<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Sepatu &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/sepatu/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 12 Sep 2025 22:14:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Sepatu &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Wacana Pemberian Sepatu Gratis, Disdikbud Kota Malang Butuhkan Anggaran Rp 3 Miliar</title>
		<link>https://memontum.com/wacana-pemberian-sepatu-gratis-disdikbud-kota-malang-butuhkan-anggaran-rp-3-miliar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Sep 2025 06:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[butuhkan]]></category>
		<category><![CDATA[Disdikbud]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[miliar]]></category>
		<category><![CDATA[pemberian]]></category>
		<category><![CDATA[Sepatu]]></category>
		<category><![CDATA[Wacana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225928</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang memperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp 3 miliar, untuk merealisasikan program bantuan sepatu gratis bagi siswa SD dan SMP. Rencana tersebut, menjadi program lanjutan setelah Pemerintah Kota (Pemkot) Malang meluncurkan program seragam sekolah gratis. Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana, menyampaikan bahwa wacana tersebut muncul karena [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang memperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp 3 miliar, untuk merealisasikan program bantuan sepatu gratis bagi siswa SD dan SMP. Rencana tersebut, menjadi program lanjutan setelah Pemerintah Kota (Pemkot) Malang meluncurkan program seragam sekolah gratis.</p>



<p>Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana, menyampaikan bahwa wacana tersebut muncul karena banyak orang tua yang kesulitan untuk membeli sepatu hitam. Apalagi, saat ini harga sepatu semakin mahal.</p>



<p>&#8220;Kalau memang itu bisa dan dananya dari APBD mencukupi, ya bagus. Karena masyarakat selama ini juga sulit mencari sepatu hitam sesuai ketentuan,” ujar Suwarjana, Jumat (12/09/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Namun, Suwarjana menegaskan bahwa program sepatu gratis tersebut masih belum bisa direalisasikan pada tahun 2025 ini. Karena anggaran yang ada di Disdikbud telah terplot sejak awal.</p>



<p>“Kalau kami di dinas pendidikan tahun ini sudah terplot, jadi sementara belum ada. Nanti tim anggaran yang akan membahas,” katanya.</p>



<p>Meski begitu, peluang pengajuan tetap terbuka. Disdikbud berencana membahasnya dalam forum internal Pemkot maupun bersama DPRD Kota Malang.</p>



<p>&#8220;Tetap kami perhitungannya ada, nanti akan kami ajukan. Kebutuhan anggaran yang diajukan berada di kisaran Rp 2 hingga Rp 3 miliar, menyesuaikan mutu sepatu yang akan disediakan,&#8221; imbuh Suwarjana. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225928</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati dan Wakil Bupati Lumajang Bagikan Puluhan Sepatu Gratis ke Siswa Kurang Mampu</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-dan-wakil-bupati-lumajang-bagikan-puluhan-sepatu-gratis-ke-siswa-kurang-mampu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jul 2025 09:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bagikan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[kurang]]></category>
		<category><![CDATA[puluhan]]></category>
		<category><![CDATA[Sepatu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224227</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati dan Wakil Bupati, Yudha Adji Kusuma, turun langsung ke Kecamatan Ranuyoso dan membagikan sepatu sekolah gratis bagi puluhan siswa kurang mampu, Selasa (22/07/2025) tadi. Momen ini, membawa kebahagiaan dan harapan para siswa. Tentunya, ini adalah bukti kepedulian Pemkab Lumajang terhadap masa depan bangsa. Tidak harus dimulai dari kebijakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati dan Wakil Bupati, Yudha Adji Kusuma, turun langsung ke Kecamatan Ranuyoso dan membagikan sepatu sekolah gratis bagi puluhan siswa kurang mampu, Selasa (22/07/2025) tadi. Momen ini, membawa kebahagiaan dan harapan para siswa.</p>



