<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>SNMPTN &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/snmptn/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 29 Mar 2022 13:06:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>SNMPTN &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Universitas Brawijaya Malang Terima 3.445 Mahasiswa Baru Jalur SNMPTN</title>
		<link>https://memontum.com/universitas-brawijaya-malang-terima-3-445-mahasiswa-baru-jalur-snmptn</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Mar 2022 13:06:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa Baru]]></category>
		<category><![CDATA[SNMPTN]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Brawijaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=166622</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Penerimaan Mahasiswa Baru lewat jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2022 sudah diumumkan hari ini, Selasa (29/03/2022) tadi. Pengumuman tersebut, dikeluarkan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Seperti di salah satu Perguruan Tinggi di Kota Malang, yakni Universitas Brawijaya (UB), pun telah mengumumkan menerima sebanyak 3.445 peserta. Wakil [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Penerimaan Mahasiswa Baru lewat jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2022 sudah diumumkan hari ini, Selasa (29/03/2022) tadi. Pengumuman tersebut, dikeluarkan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Seperti di salah satu Perguruan Tinggi di Kota Malang, yakni Universitas Brawijaya (UB), pun telah mengumumkan menerima sebanyak 3.445 peserta.</p>



<p>Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof Dr Aulanni’am drh DES, mengatakan bahwa jika tahun ini kuota SNMPTN menjadi 20 persen. &#8220;Karena UB sudah Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) maka jumlah kuota SNMPTN sebanyak 20 persen. Jika jumlah Maba 2022 nanti yang masuk diperkirakan sekitar 15 ribuan maka jumlah yang diterima lewat jalur SNMPTN kurang-lebih 3445 mahasiswa,&#8221; kata Prof Aul.</p>



<p>Dijelaskannya, dari jumlah tersebut, untuk prodi Saintek peminat terbanyak pada jurusan Kedokteran, dengan total pendaftar sebanyak 1.745 daya tampung 55. Keperawatan total pendaftar sebanyak 1332 daya tampung 44, serta prodi Teknik Informatika dengan jumlah pendaftar sebanyak 1.303 dengan daya tampung 53.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/operasi-ketupat-semeru-2026-polres-pasuruan-siapkan-4-pospam-2-posyan-dan-1-pos-terpadu">Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Pasuruan Siapkan 4 Pospam, 2 Posyan dan 1 Pos Terpadu</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/perkuat-jaring-pengaman-sosial-bupati-jember-minta-camat-kawal-ketersediaan-pangan-jelang-idul-fitri">Perkuat Jaring Pengaman Sosial, Bupati Jember Minta Camat Kawal Ketersediaan Pangan Jelang Idul Fitri</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-jember-instruksikan-penindakan-tegas-untuk-praktik-penyelewengan-bbm-bersubsidi">Bupati Jember Instruksikan Penindakan Tegas untuk Praktik Penyelewengan BBM Bersubsidi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/akselerasi-penanggulangan-kemiskinan-dan-masalah-sosial-pemkab-jember-gandeng-kalangan-pesantren">Akselerasi Penanggulangan Kemiskinan dan Masalah Sosial, Pemkab Jember Gandeng Kalangan Pesantren</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kpk-tetapkan-bupati-dan-sekda-cilacap-jadi-tersangka-setoran-thr">KPK Tetapkan Bupati dan Sekda Cilacap Jadi Tersangka Setoran THR</a></li>
</ul>


<p>Sedangkan untuk Prodi Soshum, pendaftar terbanyak adalah Ilmu Hukum sebanyak 1.625 peserta dengan daya tampung 121, Manajemen sebanyak 1.569 pendaftar dengan daya tampung 73, dan prodi Administrasi Bisnis sebanyak 1141 pendaftar dengan daya tampung 93.</p>



<p>Ketua LTMPT, Mochamad Ashari, menjelaskan pengumuman penerimaan SNMPTN melalui konferensi pers virtual. Dijelaskannya, untuk jumlah pendaftar dalam SNMPTN sebanyak 612.049. Dari jumlah tersebut, sebanyak 120.643 siswa lolos SNMPTN 2022.</p>



<p>Mereka dari lulusan SMA mendominasi menjadi pendaftar terbanyak, dengan jumlah 402.922. Disusul dari SMK sebanyak 131.148 dan Madrasah Aliyah sebanyak 77.351. Sisanya berasal dari jenis pendidikan lain.</p>



