<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>travel &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/travel/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Jan 2026 15:22:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>travel &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Perkuat Pariwisata, Lumajang Gelar Travel Agent Gathering dan Fam’s Trip</title>
		<link>https://memontum.com/perkuat-pariwisata-lumajang-gelar-travel-agent-gathering-dan-fams-trip</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jan 2026 09:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[fam’s]]></category>
		<category><![CDATA[Gathering]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[perkuat]]></category>
		<category><![CDATA[travel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229797</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Kolaborasi lintas sektor di Kabupaten Lumajang selenggarakan event Travel Agent Gathering dan Fam’s Trip yang digelar di Aston Inn Lumajang, Selasa (27/01/2026) tadi. Kegiatan yang menghadirkan sekitar 50 travel agent dari berbagai daerah di Indonesia, itu mempertegas arah Kabupaten Lumajang dalam perkuat pembangunan pariwisata sebagai sektor strategis penggerak ekonomi daerah. Kegiatan ini, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Kolaborasi lintas sektor di Kabupaten Lumajang selenggarakan event Travel Agent Gathering dan Fam’s Trip yang digelar di Aston Inn Lumajang, Selasa (27/01/2026) tadi. Kegiatan yang menghadirkan sekitar 50 travel agent dari berbagai daerah di Indonesia, itu mempertegas arah Kabupaten Lumajang dalam perkuat pembangunan pariwisata sebagai sektor strategis penggerak ekonomi daerah.</p>



<p>Kegiatan ini, tidak sekadar agenda pertemuan pelaku wisata. Namun, menjadi langkah konkret memperluas akses pasar bagi destinasi Lumajang agar masuk dalam arus utama pergerakan wisata nasional.</p>



<p>Dengan mempertemukan pelaku industri perjalanan, dunia usaha dan pemerintah, Lumajang membangun satu kesamaan persepsi bahwa pariwisata harus dikelola secara profesional, terukur dan berkelanjutan. Acara tersebut, merupakan hasil sinergi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Lumajang bersama Aston Inn Lumajang, serta mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Lumajang. Sinergi ini, dinilai penting karena pariwisata bukan hanya urusan destinasi, tetapi juga menyangkut investasi, penciptaan lapangan kerja, perputaran ekonomi dan penguatan citra daerah.</p>



<p>Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang, Patria Dwi Astiadi, mengatakan bahwa pemerintah daerah membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya. Dirinya menilai, kegiatan seperti ini memiliki nilai strategis karena menjadi sarana diskusi langsung terkait kebutuhan industri, standar layanan, hingga pemetaan peluang promosi destinasi.</p>



<p>Dirinya menambahkan, bahwa penguatan kolaborasi lintas sektor akan menjadi kunci agar Lumajang mampu naik kelas sebagai destinasi yang kompetitif. Tidak hanya mempromosikan keindahan alam, tetapi juga menyiapkan produk wisata yang siap jual, termasuk kalender event, paket wisata tematik dan integrasi antar destinasi.</p>



<p>“Pariwisata adalah sektor multisektor. Tidak boleh ada ego sektoral. Semua harus memiliki persepsi yang sama untuk memajukan pariwisata Lumajang,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, General Manager Aston Inn Lumajang, Otniel Rezha El Shaddai, menyampaikan bahwa Lumajang memiliki kekayaan destinasi yang lengkap, mulai wisata alam, budaya, hingga wisata petualangan. Menurutnya, kekuatan tersebut perlu ditopang strategi promosi yang tepat sasaran agar tidak berhenti pada potensi, tetapi benar-benar menjadi produk wisata yang siap dipasarkan.</p>



<p>“Melalui kegiatan ini, kami berharap Lumajang semakin terbuka dan maju dalam pengembangan pariwisata. Ini bukan sekadar pertemuan, tetapi ruang untuk networking, bertukar ide, berkolaborasi, serta membangun peluang bisnis yang nyata dan saling menguntungkan,” urainya.</p>



<p>Otniel Rezha menambahkan, Travel Agent Gathering dan Fam’s Trip diharapkan melahirkan kerja sama konkret berupa paket wisata, rute perjalanan dan skema promosi yang langsung terhubung dengan jaringan pemasaran travel agent nasional. Dengan begitu, Lumajang dapat meningkatkan kunjungan wisatawan melalui pola promosi berbasis pasar, bukan hanya berbasis event.</p>