<p>Tentunya, ini adalah bukti kepedulian Pemkab Lumajang terhadap masa depan bangsa. Tidak harus dimulai dari kebijakan besar, tetapi dari sentuhan empati yang menyentuh langsung hati anak-anak bangsa.</p>



<p>“Pendidikan adalah kunci mencerdaskan kehidupan bangsa. Kami ingin anak-anak datang ke sekolah dengan penuh semangat dan percaya diri,” kata Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, saat menyerahkan sepatu kepada para siswa dengan senyum hangat dan mata berkaca-kaca.</p>



<p>Langkah ini, merupakan bagian dari komitmen Pemkab Lumajang untuk mendorong akses pendidikan yang inklusif dan merata, utamanya bagi keluarga prasejahtera. Tidak sekadar memberikan perlengkapan, kegiatan ini mengandung pesan moral yang dalam bahwa setiap anak berhak memiliki pijakan yang sama untuk menggapai cita-citanya.</p>



<p>“Semangat sepatu baru, semangat belajar!” ujar Bunda Indah, yang disambut sorak semangat para siswa.</p>



<p>Dirinya juga berpesan, agar anak-anak terus belajar dengan tekun, menghormati guru dan menjadi anak-anak yang kelak mampu mengangkat derajat keluarganya. “Ini bukan soal sepatu. Ini tentang memberi rasa percaya diri. Memberi semangat. Memberi pijakan awal untuk masa depan yang lebih baik,” tambah Bunda Indah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Mas Yudha, yang turut hadir menambahkan bahwa dukungan pendidikan bukan hanya urusan anggaran, tetapi juga tentang kehadiran pemerintah di tengah warganya. “Anak-anak ini adalah tanggung jawab kita bersama. Pemerintah harus hadir, memberi semangat dan motivasi, salah satunya melalui hadiah sepatu ini,” ungkapnya.</p>



<p>Antusiasme tampak jelas dari wajah-wajah polos para siswa. Tak sedikit dari mereka yang belum pernah mendapat sepatu baru sebelumnya. Ada yang langsung mengenakannya sambil meloncat-loncat kecil, seolah tak sabar melangkah ke sekolah dengan penuh percaya diri.</p>



<p>Program ini bukan sekadar distribusi bantuan, melainkan gerakan kebajikan sosial yang menyentuh akar kehidupan masyarakat. Di tengah berbagai tantangan pembangunan, Lumajang memilih jalan inklusif yang memanusiakan warga, khususnya generasi muda.</p>



<p>Dalam pandangan jangka panjang, langkah-langkah kecil seperti ini membentuk ekosistem pendidikan yang adil, di mana setiap anak, tanpa melihat latar belakang sosial-ekonomi, memiliki peluang yang sama untuk tumbuh dan berkembang.</p>



<p>Dukungan terhadap pendidikan anak di wilayah pinggiran seperti Ranuyoso menjadi bukti bahwa pemerintah hadir tidak hanya dalam bentuk kebijakan, tetapi dalam langkah konkret, personal dan penuh makna.</p>



<p>Di bawah kepemimpinan Bunda Indah dan Mas Yudha, Lumajang semakin menunjukkan wajah baru pelayanan publik, dekat dengan rakyat, tanggap terhadap kebutuhan dasar, dan berpihak pada masa depan. Sepasang sepatu baru hari ini bisa jadi awal langkah besar menuju Indonesia yang lebih cerdas, lebih adil dan lebih berdaya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224227</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Usai Seragam Gratis, Pemkot Malang Rencanakan Beri Bantuan Sepatu untuk Siswa Baru</title>
		<link>https://memontum.com/usai-seragam-gratis-pemkot-malang-rencanakan-beri-bantuan-sepatu-untuk-siswa-baru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jul 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[rencanakan]]></category>
		<category><![CDATA[Sepatu]]></category>
		<category><![CDATA[seragam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224221</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Setelah menyalurkan bantuan seragam gratis dalam bentuk kain kepada siswa SD dan SMP Negeri di tahun ajaran 2025/2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) merencanakan pemberian bantuan sepatu bagi siswa. Hal tersebut disampaikan Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana, Selasa (22/07/2025) tadi. Kadisdikbud menegaskan, bahwa rencana tersebut masih [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Setelah menyalurkan bantuan seragam gratis dalam bentuk kain kepada siswa SD dan SMP Negeri di tahun ajaran 2025/2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) merencanakan pemberian bantuan sepatu bagi siswa. Hal tersebut disampaikan Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana, Selasa (22/07/2025) tadi.</p>



