kota Malang terus digalakkan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes). Salah satunya untuk pekerja pariwisata yang menjadi bagian dari prioritas vaksinasi. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni, mengatakan bahwa selain tenaga medis, pekerja sektor publik, awak media, dan lansia, pekerja sektor wisata [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> – Percepatan vaksinasi di Kota Malang terus digalakkan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes). Salah satunya untuk pekerja pariwisata yang menjadi bagian dari prioritas vaksinasi. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni, mengatakan bahwa selain tenaga medis, pekerja sektor publik, awak media, dan lansia, pekerja sektor wisata juga sudah menjalani vaksinasi.</p>



<p>“Dari data yang kita peroleh pekerja sektor pariwisata itu ada sekitar 4000 orang. Dan sudah separuhnya divaksin,” ungkapnya, Senin (31/05).</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hari-kedua-pencarian-jenazah-bocah-hanyut-di-sungai-kasin-berhasil-ditemukan">Hari Kedua Pencarian, Jenazah Bocah Hanyut di Sungai Kasin Berhasil Ditemukan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wakil-presiden-ke-6-meninggal-pemkot-malang-kibarkan-bendera-setengah-tiang">Wakil Presiden Ke 6 Meninggal, Pemkot Malang Kibarkan Bendera Setengah Tiang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/19-pasar-takjil-di-kota-malang-disampling-dinkes-temukan-99-persen-sampel-terkontaminasi-bakteri">19 Pasar Takjil di Kota Malang Disampling, Dinkes Temukan 9,9 Persen Sampel Terkontaminasi Bakteri</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-potensi-pelanggaran-perusahaan-disnaker-pmptsp-kota-malang-buka-posko-pengaduan-thr">Antisipasi Potensi Pelanggaran Perusahaan, Disnaker PMPTSP Kota Malang Buka Posko Pengaduan THR</a></li>
</ul>


<p>Menurut Ida, vaksinasi sektor pariwisata ini dinilai sangat membantu memulihkan kepercayaan masyarakat, terkait peningkatan pelayanan dan jaminan keamanan terhadap pariwisata. Pasalnya, selama pandemi sektor pariwisata sangat terdampak dengan penurunan pengunjung.</p>



<p>&#8220;Baik itu wisatawan nusantara atau internasional semua menurun. Penurunan lebih dari 80-85 persen,&#8221; sambungnya. Beberapa sebabnya adalah adanya kekhawatiran penularan ketika berwisata, dimana akan ada banyak melakukan kontak dengan orang lain.</p>