<p>&#8220;Hasil seleksi SNMPTN diumumkan secara resmi melalui web. Ada 31 web,&#8221; jelasnya. <strong>(cw2/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">166622</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sebanyak 40 Ribu Siswa Daftar SNMPTN Universitas Brawijaya Malang</title>
		<link>https://memontum.com/sebanyak-40-ribu-siswa-daftar-snmptn-universitas-brawijaya-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Mar 2022 08:04:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[SNMPTN]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Brawijaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=164918</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Universitas Brawijaya (UB) menjadi salah satu perguruan tinggi yang banyak diminati pendaftar melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2022. Berdasarkan data dari Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), jumlah peminat UB ada sebanyak 40.094 siswa dari seluruh Indonesia. Wakil Rektor Bidang Akademik UB, Aulanni’am, mengatakan tahun ini kuota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Universitas Brawijaya (UB) menjadi salah satu perguruan tinggi yang banyak diminati pendaftar melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2022. Berdasarkan data dari Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), jumlah peminat UB ada sebanyak 40.094 siswa dari seluruh Indonesia.</p>



<p>Wakil Rektor Bidang Akademik UB, Aulanni’am, mengatakan tahun ini kuota SNMPTN menjadi 20 persen. “Karena UB sudah PTNBH maka jumlah kuota SNMPTN sebanyak 20 persen. Jika jumlah mahasiswa baru 2022 nanti yang masuk diperkirakan sekitar 15 ribu, maka jumlah yang diterima lewat jalur SNMPTN kurang lebih 3 ribu mahasiswa,” katanya, Jumat (04/03/2022).</p>



<p>Perlu diketahui, bahwa dari 40 ribu siswa tersebut, peminat saintek terbanyak. Pertama, prodi Kedokteran yakni 1.746 siswa, kedua prodi Ilmu Keperawatan sejumlah 1.332 siswa dan ketiga prodi Teknik Informatika dengan jumlah peminat 1.303 siswa.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/operasi-ketupat-semeru-2026-polres-pasuruan-siapkan-4-pospam-2-posyan-dan-1-pos-terpadu">Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Pasuruan Siapkan 4 Pospam, 2 Posyan dan 1 Pos Terpadu</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/perkuat-jaring-pengaman-sosial-bupati-jember-minta-camat-kawal-ketersediaan-pangan-jelang-idul-fitri">Perkuat Jaring Pengaman Sosial, Bupati Jember Minta Camat Kawal Ketersediaan Pangan Jelang Idul Fitri</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-jember-instruksikan-penindakan-tegas-untuk-praktik-penyelewengan-bbm-bersubsidi">Bupati Jember Instruksikan Penindakan Tegas untuk Praktik Penyelewengan BBM Bersubsidi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/akselerasi-penanggulangan-kemiskinan-dan-masalah-sosial-pemkab-jember-gandeng-kalangan-pesantren">Akselerasi Penanggulangan Kemiskinan dan Masalah Sosial, Pemkab Jember Gandeng Kalangan Pesantren</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kpk-tetapkan-bupati-dan-sekda-cilacap-jadi-tersangka-setoran-thr">KPK Tetapkan Bupati dan Sekda Cilacap Jadi Tersangka Setoran THR</a></li>
</ul>


<p>Sedangkan pada Bidang Soshum, dengan peminat terbanyak pertama yakni prodi Ilmu Hukum sejumlah 1.625, Kedua prodi Manajemen sebanyak 1.569 dan yang ketiga prodi Ilmu Administrasi Bisnis sebanyak 1.141 peserta.</p>



<p>Prof Aul menambahkan, untuk SNMPTN dan SBMPTN, semua mengelola dari LTMPT. UB hanya mengambil berdasarkan kuota yang ditentukan. &#8220;Kita sudah diberikan data dari LTMPT dan tinggal menentukan sesuai dengan kuota masing-masing fakultas,&#8221; katanya.</p>



<p>Profesor Bidang Ilmu Biokimia tersebut menjelaskan, untuk SNMPTN tidak hanya nilai akademik saja yang berpengaruh. Namun, prestasi kakak kelas yang berada di perguruan tinggi bersangkutan juga ikut dinilai serta catatan dari LTMPT seperti peserta yang tidak daftar ulang setelah diterima di SNMPTN.</p>



<p>Pendaftaran SNMPTN dimulai tanggal 14 sampai 28 Februari 2022. Pengumuman akan disampaikan pada 29 Maret 2022 pukul 15.00 melalui website Selma.ub.ac.id. <strong>(cw2/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">164918</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bulan Depan UB Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru</title>
		<link>https://memontum.com/bulan-depan-ub-buka-pendaftaran-mahasiswa-baru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Jan 2021 09:35:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendaftaran Maba]]></category>
		<category><![CDATA[Pendaftaran UB]]></category>
		<category><![CDATA[SNMPTN]]></category>
		<category><![CDATA[sosialisasi SNMPTN]]></category>
		<category><![CDATA[UB]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Brawijaya]]></category>
		<category><![CDATA[UTBK]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=132683</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Demi menambah informasi berkaitan dengan mekanisme pendaftaran dan penerimaan mahasiswa baru, Universitas Brawijaya (UB) mengadakan sosialisasi SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) dan UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) Tahun 2021. Sosialisasi yang dilaksanakan secara daring ini berlangsung Rabu (20/01), dan dilaksanakan terbuka untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Demi menambah informasi berkaitan dengan mekanisme pendaftaran dan penerimaan mahasiswa baru, Universitas Brawijaya (UB) mengadakan sosialisasi SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) dan UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) Tahun 2021.</p>



