<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Selama Pandemi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/selama-pandemi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 25 Apr 2022 09:25:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Selama Pandemi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Manfaatkan Tiktok dan Instagram Selama Pandemi, Usaha Keripik Kota Batu Rambah Pasar Mancanegara</title>
		<link>https://memontum.com/manfaatkan-tiktok-dan-instagram-selama-pandemi-usaha-keripik-kota-batu-rambah-pasar-mancanegara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Apr 2022 12:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[Pandemi]]></category>
		<category><![CDATA[Selama Pandemi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=168263</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Batu &#8211; Pandemi Covid-19 menimbulkan dampak signifikan bagi masyarakat. Apalagi, untuk dunia usaha di Kota Batu, yang banyak bergantung pada sektor pariwisata. Seperti dialami pasangan Khamim Tohari dan Lilik Sumarlilik, pengusaha keripik aneka buah Kendedes Selecta Fruit di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji. Sejak wabah Corona menyerang, usahanya yang dibangun sejak 2014, itu terpaksa berhenti [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Batu</strong> &#8211; Pandemi Covid-19 menimbulkan dampak signifikan bagi masyarakat. Apalagi, untuk dunia usaha di Kota Batu, yang banyak bergantung pada sektor pariwisata.</p>



<p>Seperti dialami pasangan Khamim Tohari dan Lilik Sumarlilik, pengusaha keripik aneka buah Kendedes Selecta Fruit di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji. Sejak wabah Corona menyerang, usahanya yang dibangun sejak 2014, itu terpaksa berhenti karena tidak bisa beroperasi sama sekali.</p>



<p>Bahkan, banyak kemasan keripik yang diproduksi, hingga kadaluarsa karena minim perputaran. Sehingga, harus terpaksa dibakar dan dijadikan pakan ternak.</p>



<p>Selama dua tahun dilanda Pandemi, sebanyak 22 karyawan yang mayoritas adalah warga sekitar rumahnya, pun terpaksa diliburkan. &#8221;Dua tahun itu kita tutup, tidak bisa produksi. Pariwisata ditutup, toko oleh-oleh pun juga tidak ada yang pesan,&#8221; kata Sumarlilik, Minggu (24/04/2022) tadi.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-pasar-murah-dprd-kota-malang-dorong-pelaksanaan-hingga-tingkat-kelurahan">Evaluasi Pasar Murah, DPRD Kota Malang Dorong Pelaksanaan hingga Tingkat Kelurahan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/beri-kenyamanan-pemudik-dishub-jember-ramp-check-bus-di-terminal-tawang-alun">Beri Kenyamanan Pemudik, Dishub Jember Ramp Check Bus di Terminal Tawang Alun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/gandeng-kejari-pasar-murah-sembako-pemkot-malang-rp-50-ribu-diserbu-warga">Gandeng Kejari, Pasar Murah Sembako Pemkot Malang Rp 50 Ribu Diserbu Warga</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-ranperda-parkir-dprd-kota-malang-dan-pemkot-sepakat-skema-bagi-hasil-maksimal-70-persen">Bahas Ranperda Parkir, DPRD Kota Malang dan Pemkot Sepakat Skema Bagi Hasil Maksimal 70 Persen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bri-regional-13-malang-bersama-ybm-brilian-sbo-malang-salurkan-200-paket-sembako-untuk-guru-tahfidz">BRI Regional 13 Malang bersama YBM BRILiaN SBO Malang Salurkan 200 Paket Sembako untuk Guru Tahfidz</a></li>
</ul>


<p>Pada tahun 2021, atau saat wabah sudah mulai mereda, pasangan suami-istri ini mencoba kembali bangkit lewat peruntungan media sosial (TikTok) yang sedang digemari. Lilik dan Khamim, mencoba membuat konten video seputar keripik buah dan diunggah TikTok.</p>



<p>Mereka, mencoba peruntungan dengan memberanikan diri tampil di depan kamera. Tentunya, suatu hal yang asing untuk mereka lakukan.</p>



