<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Semalam &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/semalam/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 23 Dec 2023 01:15:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Semalam &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Klakah Lumajang Kembali Tidak Aman dari Maling Sapi, Tiga Ekor Amblas dalam Semalam</title>
		<link>https://memontum.com/klakah-lumajang-kembali-tidak-aman-dari-maling-sapi-tiga-ekor-amblas-dalam-semalam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Dec 2023 14:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[amblas]]></category>
		<category><![CDATA[kembali]]></category>
		<category><![CDATA[Klakah]]></category>
		<category><![CDATA[Maling]]></category>
		<category><![CDATA[Semalam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=203680</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, kembali tidak aman dari aksi maling sapi. Buktinya, dalam semalam tiga ekor sapi milik Ustad Wahit warga Desa Papringan, Kecamatan Klakah, yang berada dalam satu kandang, amblas digondol komplotan maling sapi, Jumat (22/12/2022) dini hari. Beruntung, satu ekor anak sapi berhasil ditemukan kembali tidak jauh dari lokasi kejadian. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Lumajang</strong> &#8211; Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, kembali tidak aman dari aksi maling sapi. Buktinya, dalam semalam tiga ekor sapi milik Ustad Wahit warga Desa Papringan, Kecamatan Klakah, yang berada dalam satu kandang, amblas digondol komplotan maling sapi, Jumat (22/12/2022) dini hari.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Klakah Lumajang Kembali Tidak Aman dari Maling Sapi, Tiga Ekor Amblas dalam Semalam" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/-xTfEVu1gb4?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Beruntung, satu ekor anak sapi berhasil ditemukan kembali tidak jauh dari lokasi kejadian. Sementara, dua ekor induk dan pejantan berhasil dibawa kabur kawanan pelaku.</p>



<p>Menurut Ustad Wahit, aksi pencurian yang menimpanya, diduga berlangsung sekitar pukul 01.00. Itu karena, sekitar jam 24.00 malam, dirinya masih tidur-tiduran di teras rumah dan baru setelah itu masuk ke dalam rumah.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>&#8220;Diperkirakan pukul 01:00 dini hari, kandang saya dibobol. Itu karena, jam 24.00 saya masih tiduran di luar. Namun, saya justru baru mengetahui aksi pencurian itu saat hendak Salat Subuh,&#8221; terangnya kepada memontum.com, Jumat (22/12/2023) tadi.</p>



<p>Sementara itu, tetangga korban yang juga menantu Kades Papringan, Indra Hosy Efendhy, mengatakan bahwa kejadian pencurian sapi akhir-akhir ini di Kecamatan Klakah, marak terjadi. &#8220;Ngeri sekarang, mas. Marak pencurian sapi. Sebelum di sini, itu terjadi di Desa Ranupakis, Duren dan Sumberwringin. Masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan,&#8221; kata pria yang berprofesi sebagai pengacara itu.</p>



<p>Kapolsek Klakah, Iptu Khoirin Hariyanto, ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon WhatsApp, terkait kejadian tersebut menyampaikan pihaknya sudah mendatangi TKP untuk melakukan penyelidikan.</p>



<p>&#8220;Mohon waktu, mas. Kanitreskrim dan piket masih ke Desa Papringan,&#8221; ujarnya singkat.<strong>&nbsp;(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">203680</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Maling Sapi Terus Hantui Warga Lumajang, Semalam Tiga Ekor Amblas</title>
		<link>https://memontum.com/maling-sapi-terus-hantui-warga-lumajang-semalam-tiga-ekor-amblas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Sep 2023 13:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[amblas]]></category>
		<category><![CDATA[hantui]]></category>
		<category><![CDATA[Maling]]></category>
		<category><![CDATA[Semalam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198591</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Komplotan maling sapi di Kabupaten Lumajang, kembali menghantui para warga atau petani. Problem yang sudah berlangsung cukup lama ini, belum sepenuhnya hilang total. Seperti yang berlangsung Kamis (21/09/2023) dini hari, kawanan pelaku yang diduga lebih satu orang itu, beraksi di Desa Sumberwringin, Kecamatan Klakah. Dalam kejadian itu, tiga ekor sapi dari satu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Lumajang</strong> &#8211; Komplotan maling sapi di Kabupaten Lumajang, kembali menghantui para warga atau petani. Problem yang sudah berlangsung cukup lama ini, belum sepenuhnya hilang total.</p>



