<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Tempat Pengolahan Sampah &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/tempat-pengolahan-sampah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 19 Feb 2022 13:16:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Tempat Pengolahan Sampah &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bau Menyengat dari Tempat Pengolahan Sampah Tlekung Kota Batu Dikeluhkan Warga</title>
		<link>https://memontum.com/bau-menyengat-dari-tempat-pengolahan-sampah-tlekung-kota-batu-dikeluhkan-warga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Feb 2022 13:16:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[keluhan warga]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[Tempat Pengolahan Sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=164074</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Warga Dusun Gangsiran, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, kembali mengeluhkan bau yang tidak sedap yang keluar dari lokasi Tempat Pengolahan Sampah, Sabtu (19/02/2022).   Sebagaimana yang di sampaikan oleh Riono, salah satu warga Desa Tlekung, dirinya mengaku bahwa bau yang tidak sedap sangat mengganggu aktivitas masyarakat yang berada di Desa Tlekung.&#160;&#160; [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu </strong>&#8211; Warga Dusun Gangsiran, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, kembali mengeluhkan bau yang tidak sedap yang keluar dari lokasi Tempat Pengolahan Sampah, Sabtu (19/02/2022).  </p>



<p>Sebagaimana yang di sampaikan oleh Riono, salah satu warga Desa Tlekung, dirinya mengaku bahwa bau yang tidak sedap sangat mengganggu aktivitas masyarakat yang berada di Desa Tlekung.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>&#8220;Bau tidak sedap ini mulai tercium sejak pagi hari atau saat para pekerja mulai menggeser sampah untuk mengisi ruang baru untuk sampah yang akan datang,&#8221; ujarnya.  </p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tersangka-pembunuhan-gadis-open-bo-dilimpahkan-ke-kejaksaan">Tersangka Pembunuhan Gadis Open BO Dilimpahkan ke Kejaksaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-dishub-kota-malang-petakan-titik-rawan-macet-di-pusat-perbelanjaan">Jelang Lebaran, Dishub Kota Malang Petakan Titik Rawan Macet di Pusat Perbelanjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wujudkan-kota-atraktif-dprd-trenggalek-sebut-pembangunan-harus-libatkan-semua-elemen">Wujudkan Kota Atraktif, DPRD Trenggalek sebut Pembangunan Harus Libatkan Semua Elemen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-salurkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-angin-kencang-di-gunungsari-tajinan">Pemkab Malang Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Gunungsari Tajinan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/nilai-investasi-capai-rp-250-miliar-pemkot-malang-kaji-proyek-kabel-bawah-tanah">Nilai Investasi Capai Rp 250 Miliar, Pemkot Malang Kaji Proyek Kabel Bawah Tanah</a></li>
</ul>


<p>Riono juga menambahkan, seharusnya pemerintah mengolah sampah-sampah tersebut dan tidak menumpuknya. Karena dikhawatirkan, sampah ini akan menyebabkan pencemaran lingkungan, selain bau busuk yang dihasilkan.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>&#8220;Masyarakat di desa ini sudah lama ingin mendesak pemerintah, agar segera mengatasi bau dari sampah ini. Bukan hanya sekali kami memprotes tentang bau sampah ini. Tetapi sudah lebih dari 3 tahun,&#8221; terangnya.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Rino melanjutkan, baru beberapa hari ini aparat desa setempat dan masyarakat kompak untuk mengadakan musyawarah bersama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu, untuk menyetujui pemasangan sebuah bener pengumuman di depan jalan masuk TPA. &#8220;Harapannya, dengan terpasangnya bener ini mampu mengatasi permasalahan yang selama ini kami rasakan. Juga, agar TPA ini harus kembali ke fungsi aslinya,&#8221; ungkap Riono.<strong>(bir/mg1/sit) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">164074</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Probolinggo Tinjau sejumlah Tempat Pengolahan Sampah dengan Bersepeda</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-probolinggo-tinjau-sejumlah-tempat-pengolahan-sampah-dengan-bersepeda</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Sep 2021 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Tempat Pengolahan Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Probolinggo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=153166</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin, gowes berkeliling ke sejumlah Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Kota Probolinggo, Jumat (10/9) tadi. TPST pertama yang dikunjungi di Jalan Serayu, Kelurahan Jrebeng Lor, Kecamatan Kedopok. Disana, Wali Kota yang didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Rachmadeta Antariksa, dan sejumlah kepala dinas lainnya, menanyakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin, gowes berkeliling ke sejumlah Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Kota Probolinggo, Jumat (10/9) tadi.</p>