<p>Seperti yang diketahui, penurunan wisata di Kota Malang sangat drastis. Bahkan pengunjung mancanegara menurun 100 persen. &#8220;Karena ada travel warning, untuk tidak bepergian dari masing-masing negara. Sehingga mencegah wisatawan asing keluar dari negaranya,&#8221; ujar Ida Ayu Made Wahyuni. <strong>(mus/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">143774</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sektor Wisata dan Penginapan Batu Alami Penurunan Selama Nataru 2020</title>
		<link>https://memontum.com/sektor-wisata-dan-penginapan-batu-alami-penurunan-selama-nataru-2020</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Jan 2021 10:50:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[Sektor Wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=131110</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Pemberlakuan menunjukkan surat keterangan negatif uji Swab berbasis PCR atau hasil negatif uji rapid test antigen atau antibody untuk wisatawan yang berkunjung ke Kota Batu, berdampak cukup lumayan pada sektor wisata di Kota Apel. Seperti villa, hotel, ataupun homestay, mengaku mengalami kemerosotan kunjungan atau pendapatan selama perayaan Natal dan tahun baru [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Pemberlakuan menunjukkan surat keterangan negatif uji Swab berbasis PCR atau hasil negatif uji rapid test antigen atau antibody untuk wisatawan yang berkunjung ke Kota Batu, berdampak cukup lumayan pada sektor wisata di Kota Apel. Seperti villa, hotel, ataupun homestay, mengaku mengalami kemerosotan kunjungan atau pendapatan selama perayaan Natal dan tahun baru (Nataru) 2020.</p>
<p>Seperti salah satunya, yang disampaikan Pengelola tempat wisata Omah Kayu, Untung Gunardi. Dirinya mengaku, ada penurunan kunjungan wisatawan yang sangat drastis di tahun ini.</p>
<p>&#8220;Sebelum ada pandemi, jumlah kunjungan wisatawan mencapai 70 persen. Namun kini, hanya 30 persen saja. Kalau tahun lalu, kunjungan mulai banyak di tanggal 24 Desember sampai 3 Januari,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Destinasi dengan tempat penginapan yang menawarkan keindahan panorama alam ini, seperti saat libur Natal tahun 2019, jumlah kunjungan hanya 100 orang. Namun, di tahun 2020 ini, tingkat kunjungan di hari biasa pada masa pandemi ini hanya berkisar 18 orang pengunjung. Rata-rata, mereka berkunjung untuk melihat panorama alam, bukan sebagai tamu yang akan menginap di Omah Kayu.</p>
<p>&#8220;Kalau dikatakan rugi, ya rugi. Sementara kalau kita beli karcis satu bundel itu Rp 400 rb, itu belum pajaknya. Nah kalau pengunjung menurun terus, ya rugi,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Penurunan juga dirasakan dengan bisnis penginapan Omah Kayu pada libur akhir tahun, di masa pandemi Covid-19. Berkaca pada tahun lalu, pesanan sudah datang sejak awal Desember. Namun, pada tahun ini, hingga penghujung Desember 2020, belum satu pun menerima pemesanan.</p>
<p>Hal serupa, juga dirasakan di wisata Taman Dolan. GM Taman Dolan, Jessy Arini, mengatakan bahwa sebelum pandemi, omset yang didapat kisaran 80-90 persen. Untuk saat ini menurun 60 persen.</p>
<p>&#8220;Dulu, sebelum pandemi pendapatan kami bisa mencapai Rp 27 juta. Saat ini, penghasilan menurun di kisaran angka Rp 12 juta,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ketua Paguyuban Villa Songgoriti, Indra Tri Ariyono, pun menyebut bahwa libur Natal dan Tahun baru, tidak seperti di tahun 2019. Tahun lalu, tingkat kunjungan atau hunian villa bisa mencapai angka 98 persen. Tetapi pada tahun ini, hanya sekitar 40 persen.</p>
<p>&#8220;Seperti libur Natal, okupansi merosot dari perkiraan. Kami kira tamu akan melonjak. Tapi malah sebaliknya, villa dan home stay banyak yang cancel dengan tingkat keterisian kamar mencapai sekitar 40 persen,&#8221; kata Indra.</p>
<p>Dirinya berpendapat, blow media massa sangat mempengaruhi persepsi publik untuk berkunjung ke Kota Batu. Sehingga, wisatawan lebih memilih membatalkan agenda liburannya yang membawa dampak pada tingkat okupansi.</p>
<p>&#8220;Cancel hampir 50 persen. Ini karena blow up media tentang SE (surat edaran). Dengan begitu, wisatawan kemungkinan menunda liburannya,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Meski demikian, dirinya tetap menghimbau dan meminta kepada pengelola akomodasi villa dan home stay, untuk benar-benar menerapkan protokol kesehatan. Sehingga, wisatawan bisa benar-benar aman dan nyaman saat berlibur ke Kota Batu.</p>
<p>Laki-laki yang juga ketua Batu Home Stay Association (BAHAS) Kota Batu ini menyampaikan, untuk jumlah villa dan home stay di Kota Batu, mencapai 920 tempat. &#8220;Jumlah villanya lebih sedikit, sekitar 325 villa,&#8221; katanya. <strong>(cw2/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">131110</post-id>	</item>
		<item>
		<title>485 Orang yang Menggantungkan Hidup di Sektor Wisata Diberi Bantuan</title>
		<link>https://memontum.com/485-orang-yang-menggantungkan-hidup-di-sektor-wisata-diberi-bantuan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2020 06:19:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[Insentif]]></category>
		<category><![CDATA[Sektor Wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=130858</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Pemkot Batu melalui Dinas Pariwisata Kota Batu, memberikan bantuan sosial tunai kepada 485 orang yang menggantungkan hidupnya di bidang industri pariwisata. Bantuan yang diberikan itu, untuk Bulan Oktober hingga Desember, atau secara rapel. Sementara total bantuan yang diterimakan, setiap orang sebesar Rp 900 ribu. Sejumlah pelaku wisata yang mendapatkan bantuan itu, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Pemkot Batu melalui Dinas Pariwisata Kota Batu, memberikan bantuan sosial tunai kepada 485 orang yang menggantungkan hidupnya di bidang industri pariwisata.</p>
<p>Bantuan yang diberikan itu, untuk Bulan Oktober hingga Desember, atau secara rapel. Sementara total bantuan yang diterimakan, setiap orang sebesar Rp 900 ribu.</p>
<p>Sejumlah pelaku wisata yang mendapatkan bantuan itu, diantaranya seperti pekerja hotel, restoran, destinasi, pelaku seni, pemandu wisata hingga pemilik homestay. Bantuan tersebut, sebagai bagian akibat dampak hantaman pandemi Covid-19.</p>
<p>Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso, mengatakan bahwa bantuan tersebut diberikan, khususnya bagi pekerja yang terdampak. Sebelumnya, Dinas Pariwisata telah mengusulkan sejumlah penerima BST.</p>
<p>&#8220;Jadi ini hasil usulan beberapa OPD. Selain Dinas Pariwisata, ada juga usulan dari Dinas Perhubungan, Diskumdag dan lainnya,&#8221; katanya.</p>
<p>Dirinya berharap, bantuan tersebut dapat bermanfaat untuk perekonomian keluarga masing-masing. &#8220;Jadi setiap bulannya masing-masing mendapatkan BST sebesar Rp 300 ribu,&#8221; lanjut Punjul.</p>
<p>Bantuan serupa, tambahnya, nantinya juga diusulkan oleh beberapa OPD lainnya di lingkungan Pemkot Batu.</p>
<p>Seperti Disdik Kota Batu, yang memprioritaskan bantuan untuk penjaga sekolah, kantin hingga petugas kebersihan.</p>
<p>Sementara Dishub Kota Batu, menyasar pada supir angkot sebanyak 300 orang. Kemudian, usulan dari Diskumdag ada 179 penerima diperuntukkan kepada pedagang pasar.</p>
<p>Ada juga Dinas Pertanian, terhadap 73 penerima seperti petani dan DPMPTSP dan Naker sebanyak 20 penerima kepada pekerja yang dirumahkan.</p>
<p>&#8220;Total ada 1113 penerima dengan total anggaran sekitar Rp 1 miliar yang telah disiapkan,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Salah satu penerima bantuan, Febrianyoga, mengaku sangat bersyukur dan terima kasih, dengan adanya bantuan itu. Karena sejak pandemi, dirinya sudah tidak lagi bekerja di sektor pariwisata, karena sementara tidak beroperasi.</p>
<p>&#8220;Bantuan ini sangat meringankan beban finansial saya yang sempat terhenti karena pandemi,&#8221; ungkapnya. <strong>(cw2/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">130858</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