<p>Kadisdikbud menegaskan, bahwa rencana tersebut masih akan dikaji lebih lanjut. Terutama, juga terkait dengan kemampuan anggaran daerah.</p>



<p>&#8220;Kalau memungkinkan secara anggaran, justru sepatu lebih memungkinkan untuk diadakan. Karena modelnya sama, tidak ada sekolah yang punya desain sepatu khusus. Paling hanya beda ukuran saja,&#8221; ujar Suwarjana.</p>



<p>Menurutnya, dibandingkan dengan seragam batik atau kaos olah raga yang memiliki desain berbeda di tiap sekolah, sepatu lebih memungkinkan untuk dialokasikan secara massal oleh pemerintah. &#8220;Kalau batik atau kaos olahraga, itu kan identitas masing-masing sekolah. Kalau mau diadakan, berarti harus diseragamkan untuk seluruh Kota Malang. Itu sulit,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Meski belum ada rencana pengadaan batik dan kaos olahraga oleh pemerintah, Jana tidak melarang sekolah untuk mengadakannya secara mandiri. Namun, dia menekankan pentingnya musyawarah antara pihak sekolah dan orang tua siswa, serta prinsip tidak memaksakan.</p>



<p>“Yang penting jangan memberatkan dan jangan mewajibkan. Kalau dirembukkan bersama orang tua, bisa disampaikan terbuka kalau ada yang tidak mampu. Insyaallah bisa dibantu lewat gotong royong. Kota Malang ini kota gotong royong, kebersamaan sangat luar biasa,” tegasnya.</p>



<p>Sebagai informasi, untuk tahun ajaran 2025/2026, Disdikbud Kota Malang telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 6 miliar untuk program seragam gratis. Bantuan ini ditujukan bagi seluruh siswa baru kelas 1 SD dan kelas 7 SMP Negeri di Kota Malang. Dengan total penerima mencapai 13.796 siswa, terdiri dari 7.159 siswa SD dan 6.637 siswa SMP. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224221</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rumah Banyuwangi Inlineskate Community, Bupati Ipuk Dukung Pengembangan Olah Raga Sepatu Roda</title>
		<link>https://memontum.com/rumah-banyuwangi-inlineskate-community-bupati-ipuk-dukung-pengembangan-olah-raga-sepatu-roda</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Sep 2024 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[community]]></category>
		<category><![CDATA[dukung]]></category>
		<category><![CDATA[inlineskate]]></category>
		<category><![CDATA[pengembangan]]></category>
		<category><![CDATA[Sepatu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214209</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, membuka Rumah Banyuwangi Inlineskate Community (BIC Home), Minggu (15/09/2024) tadi. Pembukaan yang dilakukan ini, sebagai bentuk dukungan penuh pengembangan sepatu roda dan skateboard di Kabupaten Banyuwangi. Sekedar diketahui, keberadaan BIC ini diinisiasi oleh orang tua penggemar sepatu roda di Banyuwangi. Komunitas ini, mendirikan basecamp yang dilengkapi dengan berbagai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, membuka Rumah Banyuwangi Inlineskate Community (BIC Home), Minggu (15/09/2024) tadi. Pembukaan yang dilakukan ini, sebagai bentuk dukungan penuh pengembangan sepatu roda dan skateboard di Kabupaten Banyuwangi.</p>



