<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>tarawih &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tarawih/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 19 Mar 2026 15:47:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>tarawih &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Wabup Lathifah Gelar Safari Tarawih di Kecamatan Wajak dan Beri Santunan</title>
		<link>https://memontum.com/wabup-lathifah-gelar-safari-tarawih-di-kecamatan-wajak-dan-beri-santunan</link>
					<comments>https://memontum.com/wabup-lathifah-gelar-safari-tarawih-di-kecamatan-wajak-dan-beri-santunan#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Mar 2026 12:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan]]></category>
		<category><![CDATA[lathifah]]></category>
		<category><![CDATA[Safari]]></category>
		<category><![CDATA[santunan]]></category>
		<category><![CDATA[tarawih]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231148</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah Shohib, hadir dalam Safari Tarawih di Masjid Manarul Huda, yang berada di wilayah Desa Sukoanyar, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Rabu (18/03/2026) tadi. Kehadiran Wabup Lathifah, mendapat sambutan hangat dari jajaran Muspika, perangkat desa hingga sejumlah ulama dan kyai, serta takmir dan para jamaah Masjid Manarul Huda. Dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah Shohib, hadir dalam Safari Tarawih di Masjid Manarul Huda, yang berada di wilayah Desa Sukoanyar, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Rabu (18/03/2026) tadi. Kehadiran Wabup Lathifah, mendapat sambutan hangat dari jajaran Muspika, perangkat desa hingga sejumlah ulama dan kyai, serta takmir dan para jamaah Masjid Manarul Huda.</p>



<p>Dalam momen ini, Wabup Lathifah menyampaikan sejumlah program Pemerintah Kabupaten Malang dan mengucapkan selamat menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Selain itu, Hj Lathifah juga memberikan sejumlah santunan bagi para duafa jamaah yang terpilih.</p>



<p>&#8221;Mari bersyukur kepada Allah SWT dan semoga kita semua senantiasa diberikan kesehatan. Alhamdulillah, hari ini kita sudah memasuki hari ke-28 di Bulan Ramadan. Semoga puasa kita mulai tanggal 1 Ramadan hingga sekarang, diterima Allah SWT,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Wabup Lathifah juga mengatakan, bahwa untuk 1 Syawal, pihaknya masih menunggu pengumuman resmi dari pemerintah pusat. &#8220;Insyaallah besok akan dilakukan sidang Isbat. Kegiatan tarawih bersama di Desa Sukoanyar malam ini merupakan bagian Safari Tarawih ke-6 setelah sebelumnya bertempat di wilayah Kecamatan Lawang, Karangploso, Pakis, Jabung dan Tumpang,&#8221; terangnya.</p>



<p>Dalam serangkaian pelaksanaan itu, Wabup Malang mengawali kegiatan di Wajak dengan berbuka puasa lebih dahulu bersama keluarga besar Pondok Pesantren Terpadu Darul Ihsan SMP-SMA Hasanuddin. Di susul kemudian, salar berjamaah dengan masyarakat.</p>



