<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>ternak sapi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/ternak-sapi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 23 Jun 2022 10:13:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>ternak sapi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Peternak Sapi di Blitar Ciptakan Ramuan Tradisional untuk Sembuhkan PMK</title>
		<link>https://memontum.com/peternak-sapi-di-blitar-ciptakan-ramuan-tradisional-untuk-sembuhkan-pmk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Jun 2022 10:13:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[blitar]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Hewan]]></category>
		<category><![CDATA[Peternak]]></category>
		<category><![CDATA[PMK]]></category>
		<category><![CDATA[Ramuan Tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[sapi]]></category>
		<category><![CDATA[ternak sapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=171244</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8211; Seorang peternak sapi di Blitar, membuat ramuan tradisional untuk menyembuhkan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak Sapi. Adalah Heri (43), warga Kelurahan Bajang Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, yang melakukan inovasi itu. Heri mengatakan, ramuan tradisional yang dibuatnya berbahan dasar tanaman yang mudah didapatkan. Seperti air kelapa, kunyit, temulawak, jahe, temu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Blitar</strong> &#8211; Seorang peternak sapi di Blitar, membuat ramuan tradisional untuk menyembuhkan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak Sapi. Adalah Heri (43), warga Kelurahan Bajang Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, yang melakukan inovasi itu.</p>



<p>Heri mengatakan, ramuan tradisional yang dibuatnya berbahan dasar tanaman yang mudah didapatkan. Seperti air kelapa, kunyit, temulawak, jahe, temu ireng, bawang putih, daun sirih, gula merah, serai, garam krosok, entis, daun kelor dan cairan probiotik.</p>



<p>&#8220;Semua bahan tersebut dihancurkan dan dicampur, kemudian diberikan ke hewan ternak,&#8221; kata Heri saat ditemui Memontum.com di kandang sapi miliknya, Kamis (24/06/2022) tadi.</p>



<p>Heri menceritakan, awalnya dirinya membuat ramuan tersebut karena sapinya terkena PMK. Mengetahui sapinya terjangkit PMK, dirinya pun langsung lapor petugas kesehatan hewan. Namun saat itu, dirinya disuruh antri oleh petugas. Sehingga, dirinya pun berinisiatif dengan membuat ramuan sendiri.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Ramuan ini, saya kasihkan ke sapi. Ternyata, ada perubahan. Kemudian teman-teman sesama peternak saya kasih tahu,&#8221; ujar Heri dengan wajah berseri.</p>



<p>Lebih lanjut Heri menjelaskan, ramuan tradisional tersebut diberikan ke sapi yang sudah terjangkit PMK dengan dosis 1 botol air mineral ukuran 1,5 liter per hari. Namun untuk menjaga kesehatan sapi yang belum terjangkit PMK, cukup diberikan 1 botol per tiga hari sekali. &#8220;Ramuan ini diberikan kepada sapi yang terjangkit PMK sehari sekali satu botol. Kalau yang belum terjangkit cukup tiga hari sekali,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Peracik ramuan tradisional ini mengklaim, dengan meminumkan ramuan tradisional buatannya, sapi yang terjangkit PMK akan sembuh hanya dalam waktu seminggu. &#8220;Pengobatan sekitar seminggu sapi sudah mau makan, gejalanya sudah hilang, luka mengering,&#8221; terangnya.</p>



<p>Heri mengaku, kendala yang dialami dalam membuat ramuan tradisional tersebut adalah ketersediaan air kelapa yang terkadang susah didapat. &#8220;Membuat ramuan ini terkendala pada air kelapa, karena kadang susah didapat,&#8221; jelasnya. <strong>(jar/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">171244</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Permudah Peternak Sapi, Bupati Kediri Perketat Lalu Lintas Ternak dengan Screening dan SKKH</title>
		<link>https://memontum.com/permudah-peternak-sapi-bupati-kediri-perketat-lalu-lintas-ternak-dengan-screening-dan-skkh</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Jun 2022 08:58:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[bupati kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Mas Dhito]]></category>
		<category><![CDATA[Peternak]]></category>
		<category><![CDATA[sapi]]></category>
		<category><![CDATA[Screening]]></category>
		<category><![CDATA[SKKH]]></category>
		<category><![CDATA[ternak]]></category>
		<category><![CDATA[ternak sapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=170960</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Lalu lintas ternak di Kabupaten Kediri, diperketat dan harus melewati screening petugas kesehatan untuk bisa mengantongi surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) yang dikeluarkan Pemerintah Daerah (Pemda). Aturan tata niaga ternak itu, dikeluarkan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri, dalam merespon wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) sekarang ini. Dikeluarkannya SKKH [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Lalu lintas ternak di Kabupaten Kediri, diperketat dan harus melewati screening petugas kesehatan untuk bisa mengantongi surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) yang dikeluarkan Pemerintah Daerah (Pemda). Aturan tata niaga ternak itu, dikeluarkan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri, dalam merespon wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) sekarang ini. Dikeluarkannya SKKH itu, juga sebagai bentuk jaminan kesehatan hewan ternak yang mau keluar atau masuk wilayah lain. &#8220;Sesuai arahan Mas Dhito (Bupati Kediri, red), kita keluarkan aturan itu untuk memberikan solusi kepada peternak di masa PMK, serta memberikan jaminan bahwa hewan ternak yang dijual belikan itu sehat,&#8221; kata Kepala DKPP Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih, Sabtu(18/06/2022) tadi.</p>