<p>Sosialisasi yang dilaksanakan secara daring ini berlangsung Rabu (20/01), dan dilaksanakan terbuka untuk umum.</p>



<p>Humas UB, Kotok Gurito, SE. mengatakan bahwa saat ini sistem seleksi masuk PTN meningkat prosesnya. &#8220;Sesuai dengan perkembangan IT era digital, LTMPT (Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi) mengadakan tes berbasis UTBK. Serta mengacu pada prinsip adil, transparan, akuntabel, fleksibel, dan efisien,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Dijelaskan Kotok, jadwal pelaksanaan SNMPTN mulai tanggal 15-24 Februari 2021. Dimana persyaratan lengkap bisa diakses pada website LTMPT. Sedangkan UTBK dilaksanakan 2 gelombang, pertama tanggal 12-18 April 2021, kedua tanggal 26 April-2 Mei 2021. &#8220;Setelah mendapat hasil UTBK, baru mendaftar SBMPTN,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Lebih lanjut, Koordinator Bagian Perencanaan Akademik dan Kerjasama UB, Hery Prawoto Widodo, S. Sos., MAB. menyampaikan bahwa selama 2 tahun berturut-turut UB menjadi PTN favorite dalam pemilihan di SNMPTN dan SBMPTN.</p>



<p>&#8220;Di tahun 2019 dan 2020 UB menempati peringkat pertama jumlah peminat SNMPTN. Begitu pula di tahun 2019 peminat SBMPTN UB menduduki peringkat pertama, dan tahun 2020 di nomer 2 setelah UGM,&#8221; paparnya.</p>



<p>Berdasarkan pemaparan Hery, kuota SNMPTN UB minimum 20 persen namun masih menunggu keputusan pimpinan. &#8220;Jadi untuk sekarang kami siapkan sekitar minimum 30 persen. Berdasarkan nilai akademik saja atau nilai akademik dan prestasi lainnya yang ditetapkan oleh PTN,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Untuk alokasi SBMPTN, UB menetapkan minimum 40 persen, berdasarkan hasil UTBK saja atau hasil UTBK dan kriteria lain yang ditetapkan bersama oleh PTN. Kemudian jalur Mandiri, alokasi maksimal 30 persen dimana dapat menggunakan hasil UTBK untuk mendaftar.</p>



<p>&#8220;Ada beberapa tips yang bisa kami sampaikan jika ingin diterima di UB pada jalur SNMPTN. Salah satunya adalah UB tidak mau menjadi pilihan ke dua. Seleksi SNMPTN dilakukan pada PTN pilihan pertama dahulu, sehingga jika daya tampung sudah terpenuhi di PTN pilihan pertama, maka PTN pilihan kedua tidak akan diseleksi,&#8221; tandasnya.</p>



<p>Adapun 5 prodi (program studi) yang memiliki keketatan tinggi saat SNMPTN 2020 adalah Farmasi, Ilmu Aktuaria, Ilmu Gizi, Kedokteran, dan Sistem Informasi di sektor saintek. Sedangkan untuk soshum yang tertinggi adalah Kewirausahaan, Ekonomi Keuangan dan Perbankan, Ilmu Komunikasi, Psikologi, dan Perpajakan.</p>



<p>&#8220;Untuk prodi dengan keketatan tinggi jalur SBMPTN ada Kedokteran, Farmasi, Kedokteran Gigi, Teknik Informatika, dan Ilmu Gizi. Kemudian untuk yang soshum ada Kewirausahaan, Ilmu Komunikasi, Psikologi, Manajemen, dan Pariwisata,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut, diakui Hery saat ini UB belum melaunching proses dan prosedur untuk tes jalur Mandiri. &#8220;Tapi kami akan mengikuti ketentuan tahun 2020, sambil kita tunggu kebijakan pimpinan tahun 2021 seperti apa. Namun kami sampaikan secara umum saja,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Pada seleksi jalur Mandiri UB tahun 2020, pihaknya menggunakan 2 metode yaitu jalur UTBK dan jalur rapor.</p>



<p>Seperti diketahui jumlah peminat seleksi SNMPTN UB tahun 2020 sebanyak 30.932 dan 4.303 diantaranya diterima. SBMPTN UB tahun 2020 diminati sejumlah 61.743 dan yang diterima sebanyak 6.007. Sedangkan jalur Mandiri UB tahun 2020 terdapat peminat sejumlah 42.505, yang diterima hanya 5.605.</p>