<p>Seperti yang berlangsung Kamis (21/09/2023) dini hari, kawanan pelaku yang diduga lebih satu orang itu, beraksi di Desa Sumberwringin, Kecamatan Klakah. Dalam kejadian itu, tiga ekor sapi dari satu kandang milik Jaton, berhasil disikat kawanan pelaku.</p>



<p>Akibat kejadian itu, korban pun harus merugi puluhan juta. Sementara warga yang mengetahui kejadian, pun berusaha membantu dengan melacak jejak sapi-sapi yang digondol dari kandang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Sekarang makin ngeri, mas. Tadi (dini hari, red) saja sudah tiga ekor sapi berhasil dibawa kabur pelaku. Bahkan, beberapa hari sebelumnya, aksi ini juga terdengar dilakukan di Desa Ranupakis, Desa Duren dan Desa Tegal Randu. Sekarang, malah Desa Sumberwringin. Kasihan warga, apalagi korban orang kecil,&#8221; kata warga setempat, Cak Mat.</p>



<p>Sementara itu, Kapolsek Klakah Polres Lumajang, Iptu Khoirin Harianto, ketika dikonfirmasi Memontum.com membenarkan akan kejadian tersebut. Bahkan, pihaknya bersama warga juga masih melakukan pencarian.</p>



<p>&#8220;Benar (kejadian, red), mas. Ini kita bersama warga masih melakukan pencarian,&#8221; terangnya. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198591</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Awas, Kawanan Curwan Mulai Mengobok-obok Lumajang. Dua Sapi di Satu Kandang Amblas dalam Semalam</title>
		<link>https://memontum.com/awas-kawanan-curwan-mulai-mengobok-obok-lumajang-dua-sapi-di-satu-kandang-amblas-dalam-semalam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Mar 2021 14:42:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[curwan]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[polsek ranuyoso]]></category>
		<category><![CDATA[Semalam]]></category>
		<category><![CDATA[ternak sapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=136856</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Setelah sempat mereda, aksi pencurian hewan (Curwan) ternak sapi, mulai kembali leluasa beraksi di wilayah hukum Polres Lumajang. Nasib tidak baik itulah, yang dialami Purnomo (35) warga Dusun Timur Curah, Desa Tegal Bangsri, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang. Korban yang merawat dua ekor sapi di kandangnya, harus merelakan sapi-sapi peliharaannya digondol kawanan pelaku [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Setelah sempat mereda, aksi pencurian hewan (Curwan) ternak sapi, mulai kembali leluasa beraksi di wilayah hukum Polres Lumajang. Nasib tidak baik itulah, yang dialami Purnomo (35) warga Dusun Timur Curah, Desa Tegal Bangsri, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang.</p>



<p>Korban yang merawat dua ekor sapi di kandangnya, harus merelakan sapi-sapi peliharaannya digondol kawanan pelaku yang diperkirakan lebih dari dua orang. Bahkan, meski sempat dilakukan upaya pencarian bersama warga, sapi-sapi yang menjadi salah satu harapan keluarganya, tidak kunjung didapatkan.</p>



<p>&#8220;Saya tahunya 03.00 pagi. Saat saya bangun tidur, dua ekor sapi saya sudah tidak ada di kandang. Pintu kandang, malahan sudah dijebol,&#8221; ungkap korban kepada memontum.com, Minggu (14/03) sore.</p>



<p><strong><a href="https://memontum.com/134192-krecek-rebung-khas-pasrujambe-lumajang-rebung-berasa-seperti-daging#ixzz6p65fZOZQ" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Baca Juga : Krecek Rebung Khas Pasrujambe Lumajang, Rebung Berasa Seperti Daging</a></strong></p>



<p>Dengan wajah yang terlihat sedih dan putas asa, korban menjelaskan, mengetahui dua ekor sapinya sudah raib, dirinya dengan dibantu ratusan warga bersama Babinsa setempat, langsung melakukan pencarian dengan mengikuti jejak kaki sapi. Namun sayangnya, langkah itu belum membuahkan hasil.</p>



<p>&#8220;Sudah dua hari ini kita melakukan pencarian. Namun, langkah ini belum berhasil,&#8221; terangnya.<br>Menurut korban, dua ekor sapi yang hilang itu, berwarna putih (Betina) dan berusia 3 tahun lebih. Sementara satu ekor sapinya, adalah sapi jantan berwarna hitam dengan usianya kurang-lebih 2 tahun. Diperkirakan, jika dijual keduanya mencapai Rp 30 juta.</p>



<p>&#8220;Sudah lama saya merawat dua ekor sapi yang hilang itu. Mudah-mudahan saja, masih bisa ketemu,&#8221; kata Purnomo pelan.</p>



