<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Strategi Digital Garudafood Menuju Industri 4.0 &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/strategi-digital-garudafood-menuju-industri-4-0/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 Jun 2021 04:35:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Strategi Digital Garudafood Menuju Industri 4.0 &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Berdayakan Lansia, Ini Lima Strategi Pemkot Malang</title>
		<link>https://memontum.com/berdayakan-lansia-ini-lima-strategi-pemkot-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Jun 2021 04:35:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Lansia]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot malang]]></category>
		<category><![CDATA[Strategi Digital Garudafood Menuju Industri 4.0]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=145942</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang – Tantangan perlindungan sosial dan pemberdayaan lanjut usia (lansia) dirasa makin kompleks dewasa ini. Oleh karena itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang miliki lima strategi dalam merespon tantangan tersebut. Diantaranya adalah penguatan regulasi daerah dan kelembagaan, peningkatan akses dan kualitas layanan kesehatan lansia, memperkuat kemitraan pelayanan dan pemberdayaan lansia, meningkatkan akurasi dan cakupan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> – Tantangan perlindungan sosial dan pemberdayaan lanjut usia (lansia) dirasa makin kompleks dewasa ini. Oleh karena itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang miliki lima strategi dalam merespon tantangan tersebut. Diantaranya adalah penguatan regulasi daerah dan kelembagaan, peningkatan akses dan kualitas layanan kesehatan lansia, memperkuat kemitraan pelayanan dan pemberdayaan lansia, meningkatkan akurasi dan cakupan perlindungan sosial lansia, serta membangun infrastruktur dan ruang publik ramah lansia.</p>



<p>“Kota Malang memiliki perhatian besar terhadap kelompok lansia. Sebagaimana visi yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2023 adalah, tercapainya Kota Malang bermartabat. Maka dalam rangka mewujudkan visi tersebut, kami menyusun misi pembangunan Kota Malang,” ujar Wali Kota Malang, Sutiaji, Rabu (23/06).</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bi-malang-sebut-lonjakan-harga-emas-dorong-inflasi-di-februari-2026">BI Malang Sebut Lonjakan Harga Emas Dorong Inflasi di Februari 2026</a></li>
</ul>


<p>Dari keempat misi yang dimiliki Kota Malang, salah satu yang menyentuh kesejahteraan lansia, adalah misi yang ketiga. Yaitu mewujudkan kota yang rukun dan toleran berasaskan keberagaman dan keberpihakan terhadap masyarakat rentan dan gender.</p>



<p>“Melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB), Pemkot Malang berupaya menjamin hak-hak dan kesejahteraan masyarakat berusia lanjut,” sambungnya.</p>



<p>Terlebih, menurut data yang dihimpun oleh Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2020, dalam waktu hampir lima dekade, persentase lansia Indonesia meningkat sekitar dua kali lipat pada tahun 1971-2020. Yakni menjadi 9,92 persen atau sebanyak 26 juta-an. &#8220;Sedangkan berdasar hasil sensus penduduk tahun 2020, tercatat persentase penduduk berusia 65 tahun ke atas di Kota Malang sebesar 6,76 persen dari total penduduk Kota Malang,&#8221; tambah pemilik kursi N1 itu.</p>



<p>Selain itu, peran kelompok lansia juga diperhitungkan dalam menentukan arah pembangunan Kota Malang. Hal itu terlihat dari Musrenbang tematik yang juga melibatkan lansia dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).</p>



<p>&#8220;Salah satu wujud kepedulian Pemkot Malang terhadap kelompok lanjut usia dengan melibatkan mereka untuk berpartisipasi menentukan arah pembangunan. Hal tersebut dikemas pada acara Musrenbang Lansia dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2022 yang telah dilakukan pada awal tahun ini oleh Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Malang,&#8221; papar Sutiaji.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang, Penny Idriyani, mengatakan bahwa dalam rangka peningkatan kualitas hidup dan pemberdayaan bagi kelompok lansia, Pemkot Malang juga memiliki program khusus yang menyasar kelompok masyarakat berusia lanjut.</p>



<p>&#8220;Di antaranya adalah Rantang Kasih, Bantuan Kebutuhan Pokok, Family Support, Social Home Care. Lalu ada juga pengembangan ruang terbuka hijau (RTH) menuju Taman Ramah Lansia, Posyandu Lansia, dan pembinaan Karang Werda Kota Malang,&#8221; beber Penny.</p>