<p>&#8220;Ini menunjukkan bahwa UB sangat selektif untuk bisa memilih yang terbaik. Walau kuota banyak, peminat juga banyak, persaingan masuk UB sangat tinggi,&#8221; tutupnya. <strong>(cw1/ed2)</strong></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">132683</post-id>	</item>
		<item>
		<title>UB Berikan Keringanan dan Pembebasan UKT</title>
		<link>https://memontum.com/ub-berikan-keringanan-dan-pembebasan-ukt</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 May 2019 15:18:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Klarifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[SNMPTN]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Brawijaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/84248-ub-berikan-keringanan-dan-pembebasan-ukt</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menanggapi berita yang telah beredar terkait kendala yang dihadapi Peter Ananthaputra Judianto, camaba yang hampir mundur dari Universitas Brawijaya (UB) jalur SNMPTN, lantaran UKT-nya terlampau tinggi. Pihak UB pun memberikan klarifikasinya. &#8220;Setelah viral, saya sempat ditelpon pak Wagub Emil Dardak untuk kebenarannya. Setelah kami telusuri, Peter memang anak seorang dokter ASN [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menanggapi berita yang telah beredar terkait kendala yang dihadapi Peter Ananthaputra Judianto, camaba yang hampir mundur dari Universitas Brawijaya (UB) jalur SNMPTN, lantaran UKT-nya terlampau tinggi. Pihak UB pun memberikan klarifikasinya.</p>
<p>&#8220;Setelah viral, saya sempat ditelpon pak Wagub Emil Dardak untuk kebenarannya. Setelah kami telusuri, Peter memang anak seorang dokter ASN di RSSA. Namun kini sedang sakit dan tak memungkinkan praktek dokter. Waktu itu dia tak mengajukan, karena kebingungan. Ternyata dia sudah membayar penuh karena sudah ditanggung rekan kerabat ayahnya. Kemungkinan untuk semester depan akan diajukan,&#8221; jelas Rektor UB Prof. Dr. Ir. Nuhfil Hanani AR, A.R.,M.S, kepada awak media, dalam acara Bonsai, Bincang dan Obrolan Santai, di Ruang Jamuan, Gedung Rektorat lantai 6, Rabu (15/5/2019) siang.</p>
<p><div id="attachment_84249" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-84249" decoding="async" class="size-full wp-image-84249" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG_7591-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="Awak media yang hadir. (rhd)" width="650" height="333" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG_7591-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG_7591-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG_7591-copy.jpg?resize=600%2C307&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG_7591-copy.jpg?resize=200%2C102&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-84249" class="wp-caption-text"><strong> Awak media yang hadir. (rhd)</strong></p></div></p>
<p>Merujuk Peraturan Rektor nomor 17/2019 tentang Penundaan, Penurunan Kategori, Keringanan, dan Pembebasan UKT, SPP, dan SOFP bagi mahasiswa program pendidikan vokasi dan program sarjana. Nuhfil menjelaskan bahwa ada dua jenis beasiswa, yakni beasiswa Bidik Misi, dimana biaya UKT dan biaya hidup ditanggung; Dan beasiswa lain bagi mahasiswa tidak mampu, pandai, dan kriteria lainnya yang ditetapkan dari pendonor/pemberi beasiswa. &#8220;Kuota bidik misi sekitar 10 persen, sedangkan beasiswa lain lebih dari 10 persen. Total beasiswa lebih dari 20 persen,&#8221; jelas Nuhfil.</p>
<p>Sebagai informasi, Peter Ananthaputra Judianto, merupakan siswa SMAN 3 Kota Malang peraih nilai Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) terbaik jurusan IPA tingkat SMA se-Kota Malang. Peter diterima melalui jalur SNMPTN pada jurusan Teknik Kimia UB. Usai melalui proses daftar ulang, peraih nilai sempurna tiga mapel UNBK tersebut, memperoleh UKT Rp. 7.6 juta per semester. Atas besaran tersebut, Peter sempat memilih mundur.</p>
<p>&#8220;Penundaan tidak berarti tidak ada pembayaran. Penundaan bisa dilunasi sekali atau beberapa kali di semester tersebut. Bahkan karena dianggap berat sekali, dengan beberapa data baru tambahan, maka bisa jadi dibebaskan,&#8221; terang Wakil Rektor II Prof. Dr. Gugus Irianto, didampingi WR I Prof.Dr.drh.Aulanni&#8217;am, DES, dan WR IV Prof.Dr.Ir.Moch.Sasmito Djati, M.S.</p>
<p>Gugus menjelaskan, Peraturan Rektor nomor 17/2019 tentang Penundaan, Penurunan Kategori, Keringanan, dan Pembebasan UKT, SPP, dan SOFP bagi mahasiswa program pendidikan vokasi dan program sarjana, dapat dilihat di website Universitas Brawijaya. <strong>(adn/yam)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">84248</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Undang Kepsek se-Jatim, Rektor Unair Sosialisasikan SNMPTN dan SBMPTN</title>