<p>Sebelum dikeluarkannya aturan tata niaga hewan ternak itu, tambahnya, transaksi jual beli hewan masih bebas. Sehingga, penyebaran kasus PMK di Kabupaten Kediri, relatif menjadi cepat dan masif. Setidaknya, hingga saat ini terdapat 1726 kasus PMK.</p>



<p>Menyikapi penyebaran PMK itu, lanjut Tutik, bupati sebelumnya telah melakukan kebijakan penutupan sementara pasar hewan. Menyusul penutupan pasar hewan itu, juga dilakukan penjagaan lalu lintas hewan supaya tetap bisa berjalan mendekati Idul Adha dikeluarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) tata niaga ternak.</p>



<p>&#8220;Ini upaya kami untuk tracing juga, untuk meminimalisir penularan,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Adapun SOP tata niaga yang diatur mulai keluar masuk hewan antar desa, kecamatan, kabupaten dalam provinsi, maupun antar provinsi. Secara garis besar, pemohon melapor kepada gugus tugas yang ada di desa atau kecamatan untuk diteruskan ke petugas teknis peternakan untuk dilakukan pemeriksaan.</p>



<p>Hewan ternak yang dinyatakan sehat, akan dikeluarkan SKKH. Namun, jika ternak dinyatakan sakit, maka dilakukan langkah pengobatan. Pengobatan hewan ternak ini dikawal langsung oleh petugas kesehatan.</p>



<p>Berbeda dengan tingkat desa atau kecamatan, SOP untuk keluar masuk ternak antar kabupaten permohonan rekomendasi ditujukan kepada DKPP. Sedang antar provinsi rekomendasi ditujukan Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, baru kemudian ke kantor pelayanan perizinan di provinsi untuk diteruskan ke DKPP Kabupaten Kediri.</p>



<p>&#8220;Sejauh ini, sudah mulai banyak warga yang mengurus surat ini. Bahkan, kemarin masuk surat rekomendasi dari Surabaya peternak kita mau kirim 100 ekor sapi ke sana,&#8221; terangnya.<strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">170960</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Awas, Kawanan Curwan Mulai Mengobok-obok Lumajang. Dua Sapi di Satu Kandang Amblas dalam Semalam</title>
		<link>https://memontum.com/awas-kawanan-curwan-mulai-mengobok-obok-lumajang-dua-sapi-di-satu-kandang-amblas-dalam-semalam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Mar 2021 14:42:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[curwan]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[polsek ranuyoso]]></category>
		<category><![CDATA[Semalam]]></category>
		<category><![CDATA[ternak sapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=136856</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Setelah sempat mereda, aksi pencurian hewan (Curwan) ternak sapi, mulai kembali leluasa beraksi di wilayah hukum Polres Lumajang. Nasib tidak baik itulah, yang dialami Purnomo (35) warga Dusun Timur Curah, Desa Tegal Bangsri, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang. Korban yang merawat dua ekor sapi di kandangnya, harus merelakan sapi-sapi peliharaannya digondol kawanan pelaku [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Setelah sempat mereda, aksi pencurian hewan (Curwan) ternak sapi, mulai kembali leluasa beraksi di wilayah hukum Polres Lumajang. Nasib tidak baik itulah, yang dialami Purnomo (35) warga Dusun Timur Curah, Desa Tegal Bangsri, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang.</p>



<p>Korban yang merawat dua ekor sapi di kandangnya, harus merelakan sapi-sapi peliharaannya digondol kawanan pelaku yang diperkirakan lebih dari dua orang. Bahkan, meski sempat dilakukan upaya pencarian bersama warga, sapi-sapi yang menjadi salah satu harapan keluarganya, tidak kunjung didapatkan.</p>



<p>&#8220;Saya tahunya 03.00 pagi. Saat saya bangun tidur, dua ekor sapi saya sudah tidak ada di kandang. Pintu kandang, malahan sudah dijebol,&#8221; ungkap korban kepada memontum.com, Minggu (14/03) sore.</p>



<p><strong><a href="https://memontum.com/134192-krecek-rebung-khas-pasrujambe-lumajang-rebung-berasa-seperti-daging#ixzz6p65fZOZQ" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Baca Juga : Krecek Rebung Khas Pasrujambe Lumajang, Rebung Berasa Seperti Daging</a></strong></p>