<p>Namun, karena keinginan untuk bangkit kembali luar biasa, tentu saja usaha yang dilakukan tidak pernah mengkhianati hasil. Konten videonya menuai respon positif dari warganet.</p>



<p>Banyak responden, yang aktif bertanya seputar dunia keripik buah di Kota Batu. Selain itu, banyak juga membelinya. Sejak itu pula, produksi keripik mereka kembali bergerak.</p>



<p>&#8220;Bahkan, ya akhirnya dapat pelanggan baru. Karena, kita juga kan buka toko online. Kami juga aktif promosi lewat live di Instagram dan TikTok,&#8221; kisah Lilik sembari mengucap rasa syukur.</p>



<p>Sejak merambah Pasar Online itu, Kendedes Selecta Fruit bahkan mulai merambah ke pasaran luar negeri seperti Hongkong, Malaysia, Singapore dan Taiwan. Jangkauan semakin luas, karena sebelumnya produknya masih beredar di sekitaran Malang Raya, Surabaya saja.</p>



<p>Kendedes Selecta Fruit sendiri menyajikan keripik buah beraneka ragam. Mulai Keripik Apel sebagai signature khasnya, keripik Salak, Nangka, Rambutan hingga Nanas, dihargai berkisar Rp 110 hingga Rp 140 ribu per kilogram tergantung jenisnya. &#8221;Paling banyak dipesan disini itu Keripik Apel sama Nangka. Itu best sellernya,&#8221; ujar Lilik.</p>



<p>Lilik menambahkan promosi lewat media sosial, menjadi berkah dadakan bagi dirinya, khususnya para karyawan yang juga bergantung hidup dari produksi keripik buah ini. Hingga sekarang, dirinya sampai kewalahan dalam melayani permintaan karena kekurangan stok bahan baku.</p>



<p>Namun, itu disambut dengan semangat para pekerja yang rata-rata adalah kaum kartini. Mereka tetap semangat dan bahu-membahu memenuhi permintaan pelanggan. Salah satu karyawan, Wati (37) mengaku bersyukur bisa kembali mendapat penghasilan setelah 2 tahun tidak bisa lagi bekerja. Momen ini dimanfaatkannya dengan baik untuk terus giat memproduksi keripik buah enak untuk pelanggan.</p>



<p>&#8221;Alhamdulillah, bisa kerja lagi. Seneng juga akhirnya bisa juga ketemu rekan kerja. Kerja di sini kan rame-rame, jadi sambil bercanda dan kerja. Dua tahun sudah gak kayak gini,&#8221; tuturnya sembari mengupas buah apel satu persatu. <strong>(mg3/bir/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">168263</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Fasilitasi Keluhan Seniman Selama Pandemi, Disdikbud Jombang Jembatani Tampil Via Virtual</title>
		<link>https://memontum.com/fasilitasi-keluhan-seniman-selama-pandemi-disdikbud-jombang-jembatani-tampil-via-virtual</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Mar 2022 12:33:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Disdikbud Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[keluhan]]></category>
		<category><![CDATA[Pandemi]]></category>
		<category><![CDATA[Pandemi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Selama Pandemi]]></category>
		<category><![CDATA[Virtual]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=164727</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang melalui Pamong Budaya Ahli Muda Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, mensikapi meningkatnya level PPKM di Kabupaten Jombang yang berimbas kepada para Seniman, Selasa (01/03/2022) tadi. Pamong Budaya Ahli Muda Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Anom Antono, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa kondisi pandemi memang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang melalui Pamong Budaya Ahli Muda Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, mensikapi meningkatnya level PPKM di Kabupaten Jombang yang berimbas kepada para Seniman, Selasa (01/03/2022) tadi.</p>



<p>Pamong Budaya Ahli Muda Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Anom Antono, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa kondisi pandemi memang jauh berbeda dengan sebelum pandemi. Dimana, ruang yang dahulu terbuka bagi seniman untuk bebas berekspresi, kini dibatasi.</p>