<p>Kades Tegal Bangsri, Nirad, ketika dimintai keterangan, membenarkan adanya kejadian tersebut. Bahkan, pihaknya bersama warga sudah melakukan pencarian. Termasuk, ke wilayah Bulu Jeren, Probolinggo.</p>



<p>&#8220;Kejadian pencuriannya pada malam Sabtu (13/03). Kita sudah berusaha mencari secara bersama &#8211; sama, sampai ke daerah Probolinggo,&#8221; ujar Kades.</p>



<p>Mirisnya, Kapolsek Ranuyoso, Iptu Ari Hartono, ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon terkait aksi Curwan dua ekor sapi milik warga Tegal Bangsri, yang hilang, sepertinya belum mengetahui kejadian tersebut. &#8220;Sementara kok belum ada laporan,&#8221; katanya simpel. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">136856</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Semalam,  2 Garong Satroni 3 Rumah Mewah di Banyuwangi</title>
		<link>https://memontum.com/semalam-2-garong-satroni-3-rumah-mewah-di-banyuwangi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Oct 2017 06:48:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Semalam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=741</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi&#8212;- Dua pencuri rumah mewah, Khotib (40) warga Dusun Krajan, Timur, RT/RW 09 Desa Jelbuk dan Heru (45) warha Desa Patrang, keduanya asal Kabupaten Jember berakhir ngandang di sel Polres Banyuwangi. Dibekuknya dua pencuri setelah menyatroni tiga rumah mewah di Kebalenan, Kecamatan Banyuwangi. Saat melakukan aksinya kedua pencuri beraksi pada malam hari, dan mempergunakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi&#8212;-</strong> Dua pencuri rumah mewah, Khotib (40) warga Dusun Krajan, Timur, RT/RW 09 Desa Jelbuk dan Heru (45) warha Desa Patrang, keduanya asal Kabupaten Jember berakhir ngandang di sel Polres Banyuwangi. Dibekuknya dua pencuri setelah menyatroni tiga rumah mewah di Kebalenan, Kecamatan Banyuwangi. Saat melakukan aksinya kedua pencuri beraksi pada malam hari, dan mempergunakan mobil Avansa.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kapolres Banyuwangi, AKBP Agus Yulianto, melalui Kasatreskrim Polres Banyuwangi, AKP Sidug Efendi, saat pers realese di Polres Banyuwangi, Selasa (18/10/2017) mengungungkapkan, kedua terduga pencuri rumah mewah ini di tangkap oleh Tim Resmob Polres Banyuwangi, setelah menjarah tiga rumah mewah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Adanya laporan pencurian di Lingkungan Kebaleban, tim kami mendapat informasi jika pelaku mempergunakan mobil Avansa sedang parkir di jalan Brawijaya, sekitar tanggal 6 Oktober malam. Dari keterangan inilah, ada titik terang, dan berhasil menangkap dua orang dan menggeledah di temukan HP serta alat untuk melakukan pencurian,&#8221; papar Kasatreskrim, Selasa (18/10/2017) siang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Setelah dilakukan interograsi, lanjut Kasatreskrim, keduanya mengakui aksi pencurian di Lingkungan Kelurahan Kebalenan dan tiga rumah lainnya yang ada di Kabupaten Banyuwangi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Saat ini, kami akan mendalami dan mengembangkan kasus ini, apa kedua orang ini (Khotin dan Heru&#8211;red) juga beraksi di tempat lain,&#8221; kata AKP Sodiq.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lebih lanjut AKP Sodiq mengatakan, untuk tersangka Khotib ini adalah residivis, dia sudah empat kali masuk penjara dengan kasus yang sama. Dalam melakukan aksinya, dia beraksi pada malam hari, sedangkan Heru bertindak sebagai joki, atau sopir. Dan melakukan aksinya pada dini hari antara pukul 02.00 Wib hingga pukul 03.00 Wib.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Rata-rata yang diambil oleh tersangka adalah barang-barang mahal, seperti barang elektronik maupun barang-barang seperti iPad, lapton HP. Asal ada barang mahal langsung di sikat,&#8221; jelasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Akibat perbuatannya, kedua Tersangka saat ini mendekam di sel Mapolres Banyuwangi untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.dan Polres Banyuwangi juga menyita barang-barang hasil kejahatannya untuk di jadikan barang bukti.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara, Mobil pelaku saat ini masih di teliti keabsahannya, apakah mobil itu hasil kejahatan atau tidak. Untuk kasus ini, tersangka diancam 6 tahun penjara. (ras/yan)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">741</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