		<link>https://memontum.com/undang-kepsek-se-jatim-rektor-unair-sosialisasikan-snmptn-dan-sbmptn</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Feb 2019 12:44:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[SBMPTN]]></category>
		<category><![CDATA[SNMPTN]]></category>
		<category><![CDATA[Sosialisasi]]></category>
		<category><![CDATA[UNAIR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/77779-undang-kepsek-se-jatim-rektor-unair-sosialisasikan-snmptn-dan-sbmptn</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Menjawab segala pertanyaan kepala sekolah dan guru seputar informasi masuk di Universitas Airlangga, Rektor UNAIR Prof Moh Nasih mengundang kepala sekolah SMA sederajat se-Jawa Timur. Acara tahunan bertajuk Sosialisasi SNMPTN dan SBMPTN itu berlangsung sangat antusias, mengingat sosialisasi ini dihadiri oleh 310 kepala sekolah di Jawa Timur. Sosialisasi berlangsung Senin(11/22019), bertempat di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Menjawab segala pertanyaan kepala sekolah dan guru seputar informasi masuk di Universitas Airlangga, Rektor UNAIR Prof Moh Nasih mengundang kepala sekolah SMA sederajat se-Jawa Timur. Acara tahunan bertajuk Sosialisasi SNMPTN dan SBMPTN itu berlangsung sangat antusias, mengingat sosialisasi ini dihadiri oleh 310 kepala sekolah di Jawa Timur.</p>
<p>Sosialisasi berlangsung Senin(11/22019), bertempat di Aula Garuda Mukti Kantor Manajemen Universitas Airlangga. Menurut Rektor, tahun 2019 ini ada sedikit penambahan daya tampung mahasiswa di UNAIR. Jika tahun 2018 lalu untuk jalur S1 UNAIR menerima sebanyak 5.125 mahasiswa, tahun 2019 ini UNAIR menerima sejumlah 5.485 mahasiswa.</p>
<p>Klasifikasinya, jalur SNMPTN sebanyak 1.650, jalur SBMPTN sebanyak 2.195, dan 1.640 lainnya untuk jalur Mandiri. Program studi S1 yang mengalami kenaikan kuota yaitu dari Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Farmasi, Fakultas Hukum, Fakultas Kesehatan Masyarakat, dan beberapa prodi teknik.</p>
<p>Komponen penilaian SBMPTN adalah berasal dari indeks siswa dan indeks sekolah. Dari indeks sekolah tersebut, ditentukan daya tampung untuk setiap program studi. Sementara untuk indeks siswa, sepenuhnya dihitung oleh penilaian panitia pusat, dalam hal ini Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).</p>
<p>Yang dinilai pertama untuk jalur SBMPTN adalah indeks sekolah. Yakni hasil ujian tulis yang berasal dari SMA masing-masing. Sehingga, nilai SBMPTN siswa masing-masing sekolah sangat mempengaruhi indeks sekolah. Meskipun nilai siswa yang bersangkutan tinggi, tetapi tidak masuk dalam batasan tertentu untuk sekolahnya, bisa jadi siswa tersebut tidak diterima.</p>
<p>Siswa yang memiliki prestasi luar biasa khususnya bidang sains. Misalnya olimpiade, agar dicantumkan saat pendaftaran. Sebab, prestasi akademik siswa berbentuk sertifikat tersebut akan menjadi bahan pertimbangan UNAIR. Pada jalur SBMPTN, wawasan kebangsaan siswa yang bersangkutan akan menjadi bahan pertimbangan penilaian. Wawasan kebangsaan ini dinilai dari esai yang dibuat oleh siswa bersangkutan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">77779</post-id>	</item>
		<item>
		<title>UM Sosialisasikan SNMPTN/SBMPTN di Tulungagung</title>
		<link>https://memontum.com/um-sosialisasikan-snmptn-sbmptn-di-tulungagung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Jan 2019 14:01:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tulungagung]]></category>
		<category><![CDATA[SBMPTN]]></category>
		<category><![CDATA[SNMPTN]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Negeri Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/73747-um-sosialisasikan-snmptn-sbmptn-di-tulungagung</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Tulungagung &#8211; Tim promosi Universitas Negeri Malang (UM) mensosialisasikan penerimaan mahasiswa baru (maba) di UM melalui jalur SNMPTN, SBMPTN dan Mandiri, di Aula MAN 2 Tulungagung, Rabu (16/1/2019). Sosialisasi ini disampaikan dihadapan 370 siswa kelas XII, oleh Kabag Kerjasama dan Humas Dra. Aminarti S. Wahyuni. Dibanding tahun lalu, ada perbedaan signifikan pada seleksi penerimaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Tulungagung</strong> &#8211; Tim promosi Universitas Negeri Malang (UM) mensosialisasikan penerimaan mahasiswa baru (maba) di UM melalui jalur SNMPTN, SBMPTN dan Mandiri, di Aula MAN 2 Tulungagung, Rabu (16/1/2019). Sosialisasi ini disampaikan dihadapan 370 siswa kelas XII, oleh Kabag Kerjasama dan Humas Dra. Aminarti S. Wahyuni.</p>