<p>&#8220;Kita tidak boleh berkumpul dan penonton tidak boleh terlalu banyak. Sedangkan segmen dari teman-teman seniman mayoritas di wilayah pedesaan, sehingga di saat pandemi terasa sekali imbasnya bagi seniman dan kelompok budaya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-pasar-murah-dprd-kota-malang-dorong-pelaksanaan-hingga-tingkat-kelurahan">Evaluasi Pasar Murah, DPRD Kota Malang Dorong Pelaksanaan hingga Tingkat Kelurahan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/beri-kenyamanan-pemudik-dishub-jember-ramp-check-bus-di-terminal-tawang-alun">Beri Kenyamanan Pemudik, Dishub Jember Ramp Check Bus di Terminal Tawang Alun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/gandeng-kejari-pasar-murah-sembako-pemkot-malang-rp-50-ribu-diserbu-warga">Gandeng Kejari, Pasar Murah Sembako Pemkot Malang Rp 50 Ribu Diserbu Warga</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-ranperda-parkir-dprd-kota-malang-dan-pemkot-sepakat-skema-bagi-hasil-maksimal-70-persen">Bahas Ranperda Parkir, DPRD Kota Malang dan Pemkot Sepakat Skema Bagi Hasil Maksimal 70 Persen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bri-regional-13-malang-bersama-ybm-brilian-sbo-malang-salurkan-200-paket-sembako-untuk-guru-tahfidz">BRI Regional 13 Malang bersama YBM BRILiaN SBO Malang Salurkan 200 Paket Sembako untuk Guru Tahfidz</a></li>
</ul>


<p>Kalau mengacu pada data tahun 2019, berdasarkan nomer induk kesenian yang dikeluarkan, ada sekitar 720 kelompok kesenian di Kabupaten Jombang. &#8220;Terdapat 720 kelompok kesenian di Kabupaten Jombang. Mulai dari wayang, karawitan, elektone, orkes dan lain sebagainya. Mereka sangat merasakan dampak pandemi,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Agar kegiatan kebudayaan bisa tetap eksis, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melalui Bidang Kebudayaan, mencoba memfasilitas sebagian kelompok-kelompok budaya bisa tampil secara virtual. &#8220;Tahun 2021, kita sudah melaksanakan beberapa kali pentas seperti wayang kulit serta Karawitan secara virtual. Semua tergantung izin dari gugus tugas covid,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tetap memberikan kesempatan karena sifatnya hanya memfasilitasi selama tetap menjaga prokes serta ada filter supaya penonton tidak membludak. <strong>(azl/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">164727</post-id>	</item>
		<item>
		<title>APBN sebagai Penyokong Ekonomi Indonesia Selama Pandemi</title>
		<link>https://memontum.com/apbn-sebagai-penyokong-ekonomi-indonesia-selama-pandemi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Aug 2021 15:26:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijakan APBN 2022]]></category>
		<category><![CDATA[Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Capai 5]]></category>
		<category><![CDATA[Selama Pandemi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=151898</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jakarta &#8211; Ketika Covid-19 merebak, maka respon kebijakan fiskal Pemerintah menjadi instrumen penting dalam rangka penanganan Covid-19, sekaligus sebagai upaya pemulihan ekonomi Indonesia. Hampir semua aspek perekonomian didukung oleh kebijakan fiskal. Hal ini terungkap saat Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Suahasil Nazara, menyampaikan pidato kunci pada acara Sarasehan Virtual 100 Ekonom Indonesia 2021 secara daring, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jakarta</strong> &#8211; Ketika Covid-19 merebak, maka respon kebijakan fiskal Pemerintah menjadi instrumen penting dalam rangka penanganan Covid-19, sekaligus sebagai upaya pemulihan ekonomi Indonesia. Hampir semua aspek perekonomian didukung oleh kebijakan fiskal. Hal ini terungkap saat Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Suahasil Nazara, menyampaikan pidato kunci pada acara Sarasehan Virtual 100 Ekonom Indonesia 2021 secara daring, pada Kamis (26/08) tadi.</p>