<p>&#8220;Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Malang, kami menyampaikan terima kasih kepada takmir masjid dan seluruh tokoh masyarakat di Kecamatan Wajak yang telah membantu pemerintah untuk melanjutkan program dan menciptakan suasana yang aman dan nyaman. Sehingga, masyarakat Kecamatan Wajak bisa melaksanakan ibadah dengan khusyuk,&#8221; tambahnya. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/wabup-lathifah-gelar-safari-tarawih-di-kecamatan-wajak-dan-beri-santunan/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231148</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Salat Tarawih di Masjid Raya Pesona Jember Diguncang Ledakan, Fasilitas Rusak dan Satu Jamaah Terluka</title>
		<link>https://memontum.com/salat-tarawih-di-masjid-raya-pesona-jember-diguncang-ledakan-fasilitas-rusak-dan-satu-jamaah-terluka</link>
					<comments>https://memontum.com/salat-tarawih-di-masjid-raya-pesona-jember-diguncang-ledakan-fasilitas-rusak-dan-satu-jamaah-terluka#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2026 13:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[diguncang]]></category>
		<category><![CDATA[Fasilitas]]></category>
		<category><![CDATA[jamaah]]></category>
		<category><![CDATA[ledakan]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid]]></category>
		<category><![CDATA[pesona]]></category>
		<category><![CDATA[tarawih]]></category>
		<category><![CDATA[terluka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231070</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Ledakan hebat terjadi di sela pelaksanaan ibadah Salat Tarawih di Masjid Raya Pesona, Komplek Perumahan Pesona Raya Regency, Kelurahan Patrang, Kabupaten Jember, Senin (16/03/2026) sekitar pukul 19.30. Akibat bunyi dentuman keras itu, memicu kepanikan massal dan menyebabkan kerusakan pada sejumlah bagian bangunan masjid. Getaran yang dihasilkan tersebut, bahkan dilaporkan cukup kuat hingga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Ledakan hebat terjadi di sela pelaksanaan ibadah Salat Tarawih di Masjid Raya Pesona, Komplek Perumahan Pesona Raya Regency, Kelurahan Patrang, Kabupaten Jember, Senin (16/03/2026) sekitar pukul 19.30. Akibat bunyi dentuman keras itu, memicu kepanikan massal dan menyebabkan kerusakan pada sejumlah bagian bangunan masjid. Getaran yang dihasilkan tersebut, bahkan dilaporkan cukup kuat hingga menghentikan detak jam dinding masjid tepat pada saat kejadian.</p>



<p>Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, ledakan terjadi ketika puluhan jamaah sedang khusyuk melaksanakan rakaat ke-14 Salat Tarawih. Suara ledakan sangat kencang tersebut, tidak hanya menggetarkan area masjid, tetapi juga terdengar hingga ke kawasan permukiman di luar kompleks perumahan.</p>



<p>Takmir Masjid Raya Pesona, Muhammad Fadil, dalam keterangannya menjelaskan bahwa saat kejadian dirinya berada di lokasi. Karenanya, dirinya juga menerima laporan langsung dari para jamaah yang berada di lokasi kejadian.</p>



<p>&#8220;Kejadiannya sekitar pukul 19.30. Jam di masjid berhenti saat ledakan terjadi, menandakan betapa kuatnya getaran tersebut. Saat itu jamaah sudah memasuki rakaat ke-14,&#8221; ujar Fadil, saat memberikan keterangan.</p>



<p>Tim identifikasi awal melaporkan, bahwa sumber ledakan diduga kuat berasal dari sebuah ruangan di dekat area tempat wudhu laki-laki. Secara spesifik, titik pusat ledakan merujuk pada sebuah lemari penyimpanan yang terletak di ruangan tersebut.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Meskipun ruangan dan lemari itu dilaporkan sudah lama tidak digunakan dan jarang diakses oleh pengurus maupun jamaah, dampak yang ditimbulkan cukup signifikan. Kerusakan material terlihat jelas pada beberapa bagian infrastruktur masjid.</p>



<p>Bahkan, plafon bangunan mengalami rontok, etalase penyimpanan buku-buku agama hancur, serta bagian roster atau lubang angin di sekitar lokasi ledakan mengalami kerusakan parah. Hingga saat ini, pihak pengelola masjid belum dapat merinci total kerugian materiil yang dialami.</p>



<p>Selain kerusakan fisik, insiden ini juga menimbulkan korban luka ringan. Seorang jamaah dilaporkan harus dilarikan ke Unit Gawat Darurat (UGD) terdekat. Korban mengalami gangguan pendengaran traumatis, akibat terpapar gelombang suara ledakan dalam jarak yang cukup dekat. Kondisi korban sendiri, saat ini masih dalam pemantauan medis, meskipun dilaporkan dalam keadaan stabil.</p>



<p>Pasca kejadian, petugas Polres Jember segera mengambil langkah pengamanan ketat. Garis polisi pun juga telah dipasang melingkari seluruh area masjid, untuk menjaga sterilisasi tempat kejadian perkara (TKP).</p>