<p>Ketua Kadin Lumajang, Agus Setiawan, menegaskan bahwa sektor pariwisata harus dibangun melalui kerja kolektif. Menurutnya, destinasi yang kuat bukan hanya indah secara visual, tetapi juga ditopang layanan, keamanan, kebersihan, keramahan masyarakat, serta kesiapan pelaku ekonomi lokal.</p>



<p>“Pariwisata tidak hanya soal destinasi dan fasilitas, tetapi juga kualitas sumber daya manusia dan keberlanjutan. Tanpa kesiapan masyarakat, pariwisata tidak akan berjalan optimal,” tegasnya.</p>



<p>Dirinya menekankan, bila pariwisata dikelola dengan tepat, maka efeknya akan langsung dirasakan masyarakat, mulai dari UMKM kuliner dan oleh-oleh, ekonomi kreatif, transportasi lokal, pemandu wisata, hingga penginapan dan homestay. Karena itu, strategi pengembangan pariwisata harus mengarah pada penciptaan ekosistem ekonomi, bukan hanya membangun spot wisata.</p>



<p>Melalui Travel Agent Gathering dan Fam’s Trip ini, Lumajang optimistis dapat memperluas jejaring pemasaran dan meningkatkan daya saing destinasi. Dengan promosi yang terarah serta kerja sama yang berkelanjutan, Lumajang menatap pariwisata sebagai motor pertumbuhan ekonomi daerah yang mampu membuka lapangan kerja, menguatkan UMKM dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229797</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kenalkan Destinasi Unggulan dan Pariwisata, Disparbud Jember Ajak Biro Travel Lakukan Jelajah</title>
		<link>https://memontum.com/kenalkan-destinasi-unggulan-dan-pariwisata-disparbud-jember-ajak-biro-travel-lakukan-jelajah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Sep 2025 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[Disparbud]]></category>
		<category><![CDATA[jelajah]]></category>
		<category><![CDATA[kenalkan]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[travel]]></category>
		<category><![CDATA[unggulan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225968</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, terus melakukan pengembangan sektor potensi budaya dan pariwisata lokal. Kali ini, Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) menggelar program tahunan Festival Hyang Argopuro. Tahun ini, pelaksanaan Festival Hyang Argopuro IX terasa istimewa. Itu karena, selain menyuguhkan seni budaya, Disparbud juga menggelar Famtrip bersama agen perjalanan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, terus melakukan pengembangan sektor potensi budaya dan pariwisata lokal. Kali ini, Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) menggelar program tahunan Festival Hyang Argopuro.</p>



<p>Tahun ini, pelaksanaan Festival Hyang Argopuro IX terasa istimewa. Itu karena, selain menyuguhkan seni budaya, Disparbud juga menggelar Famtrip bersama agen perjalanan wisata.</p>



<p>Dalam pelaksanaan itu, sebanyak 22 biro travel lokal maupun luar daerah, hadir guna menjelajahi destinasi unggulan di Kabupaten Jember.</p>



<p>Famtrip atau Familiarization Trip sendiri, merupakan strategi memperkenalkan potensi wisata, budaya, hingga produk ekonomi kreatif Jember. Semua peserta dibawa menuju beberapa destinasi unggulan, untuk menyaksikan langsung pengalaman wisata yang dikemas menarik.</p>



<p>Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jember, Bobby Arie Sandy, menegaskan bahwa program ini menjadi langkah nyata mendorong promosi. “Famtrip penting agar agen memahami potensi Jember secara langsung,” ujarnya, Sabtu (13/09/2025) tadi.</p>



<p>Dirinya menambahkan, bahwa agen travel memiliki peran strategis sebagai pintu masuk wisatawan. “Kalau mereka puas, tentu akan mudah menawarkan paket perjalanan ke Jember,” jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Rangkaian perjalanan sendiri, dimulai dari Pendopo Pemkab Jember sebagai titik kumpul. Peserta lalu menuju Bin Cigar, untuk melihat proses pengolahan cerutu khas daerah. Agenda berlanjut ke Puslit Koka dan di lokasi ini peserta beristirahat sambil menikmati sajian kopi, sekaligus berkeliling area penelitian yang memiliki sejarah panjang.</p>



<p>Destinasi peserta sendiri, berikutnya adalah Batik Rezti Tegalsari. Para agen travel diajak menyaksikan proses pembuatan batik, sekaligus memahami kekayaan motif khas Jember. Kegiatan malam hari ditutup dengan gala dinner di Pantai Watu Ulo.</p>



<p>Selanjut esok harinya, perjalanan ditutup dengan bermalam di destinasi yang berada di kaki pegunungan Hyang Argopuro, yakni wisata Rembangan. Udara sejuk pegunungan dan panorama indah menjadi penutup manis kegiatan promosi pariwisata.</p>