<p>“Kalau kita lihat lagi tahun lalu 2020, APBN menjadi betul-betul penyokong dari ekonomi kita. Ketika konsumsinya negatif, investasi negatif, ekspor impor juga dua-duanya negatif, hanya komponen belanja pemerintah dalam APBN yang bisa memberi dampak positif,” jelas Wamenkeu.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-rejang-lebong-ditetapkan-tersangka-dugaan-suap-fee-proyek-wabup-tak-terbukti">Bupati Rejang Lebong Ditetapkan Tersangka Dugaan Suap Fee Proyek, Wabup Tak Terbukti</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-terkait-suap-proyek-bupati-dan-wabup-rejang-lebong-serta-3-asn-terjaring-ott-kpk">Diduga Terkait Suap Proyek, Bupati dan Wabup Rejang Lebong serta 3 ASN Terjaring OTT KPK</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-korupsi-pengadaan-jasa-outsourcing-kpk-tetapkan-bupati-pekalongan-sebagai-tersangka">Diduga Korupsi Pengadaan Jasa Outsourcing, KPK Tetapkan Bupati Pekalongan sebagai Tersangka</a></li>
</ul>


<p>Belanja pemerintah itu yang pertama tentu ditujukan untuk sektor kesehatan. Wamenkeu menegaskan bahwa ini menunjukkan kesiapan pemerintah mengeluarkan sumber daya untuk menangani masalah kesehatan dengan cara menaikkan belanja kesehatan.</p>



<p>Fokus kedua pada belanja pemerintah adalah perlindungan sosial. Wamenkeu menngatakan bahwa, ketika terjadi pembatasan mobilitas masyarakat guna menekan penyebaran Covid, maka anggaran perlindungan sosial juga perlu ditingkatkan.</p>



<p>“Program-programnya ada PKH kita tambah, kita tambah bantuan pangan non tunai, kita buat kartu prakerja, kita buatkan berbagai macam program yang lain dan kita terus pantau bagaimana leveling-nya itu,” ungkap Wamenkeu.</p>



<p>Maka, menurut Wamenkeu pemerintah daerah harus melakukan refocusing anggaran untuk fokus utama pada penanganan Covid dan kesehatan, serta menandai anggaran daerah untuk kesehatan.</p>



<p>“Dalam kondisi APBN dengan defisitnya meningkat, maka pembiayaannya juga meningkat. Ketika pembiayaan meningkat, maka kita menjual SBN lebih besar dan lebih banyak. Siapa pembeli favorit dari Surat Berharga Negara Republik Indonesia? Pembeli utamanya sekarang ini adalah perbankan. Perbankan itu mengakumulasi SBN yang cukup tinggi. Kenapa? karena perbankan memang sedang kesulitan menjalankan fungsi intermediasi saat perekonomian di masyarakat belum stabil,” kata Wamenkeu.</p>



<p>Namun, Wamenkeu mengingatkan, bahwa belanja APBN tidak bisa terus menerus menjadi satu-satunya penyokong perekonomian. Ke depan, dengan semakin terkendalinya Covid sehingga perekonomian bisa berjalan secara normal kembali, ia mengharapkan bahwa konsumsi masyarakat, investasi, dan ekspor-impor bisa kembali tumbuh dan kemudian ikut mendorong pertumbuhan ekonomi.</p>