<p>Sekedar diketahui, keberadaan BIC ini diinisiasi oleh orang tua penggemar sepatu roda di Banyuwangi. Komunitas ini, mendirikan basecamp yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas dan layanan penunjang. Mulai lapangan latih mini, toko olah raga hingga Massage Cedera Olahraga (MCO) yang memiliki sport therapist bersertifikat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam kesempatan itu, Bupati Ipuk mengapresiasi dan mendukung pengembangan sepatu roda dan skateboard di Banyuwangi. “Kegiatan ini sangat positif. Selain anak-anak bisa menyalurkan hobinya, mereka beraktivitas fisik yang sehat. Dan yang penting, mereka juga teralihkan dari gadget. Dengan aktif bergerak, latihan yang rutin, anak-anak menjadi sehat, serta tumbuh dan berkembang optimal,&#8221; kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Sementara itu, Ketua BIC, Ghoirul Anwar, menjelaskan bahwa saat ini sudah ada 30 talenta atlet muda sepatu roda yang tergabung dalam Komunitas BIC. Mereka usia antara 5-16 tahun.</p>



<p>&#8220;Selain menjadi wadah penggemar sepatu roda, tempat ini juga menjadi pembibitan atlet sepatu roda di Banyuwangi,&#8221; katanya. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214209</post-id>	</item>
		<item>
		<title>300 Lebih Atlet Sepatu Roda Ikuti Kejuaraan Mahameru Open Roller Skate #3 Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/300-lebih-atlet-sepatu-roda-ikuti-kejuaraan-mahameru-open-roller-skate-3-lumajang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 May 2024 08:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Kejuaraan]]></category>
		<category><![CDATA[mahameru]]></category>
		<category><![CDATA[roller]]></category>
		<category><![CDATA[Sepatu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209313</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; 300 lebih atlet atau peserta dari berbagai daerah meramaikan kejuaraan Mahameru Open Roller Skate #3, yang berlangsung di Sirkuit Sepatu Roda kawasan Wisata Tambuh Raya Idaman, Desa Condro, Kecamatan Pasirian, Jumat (10/05/2024) tadi. &#8220;Dari data ini ada 300 lebih peserta, mulai dari Jakarta, Bekasi, Nusa Tenggara Barat, dari Yogyakarta, Semarang dan beberapa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; 300 lebih atlet atau peserta dari berbagai daerah meramaikan kejuaraan Mahameru Open Roller Skate #3, yang berlangsung di Sirkuit Sepatu Roda kawasan Wisata Tambuh Raya Idaman, Desa Condro, Kecamatan Pasirian, Jumat (10/05/2024) tadi.</p>



<p>&#8220;Dari data ini ada 300 lebih peserta, mulai dari Jakarta, Bekasi, Nusa Tenggara Barat, dari Yogyakarta, Semarang dan beberapa daerah di Jawa Timur yang memiliki atlet sepatu roda,&#8221; kata Ketua Perserosi Kabupaten Lumajang, Yuli Harismawati.</p>



<p>Ditambahkannya, kejuaraan ini juga diisi oleh beberapa kategori mulai dari kelas pemula sampai kelas senior. Yaitu kategori Pemula 50 meter dan 200 meter, Standar 500 meter dan 1000 meter, Speed ITT 200 meter sampai dengan Relay 3000 meter dan Marathon Half Marathon. &#8220;Alhamdulillah ini menjadi event yang dinantikan oleh atlet di Jawa Timur dan dirindukan oleh atlet dari berbagai daerah di luar Jawa Timur. Karena dari awal ini memang open untuk semua atlet dari berbagai daerah,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Yuli optimis bahwa Mahameru Open Roller Skate akan membawa dampak positif bagi keberlangsungan olah raga sepatu roda di Kabupaten Lumajang. Selain konsep sport tourism, Mahameru Open Roller Skate ternyata juga menjadi salah satu event rujukan yang diperhitungkan oleh para atlet sepatu roda nasional.</p>



