<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>situs sejarah &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/situs-sejarah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 22 Feb 2023 16:40:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>situs sejarah &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Ekskavasi Temuan Situs Candi Manunjung, Desa Pendem Lakukan Pembebasan Lahan 100 Meter Persegi</title>
		<link>https://memontum.com/ekskavasi-temuan-situs-candi-manunjung-desa-pendem-lakukan-pembebasan-lahan-100-meter-persegi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Feb 2023 14:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Pendem]]></category>
		<category><![CDATA[ekskavasi]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[pembebasan lahan]]></category>
		<category><![CDATA[Situs]]></category>
		<category><![CDATA[situs sejarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=183787</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Kepala Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Tri Wahyuwono Effendi, mengatakan bahwa kini sedang melakukan proses pengadaan lahan seluas 100 meter persegi. Kondisi itu, mensikapi penemuan situs di Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, sejak tahun 2020 dan dilakukan ekskavasi oleh Arkeolog Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur, dengan sebutan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Kepala Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Tri Wahyuwono Effendi, mengatakan bahwa kini sedang melakukan proses pengadaan lahan seluas 100 meter persegi. Kondisi itu, mensikapi penemuan situs di Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, sejak tahun 2020 dan dilakukan ekskavasi oleh Arkeolog Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur, dengan sebutan nama Candi Manunjung.</p>



<p>&#8220;Saat ini, kewenangan diberikan ke Dinas Pariwisata Kota Batu. Intervensi kebijakannya tahun ini. Sesuai apa yang sudah dilakukan komunikasi dari pemilik lahan, bahwa sudah dilakukan untuk pengadaan lahan seluas 100 meter persegi,&#8221; jelas Effendi, Rabu (22/02/2023) tadi.</p>



<p>Dengan ganti untung terhadap pemilik lahan sebanyak enam ahli waris, tambahnya, bahwa proses tersebut sudah berada di tangan pemerintah daerah. Dimana, proses itu juga menjadi kewenangan Dinas Pariwisata.</p>



<p>Dibutuhkannya lahan 100 meter persegi, itu karena seluruh lahan penemuan situs yang jumlahnya lebih kurang 10 situs itu. Dari hasil ekskavasi, luasnya mencapai 100 meter persegi. Hingga dari temuan itu disebut Candi Manunjung peninggalan Mataram Kuno.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tersangka-pembunuhan-gadis-open-bo-dilimpahkan-ke-kejaksaan">Tersangka Pembunuhan Gadis Open BO Dilimpahkan ke Kejaksaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-dishub-kota-malang-petakan-titik-rawan-macet-di-pusat-perbelanjaan">Jelang Lebaran, Dishub Kota Malang Petakan Titik Rawan Macet di Pusat Perbelanjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wujudkan-kota-atraktif-dprd-trenggalek-sebut-pembangunan-harus-libatkan-semua-elemen">Wujudkan Kota Atraktif, DPRD Trenggalek sebut Pembangunan Harus Libatkan Semua Elemen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-salurkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-angin-kencang-di-gunungsari-tajinan">Pemkab Malang Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Gunungsari Tajinan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/nilai-investasi-capai-rp-250-miliar-pemkot-malang-kaji-proyek-kabel-bawah-tanah">Nilai Investasi Capai Rp 250 Miliar, Pemkot Malang Kaji Proyek Kabel Bawah Tanah</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Jadi, untuk tindaklanjutnya memang harus ada keterlibatan Dinas Pariwisata dan Dinas Pendidikan terkait cagar budaya,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Mengenai pembebasan lahan itu, menurut Effendi, saat ini sudah dilakukan juga pemetaan dan pengukuran oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Batu dan tentunya bersama Pemkot Batu lewat Dinas Pariwisata. &#8220;Saat ini masih proses. Tahun ini pembebasan lahan yang kemarin sudah dipetakan sesuai proses dari sekitar pemilik. Sesuai dengan anggaran, tahun ini akan dilakukan ganti untung. Dan, ahli waris sebagai pemilik lahan sebanyak 6 orang,&#8221; paparnya.</p>