<p>Dengan wajah yang terlihat sedih dan putas asa, korban menjelaskan, mengetahui dua ekor sapinya sudah raib, dirinya dengan dibantu ratusan warga bersama Babinsa setempat, langsung melakukan pencarian dengan mengikuti jejak kaki sapi. Namun sayangnya, langkah itu belum membuahkan hasil.</p>



<p>&#8220;Sudah dua hari ini kita melakukan pencarian. Namun, langkah ini belum berhasil,&#8221; terangnya.<br>Menurut korban, dua ekor sapi yang hilang itu, berwarna putih (Betina) dan berusia 3 tahun lebih. Sementara satu ekor sapinya, adalah sapi jantan berwarna hitam dengan usianya kurang-lebih 2 tahun. Diperkirakan, jika dijual keduanya mencapai Rp 30 juta.</p>



<p>&#8220;Sudah lama saya merawat dua ekor sapi yang hilang itu. Mudah-mudahan saja, masih bisa ketemu,&#8221; kata Purnomo pelan.</p>



<p>Kades Tegal Bangsri, Nirad, ketika dimintai keterangan, membenarkan adanya kejadian tersebut. Bahkan, pihaknya bersama warga sudah melakukan pencarian. Termasuk, ke wilayah Bulu Jeren, Probolinggo.</p>



<p>&#8220;Kejadian pencuriannya pada malam Sabtu (13/03). Kita sudah berusaha mencari secara bersama &#8211; sama, sampai ke daerah Probolinggo,&#8221; ujar Kades.</p>



<p>Mirisnya, Kapolsek Ranuyoso, Iptu Ari Hartono, ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon terkait aksi Curwan dua ekor sapi milik warga Tegal Bangsri, yang hilang, sepertinya belum mengetahui kejadian tersebut. &#8220;Sementara kok belum ada laporan,&#8221; katanya simpel. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">136856</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Desa Galengdowo Gandeng Koramil Wonosalam Kembangkan Ternak Sapi</title>
		<link>https://memontum.com/desa-galengdowo-gandeng-koramil-wonosalam-kembangkan-ternak-sapi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Oct 2020 10:19:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[desa galengdowo]]></category>
		<category><![CDATA[koramil wonosalam]]></category>
		<category><![CDATA[ternak sapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=126663</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Kepala Desa Galengdowo, yang sekaligus Ketua Kordinator Kepala Desa se-Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, mengaku sangat puas dengan sinergitas bersama Koramil Wonosalam Kodim 0814 Kabupaten Jombang. Maklum, upaya pengembangan potensi ternak sapi perah di desa tersebut, mampu berjalan dengan mulus. &#8220;Pengelolaan dari pengembangan ternak di Galengdowo, itu bermacam-macam. Diantaranya seperti KUD serta Bumdes. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Kepala Desa Galengdowo, yang sekaligus Ketua Kordinator Kepala Desa se-Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, mengaku sangat puas dengan sinergitas bersama Koramil Wonosalam Kodim 0814 Kabupaten Jombang. Maklum, upaya pengembangan potensi ternak sapi perah di desa tersebut, mampu berjalan dengan mulus.</p>
<p>&#8220;Pengelolaan dari pengembangan ternak di Galengdowo, itu bermacam-macam. Diantaranya seperti KUD serta Bumdes. Semua itu, hasil bersinergi dengan baik untuk kepentingan masyarakat,&#8221; kata Kades Galengdowo, Wartomo.</p>
<p>Ditambahkan, dari sinergitas tersebut, mampu direspon masyarakat dengan sangat bagus. Salah satu faktornya, karena mayoritas masyarakat, memang bergelut di peternakan sapi. Karenanya, pemerintah desa mengoptimalkan hal tersebut.</p>
<p>&#8220;Semua elemen lembaga, dalam hal ini Pemerintahan Desa, Bhabinsa dan Tiga pilar, ikut mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Apalagi, selain bidang peternakan, seperti pertanian dan perkebunan, juga terus kita dorong bersama-sama,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Atas nama Kepala Desa Se-Kecamatan Wonosalam dan Warga Galengdowo, mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Babhinsa Koramil Wonosalam Kodim 0814 Jombang. Atas inisiatif serta dedikasi dalam peningkatan ekonomi masyarakat desa Se-Kecamatan Wonosalam, akhirnya bisa terwujud.</p>
<p>&#8220;Alhamdulilah, Babhinsa Kecamatan Wonosalam, khususnya di Desa Jarak dan Galengdowo, turun langsung ke masyarakat di gudang pengolahan pakan ternak sapi perah. Bhabinsa selalu mendampingi serta turut mengikuti program-program dari desa. Bsik dalam bidang ekonomi maupun insfrastruktur,&#8221; ungkap Wartomo. <strong>(azl/sit)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">126663</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
