<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Telur Busuk &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/telur-busuk/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 19 Nov 2021 03:24:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Telur Busuk &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dinilai Tak Mampu Awasi Penyaluran Pupuk, DPRD Pamekasan jadi Sasaran Pelemparan Telur Busuk</title>
		<link>https://memontum.com/dinilai-tak-mampu-awasi-penyaluran-pupuk-dprd-pamekasan-jadi-sasaran-pelemparan-telur-busuk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Nov 2021 16:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[pelemparan]]></category>
		<category><![CDATA[Pupuk]]></category>
		<category><![CDATA[Telur Busuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=158584</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Kalangan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), melakukan aksi unjuk rasa ke gedung DPRD Pamekasan, Kamis (18/11/2021). Dalam aksinya, massa menunjukkan kekecewaannya dengan melempari Gedung DPRD, dengan telur busuk. Dalam aksi tersebut, mereka menjelaskan bahwa aksi lembar telur busuk ini melambangkan kekecewaan mereka terhadap kinerja DPRD. &#8220;Aksi lempar telur [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Kalangan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), melakukan aksi unjuk rasa ke gedung DPRD Pamekasan, Kamis (18/11/2021). Dalam aksinya, massa menunjukkan kekecewaannya dengan melempari Gedung DPRD, dengan telur busuk.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam aksi tersebut, mereka menjelaskan bahwa aksi lembar telur busuk ini melambangkan kekecewaan mereka terhadap kinerja DPRD. &#8220;Aksi lempar telur busuk ini merupakan kekecewaan, karena telur busuk ini merupakan lemahnya dan jijiknya kami. Karena, mereka tidak bisa menjalankan tugasnya sesuai sumpah jabatan yang mereka sampaikan waktu dilantik,&#8221; kata Korlap DPC GMNI, Taufikurrahman, saat dikonfirmasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Korlap aksi tersebut menambahkan,  bahwa DPRD Pamekasan tidak menjalankan fungsinya dalam mengawasi penyebaran pupuk. Sehingga, banyak petani yang kekurangan, bahkan tidak mendapatkan pupuk dari pemerintah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/minta-program-mbg-dilanjut-ribuan-mitra-mbg-geruduk-kantor-dprd-trenggalek">Minta Program MBG Dilanjut, Ribuan Mitra MBG Geruduk Kantor DPRD Trenggalek</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dukung-program-1-000-event-pemkot-malang-benahi-kepatuhan-pelaku-usaha-pariwisata">Dukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/libur-sekolah-dimulai-program-makan-bergizi-gratis-di-kota-malang-dihentikan-sementara">Libur Sekolah Dimulai, Program Makan Bergizi Gratis di Kota Malang Dihentikan Sementara</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kenaikan-bbm-tekan-apbd-dprd-kota-malang-belum-buka-opsi-tambah-anggaran">Kenaikan BBM Tekan APBD, DPRD Kota Malang Belum Buka Opsi Tambah Anggaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hearing-bersama-pmii-dprd-terima-masukan-tata-kelola-dan-perbaikan-program-mbg">Hearing bersama PMII, DPRD Terima Masukan Tata Kelola dan Perbaikan Program MBG</a></li>
</ul>


<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami sudah datang yang ke tiga kalinya. Dalam aksi yang sama dan tuntutan yang sama, terkait kasus kelangkaan pupuk di Pamekasan. Namun, sampai hari ini ternyata perealisasian pupuk masih bermasalah dan itu murni keluar dari pada tuntutan dan janji yang di sepakati oleh dewan-dewan dan eksekutif terutama Pak Ajib selaku ketua DKPP,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Taufik menuturkan, bahwa aksinya datang dengan membawa tuntutan. Dalam tuntutannya, Taufik berharap untuk segera membentuk tim dan mencari oknum yang bermain di dalam pendistribusian pupuk tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya berharap untuk segera membentuk simpansus untuk bagaimana memeriksa dan mengintrogasi setiap kios dan distributor, mengevaluasi, banyaknya kios yang tidak berizin&nbsp; tapi tetap beroperasi dan kios yang mendatangkan pupuk tapi tidak di jual, &#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jadi, bagaimana Pansus ini bisa di berjalan bisa di bentuk DPRD kemudian bisa menghukum dan bahkan menjerat siapa yang bermain di pendistribusian pupuk. <strong>(udi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">158584</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