<p>Sekedar diketahui, Situs Pendem yang akhirnya disebut Candi Manunjung, terletak di Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Dari tahun 2020 awal, penemuannya di daerah itu sudah dilakukan ekskavasi sebanyak lebih kurang empat kali. Hasil ekskavasi, menguatkan bahwa Situs Pendem merupakan bangunan candi, yang berkaitan dengan prasasti Sangguran. Karena dalam prasasti tersebut, disampaikan adanya candi. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">183787</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pertahankan Situs Sejarah, Masyarakat dan Anggota Koramil 0820/01 Bersihkan Lingkungan</title>
		<link>https://memontum.com/pertahankan-situs-sejarah-masyarakat-dan-anggota-koramil-0820-01-bersihkan-lingkungan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Dec 2017 10:45:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[kodim 0820]]></category>
		<category><![CDATA[Koramil 0820/01]]></category>
		<category><![CDATA[situs sejarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/10453-pertahankan-situs-sejarah-masyarakat-dan-anggota-koramil-0820-01-bersihkan-lingkungan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8212; Peninggalan bersejarah dimanapun keberadaannya dapat menjadi tolak ukur kemajuan suatu daerah dimasa lalu. Para generasi muda sebagai penerus kelangsungan kejayaan suatu bangsa harus peka dan bisa menggali peninggalan bersejarah yang ada disekelilingnya. Jangan sampai kita malah terbuai dengan materi yang diiming-imingkan oleh sekelompok orang atau golongan yang ingin memperkaya dirinya dengan memperjual [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8212; Peninggalan bersejarah dimanapun keberadaannya dapat menjadi tolak ukur kemajuan suatu daerah dimasa lalu. Para generasi muda sebagai penerus kelangsungan kejayaan suatu bangsa harus peka dan bisa menggali peninggalan bersejarah yang ada disekelilingnya. Jangan sampai kita malah terbuai dengan materi yang diiming-imingkan oleh sekelompok orang atau golongan yang ingin memperkaya dirinya dengan memperjual belikan barang atau benda yang bersejarah yang dilindungi oleh negara.</p>
<p>Seperti yang pernah di beritakan memontum.com beberapa pekan lalu, bahwa telah digagas pembentukan kampung Benteng sebagai kampung wisata oleh Komandan Kodim 0820/Probolinggo, Letkol Kav Depri Rio Saransi. Penggagasan Kampung Inggris yang didukung penuh oleh Camat Mayangan dan sejumlah lapisan masyarakat Kampung Benteng tersebut, pada akhirnya nanti diharapkan bisa membuka kembali sejarah kota Probolinggo dan meningkatkan taraf hidup perekonomian masyarakat kampung Benteng dan Probolinggo pada umumnya.</p>
<p>Depri mengatakan, kegiatan tersebut membuktikan bahwa masyarakat peduli akan peninggalan sejarah yang ada di Kota Probolinggo.</p>
<p>&#8220;Bukti jika gagasan ini direspon dengan baik oleh masyarakat, adalah dengan antusias mereka mempersiapkan segala sesuatunya. Masyarakat mendengar gagasan ini langsung beraksi dengan menggandeng Koramil 0820/01 Kanigaran, masyarakat membersihkan lokasi situs sejarah benteng tersebut,&#8221; terangnya.</p>
<p>&#8220;Dengan adanya respon yang baik ini, semakin menguatkan gagasan ini untuk menjadi kenyataan. Kami dan elemen pemerintah dan instansi terkait sudah bertekad untuk segera mewujudkan gagasan tersebut,&#8221; lanjut Depri.</p>