<p>“Pada saat itu kemudian government expenditure yang dimunculkan dalam APBN itu kemudian melakukan konsolidasi. Ini yang disebut konsolidasi fiskal. Mungkin secara simpel dikatakan kita menurunkan defisit, dan sekarang ini kita lakukan. Tahun lalu 6,1 persen dari PDB, tahun ini 5,7 persen dari PDB, tahun depan sekarang lagi kita bicarakan dengan DPR kita harapkan di sekitar 4,8 persen dari PDB. Tahun 2023 sesuai undang-undang no 2 2020 harusnya di bawah 3 persen dari PDB lagi,” tutur Wamenkeu <strong>(hms/keu/aye/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">151898</post-id>	</item>
		<item>
		<title>175 Anak Situbondo Kehilangan Orang Tua Selama Pandemi Covid-19</title>
		<link>https://memontum.com/175-anak-situbondo-kehilangan-orang-tua-selama-pandemi-covid-19</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Aug 2021 14:32:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kehilangan Orang Tua]]></category>
		<category><![CDATA[Selama Pandemi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=150662</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Ratusan anak-anak di Situbondo kehilangan orang tuanya yang meninggal akibat terpapar Covid-19. Angka tersebut masih berpotensi bertambah, seiring pendataan dan pandemi yang masih berlangsung, Jumat (13/08). Kepala DP3A Situbondo melalui Kabid Perlindungan Perempuan dan Anak, Ainur Ridla Kurniawan, menyebutkan sebanyak 175 anak yang kehilangan orang tuanya karena covid-19. Baca Juga: Hal ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Ratusan anak-anak di Situbondo kehilangan orang tuanya yang meninggal akibat terpapar Covid-19. Angka tersebut masih berpotensi bertambah, seiring pendataan dan pandemi yang masih berlangsung, Jumat (13/08).</p>



<p>Kepala DP3A Situbondo melalui Kabid Perlindungan Perempuan dan Anak, Ainur Ridla Kurniawan, menyebutkan sebanyak 175 anak yang kehilangan orang tuanya karena covid-19.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tekan-balap-liar-kapolres-situbondo-tantang-pemuda-adu-cepat-di-lomba-lari-100-meter">Tekan Balap Liar, Kapolres Situbondo Tantang Pemuda Adu Cepat di Lomba Lari 100 Meter</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dprd-situbondo-ikuti-gelaran-bimtek-penguatan-perda-dan-reformasi-birokrasi-di-surabaya">DPRD Situbondo Ikuti Gelaran Bimtek Penguatan Perda dan Reformasi Birokrasi di Surabaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dprd-situbondo-rapat-paripurna-penandatanganan-berita-acara-persetujuan-empat-raperda">DPRD Situbondo Rapat Paripurna Penandatanganan Berita Acara Persetujuan Empat Raperda</a></li>
</ul>


<p>Hal ini terus dilakukan tracking dan tracing pada anak yatim, piatu, dan yatim piatu, untuk memberikan bantuan dan pendampingan.</p>



<p>Selain itu, pihaknya selalu berkoordinasi dengan semua pihak untuk menjamin pemenuhan hak anak, yaitu Hak Dasar dan Hak Khusus, disesuaikan umur. “Akan di asesmen masing-masing anak untuk mendapatkan bantuan sesuai dengan kebutuhan mendasar si anak,” terangnya.</p>



<p>Ridla menjelaskan, jumlah anak yang kehilangan orang tuanya, terbanyak yaitu, Kecamatan Situbondo 40 anak, Panji sebanyak 12 anak. Kemudian Banyuglugur&nbsp;sebanyak 9 anak, untuk Kendit dan Besuki, masing-masing 7 anak.</p>



<p>“Sedangkan Kecamatan Arjasa sebanyak 5 anak, Asembagus 2 anak, Jangkar 5 anak dan Mangaran sebanyak 3 anak. Kemudian Kecamatan Mlandingan 6 anak, Suboh 1 anak, dan jumlah yang belum terkonfirmasi sebanyak 78 anak,”jelasnya.</p>



<p>Diakui, anak yatim piatu asal Kecamatan Kendit itu, akan dilakukan pendampingan secara khusus, hingga mendapatkan pengasuhan terbaik bagi si anak. “Karena si anak masih berumur sekitar 4 sampai 5 tahun, jadi perlu pendampingan dan penanganan khusus,” paparnya.</p>



<p>Lebih lanjut, anak yatim, piatu dan yatim piatu, perlu diperhatikan adalah pengasuhan bagi anak tersebut,&nbsp;yang paling baik adalah keluarga besarnya.</p>