<p>Petugas kepolisian juga telah memasang garis polisi di lokasi tersebut dan melarang siapapun selain petugas untuk memasuki area perimeter demi alasan keamanan dan kelancaran penyelidikan. <strong>(rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/salat-tarawih-di-masjid-raya-pesona-jember-diguncang-ledakan-fasilitas-rusak-dan-satu-jamaah-terluka/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231070</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hikmah Ramadan, WBP Malang Antusias Ikuti Salat Tarawih dan Tadarus di Masjid At-Taubah</title>
		<link>https://memontum.com/hikmah-ramadan-wbp-malang-antusias-ikuti-salat-tarawih-dan-tadarus-di-masjid-at-taubah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Mar 2025 13:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Antusias]]></category>
		<category><![CDATA[at-taubah]]></category>
		<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[tadarus]]></category>
		<category><![CDATA[tarawih]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220396</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Selama Ramadan, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas 1 Malang Kanwil Kemenkumham Jatim, antusias mengikuti kegiatan ibadah Salat Tarawih dan tadarus Al-Quran yang diselenggarakan di Masjid At-Taubah. Apalagi di pertengahan Ramadan ini, WBP terlihat memadati Masjid At-Taubah, Selasa (18/03/2025) tadi. Tentunya dengan pengawalan ketat dari petugas pembinaan dan regu pengamanan Lapas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Selama Ramadan, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas 1 Malang Kanwil Kemenkumham Jatim, antusias mengikuti kegiatan ibadah Salat Tarawih dan tadarus Al-Quran yang diselenggarakan di Masjid At-Taubah. Apalagi di pertengahan Ramadan ini, WBP terlihat memadati Masjid At-Taubah, Selasa (18/03/2025) tadi.</p>



<p>Tentunya dengan pengawalan ketat dari petugas pembinaan dan regu pengamanan Lapas Malang, guna memastikan ketertiban dan kekhusyukan ibadah.</p>



<p>Pada kesempatan kali ini, giliran warga binaan dari Blok Bukit Barisan yang mendapatkan kesempatan untuk melaksanakan Salat Tarawih dan tadarus di luar kamar blok hunian. Sementara itu, warga binaan dari blok lainnya tetap melaksanakan ibadah dari dalam kamar masing-masing.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kepala Lapas Malang, Ketut Akbar Herry Achjar, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus memberikan hak beribadah sekaligus pembinaan keagamaan secara optimal, terutama dalam momentum Bulan Ramadan ini. “Kami ingin memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk memperdalam keimanan mereka, salah satunya melalui kegiatan ibadah Ramadan seperti ini. Namun, tetap dengan pengawasan melekat oleh petugas,&#8221; katanya.</p>



<p>Rangkaian kegiatan pada malam ini, diawali dengan Salat Isya berjamaah, yang kemudian dilanjutkan dengan ceramah singkat bertema Berlomba Mencari Pahala dan Berkah di Bulan Ramadan. Setelah itu, warga binaan melaksanakan Salat Tarawih secara berjamaah dan mengakhiri ibadah malam dengan tadarus Al-Quran.</p>



<p>Kegiatan ini, selesai sebelum pukul 21.00 dan seluruh warga binaan yang mengikuti Salat Tarawih serta tadarus di masjid kembali ke kamar masing-masing dengan tertib. &#8220;Dengan adanya program pembinaan keagamaan ini, diharapkan warga binaan dapat semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT serta menjadikan Ramadan sebagai momen refleksi dan perbaikan diri,&#8221; tambahnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220396</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Momen Bulan Ramadan, Bupati Banyuwangi Berbuka dan Salat Tarawih bersama Masyarakat di Desa</title>
		<link>https://memontum.com/momen-bulan-ramadan-bupati-banyuwangi-berbuka-dan-salat-tarawih-bersama-masyarakat-di-desa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Mar 2024 15:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[berbuka]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[tarawih]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=207602</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Momen Bulan Suci Ramadan kembali dimanfaatkan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, untuk menyapa masyarakat yang dikemas dalam bentuk Safari Ramadan. Bahkan, dalam momen itu Bupati juga mengoptimalkan dengan buka puasa bersama dan Salat Tarawih berjamaah di sejumlah desa. Dalam kegiatan Safari Ramadan 1445 H kali ini, bupati mengawali dari Masjid Al-Khoiriyah, Desa Bumiharjo, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Momen Bulan Suci Ramadan kembali dimanfaatkan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, untuk menyapa masyarakat yang dikemas dalam bentuk Safari Ramadan. Bahkan, dalam momen itu Bupati juga mengoptimalkan dengan buka puasa bersama dan Salat Tarawih berjamaah di sejumlah desa.</p>