<p>“Alhamdulillah, seluruh peserta merasa puas. Banyak yang menyatakan siap membawa tamu ke Jember setelah mengikuti Famtrip ini,” ungkap Bobby Arie Sandy.</p>



<p>Dirinya berharap, kegiatan tersebut membawa dampak positif. “Semoga semakin banyak wisatawan domestik maupun mancanegara menjadikan Jember tujuan utama liburan mereka,” ungkapnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225968</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Travel Warning, Wali Kota Wahyu Pastikan Kota Malang Aman, Wisata dan Event Tetap Berjalan</title>
		<link>https://memontum.com/travel-warning-wali-kota-wahyu-pastikan-kota-malang-aman-wisata-dan-event-tetap-berjalan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Sep 2025 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[berjalan,]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pastikan]]></category>
		<category><![CDATA[travel]]></category>
		<category><![CDATA[warning]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225705</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menyusul adanya travel warning dari sejumlah negara untuk bepergian ke Indonesia, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, memastikan kondisi Kota Malang tetap aman bagi wisatawan. Dirinya menegaskan, bahwa status tersebut tidak perlu membuat masyarakat maupun pelaku usaha pariwisata menjadi khawatir. “Kami akan tunjukkan ke mereka, bahwa di Kota Malang ini baik-baik saja. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menyusul adanya travel warning dari sejumlah negara untuk bepergian ke Indonesia, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, memastikan kondisi Kota Malang tetap aman bagi wisatawan. Dirinya menegaskan, bahwa status tersebut tidak perlu membuat masyarakat maupun pelaku usaha pariwisata menjadi khawatir.</p>



<p>“Kami akan tunjukkan ke mereka, bahwa di Kota Malang ini baik-baik saja. Makanya kemarin sudah ada deklarasi damai, untuk memberikan kepastian kepada masyarakat, khususnya wisatawan dan pengusaha travel, bahwa Kota Malang ini gak ada masalah,” kata Wali Kota Wahyu, Rabu (03/09/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga mengimbau, agar pelaku usaha pariwisata tetap optimis dan tidak was-was dalam menyambut wisatawan. Menurutnya, Kota Malang tetap terbuka dan nyaman untuk dikunjungi.</p>



<p>“Wisatawan silakan datang. Kami sampaikan bahwa Malang aman-aman saja,” tegasnya.</p>



<p>Lebih lanjut Wali Kota Wahyu menuturkan, bahwa agenda-agenda pariwisata maupun kegiatan masyarakat akan tetap berlangsung seperti biasa. “Event-event tetap berjalan. Sekolah juga sudah masuk, tidak libur. ASN juga sudah mengenakan pakaian dinas. Karena kesannya kita ini seperti ada kejadian luar biasa, padahal ini sudah normal lagi,” imbuh Wali Kota Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225705</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pameran Transportasi dan Travel Fair, Menhub Ajak Masyarakat Budaya Baru Bertransportasi</title>
		<link>https://memontum.com/pameran-transportasi-dan-travel-fair-menhub-ajak-masyarakat-budaya-baru-bertransportasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Sep 2023 13:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bertransportasi]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Menhub]]></category>
		<category><![CDATA[Pameran]]></category>
		<category><![CDATA[transportasi]]></category>
		<category><![CDATA[travel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=199099</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jakarta &#8211; Kementerian Perhubungan menyelenggarakan Pameran Transportasi dan Travel Fair Bertajuk &#8216;Hub Space&#8217; yang berlangsung di JCC Senayan Jakarta. Pameran ini, dalam rangkaian Hari Perhubungan Nasional 2023. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari atau mulai 29 September hingga 1 Oktober 2023, diselenggarakan untuk mengenalkan kepada masyarakat berbagai transportasi massal yang ada di Indonesia, sebagai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Jakarta</strong> &#8211; Kementerian Perhubungan menyelenggarakan Pameran Transportasi dan Travel Fair Bertajuk &#8216;Hub Space&#8217; yang berlangsung di JCC Senayan Jakarta. Pameran ini, dalam rangkaian Hari Perhubungan Nasional 2023.</p>



<p>Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari atau mulai 29 September hingga 1 Oktober 2023, diselenggarakan untuk mengenalkan kepada masyarakat berbagai transportasi massal yang ada di Indonesia, sebagai budaya baru bertransportasi. Kegiatan pembukaan Hub Space sendiri, dihadiri oleh Presiden Joko Widodo yang sempat mengunjungi beberapa stand booth pameran, dengan didampingi sejumlah menteri, seperti Menkomarves, Luhut Binsar Pandjaitan, Menhub, Budi Karya Sumadi dan Menparekraf, Sandiaga Uno.</p>