<p>Namun diakuinya, demi mewujudkan kota ramah lansia, masih terdapat beberapa permasalahan pembangunan di Kota Malang.</p>



<p>“Meski demikian, ada permasalahan pembangunan yang dihadapi Kota Malang, yakni kualitas perlindungan sosial yang perlu ditingkatkan. Terkait lansia, masih terbatasnya tempat penampungan penyandang masalah kesejahteraan sosial, khususnya rumah lansia,” ujar Penny. Oleh karena itu, kata Penny, pembangunan panti jompo terpadu berkonsep vila lansia di wilayah Malang timur menjadi prioritas Wali Kota Malang dan Wakil Wali Kota Malang yang tertuang di dalam RPJMD 2018-2023. <strong>(mus/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">145942</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Strategi Digital Garudafood Menuju Industri 4.0</title>
		<link>https://memontum.com/strategi-digital-garudafood-menuju-industri-4-0</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Dec 2018 02:31:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Strategi Digital Garudafood Menuju Industri 4.0]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=66856</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya&#8212;-Pemerintah telah meluncurkan Roadmap Making Indonesia 4.0 untuk kesiapan memasuki era revolusi industri ke-4. Berdasarkan Making Indonesia 4.0, terdapat lima sektor manufaktur yang akan dijadikan pionir, salah satunya adalah industri makanan dan minuman. Konsep industri 4.0 itu sendiri, mengusung adanya integrasi di semua lini dan didukung dengan teknologi informasi yang canggih, sehingga mampu meningkatkan produktivitas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya&#8212;-</strong>Pemerintah telah meluncurkan Roadmap Making Indonesia 4.0 untuk kesiapan memasuki era revolusi industri ke-4. Berdasarkan Making Indonesia 4.0, terdapat lima sektor manufaktur yang akan dijadikan pionir, salah satunya adalah industri makanan dan minuman. Konsep industri 4.0 itu sendiri, mengusung adanya integrasi di semua lini dan didukung dengan teknologi informasi yang canggih, sehingga mampu meningkatkan produktivitas organisasi. PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) sebagai salah satu perusahaan makanan dan minuman terus melakukan improvement dan inovasi untuk semakin memperkuat sistem teknologi informasi dan komunikasi berbasis digital sebagai salah satu cara menuju industri 4.0.</p>
<p>Head of Corporate Information Technology Garudafood, Johanes Hartanto mengatakan  Digital Supply Chain  yang terintegrasi dari end to end process yang tepat sasaran dan mampu menjawab kebutuhan konsumen sebagai salah satu strategi Garudafood menuju industri 4.0.</p>
<p>“Kami terus berbenah dan mempersiapkan teknologi informasi yang terintegrasi di semua lini proses bisnis Garudafood yang berbasis digital, yakni kontrol yang menggunakan mobile atau smartphone. Model bisnis process seperti ini bertujuan untuk mempercepat proses bisnis serta mendukung produktivitas organisasi. Selain itu, kami juga melakukan partnering yang biasanya kami sebut dengan IT Managed Service dengan tujuan untuk mendapatkan pelayanan kualitas teknologi informasi terbaik di Garudafood,’ ujar Johanes saat dihubungi dari Surabaya, Senin (3/12).</p>
<p>Perencanaan, pengembangan dan penerapan teknologi informasi (IT Strategic) Garudafood diinisiasi dengan  menerapkan standar prosedur kerja dan kontrol yang baik sesuai dengan kebutuhan bisnis Garudafood. Penerapan sistem teknologi informasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengawasan, kontrol, efisiensi kerja serta pelaporan yang transparan dan akurat kepada manajemen.</p>
<p>Melalui penerapan teknologi informasi ini, Garudafood dapat memiliki landasan yang kuat dalam mengantisipasi dinamika perubahan pasar. Garudafood saat ini memproduksi dan menjual produk makanan dan minuman di bawah lima merek unggulannya yaitu Gery, Garuda, Chocolatos, Leo dan Clevo.</p>
<p>Produk-produk tersebut meliputi biskuit, kacang, pilus, keripik, confectionery, minuman susu dan serbuk coklat. Garudafood saat ini telah melakukan penjualan ekspor ke lebih dari 20 negara dengan fokus pada negara-negara ASEAN, China dan India. (tar/ano/yan)</p>
<p class="yj6qo">
<p class="adL">
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">66856</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