<p>&#8220;Mahameru Open Roller Skate ini juga menjadi event rujukan khususnya untuk para atlet yang nanti akan berlaga di laga berikutnya. Ini juga diikuti oleh atlet yang akan berlaga di PON. Ini tentu akan menjadi pendongkrak kita untuk melahirkan atlet sepatu roda yang berprestasi,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Diketahui, Sirkuit Sepatu Roda Tambuh Raya Idaman yang berlokasi di Desa Condro, Kecamatan Pasirian sudah berstandar nasional. Sirkuit seperti ini dipastikan hanya dimiliki Kabupaten Lumajang untuk wilayah Jawa Timur. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209313</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cetak Sejarah Jadi Juara Soeratin Cup, Mas Dhito Beri Beasiswa hingga Sepatu Bola Pemain Persedikab U-17</title>
		<link>https://memontum.com/cetak-sejarah-jadi-juara-soeratin-cup-mas-dhito-beri-beasiswa-hingga-sepatu-bola-pemain-persedikab-u-17</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Dec 2023 04:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Beasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[pemain]]></category>
		<category><![CDATA[persedikab]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Sepatu]]></category>
		<category><![CDATA[soeratin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=202826</guid>

					<description><![CDATA[Mmontum Kediri &#8211; Tim Persedikab U-17 untuk kali pertama berhasil memecahkan sejarah dengan membawa pulang Juara I Soeratin Cup Provinsi Jawa Timur. Mengapresiasi atas capaian pesepakbola muda di Kabupaten Kediri, Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, memberikan sepatu sepak bola sekaligus beasiswa kepada para pemain dan official Persedikab U-17. Hal ini, tentunya menyusul permintaan salah satu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Mmontum Kediri</strong> &#8211; Tim Persedikab U-17 untuk kali pertama berhasil memecahkan sejarah dengan membawa pulang Juara I Soeratin Cup Provinsi Jawa Timur. Mengapresiasi atas capaian pesepakbola muda di Kabupaten Kediri, Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, memberikan sepatu sepak bola sekaligus beasiswa kepada para pemain dan official Persedikab U-17.</p>



<p>Hal ini, tentunya menyusul permintaan salah satu pemain dalam temu akrab bersama bupati yang akrab disapa Mas Dhito, di Kantor Pemerintah Kabupaten Kediri. Dikatakan Mas Dhito, rata-rata pemain merupakan siswa yang duduk di bangku SMA yang mayoritas ingin melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi. Sebagai bentuk penghargaan atas prestasi, jaminan biaya pendidikan itu pun diberikan oleh orang nomor satu di Kabupaten Kediri tersebut.&nbsp;</p>



<p>“Bahwa rata-rata mereka adalah pelajar SMA dan mereka punya mimpi untuk berkuliah, maka saya mensuport. Untuk itu, pemerintah menyiapkan beasiswa untuk para juara (Soeratin Cup),” jelasnya, Selasa (05/12/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Mas Dhito menyebutkan, bahwa keberhasilan Persedikab U-17 mengharumkan nama Bumi Panjalu, itu didapatkan dengan proses yang panjang. Pasalnya, selama digelarnya turnamen sepakbola se-provinsi itu, Kabupaten Kediri baru kali ini mendapatkan juara pertama.</p>



<p>Oleh karenanya, bupati yang gemar mengendarai vespa tersebut menginginkan agar anak asuhan pelatih Rudy Hariono tersebut tidak merasa sombong dan puas hati. Pihaknya juga berharap, peforma mereka terus dipertahankan hingga nantinya menjadi pemain papan atas nasional.</p>



<p>“Jangan terlena, pestanya jangan kelamaan. Tetaplah membumi, tetaplah rendah hati,” pesannya kepada seluruh pemain.</p>