<p>Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, menyampaikan bahwa telah banyak kemajuan sektor transportasi yang sudah dirasakan masyarakat. Yang terbaru yaitu Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung &#8216;Whoosh&#8217; yang merupakan kereta cepat pertama di Asia Tenggara dan LRT Jabodebek.</p>



<p>&#8220;Saya ucapkan selamat Hari Perhubungan Nasional kepada seluruh jajaran Kementerian Perhubungan dan insan transportasi, sekaligus saya ucapkan terima atas kontribusinya pada kemajuan transportasi Indonesia,&#8221; kata Menkomarves, Jumat (29/09/2023) tadi.</p>



<p>Menkomarves menambahkan, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, pembangunan infrastruktur transportasi harus mampu menghubungkan kawasan produktif yang sudah ada dan diharapkan dapat merangsang tumbuhnya kawasan produktif baru. Dengan demikian, seluruh masyarakat diharapkan dapat merasakan manfaatnya.</p>



<p>&#8220;Tugas mewujudkan konektivitas transportasi yang memadai di seluruh Indonesia, tidaklah mudah. Namun dengan kerja keras, berbagai program pembangunan infrastruktur transportasi bisa diselesaikan,&#8221; ungkapnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pada kesempatan yang sama, Menhub juga mengatakan bahwa melalui kegiatan ini, pemerintah ingin menyampaikan kiprah kolaborasi para pemangku kepentingan dalam membangun transportasi selama hampir satu dekade. &#8220;Dengan kolaborasi yang bagus antar pemangku kepentingan di Sektor transportasi, kita ingin membangun budaya baru melalui transportasi massal,&#8221; kata Menhub.</p>



<p>Menhub mengungkapkan, sejumlah kota di Indonesia memiliki beberapa masalah yaitu kemacetan dan polusi udara, akibat banyaknya penggunaan kendaraan pribadi. Oleh karenanya, pemerintah membangun angkutan massal perkotaan seperti BRT, KRL, LRT, MRT dan angkutan massal lainnya, dengan harapan masyarakat dapat beralih dari penggunaan kendaraan pribadi ke angkutan massal.</p>



<p>&#8220;Membangun angkutan massal adalah keniscayan. Karena jika tidak dilakukan, kerugiannya mencapai ratusan triliun pertahun akibat kemacetan. Oleh karenanya, kami membangun tidak hanya infrastrukturnya. Tetapi juga, sistem maupun integrasi antarmoda untuk first mile dan last milenya, agar masyarakat semakin mudah untuk mengakses angkutan massal,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sebagai bentuk apresiasi terhadap sosok yang telah membangun konektivitas antar wilayah melalui transportasi, Kemenhub memberikan penghargaan kepada para Menteri Perhubungan terdahulu. Yakni, kepada Emil Salim, Agum Gumelar, Hatta Rajasa, Jusman syafii Djamal, Freddy Numberi, Evert Erenst Mangindaan dan Ignasius Jonan.</p>



<p>Kegiatan Hub Space juga diramaikan dengan talkshow (HubTalk). Pada sesi ini, Menhub bersama Cak Lontong bertindak sebagai moderator bincang santai dengan tema &#8216;Suka Duka Membangun Konektivitas Nasional&#8217; bersama nara sumber Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, CEO Pertamina International Shipping Yoki Firnandi, Direktur Utama PT KCIC Dwiyana Slamet Riyadi, Direktur Utama Pelindo Arif Suhartono dan Owner Rumah Perubahan Rhenald Kasali. <strong>(hms/hub/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">199099</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pembukaan Travel Bubble Batam &#8211; Bintan dan Singapura Terencana Secara Matang</title>
		<link>https://memontum.com/pembukaan-travel-bubble-batam-bintan-dan-singapura-terencana-secara-matang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Jan 2022 08:35:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Batam]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[pembukaan]]></category>
		<category><![CDATA[Singapura]]></category>
		<category><![CDATA[terencana]]></category>
		<category><![CDATA[travel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=162250</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jakarta &#8211; Pembukaan Kepulauan Riau dan Singapura lewat skema travel bubble telah mendapatkan kepastian. Deputi I Kepala Staf Kepresidenan RI, Febry Calvin Tetelepta, menegaskan bahwa pembukaan travel bubble kawasan tersebut bukan keputusan tergesa-gesa. Namun, sudah direncanakan dengan matang dan perhitungan serta mempertimbangkan berbagai risiko yang ada. “Kebijakan ini sudah cukup lama dibahas, termasuk salah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jakarta</strong> &#8211; Pembukaan Kepulauan Riau dan Singapura lewat skema travel bubble telah mendapatkan kepastian. Deputi I Kepala Staf Kepresidenan RI, Febry Calvin Tetelepta, menegaskan bahwa pembukaan travel bubble kawasan tersebut bukan keputusan tergesa-gesa. Namun, sudah direncanakan dengan matang dan perhitungan serta mempertimbangkan berbagai risiko yang ada.</p>