<p>Di tempat yang sama, Kapten Inf Gatot W, Komandan Koramil 0820/01 Kanigaran menambahkan, bahwa sebagai anggota Koramil yang memiliki tanggung jawab teritorial di wilayah Kampung Benteng yang merupakan tempat situs sejarah di Probolinggo, mendukung sepenuhnya keinginan rakyat Kampung Benteng yang ingin kampungnya segera terwujud sebagai kampung wisata.</p>
<p>&#8220;Kami sangat mendukung adanya kegiatan ini, makanya kami siap merespon dan siap membantu kegiatan ini apalagi menyangkut situs atau peninggalan bersejarah,&#8221; ucapnya kepada memontum.com, Senin (04/12/2017). <strong>(pix/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">10453</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tak Tinggalkan Sejarah, Para Pecinta Sejarah Kunjungi Makodim Probolinggo</title>
		<link>https://memontum.com/tak-tinggalkan-sejarah-para-pecinta-sejarah-kunjungi-makodim-probolinggo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Nov 2017 07:15:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[kodim 0820]]></category>
		<category><![CDATA[situs sejarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/9276-tak-tinggalkan-sejarah-para-pecinta-sejarah-kunjungi-makodim-probolinggo</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8212; Pendahulu kita, sering mengatakan jangan lupakan sejarah, dan Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Sukarno juga mengatakan hal tersebut diatas, jadi bisa diambil kesimpulan, betapa pentingnya sejarah bagi keberlangsungan hidup berbangsa dan bernegara, kita akan buta bak berjalan dikegelapan, dengan selalu meraba-raba dalam berjalan dikehidupan kedepan bila tak mengetahui sejarah. Karna dengan mengetahui [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Probolinggo </strong>&#8212; Pendahulu kita, sering mengatakan jangan lupakan sejarah, dan Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Sukarno juga mengatakan hal tersebut diatas, jadi bisa diambil kesimpulan, betapa pentingnya sejarah bagi keberlangsungan hidup berbangsa dan bernegara, kita akan buta bak berjalan dikegelapan, dengan selalu meraba-raba dalam berjalan dikehidupan kedepan bila tak mengetahui sejarah. </p>
<p>Karna dengan mengetahui sejarah kita dapat mengukur apakah keberadapan kehidupan kita saat ini lebih baik ataupun semakin menurun dibandingkan kehidupan yang terdahulu.</p>
<p>Seperti yang di katakan Komandan Kodim 0820/ Probolinggo, Letkol Kav Depri Rio Saransi S.Sos.,M.M  agar kita selalu menjaga dan merawat situs-situs sejarah yang ada disekitar kita, diantaranya kampung benteng, Makodim dan Makoramil yang ada dijajarannya, yang menggunakan atau merupakan peninggalan-peninggalan bersejarah, hal itu agar dapat diketahui anak cucu kita kelak.</p>
<p>Ketua harian kwarcab gerakan Pramuka kota Probolinggo, H Indi Eko Yanuanto S.T.,M.M, berkesempatan mendatangi Makodim 0820/Probolinggo, berkaitan dengan keberadaan Makodim sebagai salah satu Situs Sejarah yang ada di Probolinggo, pada kesempatan ini karna Letkol Kav Depri Rio Saransi S.Sos.,M.M maka Kepala Staf Kodim 0820, Mayor Inf Teguh H.W yang menerima tamu tersebut.</p>
<p>Saat ditemui media, Mayor Inf Teguh H.W mengatakan, kedua tamu tersebut hanya ingin melihat-lihat keadaan Makodim sebagai salah satu situs sejarah yang masih terawat dengan baik yang ada di Probolinggo.</p>
<p>&#8220;Kedatangan mereka hanya berbincang-bincang seputar sejarah bangunan dan fungsi bangunan sebelum digunakan sebagai Markas Kodim saat ini,&#8221; tuturnya.</p>
<p>ASN Husen yang merupakan salah satu anggota Pegawai Negeri Sipil yang sudah cukup lama berada di Kodim 0820/Probolinggo, menambahkan pernah suatu ketika wisatawan dari belanda datang ke Kodim 0820/ Probolinggo, ternyata warga asing tersebut pernah bertempat tinggal di bangunan Makodim tersebut saat sebelum jaman kemerdekaan Republik Indonesia.</p>
<p>&#8220;Pernah wisatawan yang datang kesini, dan ternyata wisatawan tersebut pernah tinggal di makodim ini,&#8221; terangnya. <strong>(pix/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">9276</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