<p>30 pemain Persedikab U-17 tersebut didapatkan dari seleksi internal yang dilakukan oleh managemen Persedikab setahun belakangan ini. Kemudian, Persedikab U-17 ini akan mewakili Jawa Timur untuk mengikuti Soeratin Cup tingkat nasional.</p>



<p>Sementara itu, menurut Coach Rudy, peforma pemainnya saat turnamen ini dinilai cukup bagus. Pun demikian, pihaknya akan melakukan penggemblengan dan penambahan pemain dari luar daerah yang berpotensi untuk membela Persedikab U-17 di kancah nasional.</p>



<p>“Regulasi sekarang memungkinkan kita untuk mengambil pemain dari tim lain di turnamen (Soeratin Cup) ini,” jelasnya.<strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">202826</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jelang Laga SEA FT di Vietnam, Mas Dhito Beri Motivasi dan Dukungan Sepatu Bola untuk SSB Pesantren Baru</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-laga-sea-ft-di-vietnam-mas-dhito-beri-motivasi-dan-dukungan-sepatu-bola-untuk-ssb-pesantren-baru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Sep 2023 13:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Dukungan]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pesantren]]></category>
		<category><![CDATA[Sepatu]]></category>
		<category><![CDATA[vietnam,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198230</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, memberikan hadiah sepatu bola kepada 12 siswa Sekolah Sepak Bola (SSB) Pesantren Baru yang akan bertanding dalam ajang South East Asian Football Talent (SEA FT) di Vietnam. Dalam kesempatan itu, Mas Dhito-sapaan akrab orang nomor satu di Kabupaten Kediri, itu mengaku bangga dan mengatakan dukungannya kepada tim [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, memberikan hadiah sepatu bola kepada 12 siswa Sekolah Sepak Bola (SSB) Pesantren Baru yang akan bertanding dalam ajang South East Asian Football Talent (SEA FT) di Vietnam. Dalam kesempatan itu, Mas Dhito-sapaan akrab orang nomor satu di Kabupaten Kediri, itu mengaku bangga dan mengatakan dukungannya kepada tim sepakbola SSB Pesantren Baru yang akan maju bertanding di Vietnam.</p>



<p>&#8220;Kepada adik-adik semua ini, harapan saya nanti menjadi bagian dari tumbuhnya sepak bola di Kabupaten Kediri dan Kediri Raya. Saya doakan dalam lawatan ke Vietnam, itu bisa membuahkan hasil,&#8221; kata Mas Dhito, Kamis (14/09/2023) tadi.</p>



<p>Dalam pertemuan yang diadakan di Ruang Pamenang Pemkab Kediri itu, selain memberikan sepatu bola dan sarung tangan bagi penjaga gawang, sebagai bentuk dukungan Mas Dhito, juga mengatakan akan memberikan mereka uang saku. Melalui apresiasi itu, diharapkan bisa menjadi motivasi.</p>



<p>Sementara itu, dari 12 siswa yang akan maju untuk mengikuti turnamen di Vietnam, sebanyak sembilan pemain diantaranya merupakan warga dari Kabupaten Kediri. Kepada mereka, Mas Dhito juga bakal memberikan bantuan beasiswa pendidikan.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Diungkapkan Mas Dhito, para pemain legenda yang ada di Kediri maupun Indonesia, banyak yang berangkat dari SSB. Untuk itu, pihaknya berpesan kepada mereka untuk tidak terlalu dini merasa puas.</p>



<p>Untuk menjadi pemain hebat, 12 siswa yang akan bertanding ke Vietnam itu, diharapkan sudah mulai mengetahui tujuan mereka berlatih sepak bola. Karenanya, setelah berlaga di Vietnam, sejumlah pemain diharapkan sudah bisa dan memikirkan rencana ke depan. Tidak hanya pemain, SSB Pesantren Baru juga harus dapat membidik turnamen-turnamen yang akan diikuti berikutnya.</p>