<p>Bila pengasuhan dari keluarga besar tidak memungkin, maka bisa di ambil alternatif wali atau orang tua angkat. “Selain itu, juga dapat di arahkan ke lembaga pengasuhan anak seperti LKSA, Panti Asuhan, atau lembaga sejenisnya,” kata Ainur Ridla Kurniawan. <strong>(her/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">150662</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Selama Pandemi, Kasus Perceraian di Kota Surabaya Alami Penurunan</title>
		<link>https://memontum.com/selama-pandemi-kasus-perceraian-di-kota-surabaya-alami-penurunan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Aug 2021 12:30:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Alami Penurunan Drastis]]></category>
		<category><![CDATA[angka perceraian]]></category>
		<category><![CDATA[kota surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Selama Pandemi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=149558</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Selama Pandemi di tahun 2021, angka perceraian di Kota Surabaya, mengalami penurunan. Grafik penurunan itu, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. &#8220;Untuk Januari hingga Juli 2020, itu ada 3.621 perkara. Sementara di tahun 2021, kasusnya sebanyak 3.487. Berarti, ada penurunan untuk tingkat percerainnya,&#8221; kata Panitera Pengadilan Agama (PA) Surabaya, Abdus Syakur, Senin (02/08). [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Selama Pandemi di tahun 2021, angka perceraian di Kota Surabaya, mengalami penurunan. Grafik penurunan itu, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.</p>



<p>&#8220;Untuk Januari hingga Juli 2020, itu ada 3.621 perkara. Sementara di tahun 2021, kasusnya sebanyak 3.487. Berarti, ada penurunan untuk tingkat percerainnya,&#8221; kata Panitera Pengadilan Agama (PA) Surabaya, Abdus Syakur, Senin (02/08).</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/serapan-perum-bulog-jatim-tembus-di-angka-200-ribu-ton-beras-per-februari">Serapan Perum Bulog Jatim Tembus di Angka 200 Ribu Ton Beras Per Februari</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/lindungi-anak-di-ruang-digital-dp3ak-jatim-bersama-plato-foundation-gelar-safer-internet-day">Lindungi Anak di Ruang Digital, DP3AK Jatim bersama Plato Foundation Gelar Safer Internet Day</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pengelolaan-pemerintahan-dan-penguatan-ekonomi-pemprov-jatim-terima-kunjungan-gubernur-sherly">Pengelolaan Pemerintahan dan Penguatan Ekonomi, Pemprov Jatim Terima Kunjungan Gubernur Sherly</a></li>
</ul>


<p>Perceraian sendiri dibedakan dalam dua kategori tergantung siapa yang mengajukan permohonan, yakni cerai talak dan cerai gugat.</p>



<p>&#8220;Kalau suami yang mengajukan itu cerai talak dan istri yang mengajukan itu cerai gugat,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Berdasarkan data dari Pengadilan Agama (PA) Kota Surabaya, jumlah rincian berkas bulanan tahun 2020 secara talak, yakni Januari 253 perkara, Februari 173 perkara, Maret 148 perkara, April 128 perkara, Mei 67 perkara, Juni 200 perkara, dan Juli 188 perkara.</p>



<p>Kemudian kasus perceraian secara gugat yakni, Januari 512 perkara, Februari 354 perkara, Maret 357 perkara, April 235 perkara, Mei 126 perkara, Juni 436 perkara, dan Juli 444 perkara.</p>



<p>Sementara itu, di tahun 2021 ini jumlah kasus perceraian secara talak, yaitu Januari 166 perkara, Februari 134 perkara, Maret 191 perkara, April 143 perkara, Mei 96 perkara, Juni 174 perkara, dan Juli 123 perkara.</p>



<p>Untuk cerai secara gugat, pada Januari 376 perkara, Februari 360 perkara, Maret 406 perkara, April 312 perkara, Mei 271 perkara, Juni 509 perkara, dan Juli 226 perkara.</p>



<p>&#8220;Saya tidak mengatakan itu karena pandemi ya, tapi faktor penyebab itu pertama karena perselisihan pertengkaran. Kedua faktor penyebab karena faktor ekonomi,&#8221; urai Abdus Syakur. <strong>(ade/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">149558</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