<p>TPST pertama yang dikunjungi di Jalan Serayu, Kelurahan Jrebeng Lor, Kecamatan Kedopok. Disana, Wali Kota yang didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Rachmadeta Antariksa, dan sejumlah kepala dinas lainnya, menanyakan tentang proses pembuatan kompos di TPST milik Pemerintah tersebut.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-probolinggo-dorong-penerapan-dashboard-monitoring-di-rsud-dr-mohammad-saleh">Wali Kota Probolinggo Dorong Penerapan Dashboard Monitoring di RSUD dr Mohammad Saleh</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jaga-ekosistem-perairan-wali-kota-probolinggo-4-tebar-bibit-ikan-di-ranu-sentong">Jaga Ekosistem Perairan, Wali Kota Probolinggo 4 Tebar Bibit Ikan di Ranu Sentong</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/deteksi-dini-ptm-pemkot-probolinggo-gelar-cek-kesehatan-gratis-bagi-seluruh-asn">Deteksi Dini PTM, Pemkot Probolinggo Gelar Cek Kesehatan Gratis Bagi Seluruh ASN</a></li>
</ul>


<p>Putra Motivator Lingkungan dari DLH, Alif, menjelaskan produk pupuk kompos yang diproduksi dari Kota Probolinggo sudah merajai pasar Surabaya dan Malang. “Di Malang sudah sekitar 90 persen pupuk dari Kota Probolinggo. Disini membuktikan bahwa meskipun Probolinggo kota di wilayah pesisir, pupuknya sudah dipasarkan dimana-mana. Sampah itu bukan masalah tapi bisa jadi sumber ekonomi,” jelas Alif kepada wali kota.</p>



<p>Diketahui, jumlah TPST, Rumah Kompos, milik Pemerintah Kota Probolinggo ada 19 lokasi. Sedangkan TPST yang dikelola oleh masyarakat ada 2 di wilayah Kelurahan Pilang dan Kelurahan Jrebeng Kidul.</p>



<p>Menurut Habib Hadi, pengolahan sampah menjadi kompos yang berdampak pada ekonomi masyarakat harus dipetakan dan diperluas. “Kita kembangkan di tanah aset yang kita punya. Jangan sampai ada permintaan pupuk tapi terlambat suplai karena terbatasnya proses. Perluas semua TPST, diatur, ditata dengan bagus, bila perlu diperluas ya diperluas saja,” katanya kepada Kepala DLH.</p>



<p>Lepas dari TPST di Jalan Serayu, Wali Kota Habib Hadi, gowes menikmati perjalanan ke dua TPST lainnya. Yaitu di TPST Al Huda Kelurahan Curahgrinting, Kecamatan Kanigaran yang mengelola sampah organik menjadi pupuk, obat ikan hingga pelet (pakan ikan). Di lokasi itu, Habib Hadi meminta DLH memberikan bantuan peralatan untuk mendukung proses pengolahan di TPST yang dikomandoi, Kardi.</p>



<p>Berlanjut ke TPST Pokdarwis, Pantai Permata di Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan. Di tempat ini Wali Kota juga meninjau pengolahan produk kompos organik itu yang terdiri dari Area fermentasi kompos, Area mesin pencacah, Stok cacahan dan pengayakan kompos. Pengolahan kompos menjadi pupuk dibutuhkan waktu selama 40 hari dari proses awal pembuatan kompos hingga layak jual.</p>



<p>Gowes pun masih berlanjut ke TPA Bestari di Jalan Anggrek. DLH menggelar Ngopi Mesra jilid III di aula, pertemuan Wali Kota Habib Hadi dengan para mitra DLH dan kader lingkungan. “Kami menghadirkan mitra dan kader untuk berkomunikasi dengan Bapak Wali Kota. Bahkan tanpa ada gaji teman-teman masih semangat melaksanakan tugas, curhat ke Pak Wali,” tutur Deta, panggilan Kepala DLH.</p>



<p>Pada kesempatan itu, Habib Hadi mengungkapkan ucapan terima kasih untuk semua yang sudah peduli lingkungan baik itu masyarakat dan kelompok. Menurutnya, mustahil tanpa disupport oleh pegiat lingkungan dan perusahaan untuk menguatkan apa yang jadi tujuan melestarikan lingkungan dengan gagasan baru sesuai fakta di lapangan. “Saya berkeliling melihat langsung apa yang digagas pemerintah dan sudah mendapat dorongan dari perusahaan. Dan, saya melihat apa yang dilakukan masing-masing warga begitu luar biasa. Sederhana yang dilakukan tapi besar manfaatnya,” ungkap wali kota yang saat ini tengah menempuh program doktor di bidang lingkungan. <strong>(kom/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">153166</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