<p>Kapten Tim, Muhammad Wisnu Rizki Saputra, mengaku bangga sebelum berangkat ke Vietnam, dapat bertemu dan mendapat dukungan dari Bupati Kediri. Bahkan dalam pertemuan itu, dirinya sempat diajak berkomunikasi dengan Mas Dhito.</p>



<p>&#8220;Sangat senang,&#8221; ucap Kapten Tim yang berasal dari Pandehan, Joho.</p>



<p>Pelatih SSB Pesantren Baru, Joko Suhartono, dalam pertemuan itu membeberkan bahwa sebelumnya anak didiknya mengikuti turnamen yang digelar di Jombang. Di turnamen itu, berhasil meraih Juara I dan tim melaju ke tingkat nasional yang berlokasi di Magelang.</p>



<p>&#8220;Kita bisa Juara I di situ dan akhirnya kita bisa mewakili Indonesia main di Vietnam pada 21 hingga 22 Oktober,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Untuk usia anak didiknya, Joko menjelaskan, bahwa semuanya masih berusia 12 tahun. Sejak usia 9 tahun, mereka sudah sering menjuarai turnamen sepak bola antar SSB. Setidaknya, dalam hitungan Joko sudah tiga kali menjadi juara pertama turnamen tingkat provinsi Jawa Timur. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198230</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Viral di Medsos, Dua Kawanan Maling Sepatu di Kawasan Suhat Kota Malang Terekam CCTV</title>
		<link>https://memontum.com/viral-di-medsos-dua-kawanan-maling-sepatu-di-kawasan-suhat-kota-malang-terekam-cctv</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Jul 2023 10:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[CCTV]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kawanan]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Maling]]></category>
		<category><![CDATA[medsos]]></category>
		<category><![CDATA[Sepatu]]></category>
		<category><![CDATA[Suhat]]></category>
		<category><![CDATA[terekam]]></category>
		<category><![CDATA[viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193282</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Aksi kawanan maling sepatu terekam kamera CCTV. Kali ini, sekitar dua pelaku beraksi di kawasan Jalan Soekarno Hatta (Suhat) Indah IV, Kelurahan Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Kamis (13/07/2023) sekitar pukul 04.00. Dalam aksinya, pelaku melompat pagar dan berhasil membawa kabur lima pasang sepatu merk Skechers. Akibat dari kejadian ini, korban [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Aksi kawanan maling sepatu terekam kamera CCTV. Kali ini, sekitar dua pelaku beraksi di kawasan Jalan Soekarno Hatta (Suhat) Indah IV, Kelurahan Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Kamis (13/07/2023) sekitar pukul 04.00.</p>



<p>Dalam aksinya, pelaku melompat pagar dan berhasil membawa kabur lima pasang sepatu merk Skechers. Akibat dari kejadian ini, korban berinisial Z (35), mengalami kerugian sebesar Rp 6 juta. Rekaman CCTV aksi pencurian itu, sempat di posting dan viral di media sosial.</p>



<p>Disampaikan Z, bahwa sebelum hilang, lima pasang sepatu yang digondol pelaku berada di rak sepatu teras dalam pagar rumah. Dirinya mengetahui kejadian itu, pada Kamis paginya. Karena lima pasang sepatu tersebut tiba-tiba raib, dirinya kemudian mengecek di rekaman CCTV. Saat itulah, diketahui ada dua pelaku yang telah menyatroni rumahnya. Satu orang melompat dinding pagar dan satu orang lainnya berjaga di luar pagar.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Viral di Medsos, Dua Kawanan Maling Sepatu di Kawasan Suhat Kota Malang Terekam CCTV" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/OF6CsBdVUpk?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>&#8220;Pelaku yang melompat dinding pagar rumah kemudian mencuri lima pasang sepatu. Mereka beraksi sekitar pukul 04.00,&#8221; ujarnya, Jumat (14/07/2023) tadi.</p>