<p>Dalam kegiatan Safari Ramadan 1445 H kali ini, bupati mengawali dari Masjid Al-Khoiriyah, Desa Bumiharjo, Kecamatan Glenmore, Kamis (21/03/2024) malam.</p>



<p>Di desa yang berada di lereng Gunung Raung ini, Bupati Ipuk bersama masyarakat bersilaturahmi sekaligus berbuka puasa bersama. Pelaksanaan itu, dihadiri sejumlah tokoh agama dan organisasi masyarakat. Tampak diantaranya, KH Nur Maulana Rosyadi, KH Wasil Hifdi (PP As-Shiddiqi, Sepanjang), Gus In’amul Muttaqin (PP Minhajut Thullab, Krikilan) dan sejumlah tokoh lain.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kami ingin bersilaturahmi dan bertemu langsung dengan masyarakat. Mensosialiasikan berbagai program yang saat ini sedang dijalankan, sekaligus juga belanja persoalan yang terjadi di masyarakat,” kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, bupati juga mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi aktif menyukseskan program-program pemerintah. Terutama, dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem. Diantaranya, seperti bantuan Rantang Kasih untuk warga sebatang kara hingga pengentasan anak putus sekolah.</p>



<p>“Jika ada warga sebatang kara, segera laporkan kepada kami. Begitu pula jika ada anak yang putus sekolah. Tidak boleh ada anak di Banyuwangi yang tidak sekolah,” terang Bupati Ipuk.</p>



<p>Dalam acara yang dirangkai dengan Program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa) itu, juga mendorong sejumlah pembangunan di desa tersebut. Diantaranya adalah pembangunan infrastruktur jalan. “Untuk tahun ini, kami menyalurkan pembangunan jalan pavingisasi di 21 titik di Desa Bumiharjo dengan nilai proyek sebesar Rp 1,9 miliar,” tambah bupati. <strong>(kom/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">207602</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Salat Tarawih Perdana di Masjid Agung Jami’ Kota Malang Meluber hingga Teras</title>
		<link>https://memontum.com/salat-tarawih-perdana-di-masjid-agung-jami-kota-malang-meluber-hingga-teras</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Mar 2023 15:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[tarawih]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=185527</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Salat Tarawih perdana di Masjid Agung Jami’ Kota Malang, disambut antusias sejumlah umat muslim. Bahkan, jamaah harus hingga meluber di teras masjid, pada Rabu (22/03/2023) malam. Wakil Ketua Takmir Masjid Agung Jami&#8217; Kota Malang, Mahmudi Muhith, mengatakan jika padatnya pelaksanaan Salat Tarawih di hari pertama, sebenarnya memang sudah lazim terjadi. Terlebih, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Salat Tarawih perdana di Masjid Agung Jami’ Kota Malang, disambut antusias sejumlah umat muslim. Bahkan, jamaah harus hingga meluber di teras masjid, pada Rabu (22/03/2023) malam.</p>



<p>Wakil Ketua Takmir Masjid Agung Jami&#8217; Kota Malang, Mahmudi Muhith, mengatakan jika padatnya pelaksanaan Salat Tarawih di hari pertama, sebenarnya memang sudah lazim terjadi. Terlebih, saat ini kondisi suasana dianggap normal atau tidak seperti saat pandemi, yang ada pembatasan.</p>