<p>Dibanding tahun lalu, ada perbedaan signifikan pada seleksi penerimaan maba tahun 2019, yang menarik para siswa mendengarkan seksama penjelasan dari narasumber. Beberapa perbedaan tersebut, diantaranya setiap peserta diperbolehkan memilih program studi maksimal 2 (dua) dari satu PTN atau dua PTN. Bagi peserta yang telah dinyatakan lulus SNMPTN 2019, maka secara otomatis ditolak untuk SBMPTN 2019.</p>
<p><div id="attachment_73688" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-73688" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG-20190117-WA0040-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="Kabag Kerjasama dan Humas Dra. Aminarti S. Wahyuni, bersama siswa dan guru MAN 2 Tulungagung. (ist)" width="650" height="333" class="size-full wp-image-73688" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-73688" class="wp-caption-text"><strong>Kabag Kerjasama dan Humas Dra. Aminarti S. Wahyuni, bersama siswa dan guru MAN 2 Tulungagung. (ist)</strong></p></div></p>
<p>Dalam SBMPTN tahun ini, peserta harus melakukan Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) dulu, maksimal 2 (dua) kali, baru kemudian bisa mendaftar SBMPTN. Antusias peserta sangat tinggi, banyak peserta yang mengajukan pertanyaan seputar Penerimaan Maba UM di sesi tanya jawab.</p>
<p>“Senang sekali sekolah bisa menghadirkan narasumber dari UM, sehingga kita bisa bertanya langsung tentang penerimaan maba disana. Saya berharap bisa diterima di UM, meski keketatan setiap prodi di UM cukup tinggi,” ungkap Aisyah, salah satu siswa kelas XII program studi IPA.</p>
<p>Selain menjabarkan seleksi penerimaan maba, narasumber mengajak seluruh peserta terlibat langsung dengan berinteraksi melalui games-games yang berhadiah berbagai souvenir cantik dari UM. <strong>(rhd/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">73747</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Terpusat, Dikelola Langsung LTMPT</title>
		<link>https://memontum.com/seleksi-penerimaan-mahasiswa-baru-terpusat-dikelola-langsung-ltmpt</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Oct 2018 22:36:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[LTMPT]]></category>
		<category><![CDATA[SNMPTN]]></category>
		<category><![CDATA[UNAIR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=60960</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemrsitekdikti) telah menetapkan kebijakan terkait Seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri 2019. Kebijakan itu terkait proses seleksi yang berstandar nasional dengan mengacu pada prinsip adil, transparan, fleksibel, efesien, akuntabel serta sesuai perkembangan teknologi informasi di era digital. Mengenai berbagai kebijakan itu, Rektor UNAIR Prof. Moh Nasih menegaskan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemrsitekdikti) telah menetapkan kebijakan terkait Seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri 2019. Kebijakan itu terkait proses seleksi yang berstandar nasional dengan mengacu pada prinsip adil, transparan, fleksibel, efesien, akuntabel serta sesuai perkembangan teknologi informasi di era digital.</p>
<p>Mengenai berbagai kebijakan itu, Rektor UNAIR Prof. Moh Nasih menegaskan pada prinsipnya aturan mengenai proses seleksi antara tahun 2018 dengan 2019 tidak jauh beda. Tetap melalui tiga jalur, yakni Jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan Jalur Seleksi Mandiri.</p>
<p>“Untuk jalur Seleksi SBMPTN 2019 hanya menggunakan satu metode tes, yaitu Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Tidak ada lagi tes yang menggunakan kertas. Dulu calon mahasiswa mendaftar dengan full terlebih dahulu, termasuk memilih program studi. Tahun ini, calon masiswa yang akan melamar diberikan kesempatan untuk mengikuti tes terlebih dahulu,” Senin (22/10).</p>
<p>Tes yang dilakukan di awal ini, kata Nasih, akan dibagi ke dalam berbagai gelombang dengan waktu yang sama. Kemungkinan akan ada dua belas kali tes. Dalam kurun waktu kurang lebih dua bulan setiap hari Sabtu dan Minggu. Jadi tidak ada pengumpulan massa dalam waktu yang bersamaan.</p>
<p>Baru setelah ujian, peserta memasuki tahap selanjutnya dengan memilih jurusan yang ingin dimasuki. Jika dulu satu hari dilakukan sehari dengan bersama-sama dan setelah siswa memilih jurusan. Kini bedanya di situ. Hanya saja untuk waktu pendaftarannya serentak.</p>