<p>“Kebijakan ini sudah cukup lama dibahas, termasuk salah satunya rapat koordinasi di KSP pada Mei tahun lalu. Tapi kondisi Covid-19 yang tidak menentu di kedua negara membuat rencana ini tertunda beberapa kali. Jadi pembukaan travel bubble Batam-Bintan dan Singapura ini bukan keputusan sekejap mata,” tegas Febry, di Gedung Bina Graha Jakarta, Senin (24/01/2022).</p>



<p>Baca juga</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dugaan-korupsi-tanah-polinema-kuasa-hukum-terdakwa-minta-awan-setiawan-dibebaskan">Dugaan Korupsi Tanah Polinema, Kuasa Hukum Terdakwa Minta Awan Setiawan Dibebaskan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/giliran-bupati-cilacap-terjaring-ott-penyidik-kpk">Giliran Bupati Cilacap Terjaring OTT Penyidik KPK</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/harga-telur-puyuh-melonjak-pedagang-sebut-stok-banyak-diserap-program-mbg">Harga Telur Puyuh Melonjak, Pedagang Sebut Stok Banyak Diserap Program MBG</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jaga-daya-beli-masyarakat-pemkab-malang-gelar-pasar-murah-di-kepanjen">Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkab Malang Gelar Pasar Murah di Kepanjen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/program-rt-berkelas-disesuaikan-regulasi-pencairan-kegiatan-nonfisik-dilakukan-usai-lebaran">Program RT Berkelas Disesuaikan Regulasi, Pencairan Kegiatan Nonfisik Dilakukan Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Febry mengatakan, pembukaan destinasi wisata di wilayah Batam dan Bintan Kepulauan Riau dengan penerapan travel bubble (Indonesia dan Singapura) sudah memperhatikan betul kesiapan lokasi hingga penerapan protokol kesehatan, untuk memastikan wisatawan benar-benar hanya melakukan mobilitas di wilayah yang sudah ditentukan.</p>



<p>Dalam hal persiapan teknis, kata dia, Bintan Resort telah memiliki Lab Tes Cepat Molekuler (TCM) yang terkoneksi ke aplikasi PeduliLindungi. Di Nongsa juga sedang proses pemberlakuan TCM. Kemudian penerapan Bluepass yang dipersiapkan untuk keperluan pelacakan bagi pekerja dan wisatawan. “Diharapkan dengan persiapan itu penyebaran Covid-19 bisa dicegah,” kata Febry.</p>



<p>Febry menilai, travel bubble tersebut menjadi momentum penting setelah dua tahun pariwisata di Kepulauan Riau lesu akibat pandemi. Dibukanya kembali destinasi wisata di Batam dan Bintan untuk wisatawan mancanegara, akan membuat ekonomi di dua wilayah tersebut menggeliat kembali. “Lagoi Bintan dan KEK Nongsa merupakan pusat pariwisata dan industri digital yang dapat memberikan multiplier effect yang tinggi terhadap masyarakat di sekitarnya,” ungkapnya.</p>



<p>Seperti diketahui, pemerintah mulai Senin (24/01/2022) ini, resmi membuka travel bubble atau pembukaan zona batas lintas negara antara Indonesia dengan Singapura, di wilayah Batam dan Bintan Kepulauan Riau. Keputusan ini diambil untuk mendorong kegiatan pariwisata di dua wilayah tersebut. Terlebih lagi, status kedua wilayah sudah level satu. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebut ada beberapa persyaratan yang perlu dipenuhi turis asing saat berkunjung di Batam dan Bintan. Diantaranya, wisatawan asing sudah mendapat vaksin dosis lengkap minimal 14 hari sebelum berangkat. Menunjukkan tes PCR negatif yang sampelnya diambil maksimal 3&#215;24 jam, registrasi E-HAC, punya kepemilikan asuransi sebesar 30.000 dollar Singapura, serta menggunakan aplikasi PsduliLindungi dan Bluepass. <strong>(hms/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">162250</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