<p>“Perbedaannya dengan Salat Tarawih sebelumnya, itu dahulu masih ada Prokes. Seperti harus menggunakan masker dan prosedur cuci tangan, tetapi sekarang sudah dilonggarkan. Untuk sorban dan sajadah, jamaah sudah bisa bawa sendiri,” jelas Mahmudi, Kamis (23/03/2023) tadi.</p>



<p>Kemudian, dikatakannya jika kapasitas dari Masjid Agung Jami’ Kota Malang, mampu menampung sekitar 3 ribu hingga 5 ribu jamaah. Untuk tempat jamaah laki-laki sendiri, diarahkan untuk menempati di ruang utama sampai serambi masjid. Sementara untuk jamaah perempuan, diarahkan ke lantai satu sebelah utara dan sebagian berada di lantai dua dan lantai tiga.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kepala-basarnas-tinjau-kesiapsiagaan-sar-lebaran-2026-di-surabaya">Kepala Basarnas Tinjau Kesiapsiagaan SAR Lebaran 2026 di Surabaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-situbondo-gelar-open-house-seusai-salat-isya-bersama-masyarakat">Bupati Situbondo Gelar Open House Seusai Salat Isya bersama Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/229-wbp-rutan-situbondo-penuhi-syarat-remisi-idul-fitri">229 WBP Rutan Situbondo Penuhi Syarat Remisi Idul Fitri</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-pasuruan-gelar-salat-id-bersama-ribuan-umat-muslim-di-masjid-agung-bangil">Bupati Pasuruan Gelar Salat Id bersama Ribuan Umat Muslim di Masjid Agung Bangil</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-malang-bersama-opd-salat-idul-fitri-di-masjid-jami-baiturahman-kepanjen">Bupati Malang bersama OPD Salat Idul Fitri di Masjid Jami Baiturahman Kepanjen</a></li>
</ul>


<p>“Namun terkadang, dari jamaah sendiri memilih untuk melakukan salat di teras masjid. Jamaah mulai berdatangan itu sejak sore hingga menjelang Salat Maghrib,” katanya.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan, walaupun saat Salat Tarawih terlihat begitu ramai, pihaknya tidak mengerahkan petugas khusus. Hanya mengerahkan marbot masjid dan bantuan beberapa anak pondok.</p>



<p>“Karena biasanya pada 10 hari pertama jamaahnya banyak, lalu 10 hari kedua berkurang. Baru 10 hari terakhir itu bertambah lagi. Malah sebagian itu kan lanjut ada Iktikaf,” ujarnya.</p>



<p>Selain itu, Mahmudi juga menyampaikan jika selama bulan Ramadan ini, Masjid Agung Jami’ Kota Malang, juga sudah menyiapkan berbagai program khusus. Seperti, pengajian manasik haji dan umrah, kuliah subuh dan kuliah jelang berbuka hingga peringatan Nuzulul Qur&#8217;an. Termasuk juga layanan takjil berbuka puasa bagi para musafir atau jamaah.</p>



<p>“Sedikitnya kami menyiapkan sebanyak 500 porsi, untuk buka puasa. Tetapi, itu juga belum termasuk dari sumbangan para jamaah,” lanjutnya.</p>



<p>Pihaknya juga mengaku bersyukur, karena Ramadan kali ini begitu terasa keberkahannya. Terlebih, dengan berbarengannya pelaksanaan ibadah puasa, baik dari NU maupun Muhammadiyah.</p>



<p>“Kalau sama (bareng, red), alhamdulillah jadi makin kelihatan semarak. Meskipun, perbedaan itu sudah kita anggap sebuah rahmat yang harus kita hargai,” imbuh Mahmudi.</p>



<p>Sebagai informasi, jamaah Muhammadiyah memang sebelumnya telah menetapkan bahwa awal Ramadan jatuh pada Kamis (23/03/2023). Ditetapkannya awal Ramadan, mengacu pada Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 1/MLM/I.0/E/2023 tentang Penetapan Hasil Hisab ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah 1444 H yang diterbitkan beberapa waktu lalu. Sehingga Salat Tarawih pertama di bulan Ramadan juga dilakukan serentak, pada Rabu (22/03/2023) malam. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">185527</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