<p>“Dengan mengetahui hasil nilai, maka calon mahasiswa bisa mengukur hasil nilai dengan program studi yang akan dipilih. Mengenai lokasi ujian, sama, dilaksanakan di seluruh PTN di Indonesia. Hanya, tahun 2019 tidak ada sistem Panitia Lokal lagi, semua akan terpusat oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT),” imbuh pria asal Gresik ini.</p>
<p>Mengenai kuota pada masing-masing jalur, Unair tidak akan jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Hanya saja aturan tahun ini untuk SNMPTN minimal 20%, SBMPTN minimal 40%, Mandiri maksimal 30%. Kurang lebih kuota penerimaan di UNAIR akan pada angka-angka tersebut.</p>
<p>“Untuk seleksi diploma 4 dan diploma 3 semua akan masuk pada jalur seleksi mandiri yang dilaksanakan oleh universitas,” tutupnya. <strong>(ano/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">60960</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tak Daftar Ulang, Ratusan Siswa Gugur SNMPTN, UB Mundur 107 Siswa, UM 249 Siswa</title>
		<link>https://memontum.com/tak-daftar-ulang-ratusan-siswa-gugur-snmptn-ub-mundur-107-siswa-um-249-siswa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 May 2018 11:56:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[daftar ulang]]></category>
		<category><![CDATA[SNMPTN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://memontum.com/97014-tak-daftar-ulang-ratusan-siswa-gugur-snmptn-ub-mundur-107-siswa-um-249-siswa</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8212; Dari 11.078 kuota Mahasiswa Baru (Maba) yang ditetapkan Universitas Brawijaya (UB) Malang, sekitar 3.341 siswa lolos jalur SNMPTN. Namun, data Akademik UB, sekitar 3,2 persen atau 107 siswa Tidak Daftar Ulang (TDU) Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Selasa (8/5/2018). Sehingga 3.234 siswa yang telah melakukan Daftar Ulang (DU), dianggap [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8212; Dari 11.078 kuota Mahasiswa Baru (Maba) yang ditetapkan Universitas Brawijaya (UB) Malang, sekitar 3.341 siswa lolos jalur SNMPTN. Namun, data Akademik UB, sekitar 3,2 persen atau 107 siswa Tidak Daftar Ulang (TDU) Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Selasa (8/5/2018).</p>
<p>Sehingga 3.234 siswa yang telah melakukan Daftar Ulang (DU), dianggap lolos menjadi Calon Mahasiswa Baru (Camaba). Sementara akibat TDU, secara otomatis siswa dianggap mengundurkan diri sebagai Camaba UB. Di sisi lain, jumlah peserta bidik misi dari jalur SNMPTN UB sudah terisi sebanyak 632 dari 986 kuota yang didapat UB.</p>
<p>Mengapresiasi hal itu, Wakil Rektor I UB Prof Kusmartono menyampaikan selamat datang kepada para siswa sebagai Camaba. Selain itu, Kusmartono juga berpesan agar Camaba nantinya tidak terlalu kerasan kuliah di UB dalam hal positif, yakni cukup menjadi mahasiswa yang serius kuliah dengan lulus tepat waktu 4 tahun. &#8220;Pesan saya jangan terlalu kerasan di UB, 4 tahun harus lulus. Belajar baik-baik, raih prestasi yang baik, ikut UKM dan jangan ikut aliran ekstrim-ekstrim,&#8221; pesannya.</p>
<p>Senada, WR III Prof Arief Prajitno menyatakan, saat ini ada 47 UKM di UB, mulai sepakbola hingga berkuda. UKM-UKM tersebut bisa dipilih ketika sudah menjadi Maba UB. &#8220;UB akan memberikan penghargaan kepada mahasiswa yang mempunyai prestasi baik di tingkat nasional maupun internasional. Apa saja itu? Silakan rajin-rajin memantau setiap informasi di website www.selma.ub.ac.id.,&#8221; tukas Ai, sapaan akrabnya.</p>
<p>Sementara itu, di Universitas Negeri Malang (UM), dari data akademik UM, sekitar 2.356 camaba diterima melalui jalur SNMPTN, yang terbagi non bidik misi 2.027 camaba dan bidik misi 329 camaba. Namun usai pelaksanaan Daftar Ulang (DU) SNMPTN di UM, hanya teregistrasi secara administrasi yaitu 2.107 camaba, yang terbagi non bidik misi 1.793 camaba dan bidik misi 314 camaba. Praktis TDU SNMPTN di UM yakni 249 siswa dianggap mengundurkan diri. <strong>(rhd/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">97014</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peserta Ujian SBMPTN dan Daftar Ulang SNMPTN Tumplek Blek</title>
		<link>https://memontum.com/peserta-ujian-sbmptn-dan-daftar-ulang-snmptn-tumplek-blek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 May 2018 13:15:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SBMPTN]]></category>
		<category><![CDATA[SNMPTN]]></category>
		<category><![CDATA[unibraw]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Negeri Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=41787</guid>