<p>Dari rekaman CCTV itu, tambahnya, setelah berhasil mencuri sepatu tersebut, keduanya langsung kabur meninggalkan lokasi. &#8220;Dari ciri-cirinya, kedua pelaku memakai masker dan topi. Untuk usianya, sekitar 40 tahun. Saya juga mendapat informasi, bahwa di wilayah RT sebelah juga pernah kehilangan,&#8221; terangnya.</p>



<p>Atas kejadian ini, korban berencana melapor ke pihak kepolisian. Dengan viralnya video aksi pencurian ini, korban berharap para pelaku tidak mengulangi&nbsp;aksinya.&nbsp;<strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193282</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Merk Sepatu Gradial Diduga Dipalsukan untuk Pengadaan Sepatu Gratis Pelajar SMP di Kota Blitar</title>
		<link>https://memontum.com/merk-sepatu-gradial-diduga-dipalsukan-untuk-pengadaan-sepatu-gratis-pelajar-smp-di-kota-blitar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Mar 2022 14:51:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[blitar]]></category>
		<category><![CDATA[kota blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Sepatu]]></category>
		<category><![CDATA[SMPN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=165065</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Blitar &#8211; Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Blitar Kota, menerima aduan dugaan terkait penggunaan merk sepatu palsu. Sepatu gratis tersebut telah dibagikan kepada ribuan pelajar SMP Negeri di Kota Blitar. Kasatreskrim Polres Blitar Kota, AKP Momon Suwito mengatakan, aduan tersebut disampaikan Hartono Sutanto (67), seorang pengusaha pemilik hak merk sepatu Gradial. &#8220;Pelapor tidak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Blitar</strong> &#8211; Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Blitar Kota, menerima aduan dugaan terkait penggunaan merk sepatu palsu. Sepatu gratis tersebut telah dibagikan kepada ribuan pelajar SMP Negeri di Kota Blitar.</p>



<p>Kasatreskrim Polres Blitar Kota, AKP Momon Suwito mengatakan, aduan tersebut disampaikan Hartono Sutanto (67), seorang pengusaha pemilik hak merk sepatu Gradial. &#8220;Pelapor tidak merasa menjual merk sepatu Gradial untuk diberikan kepada pelajar di 9 SMP Negeri di Kota Blitar. Sepatu yang dibagikan tersebut diduga palsu,&#8221; kata AKP Momon Suwito, Minggu (06/03/2022).</p>



<p>AKP Momon menambahkan, Hartono ini adalah pemilik merk sepatu Gradial yang perusahaannya ada di daerah Pasuruan. &#8220;Jadi yang diberikan kepada pelajae di 9 SMP Negeri itu, memang mereknya Gradial. Namun pemilik hak merk tidak merasa mengeluarkan merk itu,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Lebih lanjut AKP Momon menyampaikan, atas hal tersebut, pihaknya mengambil langkah melakukan pemeriksaan terhadap 9 kepala sekolah dan meminta keterangan pelapor. Selain itu tiga CV yang menjadi rekanan pengadaan sepatu tersebut juga dimintai keterangan.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Kita masih melakukan langkah pendalaman tentang asal-usul sepatu. Menurut keterangan sejumlah pihak yang sudah kami periksa, sepatu ini mereka beli di Tulungagung di salah satu toko di sana,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sepatu merk Gradial yang diduga palsu itu sendiri dibagikan ke siswa SMP Negeri se Kota Blitar pada 2021 lalu. Dengan jumlah 2.135 pasang. Dalam nilai kontrak dengan 3 CV yang melakukan pengadaan sepasang sepatu itu, harganya Rp 150 ribu per pasang.</p>



<p>Program sepatu gratis di Kota Blitar bagi siswa sekolah sudah berjalan sejak tahun 2010 lalu. Seluruh siswa yang merupakan warga Kota Blitar diberi fasilitas biaya sekolah, tas, sepatu, sepeda, bus sekolah hingga seragam gratis. <strong>(jar/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">165065</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