					<description><![CDATA[Hindari akses jalan sekitar kampus UB, UM dan UIN &#160; Memontum Kota Malang &#8212; Menjelang pelaksanaan ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018 pada Selasa (8/5/2018), ribuan peserta menyerbu beberapa lokasi ujian sehari sebelumnya. Rerata mereka tak ingin salah alamat masuk ruangan saat pelaksanaan SBMPTN. Sebab sebagian besar merupakan warga dari luar kota, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>Hindari akses jalan sekitar kampus UB, UM dan UIN</strong></h2>
<p>&nbsp;<br />
<strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8212; Menjelang pelaksanaan ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018 pada Selasa (8/5/2018), ribuan peserta menyerbu beberapa lokasi ujian sehari sebelumnya. Rerata mereka tak ingin salah alamat masuk ruangan saat pelaksanaan SBMPTN. Sebab sebagian besar merupakan warga dari luar kota, pun warga Malang Raya, yang notabene jarang memasuki kampus atau sekolah tempat pelaksanaan ujian.</p>
<p>&#8220;Saya diantar orang tua untuk melihat tempat ujian. Maklum kami dari Lumajang, dan kemarin sore baru tiba dan menginap di rumah saudara di Malang. Biar saat ujian ga kesulitan menemukan ruangannya, apalagi sampai salah masuk. Toh banyak temannya, kebetulan saya dan 2 teman ini ujiannya di UB, 4 teman lainnya ada yang di UM dan UIN. Ga pa-pa sekarang repot, daripada besok telat ujian,&#8221; ungkap Rara, salah satu peserta ujian rombongan dari Lumajang, ditemui Memo X di UB, Senin (6/7/2018).</p>
<p>Tentunya, antisipasi peserta ini mengikuti pesan yang disampaikan panitia SBMPTN. &#8220;Dihimbau kepada para peserta SBMPTN 2018 agar memastikan lokasi tempat ujiannya sekurang-kurangnya satu hari sebelum tanggal pelaksanaan agar dapat mengikuti ujian secara tepat waktu. Dihimbau agar para peserta mempersiapkan diri sebaik-baiknya dan tidak terbujuk oleh janji-janji dari pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab,&#8221; mengutip pesan Ketua Panitia Pusat SNPMB PTN 2018 Prof. Dr. Ravik Karsidi, MS� dalam website SBMPTN, sembari ditambahkan catatan hasil seleksi SBMPTN 2018 akan diumumkan pada 3 Juli 2018. �</p>
<p>Sementara itu, para siswa yang telah diterima melalui jalur SNMPTN dipersilahkan daftar ulang di masing-masing PTN tujuan pada 8 Mei 2018 jam 07.00 waktu setempat, dengan membawa persyaratan yang telah ditentukan. Tentunya, bagi masyarakat Malang Raya yang menggunakan akses jalan sekitar kampus tersebut, diharapkan sabar atau memilih alternatif jalan lain agar terhindar dari kemacetan.</p>
<p>Sebagai informasi, untuk pelaksanaan SBMPTN di Universitas Brawijaya (UB), Universitas Negeri Malang (UM), dan Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim ada sekitar 38.890 peserta mengikuti SBMPTN 2018. Jumlah tersebut terdiri dari Saintek 16.310 peserta di UM, Soshum 17.242 peserta di UB, Campuran 3.588 peserta di UIN, dan UTBK dekstop 1.750 peserta, yang terbagi UM 825, UB 745 dan UIN 180 peserta. Dari jumlah tersebut, ada beberapa peserta difabel, diantaranya Saintek 2 orang (Tuna rungu 1 dan Tuna daksa 1), Soshum 8 orang (Tuna netra 2, Tuna rungu 4, Tuna wicara 1, Tuna rungu dan wicara 1), dan Campuran 3 orang (Tuna netra 2, dan Tuna rungu 1). </p>
<p>Ujian tulis dilaksanakan dengan memilih 1 (satu) dari 2 (dua) metode, yaitu Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) dan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Dimana pelaksanaan UTBK menggunakan desktop (PC) yang disediakan panitia. Sementara UTBK menggunakan perangkat bergerak (Tablet atau Telepon Pintar) berbasis Android yang dibawa sendiri oleh peserta hanya berlaku di Panlok Bandung. Sementara, peserta yang memilih program studi Ilmu Seni dan/atau Keolahragaan diwajibkan mengikuti Ujian Keterampilan (UK) yang ditentukan oleh masing-masing PTN tujuan pada tanggal 9 Mei 2018 dan/atau 11 Mei 2018. </p>
<p>Materi Ujian Tulis terdiri atas Tes Kemampuan dan Potensi Akademik (TKPA) terdiri atas mata uji Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, TPA Verbal, TPA Numerikal, dan TPA Figural; Tes Kemampuan Dasar Sains dan Teknologi (TKD Saintek) terdiri atas mata uji Matematika IPA, Biologi, Kimia, dan Fisika; Tes Kemampuan Dasar Sosial dan Humaniora (TKD Soshum) terdiri atas mata uji Sosiologi, Sejarah, Geografi, dan Ekonomi. <strong>(rhd/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">41787</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
